Anda di halaman 1dari 10

Memahami Strategi

System pengendalian manajemen merupakan alat untuk meengimplementasikan strategi.


Tiap organisasi memiliki strategi yang berbeda-beda, dan pengendalian harus disesuaikan
dengan syarat strategi spesifik. Strategi yang memerlukan prioritas tugas berbeda, factor penentu
keberhasilan berbeda, dan keterampilan, perspektif, dan perilaku yang berbeda pula. Oleh karena
itu, yang seharusnya diperhatikan dalam desain system pengendalian adalah apakah perilaku
yang didorong oleh system tersebut merupakan perilaku yang diperlukan oleh suatu strategi.
Strategi adalah rencana-rencana untuk mencapai tujuan organisasi. Adapun tingkatan
strategi-strategi dalam suatu organisasi yaitu; tingkat korporat atau perusahaan dan tingkat unit
bisnis. Strategi menyediakan konteks luas dimana seseorang dapat mengevaluasi optimalitas
unsure-unsur system manajemen.
A. Tujuan
eskipun sering mengacu pada apa yang disebut sebagai tujuan-tujuan perusahaan, pada
hakikatnya perusahaan adalah satuan artificial yang tidak memiliki pikiran maupun kemampuan
mengambil keputusan sendiri. Tujuan perusahaan ditentukan oleh pemimpin manajemen puncak
!chief executive officer CEO) perusahaan yang bersangkutan, dengan mempertimbangkan
nasihat yang diberikan oleh para manajer senior lainnya, dan biasanya kemudian diratifikasi oleh
de"an direksi. Tujuan-tujuan perusahaan biasanya dirancang oleh para pendirinya serta berlaku
untuk generasi-generasi selanjutnya.
Profitabilitas
#alam bisnis, kapasitas untuk menghasilkan laba biasanya merupakan tujuan yang paling
penting, profitabilitas dinyatakan dalam arti dan konsep yang paling luas melalui persamaan
yang merupkan hasil dari dua rasio.
$ % &O'
(ontohnya )
$ % *+,,-
&asio pertama dalam perhitungan ini disebut persentase margin laba (profit margin
percentage):
!.*/./// - .0.,//1 2 .*/./// % ,-
&asio kedua merupakan perputaran investasi !investment turnover ITO
.*/./// 2 .3./// % +,, kali
4roduk dari dua rasio ini adalah pengembalian atas presentasi (return on investment
ROI) ) ,- $ +,, kali % *+,, -. &O' ini diperoleh dengan membagi laba !yaitu, pendapatn
dikurangi beban1 dengan investasi, akan tetapi metode ini mencakup dua komponen utama, yakni
; margin laba dan perputaran investasi.
54rofitabilitas6 mengacu pada laba dalam jangka panjang, buka laba kuartal atau tahun
berjalan. 7anyak pengeluaran dalam periode berjalanmengurangi laba saat ini namun
meningkatkan laba jangka panjang.
Memaksimalkan Nilai Pemegang Saham
4ada tahum *08/-an dan *00/-an, istilah 5nilai pemegang saham6 !shareholder value) sering
muncul dalam literature bisnis. 9onsepnya adalah tujuan yang semestinya bagi sebuah
perusahaan yang mencari laba adalah memaksimalkan nilai pemegang saham. eskipun arti
istilah itu sendiri tidaklah terlalu jelas, mungkin hal tersebut mengacu pada harga pasar saham
perusahaan. Akan tetapi, diyakini bah"a mencapai tingkat laba yang memuaskan adalah cara
yang lebih baik dalam menetapkan tujuan perusahaan.
#engan penolakan terhadap konsep maksimalisasi, kita tidak bermaksud
mempertanyakan validitas sejumlah prinsip yang sudah jelas. &angkaian tindakan yang
menurunkan biaya tanpa mempengaruhi elemen yang lain, seperti pangsa pasar, adalah hal yang
masuk akal. Sama masuk akalnya juga adalah rangkaian tindakan yang meningkatkan biaya
dengan proporsi lebih kecil dibandingkan dengan tingkat kenaikan pendapatan, seperti
peningkatan dalam anggaran untuk iklan. 4rinsip-prinsip ini, dalam semua kasus yang ditunjukan
diatas , mengasumsikan bah"a rangkaian tindakan itu etis dan konsisten dengan tujuan-tujuan
perusahaan yang lain.
Risiko
:paya sebuah organisasi perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas sangat
dipengaruhi oleh kemauan pihak manajemen untuk mengambil resiko. Tingkat pengambilan
risiko sangan bervariasi, tergantung pada kepribadian atas masing-masing individu di jajaran
manajemen. Akan tetapi, selalu ada batas atas; sejumlah organisasi perusahaan serta terang-
terangan menyatakan bah"a tanggung ja"ab manajemen adalah menjaga asset-asset perusahaan,
sedangkan profitabilitas menjadi tujuan kedua. Sebagian besar krisis keuangan yang terjadi di
Asia selam tahun *00;-*008 bisa dilacak dari fakta bah"a bank-bank di Asia telah memberikan
pinjaman kelihatannya sangat menguntukan tanpa memperhatikan tingkat resiko yang dihadapi.
Pendekatan Banyak Stakeholder
Organisasi-organisasi terlibat dalam tiga jenis pasar) pasar modal, pasar produk, dan
pasar factor. Sebuah perusahaan mencari dana melalui pasar modal, dimana para pemegang
saham public merupakan konstituennya yang sangat penting. 4erusahaan menjual barang dan
jasa di pasar produk, di mana para konsumenlah yang menjadi konstituennya. Sementara
perusahaan berkompetisi untuk memperoleh sumber daya seperti sumber daya manusia dan
bahan-bahan mentah di pasar factor, di mana yang menjadi konstituennya utamanya adalah
pega"ai perusahaan dan pemasok serta berbagai komunitas yang menyediakan sumber daya dan
menjadi tempat beroperasinya perusahaan.
B. Konsep Strategi
4erusahaan mengembangkan strateginya dengan mencocokan kompetensi intinya dengan
peluang industri. 4erumusan strategi merupakan proses yang digunakan oleh para eksekutif
senior untuk mengevaluasi keunggulan dan kelemahan sehubungan dengan peluang dan ancaman
yang ada lingkungan dan kemudian memutuskan strategi yang menyesuaikan antara kompetensi
inti perusahaan dengan peluang lingkungan.
<alaupun definisi berbeda satu sama lain, ada kesepakatan umum bah"a strategi
mendeskripsikan arah umum yang akan dituju suatu organisasi untuk mencapai tujuannya.
. Analisis !ingkungan
4esaing
9onsumen
4emasok
&egulator
Sosial2politik
". Analisis #nternal
4engetahuan teknologi
4engetahuan manufaktur
4engetahuan pemasaran
4engetahuan distribusi
4engetahuan logistik
4enegtahuan strategi
4eluang dan ancaman

$. #dentifikasi Peluang
9eunggulan dan kelemahan
'dentifikasi kompetensi inti
(ocokkan kompetensi internal dengan peluang eksternal
Strategi-strategi perusahaan

Strategi dapat digunakan pada dua tingkatan )
*. Strategi untuk organisasi keseluruhan
+. Struktur untuk unit bisnis dalam organisasi

Strategi mendiskripsikan arah umum yang akan dituju suatu organisasi untuk mencapai
tujuannya. 4erusahaan mengembangkan strateginya dengan mencocokkan kompetensi intinya
dengan peluang industri. enurut Andre"s, perumusan strategi merupakan proses yang
digunakan oleh para eksekutif senior untuk mengevaluasi keunggulan dan kelemahan
sehubungan dengan peluang dan ancaman yang ada dalam lingkungan dan kemudian
memutuskan strategi yang menyesuaikan antara kompetensi inti perusahaan dengan peluang
lingkungan. Strategi dapat ditemukan pada dua tingkatan) !*1 strategi untuk organisasi
keseluruhan, dan !+1 strategi untuk unit bisnis dalam organisasi. Sekitar 8, - dari perusahaan
industry =ortune ,// di AS memiliki lebih dari satu unit bisnis dan sebagai akibatnya
merumuskan strategi pada kedua tingkatan.
Tampilan "."% Perumusan Strategi
4erusahaan meningkatkan strateginya dengan mencocokkan kompetensi intinya dengan
peluang industri. Tampilan diatas menggambarkan secara sistematis pengembangan strategi.
Strategi dapat ditemukan pada dua tingkatan) !*1 strategi untuk organisasi keseluruhan,
dan !+1 strategi untuk unit bisnis dalam organisasi. Sekitar 8,- perusahaan industry ortune ,//
di AS memiliki lebih dari satu unit bisnis dan sebagai akibatnya merumuskan strategi pada kedua
tingkatan.
Tingkatan strategi #su strategi
kun&i
'psi Strategi
(enerik
Tingkatan
'rganisasi
Primer yang
terlibat
(orporate level
! tingkat
korporat2organisasi
keseluruhan1
Apakah kita ada
dalam bauran
industry yang
tepat>
Apa industry
atau subindustri
yang harus kita
masuki>
'ndustru tunggal.
#iversifikasi yang
berhubungan.
#iversifikasi yang
tidak
berhubungan.
9antor korporat
7usiness unit level
!tingkat unit bisnis1
Apakah yang
seharusnya
menjadi misi
dari unit bisnis
tersebut.
7agaimana unit
bisnis harus
bersaing untuk
me"ujudkan
misinya >
embangun.
empertahankan.
emanen.
enjual.
7iaya rendah.
#iferensiasi.
9antor korporat
dan manajer
umum unit
bisnis
anajer umum
unit bisnis
Tampilan "."% )ua Tingkatan Strategi
<alaupun pilihan strategi berbeda pada tingkatan hierarkis yang berbeda, ada kebutuhan
yang jelas untuk konsistensi dalam strategi di seluruh tingakatan unit bisnisdan organisasi
keseluruhan !korporat1. Tampilan +.+ berisi rangkuman keprihatinan strategi pada tingkatan
organisasi dan opsi strategi generik !umum1.
*. Strategi Tingkat Korporat
Strategi korporat adalah mengenai keberadaan di tengah-tengah bauran bisnis yang tepat.
oleh karena itu, strategi korporat lebih berkenaan dengan pertanyaan di mana sebaiknya bersaing
dan bukannya bagaimana bersaing dalam industry tertentu; yang merupakan strategi unit bisnis.
4ada tingkat korporat, masalahnya adalah !*1 definisi bisnis di mana perusahaan akan
berpartisipasi, dan !+1 penugasan sumber daya antar bisnis-bisnis tersebut. Analisis strategi
tingkat korporat menghasilkan keputusan yang melibatkan bisnis yang akan ditambah, bisnis
akan dipertahankan, bisnis akan ditekankan, bisnis yang akan dikurangi perhatiannya, dan bisnis
yang didevestasi !dijual1.
4ada tingkat korporat, salah satu dimensi yang paling signifikan di mana konteks strategi
berbeda adalah tingkat jenis diversifikasi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang
berbeda.
Perusahaan+perusahaan dengan industri tunggal

Tinggi industri tunggal
!c #onald?s, <rigley1
Tingkat #iversifikasi yang berhubungan
9eterkaitan !4rocter @ gamble, #o"-(orning1
#iversifikasi
yang tidak
7erhubungan
!Te$tron1
&endah Tingkat )i,ersifikasi
Tinggi
Tampilan ".$% Strategi tingkat Korporat
Penyajian (rafis dari Strategi Korporat yang (enerik
Salah satu sumbu dalam tampilan +.A B Ting!at divesifi!asi" berhubungan dengan jumlah
industri di mana perusahaan tersebut beroperasi. 4ada satu ekstrem, perusahaan mungkin
memiliki komitmen total pada industri. 4erusahaan yang menggunakan strategi industri tunggal
meliputi #a$tag !peralatan rumah tangga besar1, %rigle$ !permen karet1, &erdue arms
!unggas1, dan 'ucor !baja1. 4erusahaan industri tunggal menggunkan kompetensi intinya untuk
mencapai pertumbuhan dalam industri tersebut.
Perusahaan dengan )i,ersifikasi yang Tidak Berhubungan
4ada ekstrem yang lain, ada perusahaan, seperti Te$tron, yang beroperasi dalam industri
yang berbeda.
Sumbu lain dalam tampilan +.A B ting!at !eter!aitan" mengacu pada hakekat hubungan
sinergi operasi lintas unit bisnis. #alam kasus Te$tron, kecuali dalam hal transaksi keuangan,
unit bisnisnya hanya memiliki sedikit sekali kasamaan umum. Canya sedikit sinergi operasi
lintas unit bisnis dalam Te$tron. arkas besar Te$tron berfungsi seperti perusahaan induk, yang
memberikan pinjaman uanga kepada unit bisnis yang diperkirakan akan menghasilkan
pengembalian keuangan yang tinggi. 4erusaha-perusahaan seperti ini disebut sebagai perusahaan
dengan #iversifikasi tidaka berhubungan atau konglomerasi. 9onglomersi tumbuh khususnya
melalui akuisisi.
Perusahaan dengan )i,ersifikasi yang Berhubungan
9elompok lain terdiri dari perusahaan yang berioperasi dalam sejumlah industri yang
bisnisnya saling berhungan satu sama lain melalui sinergi operasi. 4erusahaan-perusahaan ini
disebut sebagai &erusahaan dengan (iversifi!asi $ang )erhubungan*
Sinergi operasi terdiri dari dua jenis hubungan lintas unit bisnis) !*1 kemampuan untuk
membagi sumber daya umum, !+1 kemampuan untuk membagi kompetensi inti umum. Salah satu
cara dengan mana perusahaan dengan diversifikasi yang berhubungan menciptakan sinergi
operasi adalah dengan membuat atau lebih unit bisnis menggunakan sumberdaya yang sama
seperti kekuatan penjual, fasilitas manufaktur, dan fungsi perbekalan. 4enggunaan sumber daya
yang sama secara bersama-sama seperti ini membantu perusahaan untuk memperoleh manfaat
dari skala dan runag lingkup ekonomis.
9arakteristik kunci lainnya dari perusahaan dengan divertifikasi yang berhubungan
adalah bah"a perusahaan-perusahaan tersebut memiliki kompetensi inti yang bermanfaat bagi
banyak unit bisnis perusahaan. 4erusahaan saperti ini tumbuh dengan cara meningkatkan
kompetensi inti yang dikembangkan dalam salah satu bisnisnya saat perusahaan melakukan
diversifikasi ke bisnis lainnya.
Kompetensi #nti dan )i,ersifikasi Korporat
4enilitian telah menunjukan bah"a, secara rata-rata, perusahaan dengan diversifikasi
yang berhubungan mencapai kinerja tertinggi, perusahaan dengan industri tunggal mencapai
kinerja terbaik kedua, dan perusahaan dengan diversifikasi yang tidak berhubungan tidak
mencapai kinerja yang baik dalam jangka "aktu panjang. Cal ini disebabkan karena markas
besar korporat, dalam perusahaan dengan diversifikasi yang berhubungan mempunyai
kemampuan untuk mentransfer kompetensi inti dari satu unit bisnis ke unit bisnis lain.
9ompetensi inti adalah kemampuan yang digunakan oleh perusahaan untuk mencapai kinerja
yang llebih tinggi dan menambah nilai yang signifikan bagi pelanggan. Oleh karena itu,
pertumbuhan berbasis-kompetensi dan diversifikasi mempunyai kompetensi untuk berhasil.
#mplikasi dari )esain Sistem Pengendalian
Strategi korporat adalah datu rangkaian dengan strategi industri tungga di satu ujung
spectrum dan diversifi!asi $ang tida! berhubungan di ujung lain !diversifi!asi $ang
berhubungan ada ditengah spectrum1. Syarat perencanaan dan pengendalian perusahaan yang
menggunakan strategi diversifikasi tingkat korporat !yakni, tingkat dan jenis diversifikasi1 begitu
berbeda.
A. isi :nit 7isnis
#alam perusahaan dengan diversifikasi, salah satu tugas manajemen senior adalah
mengalokasikan sumber daya !anggaran1, yakni membuat keputusan mengenai penggunaa kas
yang dihasilkan dari beberapa unit bisnis untuk mendanai pertumbuhan dalam unit bisnis lain.
7eberapa model perencanaan telah dikembangkan untuk membantu manajer tingkat korporat
dalam mengalokasikan sumber daya secara efektif.
(ontoh isi 7isnis :nit odel 7(D !7oston (onsulting Droup?s1 )
57intang6
5Tanda tanya6
Pertahankan Bangun
5Sapi perah kas6
5Anjing6
Panen )i,estasi
aksudnya )
*. 7angun
isi ini menyiratkan tujuan menambah pangsa pasar, bahkan dengan mengorbankan laba jangka
pendek dan arus kas !contoh ) bioteknologi merck, peranti elektronik 7lack and #ecker1.
+. 4ertahankan
isi strategis ini diarahkan pada perlindungan pangsa pasar unit bisnis dan posisi persaingan
A. 4anen
isi ini mempunyai tujuan memaksimalkan laba jangka pendek dan arus kas, bahkan dengan
mengorbankan pangsa pasar.
3. #ivestasi
isi ini menunjukkan suatu keputusan untuk mundur dari bisnis melalui proses likuidasi
perlahan-perlahan atau penjualan segera.
#alam unit bisnis model 7oston (onsulting Droup !7(D1, setiap unit bisnis
ditempatkan dalam salah satu kategori dari empat kategori tanda tanya, bintang, sapi perah kas,
dan anjing yang me"akili empat sel tersebut, yang mengukur tingkat pertumbuhan industri pada
satu sumbu dan pangsa pasar relatif pada sumbu lain.
7(D memandang pertumbuhan industri sebagai indikator daya tarik relatif industri
tersebut dan pangsa pasar relatif sebagai indikator posisi persaingan relatif dari suatu unit bisnis
dalam bisnis tertentu.