Anda di halaman 1dari 3

MAKANAN PANTANGAN PASIEN GAGAL GINJAL

Jakarta, Seseorang yang mengalami kondisi gagal ginjal, apalagi yang sudah
menjalani cuci darah (hemodialisa) memiliki satu pantangan utama yaitu makanan
karena banyak jenis makanan yang justru bisa memperparah kondisinya.

Selama dalam masa pemulihan, dokter pun akan merekomendasikan diet khusus
untuk membantu mendukung kondisi ginjal dan membatasi pekerjaan yang harus
dilakukan organ penting tersebut. Hal ini termasuk merekomendasikan seorang
pakar nutrisi untuk menganalisis kondisi pola makan penderita dan menyarankan
pola makan tertentu yang memudahkan ginjal untuk memprosesnya.

Bergantung pada situasi semacam itu, pakar nutrisi akan merekomendasikan
sejumlah trik pengaturan pola makan seperti dikutip dari mayoclinic, Selasa
(17/7/2012) berikut ini.

1. Pilih Makanan yang Rendah Kalium
Pakar nutrisi akan merekomendasikan penderita gagal ginjal untuk makan
makanan yang rendah kalium. Bahan makanan yang tinggi kalium diantaranya
pisang, jeruk, kentang, bayam dan tomat sedangkan makanan yang rendah kalium
yaitu apel, kubis, buncis, anggur dan stroberi.

2. Hindari Makanan Olahan dengan Garam Tambahan
Hal ini karena natrium dapat menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh
sehingga jumlah asupan makanan yang mengandung natrium harus dibatasi,
terutama jika penderita juga mengidap tekanan darah tinggi (hipertensi) dan
edema (pembengkakan).

Kurangi jumlah garam yang dimakan penderita setiap harinya dengan
menghindari produk-produk makanan olahan yang memakai tambahan garam,
termasuk makanan beku, sup kalengan dan makanan cepat saji. Begitu juga
dengan cemilan asin, sayuran kaleng dan daging atau keju olahan.

3. Batasi Asupan Fosfor
Fosfor adalah salah satu jenis mineral yang banyak ditemukan pada makanan
seperti susu, keju, kacang kering, kacang-kacangan dan selai kacang. Kelebihan
jumlah fosfor dalam darah penderita akan melemahkan tulang dan menyebabkan
kulit gatal-gatal.

Meskipun dokter akan memberikan obat-obatan pengikat fosfat untuk mengurangi
penumpukannya, namun penggunaan bahan-bahan makanan berfosfat masih harus
diperhatikan. Pakar nutrisi akan memberikan rekomendasi yang spesifik terkait
asupan fosfor dalam makanan untuk kondisi gagal ginjal pada masing-masing
penderita.



Prinsip diet penderita GGK
diet lunak atau biasa
sbagai sumber karbohidrat : gula pasir, selai, sirup danpermen.
cukup energi dan rendahprotein.
sebagai sumber protein, diutamakan protein hewani, misalnya : susu, sapi,
daging,ikan, banyaknya sesuai dgn kegagalan fungsi ginjalnya.
sebagai sumber lemak, diutamakan lemak tidak jenuh, dgn kebutuhan
sekitar 25 % dari total energi yg diperlukan.
untuk kebutuhan air, dianjurkan sesuai dgn jumlah urin 24 jam, sekitar 500
mililiter melalui minuman dan makanan.
untuk kebutuhan kalium dan natrium dgn keadaan penderita.
untuk kebutuhan kalori, sekitar 35 Kkal/Kg BB/hri.
membatasi asupangaram dapur jika ada hipertensi atau edema(bengkak).
dianjurkan mengonsumsi agar-agar karena selain mengandung sumber
energi juga mengandung serat yg larut.
Penderita Gagal Ginjal sebaiknya mengurangi konsumsi buah-buahan karena
sebagian besar buah-buahab berkadar kalium tinggi (potassium). Kadar kalium
tinggi (hiperkalemia) dapat menyebabkan irama jantung terganggu.



Pantangan makanan bagi penderita gangguan fungsi ginjal
Apa yang akan terjadi bila penderita gagal ginjal kronik mengonsumsi makanan dengan kadar
protein yang tinggi, seperti pada daging, ikan, telur dan produk susu? Bila sisa metabolisme
protein dalam tubuh yang diukur sebagai blood urea nitrogen / BUN, didapatkan pada tingkat
yang tinggi dalam darah, akan menyebabkan penderita merasa mual, muntah, kehilangan nafsu
makan dan merasa letih.

Lain halnya dengan makanan tinggi kalium seperti pada alpukat, asparagus, buah bit, kacang
polong kering, kentang, ubi, labu, tomat, pisang, melon, aprikot, buah-buahan yang
dikeringkan/manisan, jeruk sitrun, pepaya, kacang-kacangan, coklat, jus, susu dan yogurt, yang
bila tertumpuk dalam tubuh penderita dapat menyebabkan gangguan irama jantung hingga
gangguan fatal yaitu henti jantung.

Kegagalan fungsi ginjal menyebabkan kelebihan garam atau natrium sukar dikeluarkan dari dalam
tubuh, sehingga penderita sering merasa haus dan terjadi penimbunan cairan dalam tubuh.
Beberapa makanan tinggi natrium yang hendaknya dihindari antara lain garam meja, semua
bumbu dengan kandungan garam, daging olahan, makanan beku, makanan kaleng, acar, produk
susu, keripik dan kacang-kacangan. Perhatikanlah label kandungan makanan saat Anda ingin
membeli makanan di supermarket.

Komponen lain yang dapat memperberat kerja ginjal yang telah menurun fungsinya adalah
makanan tinggi fosfat yang terdapat dalam produk susu, kacang-kacangan, gandum, kacang
polong kering, minuman keras dan coklat. Tingginya kadar fosfat dalam darah pada penderita
gagal ginjal kronik dapat mempengaruhi kepadatan tulang, sehingga mudah patah. Oleh karena
itu penderita gagal ginjal kronik biasanya mengonsumsi suplemen pengikat fosfat yakni kalsium
dan vitamin D.

Dari semua komponen kandungan makanan yang dapat memperberat kerja fungsi ginjal, tentu
penderita juga harus memperhatikan asupan kalori, seperti karbohidrat, lemak dan gula dalam
jumlah yang seimbang untuk memenuhi kebutuhan energi dalam tubuh.