Anda di halaman 1dari 5

Pentahapan Pengembangan Kawasan

Tahap I : 2014 2018


Tahap II : 2019 2023
Tahap III : 2024 2028
Tahap IV : 2029 - 2033
1
Tahap I
Pengembangan Tahap I dilakukan
pada bagian kawasan yang bersisian
dengan jalan tol, dan interchange,
mengingat prasarana ini saat ini
sedang dalam tahapan
pembangunan.
Jenis penggunaan lahan yang
menjadi perhatian dalam pemilihan
bagian kawasan ini untuk
pengembangan Tahap I adalah :
Islamic center, asrama haji, landmark,
sentra antar moda transportasi.
Diusahakan pengembangan bagian
kawasan yang memiliki komposisi
penggunaan lengkap untuk semua
jenis.
Pengembangan jalur monorel belum
dilakukan pada tahap ini, karena
depo monorel berada di luar bagian
kawasan yang dikembangkan.
2
Tahap II
Pengembangan Tahap II
dilakukan pada bagian
kawasan yang memuat
penggunaan lahan
pergudangan, depo monorel.
Pada tahap ini pengembangan
penggunaan lahan industri juga
ditingkatkan.
Pada tahap ini, selain depo
monorel, pengembangan jalur
monorel dikembangkan secara
lengkap.
Pengembangan pada tahap ini
diarahkan untuk mewujudkan
klaster pusat kawasan yang
berkembang penuh.
3
Tahap III
Pengembangan Tahap III dilakukan pada
bagian kawasan yang berbatasan
langsung dengan BIJB (di sisi utara
kawasan), dan pada sisi selatan.
Pada sisi utara berbatasan langsung
dengan BIJB pengembangan dilakukan
untuk mewujudkan jalur hijau yang akan
berfungsi sebagai zona peredam
kebisingan.
Pada sisi utara akan ditingkatkan upaya
pengembangan :
Zona industri dan perdagangan.
Zona perkantoran, perdagangan dan
jasa.
Pada sisi selatan, pengembangan zona
industri dan pergudangan akan
ditingkatkan. Mengingat keberadaan
sungai pada sisi selatan, pengembangan
zona industri dan pergudangan di sini tidak
akan bersisian langsung dengan sungai,
namun dengan dipisahkan oleh jalur hijau.
4
Tahap IV
Pengembangan Tahap IV
dilakukan pada bagian-bagian
kawasan yang belum
dikembangkan pada tahapan
sebelumnya. Pengembangan
diutamakan pada bagian barat,
barat laut dan utara kawasan,
dengan dominasi penggunaan
lahan industri dan
pergudangan.
Pengembangan pada bagian
kawasan sisi tenggara
dilakukan dengan penggunaan
lahan yang seimbangan antara
industri dan pergudangan,
dengan ruang terbuka
hijau/biru.
5