Anda di halaman 1dari 3

Parafimosis

Tingkat kemampuan : 4A

Masalah kesehatan
Parafimosis adalah suatu keadaan gawat darurat urologi, dimana prepusium penis yang
diretraksi sampai disulkus koronarius tidak dapat dikembalikan pada keadaan semula,
dan timbul jeratan pada penis dibelakang sulkus koronarius.

Hasil Anamnesis (Subjective)

Keluhan
Pasien datang dengan prepusium penis yang tidak dapat dikembalikan ke posisi normal,
rasa panas, nyeri, serta adanya pembengkakan pada ujung penis. Biasanya keluhan ini
diawali dengan riwayat menarik prepusium, misalnya saat membersihkan penis, atau
pemasangan kateter urin.

Faktor Risiko
Prepusium yang tidak sirsumsisi
Hasil sirkumsisi yang tidak maksimal
Trauma

Hasil Pemeriksaan Fisik dan penunjang sederhana (Objective)

Pemeriksaan Fisik
Pada pemeriksaan fisik didapatkan prepusium penis yang terretraksi sampai di sulkus
koronarius, udem, hiperemis.

Pemeriksaan Penunjang
-

Penegakan Diagnosis (Assessment)

Diagnosis Klinis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesa dan pemeriksaan fisik.

Diagnosis Banding
1. Angioedema
2. Balanopostitis
3. Selulitis
4. Hematoma penis

Komplikasi
Dapat terjadi komplikasi berupa nekrosis penis akibat terjepitnya pembuluh darah penis.

Penatalaksanaan Komprehensif (Plan)

Penatalaksanaan
Prepusium diusahakan untuk dikembalikan secara manual dengan teknik memijat
glans selama 3-5 menit, diharapkan edema berkurang dan secara perlahan-lahan
prepusium dikembalikan pada tempatnya.
Jika usaha ini tidak berhasil, dilakukan dorsum insisi pada jeratan sehingga
prepusium dapat dikembalikan pada tempatnya.
Setelah edema dan proses inflamasi menghilang, pasien dianjurkan untuk menjalani
sirkumsisi.
Walaupun demikian, setelah parafimosis diatasi secara darurat, selanjutnya
diperlukan tindakan sirkumsisi secara berencana oleh karena kondisi parafimosis
tersebut dapat berulang atau kambuh kembali.


Konseling & Edukasi
Edukasi pasien mengenai penyakit parafimosis, menghindari menarik prepusium penis
secara berlebihan, serta melakukan sirkumsisi.

Kriteria Rujukan
Pasien segera dirujuk apabila usaha pengembalian prepusium secara manual tidak
berhasil.

Sarana Prasarana
Surgery kit streril.

Prognosis
Prognosis sangat tergantung dari kecepatan penangan penyakit. Bila parafimosis
ditangani dengan tepat dan cepat, prognosis umumnya bonam.

Referensi
1. Purnomo, Basuki B. Dasar-Dasar Urologi. Edisi ketiga. Malang : Fakultas
Kedokteran Universitas Brawijaya. 2011.
2. Rudolph. Abraham M. Kelainan Urogenital. A. Samik Wahab, Sugiarto. Buku Ajar
Pediatri Rudolph. Edisi 20. Volume 2. Jakarta : EGC. 2006.
3. Sjamsuhidajat R,dan Jong W.D. Buku Ajar Ilmu Bedah. Edisi 2. Jakarta: EGC. 2004.

Anda mungkin juga menyukai