Anda di halaman 1dari 9

PENAMBAHAN BERAT BADAN MATERNAL SAAT HAMIL DAN RISIKO MEMILKI

KETURUNAN YANG MENGALAMI KELEBIHAN BERAT BADAN ATAU OBESITAS


PADA MASA ANAK-ANAK
TUJUAN: Tujuan penelitian untuk mengevaluasi hubungan antara penambahan berat badan
pada kehamilan, per rekomendasi Institute of Medicine (IOM) tahun 200, terhadap keturunan
!ang mengalami kelebihan berat badan"obesitas pada anak usia 2#$ tahun%
RANCANGAN PENELITIAN: Ini adalah penelitian prospektif kohort dari &'&$ (anita !ang
telah men!elesaikan survei kesehatan (200)#200) dan kemudian melakukan persalinan
singleton (tunggal) pada *aiser +ermanente ,alifornia -tara (200)#20'0)% *elebihan berat
badan"obesitas pada masa anak#anak didefinisikan sebagai indeks massa tubuh (.MI) dengan /#
skor persentil 0$ atau lebih besar berdasarkan Centers for Disease Control and Prevention child
growth standards% +enambahan berat badan pada kehamilan dikategorikan berdasarkan
rekomendasi IOM 200% 1egresi logistik digunakan2 jika memenuhi rekomendasi IOM sebagai
acuan%
HASIL: Ibu !ang melebihi 1ekomendasi IOM terjadi peningkatan &34 kemungkinan anak akan
memiliki kelebihan berat badan"obesitas (odds ration 5O16, ',&3, $4 confidence interval 5,I6,
'%')#'%07) setelah disesuaikan .MI maternal saat kehamilan, ras"etnis, usia saat melahirkan,
pendidikan, usia anak, berat badan lahir, usia kehamilan saat melahirkan, diabetes gestasional,
paritas, jenis kelamin ba!i, jumlah metabolik, dan pola diet% 8edangkan pada anak !ang
mengalami kelebihan berat badan"obesitas di kalangan (anita dengan hasil di ba(ah
rekomendasi IOM nilai O1 ($ 4 ,I) adalah ',27 (0%00#'%)')% 9ubungan antara penambahan
berat badan di luar rekomendasi IOM dengan obesitas pada masa anak#anak lebih kuat di
kalangan (anita dengan .MI pre#kehamilan (nilai O1, '%372 $4 ,I, '%07#2%$)) (diba(ah)2 nilai
O1, ',)2 $4 ,I, '%72#2%&7) (melebihi)%
KESIMPULAN: +enambahan berat badan pada kehamilan di luar rekomendasi IOM dikaitkan
dengan kemungkinan terjadin!a peningkatan berat badan"obesitas pada masa anak#anak, 9al ini
bersifat independen dari beberapa faktor potensial dan mediator pen!ebab obesitas lainn!a%
+enambahan berat badan pada kehamilan memiliki dampak !ang lebih besar pada kelebihan
berat badan"obesitas pada masa anak#anak di kalangan perempuan dengan berat badan normal,
menunjukkan bah(a efekn!a mungkin independen dari prediktor genetik pada obesitas%
Kata kunci: Obesitas pada masa anak#anak, penambahan berat badan pada kehamilan
+enambahan berat badan pada kehamilan memiliki implikasi kesehatan !ang signifikan baik bagi
ibu dan ba!in!a% *elebihan penambahan berat badan pada kehamilan telah dikaitkan dengan
peningkatan risiko diabetes gestasional, operasi caesar, persalinan prematur dengan indikasi
medis, dan terjadin!a retensi berat badan maternal pascapersalinan, sedangkan penambahan berat
badan !ang tidak cukup pada kehamilan meningkatkan risiko ba!i kecil tidak sesuai usia
kehamilan, berat badan lahir !ang rendah, dan kelahiran prematur spontan% :alam jangka
pendek, penambahan berat badan pada kehamilan dikaitkan dengan pertumbuhan janin dan
tampakn!a berkorelasi positif dengan berat badan lahir, dan bersifat independen dari faktor
genetik%
+aparan nutrisi intrauterine !ang tidak memadai atau kelebihan penambahan berat badan saat
kehamilan juga memiliki dampak !ang bersifat jangka panjang pada berat badan anak nanti baik
saat masa kanak#kanak maupun masa dikemudian% +enambahan berat badan pada kehamilan
dapat terprogram dalam tubuh anak dalam perkembangan berat badann!a di kemudian hari
akibat perubahan permanen dalam metabolisme, hal ini serupa dengan apa !ang telah diamati
untuk diabetes mellitus maternal%
;nak#anak obesitas lebih cenderung memiliki segudang masalah kesehatan di masa anak#anak,
dan mereka lebih cenderung untuk tetap obesitas hingga de(asa% -pa!a untuk mencegah
kelebihan berat badan dan obesitas harus dimulai sejak dini untuk mencegah dampak negatif
pada beberapa sistem organ pada anak#anak% Mengingat bah(a prevalensi obesitas di kalangan
anak#anak lebih dari tiga kali lipat sejak tahun '00 dan saat ini di ;merika 8erikat, sekitar ')4
dari anak#anak dan remaja usia 2#' tahun mengalami obesitas, oleh karena itu diperlukan
mengidentifikasi faktor#faktor risiko tersebut agar dapat diubah%
.erkembangn!a kekha(atiran (abah obesitas, pada tahun 200 Institute of Medicine (IOM)
menetapkan guideline baru untuk penambahan berat badan pada kehamilan berdasarkan indeks
massa tubuh sebelum hamil% <uideline mencakup range kedua hal, !aitu untuk penambahan
berat badan total serta tingkat penambahan berat badan mingguan#trimester !ang spesifik bagi
perempuan dengan kehamilan tunggal% =aporan IOM mengidentifikasi ada area fokus spesifik
untuk mengisi kesenjangan !ang besar dalam penelitian, daerah tersebut adalah penelitian lebih
lanjut menilai dampak dari penambahan berat badan pada kehamilan terhadap kesehatan anak
menggunakan pedoman !ang diperbarui%
*ami berusaha untuk secara prospektif mengevaluasi hubungan antara kenaikan berat badan
pada kehamilan, per rekomendasi IOM tahun 200, dan selanjutn!a kelebihan berat
badan"obesitas pada anak usia 2#$ tahun dalam penelitian kohort multietnis dari &'&$ (anita
!ang telah men!elesaikan survei kesehatan sebelum hamil (antara tahun 200) dan 200) dan
memiliki persalinan tunggal (singleton) pada *aiser +ermanente ,alifornia -tara (antara tahun
200) dan 20'0)%
MATERI DAN METODE
Setting penelitian ini adalah *aiser +ermanente ,alifornia -tara (*+>,), sebuah kelompok
praktek program kesehatan praba!ar !ang men!ediakan la!anan medis !ang komprehensif
kepada anggotan!a !ang berada di (ila!ah '& kabupaten ,alifornia -tara (sekitar 704 dari
populasi sekitarn!a)% 8usunan demografis, ras"etnis, dan sosial ekonomi keanggotaan *+>,
tersebut merupakan per(akilan dari populasi !ang berada di (ila!ah geografis !ang sama,
kecuali !ang sangat miskin dan sangat ka!a akan kurang ter(akili%
Idnti!ika"i K#$#%t&K'#()#k
8tudi kohort ini terdiri atas anggota *+>, !ang men!elesaikan survei dari *aiser +ermanente
1esearch +rogram on <enes, ?nvironment, and 9ealth (1+<?9) antara tahun 200) dan tahun
200 dan kemudian melakukan persalinan tunggal (singleton) !ang lahir hidup di *+>, antara
tahun 200) dan tahun 20'0% *ehamilan diidentifikasi melalui Pregnancy Glucose Tolerance
Registry KPNC sebuah registri berkelanjutan !ang mengidentifikasi semua kehamilan !ang
mencapai trimester kedua dan !ang sebelumn!a telah dijelaskan secara rinci%
:imulai dengan pengiriman survei oleh 1+<?9 kepada anggota !ang de(asa (usia@ '0 tahun)
dari *+>, pada bulan Aebruari tahun 200)% 8ekitar &00%000 anggota men!elesaikan survei dan
memberikan persetujuan untuk menghubungkan data hasil survei dengan rekam medis elektronik
mereka (?8:M), dimana $)%'00 diantaran!a adalah (anita dalam usia reproduksi% 8urvei
tersebut berisi informasi terperinci mengenai faktor#faktor pre#kehamilan termasuk indeks massa
tubuh (.MI), konsumsi alkohol, ri(a!at kesehatan dan reproduksi, merokok, diet, dan aktivitas
fisik%
8ecara umum, survei kelompok responden 1+<?9 !ang hamil ini adalah (akil representatif dari
anggota *aiser +ermanente ,alifornia -tara !ang hamilB $74 dari kelompok 1+<?9 berasal
dari kelompok ras"etnis minoritas, dibandingkan dengan $04 dari semua kehamilan *+>,%
Terdapat representasi !ang sedikit lebih rendah dari etnis ;frika ;merika (&,&4 vs 3,34 pada
populasi kehamilan *+>,)%
:i antara para (anita !ang men!elesaikan survei 1+<?9 dan kemudian hamil pada *+>,,
kami mengidentifikasi $3) pasang ibu#anak !ang telah melahirkan anak hidup tunggal
(singleton) dengan tinggi dan berat badan anak diambil pada usia '7 bulan atau lebih tua% Cika
(anita tersebut hamil lebih dari ' kali, kami memilih kehamilan !ang pertama tepat setelah
mengisi survei 1+<?9% *ami kemudian membatasi pasangan ibu#anak ketika anak berusia 2
tahun atau lebih pada saat pengukuran berat dan tinggi !ang terbaru (n D &$0$)% *ami
mengeluarkan pasangan ibu#anak jika sang ibu lupa data mengenai kenaikan berat badan pada
kehamilan (n D &'$')% *ami kemudian membatasi kohort ini kepada mereka !ang memiliki data
lengkap pada usia kehamilan saat melahirkan, didapatkan jumlah kohort analitik akhir dari &'&$
pasang ibu#anak%
+enelitian ini disetujui oleh :e(an peninjau kelembagaan Ea!asan =embaga +enelitian *aiser
dan *omite >egara .agian ,alifornia untuk +erlindungan 8ub!ek Manusia (Human Subects)%
Ka%akt%i"tik Mat%na'
:ari survei 1+<?9 kami memperoleh karakteristik maternal sebagai berikutB ras"etnis maternal
!ang dilaporkan sendiri (5'6, kulit putih non#9ispanik, 526 ;frika ;merika, 576 ;sia, 5&6
9ispanik, dan 5$6 tidak diketahui) dan memperoleh pendidikan (dalam beberapa tahun)%
P#'a Dit S*'u( K$a(i'an
8urvei 1+<?9 mencakup 20 kategori makanan, termasuk jenis minuman manis degan gula%
-ntuk mengidentifikasi pola diet utama sebelum hamil, digunakan prinsip analisis komponen
pada 20 jenis makanan untuk mengidentifikasi faktor !ang men!umbang ban!akn!a variasi%
*elompok makanan (faktor) nantin!a dirotasi menggunakan transformasi orthogonal,
menghasilkan faktor !ang tidak berkorelasi dan independen% >ilai faktor untuk masing#masing
(pola) faktor dihitung dengan menjumlahkan bobot asupan kelompok makanan oleh muatan
faktor, dan setiap individu diberikan nilai untuk masing#masing pola !ang diidentifikasi%
Individu dengan nilai tinggi terhadap suatu pola dibandingkan dengan individu dengan skor !ang
lebih rendah memiliki kecenderungan !ang kuat untuk mengikuti pola itu% >ilai kemudian
dikategorikan oleh tertile%
*ami mengidentifikasi 2 pola diet !ang berbedaB diet +rudent"bijaksana dan diet .arat% :iet
prudent dicirikan dengan kelompok makanan berikutB sa!uran, buah#buahan, gandum, biji#bijian,
dan kacang#kacangan% :iet .arat dicirikan oleh konsumsi daging olahan, makanan !ang
dipanggang, telur utuh, daging sapi, babi, domba, makanan digoreng, margarin, dan minuman
ringan"soft drink%
Akti+ita" ,i"ik P%ak$a(i'an
The volume of total metabolic e!uivalent (M?Ts) diukur sebagai menit per minggu berdasarkan
& pertan!aan%
Dia*t" G"ta"i#na'
:iabetes <estasional (<:M) dinilai melalui KPNC Pregnancy Glucose Tolerance Registry dan
didefinisikan dengan memiliki minimal 2 kali nilai glukosa plasma '00 g, memenuhi tes
toleransi glukosa oral 7 jam atau melebihi ambang batas ,arpenter#,oustan (puasaB $ mg " d=,
' jamB '00 mg " d=, 2 jamB '$$ mg " d=, 7 jamB '&0 mg " d=)%
Pnta)an Pa)a%an -Exposure.
.erat badan sebelum hamil adalah pengukuran berat badan !ang diperoleh sebelum kehamilan
(dalam (aktu '2 bulan dari periode menstruasi terakhir), data diambil dalam ?M1 (04) atau
!ang dilaporkan sendiri pada saat pengukuran pada kunjungan prenatal pertama !ang juga dapat
diperoleh melalui ?M1% .MI prekehamilan dihitung sebagai berat badan sebelum hamil
(kilogram) dibagi dengan tinggi badan (meter) kuadrat% *ategori .MI diciptakan sesuai dengan
rekomendasi penambahan berat badan kehamilan IOM pada tahun 200 sebagai berikutB
kekurangan berat badan (F'0,$ kg"mG), berat badan normal ('0,$#2&, kg"mG), kelebihan berat
badan (2$,0#2, kg "mG), dan obesitas (H 70,0 kg"mG)% *arena ada sebagian kecil (anita !ang
kekurangan berat badan (',4), kategori kekurangan berat badan dan berat badan normal
digabung menjadi ' kategori (F2&, kg"m2)%
Total kenaikan berat badan saat kehamilan adalah perbedaan antara berat badan saat kehamilan
dan berat badan sebelum hamil !ang terakhir diukur, dalam kilogram% .erat kehamilan terakhir,
diperoleh dari ?M1, adalah berat final sebelum melahirkan dan harus diukur tidak lebih dari &
minggu sebelum kelahiran untuk dimasukkan dalam analisis% Total kenaikan berat badan
kehamilan dikategorikan menurut rekomendasi kenaikan berat badan kehamilan IOM tahun 200
(diba(ah, terpenuhi, melebihi)% Tingkat total berat badan kehamilan per minggu selama
kehamilan (dalam kilogram) dihitung sebagai total berat badan kehamilan dibagi dengan minggu
kehamilan !ang dicapai pada pengukuran berat badan kehamilan terakhir%
Ka%akt%i"tik Ktu%unan
.erat lahir berdasarkan usia kehamilan dikategorikan menurut penelitian populasi race"ethnicit!
dan distribusi berat lahir kehamilan usia tertentu sebagai berikutB besar untuk usia kehamilan jika
berat lahir lebih besar dari persentil 0, kecil untuk usia kehamilan jika berat lahir kurang dari
persentil '0, dan sesuai untuk usia kehamilan jika berat lahir antara persentil '0 dan persentil 0%
Cenis kelamin, tinggi, dan data berat badan untuk anak#anak diperoleh dari ?M1% ;nak
diklasifikasikan sebagai kelebihan berat badan atau obesitas jika nilai#/ .MI mereka memenuhi
atau melampaui persentil ke#0$ dari Centers for Disease Control and Prevention child growth
standards berdasarkan usia dan jenis kelamin% "nternational Classification of Diseases, revisi
kesembilan, kode pengiriman ()3&%I atau $3$%I 5kemungkinan pertumbuhan intrauterin
terhambat6) dalam ?8:M kami gunakan untuk mengidentifikasi ba!i dengan pertumbuhan
intrauterin terhambat%
Ana'i"i" Stati"tik
#nconditional logistic regression analysis digunakan untuk mendapatkan odds rartio (O1) dan
confidence interval (,I) untuk memperkirakan kemungkinan anak obesitas#kelebihan berat
badan !ang nantin!a berhubungan dengan kenaikan berat badan pada kehamilan% -ntuk model
!ang mengkaji rekomendasi IOM sebagai e$%osure, kami memperkirakan kemungkinan anak
kelebihan berat badan"obesitas berhubungan dengan kelebihan dan perolehan di ba(ah
rekomendasi, dibandingkan dengan !ang memenuhi rekomendasi% -ntuk jumlah berat badan
kehamilan per minggu, kami juga mengelompokkan perempuan ke dalam tertile2 mereka !ang
berada di tertile terendah digunakan sebagai kelompok acuan%
Jariabel !ang dievaluasi untuk perancu mencakup orang#orang dengan prioritas utama (usia
maternal saat melahirkan, ras"etnis, .MI prakehamilan (kilogram per meter persegi), usia anak,
kelahiran prematur (usia kehamilan F7) minggu), pendidikan ibu, paritas, jenis kelamin ba!i,
volume aktivitas fisik 5berarti M?T menit per minggu6, dan pola diet maternal prudent)%
-ntuk menilai perancu, kami memasukkan ko#variatas sekaligus ke dalam suatu model regresi
logistik dan kemudian membandingkan O1 !ang disesuaikan dan !ang belum disesuaikan%
Model regresi logistik akhir termasuk diantaran!a variabel#variabel !ang dievaluasi untuk
perancu dan selanjutn!a disesuaikan dengan berat badan lahir dan glikemia kehamilan maternal
(didefinisikan sebagai <:M 5!a atau tidak6), !ang mungkin menjadi mediator dari penambahan
berat badan kehamilan dan berhubungan dengan kelebihan berat badan"obesitas pada masa anak#
anak%
*ami a(aln!a meneliti hubungan dengan membagi & tingkat kategori .MI !ang biasa digunakan
untuk rekomendasi IOM2 >amun, dari hasil didapatkan kesamaaan antara (anita dengan
kelebihan berat badan dengan (anita !ang obesitas saat dibagi berdasarkan .MI prakehamilan, 2
kategori kemudian dikombinasikan% 8elain itu, kami memiliki data persentase !ang sangat kecil
(anita !ang berada di kategori kekurangan berat badan (',4)%
-ntuk menilai efek potensi modifikasi .MI prakehamilan (H2$ kg"mG vs F2$ kg"mG), kami
men!ertakan istilah (interaksi) cross&%roduct !ang tepat dalam model regresi% ;khirn!a, analisis
sensitivitas berikut dilakukanB (') membatasi dengan tepat usia kehamilan ba!i, dan (2)
mengeluarkan mereka !ang berat badan !ang dilaporkan sendiri% 8;8 versi %' (8;8 Institute
Inc, ,ar!, >,) digunakan untuk semua analisis data%
Ha"i'-$a"i'
Ta*' / menampilkan karakteristik kohort tingkat ba(ah, terpenuhi, atau melebihi terhadap
penambahan berat badan rekomendasi IOM pada kehamilan2 '0,4 berada di ba(ah, 22,04
terpenuhi, dan 33,24 melebihi rekomendasi% +ara (anita, rata#rata, berusia 77 tahun saat
melahirkan% 8tudi kohort ini merupakan ras !ang beragam2 han!a $'4 non#9ispanik !ang
berkulit putih% +ara (anita !ang melebihi rekomendasi IOM lebih cenderung berkulit putih,
nulipara, dan kelebihan berat badan sebelum kehamilan% Kanita !ang berada di ba(ah
rekomendasi IOM lebih cenderung ;sia atau ;frika ;merika, memiliki 2 anak atau lebih, dan
menjadi obesitas sebelum hamil% ;nak#anak, rata#rata, berusia sekitar 7 tahun ketika tinggi dan
berat badan mereka dinilai%
Ibu !ang melebihi rekomendasi IOM anakn!a !ang lahir lebih besar, rata#rata, dibandingkan
dengan ibu !ang memenuhi atau berada di ba(ah rekomendasi (7&)$ g vs 77&& dan 727' g,
masing#masing2 + F%0') dan lebih dari dua kali cenderung untuk menjadi makrosomia ('$,04 di
antara (anita !ang melebihi rekomendasi, dibandingkan dengan 0,74 !ang memenuhi
rekomendasi dan 3,24 !ang berada di ba(ah rekomendasi)%
;nak#anak dari (anita !ang melebihi rekomendasi IOM cenderung untuk kelebihan berat badan
atau menjadi obesitas pada usia 2#$ tahun (20%&4 vs '&%$4 5terpenuhi6 and '%$4 5di ba(ah62 +
F %0')% Terdapat lebih ban!ak anak dengan pertumbuhan intrauterine terhambat !ang lahir dari
(anita !ang berada di ba(ah rekomendasi IOM dibandingkan dengan mereka !ang memenuhi
atau melebihi rekomendasi (7%4 vs '%)4 5terpenuhi6 and '%24 5melebihi62 + F %0')%
Ta*' 0 menunjukkan O1 dan ,I bernilai sebesar $ 4 untuk berat badan berlebih"obesitas pada
masa anak#anak di usia 2#$ tahun% Kanita !ang penambahan berat badan kehamilann!a melebihi
rekomendasi IOM cenderung untuk memiliki anak !ang kelebihan berat badan"obesitas, setelah
disesuaikan dengan usia maternal saat kelahiran, pendidikan, .MI prakehamilan, dan ras"etnis
(O1, '%$'2 $4 ,I, '%27#'%0)), dibandingkan dengan para (anita !ang memenuhi rekomendasi
IOM%
8etelah disesuaikan lebih lanjut dengan usia anak, paritas, jenis kelamin ba!i, latihan (total dari
M?T tertile menit per minggu), dan diet (nilai tertile dengan pola diet prudent) serta faktor#
faktor !ang mungkin menjadi mediator antara berat badan pada kehamilan dan obesitas pada
masa anak#anak (8tatus toleransi glukosa maternal 5<:M (!a vs tidak)6, berat badan lahir, dan
minggu kehamilan pada saat kelahiran), hubungann!a lemah tapi tetap signifikan (O1, ',&32
$4 ,I, ',')#',07)% 9ubungan antara penambahan berat badan ibu di ba(ah rekomendasi IOM
dengan terjadin!a peningkatkan peluang anak menjadi kelebihan berat badan"obesitas secara
statistik tidak signifikan%
Kanita !ang berada di tertile tertinggi dan menengah atas penambahan berat badan kehamilan
(dibandingkan dengan tertile terendah, masing#masing) juga lebih cenderung untuk memiliki
anak !ang obesitas"kelebihan berat badan setelah disesuaikan dengan usia ibu saat melahirkan,
pendidikan, .MI sebelum hamil, dan ras"etnis (O1 , ',72, $4 ,I, ',0)#',32 5tengah6, O1, ',$7,
$4 ,I, ',2$#',00 5tertinggi6)% :alam model !ang telah disesuaikan juga didapatkan hasil
hubungann!a lemah tapi tetap signifikan%
;da hubungan !ang signifikan terhadap .MI prakehamilan (H 2$ kg"mG vs F2$ kg"mG) (+ D
0,0')), dan hubungan !ang lebih kuat terhadap ibu di ba(ah dan melebihi rekomendasi IOM
bagi (anita dengan berat badan normal (.MI F2$ kg"mG) sebelum kehamilan dibandingkan
dengan (anita dengan kelebihan berat badan"(anita obesitas (.MI H 2$ kg"mG) (<ambar),
setelah disesuaikan untuk usia ibu"maternal saat melahirkan, pendidikan, dan ras"etnis%
.ila dikelompokkan berdasarkan kategori berat badan lahir (kecil untuk usia kehamilan, sesuai
untuk usia kehamilan, dan besar untuk usia kehamilan), hubungan antara penambahan berat
badan pada kehamilan !ang berlebih terhadap kelebihan berat badan"obesitas masa anak#anak
tetap signifikan di antara keturunan !ang sesuai dengan usia kehamilan (n D 77$'2 O1, ',$)2
$4 ,I, ',27#2,0') (data tidak ditampilkan)%
9asil tersebut juga sama pada analisis sensitivitas terbatas pada (anita dengan berat badan !ang
diukur (n D 700) serta analisis sensitivitas terbatas pada 0'' pasang ibu#anak !ang anakn!a
berumur & tahun atau lebih (data tidak ditampilkan)%
U'a"an&k#(nta%
Ma!oritas (anita dalam penelitian kohort ini melebihi rekomendasi IOM tahun 200% +ara
(anita !ang melebihi rekomendasi tersebut &34 lebih cenderung untuk memiliki anak !ang
kelebihan berat badan atau obesitas pada usia 2#$ tahun, tergantung pada beberapa faktor
kovariat dan mediasi% Terdapat kecenderungan terjadi peningkatan risiko anak mengalami
kelebihan berat badan"obesitas akibat penambahan berat badan ibu pada kehamilan% Terdapat
dampak !ang tidak sesuai dari penambahan berat badan pada kehamilan baik ibu di atas atau di
ba(ah rekomendasi IOM, kelebihan berat badan"obesitas pada masa anak#anak tampakn!a lebih
kuat terjadi pada (anita !ang memiliki berat badan normal sebelum hamil%
9asil penelitian kami umumn!a konsisten dengan penelitian sebelumn!a tentang kelebihan
penambahan berat badan kehamilan dan kelebihan berat badan"obesitas selanjutn!a pada masa
anak#anak% 8ebuah meta#analisis tahun 20'2 men!impulkan bah(a kelebihan penambahan berat
badan kehamilan menghasilkan setidakn!a kenaikan 2'4 risiko obesitas pada masa anak#anak%
+enambahan berat badan pada kehamilan !ang lebih besar (berdasarkan rekomendasi IOM tahun
'0) juga berkaitan dengan keturunan !ang memiliki tekanan darah sistolik !ang tinggi dan
risiko kelebihan berat badan serta peningkatan adipositas pada usia 7 tahun, !ang diukur dengan
ketebalan lipatan kulit dan nilai#/ .MI% 9asil dari penelitian lain menemukan bah(a anak#anak
dari ibu !ang kelebihan berat badan selama kehamilan (per rekomendasi IOM tahun 200)
memiliki kemungkinan &04 lebih besar anak mengalami kelebihan berat badan pada usia )
tahun dibandingkan anak#anak dari ibu !ang memenuhi rekomendasi%
.an!ak penelitian mengevaluasi hubungan antara penambahan berat badan !ang rendah pada
kehamilan dan kelebihan berat badan"obesitas pada masa anak#anak telah menghasilkan
kesimpulan !ang beragam% 9inkle dkk tidak menemukan hubungan antara penambahan berat
badan !ang rendah pada kehamilan dengan nilai#/ .MI saat anak usia $ tahun dalam tiap
kelompok .MI !ang berbeda sebelum hamil, sedangkan ?hrenthal dkk menemukan bah(a
penambahan berat badan !ang rendah pada kehamilan secara signifikan berhubungan dengan
nilai#/ .MI pada usia & tahun%
8ebuah artikel baru#baru ini menemukan beberapa penelitian !ang melaporkan hubungan
bentuk#- atau bentuk#C antara penambahan berat badan pada kehamilan dan adipositas anak,
dimana nilai penambahan berat maternal terendah menunjukkan risiko !ang lebih besar
terjadin!a kelebihan berat badan pada masa anak#anak% +ara penulis berspekulasi bah(a hal ini
mungkin terjadi karena fenotipe !ang survive saat ba!i dengan kondisi nutrisi rahim !ang buruk
mengalami penambahan berat badan !ang dipercepat pada a(al kehidupan !ang dikenal sebagai
pertumbuhan catch&u%% Meskipun hal ini memberikan manfaat bagi kelangsungan hidup pada
a(al kehidupan, hal ini juga dapat memiliki dampak !ang merugikan di masa remaja dan masa
anak#anak, seperti obesitas dan gangguan metabolisme% .ukti dari *elaparan .elanda pada tahun
'&&#'&$ mendukung hipotesis ini% Temuan kami bah(a penambahan berat badan !ang rendah
pada kehamilan, khususn!a di kalangan perempuan dengan berat badan normal, berhubungan
dengan peningkatan kemungkinan anak akan mengalami kelebihan berat badan"obesitas
berikutn!a, menjadi hal !ang menarik untuk studi di masa depan
9al ini juga menetapkan bah(a obesitas orangtua merupakan faktor risiko !ang besar terjadin!a
obesitas pada masa anak#anak, terutama antara usia 7 dan $ tahun% 8atu penelitian menemukan
ada hubungan !ang signifikan antara penambahan berat badan !ang berlebih pada kehamilan dan
nilai#/ .MI pada anak han!a di kalangan ibu#ibu !ang tidak obesitas (.MI sebelum hamil F70
kg"mG), sedangkan studi kohort retrospektif menemukan bah(a kelebihan penambahan berat
badan pada kehamilan memiliki dampak !ang paling kuat bagi perempuan !ang kekurangan
berat badan sebelum hamil%
9al ini memberikan dukungan untuk hipotesis bah(a penambahan berat badan pada kehamilan
terhadap kelebihan berat badan"obesitas pada masa anak#anak berdampak lebih kuat pada
perempuan dengan berat badan normal !ang anakn!a tidak memiliki risiko predisposisi genetik
atau faktor perilaku keluarga2 misaln!a, anak dari seorang (anita !ang kelebihan berat badan
atau obesitas mungkin akan berbagi kebiasaan ga!a hidup atau perilaku !ang sama% ;nak usia
dini adalah saat ketika anak#anak menginternalisasi aktivitas fisik dan perilaku makan !ang
ditunjukkan oleh orang tua mereka%
9al ini diduga bah(a berat badan maternal sendiri !ang berlebihan atau penambahan berat badan
kehamilan dapat menghasilkan perubahan permanen dalam sistem biologis janin !ang mengatur
berat badan% *enaikan berat badan berbanding terbalik dengan sensitivitas insulin, dan (anita
obesitas !ang memasuki kehamilan sangat tahan insulin2 Oleh karena itu, penurunan dalam
sensitivitas insulin lebih kecil, menghasilkan penambahan berat badan !ang kurang saat
kehamilan pada (anita dengan berat badan normal% +ada a(al kehamilan, janin dari seorang
(anita !ang obesitas sudah berisiko dengan asupan nutrisi !ang berlebihan karena resistensi
insulin !ang tinggi pada ibu% 8ebalikn!a, penambahan berat badan kehamilan !ang berlebih pada
(anita dengan berat badan normal (!ang mengalami peningkatan sensitivitas insulin pregravid)
dapat menghasilkan penurunan !ang lebih besar dalam sensitivitas insulin, menghasilkan asupan
nutrisi berlebih dan peningkatan adipositas pada janin%
:i samping .MI prakehamilan, perubahan metabolik !ang mempengaruhi penambahan berat
badan kehamilan secara tidak langsung dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dan berat badan
masa anak#anak secara potensial karena keturunan dari (anita obesitas cenderung untuk
menggunakan energi secara berlebihan dan menjalani ga!a hidup !ang lebih menetap%
+ertumbuhan !ang cepat pada masa ba!i telah dikaitkan dengan obesitas di kemudian hari dalam
beberapa penelitian%
*eterbatasan penelitian ini adalah bah(a kami kekurangan informasi tentang praktik men!usui
atau diet anak setelah lahir% >amun, kami mampu mengontrol gi/i ibu"maternal sebelum
kehamilan, !ang mungkin berhubungan dengan diet selama kehamilan dan kebiasaan diet anak%
8alah satu kekuatan dari penelitian ini adalah bah(a sebagian besar sampel telah mengukur berat
badan sebelum hamil% 8isan!a dilaporkan sendiri, !ang mungkin meremehkan berat aktual2
>amun, ini han!a sebagian kecil dari sampel ('04), dan kami serta peneliti lain telah mengamati
bah(a berat badan sebelum hamil !ang dilaporkan sendiri mendekati nilai sebenarn!a% 8elain
itu, saat analisis sensitivitas mereka !ang berat dilaporkan sendiri tidak diikutkan juga tidak
ditemukan perbedaan% +enelitian ini merupakan salah satu diantara penelitian !ang paling a(al
untuk mengevaluasi hubungan penggunaan rekomendasi IOM !ang baru pada tahun 200, !ang
diperbarui bagi penelitian baru tentang outcome kehamilan serta peningkatan .MI dan
perubahan lain !ang berhubungan dengan anak% *ohort"kelompok besar kami juga sangat
beragam secara ras, membuat hasil !ang lebih dapat digeneralisasi serta memungkinkan kami
memiliki kapabilitas !ang la!ak untuk menilai efek modifikasi .MI prakehamilan%
+enambahan berat badan pada kehamilan ibu baik !ang berada di ba(ah serta di atas
rekomendasi IOM berkaitan dengan peningkatan risiko anak untuk memiliki kelebihan berat
badan"obesitas berikutn!a pada anak#anak (usia 2#$ tahun), khususn!a di kalangan perempuan
dengan berat badan normal% +engarahan di masa depan mencakup pengembangan intervensi ga!a
hidup !ang membantu para (anita mencapai penambahan berat badan !ang tepat selama
kehamilan dan melakukan uji klinis untuk mengevaluasi efektivitas intervensi tersebut dalam
mencapai penambahan berat badan kehamilan !ang memadai dan mengurangi obesitas pada
masa anak#anak%