Anda di halaman 1dari 1

Dalam program Prima Kesehatan, dilakukan dua proses penilaian yaitu pertama penilaian

pada tahap pelaksanaan program (promotive evaluation) dengan tujuan utama apakah program
program yang sedang dilaksanakan telah sesuai rencana atau tidak, atau apakah terjadi
penyimpangan yang dapat mengganggu pencapaian tujuan dari program atau sering disebut
monitoring. Kedua adalah penilaian pada tahap akhir program (summative evaluation) dengan
dua tujuan utama yaitu untuk mengukur keluaran (output) dan mengukur dampak yang
dihasilkan.
Pada tahap monitoring, dilakukan setiap jadwal pelaksanaan kegiatan fisik atau non-fisik
yang dilakukan oleh auditor eksternal (fasilitator puskesmas dan fasilitator kecamatan), dan
auditor internal (masyarakat setempat dan POKJA). Adapun program Prima Kesehatan yang di
monev, yaitu non-fisik(Penyuluhan Kesehatan Lingkungan, PHBS, Asi Eksklusif, Penyakit
Menular dan Penyakit Tidak Menular) sedangkan kegiatan fisik yang telah berhasil di monev
yaitu pembuatan jamban pada setiap rumah tangga.
Setelah pelaksanaan kegiatan dan monitoring dilaksanakan, tahap selanjutnya yaitu
evaluasi untuk menentukan keberhasilan dari pelaksanaan suatu program dalam mencapai tujuan
yang telah ditetapkan. Indikator keberhasilan kegiatan Prima Kesehatan adalah target sesuai dan
adanya realisasi program. Bentuk evaluasi kegiatannya berupa penyusunan laporan kegiatan
yang didalamnya terdapat laporan keuangan dan dokumentasi. Laporan kegiatan akan dievaluasi
kembali oleh tim Kabupaten.