Anda di halaman 1dari 16

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Akrodermatitis merupakan dermatitis tipe vesikular pada jari, telapak
tangan dan kaki. Penyakit ini merupakan dermatosis yang dapat dalam keadaan
akut, rekuren, dan kronik, yang dikarakteristikan dengan adanya vesikel yang
gatal dengan onset tiba-tiba, dan pada keadaan lanjut dapat ditemukan fisura dan
likenifikasi.
1,2
Prevalensi akrodermatitis di Amerika Serikat adalah 5 dari seluruh
penyakit eksema pada tangan. !nsidensi pun"ak penyakit ini terjadi pada pasien
usia 2#-$# tahun, tetapi penyakit ini juga dapat terjadi pada usia remaja ataupun
pada usia lebih tua. %erdasarkan beberapa penelitian penyakit ini lebih sering
terkena pada &anita dibandingkan pria dengan perbandingan 2 ' 1. (ortalitas
tidak pernah dilaporkan sehubungan dengan akrodermatitis tetapi dalam keadaan
berat penyakit ini dapat menganggu aktivitas.
2
Akrodermatitis dikaitkan dengan ri&ayat atopi, dimana sekitar 5#
penderita akrodermatitis juga menderita dermatitis atopik.

Akrodermatitis
merupakan penyakit yang sering kambuh tetapi dapat terjadi remisi spontan dalam
2-) minggu. !nterval serangan bisa terjadi dalam minggu atau bulan. Pada
beberapa orang akrodermatitis dapat menjadi kronik.
1
(ekanisme mengenai terjadinya akrodermatitis sendiri masih belum
jelas. *ipotesis paling a&al mengemukakan bah&a lesi-lesi vesikel yang
timbul pada akrodermatitis disebabkan oleh ekskresi keringat yang berlebihan
+e,"essive s&eating-. .amun sekarang hipotesis ini sudah tidak digunakan lagi
karena lesi-lesi vesikular yang timbul pada akrodermatitis tidak berkaitan
dengan saluran kelenjar keringat. /alaupun demikian, hiperhidrosis +keringat
berlebihan- merupakan salah satu tanda yang terlihat se"ara khas pada $#
penderita akrodermatitis.
)
1
0istribusi dari ruam adalah 1# pada tangan dan kaki, dimana tempat
predileksi dimulai dari bagian lateral jari-jari, telapak tangan, telapak kaki dan
pada keadaan lanjut pada bagian dorsal jari-jari.
1
Akrodermatitis merupakan
penyakit yang sering kambuh tetapi dapat terjadi remisi spontan dalam 2-)
minggu. !nterval serangan bisa terjadi dalam minggu atau bulan.
2

BAB II
2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Definisi
0itinjau dari segi bahasa berasal dari kata a"ro yang berarti ekstremitas
dan dermatitis yang mempunyai arti peradangan pada kulit
+$-
. Sehingga dapat
ditarik suatu pengertian se"ara bahasa yakni peradangan kulit yang terdapat pada
ektremitas. Akrodermatitis adalah suatu kelainan kulit yang tidak berbahaya yang
disertai gejala demam dan malaise, yang terkait dengan suatu infeksi virus
maupun bakteri.
)
2.2 Etiologi
Penyebab akrodermatitis belum diketahui dengan pasti. Akrodermatitis
sering timbul bersamaan dengan penyakit kulit lain misalnya dermatitis atopik,
dermatitis kontak, alergi terhadap bahan metal, infeksi dermatofita, infeksi
bakteri, lingkungan dan stres.
)
Ada beberapa faktor yang mungkin berperan dalam
menyebabkan akrodermatitis , yaitu
1. Atopi ' Sebanyak 5# pasien dengan akrodermatitis dilaporkan baik
se"ara personal maupun keluarga mempunyai atopy diatesis +eksema,
asma, hay fever, rinitis alergika-
2. Serum !g2 akan meningkat, sekalipun pasien dan keluarga tidak
mempunyai ri&ayat atopy.
). Sensitif terhadap nikel ' !ni mungkin faktor yang signifikan dalam
akrodermatitis namun mempunyai jumlah yang rendah, sedangkan dalam
beberapa studi lain dilaporkan adanya peningkatan terhadap sensitifitas
terhadap nikel.
$. !nfeksi jamur.
5. Stres emosi '(erupakan faktor yang paling memungkinkan menyebabkan
akrodermatitis. %anyak pasien melaporkan adanya akrodermatitis berulang
)
selama periode stres. Perbaikan akrodermatitis menggunakan biofeedba"k
untuk mengurangi stres.
3. 4aktor lain ' 4aktor yang dilaporkan bisa menyebabkan akrodermatitis
antara lain rokok, kontrasepsi oral, aspirin dan implan metal.
2.3 Patofisiologi
(ekanisme mengenai terjadinya akrodermatitis sendiri masih belum jelas.
*ipotesis paling a&al mengemukakan bah&a lesi-lesi vesikel yang timbul pada
akrodermatitis disebabkan oleh ekskresi keringat yang berlebihan +e,"essive
s&eating-. .amun sekarang hipotesis ini sudah tidak digunakan lagi karena lesi-
lesi vesikular yang timbul pada dermatitis dishidrosis tidak berkaitan dengan
saluran kelenjar keringat. /alaupun demikian, hiperhidrosis +keringat berlebihan-
merupakan salah satu tanda yang terlihat se"ara khas pada $# penderita
dermatitis dishidrosis +istilah dishidrosis datang dari gejala berkeringat
banyak5salah berkeringat-.
$
Stres emosional dan faktor lingkungan meliputi perubahan iklim, suhu
yang panas atau dingin dan kelembaban dapat memudahkan terjadinya
penyebaran dari akrodermatitis. Pasien mengeluh gatal pada tangan dan basah
serta adanya bula yang tiba-tiba mun"ul. 6eluhan rasa panas dan gatal mungkin
akan dialami setelah bula mun"ul. 6eadaan tersebut bisa berubah dari sekali
sebulan menjadi sekali setahun.
5
2. !a"#aran Klinis
7elembung +vesikel- ke"il dengan karakteristik sebagai berikut'
vesikel yang sangat ke"il +diameter ) mm atau kurang- yang mun"ul di
ujung dan sisi jari jari tangan dan kaki serta telapak tanga.
$
vesikel yang opak dan dalam, yang rata dengan kulit atau sedikit lebih
tinggi dan tidak mudah pe"ah. Akhirnya, gelembung ke"il bersatu dan
membentuk gelembung besar +bula-.
vesikel mungkin gatal, nyeri, atau tidak ada gejala sama sekali dan
memburuk setelah kontak dengan sabun, air, atau 8at iritan.
vesikel akan pe"ah saat digaruk , mengeluarkan "airan di dalamnya, dan
akhirnya mun"ul krusta dan fisura +retak-. 9etak kulit itu sangat nyeri dan
menimbulkan gangguan kosmetik dan sering membutuhkan &aktu berminggu
minggu bahkan berbulan bulan untuk menyembuhkannya 6ulit akan tampak
kering dan bersisik selama periode ini.
:airan dari vesikel adalah serum yang terakumulasi antara sel-sel kulit
yang teriritasi bukan keringat seperti yang diperkirakan sebelumnya.
0alam beberapa kasus, seperti lepuh yang terdapat di telapak atau jari
dapat ditemukan pembengkakan kelenjar getah bening . *al ini ditandai
dengan rasa kesemutan di lengan ba&ah dan benjolan mun"ul diketiak.
6uku pada jari tangan dan jari kaki yang terkena, dapat mengalami
kelainan.
%eberapa faktor yang digali dari anamnesis dapat terkait dengan akrodermatitis,
antara lain stress emosional, ri&ayat atopik diri sendiri atau keluarga, pajanan
terhadap antigen tertentu +seperti kobalt, nikel, balsam, krom, dll-, ri&ayat
pengobatan dengan terapi imunoglobulin intravena, atau ri&ayat penyakit hiv.
2.$ Pe"eriksaan Pen%n&ang
;aboratorium
0iagnosis akrodermatitis biasanya ditegakkan berdasarkan pemeriksaan
klinis semata dan mudah untuk didiagnosis karena "enderung tidak menyerupai
keadaan lainnya. Pemeriksaan kultur bakteri dan sensitifitas dilakukan jika "uriga
adanya infeksi sekunder. Sedangkan tes darah biasanya tidak diusulkan, tapi
biasanya !g2-nya meningkat.
5
0apat juga dilakukan uji tempel +Patch Test- bila
di"urigai adanya dermatitis kontak alergi.
5
*istopatologi
Pada biopsi kulit epidermis diperoleh spongios fokal, parakeratosis dan
a"antholisis ringan. pada dermis disekitar vas"ular terdapat infiltrat lymphosit dan
histiosit.
2.6 Diagnosis
0iagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan gambaran klinis yang
ditemukan, kultur bakteri dan sensitivitas, uji tempel, dan histopatologi +adanya
spongiosis disertai infiltrasi limfosit dan5atau bula5vesikel intraepidermal-.
2.' Diagnosis Ban(ing
0iagnosis bandingnya adalah dermatitis, yaitu dermatitis allergen yang
terjadi karena adanya kontak dengan allergen. 0ermatitis kontak iritan dapat
menjadi faktor pen"etus terjadinya akrodermatitis ini. 0ermatitis kontak iritan
pada tangan biasanya mengenai dorsum manus dan sela-sela jari. Pada
akrodermatitis, lokalisasi terutama di telapak tangan dan pinggir lateral jari-jari.
2.) Penatalaksanaan
< 6rim kortikosteroid
< Asam salisilat 5 dalam alkohol
< 6rim vioform ) memberi hasil yang baik
< %ila madidans ' kompres dengan 6(n=
$
1 ' 5###
< Pada kasus-kasus yang berat diberikan kortikosteroid sistemik seperti '
prednison, prednisolon atau tiamsinolon
>erapi paling mendasar yang dapat anda lakukan adalah menjaga daya tahan
tubuh.
5

%eberapa tips yang dapat anda terapkan antara lain'
1. 7unakan pelembab untuk men"egah kulit kering dan gatal
2. (anajemen stres
3
). *indari menggaruk karena justru akan memperburuk dishidrosisnya. ?ntuk
mengurangi gatalnya Anda dapat membasuh atau merendam tangan dan kaki
Anda dalam air dingin.
$. %uka kaus kaki dan sepatu setiap ada kesempatan untuk mengalirkan uap
keringat
5. *indari penggunaan shampoo dan sabun yang berbahan keras
3. *indari nikel jika Anda alergi terhadapnya. Sumber nikel antara lain
beberapa jenis makanan, perhiasan, bra, dsb.
@. *indari produk kulit yang mengandung alkohol karena dapat mengiritasi
kulit.
1. 7unakan alas kaki dari bahan kulit daripada karet
A. 7unakan kaus kaki yang terbuat dari katun dibandingkan bahan sintetik
2.* Prognosis
Prognosis penyakit ini baik dengan diagnosis dan terapi yang tepat.
@
BAB III
LAP+,AN KASUS
A. STATUS PENDE,ITA
!dentitas Penderita
.ama ' Ahmad 9osidi
?mur ' 11 tahun
Benis 6elamin ' ;aki-;aki
Agama ' !slam
Pekerjaan ' Pelajar
Alamat ' Bl. Pan"a ?saha ;r. (a&ar .o 22#1 6ertapati
B. ANA-NESIS
6eluhan ?tama' 6ulit jari pada telapak tangan mengelupas dan terasa perih dan
gatal sejak 1 bulan yang lalu.
6eluhan tambahan' kulit terasa panas, kering dan mengeras.
9i&ayat Perjalanan Penyakit
Pasien datang ke Poli kulit 9S?0 Palembang %A9! pada tanggal 1@
September 2#12. Pasien mengeluh 1 bulan yang lalu timbul 1 buah bintil
ber&arna putih pada jari telunjuk kanan pasien, bintil hanya timbul pada jari
kanan, terasa gatal dan perih. %intil tersebut tidak sengaja terpe"ahkan tetapi tidak
mengeluarkan "airan.
6emudian kulit pada jari telunjuk pasien terlihat mengelupas dengan
sendirinya dan semakin melebar ke daerah jari tengah jari manis dan ibu jari
pasien. Bika terkena detergent kulit yang terkelupas terasa perih, pada saat "ua"a
panas kulit juga suka terasa keras dan nampak kering. Pasien pernah men"oba
mengelupasi kulit-kulit jarinya sehingga mengeluarkan darah dan terasa perih, dan
terasa gatal. Pasien belum pernah melakukan pengobatan sebelumnya.
1
) hari yang lalu kulit yang mengelupas semakin terasa perih, pasien juga
semakin sering mengelupasi sendiri kulit-kulit yang kering. 6emudian pasien
datang ke 9S?0 Palembang %ari.
Pasien juga tidak pernah menggunakan obat-obat gosok, dan bahan kimia
lainnya.
- 9i&ayat Penyakit 0ahulu
2 tahun yang lalu os pernah mengalami hal yang serupa, tetapi dapat
sembuh sendiri, ri&ayat alergi disangkal, ri&ayat asma disangkal, ri&ayat 0(
dan hipertensi disangkal.
- 9i&ayat Penyakit 6eluarga
6eluhan sakit kulit yang sama pada keluarga pasien disangkal.
- 9i&ayat 7i8i
Pasien selalu makan teratur ) kali sehari dengan mengkonsumsi nasi, sayur telur
ikan dan terkadang daging,dan disertai konsumsi buah-buahan.

.. PE-E,IKSAAN /ISIK
6eadaan ?mum ' >ampak sakit ringan, "ompos mentis, gi8i kesan "ukup
>anda vital
>ekanan 0arah ' 12A51# mm*g
Pernafasan ' 2#,5m
.adi ' frekuensi 11,5m, regular, tegangan "ukup
Suhu ' )3,2
#
:
%erat %adan ' 55kg
A
Status 7eneralis
6epala ' >idak ada kelainan
;eher ' >idak ada kelainan
67% ' >idak ada pembesaran dileher, diketiak,dan lipat paha
0ada ' >idak ada kelainan
Paru-paru ' >idak ada kelainan
Bantung ' >idak ada kelainan
Abdomen ' >idak ada kelainan
2kstremitas Atas ' ;ihat status dermatologikus
2kstremitas %a&ah' >idak ada kelainan
- Status 0ermatologikus
9egio Palmar digiti !-!C de,tra ' tampak skuama ber&arna putih dengan dasar
eritema dan terdapat fisura. Pada digiti ! terdapat papul hyperkeratosis, batas
tegas, soliter.
D. ,ESU-E
Pasien mengeluh 1 bulan yang lalu timbul 1 buah bintil ber&arna putih
pada jari telunjuk kanan pasien, terasa gatal dan perih. %intil tersebut tidak
sengaja terpe"ahkan tetapi tidak mengeluarkan "airan. 2 minggu kemudian kulit
pada jari telunjuk pasien terlihat mengelupas dengan sendirinya dan semakin
melebar ke daerah jari tengah jari manis dan ibu jari pasien. Bika terkena detergent
kulit yang terkelupas terasa perih. Pasien pernah men"oba mengelupasi kulit-kulit
jarinya sehingga mengeluarkan darah dan terasa perih, dan terasa gatal. ) hari
1#
S(9S kulit yang mengelupas semakin terasa perih, pasien juga semakin sering
mengelupasi sendiri kulit-kulit yang kering.
Pada regio palmar digiti !-!C de,tra, tampak skuama sedang ber&arna
putih selapis dengan dasar eritema dan terdapat fisura. Pada digiti ! terdapat papul
yang hyperkeratosis, soliter, berbatas tegas.
E. DIA!N+SA BANDIN!
0ermatitis kontak alergi
0ermatitis kontak iritan
/. DIA!N+SA KE,JA
Akrodermatitis
!. PLANNIN! TE,API
(edika mentosa'
sistemik' interhistin )D1
topi"al' asam fusidat5hidrokortison 2 kali setelah mandi
.on medikamentosa'
- Bangan menggaruk pada daerah lesi karena akan memperburuk.
- 7unakan pelembab untuk menjaga kulit dari kekeringan
- *indari produk kulit yang dapat mengiritasi
11
H. P,+!N+SA
Prognosa baik selama pengobatan sesuai dan anjuran.
Euo ad sanationam ' bonam
Euo ad vitam ' bonam
Euo ad kosmetika ' bonam
Euo ad fun"tionam ' bonam
I. ANALISIS KASUS
Akrodermatitis merupakan dermatitis tipe vesikular pada jari, telapak
tangan dan kaki. Penyakit ini merupakan dermatosis yang dapat dalam keadaan
akut, rekuren, dan kronik, yang dikarakteristikan dengan adanya vesikel yang
gatal dengan onset tiba-tiba, dan pada keadaan lanjut dapat ditemukan fisura dan
likenifikasi.
1,2
0istribusi dari ruam adalah 1# pada tangan dan kaki, dimana tempat
predileksi dimulai dari bagian lateral jari-jari, telapak tangan, telapak kaki dan
pada keadaan lanjut pada bagian dorsal jari-jari.
Pada kasus ini, diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan
pemeriksaan dermatologis.
Pada pasien ini diberikan penatalaksanaan berupa pengobatan topikal dan
sistemik. Pengobatan sistemik yang diberikan adalah interhistin yang merupakan
antihistamin karena lesi yang timbul disertai rasa gatal yang mengganggu. Pada
pasien ini juga diberikan asam fusidat5hidrokortison se"ara topikal yang
merupakan gabungan antara antibiotik dengan kortikosteroid topikal sesuai
dengan literatur yang menyebutkan bah&a pengobatan yang diberikan pada
akrodermatitis adalah kortikosteroid topikal potensi tinggi dan pemberian
antibiotik dapat dipertimbangkan jika di"urigai adanya infeksi.
12
Prognosis pada pasien ini baik bila melakukan pengobatan se"ara teratur.
>abel 1' 7ambaran akrodermatitis berdasarkan teori dan kasus
.o >eori 6asus
1 Anamnesis Cesikel mun"ul pada
ujung jari,sela jari dan
telapak tangan, rasa nyeri
dan gatal. sifat akut,
kronik
%intil ber&arna putih,
terdapat pada jari
telapak tangan, terasa
gatal,dan perih. sudah
berlangsung selama 1
bulan.
2 Predileksi Pada telapak tangan, dan
telapak kaki
Bari telapak tangan
sebelah kanan digiti !-
!C
1)
) 7ambaran Cesikel yang sangat
ke"il, 9etak kulit nyeri
6ulit akan tampak kering
dan bersisik.
>ampak skuama sedang
ber&arna putih selapis
dengan dasar eritema
dan terdapat fisura
$ 0iagnosis %anding 06!' inflamasi yang
terjadi karena kulit
terpapar oleh bahan yang
toksin atau iritatif.
06A ' timbul setelah
melakukan kontak dengan
allergen melalui proses
sensitisasi, kadang terasa
panas dan nyeri. Seluruh
permukaan tubuh dapat
terkena.
>imbul pada jari-jari
telapak tangan, tidak
ada kontak dengan
allergen, ataupun
terpapar bahan toksik.
BAB I0
KESI-PULAN
Akrodermatitis adalah suatu kelainan kulit pada daerah ekstremitas yang
tidak berbahaya terkadang disertai gejala demam dan malaise, yang terkait dengan
suatu infeksi virus maupun bakteri.
0iagnosa ditegakkan berdasarkan anamnesis dan gambaran ruam, dimana
penyakit ini terjadi selama beberapa minggu dengan gejala adanya rasa gatal pada
vesikel baru dan rasa nyeri pada fisura dan lesi sekunder akibat infeksi.
keseluruhan prognosis dari akrodermatitis adalah baik. akrodermatitis
merupakan penyakit yang sering kambuh tetapi dapat terjadi remisi spontan dalam
2-) minggu dengan interval serangan bisa terjadi dalam minggu atau bulan. Pada
beberapa orang akrodermatitis dapat menjadi kronik.
1$
DA/TA, PUSTAKA
1. 4it8patri"k >%, Bohnson 9A, /olff 6, Suurmond 0. :olor atlas and
synopsis of :lini"al 0ermatology. .e& Fork. ?nited States of Ameri"a'
(" 7ra&-*ill (edi"al Publishing 0ivisionG 2##1.
2. Banniger, :amila 6. Pediatri" 0yshidroti" 2"8ema. 0iunduh dari'
http'55emedi"ine.meds"ape."om5arti"le5A1#A$3-overvie& . di akses tanggal
1@ September 2#12
). *arahap, *. 2###, Il"% Pen1akit K%lit, *ipokrates, Bakarta ' 21
$. Siregar, 9.S. 1AA3, Atlas Ber2arna SA,IPATI PEN3AKIT KULIT,
27:, Bakarta ' 1$2-1$)
15
5. %urdi"k, A.2. 2##$, 0yshidroti" 2"8ema, 0epartment of 0ermatology,
?niversity of (iami S"hool of (edi"ine, http '55&&&.e(edi"ine."om ' 1-
1A
13