Anda di halaman 1dari 21

1

2/22/2013 2/22/2013 Pr anoto.SA Pr anoto.SA 11


Bendung
Bendungan
PLTA
Talang
Siphon
Krib
Pelabuhan
J etty
Differsion
Channel
Polder
( Pen ga n t a r Ba n gun a n Ai r )
2/22/2013 2/22/2013 22 Pr anoto.SA Pr anoto.SA
2
BENDUNG BENDUNG--WEIR WEIR
Bendung Bendung (Weir) (Weir) adalah adalah
Konstruksi Konstruksi Bangunan Bangunan Air yang Air yang
melintang melintang sungai sungai yang yang
bertujuan bertujuan menaikkan menaikkan muka muka air air
upstream ( upstream (m.a m.a. u/s) . u/s)
Kesamaan Kesamaan dan dan perbedaan perbedaan
dengan dengan Bendungan Bendungan ??
Bendungan Bendungan (Dam) (Dam) adalah adalah
Konstruksi Konstruksi Bangunan Bangunan Air yang Air yang
melintang melintang sungai sungai yang yang
bertujuan bertujuan menampung menampung air air
2/22/2013 2/22/2013 33 Pranoto.SA Pranoto.SA
Lokasi Kontstruksi Bendung : Lokasi Kontstruksi Bendung :
Palung Sungai : Palung Sungai :
Konstruksi Bendung yang dibuat di sungai Konstruksi Bendung yang dibuat di sungai
Sodetan Sodetan (copoure) (copoure) : :
Konstruksi Bendung yang dibuat di sodetan Konstruksi Bendung yang dibuat di sodetan
2/22/2013 2/22/2013 44 Pranoto.SA Pranoto.SA
3
Rencana Bendung di Palung Rencana Bendung di Palung
Axist Of Dam
K
a
l
i

T
u
l
i
s
J
a
l
a
n

E
x
i
s
t
i
n
g
A
n
a
k

K
a
l
i

T
u
l
i
s
A
x
i
s
t

O
f

R
e
f
e
r
e
n
c
e
Tebing Curam
Cofferdam
Upstream
Cofferdam
Downstream
Div. Channel/Div. Tunnel
2/22/2013 2/22/2013 55 Pranoto.SA Pranoto.SA
Lokasi Bendung di Sodetan Lokasi Bendung di Sodetan
2/22/2013 2/22/2013 66 Pranoto.SA Pranoto.SA
4
BENDUNG BENDUNG ::
Konstruksi Konstruksi Bangunan Bangunan Air Yang Air Yang Melintang MelintangSungai Yang Sungai Yang
Berfungsi Berfungsi Menaikkan Menaikkan Mula Mula Air Upstream Air Upstream
BENDUNG BENDUNG TETAP TETAP::
Bendung Bendungyang yang elavasi elavasi mercunya mercunya tetap tetap(fix weir), (fix weir), atau atau
Bendung Bendungyang yang tidak tidakbisa bisa mengatur mengatur elevasi elevasi muka muka air air
upstream upstream
BENDUNG BENDUNG GERAK GERAK: ( : (Barage Barage))
Bendung Bendungyang yang spillwaynya spillwaynya dilengkapi dilengkapi pintu pintu//alat alat , , sehingga sehingga
bisa bisa mengatur mengatur elevasi elevasi muka muka air upstream air upstream
2/22/2013 2/22/2013 77 Pranoto.SA Pranoto.SA
BENDUNG TETAP BENDUNG TETAP

2/22/2013 2/22/2013 88 Pranoto.SA Pranoto.SA
5
BENDUNG TETAP BENDUNG TETAP
2/22/2013 2/22/2013 99 Pranoto.SA Pranoto.SA
BENDUNG BENDUNG GERAK GERAK ((BARAGE BARAGE))
Slide Gate Slide Gate
Radial Gate Radial Gate
Rubber Dam / Rubber Weir Rubber Dam / Rubber Weir
2/22/2013 2/22/2013 10 10 Pranoto.SA Pranoto.SA
6
BENDUNG GERAK BENDUNG GERAK
Slide Gate : Pintu dibuka saat debit sungai besar
2/22/2013 2/22/2013 11 11 Pranoto.SA Pranoto.SA
BENDUNG GERAK BENDUNG GERAK

Sebagian Pintu Ditutup Saat Debit Sungai Kecil
2/22/2013 2/22/2013 12 12 Pranoto.SA Pranoto.SA
7
RADIAL GATE RADIAL GATE
2/22/2013 2/22/2013 13 13 Pranoto.SA Pranoto.SA
BENDUNG GERAK BENDUNG GERAK
2/22/2013 2/22/2013 14 14 Pranoto.SA Pranoto.SA
8
2/22/2013 2/22/2013 15 15 Pranoto.SA Pranoto.SA
Spillway
Abutment
Lantai Muka
Ruang olakan
Under Sluice
Pintu bilas
Intake
Sand Trap
Sayap Ka/Ki u/s
Sayap Ka/Ki d/s
Intake ke Irigasi
Out let
2/22/2013 2/22/2013 16 16 Pranoto.SA Pranoto.SA
9
8
3
4
7
5
6
2
9
10
1
11
1
1 12
1.Mercu Spillway 2.Abutment
3.Lantai Muka 4.Ruang Olakan
5.Under Sluice 6.Pintu Pembilas
7.Intake 8.Sand Trap
12
9. Sayap kanan u/s 10.Sayap kanan d/s
11.Intake ke Sal Irigasi 12.Out let Sand Trap
2/22/2013 2/22/2013 17 17 Pranoto.SA Pranoto.SA
1
6
5
4 3
2
8
10
9
7
11
12
1. Spillway
2. Abutment
3. Lantai Muka
4. Ruang olakan
5. Under Sluice
6. Pintu bilas
7. Intake
8. Sand Trap
9. Sayap Kanan u/s
10.Sayap Kanan d/s
11.Intake ke Irigasi
12.Out let
2/22/2013 2/22/2013 18 18 Pranoto.SA Pranoto.SA
10
FUNGSI UNSUR BANGUNAN FUNGSI UNSUR BANGUNAN
1.Spillway
Menaikkan Muka Air Upstream
2.Abutment ( Pangkal Bendung)
Menahan Tanah disisi Bendung
3.Lantai Muka
Memperpanjang creep line, mengurangi
gaya up lift ,sehingga membuat
Bendung Stabil
4.Ruang olakan
Menghancurkan daya rusak air terjun,
sehingga sengai hilir aman/tidak
tergerus
5.Under Sluice
Mengalokasi aliran air saat pembilasan
sediment
6.Pintu bilas
Membilas sediment di muka intake
7.Intake
Tempat pengambilan air/masuk air dari
sungai ke sand trap
8.Sand Trap
Menampung endapan sedimen atau
pasir
9.Sayap Kanan u/s
Mengarahkan air menuju ke spillway
10.Sayap Kanan d/s
Memperlebar aliran sehingga aliran
melemah
11.Intake ke Irigasi
Masuknya air dari sandtrap ke saluran
irigasi
12.Out let
Keluarnya sediment kembali ke sungai
saat di Kuras (flushing)
2/22/2013 2/22/2013 19 19 Pranoto.SA Pranoto.SA
Spillway Spillway

1
1
+75 A1
A2 A3
A4 A5
A6 A7
A8 A9
A10
A B
C D
E F
G H
I J
K
+79,3
+80,4
+72,6
+73,4
+75,41 +75,87
2/22/2013 2/22/2013 20 20 Pranoto.SA Pranoto.SA
11
ALAT UKUR MA ALAT UKUR MA
Peil Schall
Peil Schall
SistemPelampung
2/22/2013 2/22/2013 21 21 Pranoto.SA Pranoto.SA
2/22/2013 2/22/2013 22 22 Pranoto.SA Pranoto.SA
12
GROUNDSILL BENDUNG GROUNDSILL BENDUNG
2/22/2013 2/22/2013 23 23 Pranoto.SA Pranoto.SA
GROUND SILL GROUND SILL
2/22/2013 2/22/2013 24 24 Pranoto.SA Pranoto.SA
13
HILIR BENDUNG HILIR BENDUNG
2/22/2013 2/22/2013 25 25 Pranoto.SA Pranoto.SA
HULU BENDUNG HULU BENDUNG
2/22/2013 2/22/2013 26 26 Pranoto.SA Pranoto.SA
14
HULU BENDUNG HULU BENDUNG
2/22/2013 2/22/2013 27 27 Pranoto.SA Pranoto.SA
SAYAP HILIR BENDUNG SAYAP HILIR BENDUNG
2/22/2013 2/22/2013 28 28 Pranoto.SA Pranoto.SA
15
SALURAN INDUK SALURAN INDUK
2/22/2013 2/22/2013 29 29 Pranoto.SA Pranoto.SA
PINTU PENGURAS KANTONG PINTU PENGURAS KANTONG
LUMPUR LUMPUR
2/22/2013 2/22/2013 30 30 Pranoto.SA Pranoto.SA
16
KOLAM OLAK BENDUNG KOLAM OLAK BENDUNG
2/22/2013 2/22/2013 31 31 Pranoto.SA Pranoto.SA
PINTU INTAKE PINTU INTAKE
2/22/2013 2/22/2013 32 32 Pranoto.SA Pranoto.SA
17
MERCU BENDUNG MERCU BENDUNG
2/22/2013 2/22/2013 33 33 Pranoto.SA Pranoto.SA
H
h1
p
K1
R
O
Z
L
1.
5
2a
a
h2
1 2
r1
r2
r3
W
W1
S
W
1
1
W
H
BENTUK HIDROLIS RUANG OLAKAN
VLUGTER
SCHOKLITSCH
2/22/2013 2/22/2013 34 34 Pranoto.SA Pranoto.SA
18
Keuntungan dan KerugianBendung Keuntungan dan KerugianBendung
Disamping berfungsi menaikkan ma yang kemudian
dapat bermanfaat untuk irigasi,PLTA,dll, tetapi
dilain pihak :
Bendung dapat merugian dilihat dari sisi sistem
ekologi .Bendung akan merubah sungai menjadi
sistem tertutup. Biota air tertentu tidak bisa
bebas ruaya ke hulu, dan lama kelamaan daerah
hulu akan berubah ekosistemnya.
Di d/s :
Suplai sedimen terganggu, akibatnya Flora dan
Fauna tertentu akan punah,lalu lintas air
terganggu (bila digunakan) ,dll
2/22/2013 2/22/2013 35 35 Pranoto.SA Pranoto.SA
Mengembalikan sungai Mengembalikan sungai
sebagai sistem terbuka : sebagai sistem terbuka :
--membuka oxbow membuka oxbow
--mel engka pi Fi shwa y mel engka pi Fi shwa y
--mel engka pi pi ntu mel engka pi pi ntu pi ntu pi ntu
untuk untuk
supl a i sedi men supl a i sedi men
-- Mel engka pi Shi p Ca na l Mel engka pi Shi p Ca na l
2/22/2013 2/22/2013 36 36 Pranoto.SA Pranoto.SA
19
A s r i ,
I ndah,
Stabi l
Rest or a si ber ha si l
Su n ga i kemba l i Asl i
K embali nya
2/22/2013 2/22/2013 37 37 Pranoto.SA Pranoto.SA
Gaya-gaya yang bekerja:
Berat sendiri bendung Berat sendiri bendung
Gaya gempa Gaya gempa
Gaya hidro Gaya hidrostatis statis
Gaya lumpur Gaya lumpur
Up l Up liift p ft pressure ressure
2/22/2013 2/22/2013 38 38 Pranoto.SA Pranoto.SA
20
MAB
MAN
ZB
Zn
1
2
3
4 5
6 7
8 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
16
9
D
D : Titik Guling
2/22/2013 2/22/2013 39 39 Pranoto.SA Pranoto.SA
Tinjauan Stabilitas : Tinjauan Stabilitas :
Terhadap guling Terhadap guling
SF = SF = >> 1,3 1,3 (SF : Safety Factor) (SF : Safety Factor)
Terhadap geser Terhadap geser
SF = SF = >> 1,3 1,3
Exeritrisitas Exeritrisitas: : a = a =
e = ( e = (B/2 B/2 -- a) a) << B/6 B/6
Tegangan tanah yang terjadi Tegangan tanah yang terjadi

G
T
M
M

H
f V.



V
M M
G T
4. T = )
. 6
1 (
B
e
B
V

>0
)
.
(
B
e
B
V 6
1

<J
2/22/2013 2/22/2013 40 40 Pranoto.SA Pranoto.SA
21
DAFTAR PUSTAKA
1, Leaflet Proyek Pengembangan Wilayah Sungai Jratunseluna Bendung
Karet Kumpulan,1991
2.. , Dirjen Pengairan. KP-04., CV. Galang Persada, Bandung, 1986.
3. , Leaflet Proyek Pengembangan WS Jratunseluna,Proyek Irigasi
Klambu,1991
4. ...................., Pedoman /Petunjuk Teknis Dan Manual-Irigasi( Standart Perencanaan
Irigasi), NSPM Kimpraswil, Departemen Permukiman Dan Prasarana Wilayah,
Balitbang, 2002
5. ...................., Methode,Spesifikasi dan Tata Cara- Bendung,Bendungan,Sungai,Irigasi
,Pantai, NSPM Kimpraswil, Departemen Permukiman Dan Prasarana Wilayah,
Balitbang, 2002
6. .Mawardi, Erman, Drs, Dipl. AIT, Memed, Moch, Ir, Dipl. HE, APU,. Desain Hidrolik
Bendung Tetap. Penerbit Alfabeta, Bandung, 2002..
7. Pranoto.SA,2005, Diktat Kuliah , Rekayasa Pengembangan Wilayah Sungai Dan
Pantai
8. Pranoto.SA,2004, Diktat Kuliah D4 Persungaian , Teknik Pelaksanaan Bangunan Air
9. Pranoto.SA,2006, Diktat Kuliah S1 Undaris , Bangunan Air
10.Pranoto.SA,1996, Perencanaan Shop Drawing Bendung Gerak Tulis,PT.Goematra
11.Ray K. Linsley and J B.Fransini, 1979, Water Resources Engineering, McGraw-Hill
Kogakusha-LTD
12.Suyono Sosrodarsono,1994, Perbaikan dan Pengaturan Sungai, PT.Pradnya Parami
tha, J akarta
2/22/2013 2/22/2013 41 41 Pranoto.SA Pranoto.SA
2/22/2013 2/22/2013 42 42 Pranoto.SA Pranoto.SA