Anda di halaman 1dari 3

Kerangka Acuan Kerja

(KAK)
Audit Teknis Emung dan Waduk / Bendungan Provinsi Kalteng (Bartim : Embungan Sirau dan Embung Sasabila) Latar Belakang Pekerjaan ini dilaksanakan dalam rangka penyiapan target capaian kinerja Departemen Pekerjaan Umum sesuai dengan pengarahan Bapak Presiden Republik Pada sidang paripurna Kabinet Indonesia Bersatu II pada tanggal 23 Oktoter 2009. a. Kontrak Kinerja Menteri Pekerjaan Umum Kontrak Kinerja ini dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum dengan Presiden Republik Indonesia yang berisi antara lain pernyataan kesanggupan melaksanakan tugas sebagai menteri dengan target capaian yang telah ditentukan dalam kontrak kinerja serta waktu sesuai rencana strategis kementerian 2009 2014. b. Target 100 Hari Merupakan target capaian yang harus diselesaikan dalam waktu 100 hari atau paling lambat Januari 2010. Sebagai salah satu target program 100 hari bidang Sumber Daya Air antara Lain adalah : Menyelesaikan Audit Teknis Pengembalian dan Pemastian Embung, Waduk, Bendung, Bendungan, dan Jaringan Irigasi Secara Holistik dan Terintegrasi. Menyelesaikan pembukaan alur Banjir Kanal Timur untuk mendukung pengedalian banjir Jakarta. Memastikan penyelesaian kebijakan pembebasan tanah untuk kepentingan umum yang berlarut di daerah. c. Audit Teknis Dilaksanakan dengan time-frame sesuai komtrak kinerja, yaitu : Inventarisasi Infrastruk Sumber Daya Air Walkthrough dab pengumpulan data Evaluasi dan Assesment Pelaporan kondisi, Klasifikasi dan rencana program d. Maksud dan Tujuan Audit Teknis Untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi Infrastruk Sumber Daya Air Khususnya embung, waduk, bendungan dan jaringan irigasi serta mendapatkan rencana program untuk pengembalian dan pemastian fungsi secara holistik dan terintegrasi. Bidang Sasaran Kegiatan audit teknis ini ditujukan pada bidang sasaran embung, waduk, bendung, bendungan, dan jaringan irigasi baik yang dikelola pemerintah pusat maupun yang dikelola pemerintah daerah. Lingkup Pekerjaan Sesuai dengan rencana target capaian kinerja maka lingkup pekerjaan audit teknis adalah : a. Inventarisasi Data

I.

II.

III.

IV.

V.

Dilakukan oleh tim daerah ( Balai / Dinas ) dan hasilnya dikumpulkan pada tim audit teknis (Sumber Daya Air) b. Walkthrough Dilaksanakan oleh tim daerah (Balai / Dinas) untuk mendapatkan data data yang sesuai dengan kondisi lapangan dan hasilnya dikumpulkan pada tim audit teknis (Sumber Daya Air) c. Cek Kondisi Fisik Dilaksanakan try out sample oleh tim audit teknis (Sumber Daya Air) dan selanjutnya diteruskan oleh tim daerah (Balai/Dinas). d. Analisa Fungsi Dilaksanakan oleh tim audit (Sumber Daya Air) untuk mengetahui kondisi Fungsi dari infrastruk Sumber Daya Air dimaksud. e. Klasifikasi dan Rencana Pemulihan Dilaksanakan oleh tim audit (Sumber Daya Air) dan tim perumus (Sumber Daya Air) antara lain : 1) Terhadap kondisi infrastruktur Sumber Daya Air dilakukan Klasifikasi yaitu : Kondisi baik Kondisi rusak ringan : apabila fungsi tidak terganggu. Kondisi rusak sedang : apabila tidak segara dilakukan perbaikan fungsi akan terganggu Kondisi rusak berat : fungsi terganggu 2) Menyusun rencana pemulihan terhadap infrastruktur Sumber Daya Air yang memerlukan perbaikan mencakup jenis dan titik kerusakan, besaran atau volume, serta jumlah biaya yang diperlukan termasuk jadwal target penyelesaiannya. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim audit teknis / tim perumus (Sumber Daya Air) Tenaga Yang diperlukan No Keahlian Kualifikasi Pengalaman 1 Teknik Sipil S 1 Sipil Pengalaman 5 bidang sipil keairan Keairan 2 Teknik Sipil S 1 Sipil Pengalaman 5 bidang sipil struktur Struktur 3 Teknik Geodesi S 1 Geodesi Pengalaman 5 bidang pengukuran

VI.

Waktu Pelaksanaan Pekerjaan dilaksanakan dengan harapan waktu selama 3 bulan (90 Hari ) kalender

No 1 2 3 4

ITEM I Inventarisasi Infrastruktur Sumber Daya Air Walkthrough dan Pengumpulan Data Evaluasi dan Assement Pelaporan Kondisi, Klasifikasi dan Rencana Program

SCHEDULE PELAKSANAAN AUDIT TEKNIS Bulan I Bulan II Bulan III II III IV I II III IV I II III IV

KETERANGAN