Anda di halaman 1dari 13

PEBYELESAIAN PENYELESAIAN DENGAN FUNGSI BESSEL DAN

TRANSFORMASI LAPLACE
Untuk penyelesaian PD dengan metode series akan diberikan dua metode
yang banyak digunakan pada Teknik Kimia, yaitu Persamaan Bessel dan Laplace
(banyak dipakai pada pengendalian proses/kontrol).
4.1. Persamaan Bessel
Persamaan umum persamaan Bessel adala !
[ ] [ ] " ) # ( $
$ $ $
$
$
$
+ + + + + y x b x r a b dx c
dx
dy
bx a x
dx
y d
x
r P s r
Penyelesaian umum PD Bessel
1
]
1

+

s
p
s
p
r bx a
x
s
d
z C x
s
d
z C e x y
% %
( )
% %
(
$ #
) / ( $ / ) # (
P & c
a
s

,
_


$
$
# #
Beberapa kasus !
#. a. 'ika
s
d
adala real dan P " atau bilangan bulat maka (
p
dinyatakan
dengan '
p
dan (
)p
dinyatakan dengan '
)p
b. 'ika
s
d
adala real dan P & " atau bilangan bulat maka (
p
dinyatakan
dengan '
n
dan (
)p
dinyatakan dengan *
n
$. a. 'ika
s
d
adala ima+iner dan P " atau bilangan bulat maka (
p
dinyatakan dengan ,
p
dan (
)p
dinyatakan dengan ,
)p
b. 'ika
s
d
adala ima+iner dan P & " atau bilangan bulat maka (
p
dinyatakan dengan ,
n
dan (
)p
dinyatakan dengan K
n
-.
/onto #
0elesaikan PD diba1a ini !
[ ] " $
$ $
$
$
$
+ + y x
dx
dy
a x
dx
y d
x


Penyelesaian !
'ika disesuaikan dengan PD Bessel !
[ ] [ ] " ) # ( $
$ $ $
$
$
$
+ + + + + y x b x r a b dx c
dx
dy
bx a x
dx
y d
x
r P s r
a. # ) $2 & a 3 $b4
r
+adi 5 b & "
a & # ) $2
b. [ ]
r P s
x b x r a b dx c x
$ $ $ $ $
) # ( + +

+adi 5 c & "


d & 2
$
s & 2
'adi !
P & c
a
s

,
_


$
$
# #
& "
$
$ # # #
$

,
_

&
#
# #
$

#
$

s
d
Karena #
$

s
d
&bilangan real dan P adala bilangan bulat, maka
(
p
dinyatakan dengan 'n
(
)p
dinyatakan dengan *n
-6
/onto $
Persamaan pada 7in pendingin !
"
sec $
$
$
+ + y
kw
L h
dx
dy
dx
y d
x

Dimana !
4 & +arak dari u+ug pin
y & T ) Ta, temperatur udara luar & #"" 8
T & temperatur pada 4
& koe7isien perpindaan kon9eksi & $ Btu/r.7t
$
.
o
8
k & koe7isien perpindaan panas konduksi & $$" Btu/r.7t.o8
L & total pan+ang pin & # 7t
1 & tebal pin & #/#$ 7t
: & sudut pada u+ung pin, sec : & #
Penyelesaian !
'ika
kw
L h

sec $

Dan persamaan dikalikan dengan 4 maka akan diperole !


-;
:
L
1
"
$
$
$
+ + xy
dx
dy
x
dx
y d
x
'ika dibandingkan dengan Persamaan umum Bessel !
[ ] [ ] " ) # ( $
$ $ $
$
$
$
+ + + + + y x b x r a b dx c
dx
dy
bx a x
dx
y d
x
r P s r
<kan diperole 5
a & # b & " c & "
d & )= s & > r & "
P & c
a
s

,
_


$
$
# #
& " "
$
# #
$ / #
#
$

,
_


imajiner
s
d

$ / #

Karena imajiner
s
d
dan P & ", maka !
(
p
dinyatakan dengan ,o
(
)p
dinyatakan dengan Ko
0eingga PUPD nya adala !
x K C x I C y
o o
$ ( ) $ (
$ #
+
'ika kondisi batas dimasukkan !
#. T & 7inite pada 4 & "
$. T & $"", Ta & $"" pada 4 & L & #
B/ #.
-?
Pada 4 & " Ko & tak teringga ,o & # (Tabel -)#, 0er1ood)
0eingga /
$
& "
) $ (
#
x I C y
o

$#; , "
# . $$"
#$ . # . $ . $ sec $

kw
L h

) $#; , " $ (
#
x I C y
o

) $#; , " $ (
#
x I C Ta T
o

B/. $.
@ &# , T & $"" (pusat) Ta & #""
) $#; , " $ (
#
x I C Ta T
o

) # . $#; , " $ ( #"" $""
# o
I C
) ?AA; , " ( #""
# o
I C
Untuk mencari arga ,o(",?AA;) liat tabel -.# ser1ood dengan inrpolasi
pada 4 & ",- dan 4 & #, akan diperole 5
,o(",?AA;) & #,$A"
$A" , # . #""
#
C
/# & ;#,$
'adi persamaan akirnya
) $#; , " $ ( . $ , ;# x I Ta T
o

4.2. Laplae
."
Umumnya persamaan di77erensial omogen untuk sistem berorde)n ditulis


Persamaan di77erensial ini disebut sebagai persamaan di77erensial linear +ika koe7isien
a
1
, a
2
,..., a
n+1
. bukan 7ungsi dari y(t!
Al!" Ra#am Laplae
"#ih ra$am Lap#ace merupakan sala satu alat bantu matematika yang
digunakan untuk menyelesaikan persamaan di77erensial. Bila dibandingkan dengan
metode klasik dalam menyelesaikan persamaan di77erensial, ali ragam Laplace
memiliki keuntungan dua al !
#. Penyelesaian persamaan omogen dan integral kusus diperole dalam satu
operasi
$. <li ragam Laplace menguba persamaan di77erensial ke persamaan al+abar
dalam s. Bal ini memungkinkan dapat memanipulasi persamaan al+abar dengan
aturan al+abar sederana untuk memeperole solusi dalam 1a1asan s. 0olusi
akir diperole dengan melakukan ali ragam Laplace balik.
De$!n!s! Al!"%ra#am Laplae
Diberikan suatu 7ungsi nyata %(t yang memenui kondisi

untuk bilangan nyata terbatas, maka ali)ragam Laplace dide7inisikan sebagai

atau &(s & a#ih ra$am Lap#ace dari %(t & C7(t)D
Peuba s disebut sebagai operator Laplace, berupa peuba kompleks, s ' + j!
C&n'&"!
.#
Eisalkan %(t merupakan 7ungsi tangga satuan yang dide7inisikan sebagai
%(t ' (
s
(t ' 1 t ) *
& " t + *
<li ragam Laplace %(t ini diperole sebagai berikut

Untuk memudakan penerapan ali)ragam Laplace, diba1a ini diberikan tabel
teorema ali)ragam Laplace !
Tabel Teorema alih-ragam Laplace :
Perka#ian den$an konstanta Ck7(t)D & k8(s)
Penj(m#ahan dan beda C7
#
(t) 3 7
$
(t)D&8
#
(s)38
$
(s)
,i%%erensiasi

Per$eseran komp#eks

Inte$ra#

Teori ni#ai-akhir


Ta(el Alih-ragam Laplace suatu fungsi
Fungsi Bentuk Alih-ragam
Laplace
Unit ,mpuls #
.$
Unit 0tep u(t) #/s
Unit Famp t #/s
$
Polinomial t
$
n%/s
n3#
Gksponensial
Hel. sinus sin t
Hel. cosinus cos t
Hel sin teredam
Hel. cos teredam
Contoh 2 !
Eisalkan %(t merupakan 7ungsi berikut
Tentukan ali ragam Laplace %(t) tersebut
Penye#esaian .
Dengan meliat tabel ali ragam Laplace, maka diperole !

Alih-ragam Laplace Balik
Iperasi menentukan %(t dari ali ragam laplace &(s disebut sebagai ali)ragam
Laplace balik, dan ditandai
%(t & /&(s0
<li ragam Laplace balik adala

($)#)
.A
dengan c adala konstanta nyata yang lebi besar dari bagian nyata semua
singularitas &(s!
C&n'&" )
Eisalkan suatu 7ungsi Laplace diberikan ole

Tentukan ali ragam Laplace balik 7ungsi 8(s) ini.
Penyelesaian !
Dengan memperatikan table $)# dan $)$ diperole

C&n'&" 4
Diberikan ali ragam Laplace sebagai berikut
$? J
$
) (
$
+ +
+

s s
s
s &
Tentukan ali ragam Laplace balik dari 7ungsi ini.
Penyelesaian !
Dengan memperatikan tabel $)$ diperole

Al!"%ra#am Laplae (al!*
+en#an e*spans! pea"an (a#!an
Dalam kebanyakan sistem kontrol, e9aluasi ali)ragam Laplace balik tidak
langsung menggunakan integral balik persamaan ($)#). 0ebaiknya, operasi ali ragam
Laplace balik yang didalamnya berupa 7ungsi rasional diselesaikan menggunakan
tabel ali)ragam Laplace dan ekspansi pecaan)bagian. Ketika solusi persamaan
.J
di77erensial bentuk ali)ragam Laplace merupakan 7ungsi rasional, maka solusi dapat
ditulis sebagai

dengan 1(s dan P(s adala polinomial dalam s. Dengan anggapan ba1a orde dari
P(s lebi besar dari 1(s). Polinomial P(s ditulis

dengan a
1
2 a
2
2 !!!2 a
n
adala koe7isien nyata. 3o# dari 1(s dapat berupa nyata atau
pasangan kompleks, orde tunggal atau rangkap.
Ekspansi Pecahan-bagian
Untuk semua pole !s" a#alah se#erhana #an n$ata
Bentuk !

dengan . Dengan menerapkan ekspansi pecaan)bagian, maka
persamaan ini ditulis


dengan

C&n'&" , -
Diberikan 7ungsi 4(s) berikut

Tulisla dalam bentuk pecaan bagian % dan tentukan x(t
Penye#esaian !
.-
4(s ditulis dalam bentuk ekapansi bagian)pecaan sebagai berikut

seingga

Ekspansi saat pole #ari !s" berbentuk or#e rangkap
Bentuk !

Eaka

dengan

/onto . !
Diketaui 7ungsi 4(s berikut !

0usunla dalam bentuk pecaan bagian % dan tentukan x(t
Penye#esaian !
..
4(s dalam bentuk ekspansi bagian)pecaan ditulis

seingga

Aplikasi Alih-ragam Laplace Untuk %olusi Pers& 'ifferensial
Persamaan di77erensial dapat diselesaikan menggunakan metode ali)ragam
Laplace dengan bantuan tabel ali)ragam Laplace. Prosedur ringkasnya sebagai
berikut
#. Uba persamaan di77erensial ke bentuk ali ragam Laplace menggunakan tabel ali
ragam Laplace
$. Eanipulasikan persamaan al+abar asil ali ragam dan selesaikan untuk 9ariabel
keluaran
A. Bentukla ekspansi pecaan)bagian seingga ali ragam Laplace balik dapat
diperole dari tabel Laplace
J. Lakukan ali ragam balik
Untuk ilustrasi akan diberikan satu conto berikut !
C&n'&" . -
Diketaui persamaan di77erensial !

.6
dengan ((t adala 7ungsi langka)satu. Kondisi a1al x(* & )# dan
.
Penye#esaian !
Untuk menyelesaikan persamaan di77erensial, pertama kali kita aliragamkan Laplace
pada kedua sisi !


Dengan memasukkan kondisi a1al kedalam persamaan dan menyelesaikan untuk
4(s diperole

Kemudian dikembangkan ke ekspansi bagian)pecaan !

Dengan melakukan ali ragam Laplace balik, diperole solusi persamaan di77erensial!
.;

Anda mungkin juga menyukai