Anda di halaman 1dari 20

Kota Bogor Dalam Angka 2011

berbasis masyarakat dan 91 dunia usaha yang melakukan usaha


kesejahteraan sosial.

HUKUM
Penegakan hukum merupakan salah satu komponen yang tidak
luput dari perhatian pemerintah, dari data yang diperoleh dari Lembaga
Pemasyarakatan (LP) Paledang, selama tahun 2011 dapat dilihat bahwa
penambahan narapidana sebanyak 1.250 orang.
Jumlah terdakwa/tertuduh yang diselesaikan pengadilan di Kota
Bogor sebanyak 2.647 kasus.

KEAMANAN DAN KETERTI BAN MASYARAKAT
Jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kota Bogor selama
tahun 2011 sebanyak 75 kali dengan korban meninggal 31 jiwa, luka
berat sebanyak 41 jiwa, luka ringan sebanyak 64 jiwa dan kerugian
sebesar 316.750 ribu rupiah.
Jumlah STNK bermotor yang dikeluarkan Polresta Bogor
terdiri dari 13.290 mobil penumpang, 154 mobil barang, 2.369 bis dan
58.646 STNK untuk sepeda motor.
















Kota Bogor Dalam Angka 2011

Irigasi Teknis;
39,76 %
Irigasi Setengah
Teknis;
14,82 %
Irigasi
Sederhana;
45,42 %
BAB V.
PERTANIAN

Kota Bogor memiliki lahan pertanian seluas 3.116 Ha, yang
terdiri dari lahan bukan sawah seluas 2.374 Ha dan lahan sawah seluas
742 Ha. Lahan sawah tersebut paling banyak terdapat di Kecamatan
Bogor Selatan seluas 283 Ha (38,14 persen) dan hanya 1 Ha (0,13
persen) saja yang terdapat di Kecamatan Bogor Tengah yang
merupakan pusat perekonomian di Kota Bogor.
Luas lahan sawah di Kota Bogor sebagian besar (45,52 persen)
merupakan lahan sawah beririgasi sederhana, diikuti lahan sawah
beririgasi teknis sebanyak 39,76 persen dan luas lahan beririgrasi
setengah teknis 14,82 persen.
Luas panen padi sawah selama tahun 2011 seluas 1.732 Ha
dengan produksi sebesar 10.432 ton, sedangkan luas panen palawija
adalah 560 Ha dengan produksi 9.660,72 ton dan luas panen sayur-
sayuran 545 Ha dengan produksi sebesar 5.116,3 ton.


Tanaman palawija yang ditanam adalah jagung, kacang tanah,
ubi kayu, ubi jalar dan talas. Jagung memiliki luas panen terbesar untuk
kategori palawija, yaitu 192 Ha. Dilanjutkan ubi jalar 111 Ha, ubi kayu
seluas 105 Ha, talas seluas 89 Ha dan kacang tanah 63 Ha.

Luas Lahan Sawah Di Kota Bogor Tahun 2011













Kota Bogor Dalam Angka 2011

BAB VI.
PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN DAN KOPERASI

Industri pengolahan di Kota Bogor pada tahun 2011 sebanyak
3.477 industri, yang terdiri dari 2.294 perusahaan industri kimia, agro
dan hasil hutan (IKAHH) dan sisanya sebanyak 1.183 adalah perusahaan
industri logam, mesin, elektronika dan aneka (ILMEA).
Industri kimia, agro dan hasil hutan (IKAHH) mempunyai
investasi sebesar Rp 310,19 milyar dengan 8.121 tenaga kerja di
industri besar dan menengah, investasi sebesar Rp. 39,63 milyar dengan
6.264 tenaga kerja di industri kecil formal dan investasi sebesar Rp. 2,25
milyar dengan 6.796 tenaga kerja di industri kecil non formal.
Sedangkan ILMEA mempunyai investasi sebesar Rp. 337,57 milyar
dengan 25.907 tenaga kerja di industri besar dan menengah, investasi
sebesar Rp. 27,76 milyar dengan 7.260 tenaga kerja di industri kecil
formal, serta investasi sebesar Rp. 4,65 milyar dengan 2.868 tenaga
kerja di industri kecil non formal.


Untuk industri kecil formal dan non formal investasi terbesar di
Kota Bogor adalah di IKAHH yaitu sebesar Rp. 41,88 milyar.
Sedangkan untuk industri besar dan menengah investasi terbesar ada di
ILMEA dengan investasi sebesar Rp. 337,57 milyar.
Jumlah perusahaan perdagangan di Kota Bogor sebanyak 9.648
yang terdiri dari 326 perdagangan besar, 1.298 perdagangan menengah
dan 8.024 perdagangan kecil.
Koperasi di Kota Bogor berjumlah 768 buah dengan total asset
sebesar Rp. 277.789.053.079,-.









Kota Bogor Dalam Angka 2011

BAB VII.
ENERGI
Banyaknya gas yang disalurkan melalui pipa dari tahun ke tahun
mengalami peningkatan, pada tahun 2009 gas yang disalurkan sebesar
354.386.015 m3, tahun 2010 meningkat menjadi 401.606.548 m3 dan
pada tahun 2011 menjadi 441.861.817 m3. Pelanggan terdiri dari tiga
kategori yaitu rumah tangga sebanyak 16.267 pelanggan, industri
sebanyak 180 pelanggan dan komersial sebanyak 272 pelanggan, yang
nilainya mencapai Rp 988.667.673.787,-
Persentase banyaknya pelanggan listrik terbanyak di Kota Bogor
adalah Kecamatan Tanah Sareal sebesar 21,47 persen, pelanggan urutan
kedua terbesar adalah Kecamatan Bogor Barat sebesar 20,61 persen,
Kecamatan Bogor Utara sebesar 20,47 persen, Kecamatan Bogor Selatan
sebesar 17,20 persen, Kecamatan Bogor Timur sebesar 10,15 persen dan
terakhir Kecamatan Bogor Tengah sebesar 10,10 persen.



Banyaknya Gas Yang Disalurkan Melalui Pipa (m3)

















Kota Bogor Dalam Angka 2011

2010
2011
0
20.000.000
40.000.000
60.000.000
80.000.000
100.000.000
120.000.000
Pelanggan
Air yang
disalurkan
(m3)
Nilai (000
Rp.)
2010
2011
BAB VIII.
SUMBER DAYA AIR DAN IRIGASI
Kebutuhan akan air bersih terus meningkat searah berjalannya
waktu. Banyaknya air minum yang disalurkan kepada 103.827
pelanggan PDAM di Kota Bogor pada tahun 2011 sebanyak 30.455.355
m3 dengan nilai yang diperoleh sebesar Rp. 114.366.915.200 ,-.
Panjang jaringan irigasi di Kota Bogor terdiri dari irigasi teknis
primer sepanjang 36,80 meter, irigasi teknis sekunder sepanjang 23,60
meter dan jaringan irigasi teknis tersier sepanjang 282,74 meter.










Jumlah Pelanggan dan Air yang disalurkan oleh PDAM Kota Bogor Tahun 2011

















Kota Bogor Dalam Angka 2011

BAB IX.
TRANSPORTASI
Infrastruktur berupa jalan merupakan sarana penunjang
transportasi. Untuk mendukung transportasi darat, panjang jalan di Kota
Bogor tahun 2011 tercatat 754.754 km. Jenis jalan terpanjang di Kota
Bogor adalah jalan kota yaitu sebesar 94,31 persen dari total panjang
jalan. Sementara itu, kondisi jalan di Kota Bogor 86,80 persen dalam
kondisi baik, 11,64 persen dalam kondisi sedang dan hanya 1,56 persen
saja dalam kondisi buruk.
Jumlah angkutan di Kota Bogor pada tahun 2011 sebanyak 7.894
berkurang 2,39 persen dibandingkan tahun 2010 yang mencapai 8.087
buah angkutan. Angkutan sebesar 7.894 terdiri dari 3.412 angkutan
kota, 1.879 angkutan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) Kota dan
2.603 unit angkutan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) Kabupaten.
Berkurangnya jumlah angkutan merupakan indikator keberhasilan
pemerintah Kota Bogor dalam rangka mengurangi kemacetan yang
terjadi di Kota Bogor.


Grafik Jumlah Angkutan di Kota Bogor Tahun 2011.
















Kota Bogor Dalam Angka 2011

BAB X.
KOMUNIKASI DAN INFORMASI
Pada tahun 2011 di Kota Bogor tercatat telah terkirim surat biasa
sebanyak 146.005, surat tercatat sebanyak 2.839, pos ekspres sebanyak
144.865, surat kilat khusus 605.283 dan 33.619 paket pos.
Transaksi dan wesel melalui PT. Pos untuk penerimaan sebanyak
59.150 transaksi dengan nilai 50.360.494.431 rupiah. Sedangkan untuk
pembayaran kembali tercatat 106.032 transaksi dengan jumlah nilai
sebesar 93.819.366.914 rupiah.
Stasiun radio yang berada di Kota Bogor sebanyak 7 buah dan
stasiun TV lokal sebanyak 1 buah.


























Kota Bogor Dalam Angka 2011

0
5
10
15
20
25
30
35
40
45
Hotel Pondok
Wisata
Penginapan
Remaja
Hotel
Pondok Wisata
Penginapan Remaja
BAB XI.
KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA
Pada tahun 2011, jumlah hotel yang ada di Kota Bogor menjadi
45 hotel dengan 2.162 kamar dan 3.005 tempat tidur, sedangkan untuk
pondok wisata dan penginapan remaja tidak terjadi penambahan.
Terdapat 3 pondok wisata dengan 58 kamar dan 176 tempat tidur, 3
penginapan remaja dengan 43 kamar dan 223 tempat tidur.
Subsektor restoran di Kota Bogor pada tahun 2011 menunjukkan
perkembangan yang relatif baik. Terlihat di sepanjang Jalan Padjajaran
berdiri bangunan rumah makan, baik rumah makan kecil maupun rumah
makan besar (restoran). Tercatat 219 rumah makan/restoran yang
tersebar di wilayah Kota Bogor.
Selain dari itu Kota Bogor memiliki 14 berbagai obyek dan daya
tarik wisata, 27 tempat bilyard, 6 bioskop dan tempat rekreasi hiburan
lainnya.


Grafik Jumlah Akomodasi di Kota Bogor Tahun 2011






















Kota Bogor Dalam Angka 2011

BAB XII.
KEUANGAN, PERBANKAN DAN LEMBAGA
KEUANGAN

Besarnya jaminan kredit di pegadaian pada tahun 2011 sebanyak
61.038 dan uang pinjaman kredit sebesar 165.854.925.000 rupiah.
Sedangkan besarnya jaminan pelunasan sebanyak 58.539 dan pelunasan
uang pinjaman sebanyak 149.576.842.000 rupiah.
Inflasi di Kota Bogor tahun 2011 sebesar 2,85 persen. Dilihat
secara triwulanan, pada tahun 2011 inflasi tertinggi terjadi pada triwulan
II sebesar 0,79 persen. Menurut kelompok komoditas, pada triwulan II
komoditas yang mengalami inflasi tertinggi adalah perumahan, air
listrik, gas dan bahan bakar yaitu sebesar 1.34 persen.
Jumlah bank yang ada di Kota Bogor sejumlah 45 Bank, yang
terdiri dari 4 Bank Pemerintah, 29 Bank Swasta Nasional, 1 Bank
Pembangunan Daerah dan 9 Bank Perkreditan Rakyat.



Dana yang dikumpulkan dari masyarakat dalam bentuk
simpanan, giro, maupun deposito dari tahun ke tahun terus meningkat.
Simpanan masyarakat Kota Bogor pada tahun 2011 sebanyak
17.628.585 juta rupiah, yang tersimpan dalam bentuk giro sebanyak
2.699.470 juta rupiah, simpanan berjangka sebanyak 7.154.134 juta
rupiah dan tabungan sebanyak 7.774.981 juta rupiah.
Besarnya pinjaman di Kota Bogor pada tahun 2011 naik sebesar
35,08 persen menjadi 8.650.501 juta rupiah, dimana pinjaman ini
digunakan untuk modal kerja sebanyak 2.764.388 juta rupiah, investasi
999.518 juta rupiah, dan konsumsi sebanyak 4.886.595 juta rupiah.





Kota Bogor Dalam Angka 2011

BAB XIII.
LINGKUNGAN HIDUP

Menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang
Lingkungan Hidup dijelaskan bahwa upaya penanganan terhadap
permasalahan pencemaran terdiri dari langkah pencegahan dan
pengendalian.
Upaya pencegahan adalah mengurangi sumber dampak
lingkungan yang lebih berat. Ada pun penanggulangan atau
pengendaliannya adalah upaya pembuatan standar bahan baku mutu
lingkungan, pengawasan lingkungan dan penggunaan teknologi dalam
upaya mengatasi masalah pencemaran lingkungan.
Luas lahan kritis di Kota Bogor tercatat sebanyak 2.317,34
hektar yang tersebar di Kecamatan Bogor Selatan seluas 1.155,54
hektar, Kecamatan Bogor Barat seluas 1.036,34 hektar dan Kecamatan
Bogor Tengah seluas 125,01 hektar .




Grafik Lahan Kritis di Kota Bogor Tahun 2011













Kota Bogor Dalam Angka 2011

BAB XIV.
PEMUKIMAN DAN PERUMAHAN

Kualitas perumahan di Kota Bogor sudah sangat baik selama
tahun 2011. Menurut hasil Sensus Penduduk 2010, jumlah rumah yang
ada di Kota Bogor adalah 253.097 rumah. Dilihat dari unsur-unsur
rumah, jumlah rumah yang memiliki kamar tidur sebanyak 171.363
rumah, yang memiliki dapur sebanyak 169.913 rumah, memiliki kamar
mandi sebanyak 157.632 rumah, memiliki kakus sebanyak 142.015
rumah, memiliki sarana air sebanyak 160.890 rumah dan yang memiliki
listrik sebanyak 232.687 rumah.
Hampir seluruh (99,86 persen) rumah di Kota Bogor sudah
menggunakan listrik, 92,13 persen menggunakan gas sebagai bahan
bakar. Sumber air minum yang digunakan oleh sebagian besar
masyarakat Kota Bogor adalah air ledeng (37,04 persen). Dilihat dari
segi sanitasi, rumah yang sudah memiliki jamban sendiri tercatat
sebanyak 84,79 persen. Dan jumlah rumah tidak layak huni sebanyak
6.906 buah.


Data lainnya yang berhubungan dengan pemukiman di Kota
Bogor disajikan dalam bab ini.

Grafik 7.1.
Persentase Rumah Tangga Menurut Kualitas Perumahan
di Kota Bogor Tahun 2011














GEOGRAFIS




Geografis
(1) (2)
010. Bogor Selatan 30,81
1. Mulyaharja 4,79
2. Pamoyanan 2,45
3. Ranggamekar 1,48
4. Genteng 1,73
5. Kertamaya 3,60
6. Rancamaya 2,00
7. Bojongkerta 2,76
8. Harjasari 1,49
9. Muarasari 1,54
10. Pakuan 1,04
11. Cipaku 1,74
12. Lawanggintung 0,61
13. Batutulis 0,66
14. Bondongan 0,68
15. Empang 0,79
16. Cikaret 3,45
020. Bogor Timur 10,15
1. Sindangsari 0,90
2. Sindangrasa 1,06
3. Tajur 0,45
4. Katulampa 4,91
5. Baranangsiang 2,35
6. Sukasari 0,48
Kecamatan/Kelurahan Luas Wilayah (Km
2
)
Tabel 1.1
Luas Wilayah Per Kelurahan (Km
2
)
Di Kota Bogor Tahun 2011
Kota Bogor Dalam Angka 2011 1
Geografis
Lanjutan Tabel 1.1
(1) (2)
030. Bogor Utara 17,72
1. Bantarjati 1,70
2. Tegalgundil 1,98
3. Tanahbaru 2,33
4. Cimahpar 4,44
5. Ciluar 2,20
6. Cibuluh 1,54
7. Kedunghalang 1,92
8. Ciparigi 1,61
040. Bogor Tengah 8,13
1. Paledang 1,78
2. Gudang 0,32
3. Babakan Pasar 0,42
4. Tegallega 1,23
5. Babakan 1,22
6. Sempur 0,63
7. Pabaton 0,63
8. Cibogor 0,44
9. Panaragan 0,27
10. Kebon Kelapa 0,45
11. Ciwaringin 0,74
Kecamatan/Kelurahan Luas Wilayah (Km
2
)
Kota Bogor Dalam Angka 2011 2
Geografis
Lanjutan Tabel 1.1
(1) (2)
050. Bogor Barat 32,85
1. Pasirmulya 1,00
2. Pasirkuda 2,25
3. Pasirjaya 2,90
4. Gunungbatu 2,20
5. Loji 2,53
6. Menteng 2,09
7. Cilendek Timur 1,05
8. Cilendek Barat 1,74
9. Sindangbarang 3,70
10. Margajaya 2,55
11. Balumbang Jaya 1,54
12. Situgede 2,73
13. Bubulak 3,14
14. Semplak 0,44
15. Curugmekar 1,04
16. Curug 1,95
060. Tanahsareal 18,84
1. Kedungwaringin 1,42
2. Kedungjaya 0,72
3. Kebonpedes 1,04
4. Tanahsareal 1,05
5. Kedungbadak 1,95
6. Sukaresmi 0,98
7. Sukadamai 1,12
8. Cibadak 4,64
9. Kayumanis 2,43
10. Mekarwangi 1,35
11. Kencana 2,14
Kota Bogor 118,50
Kecamatan/Kelurahan Luas Wilayah (Km
2
)
Kota Bogor Dalam Angka 2011 3
Geografis
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
010. Bogor Selatan 0,00 25,00 479,00 2.577,00 3.081,00
1. Mulyaharja 0,00 0,00 0,00 479,00 479,00
2. Pamoyanan 0,00 0,00 0,00 245,00 245,00
3. Ranggamekar 0,00 1,00 43,00 104,00 148,00
4. Genteng 0,00 0,00 0,00 173,00 173,00
5. Kertamaya 0,00 0,00 0,00 360,00 360,00
6. Rancamaya 0,00 0,00 0,00 200,00 200,00
7. Bojongkerta 0,00 0,00 0,00 276,00 276,00
8. Harjasari 0,00 0,00 0,00 149,00 149,00
9. Muarasari 0,00 0,00 0,00 154,00 154,00
10. Pakuan 0,00 0,00 0,00 104,00 104,00
11. Cipaku 0,00 0,00 15,00 159,00 174,00
12. Lawanggintung 0,00 0,00 17,00 44,00 61,00
13. Batutulis 0,00 0,00 36,00 30,00 66,00
14. Bondongan 0,00 4,00 58,00 6,00 68,00
15. Empang 0,00 15,00 64,00 0,00 79,00
16. Cikaret 0,00 5,00 246,00 94,00 345,00
020. Bogor Timur 0,00 46,00 349,00 620,00 1.015,00
1. Sindangsari 0,00 0,00 0,00 90,00 90,00
2. Sindangrasa 0,00 0,00 0,00 106,00 106,00
3. Tajur 0,00 0,00 1,00 44,00 45,00
4. Katulampa 0,00 17,00 155,00 319,00 491,00
5. Baranangsiang 0,00 29,00 167,00 39,00 235,00
6. Sukasari 0,00 0,00 26,00 22,00 48,00
Tabel 1.2
Kondisi Fisik dan Lingkungan Menurut Ketinggian (dpl) Per Kelurahan
Di Kota BogorTahun 2011
> 300
(Ha)
Kecamatan/Kelurahan
JUMLAH
(Ha)
0 - 200
(Ha)
201 - 250
(Ha)
251 - 300
(Ha)
Kota Bogor Dalam Angka 2011 4
Geografis
Lanjutan Tabel 1.2
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
030. Bogor Utara 869,18 853,68 49,14 0,00 1.772,00
1. Bantarjati 28,04 141,96 0,00 0,00 170,00
2. Tegalgundil 44,75 153,25 0,00 0,00 198,00
3. Tanahbaru 80,88 141,38 10,74 0,00 233,00
4. Cimahpar 60,55 345,05 38,40 0,00 444,00
5. Ciluar 153,57 66,43 0,00 0,00 220,00
6. Cibuluh 148,39 5,61 0,00 0,00 154,00
7. Kedunghalang 192,00 0,00 0,00 0,00 192,00
8. Ciparigi 161,00 0,00 0,00 0,00 161,00
040. Bogor Tengah 0,00 317,33 491,27 4,40 813,00
1. Paledang 0,00 54,81 123,19 0,00 178,00
2. Gudang 0,00 1,51 30,49 0,00 32,00
3. Babakan Pasar 0,00 0,00 41,00 0,00 41,00
4. Tegallega 0,00 55,69 67,31 0,00 123,00
5. Babakan 0,00 97,15 24,85 0,00 122,00
6. Sempur 0,00 56,94 6,06 0,00 63,00
7. Pabaton 0,00 51,23 11,77 0,00 63,00
8. Cibogor 0,00 0,00 44,00 0,00 44,00
9. Panaragan 0,00 0,00 22,60 4,40 27,00
10. Kebon Kelapa 0,00 0,00 45,70 0,00 45,70
11. Ciwaringin 0,00 0,00 74,30 0,00 74,30
0 - 200
(Ha)
Kecamatan/ Kelurahan
201 - 250
(Ha)
251 - 300
(Ha)
> 300
(Ha)
JUMLAH
(Ha)
Kota Bogor Dalam Angka 2011 5
Geografis
Lanjutan Tabel 1.2
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
050. Bogor Barat 1.639,80 1.318,96 326,24 0,00 3.285,00
1. Pasirmulya 0,00 92,99 7,01 0,00 100,00
2. Pasirkuda 0,00 22,87 202,13 0,00 225,00
3. Pasirjaya 0,00 175,74 114,26 0,00 290,00
4. Gunungbatu 0,60 216,56 2,84 0,00 220,00
5. Loji 18,72 234,28 0,00 0,00 253,00
6. Menteng 17,31 191,69 0,00 0,00 209,00
7. Cilendek Timur 23,32 81,68 0,00 0,00 105,00
8. Cilendek Barat 71,77 102,23 0,00 0,00 174,00
9. Sindangbarang 171,42 198,58 0,00 0,00 370,00
10. Margajaya 255,00 0,00 0,00 0,00 255,00
11. Balumbang Jaya 154,00 0,00 0,00 0,00 154,00
12. Situgede 273,00 0,00 0,00 0,00 273,00
13. Bubulak 311,66 2,34 0,00 0,00 314,00
14. Semplak 44,00 0,00 0,00 0,00 44,00
15. Curugmekar 104,00 0,00 0,00 0,00 104,00
16. Curug 195,00 0,00 0,00 0,00 195,00
060. Tanahsareal 1.519,13 364,87 0,00 0,00 1.884,00
1. Kedungwaringin 55,29 86,71 0,00 0,00 142,00
2. Kedungjaya 28,94 43,06 0,00 0,00 72,00
3. Kebonpedes 10,45 93,55 0,00 0,00 104,00
4. Tanahsareal 4,51 100,49 0,00 0,00 105,00
5. Kedungbadak 153,94 41,06 0,00 0,00 195,00
6. Sukaresmi 98,00 0,00 0,00 0,00 98,00
7. Sukadamai 112,00 0,00 0,00 0,00 112,00
8. Cibadak 464,00 0,00 0,00 0,00 464,00
9. Kayumanis 243,00 0,00 0,00 0,00 243,00
10. Mekarwangi 135,00 0,00 0,00 0,00 135,00
11. Kencana 214,00 0,00 0,00 0,00 214,00
Kota Bogor 4.028,11 2.925,84 1.694,65 3.201,40 11.850,00
251 - 300
(Ha)
> 300
(Ha)
JUMLAH
(Ha)
Kecamatan/ Kelurahan
0 - 200
(Ha)
201 - 250
(Ha)
Kota Bogor Dalam Angka 2011 6
Geografis
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
010. Bogor Selatan 169,10 1.418,40 1.053,89 350,37 89,24 3.081,00
1. Mulyaharja 0,00 321,16 82,64 75,20 0,00 479,00
2. Pamoyanan 0,00 181,85 63,15 0,00 0,00 245,00
3. Ranggamekar 22,34 96,65 16,05 12,96 0,00 148,00
4. Genteng 0,00 31,00 100,04 18,44 23,52 173,00
5. Kertamaya 0,00 70,69 190,39 75,24 23,68 360,00
6. Rancamaya 0,00 34,78 118,84 45,50 0,88 200,00
7. Bojongkerta 0,00 35,80 240,20 0,00 0,00 276,00
8. Harjasari 0,00 15,06 133,94 0,00 0,00 149,00
9. Muarasari 0,00 70,26 74,63 0,00 9,11 154,00
10. Pakuan 0,00 92,06 11,94 0,00 0,00 104,00
11. Cipaku 0,00 121,69 19,65 16,64 16,02 174,00
12. Lawanggintung 8,60 24,10 0,50 25,75 2,05 61,00
13. Batutulis 36,20 1,95 1,24 12,98 13,63 66,00
14. Bondongan 41,75 13,60 0,00 12,30 0,35 68,00
15. Empang 52,24 0,00 0,00 26,76 0,00 79,00
16. Cikaret 7,97 307,75 0,68 28,60 0,00 345,00
020. Bogor Timur 182,30 722,62 56,03 44,25 9,80 1.015,00
1. Sindangsari 0,00 33,97 56,03 0,00 0,00 90,00
2. Sindangrasa 28,50 77,50 0,00 0,00 0,00 106,00
3. Tajur 12,05 32,20 0,00 0,00 0,75 45,00
4. Katulampa 81,45 399,35 0,00 10,20 0,00 491,00
5. Baranangsiang 50,10 153,55 0,00 27,90 3,45 235,00
6. Sukasari 10,20 26,05 0,00 6,15 5,60 48,00
AGAK CURAM
15 - 25 % (Ha)
CURAM
25 - 40 % (Ha)
JUMLAH
(Ha)
Di Kota Bogor Tahun 2011
DATAR
0 - 2 % (Ha)
LANDAI
2 - 15 % (Ha)
Kecamatan/ Kelurahan
SANGAT CURAM
> 40 % (Ha)
Tabel 1.3
Kondisi Fisik dan Lingkungan Menurut Kemiringan Per Kelurahan
Kota Bogor Dalam Angka 2011 7
Geografis
Lanjutan Tabel 1.3
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
030. Bogor Utara 137,85 1.565,65 0,00 68,00 0,50 1.772,00
1. Bantarjati 36,00 111,00 0,00 22,50 0,50 170,00
2. Tegalgundil 0,00 157,45 0,00 40,55 0,00 198,00
3. Tanahbaru 0,00 231,25 0,00 1,75 0,00 233,00
4. Cimahpar 0,00 444,00 0,00 0,00 0,00 444,00
5. Ciluar 0,00 220,00 0,00 0,00 0,00 220,00
6. Cibuluh 18,30 132,50 0,00 3,20 0,00 154,00
7. Kedunghalang 83,55 108,45 0,00 0,00 0,00 192,00
8. Ciparigi 0,00 161,00 0,00 0,00 0,00 161,00
040. Bogor Tengah 125,44 560,47 0,00 117,54 9,55 813,00
1. Paledang 51,65 119,55 0,00 6,80 0,00 178,00
2. Gudang 0,00 8,75 0,00 18,90 4,35 32,00
3. Babakan Pasar 3,49 32,27 0,00 4,25 0,99 41,00
4. Tegallega 0,00 94,20 0,00 28,80 0,00 123,00
5. Babakan 1,75 104,60 0,00 15,50 0,15 122,00
6. Sempur 36,75 15,75 0,00 9,45 1,05 63,00
7. Pabaton 2,20 58,65 0,00 2,15 0,00 63,00
8. Cibogor 0,00 35,75 0,00 8,25 0,00 44,00
9. Panaragan 11,85 7,35 0,00 6,54 1,26 27,00
10. Kebon Kelapa 17,75 20,30 0,00 5,90 1,75 45,70
11. Ciwaringin 0,00 63,30 0,00 11,00 0,00 74,30
AGAK CURAM
15 - 25 % (Ha)
CURAM
25 - 40 % (Ha)
Kecamatan/ Kelurahan
DATAR
0 - 2 % (Ha)
LANDAI
2 - 15 % (Ha)
SANGAT CURAM
> 40 % (Ha)
JUMLAH
(Ha)
Kota Bogor Dalam Angka 2011 8