Anda di halaman 1dari 9

KERANGKA ACUAN KERJA

PEMETAAN FOTO UDARA UNTUK SALURAN DRAINASE DI


KECAMATAN BEKASI TIMUR, BARAT, SELATAN DAN UTARA
1 LATAR BELAKANG
Banjir merupakan kata yang sangat populer di Indonesia, khususnya pada musim hujan, mengingat
hampir semua kota di Indonesia mengalami bencana banjir. Peristiwa ini hampir setiap tahun
berulang, namun permasalahan ini sampai saat ini belum terselesaikan, bahkan cenderung makin
meningkat, baik frekuensi, luasan, kedalaman, maupun durasinya.
Secara garis besar permasalahan banjir perkotaan diakibatkan :
Pertambahan penduduk yang sangat cepat
Urbanisasi
Pemanfaatan lahan yang tidak tertib
Belum konsistennya pelaksanaan hukum
Pembangunan yang tidak melibatkan masyarakat secara aktif
Selain dari itu, kejadian banjir yang melanda wilayah akata dan sekitarnya pada awal tahun !""#
ini semakin menunjukkan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa penanganan banjir harus
dilakukan secara komprehensif. Penangangan pada sektor hulu serta penangangan pada sektor hilir.
Banjir yang kerap kali terjadi memerlukan penanganan secara komprehensif, tidak hanya
menggunakan metode kon$ensional melainkan juga dengan metode penyelesaian banjir lainnya,
seperti ekohidrolik. %dapun yang dimaksud metode kon$ensional adalah membuat sudetan,
normalisasi sungai, pembuatan talud, dan berbagai macam konstruksi sipil lainnya. Sedangkan
metode ekohidrolik bertitik berat pada renaturalisasi, restorasi sungai, serta peningkatan daya
retensi lahan terhadap air hujan. Penyelesaian banjir dan permasalahan drainase dengan konsep
penanganan banjir secara kon$ensional yang hanya mengutamakan faktor hidraulik, bertitik tolak
pada penanganan dampak banjir secara lokal. &al ini perlu diimbangi dengan konsep ekohidrolik
yang bertitik tolak pada penanganan penyebab banjir dari segi ekologi dan lingkungan. 'engan
dilakukannya retensi air di bagian hulu, tengah, dan hilir, juga di sepanjang wilayah sungai,
sempadan sungai, badan sungai, dan saluran, selain berfungsi sebagai penanggulangan banjir juga
sekaligus menanggulangi kekeringan di kawasan yang bersangkutan.
Kerangka Acuan Kerja 1
Pemetaan Foto Udara Untuk Saluran Drainase di Kecamatan Bekasi Timur,Barat, Selatan dan Utara
Konsep
Drainase
Konvensional
Eco-Drainage
Pembuatan sudetan
Normalisasi sungai
Pembuatan konstruksi sipil
Retensi air
Gambar 1 Konsep konvensional dan Eco-drainage.
'alam kaitannya dengan perencanaan drainase tersebut diatas, salah satu teknologi yang dapat
dipakai guna mendapatkan data sistem jaringan drainase secara lebih lengkap adalah menggunakan
teknologi pemetaan foto udara, dimana hasil dari teknologi sangat memungkinkan untuk
memperlihatkan secara $isual bentuk peta dari suatu sistem jaringan drainase ataupun bentuk
bentuk rupa bumi yang lain.
Pada prinsipnya hampir setiap kegiatan yang terjadi dapat ditampilkan dalam bentuk peta. Pada
masa lalu peta sering dikonotasikan dengan atlas (yang diajarkan pada tingkat S', S)*P+, atau
suatu bentuk garis,garis yang rumit yang memperlihatkan jaring jalan, sungai dan bangunan yang
hanya dimengerti oleh kalangan tertentu saja seperti perencana, teknisi maupun insinyur pembuat
jalan.
Sebenarnya peta dapat dipakai untuk keperluan lain misalnya, untuk memperlihatkan kondisi
perubahan jaringan drainase di suatu kota pada tahun yang berbeda, perubahan fungsi lahan yang
terjadi pada suatu wilayah tertentu, lahan pertanian yang dialiri oleh sistem irigasi, tanah kosong,
tanah gundul dan lain lain.
Penampilan informasi dalam satu wahana peta bereferensi ruang akan sangat membantu dan
memudahkan bagi para pengambil keputusan dan perencana untuk menilai kejadian,kejadian yang
ada pada masing,masing daerah, bahkan sangat dimungkinkan untuk menganalisa sebab dan akibat
dari berbagai fenomena yang terjadi dalam bentuk suatu analisa terpadu baik secara $isual pada
peta maupun dengan menggunakan teknik,teknik analisa yang lebih mutakhir seperti dengan
menggunakan sistem -IS.
.leh karena itu, untuk dapat melakukan e$aluasi terhadap sistem drainase yang saat ini sudah
terbangun, diperlukan data spasial (peta+ yang memiliki kedalaman informasi cukup memadai.
Sebagai contoh, untuk dapat melakukan identifikasi mengenai keberadaan jaringan saluran
drainase tingkat sekunder, diperlukan data spasial dengan skala minimum yaitu /:0""".
Pemanfaatan foto udara1peta foto sebagai peta dasar dalam penanganan sistem drainase sangat
bermanfaat. &al ini disebabkan karena kemampuan peta foto1foto udara untuk menampilkan detail
Kerangka Acuan Kerja 2
Pemetaan Foto Udara Untuk Saluran Drainase di Kecamatan Bekasi Timur,Barat, Selatan dan Utara
fenomena yang ada di lapangan (bangunan, badan perumukaan air, $egetasi, infrastruktur buatan
manusia, dsb+ dalam $isualisasi yang sama dengan aslinya. .leh karenanya, interpretasi objek
yang terkait dengan jaringan drainase akan lebih mudah untuk dilakukan dan kemudian dianalisa
untuk keperluan lainnya.
2oto udara sebagai sumber data diproses lebih lanjut menggunakan teknik fotogrametris dan
inderaja untuk mendapatkan informasi,informasi yang rele$an dan handal. 'ari foto udara melalui
teknik interpretasi foto1 citra dapat memberikan kesaksian1 fakta yang berkaitan dengan suatu
kondisi yang terjadi di suatu daerah seperti banjir, pencemaran1 perusakan, komposisi kimiawi,
adanya endapan dan informasi kualitatif lainnya. Sedang melalui proses fotogrametri dapat
memberikan informasi metrik atau kuantitatif yang berkaitan dengan kajian dalam forensik
lingkungan.
Satu hal lainnya yang tidak kalah penting yaitu penetapan referensi sistem tinggi. Sebagaimana kita
ketahui bahwa Badan 3oordinasi Sur$ey dan Pemetaan 4asional (B%3.SU5*%4%)+ telah
menetapkan *itik *inggi -eodesi (**-+ sebagai sistem tinggi, namun demikian, ibu kota negara,
dalam hal ini Pemerintah Pro$insi '3I akarta menetapkan sistem tinggi yang berbeda, yaitu Peil
Priok sebagai patokan dalam menetapkan sistem tinggi di wilayahnya. .leh karena itu, pemerintah
3ota Bekasi perlu untuk melakukan kajian mendalam mengenai pemakaian sistem tinggi tersebut.
'ikarenakan hal ini akan memiliki dampak dalam pengelolaan jaringan drainase yang dikaitkan
dengan upaya penangangan bencana banjir yang mungkin timbul.
Untuk itu berdasarkan uraian diatas, diperlukan suatu studi yang mencakup kajian pemanfaatan
foto udara untuk kepentingan perencanaan drainase, khususnya di 6 kecamatan yaitu 3ecamatan
Bekasi *imur, Barat, Selatan dan Utara.
'ari kegiatan ini diharapkan 'inas Pekerjaan Umum sebagai salah satu instansi yang mempunyai
tanggung jawab terhadap pengelolaan drainase dapat mengambil kebijakan yang tepat, baik
sebelum memulai pembangunan sarana dan prasaran drainase maupun setelah selesai
pembangunan.
2 MAKSUD PEKERJAAN
7aksud dalam pekerjaan ini adalah untuk melakukan pendataan sistem jaringan drainase dengan
pemanfaatan foto udara serta melakukan analisa mengenai perilaku hidrolis pada sistem drainase
tersebut sehingga didapatkan rekomendasi penanganan masalah banjir di lokasi pekerjaan.
3 TUJUAN PEKERJAAN
*ujuan yang ingin dicapai dalam pekerjaan ini, yaitu menyusun sistem dan pola pengelolaan
kawasan drainase dengan memanfaatkan pemetaan foto udara sehingga meminimalkan dampak
Kerangka Acuan Kerja 3
Pemetaan Foto Udara Untuk Saluran Drainase di Kecamatan Bekasi Timur,Barat, Selatan dan Utara
banjir1genangan yang terjadi setiap tahun dan mengamankan pemukiman penduduk1masyarakat
dari banjir1genangan.
4 LOKASI PEKERJAAN
)okasi pekerjaan adalah meliputi 6 kecamatan di wilayah 3abupaten Bekasi yaitu, 3ecamatan
Bekasi *imur, Barat, Selatan dan Utara.
5 KELUARAN (OUTPUT) DAN MANFAAT (OUTCAME)
Pada kegiatan ini keluaran yang akan dicapai adalah sebagai berikut :.
Pola awal penanganan pada pembangunan, operasional dan pemeliharaan, sarana dan prasarana
kawasan drainase. &al ini meliputi ! masalah utama yaitu:
a. Pola penanganan masalah struktural (teknis+ yaitu mengenai masalah hidrolis pada
kawasan drainase. Pada penanganan struktural ini diharapkan terselesaikan ketersediaan
data mengenai keberadaan dan kondisi jaringan drainase (peta,peta jaringan drainase+ di
wilayah pekerjaan serta konsep,konsep berikut aplikasi penanganannya secara teknis
(dimensi saluran, kemiringan saluran, serta rekomendasi sistem jaringan drainase+
b. Pola penanganan masalah nonstruktural yaitu mengenai kebijakan, peraturan, kelembagaan
dan lain,lain.
Sehingga manfaat yang akan diperoleh adalah sebagai berikut :
*ersusunnya suatu sistem pengendalian banjir pada kawasan drainase sehingga dapat
memberikan informasi baik struktural maupun nonstruktural bagi pemegang dan pengambil
kebijakan dalam permasalahan drainase.
7emberikan arahan bagi studi selanjutnya.
6 RUANG LINGKUP PEKERJAAN
)ingkup pekerjaan yang diperlukan bagi pekerjaan ini adalah :
/. 7elakukan re$iew terhadap studi,studi terdahulu pada lokasi pekerjaan yang bersangkutan,
!. 7elakukan sur$ey sarana dan prasarana jaringan drainase,
8. 7elakukan sur$ey hidrometri pada jaringan drainase,
6. 7elakukan analisa fotogrametri yang meliputi :
Interpretasi objek yang terkait dengan jaringan drainase
Sur$ey lapangan untuk keperluan pemeriksaan lapangan (ground check+ terhadap
keberadaan jaringan drainase yang teridentifikasi di peta foto
Kerangka Acuan Kerja 4
Pemetaan Foto Udara Untuk Saluran Drainase di Kecamatan Bekasi Timur,Barat, Selatan dan Utara
Updating data jaringan drainase ke dalam peta foto
%nalisis teknik mengenai keberadaan sistem jaringan drainase di wilayah pekerjaan
0. 7elakukan in$entarisasi mengenai kebijakan, kelembagaan, peraturan dan lain lain yang
berkaitan dengan daerah kawasan drainase.
9. 7elakukan analisis dan pengambilan kesimpulan dari hasil sur$ey,sur$ey diatas.
#. 7enyusun sistem dan pola pengelolaan masalah hidrolis pada kawasan drainase.
:. 7enyusun pola awal penanganan pembangunan, operasional dan pemeliharaan, sarana dan
prasarana kawasan drainase baik secara struktural (teknis+ maupun nonstruktural (kebijakan,
peraturan, kelembagaan dan lain,lain+.
7 BATASAN-BATASAN
a. Peraturan dan 3etentuan ;ang 'igunakan
3epres 4o. /: tahun !""", *entang Pelaksanaan Pengadaan Barang1asa Instansi
Pemerintah
Surat 3eputusan Bersama 7enteri 3euangan 5epublik Indonesia dan 3epala
Badan Perencanaan Pembangunan 4asional 4o.
!""" 1 "0 1 ! . 1 !!9!
!""" 1 1 6!
D S
A S


*entang Petunjuk *eknis Pengadaan Barang1asa Instansi Pemerintah
Surat <daran Bersama 'eputi 3etua Bidang Pembiayaan dan Pengendalian
Pelaksanaan Badan Perencanaan Pembangunan 4asional dan 'irektur endral
%nggaran 'epartemen 3euangan, tertanggal /# 7aret !""", 4o.
!""" 1 1 8:
!""" 1 "8 1 . 1 /!"8
A SE
II D

*entang Petunjuk Penyusunan 5encana %nggaran Biaya


(5%B+ untuk asa 3onsultansi (Biaya )angsung Personil+ dan Biaya )angsung
4on Personil+.
b. Pagu biaya pelaksanaan pekerjaan adalah sebesar Rp. xxx.xxx.xxx,00
8 WAKTU PELAKSANAAN
/. 3egiatan ini dilaksanakan selama 9 (enam+ bulan sejak penandatanganan Surat Perjanjian
3erja (SP3+
!. Pelaksana diwajibkan untuk membuat program kerja dan bagan kegiatan personil untuk
melaksanakan kegiatan sebagaimana termaktub dalam 3%3 ini. adwal penugasan personil
harus disusun sedemikian rupa sehingga pemanfaatan personil dapat berdayaguna dan
berhasilguna (efektif dan efisien+.
Kerangka Acuan Kerja 5
Pemetaan Foto Udara Untuk Saluran Drainase di Kecamatan Bekasi Timur,Barat, Selatan dan Utara
9 TENAGA AHLI
*enaga ahli yang ditugaskan adalah yang berpengalaman dengan kualifikasi yang cukup,
diutamakan yang telah berpengalaman dalam proyek yang berkaitan dengan kegiatan ini.
Per!r""# e$%&%'"# (%)$er*"+" pe,"("#""#
Sesuai dengan delineasi wilayah studi maka team studi akan mencakup *eam )eader yang
dibantu oleh tenaga pelaksana, tenaga ahli, tenaga administrasi dan tenaga pendukung lainnya.
Pelaksana harus menghitung kebutuhan tenaga yang diperlukan untuk melaksanakan kajian,
termasuk penjadwalan dari personil dikaitkan dengan kegiatan yang dilaksanakan meliputi :
a. %hli 3epala1*eam )eader
Untuk tenaga %hli 3epala1*eam )eader disyaratkan seorang 7agister *eknik Sipil (S!
*eknik Sipil+ dengan pengalaman sekurang,kurangnya /! tahun dalam kegiatan
penanganan masalah drainase1bidang rekayasa sumber daya air.
b. *enaga %hli &idraulik dan Bangunan %ir
Untuk tenaga *enaga %hli &idraulik disyaratkan seorang 7agister *eknik Sipil (S! *eknik
Sipil+ berpengalaman minimal : tahun dalam bidang hidraulik1 bidang rekayasa sumber
daya air.
c. *enaga %hli &idrologi
Untuk tenaga *enaga %hli &Idrologi disyaratkan seorang Sarjana *eknik Sipil (S/ *eknik
Sipil+ berpengalaman minimal 0 tahun dalam bidang hidraulik1 bidang rekayasa sumber
daya air.
d. *enaga %hli 2otogrametri
Untuk tenaga *enaga %hli 2otogrametri dibutuhkan / orang dengan spesifikasi Sarjana
S! *eknik -eodesi berpengalaman minimal : tahun dalam bidang pemetaan foto udara.
e. *enaga %hli Sistem Informasi -eografis (SI-+
Untuk tenaga *enaga %hli Sistem Informasi -eografis dibutuhkan / orang dengan
spesifikasi Sarjana S! *eknik -eodesi berpengalaman minimal : tahun dalam bidang
pemetaan SI-.
f. *enaga %hli -eodesi
Untuk tenaga *enaga %hli -eodesi dibutuhkan / orang dengan spesifikasi sebagai berikut :
Sarjana S/ *eknik -eodesi berpengalaman minimal 0 tahun dalam bidang sur$ey
dan pemetaan.
g. *enaga %hli Planologi
Kerangka Acuan Kerja 6
Pemetaan Foto Udara Untuk Saluran Drainase di Kecamatan Bekasi Timur,Barat, Selatan dan Utara
Untuk tenaga *enaga %hli Planologi disyaratkan seorang Sarjana *eknik Planologi (S/
*eknik Planologi+ berpengalaman minimal 0 tahun dalam bidang tata kota1perkotaan pada
masalah drainase1rekayasa sumber daya air.
h. 3epala Sur$eyor
Untuk tenaga 3epala Sur$eyor dibutuhkan 6 orang dengan spesifikasi sebagai berikut :
! )ulusan Sarjana S/ *eknik Sipil, ! lulusan Sarjana S/ *eknik -eodesi berpengalaman
minimal 6 tahun dalam bidang sur$ey drainase1rekayasa sumber daya air.
i. Sur$eyor Pemetaan1-eodesi
Untuk tenaga Sur$eyor Pemetaan1-eodesi dibutuhkan 8 orang dengan spesifikasi sebagai
berikut :
)ulusan S*71S)*% berpengalaman minimal 8 tahun dalam bidang sur$ey dan pemetaan
foto udara1darat.
j. Sur$eyor aringan 'rainase
Untuk tenaga Sur$eyor aringan 'rainase dibutuhkan 8 orang dengan spesifikasi sebagai
berikut :
)ulusan S*71S)*% berpengalaman minimal 8 tahun dalam bidang sur$ey drainase.
k. .perator 3omputer
Untuk tenaga .perator 3omputer dibutuhkan / orang dengan spesifikasi sebagai berikut :
)ulusan S*71S)*% berpengalaman minimal 8 tahun dalam bidang komputer.
l. 'raftman
Untuk tenaga .perator 'raftman dibutuhkan 8 orang dengan spesifikasi sebagai berikut :
)ulusan S*71S)*% berpengalaman minimal 8 tahun dalam bidang komputer dengan
spesialisasi =%'.
10 SISTEM PELAPORAN
Selama melaksanakan pekerjaan konsultan secara berkala wajib memberikan laporan sebagai bahan
untuk pemantauan kemajuan pekerjaan. %dapun laporan,laporan yang harus dibuat konsultan terdiri
dari :
1. )aporan 5encana 7utu 'esign
)aporan 5encana 7utu 'esign akan diserahkan konsultan selambat,lambatnya ! (dua+
minggu setelah diterbitkannya SP73 dalam jumlah 8 buku.
2. )aporan Pendahuluan ( Inception 5eport+
)aporan Pendahuluan pada intinya berisi rencana pelaksanaan pekerjaan, baik metoda
maupun rencana waktu pelaksanaan. )aporan ini dibuat sebanyak /" (sepuluh+ rangkap dan
Kerangka Acuan Kerja 7
Pemetaan Foto Udara Untuk Saluran Drainase di Kecamatan Bekasi Timur,Barat, Selatan dan Utara
disampaikan selambat,lambatnya /6 (empat belas+ hari sejak Surat Perintah 7ulai 3erja
(SP73+ diterbitkan.
3. )aporan Bulanan > 8 (tiga+ eksemplar
Berisi ringkasan progress1prestasi serta detail kerja harian, komulatif progress kerja sejak
waktu berlakunya kontrak, kemudian identifikasi penyebab utama apabila terjadi
keterlambatan proses, dan usulan tindakan koreksi yang harus segera ditempuh.
4. )aporan Interim > /" (sepuluh+ eksemplar
Berisi ringkasan progress1prestasi sampai dengan pertengahan (0"?+ pekerjaan, komulatif
progress kerja sejak waktu berlakunya kontrak, kemudian identifikasi penyebab utama
apabila terjadi keterlambatan proses, dan usulan tindakan koreksi yang harus segera
ditempuh.
5. 'raft )aporan %khir ('raft 2inal report+
'raft )aporan %khir berisi rangkuman laporan keseluruhan pelaksanaan pekerjaan, beserta hasil,
hasil pekerjaannya. Pada intinya 'raft )aporan akhir ini berisi materi awal penyajian bagi
)aporan %khir yang dilengkapi dengan hasil,hasil pekerjaan. Berdasarkan pengalaman selama
melaksanakan pada bagian ini diharapkan juga dapat disampaikan rekomendasi kegiatan selanjutnya
untuk penyempurnaannya. )aporan ini dibuat sebanyak /" (sepuluh+ rangkap dan disampaikan
pada saat pekerjaan selesai @0?.
6. )aporan %khir (2inal report+
)aporan %khir berisi rangkuman laporan keseluruhan pelaksanaan pekerjaan, beserta hasil,hasil
pekerjaannya. Pada intinya )aporan akhir ini berisi materi penyempurnaan )aporan 'raft
%khir yang dilengkapi dengan resume serta rekomendasi hasil,hasil pekerjaan. Berdasarkan
pengalaman selama melaksanakan pada bagian ini diharapkan juga dapat disampaikan rekomendasi
kegiatan selanjutnya untuk penyempurnaannya.
)aporan ini dibuat sebanyak /" (sepuluh+ rangkap dan disampaikan pada waktu akhir kontrak
pekerjaan.
7. )aporan Pendukung
)aporan,laporan pendukung yang harus disiapkan konsultan adalah:
a. )aporan 5ingkas
b. )aporan &asil 5e$iew Perencanaan (5e$iew 4ota 'esain+
c. )aporan In$entarisasi 3ondisi eksisting lapanganlengkap dengan foto dokumentasi
d. 'ata Ukur )apangan dan &itungan (topografi+
e. 'ata Ukur )apangan dan &itungan (jaringan draianse+
Kerangka Acuan Kerja 8
Pemetaan Foto Udara Untuk Saluran Drainase di Kecamatan Bekasi Timur,Barat, Selatan dan Utara
f. 'eskripsi B71=P lengkap dengan gambar situasi dan foto,foto
g. %lbum 2oto dokumentasi
h. =',5 yang berisi prosesing data berisi laporan,laporan dan gambar,gambar.
11 PEMBAHASAN
Selama melaksanakan pekerjaan konsultan secara berkala wajib melaksanakan pembahasan atau
diskusi dengan pihak pemberi pekerjaan untuk pemantauan serta e$aluasi kemajuan pekerjaan.
%dapun diskusi yang harus dilaksanakan konsultan terdiri dari :
'iskusi )aporan Pendahuluan
'iskusi )aporan Interim
'iskusi 'raft )aporan %khir
'iskusi )aporan %khir
Kerangka Acuan Kerja 9