Anda di halaman 1dari 9

TUGAS AUDIT ENERGI

MATA KULIAH
ENERGI TERBARUKAN DAN EFISIENSI ENERGI
Studi Kasus pada Rumah Jalan Grafika Utama Perumahan
Kehutanan No. 5A, Bayumanik, Semarang







RANTIDAISTA AYUNIN W.
(21080111130057)



PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
2014
I. PENDAHULUAN
Audit energi adalah proses evaluasi pemanfaat energi dan identifikasi
peluang penghematan energi serta rekomendasi peningkatan efisiensi pada
pengguna sumber energi dan pengguna energi dalam rangka konservasi energi.
Pelaksanaan audit energi dapat dilakukan pada tempat tinggal kita. Hal tersebut
akan berguna untuk mengetahui seberapa besar energi yang terpakai setiap
hari, bulan bahkan dalam periode satu tahun. Perhitungan konsumsi energi
akan menunjukan apakah pemakaian energi kita sehari-hari sudah hemat atau
boros.
Pada makalah ini akan bahas tentang audit energi yang dilakukan pada
rumah Jalan Grafika Utama Perumahan Kehutanan No. 5A, Bayumanik,
Semarang. Audit energi listrik diawali pengamatan dan pengumpulan data alat
listrik yang ada pada tempat tinggal kita. Kemudian menghitung konsumsi alat
listrik yang kita gunakan setiap hari. Setelah dihitung berapa daya total alat
listrik yang kita gunakan dalam sebulan maka didapatkan berapa biaya
perkiraan pembayaran rekening listrik kita, dari hasil tersebut kita dapat
memperkirakan hal apa saja yang dapat kita lakukan guna mengurangi total
daya pemakaian setiap bulannya, seperti mengefektifkan pemakaian alat
elektronik, sehingga kita bisa mendapatkan perbandingan konsumsi
pemakaian alat elektronik secara normal dan apabila digunakan secara hemat
akan terlihat perbedaannya.
Tujuan dari dilakukannya audit energi ini adalah untuk mengetahui
konsumsi energi pada rumah Jalan Grafika Utama Perumahan Kehutanan No.
5A, Bayumanik, Semarang dan kemungkinan-kemungkinan untuk
dilakukannya konservasi energi.

II. GAMBARAN UMUM KONSUMSI ENERGI
Dalam melakukan audit energi, kita harus mengetahui kondisi tempat yang
akan diaudit. Pada rumah Jalan Grafika Utama Perumahan Kehutanan No.
5A, Bayumanik, Semarang terdapat beberapa alat elektronik yang dipakai
sehari-hari, antara lain lampu, penanak nasi, setrika listrik, laptop, printer,
charger laptop, charger HP, televisi, dan kulkas.
Tabel 1.Lama Pemakaian Alat Elekronik
Alat Elektronik Jumlah (buah) Lama Pemakaian
Lampu 5 10
Setrika Listrik Maspion 1 0,25
Laptop Asus 14 1 7
Printer Canon 1 0,25
Charger laptop Asus 1 4
Charger HP Blackberry 1 2
Televisi Toshiba 21 1 7
Kulkas Panasonic 1 24



III. PELAKSANAAN AUDIT ENERGI
Berikut ini adalah alat-alat Elektronik
1. Printer Canon
Pemakaian printer dengan daya 11 Watt dalam sehari biasanya 15 menit/
0,25 jam:
(11 / 1000) x 0,25 jam = 0,00275 Kwh per hari
sehingga pemakaian per bulan :
0,00275 x 30 = 0,0825 Kwh per bulan

2. Setrika Lisrik Maspion
Pemakaian strika 350 watt dengan selang waktu lampu otomatis menyala
mati kembali menyala = 2 menit, maka perhitungan rata-rata pemakaian
daya adalah :
pemakaian per menit : ((350 / 1000) / 60) / 2 x jumlah menit
pemakaian per jam : (((350 / 1000) / 60) / 2) x 60
pemakaian per hari : ((((350 / 1000) / 60) / 2) x 60) x jumlah jam
pemakaian per bulan : (((((350 / 1000) / 60) / 2) x 60) x rata-rata
jumlah jam per hari) x 30

Pemakaian strika 350 watt dalam sehari = 15 menit :
(((350 / 1000) / 60) / 2) x 15 = 0,04375 Kwh per hari
sehingga perhitungan sebulan menjadi :
((((350 / 1000) / 60) / 2) x 15) x 30 = 1,3125 Kwh per bulan

3. Laptop Asus 14
Untuk pemakaian laptop selama 7 jam dalam sehari dengan INPUT : 100-
240V ~ 1.5A sehingga:
Daya laptop: 220 Volt x 1.5 Ampere = 330 Watt

Dengan demikian :
(330 / 1000) x 7 = 2,31 Kwh per hari
sehingga pemakaian per bulan :
2,31 x 30 = 69,3 Kwh per bulan

4. Lampu 18 watt
Lama pemakaian normal 10 jam/hari maka rata-rata daya adalah:
(18 / 1000) x 10 x 5 = 0,9 Kwh per hari
sehingga pemakaian per bulan :
0,9 x 30 = 27 Kwh per bulan

5. Charger laptop
Untuk pemakaian Charger laptop selama 4 jam dalam sehari dengan
INPUT : 100-240V ~ 1.5A sehingga:
Daya: 220 Volt x 1.5 Ampere = 330 Watt
Dengan demikian :
(330 / 1000) x 4 = 1,32 Kwh per hari
sehingga pemakaian per bulan :
1,32 x 30 = 39,6 Kwh per bulan

6. Charger HP
Untuk pemakaian Charger HP selama 2 jam dalam sehari dengan INPUT :
100-240V ~ 0,15 A sehingga:
Daya: 220 Volt x 0,15 Ampere = 33Watt
Dengan demikian :
(33 / 1000) x 2 = 0,066 Kwh per hari
sehingga pemakaian per bulan :
0,066 x 30 = 1,98 Kwh per bulan

7. Televisi Toshiba 21
Untuk pemakaian selama 7 jam dalam sehari dengan INPUT : 180-220V,
Daya 100 watt
Dengan demikian :
(100 / 1000) x 7 = 0,7 Kwh per hari
sehingga pemakaian per bulan :
0,7 x 30 = 21 Kwh per bulan

8. Kulkas Panasonic Alowa
Untuk pemakaian selama 24 jam dalam sehari dengan INPUT : 180-220V
~ daya: 80Watt
Dengan demikian :
(80 / 1000) x 24 = 1,92 Kwh per hari
sehingga pemakaian per bulan :
1,92 x 30 = 57,6 Kwh per bulan

Tabel 2. Rekapitulasi Daya Rata-Rata Perbulan Kamar Kos 63


Alat Elektronik
Jumlah
(buah)
Daya
(Watt)
Lama
Pemakaian
Daya Rata-rata
Per bulan
(KwH)
Printer Canon 1 11 0,25 0,0825
Setrika Listrik
Maspion
1 350 0,25 1,3125
Laptop Asus 14 1 330 7 69,3
Lampu 5 18 10 27
Charger laptop Asus 1 330 4 39,6
Charger HP
Blackberry
1 33 2 1,98
Televisi Toshiba 21 1 100 7 21
Kulkas Panasonic 1 80 24 57,6
Total 12 1252 54,5 217,875
BIAYA PERBULAN Rp 131.815
IV. ANALISA AUDIT ENERGI
Kita telah mengetahui jumlah biaya perbulan yang dikeluarkan untuk
membayar rekening listrik adalah sebesar Rp 131.815,00 apabila pemakaian
alat elektronik pada keadaan normal yang biasa dilakukan oleh penghuni.
Namun, melihat dari lamanya pemakaian alat elektronik tersebut, nampaknya
ada beberapa hal yang dapat kita lakukan guna menungurangi daya total
perbulan dan untuk memperkecil jumlah biaya tagihan listrik setiap bulannya.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melakukan konservasi energi
listrik antara lain:
1. Memakai Lampu Hemat Energi
Lampu hemat energi dari jenis CFL (compact fluorescent light) dan LED
(light emiting diode) menggunakan daya listrik yang jauh lebih kecil dari pada
lampu filament (lampu kawat pijar) untuk menghasilkan daya terang yang
sama. Rumah telah menggunakan lampu hemat energi, sehingga dengan daya
lampu 18 watt, sudah memiliki penerangan yang cukup, dan hal tersebut harus
diteruskan dalam pemakaiannya.

2. Matikan Alat Listrik yang Tidak Terpakai
Menyalakan alat listrik yang tidak terpakai seperti kipas angin dan lampu
kamar saat meninggalkan ruangan merupakan pemborosan daya listrik.
Matikan alat-alat listrik yang tidak diperlukan.

3. Gunakan Energi Listrik Lebih Efisien
Menyetrika pakaian sekali sehari akan lebih hemat listrik daripada
menyetrika pakaian dalam jumlah yang sama dua kali sehari karena setrika
listrik memerlukan energi ekstra untuk pemanasan sebelum dapat digunakan.
Penghematan pemakaian setrika dapat dilakukan dengan menyetrika seluruh
pakaian sekali dalam seminggu. Sehingga dapat menghemat jumlah energi
yang digunakan.


4. Pilih Alat Elektrik dan Alat Elektronik yang Memilih Fitur Hemat
Produsen alat elektrik dan alat elektronik telah didorong untuk
menciptakan produk yang lebih ramah energi. Teknologi hemat energi yang
sudah ada di rumah adalah Printer Canon yang hanya memiliki daya listrik 11
Watt.

5. Buka Jendela dan Gorden di Siang Hari
Membuka jendela dan gorden di siang hari akan memaksimalkan
pencahayaan di siang hari sehingga mengurangi kebutuhan listrik untuk
menyalakan lampu di siang hari. Membuka jendela juga bermanfaat untuk
mengurangi hawa panas di dalam rumah sehingga anda mungkin tidak
memerlukan pendingin udara atau kipas angin.

Beberapa hal diatas apabila diterapkan maka akan mengurangi lamanya
waktu pemakaian alat elektronik yang digunakan salah satu contohnya adalah
pemakaian setrika yang dapat dihemat penggunaanya dengan menyetrika seliuruh
pakaian yang telah di cuci seminggu sekali. Selain menghemat energi, hal itu
dapatdilakukan untuk menghemat waktu pengguna juga. Dan beberapa hal lainnya
yang dapat memangkas lama pemakaian alat elektronik tersebut. Berkut ini
perbandingan pemakaian energi listrik kondisi normal dan pada kondisi hemat
energi.
Apabila dilakukan penghematan energi maka akan ada perberdaan
pembiayaan. Dengan kondisi yang sama total pemakaian daya rata-rata dalam satu
bulan dan biaya yang harus dibayarkan apabila tarif listrik untuk kamar kos
dengan batas daya 900 VA Rp 605/KwH dibandingkan apabila telah dilakukan
penghematan maka berikut ini adalah tabel perbandingan yang rekapitulasi daya
rata-rata perbulan kondisi normal dan hemat energi:




Tabel 4. Perbandingan Yang Rekapitulasi Daya Rata-Rata Perbulan Kondisi
Normal Dan Hemat Energi


V. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil audit energi maka rumah Jalan Grafika Utama
Perumahan Kehutanan No. 5A, Bayumanik, Semarang dapat melakukan
beberapa penghematan sehingga dapat menghemat biaya rekening listrik hingga
7,25 %. Apabila pemakaian alat elektronik secara normal menurut keseharian
penghuni kamar maka biaya yang harus dikeluarkan setiap bulan kurang lebih
adalah Rp 131.815,00 sedangkan apabila telah dilakukan penghematan makan
biaya yang dikeluarkan hanya berkisar Rp 122.268,00.
Alat Elektronik
Jumlah
(buah)
Daya
(Watt)
Lama
Pemakaian
(Jam)
Daya
Rata-rata
Per bulan
(KwH)
Lama
Pemakaian
(Jam)
Daya
Rata-rata
Per bulan
(KwH)
NORMAL HEMAT
Printer Canon 1 11 0,25 0,0825
0,25 0,0825
Setrika Listrik
Maspion
1 350 0,25 1,3125
0,25 1,3125
Laptop Asus 14 1 330 7 69,3
5 79,2
Lampu 5 18 10 27
8 4,32
Charger laptop Asus 1 330 4 39,6
4 39,6
Charger HP
Blackberry
1 33 2 1,98
2 1,98
Televisi Toshiba 21 1 100 7 21
6 18
Kulkas Panasonic 1 80 24 57,6
24 57,6
Total
12 1252 54,5 217,875
49,5 202,095
Biaya Perbulan (Total Daya x Rp
605/KwH)
Rp 131.815,00 Rp 122.268,00