Anda di halaman 1dari 11

VARIASI INTRAPOPULASI

Oleh :
Nama : Fajar Nour Cholis
NIM : B1J011!0
Rom"o#$a# : VI
%elom&o' : (
Asis)e# :
LAPORAN PRA%TI%UM TA%SONOMI *+,AN
%+M+NT+RIAN P+N-I-I%AN -AN %+BU-A.AAN
UNIV+RSITAS J+N-+RAL SO+-IRMAN
FA%ULTAS BIOLO/I
PUR,O%+RTO
01(
I0 P+N-A*ULUAN
A0 La)ar Bela'a#$
Populasi diartikan sekelompok idividu sejenis yang menempati ruang dan
waktu tertentu. Populasi adalah kelompok kolektif organisme dari jenis yang sama
yang menempati ruang atau tempat tertentu dan memiliki berbagai ciri atau sifat yang
unik dari kelompok dan bukan merupakan sifat milik individu di dalam kelompok
tersebut. Populasi memiliki sejarah hidup, tumbuh dan berkembang seperti apa yang
dimiliki oleh individu. Populasi memiliki organisasi dan struktur yang pasti dan
jelas (Zoeraini, 2!".
#ariasi intra populasi merupakan variasi yang terjadi dalam suatu populasi. $al
ini penting untuk diketahui supaya tidak terjadi kesalahan dalam mengidentifikasi hewan
sehingga salah dalam menentukan spesies atau kategori tertentu. %da empat
kemungkinan jika akan melihat hewan tertentu dalam suatu populasi yaitu phena (varian
individu" yang sama dari satu spesies, phena berbeda dari spesies yang sama, spesies
sibling (banyak kemiripan namun terjadi isolasi reproduksi" dan spesies berbeda
(&ahardono, '()".
Populasi dari kebanyakan hewan terdiri atas beberapa phena yang berbeda,
sebagai hasil dari beberapa proses seperti variasi umur, variasi seksual, variasi musiman,
polimorfisme dan sebagainya. *egagalan mengenai variasi ini akan berakibat pada
kesalahan dalam penentuan suatu spesies dan kategori tertentu. Phena adalah istilah
untuk menunjuk perbedaan bentuk atau fenotip yang terjadi dalam satu populasi (varian
individu". +pesies sibling adalah spesies yang sangat mirip dalam karakteristik
penampilan, perilaku dan lainya sementara mereka terisolasi secara reproduktif
(,juhanda, '()2".
B0 Tujua#
-ujuan praktikum acara variasi intra populasi yaitu praktikan dapat
mengenali berbagai variasi (umur, seksual, musiman, pomorfisme, dsb" pada suatu
populasi hewan dan dapat menentukan spesies hewan berdasarkan berbagai variasi yang
terdapat pada suatu populasi hewan.
II0 TINJAUAN PUSTA%A
#ariasi intrapopulasi merupakan perbedaan.perbedaan yang terdapat pada
hewan dalam suatu populasi. &enurut /nger dan /skandar (20", variasi di alam
dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor genetik dan faktor non genetik. 1aktor
genetik adalah faktor yang mempengaruhi variasi spesies dikarenakan oleh peristiwa
pewarisan sifat dari tetua ke keturunannya, yaitu melalui ,2%. 1aktor non genetik
adalah faktor yang mempengaruhi variasi spesies dalam populasi dikarenakan faktor
selain genetik, yaitu seperti dikarenakan variasi umur, variasi musiman pada suatu
individu, variasi sosial, variasi habitat, dan sebagainya. #ariasi interpopulasi adalah
hubungan perbedaan.perbedaan antara suaatu individu dengan individu lainnya. 3rasili
('(((" menegaskan analisis interpopulasi mengindikasikan suatu hubungan yang lebih
kuat di antara populasi4populasi yang lebih berdekatan secara geografis. 5leh karena
itu, keabsahan mempergunakan peristiwa4peristiwa karakteristik ini mendapatkan
tempat yang kuat untuk hipotesis dalam penelitian tentang sejarah penghunian suatu
wilayah.
#ariasi yang terjadi dalam suatu populasi antara lain variasi umur, seksual,
musiman dan polimorfisme. #ariasi umur akan menampakkan perbedaan morfologi
antara hewan muda dan hewan dewasa, larva yang sangat berbeda dari fase dewasa pada
hewan yang bermetamorfosis. #ariasi umur yang terjadi contohnya pada kupu.kupu,
ikan +idat dan katak. #ariasi seksual akan menampakkan perbedaan morfologi dan
anatomi seksual primer maupun sekunder antara hewan jantan dan betina, contohnya
pada kadal jantan dan kadal betina, itik jantan dan itik betina. #ariasi musiman pada
hewan akan tampak akibat perubahan musim, contohnya pada burung jantan akan
mengalami perubahan saat musim kawin. #ariasi polimorfisme merupakan variasi
diskontinyu (*urniati, 2!". Polimorfisme adalah suatu karakter homolog yang
mempunyai bentuk fenotif bervariasi. Polimorfisme untuk suatu karakter dapat
dikatakan sebagai keberadaan bentuk yang berbeda.beda didalam suatu populasi
(6ampbell et al., 27". Polimorfisme bisa terbentuk karena adaptasi morfologi atau
isolasi reproduksi dari suatu organisme dalam populasi.
#ariasi antara usia dan jenis kelamin banyak terdapat dalam populasi katak,
variasi usia terjadi akibat dari perubahan yang berkaitan dengan ukuran atau
pengembangan, sedangkan variasi berdasarkan jenis kelamin dapat dihasilkan dari
perbedaan morfologi atau perbedaan dalam perilaku yang terkait dengan reproduksi.
2amun, ada juga jenis variasi dalam populasi yang tidak dapat dikaitkan dengan seks
atau usia yang disebut88 spesialisasi individu88 +ebagai contoh, individu.individu dari
Finch Cocos, Pinaroloxias inornata (%raujo et al, 29".
III0 MAT+RI -AN M+TO-+
A0 Ma)eri
%lat.alat yang digunakan dalam praktikum acara variasi intrapopulasi adalah bak
preparat, pinset, kamera, alat tulis dan laporan sementara.
3ahan.bahan yang digunakan dalam praktikum acara variasi intrapopulasi adalah
jangkrik betina, jangkrik jantan, lebah madu dan semua tahapan siklus hidup katak
(Fejervarya cancrivora" yaitu telur, berudu, berudu berekor, berudu berkaki, katak
berekor dan katak dewasa.
B0 Me)o1e
&etode yang dilakukan dalam praktikum acara variasi intrapopulasi antara lain:
'. ,isiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
2. -elur, berudu, berudu berekor, berudu berkaki, katak berekor, katak dewasa
digambar siklus hidupnya, kemudian diberi keterangan tentang jenis variasi yang
terjadi.
!. ;angkrik jantan dan betina digambar, kemudian diberi keterangan tentang organ
reproduksinya dan jenis variasi yang terjadi.
7. <ebah madu digambar, kemudian diberi keterangan tentang jenis variasi yang
terjadi.
0. ,ibuat laporan sementara dari hasil praktikum.
IV0 *ASIL -AN P+MBA*ASAN
A0 *asil
B0 Pem"ahasa#
3erdasarkan hasil praktikum variasi intrapopulasi, secara garis besar ada dua
penyebab terjadinya variasi, yaitu variasi genetik dan nongenetik. #ariasi genetik adalah
variasi yang disebabkan karena perbedaan komposisi genetik. #ariasi genetik meliputi
variasi seksual dimorfisme, variasi spesies sibling, phena, gynandromorfi, variasi
interseks, variasi diskontinyu, variasi kontinyu, variasi unipariental, strain seksual dan
variasi hemaprodit sekuensional. #ariasi nongenetik adalah variasi yang muncul pada
suatu populasi organism yang tidak terkait genotip. #ariasi nongenetik berupa variasi
umur, variasi musiman, variasi sosial, variasi habitat, variasi perubahan iklim temporer,
variasi karena inang, variasi karena kepadatan, variasi neurogenetik=neurohumoral,
variasi traumatik, dan variasi pada keturunan yang berbeda.
#ariasi secara genetik yaitu, variasi dimorfisme adalah perbedaan kelamin
primer dan sekunder terdapat pada individu yang berbeda. #ariasi spesies sibling adalah
spesies yang secara morfologi, prilaku,dan karakteristik lain memiliki kemiripan tetapi
terisolasi reproduksi. Phena adalah istilah untuk menunjukan perbedaan bentuk atau
fenotip yang terjadi pada suatu populasi. >ynandromorfi adalah organism yang memiliki
karakter jantan dan betina sekaligus, contoh hewannya adalah kupu.kupu. #ariasi
interseks adalah istilah umum yang digunakan untuk berbagai kondisi dimana individu
denagn anatomi reproduksi yang tampaknya tidak sesuai dengan definisi khas laki.laki
atau perempuan. #ariasi diskontinyu adalah variasi yang terjadi ketika fenotip sifat yang
dikendalikan oleh gen tunggal dan dapat dimasukan ke dalam 2 kelas fenotip berbeda.
#ariasi kontinyu adalah variasi yang terjadi pada kondisi dimana disatu populasi yang
menunjukan tingkat perbedaan setiap individu. ?nipariental adalah variasi yang berasal
dari ' tetua dimana tetua tersebut adalah hemaprodit simkroni yaitu kondisi gamet jantan
dan betina matang secara bersamaan sehingga terjadi fertilisasi sendiri yang
menghasilkan keturunan bersifat monomorfik atau tidak memiliki variasi alel, contohnya
pada cacing pita. +train seksual adalah tetua yang menghasilkan keturunan polimorfik
atau memiliki variasi alel. $ermaprodit sekuensional adalah hermaprodit yang matang
gamet jantan dan betina secara bergantian, contohnya belut dan ikan sidat.
#ariasi secara nongenetik yaitu variasi umur yang terjadi pada tahapan proses
perkembangan spesies hewan yang memiliki bentuk morfologi berbeda setiap
tahapannya, contohnya katak. #ariasi musiman adalah variasi yang terjadi pada
beberapa spesies hewan yang hidupnya melewati beberapa musim dan memunculkan
bentuk atau morfologi yang berbeda, contohnya burung yang terjadi pada musim kawin
atau tidak. #ariasi sosial adalah variasi yang terjadi pada hewan yang hidupnya
berkoloni, contohnya semut, lebah, rayap. #ariasi habitat adalah variasi yang disebabkan
karena perbedaan habitat, contohnya kerang yang hidup di dekat laut dan di sungai
gunung memiliki morfologi yang berbeda. #ariasi perubahan iklim temporer adalah
variasi yang terjadi karena perubahan iklim dan menyebabkan kehidupan suatu spesies
menjadi berbeda. #ariasi karena inang adalah variasi yang terjadi pada parasit yang
memiliki inang berbeda sehingga bentuk morfologi parasit tersebut menjadi variasi.
#ariasi karena kepadatan adalah variasi yang ditimbulkan oleh individu yang
disebabkan oleh kepadatan. #ariasi traumatik adalah variasi yang disebabkan oleh
induksi parasit dan menyebabkan perubahan morfologi pada inang. #ariasi musiman
pada keturunan yang berbeda adalah variasi yang menyebabkan perbedaan morfologi
pada keturunan setiap musim, biasanya hewan yang memiliki variasi ini memiliki warna
berbeda berdasarkan musim hewan tersebut dilahirkan.
V0 %+SIMPULAN -AN SARAN
A0 %esim&ula#
3erdasarkan $asil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa:
'. /dentifikasi adalah tugas untuk mencari dan mengenal ciri.ciri taksonomik
individu yang beraneka ragam dan memasukkannya ke dalam suatu takson.
2. ,eterminasi merupakan membandingkan suatu benda atau makhluk hidup
dengan yang lainnya yang sudah dikenal sebelumnya.
!. Preparat yang diidentifikasi dan dicocokkan dengan kunci determinasi dan telah
didapat nama.nama untuk preparat tersebut setelah dicocokkan dengan kunci
determinasi.
B0 Sara#
+ebaiknya dalam praktikum identifikasi dan determinasi hewan dilakukan
dengan menggunakan hewan asli agar praktikan dapat melihat karakter yang tampak
pada hewan tersebut secara detail.
-AFTAR R+F+R+NSI
Zoeraini ,./. 2!. Prinsip.prinsip @kologi dan 5rganisasi. P- 3umi %ksara, ;akarta
3rasili P, Zaccagni < A >ualdi.Busso @ ('(((" +coring of nonmetric cranial traits: a
population study. ;ournal of %natomy '(0 (7": 00'40C2
,juhanda, -. '()2. %natomi dari @mpat +pecies $ewan #ertebrata. %rmico, 3andung.
/nger, B.1. and /skandar, ;. -. 20. % 6ollection of %mphibians 1rom Dest +umatra
Dith ,escription of % 2ew +pecies of &egrophys (%mphibia:%nura". -he Baffles
3ulletin Zoology. 0!('"'!!.'72.
6ampbell 2%, Beece ;3, &itchell <. 27. 3iologi. ;ilid ke.0. -erjemahan dari 3iology,
fifth edition. ;akarta, @rlangga.
%raujo, &. +., +. 1. ,os Beis, %. %. >iaretta, >. &achado, %nd ,. /. 3olnick. 29.
/ntrapopulation ,iet #ariation in 1our 1rogs (<eptodactylidae" of the 3raEilian
+avannah. 6opeia. (7":)004)C0.

Anda mungkin juga menyukai