Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM KIMIA DASAR I TITIK LELEH DAN TITIK DIDIH

OLEH : PUTU YULIANTARI 1108105040

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS UDAYANA 2011

I.

Tuju ! P"#$%& -

!:

Untuk menentukan titik leleh beberapa zat Untuk menentukan titik didih beberapa zat

II.

D ' # T"%#( : A. T()(* L"+", Titik Leleh merupakan temperatur dimana zat pada berubah men jadi cairan pada tekanan. Titik leleh suatu zat padat tidak mengalami perubahan yang berarti dengan adanya perubahan tekanan. Oleh karena itu tekanan biasanya tidak dilaporkan pada penentuan titik leleh , kecuali kalau perbedaan dengan tekanan normal terlalu besar. Pada umumnya titik leleh senya a organic mudah diamati sebab temperatur dimana pelelehan mulai terjadi hamper sama dengan temperatur dimana zat telah meleleh semuanya. !ontohnya " suatu zat dituliskan dengan range titik leleh #$$,#%!#$$,&%! dari pada titik lelehnya #$$,$'!. (ika zat padat yang diamati tidak murni , maka akan terjadi penyimpangan dari titik leleh senya a murninya. Penyimpangan itu berupa penurunan titik leleh dan perluasan range titik leleh. )isalnya " suatu asam murni diamati titik lelehnya pada temperatur #$$,#%! * #$$,&%! penambahan $+, zat padat lain akan mengakibatkan perubahan titik lelehnya dari temperatur #$$,#%! * #$$,&%! menjadi ##-%! - ##.%!. /ata * rata titik lelehnya lebih rendah -%! dan range temperatur akan berubah dari +,0%! jadi &%!. 1tom-atom unsur alkali terikat dalam struktur terjenjal oleh ikatan logam yang lemah , karena setiap atom hanya mempunyai satu elektron ikatan dan bertambah lemah jika jari-jari bertambah besar. Oleh sebab itu titik leleh berkurang dari atas ke ba ah dalam satu golongan. 2edangkan pada unsur halogen yang berada dalam keadaan padat berupa kristal terikat oleh 3aya 4an der 5aals yang lemah. 3aya ini bertambah jika jari-jari bertambah besar. Oleh sebab itu titik leleh bertambah dari atas ke ba ah dalam satu golongan. Titik leleh bargantung pada kekuatan relati6 dari ikatan. 7alam satu golongan unsur transisi dari atas ke ba ah kekuatan ikatan bartambah, jadi titik leleh bertambah. Unsur ! dan 2i yang mempunyai struktur ko8alen yang sangat besar mempunyai titik leleh tinggi. Titik leleh dari gas mulia ditentukan oleh besarnya nomor atom. 2emakin besar nomor atom maka titik lelehnya makin tinggi. Itu berarti ikatan 4an der 5aals sangat lemah. 2i6at 6isika dari karbon yaitu pada titik lelehnya adalah titik leleh dari karbon

sangat

tinggi,

sehingga

karbon

berbeda

dengan

non

logam

lainnya.

-. T()(* D(.(, Titik didih adalah suhu 9temperatur: dimana tekanan uap sebuah zat cair sama dengan tekanan e;ternal yang dialami oleh cairan. 2ebuah cairan di dalam 8acuum akan memiliki titik didih yang rendah dibandingkan jika cairan itu berada di dalam tekanan atmosphere. !airan yang berada di dalam tekanan tinggi akan memiliki titik didih lebih tinggi jika dibandingkan dari titik didihnya di dalam tekanan atmosphere. Titik didih normal 9juga disebut titik didih atmospheris: dari sebuah cairan merupakan kasus istime a dimana tekanan uap cairan sama dengan tekanan atmospher di permukaan laut, satu atmosphere. Pada suhu ini, tekanan uap cairan bisa mengatasi tekanan atmospher dan membentuk gelembung di dalam massa cair. Pada saat ini 9per #.<$: 2tandar Titik 7idih yang ditetapkan oleh IUP1! adalah suhu dimana pendidihan terjadi pada tekanan # atm. Pada tekanan dan temperatur udara standar9=> cm?g, $- %!: titik didih air sebesar #++ %!.

@enaikan Titik 7idih ?asil eksperimen /oult menunjukan bah a @enaikan titik didih larutan akan semakin besar apabila konsentrasi 9molal: dari zat terlarut semakin besar. Titik didih larutan akan lebih tinggi dari titik didih pelarut murni. ?al ini juga diikuti dengan penurunan titik beku pelarut murni, atau titik beku larutan lebih kecil dibandingkan titik beku pelarutnya

7iagram tekanan dan suhu untuk titik didih dan titik beku dari pelarut dan larutan /oult menyederhanakan ke dalam persamaan

Tb A kb . m

7imana " Tb A kenaikan titik didih larutan kb A tetapan kenaikan titik didih molal pelarut 9kenaikan titik didih untuk # mol zat dalam #+++ gram pelarut: m A molal larutan 9molB#++ gram pelarut: Perubahan titik didih atau CTb merupakan selisih dari titik didih larutan dengan titik didih pelarutnya, seperti persamaan "

CTb A Tb * Tb'

?al yang berpengaruh pada kenaikan titik didih adalah harga kb dari zat pelarut. @enaikan tidak dipengaruhi oleh jenis zat yang terlarut, tapi oleh jumlah partikelBmol terlarut khususnya yang terkait dengan proses ionisasinya. Untuk zat terlarut yang bersi6at elektrolit persamaan untuk kenaikan titik didik harus dikalikan dengan 6aktor ionisasi larutan, sehingga persamaannya menjadi "

7imana n A D A derajat ionisasi jumlah ion-ion dalam larutan

7alam 2istem Periodik Unsur titik leleh dan titik didih dapat disimpulkan sebagai berikut.

7alam satu periode, titik cair dan titik didih naik dari kiri ke kanan sampai golongan I41, kemudian turun drastis. Titik cair dan titik didih terendah dimiliki oleh unsur golongan 4III1.

7alam satu golongan, ternyata ada dua jenis kecenderungan" unsur-unsur golongan I1 * I41, titik cair dan titik didih makin rendah dari atas ke ba ahE unsur-unsur golongan 41 * 4III1, titik cair dan titik didihnya makin tinggi.

III.

A+ ) . ! - , ! : A. A+ ) : 3elas kimia Termometer Pipa kapiler yang salah ujungnya tertutup Pipet tetes Pemanas @lem dan standar Tabung reaksi 1lat penentu titik leleh 9 )elting Point :

-. - , ! : Para6in cair Fat yang ditentukan tiik lelehnya a. 1zam Genzoat E

Fat yang ditentukan titik didihnya E b. Propanol c. Gutanol

IV.

/ # K"#j : A. M"!"!)u* ! T()(* L"+", Fat yang akan ditentukan titik lelehnya mintak kepada penga as. Fat yang masih kasaar akan di gerus dalam mortar sampai menjadi serbuk halus. 1mbil kapiler yang akan digunakan untuk menentukan titik leleh. 2erbuk yang ditentukan dimasukan ujung terbuka kapiler sehingga kristal dapat dimasukan kedalam kapiler. @emudian kapiler diangkat dari serbuk dan dibalik sehingga ujung tertutupnya menghadap ke ba ah. @etok dinding kapiler dengan jari agar zat yang ditentukan ini masuk masuk ke dasar kapiler. Ulangi Langkah tersebut sampai sekitar - * < mm kapiler terisi kristal. Isi kapiler lainnya dengan cara yang sama. @apiler di ikatkan pada termometer, dimana ujung kapiler sejajar dengan ujung ba ah termometer. Termometer standar dipasang dengan bantuan klem dan dicelupkan pada pemanas yang akan digunakan. Pemanas dipanaskan, selama dipanaskan sekali-kali diaduk. 1mati zat padat dalam kristal dam amati temperatur. Gaca termometer bila zat dalam kapiler mulai meleleh. 1mati pula ketika semua zat padat telah meleleh. !atat range temperatur pelelehanH

-. M"!"!)u* ! T()(* D(.(, )intalah zat cair yang akan ditentukan titik didihnya pada penga as. )intalah tabung reaksi kecil untuk tempat zat cair yang akan ditentukan titik didihnya. zat cair yang akan ditentukan titik didihnya dimasukan kedalam tabung reaksi kecil sebanyak <-#+ mm dari dasarnya. 1mbillah sebuah pipa kapiler dihadapkan keba ah kedalam tabung reaksi kecil yang berisi zat cairan yang akan ditentukan titik didihnya. Ikatlah tabung reaksi kecil yang didalamnya berisi pipa kapiler dan zat yang akan ditentukan titik didihnya pada termometer. Ujung tabung reaksi

kecil sejajar dengan ujung ba ah termometer. 1mbillah gelas kimia kemudian isi dengan para6in secukupnya dan letakkan diatas pemanas. Pasang termometer pada standar dengan bantuan klem dan celupkan termometer ini pada cairan para6in di dalam gelas kimia yang berada diatas pemanas. Panaskan pemanas , selama pemanasan sekali-kali cairan para6in diaduk . zat cair yang berada didalam kapiler dan temperaturnya diamati. Termometer dibaca bila zat cair dalam tabung reaksi kecil terbentuk gelembung -gelembung kontinu yang menyerupai kalung.

V.

D ) P"!0 1 ) !

A. T()(* L"+",

2 ) 3 !0 D(+"+",* ! 1sam Genzoat 1sam Genzoat

4uju.

-"!)u*

4 #! A5 +

Su,u A*,(# #$&'! #$+'!

Padat Padat

2erbuk 2erbuk

Putih Putih

#$<'! ##+'!

-. T()(* D(.(,

2 ) 3 !0

Su,u

A(# 1u+ (

T"#&"!)u*

.(.(,* !

A5 +

A*,(#

1"!.(.(, 6)"#&"!)u* 0"+"1&u!0 -#'! >.'! >+'! -<'! ><'! >0'!

G"+"1&u!0 *%!)(!u" .-'! .<'! .>,-'! .+'! .-'! .$,-'!

Itanol I Itanol II R ) 7# ) Propanol I Propanol II R ) 7# )

$<'! $<'! $<'! 0+'! 0+'! 0+'!

.+'! .+'! .+'! .-'! .-'! .-'!

VI.

P"1& , ' ! : A. P"!"!)u ! T()(* L"+", Pada percobaan ini didapatkan bah a titik leleh asam benzoat yaitu pada percobaan pertama temperatur #$+'!-#$&'!, didapatkan range sebesar &. Pada percobaan kedua temperatur menurun jadi ##+'!-#$+'! dengan range sebesar #+, jauh dari teori.

-. P"!"!)u ! T()(* D(.(,

Pada percobaan ini didapatkan bah a titik didih pada etanol saat gelembung mulai terbentuk yaitu pada temperatur >+'! dan berakhir pada gelembung yang mutlak pada temperatur .>,-'!. Titik didih pada propanol pada saat gelembung mulai terbentuk yaitu pada temperatur >0'! dan berakhir pada gelembung yang mutlak pada temperatur .$,-'!. Pada umumnya besar titih didih pada Itanol .='! dan pada Propanol ##='!. (adi titik didih yang diperoleh lebih rendah dari teori yang disebabkan oleh tekanan yang rendah.

VII.

K"'(18u+ ! : 2emakin besar tekanan maka semakin cepat pula zat mendidih dan meleleh. Titik leleh dan titik didih normal yaitu pada tekanan # atmos6er. Gesar Titik leleh normal yaitu Pada senya a murni " #$$,#%!- #$$,&%! Pada senya a tidak murni " ##-%! - ##.%! 7alam satu Periode dari kiri ke kanan titik didih semakin kecil. 7alam satu golongan dari atas ke ba ah pada golongan I1-I41 titik didih semakin rendah, sedangkan pada golongan 41-4II1 titik didih smakin tinggi.

VIII. D 9) # Pu') * Tim Laboratorium @imia 7asar. $+#+. Penuntun Praktikum Kimia Dasar I. (urusan @imia, J.)IP1, UKU7 " Gukit (imbaran. 2i6at Periodik Unsur. 2i6atPeriodikUnsur2i6atLogam,TitikLelehdanTitik7idih.!hemIs-Try.OrgL2itus@imiaIndonesiaL.htm. !hang, /aymond. $++&. Kimia Dasar Edisi Ketiga jilid kedua. " (akarta. @enaikan Titik 7idih.!hem-Is-Try.Org 5ikipedia bahasa indonesia. Titik didih. http://id.wikipedia.org/wiki/TitikDidih.