Anda di halaman 1dari 11

BAB II

WISATA KULINER DI KOTA BANDUNG


2.1 Pengertian Wisata Kuliner
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga tahun
2003 Wisata adalah bepergian bersama-sama (untuk memperluas
pengetahuan, bersenang-senang, bertamasa dsb!"# $edangkan
Kuliner berati masakan atau makanan# %adi dapat disimpulkan bah&a
&isata kuliner ialah per'alanan ang meman(aatkan masakan serta
suasana lingkunganna sebagai ob'ek tu'uan Wisata# Masa per'alanan
ang tergolong dalam de(inisi &isata adalah tidak kurang dari 2) 'am
dan tidak lebih dari tiga bulan, serta tidak dalam rangka men*ari
peker'aan#
Kegiatan &isata tidak hana dilakukan se*ara perorangan,
melainkan 'uga dikelola se*ara pro(esional dan dilakukan se*ara
berkelompok# Menurut sebuah artikel di media elektronik (internet!
orang ang melakukan kegiatan &isata disebut &isata&an#
&isata&an adalah orang ang melakukan per'alanan dalam
&aktu tertentu untuk bersenang-senang, istirahat, mele&ati liburan,
mengun'ungi ob'ek-ob'ek &isata, berobat, berdagang, olahaga, +iarah,
mengun'ungi keluarga, atau mengikuti kon(erensi#"
(&&&#persiatour#*om , 200,!
Wisata&an terbagi men'adi tiga aitu -
.# Wisata&an /usantara
2# Wisata&an Man*anegara
3# 0engun'ung
Wisata&an /usantara ialah penduduk Indonesia ang
melakukan per'alanan di &ilaah teritorial Indonesia bukan untuk
beker'a atau sekolah dengan 'angka &aktu kurang dari 1 bulan ke
2b'ek &isata komersial (bertransaksi!#
)
Wisata&an Man*anegara ialah seseorang atau sekelompok
orang ang melakukan per'alanan di luar negara asalna, selama
kurang dari .2 bulan pada suatu destinasi tertentu, dengan tu'uan
per'alanan tidak untuk beker'a atau memperoleh pengahasilan#
0engun'ung (0elan*ong! ialah 0enduduk Indonesia ang
melakukan per'alanan ke ob'ek &isata komersial selama satu hari
(pulang - pergi! tanpa menginap di akomodasi komersial# ( 3epartemen
Kebudaaan dan 0ari&isata 4epublik Indonesia5 &&&#budpar#go#id!
2.2 Bandung Seagai Pusat Kuliner
Menurut seorang ahli pari&isata 6ndar 3ano7a 8oeltom, M#$*#
Bandung sudah di kenal sebagai pusat kuliner nusantara se'ak tahun
.9)., hal ini dikarenakan Bandung memiliki 'umlah rumah makan
terbanak di Indonesia# Bukan hana dari golongan masarakat
pen*inta makanan sa'a ang senga'a datang ke Bandung akan tetapi
banak para tokoh nasional baik itu dari dalam negeri maupun luar
negeri ang menempatkan diri datang ke Bandung (0ikiran4akat,
Edisi :etak - $abtu, ., ;ebruari 200,!
3engan di bangunna tol :ipularang, &aktu tempuh %akarta -
Bandung semakin *epat# <al ini ang mengakibatkan para pengun'ung
ataupun &isata&an semakin bertambah# 0ada bulan %anuari 2001,
'umlah kendaraan ang masuk ke Bandung sebanak 2=#11=#
0endapatan ang diterima %asa Marga pada saat tersebut adalah
sebesar 4p 2,1,, 'uta# >0? pengun'ung adalah &isata&an dari luar
kota# 3ari 'umlah itu, 10? adalah orang %akarta# $isana pengun'ung
dari %a&a, $ula&esi, @ogakarta, dan $olo# Bahkan
&isata&an#man*anegara ang berasal dari asia tenggara, %epang,
Belanda, Belgia#
%umlah kun'ungan &isata&an ob'ek dan daa tarik &isata&an
(23AW! untuk tri&ulan II tahun 2001 adalah 3#).1 kun'ungan
&isata&an man*anegara dan 3==#0)> kun'ungan &isata&an
nusantara# Kedatangan mereka mendorong peningkatan asli daerah
=
(063! Kota Bandung# $aat ini 3,? 063 Kota Bandung berasal dari
pa'ak pari&isata# (0ikiran 4akat, ., ;ebruari 200,!
Marakna toko pakaian dan bisnis pakaian sisa ekspor di
seluruh &ilaah Kota Bandung se*ara tidak langsung mendorong
pertumbuhan bisnis rumah makan# $etiap produsen makanan
berlomba-lomba untuk men*iptakan makananBkuliner dengan rasa
dan 'enis ang berbeda# 0otensi &isata kuliner ini bisa
menguntungkan, terutama bagi 0emerintah Kota Bandung dan para
pengusaha pari&isata# 3ari sisi ekonomi &isata ini mampu
meningkatkan kese'ahteraan masarakat ang terlibat dalam kegiatan
&isata itu sendiri#
Banak diantara &isata&an menukai sa'ian kuliner Bandung
karena selain hargana relati7e murah, rasa serta *ara pena'ian
*ukup menarik# 3itun'ang dengan rasa ang sangat ber7ariati(#
3ilihat dari segi harga, masih ada makanan ang memiliki
harga di ba&ah 4p =000,00, untuk porsi masih ada ang seharga di
ba&ah 4p .0#000,00# $ementara untuk kue ang di kota lain harga
bisa men*apai 4p 30#000,00 hingga 4p =0#000,00, sedangkan di
Bandung masih ada ang hargana di ba&ah 4p 30#000,00#
2.2.1 Te!"at dan #enis $a%anan
3i Bandung banak tempat ang bisa di'adikan sebagai tempat
&isata kuliner Berikut ini adalah tempat-tempat rumah makan ataupun
'a'anan khas Bandung, ang sudah *ukup puna nama baik itu di
Bandung sendiri maupun luar Bandung#
menurut dinas pari&isata kota Bandung, Bandung memiliki
se'umlah 4estaurant atau *a(C sebanak .2. dan .,, rumah makan#
Berikut ini da(tar tempat makan ang ada di ka&asan Bandung#
1
3a(tar tempat makan
1& 'rs (a)e
%enis Makanan - 6ME4IK6,
:hinese, Itali, 'a&a
6lamat - %l# 3r# $etiabudhi /o#
.03;
A!ig*s Restaurant + Li,e $usi-
%enis Makanan - AeDas, Meksiko
6lamat - %l# Aerusan 34#
3'und'unan, 200m dari pintu tol
0asteur, 6nneD-EeF6ries 8arden
<otel
A!"era . Ke*n Ka/ung
%enis Makanan - sunda
6lamat - %l# Kebon Ka&ung /o# 2>
Angl* Rest* + (a)0
%enis Makanan - %a&a
6lamat - %l# :ipedes /o# )1 6
Arang 121
%enis Makanan - Korea
6lamat - %l# $ukaha'i /o# .23
Asian Deli T2ai Rest*
%enis Makanan - 6$I6, Ahailand
6lamat - %l# :ihampelas /o# )3,
Bandung
A3a! G*reng Su2arti (i"aganti
%enis Makanan - 'a&a
6lamat - %l# :ipaganti /o# .,.
Bal-*n3 Dine + Wine
%enis Makanan - Indonesia, Itali
6lamat - %l# $ersan Ba'uri /o# .00
Bu!u Desa 4Pasir%ali%i5
%enis Makanan - sunda
6lamat - %l# 0asirkaliki /o# .10
Bu!u Desa 4Ru!a2 $*de5
%enis Makanan - sunda
6lamat - 4GM6< M23E ;a*tor
2utlet %l# $etiabudi /o# ).
(a)0 Bunga
%enis Makanan - Indonesia, Itali
6lamat - %l# Kol#Masturi Km 9
Eembang Blok <#2= Hila Istana
Bunga
(a)0 (2ia
%enis Makanan - 6ME4IK6, Itali
6lamat - %l# 34# 4um /o# .1
(a)0 Le!a2 (urug
%enis Makanan - sunda
6lamat - %l# $ersan Ba'uri Km .,= -
Wisata Bunga :ihideung
D6(*st Sea)**d
%enis Makanan - Indonesia
6lamat - %l# $uka'adi /o# .9,
,
Da"ur Sang%uriang
%enis Makanan - :hinese, sunda
6lamat - %l# Karang $ari /o# =
Del,i Le Ra*s (a)0 + Stra/err3
7ar!
%enis Makanan - Itali, sunda
6lamat - %l# Aerusan 8egerkalong
<ilir /o# > :i&aruga
De"*t T8/ie $ie $alang
%enis Makanan - malang
6lamat - %l# $etiabudhi /o#>=
Eat*n Restaurant
%enis Makanan - :hinese, Itali
6lamat - %l# $etiabudi /o# ).
(komplek 4umah Mode!
7la!*3ant E9"ress
%enis Makanan - E4206, :hinese,
%epang, sunda
6lamat - %l# $uka'adi /o# 232
GRA(E t2e art *) dinning
%enis Makanan - 6ME4IK6,
Indonesia, Itali
6lamat - %l# Karanglaung /o# 2)
Green Tea Rest*
%enis Makanan - Itali, %epang,
:hinese, Indonesia
6lamat - %l# $etiabudi /o# >3
Gri3a Da2ar Iu Kadi
%enis Makanan - sunda, :hinese
6lamat - %l#3r#3'un'unan /o# .,>
Gudeg Kranggan
%enis Makanan - 'a&a
6lamat - %l# 0ro(# Ir# $utami /o#..=
'an K**% Garden Restaurant
%enis Makanan - %epang, Korea,
:hinese
6lamat - %l# Karang $ari /o# 2.,
$etiabudi
'*%a . '*%a Bent*
%enis Makanan - %epang
6lamat - %l# $etiabudi /o# 1.
'3"er Sea)**d Restaurant
%enis Makanan - :hinese
6lamat - 0askal <per $Iuare Blok
6#=1, %l# <2$ :okroaminoto /o#
2=-2, (0asir Kaliki!
I%an Ba%ar (ian8ur I
%enis Makanan - sunda
6lamat - %l# 3r# $etiabudhi /o# 1,,
Bandung
I%an Ba%ar (ian8ur II
%enis Makanan - Indonesia, sunda
6lamat - %l# 3r# %un'unan /o# .=,
Bandung (dekat tol pasteur!
>
#a,ana Bistr*
%enis Makanan - 6ME4IK6,
E4206, Indonesia
6lamat - 0aris Han %a7a 4esort
Ei(estle 0la*e, %l# $uka'adi /o#
.3,-.39 ka7# 8B-=>
#I$BARAN BALI 7res2 Grill
Sea)**d
%enis Makanan - bali
6lamat - 0askal <per $Iuare Blok
6#=2, %l# <2$ :okroaminoto /o#
2=-2, (0asir Kaliki!
Kedai R*ssan :illa
%enis Makanan - Itali, sunda
6lamat - %l# $ersan Ba'uri /o# 99
Ki"as.Ki"as Stea% '*use +
(*))ee Bar
%enis Makanan - Itali
6lamat - 0askal <per $Iuare Blok
6#==, %l# <2$ :okroaminoto /o#
2=-2, (0asir Kaliki!
$an8aal 2 4D8und8unan5
%enis Makanan - sunda
6lamat - %l# 3r# 3'und'unan /o#
.92
$arig*ld Rest*
%enis Makanan - Itali, sunda
6lamat - %l# $uka'adi /o# 2)1
$eeting P*int 4$P5 Rest*
%enis Makanan - Meksiko,
Indonesia, Itali
6lamat - %l# 34# 3'und'unan /o#
.12
$3e*ng Ga K*rean Restaurant
%enis Makanan - Korea
6lamat - %l# 34# $utami /0# =2 6
Ne/s"a"er Kit-2en + L*unge
%enis Makanan - Indonesia,
Ahailand, Hietnam
6lamat - 0aris Han %a7a Mall, %l#
$uka'adi /o# .3,-.39 Ka7 1B-1>
Ru!a2 $a%an Sunda Oneng
%enis Makanan - sunda
6lamat - %l# 3r# %un'unan /o# ..9
Sa!6s Stra/err3 (*rner
4Setiaudi5
%enis Makanan - sunda, :hinese
6lamat - %l# $etiabudi /o# 1. 6
Sa"u Lidi $a%an di Sa/a2
%enis Makanan - Itali, sunda
6lamat - %l# $ersan Ba'uri (Komp#
8raha 0uspa!, :ihideung-
Eembang
Seder2ana
%enis Makanan - padang
6lamat - %l# $etiabudi /o# .9>
9
S*t* O8*lali BT(
%enis Makanan - padang, sunda,
beta&i
6lamat - %l# 34# 3'und'unan /o#
)3-)9 (Bandung Arade :entre!
S*t* Se!arang ;Bu Pri;
%enis Makanan - 6$I6, 'a&a
6lamat - %l# $ukama'u /o# 3)
Bandung
Suiss But-2er
%enis Makanan - Itali
6lamat - %l# $etiabudi /o# .,)
Teras (ar!el
%enis Makanan - :hinese, Itali,
'a&a, sunda
6lamat - %l# 4aa Eembang /o#
.9= B
T2ang $ien
%enis Makanan - :hinese
6lamat - 0askal <per $Iuare Blok
6#)2, %l# <2$ :okroaminoto /o#
2=-2, (0asir Kaliki!
T*!*da-2i Rest*
%enis Makanan - Ahailand, %epang,
;ren*h
6lamat - %l# $uka'adi /o#.93
T*rtila (a)0
%enis Makanan - :hinese,
Indonesia, Itali
6lamat - %l# $etiabudhi /o# )3>
:ienna (a)0
%enis Makanan - Indonesia, Korea,
Ahailand, Itali, %epang, ;ren*h
6lamat - %l# $uka'adi /o# 20=
Warung Nasi Wiisana
4D8und8unan5
%enis Makanan - sunda
6lamat - %l# 3r 3'und'unan /o# .1>
Wiisana . Sur3a Su!antri
%enis Makanan - :hinese, sunda
6lamat - %l# $ura $umantri /o# )9
Winner 'i)ier Sausages
%enis Makanan - 8erman
6lamat - %l# $etrasari /o# )2 (,00
meter dari %l# $etiabudhi!,
Bandung
.0
2.1 Keter%aitan Wisata Kuliner dengan Industri Lain
Menurut 0ro(# 3r# Maman Khaeruman, 0engembangan &isata
kuliner di Bandung, dinilai bisa meningkatkan kese'ahteraan petani di
ka&asan Bandung dan sekitarna# 3an apabila diren*anakan dengan
baik, bisnis kuliner akan menumbuhkan rantai usaha, karena ter'adi
peningkatan permintaan produk petani#
Bandung ang saat ini men'adi tu'uan utama &isata kuliner
harus bisa meman(aatkan peluang itu# Bukan hana petani ang akan
diuntungkan, tapi 'uga berpeluang menumbuhkan usaha-usaha baru#
6pabila usaha kuliner berkembang bagus, maka akan
dibutuhkan berbagai usaha lainna# Mulai dari produsen makanan,
pemasok bahan baku, hingga ke usaha distribusi bahan makanan#
Bandung tidak kekurangan bahan untuk mengembangkan
&isata kuliner# 3ari sisi $3M, Bandung memiliki banak sekolah
pari&isata ang kualitasna dinilai baik#
Begitupun dalam hal produksi makanan, beberapa perguruan
tinggi memiliki 'urusan teknologi pangan, ang bisa diandalkan untuk
membuat ino7asi-ino7asi# %urusan teknik mesin di Bandung pun sudah
banak dikenal keandalanna, dalam hal membuat mesin-mesin untuk
mendukung semua itu#
2.< Pelestarian Wisata Kuliner
Kuliner sebagai salah satu ob'ek &isata perlu di'aga dan
dilestarikan sebab, kuliner merupakan bagian dari kebudaaan#
Melestarikan &isata kuliner sebagai tu'uan &isata dapat dilakukan
dengan mengadakan kegiatan promosi dan pembentukan lembaga
asosiasi ang bergerak dibidang kuliner
..
2.<.1 Kegiatan Pr*!*si E,ent
Gntuk lebih meningkatkan perkembangan kuliner di
Bandung perlu diadakanna kegiatan promosi berupa e7ent
pari&isata khususna di bidang kuliner, promosi sangat penting
dalam rangka mempromosikan dan menga'ak masaarakat
untuk turut melestarikan &arisan kuliner nusantara, khususna
kuliner kota Bandung# Melalui a*ara ini masarakat lebih
mengenal makanan khas kota sendiri dan menambah inspirasi
bagi pedagang#
2.<.2 Pena!a2an Sarana In)*r!asi
Meskipun Bandung terkenal dengan makananna ang
enak, akan tetapi banak para &isata&an ang masih kesulitan
untuk mendapatkan in(ormasi di mana bisa menemukan tempat
lokasi rumah makanan ang dimaksud# <al ini tidak lain
dikarenakan minimna sarana media in(ormasi baik berupa
petu'uk arah ataupun akses 'alan ang kurang mendapat
perhatian dari pemerintah daerah# 2leh karena itu dibutuhkan
penambahan sarana berupa media in(ormasi guna
memudahkan para &isata&an dalam menikmati kun'ungana
di kota Bandung#
2.<.1 Pe!entu%an Badan As*siasi
6sosiasi kuliner di Indonesia sudah terbentuk se'ak lama
melalui kelompok-kelompok ke*il ang tergabung dalam
asosiasi *he( (koki! di beberapa daerah di Indonesia seperti
I%GM$G-Medan, I%GM0I-Bali, 6::0$$-$ula&esi $elatan,
E%:6-%atim, 6:% @ogakarta, B:: Batam, 6:0 %akarta, dan
%a&a Barat ang dalam hal ini di&akili oleh Bandung :he(
6sso*ation (B:6!#
0ada tanggal 21 %anuari 200, Bandung men'adi tuan
rumah pembentukan Indonesian :he( 6sso*iation ( I:6 !#
.2
6dapun agenda prioritas dalam peren*anaan strategis I:6
ang akan di lakukan dan di lakasanakan kedepan -
.# 0ara pelaku pari&isata khususna ang bergerak di bidang
kuliner harus men'aga dan memberikan standardisasi
pengelolaan bisnis kuliner# $tandar kesehatan, standar
kebersihan, standar pelaanan, maupun standar ketenaga
ker'aan harus ditetapkan dengan meru'uk kepada negara-
negara tetangga ang sudah menetapkan standar
internasional#0ara
2# pelaku pari&isata selaakna mengutamakan masakan-
masakan lokal sebagai menu utama, terutama di hotel-hotel
berbintang# %angan lupa beri kesempatan kepada manusia
lokal sebagi tenaga permanenna#
3# 3ampak sosial dari &isata di tengah mun*ulna budaa-budaa
globalisasi tetap harus dibendung dengan kekuatan lokal dan
langkah-langkah penting pemerintah daerah ang lebih
bi'aksana dan menetapkan strategi-strategi ang lebih e(ekti(
dan e(isien untuk dapat mene'ahterakan masarakat melalui
&isata kuliner#
)# Aentuna good &ill pemerintah khususna dinas pari&isata
daerah bersama dengan masarakat asosiasi kuliner ang
harus kontinu memberikan agenda tersendiri dalam melakukan
pengembangan dan penuluhan terhadap produsen-produsen
kuliner ang dituntut menampilkan kreati7itas dan ino7asi
produk-produk kuliner bernuansa lokal dan tetap memerhatikan
kebersihan lokasi, sumber daa manusia, dan in(rastrukturna
serta pelaanan prima dan keramahtamahan khas lokal#
=# <al mendasar adalah komitmen bersama di antara pelaku
pari&isata dalam ren*ana pengembangan pari&isata suatu
daerah adalah pemahaman mengenai komponen-komponen
pengembangan pari&isata dan keterkaitanna, ang meliputi
atraksi &isata dan akti7itasna sehingga kegiatan pari&isata di
.3
daerah dapat terarah sesuai dengan 7isi, misi, dan tu'uan
pemerintah daerah#
1# 0emerintah daerah dan asosiasi kuliner harus proakti( di
dalam melakukan promosi pari&isata khususna sosialisasi
kha+anah
kuliner Indonesia melalui road sho& ke luar negeri dan
menghadiri e7ent kuliner ang seringkali diadakan di luar negeri
(Edisi :etak J$abtu ., ;ebuari 200,, 0ikiran 4akat!
2.= Desain Gra)is
3esain 8ra(is adalah suatu bentuk komunikasi 7isual ang
menggunakan teks dan atau gambar untuk menampaikan in(ormasi
atau pesan# 3esain gra(is melingkupi segala bidang ang
membutuhkan pener'emahan bahasa 7erbal men'adi peran*angan
se*ara 7isual terhadap teks dan gambar pada berbagai media
publikasi guna menampaikan pesan-pesan kepada komunikan
see(ekti( mungkin# (sumber - designgra(is#&ordpress#*om !
3esain gra(is diterapkan dalam desain komunikasi dan (ine art#
$eperti 'enis komunikasi lainna, desain gra(is dapat meru'uk kepada
proses pembuatan (mendesain! atau pun produk ang dihasilkan
(desainBran*angan!#
2.> $edia In)*r!asi
Menurut <eini*h,(.993! media merupakan alat saluran
komunikasi, Kata media berasal dari bahasa latin Medius ang se*ara
har(iah berarti perantara, atau pengantar# @aitu perantara sumber
pesan dengan penerima pesan# $edangkan In(ormasi adalah hasil
pemorsesan, manipulasi dan pengorganisasian atau penataan dari
sekelompok data ang mempunai nilai pengetahuan (kno&ledge!
bagi penggunana# %adi media in(ormasi adalah perantara antara
sumber pesan dengan penerima pesan ang menampaikan nilai
pengetahuan#
.)