Anda di halaman 1dari 6

TEMPLATE OSCE STATION

1. Nomor station
2. Judul stasion Diabetes mellitus
3. Waktu yang dibutuhkan 15 menit
4. Tujuan station Menilai kemampuan edukasi gaya hidup pada pasien DM
5. Kompetensi

1. Kemampuan anamnesis
2. Kemampuan pemeriksaan fisik
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk
menunjang diagnosis banding atau diagnosis
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
b. Non farmakoterapi
6. Komunikasi dan edukasi pasien
7. Perilaku profesional
6. Kategori
(tebalkan kategori yang dinilai)
1. CVS
2. Respiratory system
3. Neuro-behaviour
4. Gastrointestinal system
5. Reproductive system
6. Musculosceletal system
7. Endocrine & Metabolic
8. Hematology/Oncology
9. Genitourinary system
10. Head & Neck
11. Special Sensory
12. Phsyciatry
7. Instruksi untuk kandidat

Skenario klinik:
Seorang laki-laki usia 56 tahun melakukan kunjungan ke poliklinik
penyakit dalam. Pasien didiagnosis DM tipe 2 sejak 3 bulan yang
lalu. Saat ini tidak ada keluhan yang berarti tetapi hasil
pemeriksaan GD puasa 195 mg/dL dan GD 2 jam setelah makan
212 mg/dL. Obat yang diberikan saat ini glimepiride 2 mg satu
tablet sebelum makan pagi dan metformin 500 mg diminum
setelah makan pagi dan malam.
Tugas:
1. Lakukan anamnesis singkat tentang kondisi pasien saat ini
2. Lakukan pemeriksaan status antropometri (IMT) pada
pasien ini
3. Berikan edukasi gaya hidup kepada pasien tersebut
8. Instruksi untuk penguji


Skenario klinik:
Seorang laki-laki usia 56 tahun melakukan kunjungan rutin ke
poliklinik penyakit dalam. Pasien didiagnosis DM tipe 2 sejak 3
bulan yang lalu. Saat ini tidak ada keluhan yang berarti tetapi hasil
pemeriksaan GD puasa 195 mg/dL dan GD 2 jam setelah makan
212 mg/dL. Obat yang diberikan saat ini glimepiride 2 mg satu
tablet sebelum makan pagi dan metformin 500 mg diminum
setelah makan pagi dan malam.
Pemeriksaan fisik didapatkan status antropometri (tinggi badan
165 cm, berat badan 72 kg), tanda vital dalam batas normal
Tugas:
1. Lakukan anamnesis singkat tentang kondisi pasien saat ini
2. Lakukan pemeriksaan status antropometri (IMT) pada
pasien ini
3. Berikan edukasi gaya hidup kepada pasien tersebut.

9. Instruksi untuk pasien standar
(PS)

Nama: nama SP sendiri
Usia: 56 tahun
Jenis kelamin: Laki-laki
Pekerjaan: Karyawan swasta

Peran yang dilakukan:
Peran: Seorang laki-laki usia 56 tahun melakukan kunjungan
rutin ke poliklinik penyakit dalam, pasien tampak obesitas
Posisi: pasien duduk didepan meja periksa
PS hanya menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh peserta

Keluhan utama: tidak ada
Riwayat penyakit sekarang:
Onset: DM tipe 2 sejak 3 bulan yang lalu
Tidak ada keluhan yang mengganggu
Keluhan sebelumnya yakni sering kencing saat tidur malam hari
sudah tidak ada
Hasil pemeriksaan laboratorium belum normal

Riwayat penyakit dahulu:
Tidak ada

Riwayat pengobatan :
Glimepiride 2 mg sebelum makan pagi
Metformin 500 mg setelah makan pagi dan malam
Tidak ada keluhan terkait pengobatan


10. Denah ruang













11. Peralatan yang dibutuhkan

- Setting ruangan dokter-pasien
- Meja dan kursi dokter/kandidat
- Kursi pasien (PS)
- Kursi penguji
- Bed pemeriksaan
- Meja untuk alat
- Stetoskop
- Pengukur tinggi badan
- Timbangan berat badan
- Tensimeter air raksa
- Rekam medis
- Ballpoint
- Kertas resep

1 set
2 buah
1 buah
1 set
1 buah
1 buah
1 buah
1 buah
1 buah
2 lembar
1 buah
1 bendel
12. Penulis --
13. Referensi --
Ruang
3mx5m
Kursi
penguji
Meja
penguji
Meja
alat
Wastafel
Kursi kandidat
Meja kandidat
Kursi Px
Bed
pemeriksaan
Kursi Periksa
3. Rubrik Penilaian
Aspek yang dinilai 0 1 2 3 Bobot Skor
1. Anamnesis Kandidat tidak melakukan
kondisi pasien saat ini
Kandidat menanyakan minimal satu
poin di bawah ini :
Keluhan pasien saat ini
Keluhan saat kunjungan poli
sebelumnya


Kandidat menanyakan minimal
dua poin di bawah ini :
Keluhan pasien saat ini
Keluhan saat kunjungan poli
sebelumnya
Riwayat pengobatan tapi tidak
ditanyakan lengkap tentang
jenis obat, dosis, cara minum
obat,dan efek samping.

Kandidat menanyakan semua
poin di bawah ini :
Keluhan pasien saat ini
Keluhan saat kunjungan poli
sebelumnya
Riwayat pengobatan dan
ditanyakan lengkap tentang
jenis obat, dosis, cara minum
obat,dan efek samping.

2
Aspek yang dinilai 0 1 2 3 Bobot Skor
2. Pemeriksaan
status antropometri
(IMT : indeks massa
tubuh)
Hasil IMT 26, 44
kg/m
2
Kandidat tidak dapat
melakukan pemeriksaan status
antropometri
Kandidat melakukan salah satu
pemeriksaan di bawah ini :
Tinggi badan (dalam cm/m)
Berat badan (dalam kg)

Kandidat melakukan semua
pemeriksaan di bawah ini :
Tinggi badan (dalam cm/m)
Berat badan (dalam kg)
Tetapi tidak dilakukan
penghitungan IMT atau
dilakukan penghitungan IMT
tetapi tidak dilakukan
pengkategorian

Kandidat melakukan semua
pemeriksaan di bawah ini :
Tinggi badan (dalam cm/m)
Berat badan (dalam kg)
Dilakukan penghitungan IMT dan
pengkategorian (Obesitas)

2

Aspek yang dinilai 0 1 2 3 Bobot Skor
3.Tatalaksana non
farmakoterapi tentang gaya
hidup :
Diet : rendah karbohidrat,
pilihan jenis-jenis
karbohidrat
Aktifitas fisik : aktifitas
fisik tingkat sedang,
target 150 menit/minggu
(3-4 kali seminggu)
Aktifitas fisik dapat
menurunkan berat badan
dan memperbaiki kerja
insulin.

Tidak dapat
menjelaskan tentang
terapi gaya hidup
Menjelaskan terapi gaya
hidup tetapi hanya salah
satu saja (diet atau
aktifitas fisik)
Menjelaskan terapi gaya
hidup berupa diet dan
aktifitas fisik tetapi informasi
yang disampaikan tidak
lengkap.
Menjelaskan terapi gaya
hidup berupa diet dan
aktifitas fisik secara benar
dan lengkap.


Aspek yang dinilai 0 1 2 3 Bobot Skor
4. Komunikasi &
edukasi pasien
Kandidat sama sekali tidak
mampu berkomunikasi/
menerapkan prinsip komunikasi
sebagai berikut :
1. Mampu membina hubungan
baik dengan pasien secara
verbal dan non verbal
(ramah, terbuka, kontak
mata, salam, empati &
komunikasi dua arah,
respon)
2. Mampu memberikan
kesempatan pasien untuk
bercerita & mengarahkan
informasi
3. Mampu melibatkan pasien
dalam membuat keputusan
& pemeriksaan klinik
4. Mampu memberikan
penyuluhan yang isinya
sesuai dengan masalah
pasien
Kandidat mampu berkomunikasi
dengan menerapkan salah satu
prinsip komunikasi sebagai
berikut :
1. Mampu membina hubungan
baik dengan pasien secara
verbal dan non verbal
(ramah, terbuka, kontak
mata, salam, empati &
komunikasi dua arah,
respon)
2. Mampu memberikan
kesempatan pasien untuk
bercerita & mengarahkan
informasi
3. Mampu melibatkan pasien
dalam membuat keputusan
& pemeriksaan klinik
4. Mampu memberikan
penyuluhan yang isinya
sesuai dengan masalah
pasien
Kandidat mampu berkomunikasi
dengan menerapkan 2-3 prinsip
komunikasi sebagai berikut :
1. Mampu membina hubungan
baik dengan pasien secara
verbal dan non verbal
(ramah, terbuka, kontak
mata, salam, empati &
komunikasi dua arah,
respon)
2. Mampu memberikan
kesempatan pasien untuk
bercerita & mengarahkan
informasi
3. Mampu melibatkan pasien
dalam membuat keputusan
& pemeriksaan klinik
4. Mampu memberikan
penyuluhan yang isinya
sesuai dengan masalah
pasien
Kandidat mampu berkomunikasi
dengan menerapkan seluruh
prinsip komunikasi sebagai
berikut :
1. Mampu membina hubungan
baik dengan pasien secara
verbal dan non verbal
(ramah, terbuka, kontak
mata, salam, empati &
komunikasi dua arah,
respon)
2. Mampu memberikan
kesempatan pasien untuk
bercerita & mengarahkan
informasi
3. Mampu melibatkan pasien
dalam membuat keputusan
& pemeriksaan klinik
4. Mampu memberikan
penyuluhan yang isinya
sesuai dengan masalah
pasien

Aspek yang dinilai 0 1 2 3 Bobot Skor
5.Perilaku
profesional
Kandidat tidak meminta ijin
secara lisan & sama sekali tidak
menerapkan poin berikut :
1. Melakukan setiap tindakan
dengan berhati-hati dan teliti
sehingga tidak
membahayakan pasien & diri
sendiri
2. Memperhatikan kenyamanan
pasien
3. Melakukan tindakan sesuai
prioritas
4. Menunjukkan rasa hormat
kepada pasien
5. Mengetahui keterbatasan
dengan merujuk atau
Kandidat meminta ijin secara
lisan dan menerapkan 1-2 poin
berikut :
1. Melakukan setiap tindakan
dengan berhati-hati dan teliti
sehingga tidak
membahayakan pasien & diri
sendiri
2. Memperhatikan kenyamanan
pasien
3. Melakukan tindakan sesuai
prioritas
4. Menunjukkan rasa hormat
kepada
5. Mengetahui keterbatasan
dengan merujuk atau
Kandidat meminta ijin secara
lisan dan menerapkan 3-4 poin
berikut :
1. Melakukan setiap tindakan
dengan berhati-hati dan teliti
sehingga tidak
membahayakan pasien & diri
sendiri
2. Memperhatikan kenyamanan
pasien
3. Melakukan tindakan sesuai
prioritas
4. Menunjukkan rasa hormat
kepada pasien
5. Mengetahui keterbatasan
dengan merujuk atau
Kandidat meminta ijin secara
lisan dan menerapkan seluruh
poin berikut :
1. Melakukan setiap tindakan
dengan berhati-hati dan teliti
sehingga tidak
membahayakan pasien & diri
sendiri
2. Memperhatikan kenyamanan
pasien
3. Melakukan tindakan sesuai
prioritas
4. Menunjukkan rasa hormat
kepada pasien
5. Mengetahui keterbatasan
dengan merujuk atau

melakukan konsultasi bila
diperlukan
melakukan konsultasi bila
diperlukan
melakukan konsultasi bila
diperlukan
melakukan konsultasi bila
diperlukan

II. Global performance
Beri tanda () pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Tidak lulus Borderline Lulus Superior


Malang, Februari 2013
Penguji,




( )

Anda mungkin juga menyukai