Anda di halaman 1dari 8

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2013 | Jurusan Teknik Elektro

1 Laporan Percobaan 01 Pegukuran Tahanan Dalam A-V Meter


I. Tujuan
1.1. Mempergunakan alat ukur secara benar
1.2. Menerangkan tahanan dalam ampere meter
1.3. Menerangkan tahanan dalam dari volt meter
1.4. Menentukan batas ukur dari volt meter dan ampere meter.
II. Pendahuluan
2.1. Ampera meter adalah suatu alat listrik yang dapat dipergunakan untuk mengukur besarnya arus
istrik dari suatu rangkaian. Tahanan dalam dari ampere meter sangat kecil, sedangkan idealnya
mendekati nol. Ampera meter pada pengukuran suatu rangkaian perlu diletakkan seri terhadap arus
yang ingin diukur (Beban). Hal ini dikarenakan Ampera meter memiliki tahanan dalam yang kecil,
sehinggka ketika dilakukan pengukuran dengan rangkaian, arus yang terukur adalah arus yang
mengalir pada rangkaian normal. Hal ini dikarenakan pada Rangkaian Seri arus yang mengalir adalah
sama, sedangkan tegangannya terbagi.
2.2. Voltmeter adalah suatu alat listrik yang dipergunakan untuk mengukur besarnya tegangan listrik dari
suatu rangkaian. Tahanan dalam dari sebuah voltmeter sangat besar sedangkan idealnya mendekati
tak terhingga. Voltmeter pada pengukuran suatu rangkaian perlu diletakkan parallel terhadap beban.
Hal ini dikarenakan pada rangkaian Paralell, Arus yang mengalir terbagi, dan tegangan yang mengalir
sama. Jadi jika R dan voltmeter tersebut dihubung paralel, maka besar tegangan pada keduanya akan
sama yg berarti angka yang ditunjukkan voltmeter sama dengan tegangan pada R. (Jika voltmeter tsb
dipasang seri dengan R, maka arusnya akan sama, dan karena hambatan voltmeter tidak sama
dengan R (umumnya jauh lebih besar dibandingkan R), maka tegangan di R dan di voltmeter tidak
akan sama. Tegangan di R adalah I.R dan di voltmeter adalah I.R/voltmeter.
2.3. Pada multi meter batas ukur dari tegangan dan arus telah ditentukan sebelumnya. Untuk mengukur
arus yang lebih besar dari batas ukur multi meter tersebut, maka pada volt meter dipasang tahanan
yang paralel dengan multi meter dan nilai tahanan shunt akan ditentukan kemudian. Sedangkan
untuk mengukur arus yang lebih besar dari batas kemampuan multimeter dipasang tahanan seri
dengan ampere meter dan nilai tahanan seri akan ditentukan kemudian.
2.3.1. Menentukan Tahanan Shunt
Batas ukur arus pada multi meter = 3 Ampere
Besarnya arus yang akan diukur = 9 Ampere
Tahanan dalam = 0,01


POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2013 | Jurusan Teknik Elektro
2 Laporan Percobaan 01 Pegukuran Tahanan Dalam A-V Meter





Maka didapat RSe = 0,05
Jadi untuk mengukur besarnya arus 9 ampere dimana batas ukur multi meter tersebut = 3 ampere
dan tahanan dalam 0,01 maka dipasang tahanan shunt sebesar 0,05
2.3.2. Menentukan Tahanan Seri
Arus yang diperbolekan melalui multi meter = 10 mA
Besarnya tegangan yang akan diukur = 20 volt
Tahanan dalam = 150








Maka didapat Rse = 1850
Jadi untuk mengukur tegangan 20 vlt, dimanabatas ukur multi meter tersebut = 1,5 volt dan tahanan
dalam 150 maka tahanan seri yang dipasang adalah 1850 .
III. ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN
3.1. Power Supply : 24 Volt DC .. 1 buah
3.2. Multi tester : Sanwa CX 506 A .. 1 buah
3.3. Multi tester Digital : Fluxe 177/179 .. 1 buah
3.4. Proto board .. 1 buah
3.5. Resistor : 47 /5 W; 220 /5W ..... @ 1 buah
3.6. Potensiometer : 2 M .. 1 buah
3.7. Kabel penguhubung secukupnya.

Rm
I = 9 Ampere
Rsh
Im = 3 Ampere
Rsh
20 Volt
Rm
v
Ish


POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2013 | Jurusan Teknik Elektro
3 Laporan Percobaan 01 Pegukuran Tahanan Dalam A-V Meter
IV. LANGKAH KERJA
4.1 Buatlah rangkaian sepert gambar di bawah ini







4.2. On kan power supply DC dan atur tegangan menjadi 12 Volt
4.3. Ukur besarnya arus yang mengalir pada amper meter dan tegangan pada volt meter,catat hasil
pengukuran pada table 1. Turunkan turunkan tegangan power supply untuk keadaan di atas masing-masing
pada 10 volt, 8 volt, 6 volt, catat hasil percobaan pada tabel 1.
4.4. Ganti nilai tahanan R menjadi 220 /5 W
On kan power supply DC atur tegangan menjadi 25 volt. Ukur besarnya arus yang melalui ampere meter
dan tegangan pada volt meter, lakukan lagi untuk tegangan dari power supply 20 volt, 15 volt, 10 volt, catat
hasil percobaan pada tabel 2.
Tabel 1
R = 47 / 5 W
Tegangan pada
power supply (V)
Tegangan pada
Ampere metrer
(m V )
Arus pada
Ampere meter ( mA )
Rd =

( )

12 313 245 1,27
10 254 203 1,25
8 203 163 1,24
6 152 122 1,24
Rata-rata Rd = 1,25



Fluke 177 / 179
Sanwa Cx 506


POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2013 | Jurusan Teknik Elektro
4 Laporan Percobaan 01 Pegukuran Tahanan Dalam A-V Meter
Sanwa Cx 506
Tabel 2
R = 220 / 5 W
Tegangan pada
power supply
(V)
Tegangan pada
Ampere metrer
(mV)
Arus pada
Ampere meter
(mA)
Rd =

( )

25 152 118 1,28
20 119 94 1,26
15 90 70 1,28
10 59 47 1,25
Rata-rata Rd = 1,26

4.5 Buat Rangkaian seperti gambar di bawah ini







4.6 Atur potensiometer, sehingga V2 =
1
/2 V1, setelah itu lepas potensiometer dari rangkaian dan ukur
resistansinya dengan ohm meter. Catat hasil percobaan pada tabel 3 dan tabel 4.
Tabel 3
Batas Ukur V2 = 30 Volt
No Tegangan V1 ( Volt ) Tegangan V2 ( Volt ) Rd = R Potensiometer ( k )
1 24 12 1460
2 12 6 1454
3 6 3 1462
Rata-rata Rd/Volt = 1458,6 k
= 48,6 k/Volt




POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2013 | Jurusan Teknik Elektro
5 Laporan Percobaan 01 Pegukuran Tahanan Dalam A-V Meter
Tabel 4
Batas Ukur V2 = 12 Volt
No Tegangan V1 ( Volt ) Tegangan V2 ( Volt ) Rd=R Potensiometer ( k )
1 12 6 592
2 6 3 581
Rata-rata Rd/Volt = 589,5 k
= 49,125 k/Volt

V. PERTANYAAN
5.1 Terangkan cara penggunaan ampere meter dan bagaimana tentang tahanan dalamnya?
5.2 Terangkan cara penggunaan Volt meter dan bagaimana tentang tahanan dalamnya?
5.3 Bagaimana cara mengubah batas ukur ampere meter dan volt meter?
5.4 Buktikan secara matematis bahwa untuk mendapatkan kerugian sekecil mungkin tahanan dalam
ampere meter harus sekecil-kecilnya dan tahanan dalam volt meter harus sebesar-besarnya?
5.5 Buat kesimpulan dari percobaan yang anda lakukan!













POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2013 | Jurusan Teknik Elektro
6 Laporan Percobaan 01 Pegukuran Tahanan Dalam A-V Meter
Jawaban
5.1 Terangkan cara penggunaan ampere meter dan bagaimana tentang tahanan dalamnya?
Cara penggunaan Amperemeter harus dipasang seri dalam suatu rangkaian, arus listrik yang melewati
hambatan R adalah sama dengan arus listrik yang melewati amperemeter tersebut. Amperemeter juga
mempunyai hambatan sehingga dengan disisipkannya ampere-meter tersebut menyebabkan arus listrik
dalam rangkaian sedikit berkurang. Idealnya, suatu amperemeter harus memiliki hambatan yang sangat
kecil agar berkurangnya arus listrik dalam rangkaian juga sangat kecil atau dengan kata lain ketika dilakukan
pengukuran dengan rangkaian, arus yang terukur adalah arus yang mengalir pada rangkaian normal.
5.2 Terangkan cara penggunaan Volt meter dan bagaimana tentang tahanan dalamnya?
Cara penggunaan Voltmeter dengan menghubungkan secara pararel kedua buah titik yang tegangannya
akan diukur sehingga terhubung secara pararel dengan komponen (beban) tersebut. Idealnya, hambatan
voltmeter besar tak terhingga agar arus yang melewati voltmeter sangat kecil sehingga pengaruh voltmeter
pada rangkaian sangat kecil. Hal ini dikarenakan pada rangkaian pararel, Arus yang mengalir terbagi, dan
tegangan yang mengalir sama. Jadi jika R dan voltmeter tersebut dihubung paralel, maka besar tegangan
pada keduanya akan sama yg berarti angka yang ditunjukkan voltmeter sama dengan tegangan pada R. (Jika
voltmeter tsb dipasang seri dengan R, maka arusnya akan sama, dan karena hambatan voltmeter tidak sama
dengan R (umumnya jauh lebih besar dibandingkan R), maka tegangan di R dan di voltmeter tidak akan
sama.
5.3 Bagaimana cara mengubah batas ukur ampere meter dan volt meter?
Alat-alat ukur mempunyai batas kemampuan pengukuran, begitu juga alat pengukur arus (amperemeter)
dan alat pengukur tegangan (voltmeter) ini. Angka terbesar yang ada pada skala alat ukur itu adalah batas
maksimum pengukur alat tersebut. Untuk mengubah batas ukur baik amperemeter maupun voltmeter
perlu tambahan hambatan. Pada amperemeter tambahan hambatan disusun paralel (shunt) sedangkan
pada voltmeter tambahan hambatan disusun seri.
5.4 Buktikan secara matematis bahwa untuk mendapatkan kerugian sekecil mungkin tahanan dalam
ampere meter harus sekecil-kecilnya dan tahanan dalam volt meter harus sebesar-besarnya?
Tahanan dalam volt meter mendekati tak hingga karena voltmeter digunakan untuk mengukur tegangan
sehingga tahanan dalamnya harus mendekati tak hingga agar arusnya mendekati nol, sehingga
voltmeter dipasang secara parallel.
=
V
I
=
V
0
=






POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2013 | Jurusan Teknik Elektro
7 Laporan Percobaan 01 Pegukuran Tahanan Dalam A-V Meter
Karena Voltmeter terpasang pararel maka arus yang megalir pada rangkaian akan terbagi pada R & Rm (IR &
Im). Jika voltmeter ideal maka:

=


0 =

0
=

Tahanan dalam pada ampermeter mendekati nol karena ampermeter digunakan untuk mengukur arus
sehingga tahanan dalamnya harus mendekati nol agar arus yang diukur tidak terhambat oleh tahanan
dalam ampermeter. Sehingga ampermeter dipasang secara seri dengan resistan.
=
V
I
=
V

= 0
Karena Amperameer terpasangs seri maka tegangan terbagi pada R dan Rm (VR & Vm). Jika Amperameter
ideal maka:

= +
= . +.
=


. =

. + .
. . =

.
0 =

.
0

=
=
0

= 0









POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2013 | Jurusan Teknik Elektro
8 Laporan Percobaan 01 Pegukuran Tahanan Dalam A-V Meter
5.5. Buat Kesimpulan dari percobaan yang anda lakukan !

Anda mungkin juga menyukai