Anda di halaman 1dari 3

Antihistamin adalah sekelompok obat yang dapat mengurangi atau menghalangi efek histmin

terhadap tubuh dengan cara memblok reseptor histamin (melalui penghambatan kompetitif).
Reseptor histamin dibedakan menjadi reseptor H1 dan H2, sehingga antihistamin juga dibedakan
menjadi 2 yaitu antihistamin yang mengantagonis reseptor H1 dan antihistamin yang
mengantagonis reseptor H2.

Antihistamin H1 atau antihistaminika klasik mengantagonis reseptor H1 dengan jalan memblok
reseptor H1 yang banyak terdapat pada otot polos, bronkus, saluran cerna dan kandung kemih.
Antihistamin H1 lebih lanjut diklasifikasikan sebagai antihistamin H1 generasi pertama, seperti:
prometazin, difenhidramin, dan siproheptadin, dan antihistamin H2 seperti: terfenadin, loratadin,
dan setirizin. Sedangkan antihistamin H2 diantaranya adalah ranitidin, famotidin dan simetidin.

Prometazin


Rumus Struktur Prometazin

Prometazin merupakan antihistamin generasi pertama yang termasuk dalam kelompok
fenotiazin. Prometazin juga memiliki efek antiemetik dan antikolinergik. Selain itu prometazin
juga memiliki efek sedatif yang cukup kuat.

Prometazin HCl merupakan senyawa kimia yang berbentuk serbuk kristal kekuningan yang
praktis tidak berbau. Kontak yang cukup lama prometazin dengan udara dapat mengakibatkan
terjadinya reaksi oksidasi yang menyebabkan perubahan warna prometazin menjadi biru.
Prometazin-HCl sangat mudah larut dalam air dan agak sukar larut dalam alkohol. Prometazin
yang beredar dipasaran adalah prometazin dalam bentuk campuran rasemat.

Cara identifikasi prometazin menurut FI IV:
Spektrum serapan infra merah. Sampel didispersikan dalam kalium bromida.
Menunjukan adanya reaksi klorida seperti tertera pada uji identifikasi umum
Cara lain untuk identifikasi dapat dilakukan dengan:
KLT
KCKT
Difenhidramin

Struktur Dfenhidramin

Difenhidramin merupakan antihistamin generasi 1 yang memiliki efek antikolinergik, antitusif,
antiemetik, dan sedatif.

Siproheptadin

Rumus Struktur Siproheptadin

Ranitidin

Rumus Struktur Ranitidin

Ranitidin merupakan salah satu antihistamin H2 yang efektif menghambat sekresi asam
lambung. Ranitidin memberikan hasil pengujian positif palsu pada pengujian metamfetamin.

Identifikasi ranitidin:
Absorpsi serapan inframerah
Absorpsi ultraviolet
Kromatografi