Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA DASAR II
SENYAWA ORGANIK DAN ANORGANIK
Tanggal :12 Mei 2014











Oleh :
Kelompok 1
Kloter 1
1. VeldaMeitraBahari (1113016200039)
2. AfifahRaisaHalim (1113016200046)
3. ErnisMiratulHayah (1113016200050)
4. Amir Al-Ghifari 1113016200063)



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAGUAN ALAM
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
2014
I. ABSTRAK
Padapercobaaninimembahasperbedaansenyawaorganikdansenyawaanorga
nikmelaluitigapercobaanyaitutitiklebur, ujinyala,
danujireaktivitasdenganmenggunakanbahanNaClbubuk, urea bubuk,
larutanNaCldanlarutan urea. Dari
percobaaninididapatperbedaannyabahwasenyawaorganikmemilikititiklebur
yang rendah, reaksi yang
berlangsungsangatlambatdanjikadipanaskansenyawanyaakanterurai.
Sedangkansenyawaanorganikmemilikititiklebur yang tinggi, reaksi yang
berlangsungsangatcepat, danjikadipanaskansenyawanyatidakakanterurai.

Kata kunci: titiklebur, ujinyaladanujireaktivitas

II. PENDAHULUAN
Kimia organik (organik chemistry) adalahcabangilmucabangilmukimia
yang
mempelajarisenyawakarbon.Penggolongansenyawaorganikdapatdibedakanme
nurutgugusfungsi yang dikandungnya.Gugusfungsi (functional group)
adalahsekelompok atom yang
menyebabkanperilakukimiamolekulinduk.Denganmempelajarisifat-
sifatkhasbeberapagugusbeberapagugusfungsi,
kitadapatbelajardanmemahamisifat-sifatdaribanyaksenyawaorganik(Chang,
2005:332).
Dasardarikimiaorganikadalahikatankovalen.Ikatankovalendihasilkandaripe
nggunaanbersama-samasepasangelektronolehdua atom.Electron yang
salingdigunakandihasilkandaripenggabungan orbital yang salingdigunakan,
yang disebutorbital molekul.Karbonmembentukikatankovalendengan atom
karbon lain dandengan atom dariunsur lain. Banyakikatankovalen yang
dibentukolehsebuah atom tergantungpadabanyaknya electron tambahanyang
diperlukan agar atom itumencapaisuatukonfigurasi gas-mulia(Fessenden dan
Fessenden,1982:1-9).
Berdasarkanstrukturnyahidrogendibagimenjadiduagolonganutama,
yaituhidrokarbonalifatik (aliphatic hydrocarbon) tidakmengandunggugus
benzene, ataucincinbenzenadanhidrokarbonaromatik (aromatic hydrocarbon)
mengandungsatuataulebihcincin benzene (Chang,
2005:332).Hidrogenalifatikterdiridarialkana, alkena, danalkuna,
sedangkanhidrogenaromatikterdiridarihidrogenbenzena (Keenan, 1984:354).
Kimia
anorganikmembahassemuasenyawaselainorganik.Dalamkimiaanorganikkitaha
rusmempelajarisintesis, struktur, ikatan, reaksi, dansifatfisikaunsur, senyawa
molecular, dansenyawapadatdari 103
unsur.Sebagianbesarsenyawamolekularlogamtransisiadalahsenyawakompleksd
ansenyawaorganologam yang mengandungligan yang
berikatankovalenkoordinatdenganlogam.Senyawamolekularinitidakhanyameli
putisenyawakompleks mono-intitetapijugakompleks multi-inti yang
mengandungbeberapalogam, ataupunkomplekskluster yang
mengandungikatanlogamlogam.senyawaanorganikpadatpadadasarnyaadalahm
olekulraksasa,
lebihdisukaiuntukmendefinisikansenyawapadattersusunataspengulangantakhin
ggasusunanunsurdalam 1-dimensi (rantai), 2-dimensi (lapisan), atau 3-dimensi
dandianggaptidakmemilikimassamolekul yang tertentu.
Komponenpadatananorganikterikatsatusama lain melaluiikatanionik, kovalen,
ataulogam. (Ashadisasongko,2012).
Perbedaanantarasenyawaorganikdananorganik.
No. Organic Compound Inorganic Compound
1 The reaction happens among the
molecules by easy-stages
The reaction happens among the
ions swiftly
2 The boiling point and the melting
point are low
The boiling point and the melting
point are high
3 If heated, it can be decomposed
easly
It is stable when heated
4 Its molecules can make isomeric
structure
Its molecules cant make isomeric
structure
5 Its solvent is commonly organic
compound
Its solvent is commonly water
6 Organic compounds even though in
liquid state will not conduct
electricity
Conduct electricity in liquid state
(Rasdianah, 2010)

III. ALAT, BAHAN DAN LANGKAH KERJA
AlatdanBahan
Alat yang digunakandalampercobaaniniyaitukawatnikrom, pipet tetes,
tabungreaksi, raktabukreaksi, bunsen, spatula, termometerraksa, statifdan ring,
pipakapiler, meja kaki tiga, plat tetes, pembakarspirtus. Bahan yang
digunakanyaituNaClbubuk, urea bubuk, aquadest, minyakgoreng, larutan
KMnO
4
, larutanHClpekatdanlarutan H
2
SO
4.

LangkahKerja
1.Mengukurtitiklebur
Potongpipakapilermenjadidua.Panaskanpipakapilerpadasalahsatuuj
ungnyahinggadiamenutup.MasukkanNaClbubukpadapipaAdan
ureabubukpadapipa B.
Kemudiantempelkanpipakapilertersebutpadatermometerraksadanmasukka
ntermometertersebutkedalamminyakgoreng yang telahdipanaskan. Amati
padasuhuberapaNaCldan urea meleleh.

2.Ujinyala
CelupkankawatnikromkedalamHClpekat,
kemudiankawatnikromtersebutdibakarmenggunakan
Bunsen.CelupkankembalikawatnikromkedalamHCl,lalutempelkankawatni
kromtersebutpadabubukNaCl.Panaskankawatnikromtersebutdanamatiperu
bahanwarnaapi yang terjadi. Ulangilangkahtersebutpadabubuk urea.

3.Reaktivitas
a. PADATAN
MasukkanNaClbubukdan ureabubuksecukupnyakedalam plat tetes.
Kemudianteteskan H
2
SO
4
padaNaCldan urea,laluamatiperubahanwarna
yang terjadi. Setelahitutambahkan KMnO
4
padaNaCldan
urea,laluamatikembaliperubahanwarna yang terjadi.
b. LARUTAN
MasukkanNaClkedalamtabungreaksiAdan urea padatabungreaksi B
danmasukkanaquadestkedalamtabungreaksi A dan B.
Kocokkeduatabungtersebuthinggatercampur. Tambahkan
H
2
SO
4
padakeduatabung,
danamatiperubahanwarnapadakeduatabungtersebut. Lalutambahkan
KMnO
4
padakeduatabung,
danamatiperubahanwarnapadakeduatabungtersebut.

IV. HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
HasilPengamatan
1. TitikLebur
Sampel Suhuawal Suhusaatmelebur
NaCl 28C 225C
Urea 28C 140C

2. UjiNyala
Sampel WarnaNyalaApi
Sebelum Sesudah
NaCl Tidakberwarna Kuning
Urea Tidakberwarna Orange

3. Reaktivitas
Padatan
Sampel PerubahanWarna

Sampel + H
2
SO
4
Sampel + H
2
SO
4
+ KMnO
4
NaCl Kuning Kuningkecoklatan
Urea Tidakadaperubahan Ungu

Larutan
Sampel PerubahanWarna
Sampel + H
2
SO
4
Sampel + H
2
SO
4
+ KMnO
4
NaCl Tidakadaperubahan Merahmuda
Urea Tidakadaperubahan Ungu

Pembahasan
Padapercobaanini,
praktikanmelakukantigapercobaanmenggunakanNaClbubuk
(sebagaisenyawaanorganik) dan urea
bubuk(sebagaisenyawaorganik).Percobaanpertamayaitumenentukantitikleburpa
dasenyawaanorganik (NaClbubuk) dansenyawaorganik (urea
bubuk).Praktikanmenggunakan thermometer air raksa, karenapada
thermometer inimemilikiskalalebihdari 100
o
C danmenggunakanminyakgoreng,
karenatitikdidihminyakgorenglebihdari 100
o
C.KetikaNaClbubuk yang
ditempelkandengantermometerdimasukkankedalamminyakgoreng,
bubukNaClmeleburpadasuhu 225
o
C.Sedangkanpada urea
bubukmelelehpadasuhu 140
o
C.
Percobaankedua, praktikanmelakukanpercobaanujinyalapada urea
bubukdanNaClbubuk.AwalnyakawatnikromdicelupkankedalamNaClpekat,
halinibertujuan agar
kawatnikromtetapsteril.Setelahitukawatnikromdibakardandicelupkankembalike
NaCl, laluditempelkanpada urea bubuk, kemudiandibakar.Ketikadibakar,
warnanyalaapiadalahoranye. SedangkanpadaNaClbubuk,
warnanyalaapiadalahkuning.
Percobaanketiga, praktikanmenggunakan urea bubuk, NaClbubuk, larutan
urea danlarutanNaCl.Keempatbahaniniditambahkan H
2
SO
4
danamati.
Kemudiantambahkan KMnO
4
danamati. Pada urea bubuk yang
ditambahkanH
2
SO
4
warnanyatetapdanketikaditambahkanKMnO-
4
warnanyaberubahmenjadiungu.PadaNaClbubuk yang ditambahkan H
2
SO
4
warnanyaberubahmenjadikuningdanketikaditambahkan KMnO-
4
warnanyaberubahmenjadiungu.
Dari
percobaandiatasdapatdisimpulkanbahwasenyawaorganikmemilikititiklebur
yang rendah, reaksi yang berlangsungsangatlambat,
danjikadipanaskansenyawanyaakanterurai. Sedangkananorganik,
titikleburnyatinggi, reaksi yang berlangsungsangatcepat,
danjikadipanaskansenyawanyatidakakanterurai.

V. KESIMPULAN
Tititkdidihorganiklebihrendahdarianorganik
Urea: 140C
NaCl: 225C
Padasenyawaorganikreaksiberlangsunglambatdaripadaanorganik.
Initerlihatdariujireaktivitas. NaCllebihcepatberubahwarnadaripada urea.
Senyawaanorganiktidakakanteruraipadasaatdipanaskan.
Inidapatterlihatpadaujinyala. Sedangkanorganikakanteruraijikadipanaskan.

VI. DAFTAR PUSTAKA
Chang, Raymond. 2005. Kimia DasarKonsep-konsepIntiJilid 1. Jakarta:
Erlangga
Fessenden, Ralp J, Joan S.Fessenden. 1982. Kimia OrganikJilid 1. Jakarta:
Erlangga
Keenan, Charles W. 1984. Kimia UntukUniversitasJilid 2. Jakarta: Erlangga
Ashadisasongko. 2012. Kimia Anorganik. http://Ashadisasongko.
staff.ipb.ac.id/files/2012/02/kimia-anorganik.pdf
Rosdianah, Isnah. 2010. Kimia Organik. http://bio.fst.uin-alauddin.ac.id/e-
learning/biofile/KIMIA%20ORGANIKISNA%20ROSDIANAH,%20S.Si.
,M.Sc.pdf

Anda mungkin juga menyukai