Anda di halaman 1dari 9

TUGAS GBE TEMATIK

NATURAL ENVIRONMENT
Dosen Pengampu: Shalihudin Djalal Tanjung, M.Sc., Dr., Prof.
Oleh
Aditya Achmad Narendra Whindracaya
13 3!"#$# %EK 1"&'1
Ma(ter Mana)emen
*a+,lta( E+-n-mi+a dan Bi(ni(
Uni.er(ita( Gad)ah Mada
#$1&
BAB I
%EN/A0ULUAN
Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat dari hari ke hari menimbulkan suatu
permasalahan yang tidak kunjung habis. Permasalahan tersebut menyangkut beberapa aspek,
salah satu satunya adalah aspek transportasi. Semakin meningkat jumlah populasi penduduk
maka semakin meningkat pula tuntutan akan kebutuhan transportasi. Transportasi adalah sarana
penunjang yang memilki peran penting dalam pembangunan suatu negara, terutama bagi negara
yang sedang berkembang. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya kebutuhan akan moda
transportasi. ebutuhan akan moda transportasi untuk mobilitas manusia, barang dan jasa dari
tahun ke tahun semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan populasi
penduduk.
Pertumbuhan penduduk yang tinggi bila tidak diiringi dengan peningkatan sarana
transportasi yang tersedia, akan menyebakan ketidakseimbangan akan jumlah pemakai dengan
kapasitas sarana transportasi. Seperti yang terjadi saat liburan !atal dan Tahun "aru #$%&
kemarin. 'iburan cukup panjang yang mencapai hingga tujuh hari tersebut, banyak digunakan
oleh masyarakat untuk berlibur dengan keluarga. Selain itu kemajuan kehidupan perkotaan yang
meningkat juga menyebabkan semakin dibutuhkannya sarana transportasi massal perkotaan.
emacetan, polusi udara, ataupun efisiensi diharapkan mampu diatasi oleh keberadaan
transportasi perkotaan.
(kti)itas transportasi khususnya kendaraan bermotor merupakan sumber utama
pencemaran udara di daerah perkotaan. Menurut Soedomo,dkk, %**$, transportasi darat
memberikan kontribusi yang signifikan terhadap setengah dari total emisi SPM%$, untuk
sebagian besar timbal, +,, H+, dan !,- di daerah perkotaan, dengan konsentrasi utama
terdapat di daerah lalu lintas yang padat, dimana tingkat pencemaran udara sudah dan.atau
hampir melampaui standar kualitas udara ambient. Sejalan dengan itu pertumbuhan pada sector
transportasi, yang diproyeksikan sekitar /0 sampai 10 per tahun, pada kenyataannya tahun
%*** pertumbuhan jumlah kendaraan di kota besar hampir mencapai %20 per tahun. Dengan
menggunakan proyeksi /310 maka penggunaan bahan bakar di 4ndonesia diperkirakan sebesar
#,% kali konsumsi tahun %**$ pada tahun %**1, sebesar 5,/ kali pada tahun #$$1 dan *,$ kali
pada tahun #$%1 67orld "ank, %**& cit 'H, %**89. Pada tahun #$#$ setengah dari jumlah
penduduk 4ndonesia akan menghadapi permasalahan pencemaran udara perkotaan, yang
didominasi oleh emisi dari kendaraan bermotor. Hasil uji emisi gas buang kendaraan bermotor
tahun #$$%. Hasil kajian yang dilakukan oleh "ank Dunia tahun %**/, tentang kerugian akibat
pencemaran udara di kota :akarta, mencapai sekitar ; #$$ juta <S. tahun untuk seluruh jumlah
penduduk :akarta.
Dari sektor transportasi sumber masalah emisi adalah bahan bakarnya, ""M yang
digunakan menghasilkan polusi yang besar. <ntuk itulah perlu adanya penggantian bahan bakar
yang ramah lingkungan, salah satunya adalah ""= 6bahan bakar gas9. =as yang dimaksud di sini
adalah compressed natural gas 6+!=9. +!= dipilih karena cadangannya yang masih sangat
banyak seperti yang diutarakan dalam MP&>4 6Masterplan Percepatan dan Perluasan
Pembangunan 4ndonesia9 dengan cadangan gas alam sekitar %/2 T+?, sehingga tidak perlu
mengimpor. :ika menggunakan 'P= maka kita harus mengimpor dari luar karena kebutuhan
dalam negeri lebih besar dari keperluan dan tentu saja akan membebani pemerintah. =as yang
lain yang bisa digunakan sebagai bahan bakar adalah hidrogen, tetapi hidrogen ini teknologinya
masih sangat rumit dan perlu @aktu yang lama untuk mengembangkannya. Selain karena
cadangan dari gas masih cukup banyak dan harganya yang lebih murah dibandingkan dengan
""M, yaitu #.& dari harga bensin subsidi 6premium9 atau sekitar %.& dari premium non subsidi.
alau dibandingkan dengan !egara3negara yang populasi !=A nya berkembang sangat pesat,
harga ""= di 4ndonesia jauh lebih mahal. Dilihat dari cadangan gas yang banyak dan harganya
yang murah, polusi yang dihasilkan oleh +!= lebih kecil dibandingkan dengan bensin dan 'P=.
Maka alternati)e untuk menggunakan ""= sebagai pengganti ""M merupakan salah satu
pilihan yang perlu dilaksanakan oleh pemerintah.
BAB II
%EMBA0ASAN
Perkembangan kendaraan berbahan bakar gas alam 6!=A9 di luar negeri sangat pesat.
!egara3negara di ka@asan (sia yang !=A3nya sangat berkembang adalah Pakistan, 4ran dan
4ndia. Hal ini terjadi karena sumber daya gas yang melimpah serta dukungan yang kuat dari
pemerintahnya, yaitu berupa pemberian subsidi dan pemberian kredit untuk pembelian !=A.
on)ersi dari ""M ke ""= di !egara tersebut berlatar belakang makin meningkatnya harga
""M dan tingkat polusi yang tinggi di negara tersebut. :ika kita melihat data penggunaan !=A.
Maka dapat kita temui tren yang meningkat drastic, bahkan melebihi ekspektasi atau project
yang ditetapkan di tahun #$$/.
=ambar #.% penggunaan !=A dunia 6Sumber http://www.iangv.org/wp-
content/uploads/2013/02/NGVGrowth!hart2012."pg9
on)ersi dari ""M ke ""= mempunyai banyak manfaat, yaitu mengurangi pemakaian
""M, mengurangi pencemaran udara, menguntungkan pengguna dan memberikan peluang
usaha.
=ambar #.# : Manfaat on)ersi ""M ke ""=
Secara lebih rinci manfaat kon)ersi ""M ke ""= dapat diuraikan sebagai berikut:
%. Mengurangi penggunaan ""M dan subsidi
Dengan mengkon)ersi bahan bakar kendaraan dari ""M ke ""=, akan mengurangi
pemakaian ""M yang berarti mengurangi impor minyak dan tentu saja subsidi yang
dialokasikan pemerintah untuk ""M menjadi berkurang.
#. Mengurangi pencemaran lingkungan
"ahan bakar gas emisinya sangat kecil dibanding dengan bensin, penggunaan ""= dapat
mengurangi emisi +, sebesar *20, emisi +,# sebesar #20, emisi H+ sebesar 1$0, dan emisi
!,- sebesar &$0. Hal ini akan berdampak positif bagi lingkungan karena ikut serta dalam
pengurangan pemanasan global.
&. Peluang usaha
(pabila kon)ersi dari ""M ke ""= ini berjalan dengan lancar maka industry dari hulu
ke hilir termasuk industri kon)ersi di dalam negeri akan semakin berkembang. Hal tersebut
secara otomatis akan berdampak positif bagi penyerapan tenaga kerja di dalam negeri.
5. "agi pemakai
"agi pengguna kendaraan berbahan bakar gas 6!=A.natural gas )ehicle9 akan
menghemat pengeluaran pembelian bahan bakar karena harga ""= jauh lebih murah
dibandingkan harga ""M. Selain itu, pengguna !=A juga menghemat pengeluaran untuk
pera@atan kendaraan karena ""= tidak menghasilkan kerak pada mesin dan busi lebih bersih
dan tahan lama, serta knalpot dan peredam suara umurnya lebih panjang
:ika kemudian menggunakan beberapa asumsi diatas dengan segala keuntungan, jika ada
kon)ersi ""M ke ""=. Maka tidak ada celah untuk perusahaan PT Tugu Trans selaku operator
transjogja di jogja, sebagai penyedia moda transportasi perkotaan di Bogyakarta untuk tetap
menggunakan ""M sebagai bahan bakar utama. Di :akarta sendiri kon)ersi ""M ke ""= telah
sukses dilakukan, bidang usaha yang hampir sama dengan trans :ogja adalah trans :akarta, telah
menggunakan hampir seluruh armadanya adalah ""=. ami membuat proyeksi perhitungan
potensi keuntungan yang akan di peroleh, serta efisiensi kon)ersi. Selain potensi keuntungan tak
terlihat lain yaitu produk ""= lebih ramah lingkungan.
Harga premium bersubsidi Cp. /.2$$
Harga Solar subsidi Cp. 2.2$$
Harga Solar D>D Cp. %&.&2$
Harga solar !on Subsidi Cp. %&.#$$
onsumsi ""= untuk mobil penumpang %$ lsp.hari
onsumsi ""= untuk bus tranjogja #$ lsp.hari
:umlah hari dalam % tahun &$$ hari
% MMS+?D #2,/# klsp
Tabel #.& Perbandingan Harga ""M dan ""=
"erdasarkan data jumlah kendaraan dari "PS tahun #$%$, untuk mobil penumpang pada
tahun #$$* berjumlah %$,& juta unit, bus sebanyak #,8 juta unit, bus massal sebanyak 2,% juta
unit dan yang paling banyak adalah jumlah kendaraan roda # yaitu 2#,5 juta unit. Dari data "PS
tersebut dapat dibayangkan seberapa besar subsidi ""M yang harus ditanggung oleh pemerintah.
Perkiraan besarnya subsidi ""M 6premium9 untuk 1$0 dari mobil penumpang, #$0 dari bus
massal dan %$$0 dari kendaraan roda # untuk tahun #$#$ diperkirakan mencapai lebih dari
Cp%2$ triliun. Dari data "PS tahun #$%$ kemudian diprediksikan kenaikan jumlah kendaraan
dari #$%$3#$#$ dengan besarnya kenaikan sebanyak 20. Dari data prediksi jumlah kendaraan
tersebut kemudian dikon)ersi ke !=A sebesar 20 dari data 1$0 jumlah mobil penumpang dan
dari data #$0 jumlah bus massal. :umlah !=A pada tahun pertama 6tahun #$%#9 sebanyak $,2&
juta unit yang terdiri dari mobil penumpang dan bus massal. Tiap tahun jumlah !=A makin
bertambah dan pada tahun #$#$ akan ada !=A sebanyak 2,1& juta unit. Hal ini akan tercapai
apabila kon)ersi ke !=A berjalan lancar. Dengan mengkon)ersi sebagian kendaraan maka
penggunaan ""M 6premium9 juga berkurang dan tentu saja akan mengurangi subsidi yang harus
dikeluarkan oleh pemerintah. Dengan menggunakan asumsi seperti pada tabel &, pada tahun
#$%# saja pengurangan penggunaan ""M sebesar %,8/ juta kilo liter.tahun, dan hal ini setara
dengan pengungan subsidi ""M sebesar /,%8 triliyun rupiah. Semakin besar jumlah kendaraan
yang dikon)ersi maka semakin besar juga pengurangan subsidi.
BAB III
KESIM%ULAN
Sebagai bahan bakar alternatif pengganti ""M, pengunaan ""= dalam bentuk +!=
memiliki banyak kelebihan yang antara lain adalah harganya lebih murah, ramah lingkungan dan
dapat mengurangi subsidi pemerintah untuk penggunaan ""M. !amun karena masih banyak
terkendala masalah, hingga saat ini. Seperti ketakutan dalam penggunaan ""= karena tidak
memliki @ujud sehingga lebih sukar di control hingga keenganan pemerintah untuk mendukung
proyek tersebut secara nasional.
Pelaksanaan program kon)ersi ""M ke ""= untuk kendaraan pribadi memamng kurang
berhasil. arena terlalu banyaknya jumlah kendaraan pribadi di 4ndonesia. !amun diharapkan
untuk moda transportasi umum yang dikelola oleh pemerintah baik daerah ataupun pusat dapat
menjadi contoh dalam upaya kon)ersi ""M ke ""=
/a1tar %,(ta+a
Soedomo M., <sman , Djajadiningrat S T., Dar@in, %**$, Model Pendekatan dalam (nalisis
ebijakan Pengendalian Pencemaran <dara, Studi asus di :akarta, "andung dan
Surabaya, Penelitian 'H E:urusan Teknik 'ingkungan 4T", "andung.
http:..@@@.opi.lipi.go.id.data.%##1*/55&#.data.%&$1/8%$&#%&#$1%8*%2.makalah.pdf Diakses
pada tanggal# Maret #$%5, pukul %1:&$74"
http:..repository.ui.ac.id.dokumen.lihat.81$.pdf Diakses pada tanggal #2 Maret #$%5, pukul
%*:&$74"
http:..digilib.its.ac.id.public.4TS3!onDegree3%55153Presentationpdf.pdf Diakses pada tanggal #2
Maret #$%5, pukul %*:&574"
http:..file.upi.edu.Direktori.D<('M,D>S.,!S>PFD(S(CF4M4(F<!T<FSD.""MF*.
%.pdf Diakses pada tanggal #2 Maret #$%5, pukul %*:&*74"