Anda di halaman 1dari 7

Soal Rekonsiliasi Fiskal Akuntansi Perpajakan

Berikut ini Contoh Soal Rekonsiliasi Fiskal



Data WP tahun 2014 sbb:
Nama wajib pajak : PT Wiegian Bagaskara
Jenis usaha : industri
Laporan keuangan terlampir

Diminta: susunlah rekonsiliasi laba rugi fiskal tahun 2014.
Menghitung angsuran PPh pasal 25 tahun 2015

A. Data tentang penghasilan DN
1. Penghasilan dari usaha :
a. Peredaran usaha
Penjualan ke BUMN Rp 940.000.000
Penjualan dalam negeri lainnya Rp 4.500.000.000
Retur penjualan Rp 105.000.000
Potongan penjualan Rp 115.000.000
Ket. BUMN adalah pemungut PPh 22 (1,5%)
b. HPP
Impor (API) Rp 700.000.000
Pembelian dalam negeri Rp 1.890.000.000
Retur pembelian Rp 110.000.000
Potongan pembelian Rp 125.000.000
Ket. Import (2,5%) oleh Dirjen Bea Cukai
c. Persediaan
Persediaan bahan baku 1/1/2014 Rp 600.000.000
Persediaan bahan baku 31/12/2014 Rp 350.000.000
Persediaan dalam proses 1/1/2014 Rp 650.000.000
Persediaan dalam proses 31/12/2014 Rp 450.000.000
Persediaan barang jadi 1/1/2014 Rp 800.000.000
Persediaan barang jadi 31/12/2014 Rp 550.000.000
d. Biaya usaha
Gaji Rp 597.000.000
Penyusutan Rp 12.000.000
Listrik dan telepon Rp 75.000.000
Premi asuransi Rp 70.000.000
Iklan dan promosi Rp 308.000.000
Perjalanan Rp 270.000.000
Pajak dan retribusi Rp 310.000.000
Biaya/pengeluaran lainnya Rp 295.000.000
Jumlah Rp 2.045.000.000

Keterangan :
1. Gaji terdiri dari atas :
Gaji/upah/tunjangan kepada :
Direktur dan komisaris Rp 225.000.000
Pegawai tetap lainnya Rp 130.000.000
Pegawai harian lepas Rp 45.000.000
Rp 400.000.000
Thr/bonus Rp 90.000.000
Tunjangan PPh Rp 42.000.000
Bonus libur ke bali kepada pegawai berprestasi Rp 40.000.000
Rp 197.000.000
Rp 597.000.000
2. Dalam jumlah penyusutan Rp 120.000.000 belum termasuk penyusutan sebuah kendaraan
sedan BMW milik perusahaan yang digunakan oleh direktur utama. Kendaraan tsb dibeli
pada tanggal 18/10/2014 dengan harga perolehan Rp 350.000.000. Kendaraan tsb masuk
kelompok 2 (masa manfaat 8 tahun) dengan tarif penyusutan 12,5% metode garis lurus.

3. Beban listrik dan telepon
untuk kantor Rp 60.000.000
untuk rumah pribadi direktur Rp 15.000.000
Rp 75.000.000
4. Premi asuransi
program jamsostek :
premi jaminan kecelakaan kerja Rp 25.000.000
premi jaminan kematian Rp 30.000.000
Rp 55.000.000
premi asuransi lainnya untuk
sedan toyota camry millik komisaris Rp 6.000.000
sedan BMW milik perusahaan untuk direktur Rp 9.000.000
Rp 15.000.000
Rp 70.000.000
5. Beban iklan dan promosi
Beban iklan untuk:
Menawarkan prodak usaha Rp 135.000.000
Mencari pegawai baru Rp 28.000.000 Rp 163.000.000
Melalui televisi Rp 108.000.000
Menjamu tamu klien Rp 37.000.000
(diantaranya tidak terdapat dalam daftar nominatif 22 jt Rp 145.000.000
Rp 308.000.000

6. Beban perjalanan
Perjalanan direktur keluar negeri setahun Rp 167.000.000
(setelah ditelliti terdapat pembelian tiket
dan pengeluaran lainnya atas nama istri salah
seorang direktur yang ikut dalam perjalanan
tersebut sebesar Rp 17.500.000)
Perjalanan dinas dalam setahun Rp 103.000.000
Rp 270.000.000
7. Pajak dan retribusi
a. Pajak dipotong dari penghasilan pihak lain dan disetor
PPh 21 Rp 74.000.000
PPh 23 Rp 18.000.000
PPh final Rp 12.000.000
Rp 104.000.000

b. PPh yang dibayar /disetor sendiri
Angsuran PPh pasal 25 Rp 96.000.000
Fiskal LN (berkaitan dengan pasal 6(a)
tidak termasuk pengeluaran istri
salah seorang direktur yg ikut suaminya
dalam perjalanan dinas LN Rp 16.000.000
PPh atas pengalihan tanah Rp 45.000.000
Rp 157.000.000

c. Pajak lain dan retribusi yg dibayar
Pajak kendaraan bermotor untuk BMW Rp 4.500.000
PPN (tidak dapat dikreditkan dgn
pajak keluaran dan barang yg dibeli tidak
mempunyai masa manfaat lebih dari 1 thn) Rp 41.500.000 *
Berbagai retribusi Rp 3.000.000 *
Rp 49.000.000
Rp 310.000.000


8. Biaya/pengeluaran lain lain :
Jasa kebersihan Rp 26.000.000
Sewa kantor Rp 120.000.000
Hadiah ulang tahun kepada sahabat Rp 10.000.000
Sumbangan bencana tanah longsor Rp 60.000.000
Cadangan piutang tidak tertagih Rp 55.000.000
Imbalan atas jasa konsultan pajak Rp 24.000.000
Rp 295.000.000
2. Penghasilan Luar usaha
Penjualan tanah di tanggerang kepada PT Abadi seharga Rp 900.000.000
Keterangan :
NJOP PBB 2014 Rp 850.000.000
Nilai perolehan tahun 2014 Rp 750.000.000
PPh 5% disetor sendiri

B. Penghasilan LN
Negara Jenis phsln Jumlh penhsiln keterangan
Tarif pajak
Singapur Laba usaha 175.000.000 20% 35.000.000
Malaysia Deviden 120.000.000 15% 18.000.000
Thailan R/L 90.000.000

C. Data lain2
Diperoleh data R/L tahun2 sebelumnya sbb:
Tahun 2011 , R Rp 350.000.000
Tahun 2012 , L Rp 200.000.000
Tahun 2013 , R Rp 137.781.250

PT Wiegian Bagaskara
Rekonsiliasi laporan laba rugi fiskal
Tahun 2014

Keterangan Komersial Koreksi Fiskal Keterangan
Penjualan kepada BUMN 940.000.000 - 940.000.000
Penjualan DN lainnya 4.500.000.000 - 4.500.000.000
Retur penjualan (105.000.000) - (105.000.000)
Potongan penjualan (115.000.000) - (115.000.000)
Peredaran usaha 5.220.000.000 - 5.220.000.000


Persediaan awal (BB, dp, jd) 2.050.000.000 - 2.050.000.000
Pembelian DN 1.890.000.000

1.890.000.000
Retur pembelian (110.000.000)

(110.000.000)
Potongan pembelian (125.000.000)

(125.000.000)
Impor 700.000.000

700.000.000

4.450.000.000

4.450.000.000
Persediaan akhir (BB,dp,jadi) 1.350.000.000

1.350.000.000
HPP 3.055.000.000

3.055.000.000


Laba kotor 2.165.000.000

2.165.000.000


Biaya usaha


Gaji
Bonus liburan ke bali pegawai
40 jt
597.000.000 (40.000.000) 557.000.000 Pasal 9 (1) huruf e
Penyusutan
BMW perusahaan 3/12 x
2,5%x50%x350jt =5.468.750
120.000.000 5.468.750 125.468.750 KEP 220 HP &
Kendaraan dinas
karyawan tertentu
dikoreksi 50%


Listrik dan tlp
Untuk rumah direktur Rp. 15 jt
75.000.000 (15.000.000) 60.000.000 Pasal 9 (1) huruf b


Asuransi
Toyota camry komisaris 6 jt
BMW milik perusahaan 50% X
9 jt = 4,5 jt
70.000.000 (10.500.000) 59.500.000 Pasal 9 (1) huruf b
KEP 220


Iklan promosi
Tidak ada daftar nominatif
untuk menjamu tamu 22 jt
308.000.000 (22.000.000) 286.000.000 Pasal 9 (1) huruf b



Perjalanan
Pembelian tiket dan lainnya a/n
istri direktur 17,5 jt
270.000.000 (17.500.000) 252.500.000 Pasal 9 (1) huruf b

Pajak dan retribusi
Pph 21,23, dan final
Angsuran pph 25
Fiskal LN
PPh pengalihan tanah
Fiskal LN
Pajak kendaraan BMW 50% x
4,5 jt = 2,25 jt
310.000.000 (263.250.000) 46.750.000
41.500.000+3.000.000
+2.250.000 =
46.750.000
Pasal 9 (1) huruf h


Biaya lainnya
Hadiah ulang tahun kepada
sahabat 10 jt
Bantuan bencana longsor, 60 jt
Cadangan piutang tak tertagih
55 jt
295.000.000 (125.000.000) 170.000.000 Pasal 9 (1) huruf b
Pasal 9 (1) huruf c
Total biaya usaha 2.045.000.000 487.781.250.000 1.557.218.750


Laba bersih usaha 120.000.000

607.781.250




Penghasilan dari luar usaha


Keuntungan penjualan tanah
ditanggerang
Harga jual nilai
perolehan (900-750 =150)
150.000.000 - 150.000.000


Penghasilan dari LN


Singapura 175.000.000 - 175.000.000
Malaysia 120.000.000 - 120.000.000

295.000.000

295.000.000
Total penghasilan dari
Lu+LN
445.000.000

445.000.000


Laba bersih sbelum pajak 565.000.000

1.052.781.250
Kompensasi kerugian 287.781.250 - 287.781.250
Total seluruh penghasilan 277.218.750

765.000.000


Penghasilan dari LN

Jenis penghasilan Jumlah penghasilan bruto PPh yang telah dibayar
Singapura 175.000.000 35.000.000
Malaysia 120.000.000 18.000.000
Total penghasilan LN 295.000.000 53.000.000


Perhitungan PPh Tahun 2014 :
Penghasilan Kena Pajak ................................ Rp 765.000.000
PPh terutang :
Omset Rp 5.220.000.000,- dan Laba Rp 765.000.000,-
PKP mendapat fasilitas = (4.800.000.000/5.220.000.000) x 765.000.000 = 703.448.276
PKP tdk mendapat fasilitas = 765.000.000 - 703.448.275 = 61.551.724
PPh Terutang = 50% x 25% x 703.448.276 = 87.931.035
= 25% x 61.551.724 = 15.387.931
PPh Terutang = 103.318.966


Maksimum kredit pajak LN (MKPLN)
Singapura :
Rp175.000.000 x Rp 103.318.966 = 23.635.058
Rp765.000.000

Malaysia:
Rp120.000.000 x Rp 103.318.966 = 16.206.897
Rp765.000.000


Kredit pajak DN :
PPh 22 BUMN Rp 14.100.000 (1,5% x 940 jt)
PPh 22 Import Rp 17.500.000 (2,5% x 700 jt)
Rp 31.600.000


Kredit pajak LN PPh 24
Singapura Rp 23.635.058
Malaysia Rp 16.206.897
Rp 39.841.955
Jumlh kredit pajak Rp 71.441.955
PPh yang harus dibayar sendiri Rp 31.877.011


PPh yang dibayar sendiri :
PPh pasal 25 Rp 96.000.000
Rp 96.000.000
PPh lebih/kurang bayar Rp 64.122.989

Anda mungkin juga menyukai