Anda di halaman 1dari 1

ALGORITME PENILAIAN PASIEN RESIKO JATUH

Penilaian awal pasien resiko jatuh pada saat


melengkapi admisi dengan menggunakan Morse
Falls Risk Assement
Farmasis dan/atau dokter
PJ dan/atau perawat
menskreening pasien
dengan resiko jatuh

Pasien datang ke RS
Tindakan pencegahan
pasien resiko jatuh secara
umum (semua pasien)
Orientasi ruangan dan penggunaan bel
panggilan
TT berada pada posisi rendah, roda terkunci
dan rel samping TT dinaikan
Barang-barang pribadi berada dalam
jangkauan pasien, seperti: telepon, bel
panggilan, meja samping TT, gelas/botol air
minum, kacamata)
Pencahayaan ruangan yang sesuai dengan
kebutuhan pasien.
Alat-alat bantu berada dalam jangkauan
pasien (tongkat, kruk, walker, dll.)
Memantau efek pengobatan yang diberikan
Memberikan dukungan psikologis dan
emosional
Pasien dan keluarga pasien diberikan
edukasi mengenai tindakan pencegahan
pasien jatuh.
Penilaian ulang pasien resiko
jatuh:
2x/hari
Setelah transfer ke unit
lain
Setiap perubahan
kondisi pasien
Setiap pasien yang
telah mengalami jatuh
Tindakan pencegahan
pasien jatuh pada resiko
tinggi
Tindakan pencegahan secara umum, ditambah
dengan:
Mengidentifkasi dan memasang papan
tanda pasien resiko jatuh pada TT.
Mengidentifikasi pasien dengan gelang
kuning yang dipasang pada pergelangan
tangan pasien
Menanyakan dan menawarkan bantuan
jika pasien akan ke kamar mandi/toilet,
menggunakan pispot, dan ingin minum
yang dilakukan setiap 2 jam sekali dan
secara berkala pada setiap shift
Cek setiap jam langsung ke kamar pasien
oleh perawat jaga.
Reorientasi setiap 2 jam jika diindikasikan
Menilai kebutuhan pasien
Monitoring sesuai kebutuhan
Penempatan kamar pasien dekat dengan
ruangan jaga perawat.