Anda di halaman 1dari 87

1

SATUAN ACARA PERKULIAHAN


Oleh :
IRJENPOL(P) DRS. MOMO KELANA MSi
2
I. PENDAHULUAN
Latar Belakang
Bagi pejabat Kepolisian penguasaan Hukum
Kepolisian merupakan suatu keharusan bahkan
kebutuhan Dalam pelaksanaan tugasnya.
Kewenangan Polisi= Mandat dan
kekuasaan dari Rakyat Perlu
pertanggungjawaban.
Hukum Kepolisian diperlukan sebagai acuan
normatif dan utk memberi arahan kpd. Anggota
dalam pelaksanaan tugas .
4
Tujuan Pembelajaran umum
PASIS/Mhs dapat memahami Konsep-konsep
Hk.Kepolisian dan Hubungannya dg. Konsepsi
Kepolisian dalam rangka pemuliaan profesi.
Dapat lebih menghayati filosofi dan arti Kepolisian
(Universal dan Khas Indonesia)-Terhindar dari
penyalah gunaan wewenang dan pelanggaran
hukum.
Memahami hak-hak masyarakat dlm.
Penyelenggaraan fungsi kepolisian
Memberdayakan kemampuan membangun
komunikasi kemitraan dgn. Masyarakat yang
dilayaninya.
5
Tujuan Pembelajaran Khusus
PASIS /MHS mampu mengaktualisasikan
asas-asas kepolisian dalam berbagai tataran
pelaksanaan tugas pokok Polri.
PASIS /MHS mampu membuat analisis
awal, telaahan dan saran staf dalam
penyelenggaraan teknis kepolisian pada
sat opsnal ditingkat Pusat dan Kewilayahan.
6
BUKU ACUAN
Momo Kelana, HUKUM KEPOLISIAN,
PTIK, 1994
PTIK, MODUL A2104/2SKS, HUKUM
KEPOLISIAN
-----------------, MEMAHAMI UNDANG-UNDANG
KEPOLISIAN No.2 TAHUN 2002, PTIK 2002
---------------------, KONSEP-KONSEP HUKUM
KEPOLISIAN INDONESIA, PTIK. 2007
Sitompul, DPM. Irjen.Pol.Drs. SH. MH.
PERKEMBANGAN HUKUM KEPOLISIAN DI
INDONESIA TAHUN 1945-2004, Divisi Pembinaan
Hukum POLRI, Jakarta,2004
7
SESI 1:
II. Jatidiri Kepolisian &
KonsepsiKepolisian
KEBERADAAN DAN JATIDIRI KEPOLISIAN
Keberadaan dan Jatidiri Kepolisian bersifat unik. Tiap
Negara memiliki Jatidiri Kepolisian sendiri yang khas dan
berbeda dengan negara lain, disamping hal-hal yang
bersifat universal.
ISTILAH POLISI
Arti istilah Polisi berbeda-beda sepanjang sejarah dan
diberbagai Negara.
Istilah Polisi berasal dari bahasa Yunani POLITEIA
yang berarti seluruh pemerintahan Negara Kota(Polis).
Tiap Negara menggunakan istilah yang berbeda sesuai
bahasa dan kebiasaannya. (Constable; Police; Polizia;
Polizei; Politie ; Polisi; Polis dll.)
8
Arti istilah Polisi
SIR JOHN MOYLAN(1953:4) :
Istilah Constable mengandung dua arti yaitu
pertama sbg .sebutan untuk pengkat terendah
dikalangan kepolisian.(Police Constable)kedua :
Kantor Polisi (Office of Constable).
Pada jaman Yunani Kuno istilah Politeia berarti
seluruh pemerintahan Negara Kota.
Pembagian Fungsi Pemerintahan Abad XVI di
Perancis atas: Defensi; Diplomasi; Finansi;
Yustisi dan Polisi.
9
IstilahPolizei di Jerman ditemukan dalam :
a. WOHLFAHRTSPOLIZEI : Meliputi
urusan pemerintahan mengusahakan
kesejahteraan (mendekati pengertian
pamongpraja atau bestuur);
b. SICHERHEITSPOLIZEI : Meliputi
urusan ketenteraman, keamanan , ketertiban
umum dan penolakan bahaya.
10
VAN VOLLENHOVEN, dalam teori Catur
Praja mengemukakan pembagian fungsi
pemerintahan kedalam: Bestuur, Politie,
Rechtspraak dan Regeling.
Arti istilah Polisi juga dapat ditemukan
dalam pendapat : Charles Reith; Bruce Smith;
Encyclopaedia , Kamus Kramers dan Kamus
Purwadarminta. *)
11
Pemakaian istilah Polisi
UNTUK MENYEBUT LINGKUNGAN PEKERJAAN
TERTENTU (TUGAS POLISI)
UNTUK MENYEBUT BADAN/ORGAN YANG
MELAKSANAKAN TUGAS (ORGAN POLISI).
UNTUK MENYEBUT PEJABAT YANG
MENGEMBAN TUGAS (PEJABAT POLISI)
UNTUK MENYEBUT BIDANG ILMU
PENGETAHUAN YANG DIGUNAKAN DALAM
TUGAS KEPOLISIAN (ILMU KEPOLISIAN).
12
Istilah yang berkait dgn.hal-ihwal
POLISI
KEAMANAN
KEAMANAN NASIONAL
KEAMANAN NEGARA
KEAMANAN RAKYAT SEMESTA
KEAMANAN UMUM DAN KETENTERAMAN
MASYARAKAT
KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT
KEAMANAN DALAM NEGERI
13
Faktor yang menentukan jatidiri dan
keberadaan Kepolisian suatu Negara
FALSAFAH BANGSA
IDEOLOGI NEGARA
TUJUAN NEGARA
BENTUK NEGARA
SUSUNAN NEGARA
SISTEM PEMERINTAHAN
SEJARAH PERJUANGAN BANGSA
ASPIRASI BANGSA TENTANG
KAMTIBMAS & GAKKUM
KONSEPSI KEPOLISIAN
KEBERADAAN
&
JATI DIRI
KEPOLISIAN
14
KONSEPSI KEPOLISIAN
==> BENTUK SISTEM KEPOLISIAN YG DIANUT
MANIFESTASI NILAI-NILAI YG TERKANDUNG DLM
KONSTITUSI
MENCAKUP SEGALA HAL-IKHWAL YG BERKAITAN
DGN FUNGSI DAN LEMBAGA POLISI
KESELURUHAN KONSEP DALAM
PENYELENGGARAAN FUNGSI KEPOLISIAN SBG:
15
Muatan Konsepsi Kepolisian
Landasan ideal/filsafati Kepolisian
Tujuan Kepolisian
Fungsi Kepolisian
Tugas Kepolisian
Susunan dan kedudukan Kepolisian
Asas-asas Kepolisian
Wewenang dan Tanggungjawab Kepolisian
Pembinaan Fungsi Kepolisian
Hubungan-hubungan Kepolisian
16
SEKIAN UTK SESI 1
17
SESI 2 :
III. LATAR BELAKANG HUKUM KEPOLISIAN
MENGAPA PERLU HUKUM KEPOLISIAN
a. SETIAP MASYARAKAT PERLU
HUKUM
BENTUK-2
HUBUNGAN
WARGA MASY.
DLM
KEHIDUPAN
BERSAMA
MENGATUR
MEMAKSA
b. HUKUM = KAIDAH-2
DLM MASY. DICIPTAKAN
DGN HARAPAN DPT
DIPATUHI,
TUJUAN
MASY. DPT
LANGSUNG
LESTARI
18
c. KENYATAAN BAHWA HUKUM TDK SELALU DIPATUHI ==> TERJADI
PELANGGARAN TERHADAP HUKUM/KAIDAH-2 DLM MASY. ==> DPT
MEMBAHAYAKAN /MERUPAKAN ANCAMAN BAGI KELANCSUNGAN/KEUTUHAN MASY.
d. TIMBUL TUGAS/KEPENTINGAN UNTUK :
* MENGAWASI AGAR HUKUM DIPATUHI
* MENCEGAH AGAR TIDAK TERJADI PELANGGARAN
* MENINDAK PARA PELANGGAR
MEWUJUDKAN KETERTIBAN HUKUM
4
19
e. PADA MASY. PRA NEGARA
TUGAS MENGAWASI, MENCEGAH,
MENINDAK PELANGGAR (TUGAS POLISI)
DILAKSANAKAN OLEH SETIAP WARGA
MASYARAKAT.
PERKEMBANGAN MASY.
TUGAS TSB TDK LAGI MAMPU
DILAKSANAKAN OLEH SETIAP WARGA
MASY. KARENA ADANYA KEPENTINGAN
YG SALING BERTENTANGAN DIANTARA
PARA WARGA MASY.
20
f. DIBENTUK KELOMPOK-2 DLM
KELUARGA YG DIBERI TUGAS UTK
MELAKS TUGAS POLISI.
PERKEMBANGAN MASY.DI
INGGERIS
==> 10 KELG=TYTHINGS ==>
TYTHINGMAN
==> 100 KELG= A HUNDRED ==>
HUNDREDMAN
==> 1000 KELG=SHIRE==>
SHIREREEVES
KIN POLICE
SHERIFF
DALAM NEGARA ==> TUGAS POLISI = SUATU BENTUK KEKUASAAN NEGARA
MERUPAKAN BAG. DARI
FUNGSI PEMERINTAHAN NEG.
==> FUNGSI KEPOLISIAN
DILAKS. OLEH ORGAN/
BADAN YG DISEBUT
POLISI
21
FUNGSI KEPOLISIAN
TUGAS POLISI
KEKUASAAN KEPOLISIAN
WEWENANG
POLISI
( POLICE AUTHORITY )
TANGGUNG JAWAB
( POLICE ACCOUNTABILITY )
( MORAL/FILOSOFIS, HUKUM,
SOSIAL )
22
TUGAS
KEWENANGAN
TANGGUNG JAWAB
KEPOLISIAN
DIWADAHI
DALAM
ORGAN
KEPOLISIAN
TERDIRI DARI SUSUNAN
PENGEMBAN FUNGSI
KEPOLISIAN
DI DALAM HUKUM KEDUDUKANNYA
SAMA DENGAN WARGA NEGARA
LAINNYA DAN WAJIB MENJUNJUNG
HUKUM
PERLU ADA HUKUM YG MENGATUR TTG:
==> AGAR TIDAK TERJADI : TINDAKAN SEWENANG-2 MELANGGAR HAK ASASI
MANUSIA DAN BENTUK-2 PENYIMPANGAN DI LUAR KEWENANGAN BERDASARKAN
HUKUM.
HUKUM KEPOLISIAN
TUGAS, STATUS, ORGANISASI,
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
POLISI.
-HAK WARGA MASY. UTK
BERPARTISIPASI DLM TUGAS POLISI.
-HAK WARGA MASY. UTK MENGAWASI
POLISI
DAN
23
SEKIAN SESI 2
TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA
24
SESI 3:
IV.PENGERTIAN HUKUM KEPOLISIAN
DANSIFAT HUKUM KEPOLISIAN
DI INGGRIS: Anglo Saxon (Common law )
POLICE LAW diartikan sebagai kumpulan undang- undang dan peraturan-peraturan
yang di perlukan oleh POLISI dalam melaksanakan tugasnya ( An arrangement of law
and Regulations for the Use of Police officers)
DI JERMAN: Eropa Kontinental (Civil Law )
POLIZEI RECHT dianggap sebagai kumpulan hukum yang dikhususkan pada
kedudukan dan wewenang Polisi yang antara lain memuat sejarah polisi, hakekat
polisi, dasar-dasar hukum secara umum untuk memberi kewenangan kepada Polisi
untuk bertindak, dan wewenang bertindak secara khusus baik terhadap orang
maupun terhadap benda.
DI NEGERI BELANDA:Eropa Kontinental (Civil Law)
POLITIE RECHT merupakan dasar-dasar bagi tindakan Polisi dan isinya sama
dengan POLIZEI RECHT di Jerman.
PENGERTIAN HUKUM KEPOLISIAN
25
DI INDONESIA :
HUKUM KEPOLISIAN adalah hukum yang mengatur
segala hal ikhwal kepolisian dalam lingkungan kuasa
soal-soal, lingkungan kuasa orang, lingkungan kuasa
waktu dan lingkungan kuasa tempat.
Termasuk juga didalamnya pengaturan tentang hak
dan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan
fungsi kepolisian.
26
PENDAPAT PARA SARJANA
TENTANG HK. KEPOLISIAN
VAN VOLLENHOVEN:
Politie Recht merupakan bagian dari Administratie Recht.
THORBECKE(1843)dan DE LA BASSECOUR CAAN (1870) menggunakan istilah Politie
Recht untuk menyebut Administratie Recht.
BILL DREWS (1927) dan GERHARD WACKE : POLIZEIRECHT dapat dianggap
sebagai bagian dari Hukum Administrasi Negara yang mengatur hakekat Polisi, dasar-
dasar hukum secara umum untuk memberi kewenangan, kewajiban dan kekuasaan kepada
Polisi, juga untuk memberi kewenangan secara khusus baik terhadap orqng maupun
terhadap benda,.
CECIL.CH. MORIARTHY : POLICE LAW meliputi semua peraturan dan Undang-
undang yang harus diketahui oleh Polisi. (An arrangement of law and regulations for the
use of Police Officers).
DRS. SOEBROTO BROTODIREDJO SH. HUKUM KEPOLISIAN adalah Hukum yang
mengatur tentang tugas, status, organisasi dan wewenang Polisi, baik sebagai fungsi
maupun sebagai organ.
DRS. MOMO KELANA MSi : HUKUM KEPOLISIAN adalah hukum yang mengatur
tentang tugas, status, organisasi dan wewenang badan-badan kepolisian , serta bagaimana
badan-badan kepolisian tersebut melaksanakan tugas dan wewenangnya dalam
lingkungan kuasa waktu, tempat , orang dan soal-soal.
27
SIFAT HUKUM KEPOLISIAN
SIFAT HUKUM PADA UMUMNYA:
Menurut VAN APELDOORN:
Hk. Bersifat Mengatur dan Memaksa
Dilihat dari kekuatan sanksinya:
Hukum yang bersifat mengatur (regelend recht)
yaitu hukum yang tujuannya hanya memberi pedoman
tentang bagaimana yang sebaiknya.
Hukum yang bersifat memaksa (dwingend recht)
yaitu hukum yang tidak dapat dikesampingkan oleh
peraturan apapun juga.
28
BEBERAPA KLASIFIKASI
HUKUM LAINNYA
HUKUM PROSEDURAL DAN ATAU
HUKUM FORMAL ;
HUKUM SUBSTANTIF DAN ATAU
HUKUM MATERIAL
SIFAT HUKUM KEPOLISIAN adalah
mengatur dan memaksa memuat baik
ketentuan prosedural maupun substantif.
29
MENGATUR : Memberi pedoman tentang cara
pelaksanaan tugas Polisi yang sebaiknya.
( Pasal yang mengatur ttg. Tugas dan wewenang
serta hubungan-hubungan).
MEMAKSA : Memberi paksaan kepada Polisi untuk
melaksanakan tugas dan wewenangnya sesuai ketentuan
perundang-undangan dan kewajiban umumnya dan bagi
yang tidak mematuhinya dikenakan sanksi.(Pasal yang
mengatur tanggungjawab)
30
SEKIAN UNTUK SESI 3
TERIMA KASIH ATAS
PERHATIANNYA.
31
SESI 4 :
V. SUMBER-SUMBER HK. KEPOLISIAN
SUMBER HUKUM FORMAL
YAITU SUMBER YANG MENENTUKAN
KEKUATAN BERLAKUNYA HUKUM.
YANG PENTING ADALAH CARA
TERCIPTANYA HUKUM DAN BENTUK
DLM. MANA HUKUM DINYATAKAN.
SUMBER HUKUM MATERIAL
YAITU SUMBER YANG MENENTUKAN ISI
KAIDAH HUKUM
32
Sumber hukum kepolisian
Formal
UNDANG-UNDANG
KEBIASAAN PRAKTEK KEPOLISIAN
TRAKTAT
YURISPRUDENSI
ILMU PENGETAHUAN
33
UNDANG-UNDANG
UNDANG-UNDANG SBG. BENTUK HUKUM
DINYATAKAN SECARA TERTULIS ,DAN
MEMPUNYAI KEKUATAN MEMAKSA.
MATERI HUKUM KEPOLISIAN
TERSEBAR DALAM BERBAGAI PERATURAN
PERUNDANG-UNDANGAN, SELAIN DALAM
UNDANG-UNDANG YANG SECARA KHUSUS
MENGATUR TTG. KEPOLISIAN.
TIAP NEGARA MENENTUKAN
SUMBER HUKUM DAN TATA URUTAN
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
34
SUMBER HUKUM
DAN
TATA URUTAN PERUNDANG-
UNDANGAN
MENURUT UNDANG-UNDANG NO.
10 TAHUN 2004
UUD 1945
UNDANG-UNDANG/PERPU
PERATURAN PEMERINTAH
PERATURAN PRESIDEN
PERATURAN DAERAH
35
KEBIASAAN PRAKTEK
KEPOLISIAN
UNDANG-UNDANG TDK PERNAH LENGKAP
DAN SELALU KETINGGALAN OLEH
PERKEMBANGAN MASYARAKAT.
KEKURANGAN TSB. DICUKUPI OLEH HUKUM
KEBIASAAN.
HK. KEBIASAAN WALAUPUN TIDAK
DIBENTUK OLEH BADAN PEMBUAT
UNDANG-UNDANG, DLM KENYATAAN
DITAATI DAN MASY. MENERIMA KAIDAH-
KAIDAH ITU SEBAGAI HUKUM.
DEMIKIAN HALNYA DGN. KEBIASAAN
PRAKTEK KEPOLISIAN.
36
PERKEMBANGAN KAIDAH-KAIDAH
DALAM MASYARAKAT
KAIDAH= UKURAN BAIK BURUK SUATU PERBUATAN
KAIDAH HUKUM BERMULA
DARI KAIDAH KESUSILAAN
KAIDAH KESUSILAAN TERDIRI DARI :
Kaidah Kesusilaan perorangan , dan
Kaidah Kesusilaan Masyarakat
KAIDAH HUKUM = KAIDAH KESUSILAAN
MASYARAKAT YANG DIKUKUHKAN (Oleh Badan
Pembuat Undang-undang)
37
TRAKTAT/PERJANJIAN
INTERNASIONAL
TRAKTAT MENGATUR HUBUNGAN ANTAR NEGARA
PENINGKATAN BENTUK DAN INTENSITAS
HUBUNGAN ANTAR NEGARA MENCAKUP JUGA
KEPENTINGAN BERSAMA PEMBERANTASAN
KEJAHATAN INTERNASIONAL DAN KEJAHATAN
LINTAS NEGARA.(DISPONSORI OLEH PBB)
KERJASAMA ANTAR NEGARA DIBIDANG TUGAS
KEPOLISIAN MERUPAKAN SUATU KEBUTUHAN ,
DAN UTK .ITU TRAKTAT MENJADI SUMBER
HUKUM, YG. MENGATUR KOMPETENSI DAN
HUBUNGAN KERJASAMA TERSEBUT.
38
YURISPRUDENSI
YURISPRUDENSI ADALAH KEPUTUSAN
HAKIM YANG TELAH MEMILIKI KEKUATAN
HUKUM YANG BERSIFAT TETAP DAN
DIIKUTI OLEH HAKIM-HAKIM LAINNYA.
HUKUM KEPOLISIAN MEMBERIKAN TEMPAT
DAN PERANAN YANG PENTING BAGI
KEPUTUSAN HAKIM .
KEPUTUSAN HAKIM BERPENGARUH THD.
PENGEMBANGAN HUKUM KEPOLISIAN.
39
ILMU PENGETAHUAN
Hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas
tetapi tidak ditemukan dalam Undang-undang,
Kebiasaan praktek Kepolisian, Traktat dan
Yurisprudensi, dapat dicari dalam Ilmu
Pengetahuan, berupa pendapat pakar ilmu
pengetahuan.
Dalam praktek berupa nasihat atau fatwa dari
ahli Ilmu Kepolisian dan/atau Saksi Ahli untuk
bidang tertentu.*
40
SEKIAN UNTUK SESI 4
TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.
41
SESI 5
ASAS-ASAS HUKUM KEPOLISIAN
OBYEK HUKUM KEPOLISIAN
42
SESI 5:
VI. ASAS-ASAS DAN OBYEK
HK.KEPOLISIAN
ASAS-ASAS HUKUM KEPOLISIAN
1). Asas berarti prinsip atau garis
pokok dari mana mengalir kaidah
/garis hukum.
2). Asas berfungsi sbg. Batu ujian untuk
menilai hukum positif.
3). Mengandung nilai &tuntutan etika
yang menjiwai kaidah hukum positif.
43
THE NINE PRINCIPLES OF POLICE
DI INGGERIS
MERUPAKAN PANGKAL TOLAK DAN SUMBER DARI PERATURAN
KEPOLISIAN DAN MERUPAKAN SIFAT HAKIKI DARI Kepolisian Inggeris
DIMUAT DALAM HANDBOOK PETUGAS POLISI YAITU ;
1. SBG. ALTERNATIF DARI REPRESIF DIADAKAN PREVENTIVE ACTION;
2. KUAT POLISI TERGANTUNG DARI PUBLIC OPINION DAN PUBLIC APPROVAL;
3.UTK. JAMIN PUBLIC APPROVAL PERLU DIJAMIN ADANYA KEADAAN DAN KERJASAMA
MASY. DAN POLISI;
4. KESEDIAAN KERJASAMA DARI MASY. AKAN KURANGI PEMAKAIAN KUAT FISIK;
5. PERLU BUKTI KONTINYU DARI PENGABDIAN TERHADAP HUKUM YG. TDK BERAT
SEBELAH;
6. PEMAKAIAN KUAT FISIK HANYA DILAKUKAN BILA AJAKAN, NASIHAT DAN
PERINGATAN TIDAK MEMP. EFFECT DAN PEMAKAIAN KUAT FISIK HARUS SECARA
MINIMAL.
7. HUB DGN MASY. PERLU TERUS DIPELIHARA TRADISI POLISI=RAKYAT DAN
RAKYAT=POLISI;
8. TUGAS POLISI TERBATAS HANYA ITU -> TDK. MENCAMPURI TUGAS INSTANSI LAIN.
9. EFISIENSI DARI Polisi HANYA DPT .DIBUKTIKAN DGN. TDK ADANYA KEJAHATAN
DAN DISORDER
44
POLRI MEMILIKI TRI BRATA
SEBAGAI PEDOMAN HIDUP DAN
LANDASAN IDEAL FILSAFATI
ASAS-ASAS HUKUM KEPOLISIAN INDONESIA
ADALAH :
1). ASAS HUKUM NASIONAL;
2). ASAS KODIFIKASI;
3). ASAS UMUM PENYELENGGARAAN NEGARA ;
A. ASAS KEPASTIAN HUKUM;
B. ASAS TERTIB PENYELENGGARAAN NEGARA
C. ASAS KEPENTINGAN UMUM;
D. ASAS KETERBUKAAN;
E. ASAS PROPORSIONALITAS;
F. ASAS PROFESIONALITAS
G. ASAS AKUNTABILITAS
45
TRI
BRATA
RASTRA SEWAKOTTAMA
ABDI UTAMA NEGARA
NAGARA YANOTTAMA
WARGA NEGARA UTAMA
YANA ANUCASANA DHARMA
WAJIB MENJAGA KETERTIBAN
PRIBADI RAKYAT
VISI KESETIAAN KPD NEGARA
VISI PENGABDIAN (Tanpa Pamrih)
VISI KPENTINGAN NASIONAL
VISI KETELADANAN SBG WARGA
DLM:
1. MENGAGUNGKAN NEGARA
2. KEPATUHAN THDP HUKUM
3. MENJUNJUNG TINGGI HAM
4. KEMITRAAN
VISI KERAKYATAN (Civilian Police)
MISI: PROFESIONALISME
Menjamin Kepentingan Rakyat Dlm
Kehidupan Bermasy Berbangsa &
Bernegara
SATYA HAPRABU
TANSATRISNA
BERORIENTASI KPD
RAKYAT YG DILAYANI
HANYAKEN MUSUH
AKTUALISASI DLM TUPOK POLRI
1. HAR KAMTIBMAS
2. GAKKUM
3. LIN, YOM DAN YAN MASY
GINEUNG PRATIDINA
46
OBYEK HUKUM KEPOLISIAN
OBYEK
HK. KEPOL
1) TUGAS POLISI
2) ORGAN POLISI
3) HUBUNGAN
ANTARA ORGAN
POLISI DAN
TUGASNYA
HK. KEPOLISIAN
DIAM (INRUST)
HK. KEPOL
BERGERAK
(IN BEWEGING)
47
OBYEK
HK. KEPOL
MUATAN
KONSEPSI
KEPOLISIAN
48
MUATAN KONSEPSI KEPOLISIAN
1. LANDASAN IDEAL/FILSAFATI KEPOLISIAN
2. TUJUAN KEPOLISIAN
3. FUNGSI KEPOLISIAN
4. TUGAS KEPOLISIAN
5. KEDUDUKAN DAN SUSUNAN KEPOLISIAN
6. ASAS-ASAS KEPOLISIAN
7. WEWENANG DAN TG JWB KEPOLISIAN
8. PEMBINAAN FUNGSI KEPOLISIAN
9. HUBUNGAN-2 KEPOLISIAN
DIATUR OLEH
HUKUM
KEPOLISIAN
UU KEPOLISIAN
& UU/PERUUAN
LAINNYA
49
SESI 5
50
LANDASAN IDEAL /FILSAFATI
KEPOLISIAN
FUNGSI KEPOLISIAN
TUJUAN KEPOLISIAN
PERANAN KEPOLISIAN
SESI 6 Konsepsi Kepolisian sebagai
Obyek Hukum Kepolisian (Bagian -1)
51
LANDASAN IDEAL /FILSAFATI
KEPOLISIAN
REFLEKSI FILSAFAT DARI PROSES TERPELIHARANYA
TATANAN & NILAI DLM MASY MENGUNGKAPKAN
BAHWA :
EKSISTENSI POLISI (SBG. TUGAS & SBG
ORGAN/INDIVIDU) DILAHIRKAN OLEH DAN DARI
MASY SENDIRI.
PERPOLISIAN == FUNGSI DARI MASY &
PERKEMBANGAN MASY
KEBERADAAN POLISI ERAT KAITANNYA DG DISIPLIN
PRIBADI DARI MASYARAKAT.
BRUCE SMITH: When organized society sets up a
police force, it is from motives of selfdiscipline.
52
FILSAFATI KEPOLISIAN
adalah ungkapan kehendak rakyat
Ada perbedaan kehendak rakyat dari
tiap negara perbedaan dalam filsafat
kepolisiannya
53
INGGERIS :
THE NINE PRINCIPLES OF THE ENGLISH
POLICE
JEPANG :
TRADISI SAMURAI DAN CONFUCIANISME
MENJADI TULANG PUNGGUNG DARI
KEPOLISIAN.
INDONESIA :
FILSAFATI KEPOLISIAN
TRI BRATA
RASTRA SEWAKOTTAMA
NAGARA JANOTTAMA
YANA ANUASANA DHARMA
54
SUMBER
FILSAFAT
: POLISI ADALAH FUNGSI DARI MASYARAKAT
DAN PERKEMBANGAN MASYARAKAT
PERPOLISIAN BERSIFAT PROGRESIF YANG
SETIAP SAAT MELAKUKAN PENYESUAIAN
(ADJUSTMENT) TERHADAP PERUBAHAN DAN
PERKEMBANGAN MASYARAKAT YANG
DILAYANINYA.
55
VISUALISASI FILOSOFI KEPOLISIAN
DALAM RANGKA SISTEM NILAI
PEMBUKAAN UUD 1945
ACUAN
BERFIKIR
BERSIKAP
BETINDAK
1. FILOSOFI PANCASILA
2. VISI (WAWASAN)
- NEG. KESATUAN RI
- WAWASAN NUSANTARA
3. MISI (MISSION)
MELINDUNGI SEGENAP BANGSA &
SELURUH TUMPAH DARAH INDONESIA
4. LANDASAN KONSTITUSIONAL :
UUD 1945
FILOSOFI KEPOL
VISI &
WAWASAN
KEPOL.
TUJUAN
KEPOL.
LANDASAN
KONSTITUSIONAL
POLRI
TRIBRATA
KEPOLISIAN
NASIONAL
WUJUDKAN
KAMDAGRI
UUD 45, BAB XII
TAP MPR VI / 2000
TAP MPR VII/2000
UU NO. 2/2002
VISI & MISI POLRI
FUNGSI& TUJUAN POLRI
BENTUK & SUSUNAN POLRI
METODA PEMOLISIAN
KONSEP KAMDAGRI
FORMAT TUPOK POLRI
LEGITIMASI FUNG KEPOL
DASAR KEWENANGAN
PERTANGGUNG JAWABAN
TUJUAN
KEPOL
ORG/SATP
OLRI
PEJABAT
POLRI
56
TRI
BRATA
RASTRA SEWAKOTTAMA
ABDI UTAMA NEGARA
NAGARA YANOTTAMA
WARGA NEGARA UTAMA
YANA ANUCASANA DHARMA
WAJIB MENJAGA KETERTIBAN
PRIBADI RAKYAT
VISI KETAKWAAN KPD TUHAN YME
VISI KESETIAAN KPD NEGARA
VISI PENGABDIAN (Tanpa Pamrih)
VISI KEPENTINGAN NASIONAL
VISI KETELADANAN SBG WARGA
NEGARA DLM:
MENGAGUNGKAN NEGARA
KEPATUHAN THDP HUKUM
MENJUNJUNG TINGGI HAM
KEMITRAAN
VISI KERAKYATAN
(Civilian Police)
PROFESIONALITAS
MISI:
Menjamin Kepentingan Rakyat
Dlm Kehidupan Bermasy
Berbangsa & Bernegara
SATYA HAPRABU
TANSATRISNA
BERORIENTASI KPD
RAKYAT YG DILAYANI
HANYAKEN MUSUH
AKTUALISASI DLM TUPOK POLRI
HAR KAMTIBMAS
GAKKUM
LIN, YOM DAN YAN MASY
GINEUNG PRATIDINA
57
SESI 6 : TUJUAN KEPOLISIAN
1) DLM SUATU MASYARAKAT YG BERBENTUK NEGARA, MAKA TUJUAN
KEPOLISIAN MENGACU KEPADA TUJUAN NEGARA SBG PERWUJUDAN
KONSTITUSIONAL DARI FALSAFAH/IDEOLOGI NEGARA.
FALSAFAH/ IDEOLOGI
NEGARA
TUJUAN
NEGARA
TUJUAN
KEPOLISIAN
2) DENGAN DEMIKIAN, TIAP NEGARA MENPUNYAI TUJUAN KEPOLISIAN
SENDIRI YG KHAS DAN TERKAIT DENGAN FALSAFAH/IDEOLOGI NEGARA
DAN TUJUAN NEGARA. HAL TSB DPT DIKETAHUI DENGAN MEMPELAJARI
KONSTITUSI DARI NEGARA YBS.
58
TUJUAN KEPOLISIAN DALAM UU No. 2 THN 2002
POLRI
MASY
MEWUJUDKAN
KEAMANAN DALAM NEGERI
MELIPUTI:
TERPELIHARANYA KAMTIBMAS;
TERTIB DAN TEGAKNYA HUKUM;
TERSELENGGARANYA PERLINDUNGAN,
PENGAYOM & PELAYAN MASY.
DGN JUNJUNG
TINGGI HAM
SUMBER:
1) KONSIDERANS MENIMBANG HURUF b UU N. 2 TH. 2002
2) PASAL 4 UU NO. 2TH. 2002
59
FUNGSI KEPOLISIAN
FUNGSI KEPOLISIAN BAGIAN INTEGRAL DARI FUNGSI
PEMERINTAHAN NEGARA
FUNGSI
KEPOLISIAN
FUNGSI PERLINDUNGAN
MENJAMIN HIDUP DAN MILIK
PERLINDUNGAN KEWENANGAN YG DI
TENTUKAN MENURUT HUKUM
MENEGAKKAN DAN MEMAKSAKAN
HAK-HAK DAN KEWAJIBAN YG DI
TENTUKAN MENURUT HUKUM
60
DIMENSI FUNGSI KEPOLISIAN
DIMENSI POLITIS
DIMENSI YURIDIS
FUNGSI
KEPOLISIAN
UMUM
FUNGSI
KEPOLISAN
KHUSUS
DIMENSI SOSIOLOGIS
DIEMBAN OLEH BADAN-BADAN YG
SECARA SWAKARSA DIBENTUK OLEH
TUMBUH DAN BERKEMBANG DLM
TATA KEHIDUPAN MASYARAKAT
DIMENSI
FUNGSI
KEPOLISIAN
FUNGSI KEPOLISIAN YG DIEMBAN
OLEH LEMBAGA TINGGI NEGARA
DLM RANGKA PENGAWASAN
POLITIS (MPR-DPR-PRESIDEN-
MA-IK
61
FUNGSI KEPOLISIAN DLM
DIMENSI YURIDIS
F.KEPOL
UMUM
DILAKSANAKAN OLEH KEPOLISIAN
NEGARA RI. (POLRI) SBG LEMBAGA
PEMERINTAHAN
TUGAS ADMINISTRASI KHUSUS
SESUAI DGN UNDANG-UNDANG
YG MENJADI DASAR HUKUMNYA
F.KEPOL
ADMINISTRATIF
F.KEPOL
YUDIKATIF
KHUSUS UTK MENGAWASI/MENEGAKKAN
TINDAKAN-TINDAKAN ADMINISTRATIF
KHUSUS MENGAWASI/MENEGAKKAN
TINDAKAN-TINDAKAN YUDIKATIF
Lingkup kompetensi * Soal-
soal sesuai-uu
Lingkup kompetensi
* Soal-soal
* Orang
* Tempat
* Waktu
F.KEPOL
KHUSUS
62
*FUNGSI KEPOLISIAN
DIJABARKAN DLM BENTUK TUGAS-TUGAS DISETIAP TATARAN
FUNGSI YG MERUPAKAN LINGKUP KOMPETENSI TERTENTU
* TATARAN FUNGSI KEPOLISIAN
* PREVENTIF
TDK LANGSUNG
(PREEMPTIF)
LANGSUNG
* REPRESIF
NON YUSTISIAL
YUSTISIAL
ASAS-ASAS
KEPOLISIAN
TUJUAN
KEPOLISIAN
29
TATARAN FUNGSI
KEPOLISIAN
63
Fungsi Kepolisian =Tujuan Kepolisian
Har Kamtibmas ----- Harkamtibmas
Gakkum ----- Gakkum
Lin.Yom, Yan ----- Lin,Yom,Yan
=Tugas Pokok = Tugas-tugas:
Harkamtibmas Preventif
Penegakkan Hukum Represif
Lin,Yom,Yan Mas Lin,Yom,Yan
KETERKAITAN SUBSTANSI
ANTARA FUNGSI KEPOLISIAN,
TUJUAN KEPOLISIAN DAN TUGAS POKOK
64
PERANAN KEPOLISIAN
Secara filosofis :
TATA TENTERAM =>KARTA RAHARJA
Secara politis dan yuridis:
SEBAGAI ALAT NEGARA :Har kamtibmas, Gakkum,
Lin,yom,Yan dlm rangka Har Kamdagri (UU No.2 /2002 Psl. 5
ayat (1).
SEBAGAI KEPOLISIAN NASIONAL
PERAN LAIN SESUAI KETENTUAN PERUUAN.
Legitimasi : TAP MPR VI/2000 & TAP MPR VII/2000 DAN
UUD 1945.
65
29
Sesi 6
66
67
68
69
70
SESI 7 Konsepsi Kepolisian Bag.2
SUSUNAN DAN KEDUDUKAN
KEPOLISIAN;
TUGAS,WEWENANG, TG.JAWAB ;
ASAS-ASAS KEPOLISIAN ;
PEMBINAAN FUNGSI KEPOLISIAN;
HUBUNGAN-HUBUNGAN
KEPOLISIAN.
71
POLEMIK YANG SEDANG
BERKEMBANG
TENTANG SUSUNAN DAN KEDUDUKAN
POLRI
----FENOMENA BAHWA FUNGSI
KEPOLISIAN = FUNGSI YANG SANGAT
STRATEGIK DLM. PEMERINTAHAN
NEGARA
SILAHKAN DIBACA UNDANG-UNDANG
KEPOLISIAN NO.2/2002
72
SUSUNAN DAN KEDUDUKAN KEPOLISIAN.
SUSUNAN:
POLRI ADALAH KEPOLISIAN NASIONAL
YG. MERUPAKAN SATU KESATUAN DLM. LAK
PERANNYA. ( Psl.5 ayat(2) UU No.2 /2002.
MELIPUTI SELURUH WILAYAH NEGARA
R.I.(psl.6(1).
DAERAH HUKUM MENURUT KEPENTINGAN
LAK. TUGAS KEPOLISIAN.[ Psl. 6 (2) ]
SUSUNAN ORG. &TATA KERJA DISESUAIKAN
DGN. KEPENTINGAN LAK.TUGAS DAN
WEWENANG KEPOLISIAN.(Psl.7)
73
KEDUDUKAN KEPOLISIAN
POLRI BERADA DIBAWAH PRESIDEN [Psl. 8(1) ]
KAPOLRI BERTANGGUNG JAWAB KPD. PRESIDEN
SESUAI PERATURAN PERUUAN [Psl. 8(2) ]
KAPOLRI MENETAPKAN, MENYELENGGARAKAN,
DAN MENGENDALIKAN BIJAK TEKNIS KEPOLISIAN
[Psl.9 (1).
KAPOLRI LAKS.TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
ATAS: --GIAT OPSNAL KEPOLISIAN ,DAN
-- BINPUAN POLRI.[ Psl. 9 (2).
Tanggung jawab laks. Tugas dan wewenang kepolisian
secara hierarki. [Psl. 10 (1).
KAPOLRI DIANGKAT DAN DIBERHENTIKAN OLEH
PRESIDEN DGN. PERSETUJUAN DPR.[ Psl. 11 (1)
74
WUJUDKAN
KAMDAGRI
PASAL 4
PASAL 13
PASAL 14
TUJUAN
KEPOLISIAN
1. HAR KAMTIBMAS
2. GAKKUM
3. LIN, YOM YAN
KPD MASY.
TUGAS POKOK
TUGAS-TUGAS
PREVENTIF
PREEMPTIF
REPRESIF
TUGAS LAIN SESUAI
KET. PERAT PER
UU-AN
70
TUGAS KEPOL NEGARA RI
Ketiga esensi TUGAS POKOK bersifat simultan dan tidak bersifat
hierarkhis. Setiap esensi mengandung esensi lainnya.
75
WEWENANG KEPOLISIAN (POLICE AUTHORITY]
HAK & KEWAJIBAN UTK BERTINDAK DAN TDK BERTINDAK SESUAI LINGKUNGAN
KUASA HUKUM.
WEWENANG POLRI DLM UU NO. 2 TAHUN 2002
1. WEWENANG SECARA UMUM (PSL 15 AYAT (1) (BERSUMBER
DARI KEWAJIBAN UMUM KEPOLISIAN)
2. WEWENANG SESUAI PERATURAN PERUNDANGAN LAINNYA
(PSL 15 AYAT (2)
3. WEWENANG DLM PROSES PIDANA (PSL 16 AYAT (1) DAN (2)
4. LINGKUNGAN KUASA TEMPAT PSL. 17
5. DISKRESI (PSL 18 AYAT (1) DAN (DUA)
10
76
LINGKUNGAN KUASA
BERLAKUNYA HUKUM
VAN VOLLENHOVEN:
GROND GEBIED & PERSONEN GEBIED
Lingkungan kuasa tempat dan orang
LOGEMANN : TIJDS GEBIED; RUIMTE GEBIED; ZAKEN GEBIED
Lingkungan kuasa waktu, ruang/tempat dan soal-soal.
HANS KELSEN :
TEMPORAL SPHERE(SPHERE OF TIME)- Waktu
TERRITORIAL OF SPHERE( SPHERE OF SPACE) - Ruang/tempat
PERSONAL SPHERE - Orang/manusia
MATERIAL SPHERE - Soal-soal
DRS. SOEBROTO BROTODIREDJO SH.
MATRA KAWASAN, - TEMPAT/RUANG
MATRA MANUSIA, - ORANG
MATRA IKHWAL, - SOAL-SOAL
MATRA WARSA - WAKTU
77
LINGKUNGAN KUASA POLRI
LINGK. KUASA SOAL-SOAL (ZAKEN GEBIED):
Melakukan penyelidikan dan penyidikan thd. Semua
tindak pidana sesuai dgn. HAP dan peraturan
perundang-undangan lainnya.(Pasal 14 ayat 1 huruf
g).
Ketentuan dalam Undang-undang khusus/tertentu
tidak mengurangi kewenangan Polri tsb.
Hanya dalam pelaksanaannya digunakan asas
subsidiaritas.
Secara umum Lk. Soal-soal ada dalam UU
no.2/2002 Pasal. 13, 14, 15 dan 16
78
LINGKUNGAN KUASA ORANG
(PERSONEN GEBIED)
KEWENANGAN POLRI UNTUK MELAKUKAN TINDAKAN KEPOLISIAN
TERHADAP SETIAP ORANG YANG DIKENAKANKETENTUAN
DALAM KUHP:
Pasal 2, Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5, Pasal 7, Pasal 8.
PENGECUALIAN THD. ORANG YANG: (Pasal 9 KUHP)
Memiliki kekebalan mutlak
sesuai Hk. Internasional.(Kepala Negara, Pejabat Diplomatik(Duta), Menteri
Luar Negeri, Diplomat dalam perjalanan dari/ke negara lain, Wakil resmi
badan internasional).
Memiliki kekebalan relatif
sesuai peraturan perundang-undangan.(Angg.MPR, DPR tidak dapat dituntut
atas pernyataannya dalam rapat; Tindakan Kepolisian thd. Angg.MPR,
DPR/Pejabat Negara harus seijin Presiden.
79
LINGKUNGAN KUASA TEMPAT
(RUIMTE GEBIED)
POLRI adalah Kepolisian Nasional yang merupakan
satu kesatuan dalam melaksanakan perannya. (UU
No.2/2002 Pasal 5 ayat 2).
POLRI dalam melaksanakan peran dan fungsi
kepolisian meliputi seluruh wilayah Negara
Republik Indonesia(UU No.2/2002 Pasal 6(1)
Wilayah Negara Republik Indonesia dibagi dalam
daerah hukum menurut kepentingan pelaksanaan
tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Batas Wilayah Negara Republik Indonesia
ditetapkan dgn UU No.4/Prp/1960 Tentang Perairan
Indonesia.
80
DILUAR BATAS WILAYAH
POLRI DAPAT BERTINDAK:
1 . Didalam kendaraan air atau pesawat udara
Indonesia (Pasal 3 KUHP).
2. Dilaut bebas terhadap bajak laut (Pasal 4 sub4
KUHP).
3. Didaerah Kedutaan Besar Republik Indonesia di
luar negeri berdasarkan hukum internasional.
4. Kasus Hot pursuit(pengejaran tanpa henti sampai
masuk wilayah negara tetangga) berdasarkan hukum
internasional.
81
DIDALAM WILAYAH REPUBLIK INDONESIA ,
POLRI TIDAK DAPAT BERTINDAK
1.DI KEDUTAAN BESAR ASING DI
INDONESIA, TANPA IJIN DUBES YBS.
2. DI KAPAL PERANG ASING YANG
BERADA DI WILAYAH INDONESIA,
TANPA IJIN KOMANDAN KAPAL
PERANG TSB.
1 DAN 2 BERDASARKAN HK.
INTERNASIONAL
82
Lingkungan kuasa waktu
(Tijds gebied)
Pada prinsipnya wewenang melekat pada
tugas,sehingga selama anggota Polri mengemban
tugas maka selama itu pula memiliki kewenangan
kepolisian. Kewenangan berakhir bila ada
pemberhentian tugas. Pengaturan jam dinas
tidak mengurangi kewenangan kepolisian.
Kewenangan penyelidikan dan penyidikan hapus
karena lewat waktu . (KUHP Pasal 78 AYAT 1).
83
TANGGUNG JAWAB KEPOLISIAN
(POLICE ACCOUNTABILITY)
TG JAWAB POLITIK
(PASAL 28)
TG JAWAB HUKUM
(PASAL 29)
TG JAWAB MORAL
(PASAL 23)
TG JAWAB PROFESI
(PASAL 34)
TG JAWAB
KEDINASAN(PASAL 27)
NETRAL DLM KEHIDUPAN POLITIK
TDK MELIBATKAN DIRI PADA GIAT
POLITIK PRAKTIS
TDK GUNAKAN HAK MEMILIH DAN
DIPILIH
TUNDUK PADA KEKUASAAN
PERADILAN UMUM
SUMPAH ATAU JANJI ANGGOTA POLRI
KODE ETIK PROFESI
PP NO. 2 TH 2003 (PERATURAN DISIPLIN
POLRI)
12
84
ASAS-ASAS KEPOLISIAN
LEGALITAS
KEWAJIBAN
PREVENTIF
PARTISIPASI
SUBSIDIARITAS
OPPORTUNITAS
85
PEMBINAAN FUNGSI KEPOLISIAN
KEPOLISIAN = PROFESI:
A. Menggunakan pengetahuan
dgn.spesialisasi/keahlian
B. Persyaratan minimal sebelum masuk
C. Kebebasan mengembangkan teknik, ttpi prosedur
umum distandarisasi.
D. Skrining yang tegas dan teliti
E. Ada Kode Etik,
F. Pengakuan oleh Masyarakat,.
86
PEMBINAAN KEMAMPUAN
PROFESI[ Psl.31 -36 ]
PEMBINAAN ETIKA PROFESI DAN
PENGEMBANGAN PENGETAHUANDAN
PENGALAMAN DI BIDANG
TEKNIS KEPOLISIAN
MELALUI ; DIKLAT DAN PENUGASAN
BERJENJANG DAN BERLANJUT.
KOMISI KODE ETIK KEPOLISIAN
87
HUBUNGAN-HUBUNGAN KEPOLISIAN
HUBUNGAN DAN KERJASAMA DIDLM
NEGERI DAN DILUAR NEGERI
DLM.NEGERI UNSUR PEMDA,
GAKKUM, BDN, LEMBAGA ,INSTANSI
LAIN , MASY,KEMBANGKAN ASAS
PARTISIPASI DAN SUBSIDIARITAS
LUAR NEGERI KERJASAMA
BILATERAL ATAU MULTILATERAL
88
SEKIAN SESI 7
TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA