Anda di halaman 1dari 2

CAIRAN TUBUH

Pengertian

Air beserta unsur-unsur di dalamnya yang diperlukan untuk kesehatan sel disebut
cairan tubuh (60% dari berat badan), cairan ini sebagian berada di luar sel (ekstra
selular) dan sebagian lagi di dalam sel (intra selular).

Cairan tubuh terdiri dari:

1. Cairan ekstra sel : 20%


1. Cairan interstisial = 15%

Merupakan medium di tengah-tengah sel hidup, sel menerima garam,


makanan serta oksigen dan melepaskan semua hasil buangannya ke
dalam caira itu juga.

2. Plasma darah = 5%

Merupakan sistem transport yang melayani semua sel melalui medium


cairan ekstraselular

2. Cairan intra sel : 60%

Mengandung elektrolit, kalium, fosfat dan bahan makanan seperti glukosa


dan asam amino.

Kerja enzim dalam sel adalah konstan memecahkan dan membangun kembali
sebagaimana dalam semua metabolisme untuk mempertahanklan
keseimbangan cairan.

Pertukaran Cairan dalam Jaringan

Cairan dalam plasma berada di bawah tekanan hidrostatik lebih besar daripada
tekanan interstisial. Oleh karena itu cairan cairan itu cendrung untuk keluar dari
pembuluh kapiler, akan tetapi di dalam plasm ada protein, sedangkan cairan
interstisial mengandung sedikit protein. Protein plasma ini mengeluarkan tekanan
osmotik yang berusaha mengisap cairan masuk pembuluh kapiler.

Pada ujung kapiler arteri, tekanan hidrostatik lebih besar dari tekanan osmotik, maka
imbangan kekuatan kekuatan mendorong cairan masuk jaringan. Sedangkan pada
ujung kapiler vena tekanan hidrostatik kurang, tekanan osmotik mengatasinya dan
menarik kembali masuk kapiler. Secara normal cairan yang meninggalkan kapiler
lebih banyak daripada caira yang kembali masuk ke dalamnya, kelebihan ini
disalurkan melalui limfe (getah bening).

Pertukaran antara cairan intra seluler dan ekstra selular juga tergantung pada tekanan
osmotik, akan tetapi membran sel mempunyai permiabilitas selektif dan dilalui oleh
beberapa bahan seperti oksigen, karbondioksida, dan ureum secara bebas, dan juga
memompakan bahan lain masuk atau keluar untuk mempertahankan perbedaan
konsentrasi dalam cairan intra selular dan ekstra selular, misalnya kalium
dikonsentrasikan dalam intra selular sedangkan natrium dipompakan keluar.