Anda di halaman 1dari 10

I.

Judul
Isolasi Rutin dari Daun Singkong (Manihot esculenta Crantz)
II. Tujuan
1. Mengetahui kandungan senyawa rutin yang terdapat pada daun singkong
(Manihot esculenta Crantz)
2. Melakukan isolasi senyawa rutin pada daun singkong (Manihot esculenta Crantz)
sesuai prosedur itoki!ia
III. "rinsip
Mengisolasi dan !engidentiikasi senyawa rutin yang terdapat pada daun singkong
(Manihot esculenta Crantz) dengan prosedur itoki!ia
I#. Tinjauan "ustaka
1. Tinjauan $otani
a. %lasiikasi Tana!an
Se&ara taksono!i singkong dapat diklasiikasikan se'agai 'erikut (
%ingdo! ( "lantae
Di)isi ( Sper!atophyta
Su'di)isi ( *ngiosper!ae
%elas ( Dy&otiledoneae
+rdo ( ,uphor'iales
-a!ili ( ,uphor'ia&eae
.enus ( Manihot
Spesies ( Manihot esculenta Crantz.
("rihandana et al./ 2001)
'. 2a!a Daerah
Singkong diantaranya dikenal dengan na!a &assa)a (Inggris)/ ketila/ keutila/
u'i kayee (*&eh)/ u'i paran&ih (Minagka'au)/ u'i singkung (Jakarta)/ 'atata
kayu (Manado)/ 'istungkel (*!'on)/ kasapen/ sa!peu/ huwi dangdeur/ huwi
jendral/ u'ikayu (Sunda)/ 'olet/ kasawe/ tela pohung/ kaspa/ kaspe/ katela
'udin/ katela jendral (Jawa)/ 'landong/ !anggala !enyok/ puhung/ pohong/
sawe/ sawi (Madura)/ kesawi/ ketela kayu/ sa'rang sawi ($ali)/ kasu'i
(.orongtalo/ $aree/ "adu)/ la!e kayu (Makasar)/ la!e aju ($ugis/ Majene)/
kasi'i (Ternate/ Tidore). ("urwono dan "urna!awati/ 2003).
&. Morologi
Singkong !e!iliki 'atang yang 'erkayu/ 'eruas4ruas dengan ketinggian
!en&apai le'ih dari 5 &!. 6arna 'atang 'er)ariasi/ ketika !asih !uda
u!u!nya 'erwarna hijau dan setelah tua !enjadi keputih4putihan/ kela'u
atau hijau kela'u. $atang 'erlu'ang/ 'erisi e!pulur 'erwarna putih/ lunak/
dengan struktur seperti ga'us (Suprapti 2007). Daun singkong terdiri dari
helai daun dan tangkai daun. Susunan daunnya 'erurat !enjari dengan &angap
748 helai. Daun singkong/ teruta!a yang !asih !uda !engandung ra&un
sianida na!un dapat di!anaatkan se'agai sayuran dan dapat !enetralisir
rasa pahit sayuran lain/ !isalnya daun pepaya dan kenikir (Suprapti 2007).
Singkong !e!iliki 'unga 'eru!ah satu dengan penyer'ukan silang sehingga
jarang 'er'uah. 9!'i singkong yang ter'entuk !erupakan akar yang
!enggele!'ung dan 'erungsi se'agai te!pat pena!pung !akanan
&adangan. $entuk u!'i 'iasanya 'ulat !e!anjang/ terdiri atas( kulit luar tipis
'erwarna ke&oklatan/ kulit dala! yang agak te'al 'erwarna keputihan/ dan
daging 'erwarna putih atau kuning (tergantung )arietasnya) yang
!engandung sianida dengan kadar 'er'eda.
d. $udidaya Singkong
Singkong telah dikenal 'aik oleh para petani di "ulau Jawa/ Su!atra/ dan
pulau4 pulau lainnya di Indonesia se'agai tana!an yang pe!'udidayaannya
!udah. Singkong dapat hidup di tanah yang relati tidak su'ur/ tidak
!e!erlukan 'anyak pupuk ataupun pestisida/ serta dapat !enghasilkan
!ini!al 148 ton per hektar (Djuwardi 2008). Mengenai penana!annya/ siste!
tana! daerah yang satu dengan daerah yang lainnya 'isa saja 'er'eda karena
aktor geograisnya/ tetapi dala! hal pola tana! dan pola panen pada
u!u!nya sa!a/ yaitu 'erdasarkan ikli! (Djuwardi 2008).
$erdasarkan daya adaptasinya/ singkong !a!pu 'ertahan hidup se&ara
!eluas di daerah4daerah yang &ukup ekstri! dan u!u!nya 'erikli! tropis
seperti Indonesia. Singkong !erupakan jenis tana!an yang leksi'el karena
dapat tu!'uh dan 'erproduksi di daerah dataran rendah !aupun dataran
tinggi/ !ulai dari ketinggian 1041700 ! di atas per!ukaan laut. Selain itu/
singkong juga sangat &o&ok dike!'angkan di lahan4lahan !arginal/ kurang
su'ur/ dan !iskin air (Ti! 2asional "enge!'angan $ahan $akar 2a'ati
untuk "er&epatan "engurangan %e!iskinan dan "engangguran 2003).
Menurut %usdiarjo (2002)/ u!ur panen singkong di'agi !enjadi dua
kelo!pok yaitu genjah (:43 'ulan) dan dala! (3412 'ulan). %riteria uta!a
u!ur panen u'i kayu adalah kadar pati opti!al/ yakni pada saat tana!an
'eru!ur 148 'ulan yang ditandai dengan pertu!'uhan daun !ulai 'erkurang/
warna daun !ulai agak !enguning/ dan 'anyak daun yang rontok.
2. Manaat dan %hasiat
Melihat 'egitu 'anyak !anaat dari daun singkong dan daun ini harganya &ukup
ekono!is sehingga daun singkong 'anyak di!anaatkanse'agai o'at antara lain
untuk anti kanker/ !en&egah konstipasi dan ane!ia/ serta !eningkatkan daya
tahan tu'uh. %andungan )ita!in dan !ineralnya rata4rata le'ih tinggi
di'andingkan dengan sayuran daun lain. #ita!in * dan ; pada daun singkong
'erperan se'agai antioksidan yang !en&egah proses penuaan dan !eningkatkan
daya tahan tu'uh terhadap serangan penyakit. %andungan kalsiu! yang tinggi
sangat 'aik untuk !en&egah penyakit tulang seperti re!atik dan asa! urat
(*noni!/ 2011).
Dari 'er'agai analisis dise'utkan/ daun singkong dapat !e!'antu !engu'ah
kar'ohidrat !enjadi energi/ !e!'antu pe!ulihan kulit dan tulang/ !eningkatkan
daya ingat/ !ood/ kinerja otak dan !eta'olis!e asa! a!ino lain. Dala! setiap
100 gra! daun singkong !engandung 5.500 R, )ita!in * yang 'aik untuk
kesehatan !ata dan )ita!in ; se'anyak 217 !g yang 'aik untuk !en&egah
sariawan/ dan !eningkatkankeke'alan tu'uh/ !e!'antu !enangkal radikal
'e'as/ dan !elindungi sel dari kerusakan oksidasi. <ang tidak kalah penting/
kandungan serat pada daun singkong yang &ukup tinggi sehingga dapat !e!'antu
!elan&arkan 'uang air 'esar (*noni!/ 2010).
%hasiat dari daun singkong/ antara lain untuk de!a!/ sakit kepala/ diare/ dan
!ata sering ka'ur. Selain itu/ daun singkong juga dapat !ena!'ah nasu !akan.
Daun singkong yang dikonsu!si se&ara rutin juga dapat !en&egah aterosklerosis
(peni!'unan le!ak di dinding pe!'uluh darah) yang 'isa 'erda!pak pada
serangan jantung (*noni!/ 2011).
5. %andungan %i!ia
*dapun kandungan ki!ia dala! daun singkong/ antara lain(
a. Me!iliki kadar protein yang &ukup tinggi/ su!'er energi yang setara dengan
kar'ohidrat/ = kalori setiap gra! protein.
'. Su!'er )ita!in * setiap 100 gra! yaitu !en&apai 5.500 R, sehingga 'aik
untuk kesehatan !ata.
&. %andungan serat yang tinggi yang dapat !e!perlan&ar 'uang air 'esar dan
!en&egah kanker usus dan penyakit jantung.
d. %andungan )ita!in ; per 100 gra! daun singkong !en&apai 217 !g/ 'isa
ter'e'as dari sariawan dan keke'alan tu'uh 'isa le'ih terjaga dengan asupan
)ita!in ;.
e. %andungan protein daun singkong ena! kali le'ih 'anyak dari pada u!'inya
yaitu :/2 persen. De!ikian pula karoten hanya terdapat pada daunnya dan
sa!a sekali tidak terdapat pada u!'inya.
. %andungan karoten pada daun singkong yaitu 1072 >g?100 g. Sedangkan
kandungan serat kasar dan a'u u'i kayu per 100 g yaitu 2/= g dan 1/2 g.
g. Selain itu daun singkong juga !engandung air se'esar 3=/= g dan 'agian yang
dapat di!akan se'esar :1 g.
%andungan protein tertinggi pada daun singkong diju!pai pada daun yang
!asih !uda/ u!ur ena! 'ulan. Makin tua daun u'i kayu !akin 'erkuranng
kandungan protein daun. %andungan protein singkong ternyata sangat tinggi.
Se&ara u!u!/ dala! 'erat yang sa!a dengan 'erat telur/ 'erat protein na'ati
yang dikandung daun singkong le'ih kurang sa!a dengan yang dikandung
telur.
=. -la)onoid
-la)onoid adalah senyawa yang tersusun dari 17 ato! kar'on dan terdiri dari 2
&in&in 'en@en yang dihu'ungkan oleh 5 ato! kar'on yang dapat !e!'entuk
&in&in ketiga. -la)onoid di'agi !enjadi 5 !a&a!/ yaitu(
a. -la)onoid yang !e!iliki &in&in ketiga 'erupa gugus piran. -la)onoid ini
dise'ut la)an atau enil'en@opiran. Turunan la)an 'anyak digunakan
se'agai astringen (turunan tanin).
'. -la)onoid yang !e!iiliki &in&in ketiga 'erupa gugus piron. -la)onoid ini
dise'ut la)on atau enil'en@opiron. Turunan la)on adalah jenis la)onoid
yang paling 'anyak !e!iliki akti)itas ar!akologi.
&. -la)onoid yang !e!iiliki &in&in ketiga 'erupa gugus piriliu!. -la)onoid ini
dise'ut la)iliu! atau antosian. Turunan piriliu! 'iasa digunakan se'agai
pewarna ala!i.
%ata Ala)onoid !e!iliki 2 arti yang 'er'eda/ yaitu ;:;7;: dan 'en@opiron.
-la)onoid 'iasanya dideteksi dengan !enggunakan spektrooto!eter pada
panjang gelo!'ang 5=04510 n! dan senyawa ini akan 'eruoresensi kuning
oranye. "eno!oran la)onoid akhiran ABgeninC !enunjukkan na!a se'uah
aglikon. Misalnya/ 7/1/=D4trihidroksila)on dise'un AapigeninC. Jika apigenin
terikat dengan gula dan !enjadi glikosida/ !aka na!anya 'eru'ah !enjadi
AapiinC. $aik apiin !aupun apigenin terdapat pada Apium graveolens.
7. Ma&a!4!a&a! la)onoid
a. %uersetin pada Allium cepa. 2a!a ki!ianya adalah 7/1/5D/=D4
tetrahidroksila)onol. Digunakan se'agai )ita!in " yang dapat !enurunkan
per!ea'ilitas dan kerapuhan pe!'uluh darah.
'. Euteolin pada Sonchus arvensis. 2a!a ki!ianya adalah 7/1/5D/=D4
tetrahidroksila)on.
&. %ae!erid pada Kaempferia galanga. 2a!a ki!ianya adalah 7/14dihidroksi4
=4!etoksila)onol.
d. Sinersetin pada Ortosiphon stamineus. 2a!a ki!ianya adalah 7/:/1/5D/=D4
penta!etoksila)on.
e. Rutin. 2a!a ki!ianya adalah 7/1/5D/=D4tetrahidroksila)onol454
+glukosilra!nosida.
. Miresetin pada Anacardium occidentale. 2a!a ki!ianya adalah 7/1/5D/=D/7D4
pentahidroksila)onol.
:. Siat -isik?%elarutan -la)onoid
a. -la)onoid poli!etil atau poli!etoksi larut dala! heksan/ petroleu! eter (",)/
kloroor!/ eter/ etil asetat/ dan etanol. ;ontoh( sinersetin (nonpolar).
'. *glikon la)onoid polihidroksi tidak larut dala! heksan/ ", dan kloroor!F
larut dala! eter/ etil asetat dan etanolF dan sedikit larut dala! air. ;ontoh(
kuersetin (se!ipolar).
&. .likosida la)onoid tidak larut dala! heksan/ ",/ kloroor!/ eterF sedikit
larut dala! etil asetat dan etanolF serta sangat larut dala! air. ;ontoh( rutin.
1. %e'eradaan la)onoid dala! tu!'uhan
-la)onoid terse'ar luas pada tu!'uhan tapi jarang terdapat pada 'akteri/ ja!ur
dan lu!ut. Dala! dunia tu!'uhan/ la)onoid terse'ar luas dala! suku Ruta&eae/
"apiliona&eae (ka&ang4ka&angan)/ Ea'iatae (+rtosiphon)/ ;o!positae (&ontoh(
Sonchus arvensis)/ *na&ardia&eae/ *pia&eae?9!'elierae (seledri/ pegagan/
wortel)/ dan ,uphor'ia&eae (&ontoh( daun singkong). "ada tingkat organ/
la)onoid terse'ar pada seluruh 'agian tana!an seperti 'iji/ 'unga/ daun/ dan
'atang. "ada tingkat jaringan/ la)onoid 'anyak terdapat pada jaringan palisade.
"ada tingkat seluler/ la)onoid 'isa terdapat pada dinding sel/ kloroplas/ atau
terlarut dala! sitoplas!a. "ada paku4pakuan/ la)onoidnya 'erupa la)onoid
poli!etoksi sehingga hanya terdapat pada dinding sel dan tidak terdapat pada
sitoplas!a karena sitoplas!a !engandung 'anyak air sehingga 'ersiat polar dan
tidak dapat !elarutkan la)onoid poli!etoksi.
3. %esta'ilan -la)onoid
Se&ara isis/ la)onoid 'ersiat sta'il. 2a!un/ se&ara ki!iawi ada 2 jenis
la)onoid yang kurang sta'il/ yaitu(
a. -la)onoid +4glikosida/ di!ana glikon dan aglikon dihu'ungkan oleh ikatan
eter (R4+4R). -la)onoid jenis ini !udah terhidrolisis.
'. -la)onoid ;4glikosida/ di!ana glikon dan aglikon dihu'ungkan oleh ikatan
;4;. -la)onoid jenis ini sukar terhidrolisis/ tapi !udah 'eru'ah !enjadi
iso!ernya. Misalnya )iteksin/ di!ana gulanya !udah 'erpindah ke posisi 3.
"erlu diketahui/ ke'anyakan gula terikat pada posisi 7 dan 3/ jarang terikat
pada &in&in $ atau ; karena kedua &in&in terse'ut 'erasal dari jalur sintesis
tersendiri/ yaitu jalur sina!at.
8. Rutin
a. Struktur %i!ia
5,7,3,4-tetrahidroksiflavonol-3-Oglukosilramnosida
Rutin/ juga dise'ut rutoside/ Guer&etin454+4rutinoside dan sophorin,
adalah glikosida antara la)onol Guer&etin dan disakarida rutinose (H4E4
rha!nopyranosyl4(1 I :))4J4D4glukopiranosa). Rutin adalah salah satu
senyawa enolik yang dite!ukan dala! spesies tana!an in)asi
Carpobrotus edulis dan 'erkontri'usi terhadap anti'akteri dan
antioksidan. 2a!anya 'erasal dari na!a Ruta graveolens / tana!an yang
juga 'erisi rutin.
Rutin dite!ukan dala! 'anyak tana!an/ ter!asuk gandu! / daun dan
tangkai dari Rheum spesies/ dan asparagus. $iji Tartary So'a !engandung
rutin ('erat kering sekitar 0/341/1K) di'andingkan 'iji gandu! u!u!
(0/01K 'erat kering). Rutin juga dite!ukan dala! 'uah fava d'anta pohon
(dari $ra@il )/ 'uah4'uahan dan 'unga4'unga dari pohon pagoda / 'uah
dan kulit 'uah (teruta!a 'uah jeruk orange / jeruk / le!on / dan jeruk
nipis ) dan apel/ 'erries seperti !ur'ei / pohon ash 'uah4'uahan/ aronia
'erry dan &ran'erry. Rutin adalah salah satu la)onol uta!a yang
dite!ukan dala! L&lingstoneL 'uah persik.
Rutin (Guer&etin rutinoside)/ seperti Guer&itrin / !erupakan glikosida dari
la)onoid Guer&etin. Dengan de!ikian/ struktur ki!ia dari keduanya
sangat !irip/ dengan per'edaan yang ada di hidroksil kelo!pok
ungsional. Muer&etin dan rutin digunakan di 'anyak negara se'agai o'at
untuk perlindungan pe!'uluh darah/ dan 'ahan 'aku !ulti)ita!in dan
o'at her'al.
'. Siat -isika %i!ia
Senyawa Rutin !e!iliki ru!us !olekul ;
21
N
50
+
1:/
dengan !assa
!olar :10/72 g !ol
41
. Senyawa ini 'er'entuk padat ? %ristal dengan titik
le'ur 2=2 O; / 717 O%/ =:3 O-. Senyawa ini !e!iliki kelarutan dala! air
12/7 !g?100 !l (15 !g?100 !l)/ tidak / larut dala! heksan/ ",/
kloroor!/ eter/ sedikit larut dala! etil asetat dan etanol/ serta sangat larut
dala! air.
&. 2a!a Eain
2a!a lain senyawa Ruitn adalah se'agai 'erikut ( Rutoside/ "hyto!elin/
Sophorin/ $irutan/ ,ldrin/ $irutan -orte/ Trihidrat Rutin/ .lo'ulari&itrin /
#iolaGuer&itrin