Anda di halaman 1dari 3

36

BAB IV
PEMBAHASAN

Setelah melakukan asuhan kebidanan pada Bayi H usia 9 bulan
ditemukan bahwa anak sekarang dalam keadaan sehat. Dan dalam penilaian
didapatkan hasil tidak terdapat kegagalan dalam penilaian KPSP. Sehingga setelah
melakukan pengkajian dari data subyektif dan obyektif melalui tahap
pengumpulan data dengan wawancara observasi, pemeriksaan umum dan
pemeriksaan fisik dapat ditegakkan diagnosa yaitu Bayi H usia 9 bulan dengan
tumbuh kembang normal, ini sesuai prosedur tidak ada kesenjangan teori dengan
prakteknya, terbukti semua anamnesa sudah terkaji dengan baik.
Dalam identifikasi masalah tidak ditemukan masalah yang dialami klien.
Pada masalah potensial tidak ditemukan suatu masalah sehingga dalam
identifikasi kebutuhan segera tidak memerlukan tindakan segera.
Setelah diketahui diagnosa pada langkah berikutnya yaitu intervensi
didapatkan penulis mengintervensi sesuai apa yang dibutuhkan klien, pada
dasarnya intervensi yang disusun sesuai dengan penatalaksanaan pada umumnya.
Dan pada langkah ini penulis tidak menemukan adanya kesenjangan antara teori
dan praktek.
Setelah merencanakan dalam langkah berikutnya yaitu implementasi
telah dilakukan tindakan sesuai protap dan kebutuhan klien serta senantiasa
menghargai klien sehingga hubungan antara petugas dan klien terjalin dengan
baik, dan tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktek. Pada langkah
terakhir yaitu evaluasi petugas melakukan penilaian kembali dengan wawancara
serta observasi keadaan klien dan tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan
praktek.
37

BAB V
PENUTUP

A. Kesimpulan
Setelah dilakukan Asuhan Kebidanan pada Anak H

Usia 9 bulan dengan
Tumbuh Kembang Normal, penulis menyimpulkan:
1. Pada pengkajian data asuhan yang diberikan sudah komprehensif untuk dapat
menegakkan diagnosa.
2. Pada identifikasi masalah/diagnosa asuhan yang diberikan sudah sesuai
komprehensif dan dapat menegakkan diagnosa.
3. Pada identifikasi masalah potensial juga dilakukan sesuai komprehensif dan
langkah ini tidak muncul masalah potensial.
4. Pada Identifikasi kebutuhan segera tidak dilakukan dengan komprehansif karena
dalam kasus ini tidak memerlukan kebutuhan yang segera.
5. Pada intervensi/perencanaan asuahan yang diberikan sudah dilakukan sesuai
komprehansif dan menyeluruh sesuai dengan teori dan praktek.
6. Pada implementasi/pelaksanaan asuhan sudah dilakukan sesuai komprehansif dan
menyeluruh sesuai dengan teori dan praktek.
7. Pada evaluasi asuhan yang diberikan sudah sesuai dengan komprehensif dan
evaluasi yang didapat sesuai yang kita harapkan
Data yang diperoleh pada asuhan kebidanan ini yaitu dari hasil
wawancara dan observasi langsung.

B. Saran
Sesuai dengan bahan kasus di atas, melalui pendekatan manajemen
kebidanan maka penyusun menyarankan :
1. Perlu ditingkatkan kerjasama yang baik antara pasien, keluarga pasien, medis
serta paramedis dalam proses asuhan kebidanan agar pelayanan kebidanan
bertambah baik.
2. Dalam melakukan proses kebidanan perlu dilakukan asuhan secara menyeluruh
agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut.
38

3. Etika dan sopan santun diperhatikan dan diterapkan dalam menghadapi pasien
maupun keluarga pasien agar mereka tidak cemas dan percaya pada petugas
kesehatan.