Anda di halaman 1dari 16

BAB I

PENDAHULUAN
Penggunaan terapi hiperbarik oksigen (HBO) meningkat diberbagai bidang klinis sehingga
pemahaman tentang mekanisme terapi HBO perlu diperdalam. Terapi hiperbarik oksigen didefinisikan
oleh Undersea and Hyperbaric Medical Society (UHMS) sebagai pengobatan dengan cara pasien
bernapas menghirup oksigen !!" secara intermiten dalam suatu ruang udara bertekanan tinggi (#UBT)
lebih dari tekanan atmosfir. Tekanan udara $ang diberikan memberi efek secara sistemik dalam ruang
monoplace chamber atau multiplace chamber. Terapi hiperbarik sendiri merupakan salah satu modalitas
terapi $ang digunakan untuk penanganan kasus tuli mendadak. Hal ini telah diperkuat penggunaan$a
untuk tuli mendadak pada konferensi European Consensus on Hyperbaric Medicine $ang ke tu%uh di &ille
tahun '!!() meskipun demikian masih dibutuhkan adan$a penelitian lebih lan%ut.
Tuli mendadak merupakan tuli secara tiba* tiba bersifat sensorineural dengan pen$ebab $ang
belum diketahui dan penurunan pendengaran +! db atau lebih) ter%adi paling sedikit tiga frekuensi
audimetri $ang berlangsung kurang dari tiga hari. ,ira*kira dari -.!!! laporan kasus ketulian mendadak
diseluruh dunia setiap tahunn$a (!!! diantaran$a ter%adi di .S. dari !.!!! *-.!!! orang akan
mengalami hal ini) dimana insiden tertinggi antara usia -!*/! tahun. Sedangkan insiden terendah antara
usia '!*+! tahun. ' " dari pasien ketulian mendadak tersebut sifatn$a bilateral da insidenn$a sama antara
pria dan 0anita. Tuli mendadak mendapat terapi HBO sebesar 12 kasus pada periode tahun '!!- sampai
dengan '!!2 di &akesla 3inas ,esehatan .ngkatan &aut Suraba$a.
1
BAB II
ANATOMI
4ambar
Telinga luar
Terdiri dari daun telinga dan liang telinga sampai membrane timpani. 3aun telinga terdiri dari
tulang ra0an elastin dan kulit. &iang teinga berbentuk huruf S) dengan rangka tulang ra0an pada
sepertiga bagian luar) sedangkan dua pertiga bagian dalam rangkan$a terdiri dari tulang. Pan%angn$a kira*
kira ' 5 * + cm. Pada sepertiga bagian luar kulit liang telinga terdapat ban$ak kelen%ar serumen
(modifikasi kelen%ar keringat 6 kelen%ar serumen) dan rambut. ,elen%ar keringat terdapat pada seluruh
kulit liang telinga. Pada duapertiga bagian dalam han$a sedikit di%umpai kelen%ar serumen. &ihat gambar
.
7
2
Telinga tengah
Telinga tengah berbentuk kubus dengan 8 Batas luar 8 membran timpani. Batas depan 8 tuba
eustachius. Batas ba0ah8 9ena %ugularis (bulbus %ugularis). Batas belakang 8 aditus ad antrum)
kanalis fasialis pars 9ertikalis. Batas atas8 tegmen timpani (meningen:otak). Batas dalam 8 berturut*turut
dari atas ke ba0ah kanalis semisirkularis hori;ontal) kanalis fasialis) tingkap lon%ong (o9al 0indo0s))
tingkap bundar (round 0indo0) dan promontorium. &ihat gambar .
7
Telinga dalam
Telinga dalam terdiri dari koklea (rumah siput) $g berupa dua setengah lingkaran dan 9estibuler
$ang terdiri dari + buah kanalis semisirkularis. U%ung atau puncak koklea disebut helikotrema)
menghubungkan perilimfa skala timpani dengan skala 9estibuli. ,analis semisirkularis saling
berhubungan secara tidak lengkap dan membentuk lingkaran $ang tidak lengkap. Pada irisan melintang
koklea tampak skala 9estibuli sebelah atas) skala timpani di sebelah ba0ah dan skala media (duktus
koklearis) diantaran$a. Skala 9estibul dan skala timpani berisi perilimfa) sedangkan skala media berisi
endolimfa. <on dan faram $ang terdapat di perilimfa berbeda dengan endolimfa. Hal ini penting untuk
pendengaran. 3asar skala 9estibuli disebut sebagai membrane 9estibuli (Reissners membrane) sedangkan
dasar skala media adalah membran basalis. Pada membrane ini terletak organ corti. Pada skala media
terdapat bagian $g berbentuk lidah $ang disebut membrane tektoria) dan pada membrane basal melekat
sel rambut $g terdiri dari sel rambut dalam) sel rambut luar dan kanalis corti) $g membentuk organ corti.
&ihat gambar .
7
=isiologi
Proses mendengar dia0ali dengan ditangkapn$a bun$i oleh daun telinga dalam bentuk
gelombang $ang dilalui melalui udara atau tulang ke koklea. 4etaran tersebut menggetarkan membran
timpani diteruskan ke telinga tengah melalui rangkaian tulang pendengaran $ang akan mengamplifikasi
getaran melalui da$a ungkit tulang pendengaran dan perkalian perbandingan luas membrane timpani dan
tingkap lon%ong. >nerg$ getar $ang telah diamplifikasi ini akan diteruskan ke stapes $ang menggerakan
tingkap lon%ong sehingga perilimfa pad skala 9estibuli bergerak. 4etaran diteruskan melauli membrane
reissner $g mendorong endolimfa) sehingga akan menimbulkan gerak relatif antara membrane basilaris
dengan membrane tektoria. Proses ini merupakan rangsang mekanik $ang men$ebabkan ter%adin$a
3
defleksi stereosilia sel*sel rambut) sehingga kanal ion terbuka dan ter%adi penglepasan ion bermuatan
listrik dari badan sel. ,eadaan ini menimbulkan proses depolarisasi sel rambut) sehingga melepaskan
neurotransmitter ke dalam sinapsis $ang akan menimbulkan potensial aksi pada saraf auditorius) lalu
dilan%utkan ke nucleus auditorius sampai ke korteks pendengaran (broadman ( g$rus temporalis
superior).
7
. Tuli Mendadak
. >tiopatofisiologi Tuli Mendadak
,ehilangan pendengaran pada tuli mendadak selalu dihubungkan dengan kerusakan koklea
namun han$a '! " kasus pen$ebab utaman$a diketahui sedang 7!" kasus lain$a pen$ebab utaman$a
tidak diketahui. Terdapat empat teori utama $ang men$ebabkan ter%adin$a tuli mendadak $aitu kelainan
9askular) 9irus) ruptur tingkap bundar dan gangguan autoimun. ,elainan 9askular merupakan pen$ebab
utama $ang ban$ak dianut. Terdapatn$a trombosis atau emboli pada arteri labirintin dapat mengakibatkan
ketulian telinga dalam. Pada kasus dengan kekentalan sel darah merah dan lambatn$a aliran darah dapat
%uga men$ebabkan berkurangn$a tekanan parsial oksigen pada telinga dalam) mengakibatkan sel sensori
tidak berfungsi namun demikian kematian sel tidak akan ter%adi sampai pada tekanan parsial oksigen
berada pada titik kritis.

Berbagai macam infeksi 9irus (mumps) 9irus sitomegal) rubeola) 9arisela) dapat men$ebabkan
tuli mendadak. ?iremia men$ebabkan gangguan sirkulasi dan mengakibatkan edema pada intima
pembuluh darah telinga dalam. Beberapa peneliti %uga menghubungkan ke%adian tuli mendadak dengan
adan$a 9irus aktif pada infeksi saluran napas atas. #uptur tingkap bundar) membran intrakoklea
merupakan membran tipis $ang memisahkan telinga dalam dan telinga tengah serta memisahkan ruangan
endolimfe dan perilimfe koklea. #obekn$a membran intrakoklea secara mendadak telah di$akini sebagai
pen$ebab tuli mendadak. Hal ini diduga karena perubahan tekanan intra labirin $ang mendadak akibat
akti9itas fisik) manu9er 9alsa9a) meniup hidung dan sebagain$a. 4angguan autoimun) inflamasi koklea
%uga dapat diakibatkan oleh autoimun sekunder seperti sindrom @ogan) &upus) dan lain lain. Aalaupun
masih men%adi perdebatan mengenai hal ini namun di$akini gangguan autoimun mengakibatkan
berkurangn$a penghantaran oksigen ke organ @orti.

4
.' Modalitas Terapi pada Tuli Mendadak
Pen$embuhan spontan pada tuli mendadak sekitar +'*1!" $ang berefek pada efektifitas terapi
sehingga penanganan lebih lan%ut pada pen$akit ini masih men%adi perdebatan. Penanganan lain $ang
telah ditemukan selain anti 9iral spesifik adalah hemodilusi dan 9asoaktif ( inhalasi karbogen)
ginkobiloba) dan terapi HBO. Pengunaan steroid pada koklea untuk mengatasi inflamasi $ang men$ertai
tuli mendadak. 3osis dan durasi pemberian steroid pada Sirra% Hospital adalah prednison mg:kg berat
badan) 1*( hari. Periode emas penanganan adalah sampai dua minggu setelah mengalami tuli mendadak.
Penggunaan steroid sistemik lebih ban$ak diterima pada beberapa pusat akademik.
(
.nti 9irus oral seperti asiklo9ir telah dilaporkan penggunaan$a) namun belum memperlihatkan
keuntungan $ang bermanfaat terhadap tuli mendadak. Beberapa penelitian tentang kasus tuli mendadak
$ang mendapat terapi HBO membuktikan adan$a peningkatan oksigenasi perilimf) namun masih harus
pembuktian lebih lan%ut dengan penelitian lain) begitupula inhalasi karbogen (2-" oksigen B -"
karbondioksida)) 9asoaktif (pentoksifilin) dekstran) ginkobiloba)) memperlihatkan hasil $ang baik pada
penanganan tuli mendadak.
(
.dan$a reactive oxygen species (#OS) $ang dihasilkan oleh trauma bising dan iskemik koklea
termasuk ototoksik menghancurkan struktur koklea $ang dapat diatasi dengan antioksidan. Pada
penelitian lain diungkapkan bah0a pemberian kortikosteroid mempun$ai efek terapi pada spiral ganglion
koklea berupa peningkatan antioksidan glutation) sesudah pemberian steroid %uga ditemukann$a reseptor
glukokortikoid secara luas pada %aringan dinding lateral )organ @orti) spiral limbus) spiral ligamen dan
spiral ganglion) terban$ak di spiral ligamen. Tampakn$a kortikosteroid mempun$ai kapabilitas untuk
penanganan tuli mendadak. Steroid intratimpani telah dikemukakan oleh Sil9erstein et al $aitu
membandingkan konsentrasi hidrokortison) deksametason) metilprednisolon pada cairan telinga dalam
he0an coba setelah pemberian secara oral) intra9ena) intratimpani. Parnes et al menemukan adan$a
konsentrasi tinggi kortikosteroid pada cairan koklea setelah pemberian steroid intratimpani.
(
Metilprednisolon mencapai konsentrasi tertinggi dan berada pada cairan endolimf dalam 0aktu
$ang lebih lama dibanding steroid lainn$a. Sehingga terapi metilprednisolon men%adi pilihan utama pada
penggunaan in%eksi steroid intratimpani) namun negara berkembang lebih suka menggunakan
deksametason karena lebih murah dan mudah ditemukan.
(
5
'. Terapi Hiperbarik Oksigen
'. Se%arah Terapi Hiperbarik Oksigen
Se%ak tahun //' dokter Hensha0 (<nggris) menciptakan 3omicilium) suatu prototip ruang udara
bertekanan tinggi (#UBT) untuk meneliti kegunaan tekanan tinggi pada pen$embuhan beberapa pen$akit.
Pada tahun 11 Coseph Prisestrle$ menemukan oksigen dan tahun 17! Thomas Beddoes
menggabungkan keduan$a dengan men$atakan bah0a pernapasan dengan udara $ang ka$a oksigen dapat
men$embuhkan berbagai pen$akit) kemudian beker%a sama dengan penemu mesin uap untuk merancang
suatu #UBT. Tahun 7+! di Perancis mulai menggunakan @aisson untuk membuat tero0ongan*
tero0ongan ba0ah air dan berakibat dikeluhkan berbagai macam ge%ala $ang kemudian dikenal dengan
bends disease. Beberapa 0aktu kemudian dilaporkan sukses besar tentang pengobatan bends disease
dengan #UBT.
/
Pada tahun 7+1 Pra9as ( Perancis) membuat #UBT dengan kapasitas ' orang dan menuliskan
hasil* hasil #UBT dalam Bulletin of .cademic of Medicine (Paris). Tahun 7/! dibuat #UBT pertama di
benua .merika. Tahun 71! =ontaine membuat #UBT beroda $ang dapat ditarik kemana* mana dan
didalamn$a ia melakukan tindakan pembedahan. Tahun 27 C. @unningham di ,ansas @it$ berhasil
menolong pasien dengan influensa berat %uga menggunakan #UBT untuk terapi pen$akit paru* paru
menahun) sipilis) hipertensi) artritis) pen$akit %antung) demam rematik akut dan pen$akit kencing manis.
Tahun 2+1) U.S. Da9$ melakukan percobaan menangani pen$akit dekompresi dengan terapi HBO dan
protokol penanganan pen$akit ini tetap digunakan sampai sekarang. Tahun 2-7) <te Boerema $ang
kemudian dikenal sebagai bapak #UBT membuktikan kemampuan plasma darah dalam mengangkut
oksigen selama di dalam #UBT. Tahun berikutn$a ia melaporkan sukses besar dalam terapi gas ganggren
dengan #UBT. Terapi hiperbarik oksigen pertama kali digunakan untuk menangani tuli mendadak pada
akhir tahun 2/! oleh peker%a Perancis dan Cerman.
1
'.' #uang Udara Bertekanan Tinggi (#UBT)
#UBT merupakan suatu tabung $ang terbuat dari plat ba%a atau alluminium allo$ )dibuat sedemikian
sehingga mampu diisi udara tekan mulai dari atmosfir absolut (.T.) sampai beberapa .T. tergantung
%enis dan penggunaan$a.
1
'.'. Cenis #UBT
Cenis #UBT dibagi berdasarkan da$a tampung pasien serta kekuatan tekanan $ang dapat diberikan)
sebagai berikut8
6
.Large multiple compartment chamber E dipakai dalam pengobatan) mampu diisi tekanan lebih dari -
.T.. '.Large multiple compartment for treatment E dipakai dalam pengobatan) mampu diisi tekanan '* (
.T.) mampu menampung beberapa orang. +.ortable high pressure multiple chamber E dapat
dipindahkan)dipakai untuk pengobatan untuk pen$elam) memuat lebih dari seorang. (.ortable one man
high or lo! pressure chamber "monoplace chamber# E pengobatan untuk satu orang.
/
Terapi hiperbarik oksigen menggunakan ruangan monoplace) bila han$a satu pasien $ang akan diberi
oksigen !!". #UBT monoplace chamber digunakan untuk menangani pasien dengan kondisi stabil pada
pen$akit* pen$akit kronik. #UBT dengan multiple chamber digunakan untuk menangani pasien $ang
lebih dari satu atau pada pasien dengan kondisi kritis $ang membutuhkan pendamping ketika pengobatan
ini (gambar ). #uangan ini diberi tekanan udara sambil pasien menghirup oksigen !!" dengan
menggunakan masker oksigen. Petugas terapi akan mengatur kontrol panel dan monitor pasien selama
pengobatan.
/
'.'.' ,omponen #UBT
,omponen #UBT pada umumn$a sama untuk berbagai %enis #UBT $aitu8
. Pintu 8 Pintu #UBT dalam keadaan tertutup mampu menahan tekanan $ang besar) baik dari satu sisi
maupun dua sisi) sekeliliing pintu diberi lapisan karet agar kedap udara. '.Cendela 8 Untuk mengamati
kegiatan di dalam #UBT) pada dindingn$a dipasang semacam %endela permanen $ang ditutup dengan
kaca tebal dari bahan acr$lic atau gelas mineral $ang tidak mudah pecah bila mendapat tekanan. +.
?entilasi 8 Tanpa 9entilasi dapat men$ebabkan kadar @O' didalam #UBT bertambah) untuk
mengatasin$a pada #UBT ditambah @O' absorben untuk men$erap kelebihan O' dari ekspirasi (.
Pen$inaran 8 Sinar alami $ang masuk kedalam #UBT tidak mencukupi untuk penerangan di dalamn$a
sehingga diberi sinar tambahan dengan tegangan rendah. -.Pendingin dan pemanas 8 Cika tekanan #UBT
dinaikan) suhu dalam #UBT %uga akan naik sebalikn$a bila tekanan udara dikurangi maka suhu udara
akan turun sehingga #UBT dilengkapi pendingin dan pemanas ruangan. /.Pengatur kelembapan udara 8
,elembapan udara diatur dengan menempatkan absorben seperti %eli silika sebagai pen$erap uap air. 1.
Peredam suara 8 Untuk mengurangi kebisingan saat kompresi digunakan peredam suara $ang dapat
mengurangi kebisingan hingga diba0ah -! db. 7. ,omunikasi 8 ,omunikasi diusahan dengan 9oltase
rendah atau sound po0red telephone. 2. ,amera tele9isi 8 .gar kegiatan penga0asan di dalam #UBT
dapat dilakukan dengan baik dapat dipasang tele9ise. #UBT dapat berfungsi apabila diisi dengan udara
tekan. Penghasil udara tekan berupa kompresor sebagai sumber utaman$a.
'
7
'.+ 3asar Biofisika Terapi Hiperbarik Oksigen
Pengaruh terapi hiperbarik oksigen didasarkan pada postulat tentang gas dan efek fisiologi serta biokimia
dari hiperoksia. Postulat Bo$le men$atakan bah0a 9olume suatu gas berbanding terbalik dengan
tekanann$a pada temperatur tetap. Hal ini men%adi dasar berbagai aspek terapi hiperbarik termasuk sedikit
peningkatan suhu #UBT selama pengobatan dan adan$a fenomena rasa tertekan di telinga ter%adi bila
adan$a sumbatan pada tuba >uctachius $ang dapat dicegah dengan ekualisasi untuk men$amakan
tekanan) pada pasien $ang tidak bisa ekualisasi dapat dilakukan timpanostomi. Postulat 3alton
mengatakan bah0a tekanan suatu campuran gas sama dengan %umlah tekanan parsial masing* masing gas.
Postulat Henr$ men$atakan bah0a ban$akn$a gas $ang larut dalam cairan berbanding lurus dengan
tekanan gas tersebut pada temperatur tetap. Hal ini mendasari adan$a peningkatan oksigen di %aringan
selama terapi hiperbarik oksigen.
+
Hampir semua oksigen $ang beredar dalam darah terikat dengan hemoglobin $ang mengalami saturasi
21" pada tekanan atmosfir. Oksigen $ang terlarut akan meningkat pada tekanan) sesuai dengan postulat
Hendr$ selan%utn$a memaksimalkan oksigenasi %aringan. ,etika bernapas pada tekanan .T. tekanan
oksigen arteri !! mmHg dan tekanan oksigen %aringan -- mmHg namun demikian pada keadaan !!"
oksigen di + .T. dapat meningkatkan tekanan oksigen arteri mencapai '!!! mmHg dan tekanan oksigen
%aringan sekitar -!! mmHg mengakibatkan pengangkutan /! ml oksigen: liter darah (bandingkan dengan
+ ml:l darah pada tekanan atmosfir biasa) sehingga memberikan kecukupan untuk mendukung sisa
%aringan tanpa kontribusi dari hemoglobin. Oksigen $ang terlarut dapat mencapai daerah $ang tidak dapat
di%angkau oleh sel darah merah dan dapat memberikan oksigenasi pada %aringan 0alaupun tidak
berfungsin$a pengangkut oksigen hemoglobin seperti pada keracunan karbon monoksida dan anemia
$ang berat
.+
,eadaan hiperoksia %aringan normal pada terapi hiperbarik oksigen dapat mengakibatkan 9asokonstriksi
tetapi dikompensasi dengan peningkatan oksigen plasma dan adan$a mikro9askular. Terapi hiperbarik
oksigen %uga menurunkan akumulasi laktat pada %aringan iskemik.
+
'.( Peran Terapi Hiperbarik Oksigen pada Tuli Mendadak
Terapi hiperbarik oksigen telah digunakan se%ak tahun 2/! untuk menangani tuli mendadak berdasarkan
pemikiran bah0a kehilangan pendengaran pada tuli mendadak karena adan$a hipoksia pada koklea dan
terapi hiperbarik oksigen dapat mengembalikan kekurangan oksigen tersebut.
+
8
'.(. Mekanisme Hiperbarik Oksigen pada Tuli Mendadak
.ktifitas koklea tergantung dari suplai energi $ang dibentuk oleh metabolisme oksigen. Stria 9askularis
dan organ @orti dengan aktifitas metabolisme $ang tinggi membutuhkan konsumsi oksigen $ang sangat
besar. Berdasarkan penelitian) tekanan oksigen pada perilimf menurun secara signifikan pada pasien
dengan tuli mendadak. Tindak lan%ut dari keadaan ini adalah rusakn$a neuroepitelium sensori karena
adan$a anoksia sehingga suplai oksigen merupakan kunci utama ter%adin$a disfungsi pada telinga dalam.
#asionalitas terapi tuli mendadak tidak han$a didasarkan pada pengaruh HBO secara umum seperti
peningkatan kelarutan oksigen $ang masif) 9asokontriksi $ang dapat mengurangi edema) memperbaiki
aliran darah dan sel darah tetapi %uga karena efek lokal dari terapi ini.
-
,oklea sangat dipengaruhi oleh dua mekanisme metabolisme $aitu oksidatif aerobik pada stria 9askularis
dan glikolitik anaerobik pada organ @orti. HBO mempun$ai dua efek $aitu membangkitkan kembali
metabolisme oksidatif pada stria 9askularis serta melindungi sel neurosensori $ang telah men%adi lambat
sedang HBO dapat memulihkan energi metabolisme secara fisiologi. Untuk oksigenasi telinga dalam)
HBO berperan meningkatkan potensial transmembran dan sintesis adenosine triphosphate (.TP) serta
aktifitas metabolisme sel dan pompa natrium kalium $ang mengakibatkan ter%adin$a keseimbangan ion
dan fungsi elektrofisiologi pada labirin. Oksigen arteri mengalami difusi dari kapiler ke dalam cairan
telinga dalam dan meningkatkan saturasi parsial oksigen $ang mempengaruhi tekanan oksigen telinga
dalam. Selama terapi HBO tekanan parsial oksigen $ang tinggi menghidupkan kembali daerah $ang
mengalami hipoksia pada koklea.
-
,euntungan HBO pada tuli mendadak adalah peningkatan distribusi oksigen $ang terlarut dalam sirkulasi
darah. Peningkatan oksigen pada perilimf dan endolimf membantu pemulihan fungsi telinga dalam) HBO
%uga meningkatkan suplai darah dan berkontribusi pada peningkatan mikrosirkulasi) menurunkan
hematokrit dan 9iskositas darah serta meningkatkan elastisitas sel darah merah.
/
'.(.' Manfaat HBO Sebagai Terapi .0al
Terapi a0al adalah pemberian terapi HBO dalam ! hari ter%adin$a tuli mendadak baik tersendiri atau
lebih sering diberikan bersamaan dengan terapi lain. Manfaat HBO sebagai terapi a0al terungkap pada
penelitian terakhir berupa laporan studi retrospektif beberapa peneliti. .slan et al menge9aluasi catatan
medis -! pasien $ang mengalami tuli mendadak selama dua minggu. Pada grup pertama terdiri dari '-
pasien diterapi dengan betahistin hidroklorida) prednisone mg:kgBB:hari serta blok ganglion stelata.
4rup kedua berisi '- pasien mendapat terapi $ang sama dengan tambahan HBO pada ')( .T. selama 2!
9
menit seban$ak '! sesi. #ata* rata peningkatan pendengaran sebesar +1)2 F '( dB pada grup dua secara
statistik lebih tinggi dibanding grup pertama '!)!F 2)/ db (pG!)!-). #acic et al meneliti - pasien
dengan tuli mendadak setelah 1 hari. 4rup pertama - pasien mendapat terapi HBO sa%a pada tekanan ')7
.T. selama /! menit dua kali sehari dibandingkan dengan grup dua terdiri dari /( pasien $ang
menerima pentoksifilin intra9ena. #ata* rata peningkatan pendengaran pada grup pertama sebesar (/)+- F
7)-7 dibandingkan dengan grup dua ')(7 F+)-! dB. (pG!)!!).
+
Barthelam$ et al melaporkan e9alusi terapi dari ''2 pasien telah diberi HBO ( sesi perhari ')- .T.
selama 2! menit selama ! hari berturut* turut)) metilprednisolon (mg:kg) dan 9asodilator. #ata rata
kehilangan pendengaran sebelum terapi sebesar -')- F +!)! dB dibandingakan dengan setelah terapi '/)/
F +!)( dB. Peningkatan pendengaran $ang signifikan terdapat pada -/)+" pasien. Penelitian lain)
@a9alla;i et al memperlihatkan perkembangan secara umum lebih baik pada grup HBO dibandingkan
grup $ang mendapat terapi kon9ensional. =attori et al membandingkan dua grup pasien $ang diterapi
lebih dini ((7 %am pertama tuli mendadak) dan ditemukanan$a perbedaan secara statistik $ang cukup
besar pada penggunaan terapi HBO dibanding dengan penggunaan 9asodilator pada rata* rata peningkatan
pendengaran. Topus et al menemukan adan$a perkembangan $ang signifikan pada grup HBO kecuali
pada frekuensi '!!! H;.
+
'.(.+ Manfaat HBO sebagai Terapi Sekunder
Terapi sekunder adalah pemberian terapi HBO setelah terapi kon9ensional gagal. Beberapa peneliti
melaporkan efek pemberian HBO sebagai terapi sekunder. &amm et al) membuat meta analisis dari tahun
2/7* 221 pada (!2 pasien dengan tuli mendadak dan tinnitus) men$atakan %ika HBO diberikan antara
' minggu dan / minggu setelah terapi kon9ensional gagal) ditemukan -()+" pasien mengalami
peningkatan pendengaran secara signifikan lebih dari '! dB dan ++" mengalami perbaikan pendengaran
kurang dari '! dB. Cika terapi HBO diberikan diantara / minggu dan + bulan terdapat +" pasien
memperlihatkan perkembangan $ang sangat baik dan '- " memperlihatkan perkembangan $ang cukup.
.lmeling et al melakukan penelitian kohort pada /-! pasien setelah terapi kon9ensional gagal
memperlihatkan perkembangan $ang signifikan apabila terapi HBO diberikan setelah + bulan se%ak
ter%adin$a tuli mendadak. Dakashima et al) pemberian terapi HBO pada --! pasien setelah gagal dengan
terapi kon9ensional) memperlihatkan peningkatan le9el pendengaran pada beberapa pasien.
(
10
'.(.( Terapi HBO Masa Mendatang
Aalaupun ma$oritas peneliti melaporkan perkembangan $ang baik pada penggunaan HBO untuk
penanganan tuli mendadak namun masih dibutuhkan penelitian lebih lan%ut berupa randomisasi dan studi
prospektif dalam %umlah $ang ban$ak. Se%ak tahun '!!') randomisasi dan studi prospektif berupa
pemberian HBO setelah gagal dengan terapi kon9ensional telah dilakukan pada beberapa negara di benua
>ropa dan masih berlangsung sampai sekarang. 4angguan pendengaran $ang menetap dapat
mempengaruhi psikososial seseorang dan seorang dokter harus berbuat maksimal untuk mengatasi hal ini.
Terapi HBO dapat men%adi pilihan utama bila penanganan secara kon9ensional tidak berhasil didasarkan
pada penelitian* penelitian $ang sudah ada sambil menunggu klarifikasi data mengenai terapi ini.
(
'.- 3osis Terapi Hiperbarik Oksigen
Terapi oksigen hiperbarik secara umum adalah diberikann$a tekanan dalam #UBT sebesar ')! .T.
selama 2!*'! menit pada sekali penekanan atau ')( .T. selama 2! menit dengan dua periode selama -
menit menghirup udara (+! menit menghirup oksigen dilan%utkan - menit menghirup udara)selan%utn$a +!
menit menghirup oksigen diteruskan - menit menghirup udara) lalu +! menit menghirup oksigen).
Periode bernapas dengan udara digunakan untuk mereduksi toksisitas oksigen.
(
'./ ,ontra <ndikasi Terapi Hiperbarik Oksigen.
Terapi HBO telah digunakan untuk menangani berbagai macam pen$akit lebih dari (! tahun. Beberapa
indikasi telah dikukuhkan dan le9el bukti untuk mendukung pengobatan ini perlahan meningkat. Damun
demikian) tidak ada prosedur medis $ang benar* benar bebas dari resiko. ,eputusan untuk menggunakan
terapi HBO dibutuhkan pertimbangan $ang matang dengan memperhatikan tingkat resiko $ang didapat
dan keuntungan $ang diperoleh. ,ontra indikasi HBO tergantung dari keadaan klinik pasien dan
kapabilitas dari pusat hiperbarik itu sendiri.
(
'./. ,ontra <ndikasi .bsolut.
,ontra indikasi absolut adalah kondisi $ang dapat mengakibatkan kematian dan atau menimbulkan
gangguan kesehatan $ang sangat berat 8
(
a. Pneumotoraks $ang belum dira0at) kecuali sebelum pemberian oksigen hiperbarik dapat diker%akan
tindakan bedah untuk mengatasi pneumotoraks tersebut
11
b. Selama beberapa tahun orang beranggapan bah0a keganasan $ang belum diobati atau keganasan
metastatik akan men%adi lebih buruk pada pemakaian oksigen hiperbarik dan termasuk kontra indikasi
absolut. Damun penelitian* penelitian terakhir menun%ukan bah0a sel* sel ganas tidak tumbuh lebih cepat
dalam suasan oksigen hiperbarik. Penderita keganasan $ang di obati dengan oksigen hiperbarik biasan$a
secara bersama* sama %uga menerima radiasi atau kemoterapi
'./.' ,ontra <ndikasi #elalif.

,ontra indikasi relatif adalah kondisi $ang mengakibatkan ter%adin$a resiko sangat terbatas baik %umlah
maupun intensitasn$a8
a. <nfeksi saluran napas bagian atas) men$ulitkan penderita untuk melaksanakan ekualisasi dapat ditolong
dengan pemberian dekongestan dan miringotomi bilateral
b. Sinusitis kronis dapat men$ulitkan penderita untuk ekualisasi
c. Pen$akit ke%ang dapat men$ebabkan penderita lebih muda terserang kon9ulsi oksigen
d. >mfisema $ang disertai retensi @O' dapat diker%akan bila penderita diintubasi dan memakai 9entilator
e. Panas tinggi merupakan predisposisi ter%adin$a kon9ulsi oksigen) kemungkinan ini dapat diperkecil
dengan pemberian aspirin dan anti kon9ulsan
f. #i0a$at pneumotoraks spontan sebaikn$a berada pada #UBT dengan kamar ganda agar lebih muda
penga0asan bila ada masalah
g. #i0a$at operasi dada dapat men$ebabkan ter%adin$a luka dengan air trapping $ang timbul saat
dekompresi.
h. #i0a$at operasi telinga) operasi pada telinga dengan penempatan ka0at atau topangan plastik dalam
telinga setelah stapedektomi) dika0atirkan perubahan tekanan akan mengganggu implant tersebut
i. ,erusakan paru asimtomatik $ang ditemukan pada foto toraks) memerlukan proses dekompresi $ang
sangat lambat antara - H ! menit
%. Sperositosis kongenital) pada keadaan ini butir sel darah merah sangat fragil dan pemberian HBO dapat
diikuti dengan hemolisis $ang berat
k. #i0a$at neuritis optik) bila saat pemberian HBO terdapat gangguan penglihatan 0alaupun sedikit)
pemberian HBO segera dihentikan dan perlu konsultasi dengan dokter mata.
12
'.1 Pasien dengan Perhatian ,husus
Pada anak* anak biasan$a mempun$ai kapasitas respirasi $ang normal kemungkianan akan mengalami
tekanan oksigen $ang tinggi pada %aringan) sehingga resiko untuk ter%adin$a toksisitas oksigen men%adi
lebih besar. Penggunaan tekanan $ang lebih rendah serta siklus $ang pendek dari penggunaan oksigen dan
udara men%adi upa$a untuk mengatasin$a. Masalah pada orang tua bukan pada umur tetapi mereka
seringkali mengalami gangguan respirasi) %antung atau masalah gangguan pembuluh darah lainn$a.
Perhatian khusus harus diberikan pada fungsi pernapasan dan %antung selama terapi HBO ini terutama
pada penghantaran sistem oksigen seperti penggunaan masker $ang kurang tepat atau kebutuhan oksigen
$ang diberikan terlalu tinggi.
'
Penggunaan terapi HBO selama hamil perlu perhatian khusus karena tekanan parsial oksigen $ang tinggi
dapat mempengaruhi %anin termasuk kelainan teratogenik) retinopati dan pengaruh ke %antung)
mempengaruhi aliran darah ke plasenta serta mempengaruhi penutupan duktus arteriosus sehingga
penggunaan terapi ini sangat hati* hati pada 0anita hamil kecuali sangat diperlukan. Pasien $ang
menerima obat*obatan spesifik seperti bleomisin dan doksorubisin. Bleomisin merupakan obat $ang
digunakan untuk terapi kanker) dari berbagai penelitian memperlihatkan kelainan paru ter%adi setelah
terapi oksigen dengan 2 bulan sebelumn$a menggunaan bleomisin dan penelitian lain memperlihatkan
bah0a tidak ter%adin$a kelainan paru setelah pemberian oksigen terapi dengan / bulan sebelumn$a telah
mendapat bleomisin ) sehingga terapi hiperbarik bukan merupakan kontra indikasi apabila tidak
digunakan bleomisin selama tahun. Tidak ada efek toksik pada penggunaan klinis dengan doksorubin
dan HBO) telah direkomendasikan pemberian HBO terapi setelah '*+ hari terapi doksorubisin.
'
'.7 >fek Samping Terapi Hiperbarik Oksigen
>fek samping HBO terapi dapat dibagi men%adi dua grup $aitu dihubungkan dengan tekanan gas pada
ruang tertutup dan dihubungkan dengan efek keracunan oksigen. Barotrauma telinga tengah men%adi
komplikasi $ang sering ditemukan pada terapi dengan angka ke%adian '") namun demikian bila
mengikuti instruksi 9alsa9a dengan baik dapat mencegah ter%adin$a barotrauma. Barotrauma telinga
dalam %arang ter%adi kecuali melakukan 9alsa9a $ang berlebihan. Pada pasien tidak sadar dapat ter%adi
ruptur membran timpani sebelum ter%adin$a ruptur tingkap bulat dan lon%ong) $ang dapat mengakibatkan
gangguan pendengaran permanen) tinitus dan 9ertigo. D$eri sinus merupakan komplikasi urutan kedua
$ang sering ter%adi pada terapi HBO namun dapat diatasi dengan dekongestan selan%utn$a terapi HBO
13
dapat diteruskan. >mboli udara dan pneumotoraks merupakan komplikasi $ang sangat %arang ter%adi pada
terapi HBO. Cika hal ini ter%adi) biasan$a pada pasien dengan gangguan paru* paru sebelumn$a. Sakit gigi
dapat ter%adi selama kompresi dan dekompresi umumn$a didahului manipulasi gigi sehingga terdapat
udara $ang terperangkap di dalamn$a.
(
Miopi re9ersibel %arang ditemukan pada terapi HBO dengan mekanisme belum diketahui diduga karena
perubahan bentuk dari lensa. 3apat ter%adi keracunan oksigen susunan saraf pusat karena penggunaan
tekanan $ang tinggi dengan ge%ala pandangan kabur) tinitus) mual) ke%ang otot bahkan ke%ang generalisata
namun tidak ter%adi pada tekanan G ')7 .T. dan bisa hilang setelah terapi HBO dihentikan atau selesai)
angka ke%adian$a )+ per ! !!! kali pengobatan. ,eracunan oksigen pulmonal dapat ter%adi pada pasien
$ang diberi oksigen !! " tekanan .T. pada periode $ang lama dengan ge%ala dada seperti ditekan)
dispnea dan batuk . Penanganan$a adalah dengan menghentikan terapi HBO.
(
14
BAB III
#<D4,.S.D
Terapi hiperbarik oksigen (HBO) adalah pengobatan dengan cara pasien bernapas menghirup oksigen
!!" secara intermiten dalam suatu ruang udara bertekanan tinggi (#UBT) lebih dari tekanan atmosfir.
#UBT $ang digunakan secara umum ada dua macam $aitu multiplace chamber dan monoplace chamber
digunakan sesuai dengan kebutuhan.
Terdapat beberapa macam teori tentang pen$ebab tuli mendadak $aitu kelainan 9askular) 9irus) ruptur
tingkap bundar serta gangguan autoimun $ang di%adikan dasar untuk modalitas terapi selan%utn$a.
Terapi hiperbarik oksigen pertama kali digunakan untuk menangani tuli mendadak pada akhir tahun 2/!.
Beberapa postulat telah di%adikan dasar berbagai aspek tentang terapi ini $aitu postulat Hendr$) postulat
Bo$le dan postulat 3alton
Pengaruh terapi HBO berupa peningkatan kelarutan oksigen ) mengurangi edema) memperbaiki aliran
darah dan sel darah %uga meningkatkan saturasi parsial oksigen. Beberapa penelitian telah
mengungkapkan tentang manfaat terapi ini baik sebagai terapi a0al maupun terapi sekunder namun masih
dibutuhkan penelitian lebih lan%ut berupa randomisasi dan studi prospektif dalam %umlah $ang ban$ak.
3osis terapi $ang digunakan adalah pemberian tekanan ')( .T. selama 2! menit dengan dua periode
menghirup udara. ,ontra indikasi terapi ini berupa kontra indikasi absolut $aitu pneumotoraks serta
kontraindikasi relatif berupa infeksi saluran napas bagian atas) sinusitis kronik) emfisema) demam tinggi)
ri0a$at operasi dada) ri0a$at operasi telinga) kerusakan paru. .dan$a perhatian khusus pada pasien
anak)orang tua) ibu hamil dan penggunaan obat spesifik. >fek samping terapi HBO dihubungkan dengan
pengaruh tekanan dan pengaruh gas oksigen.
15
3.=T.# PUST.,.
. .dams) 4&E Boies) &#E Higler) P.. 221. Boies Buku .%ar Pen$akit THT. >disi /.
Cakarta8Penerbit Buku ,edokteran >4@.
'. Bakker) 3CE @ramer) =S. '!!'. H$perbaric surger$. US.8Best Publishing @ompan$.
+. Buras C.) Stahl 4&) S9oboda ,,H) #eenstra A#) '!!!. H$perbaric oI$gen do0nregulates
<@.M* eIpression induced b$ h$poIia and h$pogl$cemia 8 the role of DOS.
(. .m C Ph$siol @ell Ph$siol '17 8 @'2'*@+!'.@onlin) .>E Parnes) &S. '!!1. Treatment of sudden
sensorineural hearing loss. <.. s$stematic re9ie0. <<.. meta*anal$sis.
-. .rch Otolar$ngol Head Deck Surg ++8-7'*-7/.Cain) ,,. 22!. TeItbook of h$perbaric
medicine. US.8HogrefeJHuber Publishers.&atham) >E Hare) M.E Deumeister) M. '!!7.
/. H$perbaric oI$gen therap$. 000.medscape.comKeMedicineK@linical ProcedureKMedications.
1. Dordang) &E &aurent) @E Mollnes) T>. 227. @omplement acti9ation in sudden deafness. .rch
Otolar$ngol Head Deck Surg '(8/++*/+/.#auch) S3. '!!7. <diopathic Sudden Sensorineural
Hearing &oss.
7. D >ngl C Med +-287++*7(!.Soepardi) >.E <skandar) HD. '!!!. Buku .%ar <lmu ,esehatan
Telinga Hidung Tenggorok. >disi <?. Cakarta8Balai Penerbit =akultas ,edokteran Uni9ersitas
<ndonesia.
16