Anda di halaman 1dari 3

TUGAS HIDROLGI SATU

Dikerjakan oleh :
Nama : Fuad Izzatur Rahman
NIM :105060100111017
Matkul : Hidrologi
Kelas : A
Dosen : Yatnanta Padma Devia, ST., MT.
SIKLUS HIDROLOGI (HYDROLOGY CYCLE)


TRANSPORTASI
TRANSPIRASI
EVAPORASI
LIMPASAN SAL JU
LIMPASAN AIR PERMUKAAN
PRESITIPASI
KONDENSASI
INFILTRASI
PERKOLASI
ALIRAN AIR BAWAH TANAH
RESAPAN
TANAMAN

PENJELASAN
Evaporasi (Penguapan)
Penguapan molekul-molekul air yang ada di atas bumi dikarenakan energi panas sehingga membentuk
uap.
Ketika air dipanaskan oleh sinar matahari, permukaan molekul-molekul air memiliki cukup energi untuk
melepaskan ikatan molekul air tersebut dan kemudian terlepas dan mengembang sebagai uap air yang
tidak terlihat di atmosfir.
Transpirasi (penguapan dari tanaman)
Penguapan molekul-molekul air oleh tanaman melalui permukaan tanaman terutama pada daun. Setiap
hari tanaman yang tumbuh secara aktif melepaskan uap air 5 sampai 10 kali sebanyak air yang dapat
ditahan.
Kondensasi (pengembunan)
Pembentukan gumpalan awan di langit yang disebabkan oleh pendinginan uap air di udara. Ketika uap air
mengembang, mendingin dan kemudian berkondensasi, biasanya pada partikel-partikel debu kecil di
udara. Ketika kondensasi terjadi dapat berubah menjadi cair kembali atau langsung berubah menjadi
padat (es, salju, hujan batu (hail)). Partikel-partikel air ini kemudian berkumpul dan membentuk awan.
Transportasi (pergerakan)
Pergerakan atau perubahan tempat awan yang dikarenakan oleh angin, suhu, dan cuaca suatu daerah.
Transportasi diperlukan agar proses presipitasi dapat terjadi di daerah-daerah tertentu sehingga
penyebaran molekul air menjadi merata.
Presipitasi
Proses terjatuhnya air dari bentuk awan. Sebagai contoh, ketika awan-awan tersebut bergerak menuju
pegunungan, awan-awan tersebut menjadi dingin, dan kemudian segera menjadi jenuh air yang
kemudian air tersebut jatuh sebagai hujan, salju, dan hujan batu (hail), tergantung pada suhu udara
sekitarnya.
Limpasan Salju
Pergerakan air (mengalir) yang tidak bisa menjadi salju seluruhnya (half-formed snow) dikarenakan
perbedaan tingkat kadar garam pada air. Limpasan salju biasanya terjadi di daerah-daerah yang beriklim
sub-tropis hingga daerah kutub. Limpasan ini juga bisa terjadi jika air dari proses presipitasi tidak sempat
terserap oleh tanah pada daerah-daerah tersebut. Salju yang terbentuk cepat mencair sehingga harus
mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah.



Limpasan air permukaan
Pergerakan air yang tidak sempat terserap oleh tanah sehingga mengalir hingga terkadang membentuk
sungai atau danau. Terkadang juga limpasan permukaan juga memberikan bencana bagi manusia seperti
banjir dan genangan air akibat limpasan.
Infiltrasi
Proses penyerapan air melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan mengalir menuju ke lapisan tanah
yang ada dibawahnya.(secara vertikal).
Perkolasi
Beberapa presipitasi dan salju cair bergerak ke lapisan bawah tanah, mengalir secara perkolasi melalui
celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan sehingga mencapai muka air tanah (water table) yang
kemudian menjadi air bawah tanah. Perkolasi juga melakukan pergerakan melalui celah-celah dalam
tanah secara horizontal.
Aliran air bawah tanah
Proses ini terjadi karena proses perkolasi menggerus formasi/struktur tanah pada lapisan lebih bawah.
Terkadang hanya berupa aliran-aliran kecil tetapi pada daerah-daerah tertentu aliran air bawah tanah ini
dapat membentuk sungai-sungai kecil dalam tanah.
Resapan tanaman
Proses pengambilan air oleh akar-akar tanaman.

SUMBER:
Wikipedia.com
www.ilmusipil.com
ganesaitb.hidrologi.co.id
google.com
googlebook/hydrolgy_intoduction.com
buku ajar hidrologi (dengan sedikit penyesuaian)