Anda di halaman 1dari 4

Tabel penyesuaian dengan menggunakan metode Westinghouse

(sudah disesuaikan untuk orang Indonesia) Faktor Kelas Superskill Excellent Keterampilan Good Average Fair Poor Superskill Excellent Usaha Good Average Fair Poor Ideal Excellently Good Average Fair Poor Ideal Excellently Good Average Fair Poor Penyesuaian Lama +0.15 +0.13 +0.11 +0.08 +0.06 +0.03 0.00 -0.05 -0.10 -0.16 -0.22 +0.15 +0.13 +0.11 +0.08 +0.06 +0.03 0.00 -0.05 -0.10 -0.16 -0.22 +0.06 +0.04 +0.03 0.00 -0.03 -0.07 +0.04 +0.03 +0.01 0.00 -0.02 -0.04 Penyesuaian Baru (Sutalaksana & Gustomo) +0.12 +0.10 +0.08 +0.05 +0.03 0.00 -0.03 -0.08 -0.13 -0.19 -0.25 +0.10 +0.09 +0.07 +0.05 +0.02 -0.01 -0.03 -0.07 -0.11 -0.15 -0.20 +0.06 +0.04 +0.03 0.00 -0.03 -0.07 +0.04 +0.03 +0.01 0.00 -0.02 -0.04

Lambang A1 A2 B1 B2 C1 C2 D E1 E2 F1 F2 A1 A2 B1 B2 C1 C2 D E1 E2 F1 F2 A B C D E F A B C D E F

Kondisi Kerja

Konsistensi

Laboratorium Perancangan Sistem Kerja & Ergonomi Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Bandung

Tabel penyesuaian dengan metode objektif


Keadaan Anggota Terpakai Jari Pergelangan tangan Lengan bawah, pergelangan tangan dan jari Lengan atas, lengan bawah, dst Badan Mengangkat beban dari lantai dengan kaki Pedal Kaki Tanpa pedal, atau satu pedal dengan sumbu di bawah kaki Satu atau dua pedal dengan sumbu tidak di bawah kaki Penggunaan Tangan Keadaan tangan saling bantu atau bergantian Kedua tangan mengerjakan gerakan yang sama pada saat yang sama Koordinasi Mata dengan Tangan Sangat sedikit Cukup dekat Konstan dan dekat Sangat dekat Lebih kecil dari 0,04 cm Peralatan Dapat ditangani dengan mudah Dengan sedikit kontrol Perlu kontrol dan penekanan Perlu penanganan dengan ahti-hati Mudah pecah dan patah Berat beban (kg) 0,45 0,9 1,35 1,8 2,25 2,7 3,15 3,6 4,05 4,5 B-1 B-2 B-3 B-4 B-5 B-6 B-7 B-8 B-9 B-10 N O P Q R tangan 2 5 6 10 13 15 17 19 20 22 0 1 2 3 5 kaki 1 1 1 1 1 3 4 5 6 7 I J K L M 0 2 4 7 10 H H2 0 18 F G 0 5 A B C D E E2 0 1 2 5 8 10 Lambang Penyesuaian (%)

Laboratorium Perancangan Sistem Kerja & Ergonomi Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Bandung

4,95 5,4 5,85 6,3

B-11 B-12 B-13 B-14

24 25 27 28

8 9 10 10

Tabel Kelonggaran
(berdasarkan faktor-faktor yang berpengaruh) No A 1 2 3 4 5 6 7 B 1 2 3 4 5 C 1 2 3 4 5 D 1 2 Faktor Tenaga yang Dikeluarkan Dapat diabaikan Sangat ringan Ringan Sedang Berat Sangat berat Luar biasa berat Sikap kerja Duduk Berdiri di atas dua kaki Berdiri di atas satu kaki Berbaring Membungkuk Gerakan kerja Normal Agak terbatas Sulit Pada anggota badan terbatas Seluruh anggota badan terbatas Kelelahan mata Pandangan yang terputusputus Pandangan yang hampr terus menerus Membawa alat ukur Pekerjaan-pekerjaan yang teliti Ayunan bebas dari palu Ayunan terbatas dari palu Membawa beban berat dengan satu tangan Bekerja dengan tangan di atas kepala Bekerja di lorong pertambangan yang sempit Pencahayaan baik 0-6 6 - 7,5 0 0-5 0-5 5 - 10 10 - 15 Buruk 0-6 6 - 7,5 Bekerja duduk, ringan Badan tegak, ditumpu dua kaki Satu kaki mengerjakan alat kontrol Pada bagian sisi, belakang atau depan badan Badan dibungkukkan bertumpu pada kedua kaki 0-1 1 - 2,5 2,5 - 4 2,5 - 4 4 - 10 Bekerja di meja, duduk Bekerja di meja, berdiri Menyekop, ringan Mencangkul Mengayun palu yang berat Memanggul beban Memanggul karung berat Contoh Pekerjaan Kelonggaran (%) Ekivalen beban tanpa beban 0 - 2,25 kg 2,25 - 9 kg 9 - 19 kg 19 - 27 kg 27 - 50 kg di atas 50 kg Pria 0-6 6 - 7,5 7,5 - 12 12 - 19,0 19 - 30 30 - 50 Wanita 0-6 6 - 7,5 7,5 - 16 16 - 30

Laboratorium Perancangan Sistem Kerja & Ergonomi Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Bandung

3 4

Pandangan terus menerus dengan fokus berubah-ubah Pandangan terus menerus dengan fokus tetap

Memeriksa cacat-cacat pada kain Pemeriksaan yang sangat teliti

7,5 - 12 12 - 19,0 19 - 30

7,5 - 16 16 - 30

E 1 2 3 4 5 6 F 1

Keadaan temperatur tempat kerja Beku Rendah Sedang Normal Tinggi Sangat tinggi Keadaan atmosfer Baik

Temperatur (C) di bawah 0 0 - 13 13 - 22 22 - 28 28 - 38 di atas 38 Ruang yang berventilasi baik, udara segar Ventilasi kurang baik, ada bau-bauan (tidak berbahaya) Adanya debu beracun, atau tidak beracun tetapi banyak Adanya bau-bauan berbahaya yang mengharuskan menggunakan alat-alat pernafasan

30 - 50 Kelemahan normal di atas 10 10 - 0,0 5 - 0,0 0-5 5 - 40,0 di atas 40

Berlebihan di atas 12 12 - 5 8-0 0-8 8 - 100 di atas 100

Cukup

0-5

Kurang baik

5 - 10

buruk

10 - 20

G 1 2 3 4 5 6 7

Keadaan lingkungan yang baik Bersih, sehat, cerah dengan kebisingan rendah Siklus kerja berulang-ulang antara 5-10 detik Siklus kerja berulang-ulang antara 0-5 detik Sangat bising Jika faktor-faktor yang berpengaruh dapat menurunkan kualtas Terasa adanya getaran lantai Keadaan-keadaan yang luar biasa (bunyi, kebersihan, dll) 0 0-1 1-3 0-5 0-5 5-10 5-15

Catatan pelengkap : kelonggaran untuk kebutuhan pribadi bagi pria = 0 2.5%, wanita = 2 5% Laboratorium Perancangan Sistem Kerja & Ergonomi Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Bandung