Anda di halaman 1dari 5

1.

Amplitude Shift Keying [ASK]


digunakan suatu jumlah terbatas amplitudo. Merupakan bentuk modulasi yang mewakili
data digital sebagai variasi dalam amplitudo gelombang karier.Amplitudo dari sebuah
sinyal karier analog mengubah dengan aliran bit sinyal modulasi!" menjaga frekuensi
dan fase konstan. #evel amplitudo dapat digunakan mewakili logika binary $ dan 1.
%apat dianggap sinyal karier sebagai saklar &' atau &((. )ada sinyal dimodulasi"
logika $ diwakili dengan adanya karier" sehingga memberikan operasi kun*i &((+&'
dan nama diberikan.
,entuk ASK yang paling sederhana dan umum beroperasi seperti sebuah saklar"
menggunakan adanya gelombang karier untuk mengindikasi sebuah binary 1 dan
absensinya untuk mengindikasi sebuah $. -ipe modulasi ini disebut on.off keying" dan
digunakan pada frekuensi radio untuk mentransmisikan kode Morse menga*u pada
operasi gelombang kontinus!
/. (re0uen*y shift keying [(SK]
(re0uen*y Shift Keying (SK! adalah modulasi yang menyatakan sinyal digital 1
sebagai suatu nilai tegangan dengan frekuensi tertentu misalnya f1 1 1/$$ 23!"
sementara sinyal digital $ dinyatakan sebagai suatu nilai tegangan dengan frekuensi
tertentu yang berbeda misalnya f/ 1 //$$ 23!. Sama seperti modulasi fasa" pada
modulasi frekuensi yang lebih rumit dapat dilakukan pada beberapa frekuensi sekaligus
dengan *ara ini pengiriman data menjadi lebih effisien.
(rekeunsi Shift Keying (SK!" digunakan suatu jumlah terbatas berdasarkan frekuensi.
(re0uen*y Shift Keying (SK!
-ehnik ini merubah frekuensi pembawa berdasarkan bit 1 4 bit $.
,it 5$6 7 (rekuensi ($
,it 516 7 (rekuensi (1
8. )hase.shift Keying )SK!"
digunakan suatu jumlah terbatas berdasarkan fase.
merupakan skema modulasi digital modulation yang memberikan data dengan
mengubah" atau memodulasi" fase sinyal referensi gelombang karier!. (ase diubah
mewakili sinyal data. Ada dua *ara dasar menggunakan fase sinyal7
.%engan melihat fase itu sendiri sebagai pengubah informasi" dimanan demodulator
harus memiliki sinyal referensi untuk membandingkan perlawanan fase dari sinyal yang
diterima9 atau
.%engan melihat perubahan fase sebagai informasi pengubah : skema diferensial"
beberapa tidak membutuhkan karier referensi.
Modulasi digital merupakan proses penumpangan sinyal digital bit stream! ke dalam
sinyal *arrier. Modulasi digital sebetulnya adalah proses mengubah.ubah karakteristik
dan sifat gelombang pembawa *arrier! sedemikian rupa sehingga bentuk hasilnya
modulated *arrier! memeiliki *iri.*iri dari bit.bit $ atau 1! yang dikandungnya. ,erarti
dengan mengamati modulated *arriernya" kita bisa mengetahui urutan bitnya disertai
*lo*k timing" sinkronisasi!. Melalui proses modulasi digital sinyal.sinyal digital setiap
tingkatan dapat dikirim ke penerima dengan baik. ;ntuk pengiriman ini dapat digunakan
media transmisi fisik logam atau optik! atau non fisik gelombang.gelombang radio!.
)ada dasarnya dikenal 8 prinsip atau sistem modulasi digital yaitu7 ASK" (SK" dan )SK
1. Amplitude Shift Keying Amplitude Shift Keying ASK! atau pengiriman sinyal
berdasarkan pergeseran amplitude" merupakan suatu metoda modulasi dengan
mengubah.ubah amplitude. %alam proses modulasi ini kemun*ulan frekuensi
gelombang pembawa tergantung pada ada atau tidak adanya sinyal informasi digital.
Keuntungan yang diperoleh dari metode ini adalah bit per baud ke*epatan digital! lebih
besar. Sedangkan kesulitannya adalah dalam menentukan level a*uan yang dimilikinya"
yakni setiap sinyal yang diteruskan melalui saluran transmisi jarak jauh selalu
dipengaruhi oleh redaman dan distorsi lainnya. &leh sebab itu meoda ASK hanya
menguntungkan bila dipakai untuk hubungan jarak dekat saja. %alam hal ini faktor derau
harus diperhitungkan dengan teliti" seperti juga pada sistem modulasi AM. %erau
menindih pun*ak bentuk.bentuk gelombang yang berlevel banyak dan membuat mereka
sukar mendeteksi dengan tepat menjadi level ambangnya.
/. (re0un*y Shift Keying (re0uen*y Shift Keying (SK! atau pengiriman sinyal melalui
penggeseran frekuensi. Metoda ini merupakan suatu bentuk modulasi yang
memungkinkan gelombang modulasi menggeser frekuensi output gelombang pembawa.
)ergeseran ini terjadi antara harga.harga yang telah ditentukan semula dengan
gelombang output yang tidak mempunyai fase terputus.putus. %alam proses modulasi
ini besarnya frekuensi gelombang pembawa berubah.ubah sesuai dengan perubahan
ada atau tidak adanya sinyal informasi digital. (SK merupakan metode modulasi yang
paling populer. %alam proses ini gelombang pembawa digeser ke atas dan ke bawah
untuk memperoleh bit 1 dan bit $. Kondisi ini masing.masing disebut spa*e dan mark.
Keduanya merupakan standar transmisi data yang sesuai dengan rekomendasi <<=--.
(SK juga tidak tergantung pada teknik on.off peman*ar" seperti yang telah ditentukan
sejak semula. Kehadiran gelombang pembawa dideteksi untuk menunjukkan bahwa
peman*ar telah siap. %alam hal penggunaan banyak peman*ar multi transmitter!"
masing.masingnya dapat dikenal dengan frekuensinya. )rinsip pendeteksian gelombang
pembawa umumnya dipakai untuk mendeteksi kegagalan sistem bekerja. ,entuk dari
modulated <arrier (SK mirip dengan hasil modulasi (M. Se*ara konsep" modulasi (SK
adalah modulasi (M" hanya disini tidak ada berma*am.ma*am variasi +deviasi ataupun
frekuensi" yang ada hanya / kemungkinan saja" yaitu More atau #ess 2igh atau #ow"
Mark atau Spa*e!. -entunya untuk deteksi pengambilan kembali dari kandungan <arrier
atau proses demodulasinya! akan lebih mudah" kemungkinan kesalahan error rate!
sangat minim+ke*il. ;mumnya tipe modulasi (SK dipergunakan untuk komunikasi data
dengan ,it >ate ke*epatan transmisi! yang relative rendah" seperti untuk -ele? dan
Modem.%ata dengan bit rate yang tidak lebih dari /@$$ bps /.@ kbps!.
8. )hase Shift Keying )hase Shift Keying )SK! atau pengiriman sinyal melalui
pergeseran fase. Metoda ini merupakan suatu bentuk modulasi fase yang
memungkinkan fungsi pemodulasi fase gelombang termodulasi di antara nilai.nilai diskrit
yang telah ditetapkan sebelumnya. %alam proses modulasi ini fase dari frekuensi
gelombang pembawa berubah.ubah sesuai denganperubahan status sinyal informasi
digital. Sudut fase harus mempunyai a*uan kepada peman*ar dan penerima. Akibatnya"
sangat diperlukan stabilitas frekuensi pada pesawat penerima. Auna memudahkan
untuk memperoleh stabilitas pada penerima" kadang.kadang dipakai suatu teknik yang
koheren dengan )SK yang berbeda.beda. 2ubungan antara dua sudut fase yang dikirim
digunakan untuk memelihara stabilitas. %alam keadaan seperti ini " fase yang ada dapat
dideteksi bila fase sebelumnya telah diketahui. 2asil dari perbandingan ini dipakai
sebagai patokan referensi!. ;ntuk transmisi %ata atau sinyal %igital dengan ke*epatan
tinggi" lebih efisien dipilih system modulasi )SK. %ua jenis modulasi )SK yang sering
kita jumpai yaitu 7 8.1. ,)SK ,)SK adalah format yang paling sederhana dari )SK.
Menggunakan dua yang tahap yang dipisahkan sebesar 1B$C dan sering juga disebut /.
)SK. Modulasi ini paling sempurna dari semua bentuk modulasi )SK. Akan tetapi
bentuk modulasi ini hanya mampu memodulasi 1 bit+simbol dan dengan demikian maka
modulasi ini tidak *o*ok untuk aplikasi data.rate yang tinggi dimana bandwidthnya
dibatasi. 8./. D)SK Kadang.Kadang dikenal sebagai 0uarternary atau 0uadriphase )SK
atau @.)SK" D)SK menggunakan empat titik pada diagram konstilasi" terletak di sekitar
suatu lingkaran. %engan empat tahap" D)SK dapat mendekode dua bit per simbol. 2al
ini berarti dua kali dari ,)SK. Analisis menunjukkan bahwa ini mungkin digunakan untuk
menggandakan data rate jika dibandingkan dengan sistem ,)SK. Ealaupun D)SK
dapat dipandang sebagai sebagai suatu modulasi 0uaternary" lebih mudah untuk
melihatnya sebagai dua 0uadrature *arriers yang termodulasi tersendiri. %engan
penafsiran ini" maka bit yang digunakan untuk mengatur komponen phase pada sinyal
*arrier ketika digunakan untuk mengatur komponen 0uadrature.phase dari sinyal *arrier
tersebut. ,)SK digunakan pada kedua *arrier dan dapat dimodulasi dengan bebas.
Modulasi adalah proses perubahan varying! suatu gelombang periodik sehingga
menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. %engan proses modulasi"
suatu informasi biasanya berfrekeunsi rendah! bisa dimasukkan ke dalam suatu
gelombang pembawa" biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. -erdapat
tiga parameter kun*i pada suatu gelombang sinusiuodal yaitu 7 amplitudo" fase dan
frekuensi. Ketiga parameter tersebut dapat dimodifikasi sesuai dengan sinyal informasi
berfrekuensi rendah! untuk membentuk sinyal yang termodulasi.
)eralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator" sedangkan
peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal kebalikan dari dari proses
modulasi! disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses
tersebut disebut modem.
=nformasi yang dikirim bisa berupa data analog maupun digital sehingga terdapat dua
jenis modulasi yaitu
modulasi analaog
modulasi digital
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu" yang
membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombangnya. Sinyal analog
bekerja dengan mentransmisikan suara dan gambar dalam bentuk gelombang kontinu
*ontinous varying!. %ua parameter+karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat
analog adalah amplitude dan frekuensi. =syarat analog biasanya dinyatakan dengan
gelombang sinus" mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk
isyarat analog. 2al ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier" suatu
sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus. %engan
menggunakan sinyal analog" maka jangkauan transmisi data dapat men*apai jarak yang
jauh" tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise.
Aelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga
variable dasar" yaitu amplitudo" frekuensi dan phase.
Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
(rekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
)hase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.
Sinyal digital merupakan hasil teknologi yang dapat mengubah signal menjadi kombinasi
urutan bilangan $ dan 1 juga dengan biner!" sehingga tidak mudah terpengaruh oleh
derau" proses informasinya pun mudah" *epat dan akurat" tetapi transmisi dengan sinyal
digital hanya men*apai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. ,iasanya
sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini
biasa disebut dengan bit. ,it merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit
dapat berupa nol $! atau satu 1!. Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah / buah
/F1!. Kemungkinan nilai untuk / bit adalah sebanyak @ /F/!" berupa $$" $1" 1$" dan
11. Se*ara umum" jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah
sebesar /Fn buah.
System digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di
*ode.kan dalam bentuk biner atau 2e?a!. besarnya nilai suatu system digital dibatasi
oleh lebarnya + jumlah bit bandwidth!. jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai
akurasi system digital.
Signal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan
pada teknologi analog yaitu 7
G Mampu mengirimkan informasi dengan ke*epatan *ahaya yang dapat membuat
informasi dapat dikirim dengan ke*epatan tinggi.
G )enggunaan yang berulang H ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas
dan kuantitas informsi itu sendiri.
G =nformasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
G %apat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya
se*ara interaktif.wikipedia!