Anda di halaman 1dari 16

Tingkat pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi dan mulut

PENDAHULUAN BAB 1 1.1 Latar Belakang Pengetahuan adalah merupakan hasil tahu dan ini terjadi setelah seseorang mengadakan penginderaan terhadap suatu objek tertentu, pengetahuan umumnya datang dari penginderaan yang terjadi melalui panca indera manusia, yaitu: indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Pada waktu penginderaan sampai menghasilkan pengetahuan tersebut sangat dipengaruhi oleh intensitas persepsi terhadap objek. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga (Notoadmojo, !!":# #$. Pengetahuan sangat erat hubungannya dengan pendidikan, dimana diharapkan bahwa dengan pendidikan yang tinggi maka orang tersebut akan semakin luas pula pengetahuannya. %paya kesehatan gigi perlu di tinjau dari aspek lingkungan, pengetahuan, pendidikan, kesadaran masyarakat dan penanaganan kesehatan gigi termasuk pencegahan dan perawatan. &alam hal ini contohnya anak S& yang masih belum banyak memiliki pengetahuan yang luas terutama tentang kesehatan gigi dan mulut. %saha pemerintah dalam membangun kesehatan tentunya membutuhkan orang'orang yang dapat memberikan penjelasan mengenai kesehatan gigi dan aturan yang ada dalam bidang kesehatan, terutama kesehatan gigi ((esehatan )igi dan *ulut . !#!$. # (esehatan gigi adalah bagian integral dari kesehatan umum, sehingga perlu bagi kesehatan gigi untuk senantiasa meningkatkan kemampuan sesuai dengan perkembangan kesehatan pada

umumnya. Penyebab timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat salah satunya adalah +aktor perilaku atau sikap mengabaikan kebersihan gigi dan mulut (Notoatmodjo cit ,ankari, !!-$. .al tersebut dilandasi oleh kurangnya pengetahuan akan pentingnya pemeliharaan gigi dan mulut. /nak masih sangat tergantung pada orang dewasa dalam hal menjaga kebersihan dan kesehatan gigi karena kurangnya pengetahuan anak mengenai kesehatan gigi dibanding orang dewasa. Pada umumnya keadaan kebersihan mulut anak lebih buruk dan salah satu +aktor yang dapat merusak gigi adalah makanan dan minuman , yang mana ada yang menyehatkan gigi dan ada pula yang merusak gigi ((esehatan )igi dan *ulut, #010: #" $. /nak'anak umumnya senang gula'gula, apabila anak terlalu banyak makan gula'gula dan jarang membersihkannya, maka gigi'giginya banyak yang mengalami karies (Penyebab dan )ejala 2imbulnya (aries )igi. !#!$. (erusakan pada gigi dapat mempengaruhi kesehatan anggota tubuh lainnya, sehingga dapat mempengaruhi akti3itas sehari'hari. Pentingnya perawatan gigi dan mulut serta menjaga kebersihannya karena mulut bukan sekedar pintu masuknya makanan dan minuman saja, tetapi mulut juga bisa menjadi pintu masuknya mikroorganisme yang dapat menyebabkan kerusakan pada gigi. 4erdasarkan hasil penelitian terhadap tingkat pengetahuan mengenai kesehatan gigi dan mulut terdapat 56, 7 anak 8ndonesia pada kelompok usia # tahun (kira'kira 1'#! anak$ tahun mencapai

mengalami gigi berlubang. Pada angka nasional untuk karies gigi usia #

56,6 7. &an berdasarkan hasil sur3ei sementara tentang tingkat pengetahuan anak tentang kesehatan gigi dan mulut di S&N 2anjung 9iu (ecematan (urun (abupaten )unung *as, bahwa dari "! siswa ada banyak siswa yang kurang tahu tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut salah satu contohnya ada #1 siswa yang mengalami gigi berlubang," siswa yang memiliki gigi ompong, 6 siswa yang memiliki karang gigi dan " siswa yang hanya memiliki gigi yang

bersih dan sehat. .al ini jelas menandakan adanya permasalahan yang cukup laten yaitu minimnya kesadaran dan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut di masyarakat terutama di S&N 2anjung 9iu (ecematan (urun (abupaten )unung *as (4uku induk siswa yang ada di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as$. %paya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut serta pembinaan kesehatan gigi terutama pada anak usia sekolah perlu mendapat perhatian khusus karena pada usia ini anak sedang menjalani proses tumbuh kembang. (eadaan gigi sebelumnya akan berpengaruh terhadap perkembangan kesehatan gigi pada usia dewasa nanti. Penyebab timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak salah satunya adalah +aktor perilaku atau sikap mengabaikan kebersihan gigi dan mulut. .al tersebut dilandasi oleh kurangnya pengetahuan akan pentingnya pemeliharaan gigi dan mulut. 4erdasarkan dari uraian diatas maka peneliti akan meneliti bagaimana tingkat pengetahuan siswa kelas 888, 8:, dan : di S&N 2anjung 9iu (ecematan (urun (abupaten )unung *as tentang kesehatan gigi dan mulut. 1.1 Rumusan Masalah 9umusan masalah dalam penelitian ini adalah: 4agaimana tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada anak kelas 888, 8:, dan : di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as; 1. Tu!uan

#. .# 2ujuan %mum *engidenti+ikasi gambaran tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada anak kelas 888, 8:, dan : di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as. #. . 2ujuan (husus #. *engidenti+ikasi pengetahuan tentang pengertian kesehatan gigi dan mulut.

. ". -. <. 6.

*engidenti+ikasi pengetahuan tentang cara menyikat gigi. *engidenti+ikasi pengetahuan tentang menjaga gigi agar sehat. *engidenti+ikasi pengetahuan tentang makanan yang dapat merusak gigi. *engidenti+ikasi pengetahuan tentang pencegahan gigi berlubang dan gusi berdarah. *engidenti+ikasi pengetahuan tentang akibat tidak merawat gigi dan mulut.

1."

Man#aat Penelitian

#.".# 4agi Siswa Sekolah &asar *emberikan im+ormasi kepada siswa dan menambah tingkat pengetahuan siswa tersebut tentang kesehatan gigi dan mulut. Sehingga siswa sendiri menyadari akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut dan mengubah berbagai perilaku yang kurang baik.

#.". 4agi 2empat Penelitian *emberikan im+ormasi kepada guru, siswa bersangkutan dan pihak terkait mengenai kesehatan gigi dan mulut sehingga perlu ditingkatkan lagi kegiatan %(S yang ada di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as. #."." 4agi Petugas (esehatan Sebagai bahan masukan bagi tenaga kesehatan dan diharapkan dapat membantu meningkatkan mutu pelayanan yang ada di 2anjung 9iu serta ikut berperan akti+ dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi dan mulut dan sebagai bahan untuk memperkuat teori tentang kesehatan gigi dan mulut sehingga perlu diperhatikan lagi. #.-.- 4agi Stikes =ka .arap

Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan tambahan materi bacaan khususnya yang berkenaan dengan bidang pengetahuan kesehatan gigi dan mulut, dan dapat digunakan sebagai bahan pertandingan jika suatu saat dilakukan penelitian tentang hal yang sama, serta menambah wawasan dan pengetahuan bagi para pembacanya. #.".- 4agi Peneliti>*ahasiswa &engan adanya penelitian ini dapat digunakan untuk mempraktekkan ilmu yang diperoleh selama mengikuti kuliah dengan keadaan sesungguhnya dilapangan.

BAB "

$ERAN%$A $&N'EP PENEL(T(AN ". 1 $erangka k)nsep

".

De#inisi &perasi)nal &e+inisi operasional adalah de+inisi berdasarkan karakteristik yang diamati dari sesuatu yang dide+inisikan tersebut (Nursalam !!0:#!#$. &e+inisi operasional adalah mende+inisikan 3ariabel secara operasional berdasarkan karakteristik yang diamati, sehingga memungkinkan peneliti untuk melakukan obser3asi atau pengukuran secara cermat terhadap suatu objek atau +enomena. &e+inisi operasional ditentukan oleh parameter yang dijadikan ukuran dalam penelitian. Sedangkan cara pengukuran merupakan cara dimana 3ariabel dapat diukur dan ditentukan karakteristiknya.

2abel ".#

&e+inisi ?perasional 2ingkat pengetahuan anak S& tentang kesehatan gigi dan mulut :ariabel 2ingkat &e+inisi ?perasional /dalah ' Parameter /lat %kur Skala ?rdinal 4aik: 56'#!!7 @ukup: <6'5<7 (urang: Nilai B C<<7 Nilai B Skor Nilai B

Pengertian Aawancara kesehatan gigi (uesioner dan mulut

pengetahuan kemampuan tentang kesehatan gigi dan mulut siswa untuk

mengingat dan ' @ara menyikat memahami gigi

materi gigi yang ' 4agaimana sehat dan mulut menjaga gigi yang sehat agar tetap sehat ' *akanan yang dapat merusak

gigi ' Pencegahan gigi berlubang ' /kibat dari tidak merawat gigi

BAB *. MET&DE PENEL(T(AN A. +enis Penelitian &esain penelitian merupakan bentuk rancangan yang di gunakan dalam melakukan prosedur penelitian (/limul /DiD, !!1: <$.

Penelitian deskripti+ bertujuan untuk mendeskripsikan atau memaparkan peristiwa'peristiwa penting yang terjadi pada masa kini. &eskripsi peristiwa dilakukan secara sistematis dan lebih menekankan pada data +actual daripada penyimpulan (Nursalam, !!1 : 1!$. &esain penelitian desk+ripti+ yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskripisi tentang suatu keadaan secara objekti+ (Notoatmodjo, !! : #"1$. &alam penelitian ini rancang bangun yang dipakai adalah deskripti+. &alam penelitian ini akan menggambarkan tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada anak kelas 888, 8:, dan : di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as.

B. (denti#ikasi ,aria-el 8denti+ikasi 3ariabel merupakan bagian penelitian dengan cara menentukan 3ariabel' 3ariabel yang ada dalam penelitian seperti 3ariabel independen, dependen, moderator, control, dan inter3ening (.idayat, !!1 : "-$ :ariabel independen merupakan 3ariabel yang menjadi sebab perubahan atau timbulnya 3ariabel terikat (dependen$. :ariabel ini juga dikenal dengan nama 3ariabel bebas artinya bebas dalam memengaruhi 3ariabel lain (.idayat, !!1:"<$. :ariabel dalam penelitian ini adalah 3ariabel bebas yaitu pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut

.. P)pulasi/ 'ampel dan 'ampling #. Populasi

Populasi dalam penelitian adalah subjek (misalnya manusiaE klien$ yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan (Nursalam, !!0:10$. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas 888, 8:, dan: di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as. a. Populasi 2arget Populasi target adalah populasi yang memenuhi kriteria sampling yang akan menjadi sasaran akhir penelitian. Pada penelitian ini populasi target yaitu anak S& kelas 888, 8:, dan :. b. Populasi 2erjangkau Populasi terjangkau adalah populasi yang memenuhi kriteria penelitian dan biasanya dapat dijangkau oleh peneliti dari kelompoknya. Pada penelitian ini populasi terjangkau yaitu semua siswa kelas 888, 8:, dan : yang berjumlah "! orang yang diharapkan dapat mewakili semua siswa yang ada di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as.
.

Sampel Sampel terdiri dari bagian populasi terjangkau yang dapat dipergunakan sebagai subjek

penelitian melalui sampling. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini menggunakan nonprobability sampling ( Nursalam, !!0: 0-$. 4esar sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini sejumlah "! siswa (total sampel$ yang data diperoleh dari buku induk siswa kelas 888, 8:, dan : di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as dan sesuai dengan standar target sampel yang diinginkan sehingga tidak perlu menggunakan rumus untuk menghitung besarnya sampel. ". Sampling Sampling adalah cara atau teknik untuk menentukan sampel (Aasis !!1:-5$. Sampling adalah proses menyeleksi porsi dari populasi untuk dapat mewakili populasi. Sample diambil menggunakan teknik Fnonprobability sampling tertentu untuk bisa memenuhi

atau mewakili populasi dengan cara accidental sampling (consecutive sampling), yaitu pemilihan sampel dengan menetapkan subjek yang memenuhi kriteria penelitian dimasukkan dalam penelitian sampai kurun waktu tertentu, sehingga jumlah klien yang diperlukan terpenuhi (Nursalam !!0:0-$. a. (riteria Sampel #$ (riteria inklusi /dalah karakteristik umum subjek penelitian dari suatu populasi target yang terjangkau dan akan diteliti (Nursalam, !!0: 0 $. &alam penelitian ini kriteria inklusinya, yaitu : a$./nak S& kelas 888, 8:, dan : di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as yang bersedia untuk diteliti dengan menandatangani surat persetujuan peserta penelitian. b$.2idak ada kelainan jiwa c$.2idak buta huru+ atau bisa membaca $.(riteria eksklusi /dalah menghilangkan> mengeluarkan subjek yang memenuhi kriteria inklusi dari studi karena berbagai sebab (Nursalam, !!0: 0 $. &alam penelitian ini kriteria eklusinya, yaitu : a$. 2idak bersedia untuk diteliti b$. /nak yang tidak kooperati+ D.Pengumpulan Data dan Analisa Data #.Gokasi Penelitian Gokasi penelitian ini dilakukan di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as. .Aaktu Penelitian

Aaktu penelitian dilakukan mulai bulan Huni sampai Huli !#!. ".Pengumpulan &ata Pengumpulan data merupakan kegiatan penelitian untuk mengumpulkan data. Sebelum melakukan pengumpulan data, perlu dilihat alat ukur pengumpulan data agar dapat memperkuat hasil penelitian. /lat ukur pengumpulan data tersebut antara lain dapat berupa kuesioner>angket, obser3asi, wawancara atau gabungan ketiganya (.idayat, !!1 : "6$. &alam penelitian ini digunakan alat ukur berupa angket>kuesioner yang merupakan alat ukur berupa angket atau kuesioner dengan beberapa pertanyaan. /lat ukur ini digunakan bila responden jumlahnya besar dan tidak buta huru+ (.idayat, !!1 : "6$. 4ila subjek buta huru+, lanjut usia, dan sebjek kesulitan membaca yang lain, pertanyaan dapat diajukan secara langsung kepada subjek atau disampaikan secara lisan oleh peneliti dari pertanyaan yang sudah tertulis (Nursalam, !!1 : #!0$. Henis data yang dikumpulkan adalah : a.&ata Primer &ata primer yaitu data yang dikumpulkan melalui wawancara atau inter3iew dan menggunakan kuesioner kepada siswa kelas 888, 8:, dan : di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as. b.&ata Sekunder &ata sekunder yaitu data yang didapat dari Pihak Sekolah S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as tentang jumlah siswa kelas 888, 8:, dan :. c./nalisis &ata &ata yang telah diperoleh kemudian dilakukan pengolaan data sebagai berikut :

#. Pemberian kode (Coding) adalah cara mengkode responden, pertanyaan I pertanyaan dan segala hal yang dianggap perlu. . Scoring adalah menentukan skor>nilai untuk setiap item pertanyaan, tentukan nilai terendah dan tertinggi, tetapkan jumlah kuesioner dan bobot masing I masing kuesioner ". 2abulasi data 2abulasi adalah proses penyusunan data ke dalam bentuk tabel pada tahap ini data dianggap telah selesai diproses sehingga harus segera disusun kedalam suatu +ormat yang telah dirancang. -. /nalisis data /nalisis pemberian skor dengan menggunakan skala ordinal, dimana jika responden memilih jawaban benar diberi nilai #, sedangkan jika jawaban responden salah diberi nilai !. Setelah jawaban terkumpul kemudian dinilai, dianalisa dan diprosentase dengan rumus :

(eterangan: N : Nilai Pengetahuan Sm: Skor tertinggi maksimum Sp : Skor yang didapat Selanjutnya prosentase jawaban diinterpretasikan dalam kalimat kualitati+ dengan acuan sebagai berikut : 8. 88. Nilai B 56'#!!7 jika pertanyaan yang dijawab benar oleh responden termasuk kategori baik. Nilai B <6'5<7 jika pertanyaan yang dijawab benar oleh responden termasuk kategori cukup.

888. Nilai B C <<7 jika pertanyaan yang dijawab benar oleh responden termasuk kategori kurang. E. $eter-atasan

(eterbatasan yang akan dijumpai peneliti selama proses pengumpulan data sangat ber3ariasi, yang menjadi keterbatasan peneliti adalah: ".5.# *asalah Pada Subjek

".5.#.# (eterbatasan jumlah subjek Peneliti mungkin menemui hambatan karena jumlah subjek yang tersedia atau mereka menolak untuk menjadi peserta. ".5.#. Subjek mortality Subjek setuju untuk menjadi responden, akan tetapi salah dalam pengisian ataupun tidak lengkap, ataupun subjek tidak ada ditempat pada waktu wawancara, atau tidak mengembalikan da+tar isian dari kuisioner atau terganggu kesehatannya sehingga dkeluarkan dari penelitian. ".5.#." Subjek sebagai objek Peneliti pada tahap pengumpulan data ini mungkin bersikap kurang sopan ataupun menakut'nakuti sehingga isian atau jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan kehendak responden. ".5.#.- Pengaruh dari luar Semua jawaban dari subjek dipengaruhi oleh orang disekitarnya. ".5. *asalah Pada Peneliti

".5. .# 8nteraksi Peneliti kurang dapat melakukan interaksi dengan baik kepada subjek, sehingga in+ormasi yang diterima dari subjek kurang akurat ".5. . (urangnya ketrampilan (urangnya ketrampilan ataupun pengalaman dalam pengumpulan data berdampak terhadap data yang dikumpulkan.

0. Etika Penelitian &alam melakukan penelitian ini peneliti mendapat rekomendasi dari pembimbing dan permintaan iDin kepada (a. Prodi &888 (eperawatan S28(=S =(/ ./9/P untuk melakukan penelitian di S&N 2anjung 9iu (ecamatan (urun (abupaten )unung *as. Setelah mendapatkan persetujuan, barulah melakukan penelitian dengan menekankan masalah etika yang meliputi: ".1.# Informed Consent ( Gembar Persetujuan $ Subjek harus mendapatkan in+ormasi secara lengkap tentang tujuan penelitian yang akan dilaksanakan, mempunyai hak untuk bebas berpartisipasi atau menolak menjadi responden. ".1. Anonimity (tanpa nama$ Subjek mempunyai hak untuk meminta bahwa data yang diberikan harus dirahasiakan. %ntuk menjaga kerahasiaan responden, peneliti tidak mencantumkan namanya pada lembar pengumpulan data, cukup dengan memberi nomer pada masing'masing lembar tersebut. ".1.# Confidentiality (kerahasiaan$ (erahasiaan in+ormasi dijamin oleh peneliti hanya kelompok data tertentu saja yang akan disajikan atau dilaporkan sebagai hasil penelitian.

DA0TAR PU'TA$A

Nursalam. !!!. Pendekatan Praktis Metodologi iset !epera"atan. Hakarta : /gung seto Nursalam &an Pariani S. !!#. Pendekatan Praktis Metodologi iset !epera"atan. Hakarta : Salemba *edika. .erijulianti, =liDa dkk. !!#. Pendidikan (esehatan )igi. Hakarta: =)@

Notoatmodjo S. !! . Metodologi Penelitian !ese#atan. Hakarta : P2. 9ineka

@ipta.

Notoatmodjo, S. !!". Pendidikan dan Perilaku !ese#atan. Hakarta : 9ineka @ipta. (&iakses *ei

!!6. !ese#atan $igi dan Mulut. http:>>bD.blog+am.com !#!$. Panduan (esehatan (eluarga. =d. #, Hakarta : )ramedia

Scott @. Gitin, *. &. !!6.

.idayat, / . /DiD /limul . !!1. iset !epera"atan dan %eknik Penulisan ilmia# &d. '. Hakarta : Salemba medika. Aasis. !!1. Pedoman iset Praktik (ntuk Profesi Pera"at. Hakarta : =)@ $igi dan Mulut. !#!$. Mulut. !#!$. !!1. /lwi, .asan., Sugono, &endi., /diwirmata, Sri Suseki., !!". *a#asa Indonesia. &epartemen Pendidikan Nasional dan >>PutriaDkaJs Aeblog.com> (&iakses 0 *aret !#!$. !!1. Pera"atan !ese#atan $igi dan Mulut. http:>>www.dinkes' Huni !#!$ Pengeta#uan dan 0aktor1faktor 2ang Mempengaru#i. #ealt#."ordpress.com (&iakses #! *aret !#!$. Adit1awarman/ kabtangerang.go.id (&iakses P + ,&A-%,. '../. #ttp344for better !amus *esar http:>>abidinblog.blogspot.com (&iakses /riany SuDanty, !!1. )angan Abaikan !ese#atan http:>>www.pdgitangerang.com (&iakses *ei ' *ei PutriaDka. !!1. !ese#atan $igi dan

4alai Pustaka, Hakarta. http:

!#!. Pemeli#araan !ese#atan $igi dan Mulut. http:>>dokterkecil.wordpress.com (&iakses Huni !#!$. *oDartha *artha. *erbagai Macam Makanan Penoda $igi. (&iakses Huni !#!$. !#!. !ese#atan $igi dan Mulut. http:>>wartawarga.gunadarma.ac.id (&iakses Huli !#!$. !!0. (onsep dan Penerapan *etodologi Penelitian 8lmu *edika. !#!. Penyebab dan $e5ala %imbulnya !aries $igi. http:>>www.in+ogigi.com (&iakses Huni !#!$ Nursalam. (eperawatan. Hakarta: Salemba http:>>gigi.klikdokter.com