Anda di halaman 1dari 13

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka penyusunan makalah
yang berjudul Classifier dapat diselesaikan dengan baik.
Dalam penulisan makalah ini terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang
membantu penyelesaian tulisan ini, khususnya kepada :
1. Ibu Dr.Hj.Susila Arita,DEA , selaku dosen jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik
Universitas Sriwijaya yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing,
mengarahkan serta memberi ilmu untuk pelajaran Perancangan Alat Proses (PAP).
2. Secara khusus penyusun makalah menyampaikan terima kasih kepada keluarga tercinta
yang telah memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian yang besar kepada
penulis, baik selama mengikuti perkuliahan maupun dalam menyelesaikan makalah ini
3. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan
dalam penulisan makalah ini.
Akhirnya semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah
memberikan bantuan, Amiin Yaa Robbal Alamiin.


Inderalaya, 9 MEI 2012


Penulis







PENDAHULUAN
Secara garis besar sistem proses utama dari sebuah pabrik kimia adalah sistem proses
pereaksian, yang untuk kemudian dinamakan sistem pereaksian, dan sistem proses pemisahan
(klasifikasi) & pemurnian, yang untuk kemudian dinamakan sistem pemisahaan (klasifikasi) &
pemurnian. Sistem pemisahan dan pemurnian bertujuan agar hasil dari sistem pereaksian sesuai
dengan permintaan pasar sehingga layak dijual. Sistem klasifikasi kadang juga diperlukan untuk
menyiapkan bahan baku agar konsentrasi atau keadaannya sesuai dengan katalis yang membantu
penyelenggaraan reaksi.
Pemilihan sistem pemroses yang menjadi unit-unit teknologi proses sangat bergantung
pada beban kerja sistem pemroses yang diketahui dari perhitungan neraca massa dan energi.
Sistem pemroses alat penyaring juga bisa digunakan untuk memisahkan bahan padat
dengan ukuran partikel yang berbeda. Sistem pemroses pemisahan dan pemurnian yang paling
lazim di pabrik kimia adalah distilasi dan ekstraksi. Distilasi memanfaatkan perbedaan perbedaan
tekanan uap masing-masing komponen sedangkan ekstraksi memanfaatkan perbedaan derajat
kelarutan komponen terhadap satu jenis atau satu campuran pelarut.
Pemilihan sistem pemisahan dan pemurnian tergantung pada perbedaan sifat fisik dan sifat
kimia dari masing-masing komponen yang ingin dipisahkan. Perbedaan sifat fisik yang bisa
dimanfaatkan untuk memisahkan komponen-komponen dari satu campuran adalah perbedaan
fasa (padat, cair atau gas), perbedaan ukuran partikel, perbedaan muatan listrik statik, perbedaan
tekanan uap atau titik didih dan perbedaan titik bekunya. Perbedaan sifat kimia yang bisa
dimanfaatkan untuk memisahkan komponen-komponen suatu campuran adalah kelarutan dan
tingkat kereaktifan. Klasifikasi adalah operasi pemisahan material padat ke dalam fraksi-fraksi
berdasarkan kecepatan material yang mengalir di dalam fluida. Tujuan utama dari operasi
pemisahan ini adalah untuk proses pemurnian (purifikasi). Misalnya : Pada proses penambangan
terutama dalam pemisahan dan pemurnian bijih.









DAFTAR ISI

1. CLASSIFIER
1. 1 Macam Proses Pemisahan
Classifier didefinisikan sebagai alat untuk memisahkan partikel solid yang terdapat dalam
campuran solid-liquid menurut ukuran partikel atau densitasnya dengan metode penyaringan.
Pada umumnya, produk yang dihasilkan adalah :
Partikel yang bercampur dengan sebagian membrane kasar (dinamakan underflow).
Partikel halus sisa (over flow).
Ada dua macam proses pemisahan secara klasifikasi, yaitu :
Sizing adalah proses pemisahan dimana perbedaan laju alir material dalam fluida
digunakan untuk memisahkan material-material dengan densitas yang sama tetapi dengan
bentuk dan ukuran yang berbeda.

Sorting adalah proses pemisahan secara klasifikasi terhadap material yang mempunyai
bentuk dan ukuran ekivalen yang sama tetapi densitasnya berbeda. Alatnya disebut dengan
classifier.
Prinsip pemisahan dengan sorting classifier dengan metode Sink and Float. Metode ini
menggunakan suatu medium pemisahan liquid yang densitasnya berada diantara densitas
material berat dan material ringan. Secara prinsip, pemisahan tergantung pada densitas dari dua
substansi dan tidak tergantung pada ukuran partikel. Metode ini sering disebut dengan metode
heavy-fluid separation.
1. 2 Mekanisme Pemisahan
Mekanisme :
Feed masuk kekolom yang berisi air yang bertekanan, air tersebut memiliki tekanan
diantara 2 massa yang dipisahkan.
Partikel dengan densitas lebih besar dari tekanan air akan turun dan mengendap,
sedangkan patikel yang lebih ringan akan terangkat keatas dan masuk kekolom
selanjutnya.
Pada kolom selanjutnya, partikel yang akan dipisahkan sudah jadi lebih halus, maka
tekanan airnya pun tidak sebesar kolom sebelumnya.
Begitu seterusnya sehingga akhirnya diperoleh partikel halus yang diinginkan sebagai
outlet proses.
2. Jenis-Jenis Classifier
2.1 Berdasarkan Prinsip Kerja
2.1.1 Wet Classifier
Wet classifier adalah pemisahan partikel-partikel solid dalam campuran produksi padatan
liquid) yang akan menjadi fraksi-fraksi yang berbeda. Proses ini tergantung pada partikelnya.
Perbedaan sifat dalam partikel dalam fluida dipengaruhi oleh :
o Ukuran partikel
o Densitas partikel (perbedaan sifat partikel dalam fluida yang bergerak)
Misalnya ada dua partikel yang berbeda, A lebih berat dari B, ukuran rangenya lebih
besar, kecepatan jatuh bebas partikel B yang terbesar lebih besar dari partikel A yang terkecil
range max dari ukuran yang dipisahkan dihitung dari ratio ukuran partikel dua material yang
mempunyai bata kecepatan jatuh yang sama.
Peralatan pada Wet Classifier, Type Classifier terbagi atas tiga kategori dasar :
01. Mekanik Classifier
02. Non Mekanik Classifier
03. Hydraulic Classifier

Berdasarkan fungsi 1 dan 2 sama, yang berbeda hanyalah pada kandungan partikel yang
terpisah. Sedangkan pada hydraulic class, pemisahan terjadi dikarenakan gangguan pengendapan
yang disebabkan hydraulic water.

2.1.2 Dry Classifier
Prinsip Kerja : Adanya daya penarikkan dan penghisap terhadap udara dan partikel yang
tergantung pada ukuran partikel.
Untuk dry classification, FFE mineralnya menggunakan technology FLSmidth (O-
sepa).Yang merupakan mesin pemisah dengan efisiensi yang tinggi. Untuk sistem kapasitas yang
maksimal proses penghalusan akan dikombinasikan untuk menggiling sehingga menjadi sesuai
dengan ukuran yang diinginkan.
Jet abrasion, atau yang disebut juga dengan proses pemisahan friksi akan berputar-putar
dengan bantuan O-sepa sebagai pelumas. O-sepa dapat diterapkan didalam berbagai sistem yang
cocok dengan kebutuhan proses yang ada.
Mesin O-sepa separator akan bekerja dengan menjaga keseimbangan untuk partikel jenis
tertentu. Pengisian feed dilakukan dari puncak bagian luar baling-baling. Udara akan masuk
melalui gais singgung pada baling-baling tersebut. Partikel yang tidak dipengaruhi gaya gravitasi
akan bergerak menuju pusat. Partikel yang butirannya lebih besar akan bergerak menuju pusat
dengan bantuan gaya gravitasi yang akan melintasi baling-baling. Cut-point pada O-sepa dapat
disesuaikan dengan keinginan kita.














Air classifier merupakan bagian dari dry classifier. Prinsip pengoperasian dari Air
Classifier adalah sebagai berikut :
Aliran udara dari air classifier melanjutkan material dari bawah diantara pembungkusan
eksternal dan internal dan sesudah itu mencapai bagian atas dari mesin separator. Udara
melewati blades dari air classifier, dimana diatur dari bagian luar mesin separator diasumsikan
suatu gerak memutar dan masuk ke bagian utama cone.
Dengan efek centrifugal pada air classifier untuk partikel yang berat akan diakumulasikan
ke bagian bawah dari tengah cone dan kemudian akan disampaikan ke pipa yang sepantasnya.
Material akan ditransfer melalui udara dari separator pada air classifier dan disetel kadalam limit
operasi pada blade.
Contoh dry classifier :
Elutriator
Gayco Centrifugal Separator
a. Elutriator( free settling Classifier)
Alat yang terdiri dari beberapa tabung yang dihubungkan dengan arah aliran feed yang
masuk (inlet) dan fluida yang dialirkan (outlet) berlawanan (counter current). Disini sangat
diharapkan partikel akan terdispersi dengan baik bukan menggumpal.















Sterling Elutriator

Sterling Elutriation merupakan sistem dengan efisiensi yang tinggi, Sistem sterling
elutriator dapat digunakan untuk pemisahan material dengan macam-macam jenis curahnya.
Fungsinya meliputi pemisahan zat pencemar light-weight atau jenis material berat yang
merupakan zat pencemar lainnya. Alat v-belt blower menyediakan variasi sistem dan fleksibilitas
yang ekstrim untuk jenis material lainnya.













Sistem feed akan masuk secara langsung dari
granulator, bin, atau sumber lainnya, Sistem integrasi pada granulator adalah dengan
dihembuskan. Hal ini dikarenakan granulator sifatnya adalah modular yang memanfaatkan ruang
yang tersedia. Sistem elutriator dan semua komponennya telah dirancang dengan ukuran yang
dinormalisasikan sampai berkisar 10000 pon per jam. Sistem Elutriator dapat digunakan untuk
jumlah sistem yang tak terbatas dengan aplikasi mencakup :
Plastic Bottle Recycling
Carpet dan Carpet Tiles
Polystyrene Foam
Garden
Radiator
Hydraulic Hose Tires

Yang dapat digunakan untuk proses pemisahan :
Fiber dari Plastic
Paper dari Plastic
Fiber dari Rubber
Paper dari Metal

Untuk menyediakan turn-key solution, maka material yang dibutuhkan pada alat elutriator
separator adalah :
Hubungan tubbing dan fitting
Saringan debu
Saluran pipa
Alat peredam
Stator motor
Hapusan Statis
b. Gayco Centrifugal Separator
Digunakan untuk produk yang lebih kecil dari 150 mesh. Cara kerja feed yang masuk
jatuh ke plate dan partikel yang halus akan dihembuskan oleh air section fan. Kemudian partikel
tersebut akan terpisah, keluar dan jatuh ke pipa keluaran (discharge) dan udara akan terus
bersikulasi. Partikel-partikel yang berat akan jatuh ke bawah dari rotaring plate.
2.2 Non Mechanical Classifier
Pengklasifikasi Tipe classifier adalah salah satu satu jenis tertua,tapi masih digunakan
untuk pekerjaan yang relatif mudah karena rendahnya biaya instalasi. Alat ini dibatasi dengan
diameter karena persyaratan high headroom dipengaruhi oleh sisi miring nya yang 60 . Unit
yang sederhana dan sering dibuat secara lokal dengan kecerdikan millwright dalam membuat
pengaturan pembukaan bagian atas agar sesuai atau keran pengontrol produk kasar. Perhatian
Operasi seringkali diperlukan untuk hasil yang lebih besar daripada jenis mekanik yang lebih
positif.

Hidrosiklon. Wet cyclone classifier telah dikenal sejak tahun 1950-an dan terus
mendapatkan popularitas di seluruh industri kimia dan bijih-dressing. Kelebihan yang paling
menonjol adalah harganya yang murah dan kemampuan untuk membuat pemisahan sangat halus
dengan penyesuaian yang tepat dari desain / kondisi operasi. Lihat Gambar. 19-23.


Dalam istilah sederhana unit memiliki bagian atas silinder dan bagian berbentuk kerucut
rendah adalah dalam pembukaan bagian atas . Unit ini beroperasi di bawah tekanan yang
disebabkan oleh kepala hidrolik statis atau melalui suatu pompa memaksa feed baru ke bagian
silinder tangensial, sehingga menghasilkan perputaran dan vortexing. Penutup memiliki pipa ke
bawah memanjang sampai memotong pusaran dan menghapus produk overflow yang disebut
finder vortex. Padatan kasar bergerak menuruni sisi bagian kerucut tajam sisi dan dikeluarkan
dalam bentuk sebagian airnya pada apeks. Hydrocyclones tersedia dalam berbagai ukuran dan
jenis mulai dari pensil berukuran 10-mm diameter plastik ke 1,2 m (48-in) diameter karet
dilindungi baja ringan atau steel. Diameter yang paling sering di cari adalah Porcelain unit 25
sampai 100 mm (1 sampai 4 in), dan diameter unit 150-mm (6-in) yang digunakan untuk industri
pati untuk pembuatan nilon.
Classifier (Type*) Description Size (m) Limiting Feed Vol. % Power
Width
Diameter
Max.
length
size
(max. feed
size)
rate
(t/hr)
solids
Feed
overflow
underflow
(kW)

(M-S)

Klasifikasi
terjadi di dekat
bagian dalam
bidang
miring,dengan
kolam
memanjang.
Spiral,drag
mekanisme
mengangkat
pasir dari kolam.

0.3 - 7.0
2.4
(spiral)
14
1 mm - 45
m
(25 mm)
5 -
850
Tidak
Kritis
2 - 20
45- 65
0.4 -
110

(M-S) Pada dasarnya
sebuah classifier
spiral dengan
pengaduk
mengganti
spiral
0.8 - 2.6
0.6 - 1.1
4.6 - 11
(100 mm) 40 -
50
7,5
60

(M-S) Pengklasifikasi
tangki landai,
dengan settling
terjadi di kolam
lingkaran besar,
yang telah
berputar
mekanisme
dengan cara
0.5 - 6.0
1.2 - 15
12
150m - 45
m
(12 mm)
5 -
225
tidak
kritis
0,4-8
50-60
(15-25 di
Bowl
Desiltor)

Bowl:
0.75-
7.5
Rake:
0.75-
20
mengikis ke
dalam pasir
(keluar di
Desiltor Bowl)
untuk debit
spiral.








(M-S)









(M-S)
Pada dasarnya
classifier
mangkuk
hidrolik.
Vibrating plate
menggantikan
mekanisme
berputar
di kolam.
Hidrolik air
melewati
perforasi
dalam pasir.




Efektif dalam
sebuah
pengentalan,
kelebihan
beban,memutar
feed agar turun.


1.2 - 3.7
1.2 - 4.3
12





3-45
1mm -100
um
(12 mm)












150m-
45 m
(6 mm)
5 -
225






5-625


Tidak
kritis
2- 15
50-65





Tidak
kritis
0,4-8
15-25
Vib:
2.2 to
7.5
Rake:
3.7 to
15





0,75-
11



1. Bowl classifier
Bowl classifier digunakan untuk memisahkan material halus, terdiri dari tanki silinder
dengan conical bottom. Umpan dimasukkan dari tengah-tengah permukaan dan liquid
dimasukkan dengan arah radial. Partikel solid akan terpisah kedinding-dinding tergantung pada
ukuran partikelnya. Padatan yang terakumulasi tersebut akan discrap ketengah bowl lalu
dikeluarkan.
2. Bowl Desilter
desilter mangkuk menyediakan untuk daerah pemisahan baik di luar daerah mungkin
dalam pengklasifikasi mangkuk dimana ukuran yang lebih besar dibatasi oleh desain
mekanik. Penggunaannya dalam operasi melibatkan aliran volume yang besar dan pemisahan
yang baik . alat Tonase Rake dapat menjadi besar atau kecil
dengan kompartemen dewatering yang sesuai dengan kondisi tertentu.
Dalam desilter pisau berputar dalam mangkuk bagian luar
dan sisa aliran menetap dibawah sebagai bahan yang bersifat kasar di pinggiran alat.
3. Hydroseparator
Merupakan alat yang berjenis thickner . Overflow dari alat ini masih menghasilkan
padatan dan mempunyai feed yang labih besar dari alay yang sebelumnya. Klasifikasi dari
hydroseparator adalah menggunakan cone clasifier dan menghasilkan padatan yang lebih sedikit
dibandingkan dengan cara mechanical atau secara hidrolik
Aplikasi umum dari alat ini adalah pengurasan batuan fosfat primer dan pasir silica








2.3 Mechanical Classifier

1. Drag classifier
berjenis single endless-belt yang biasa digunakan untuk pengeringan dan
penggolongan. Banyak jenis dan ukuran yang dihasilkan dari alat ini.secara mendasar produk
yang dihasilkan berbentuk ukuran yang kecil.
2. Countercurrent classifier
Countercurrent classifier adalah alat yang bekerja dengan jalan perlahan-
lahan memutar drum yang berbentuk silinder yang berbentuk spiral terus menerus yang melekat
pada bagian dalam cangkang membentuk palung heliks. Arah rotasinya berarah sedemikian rupa
sehingga material dalam palung yang terdorong ke arah yang lebih tinggi. Aplikasi umum
adalah untuk pemisahan lumpur, mencuci peralatan konstruksi dan membatasi asap kimia ,
beratnya berkisar dari 500 sampai 55.000 kg (1100 menjadi 120.000 lb).
3. Hydraulic Classifiers
Jet Sizer and supersorter adalah classifier multiproduk yang beroperasi dalam basis
penghalang pengendapan.klasifikasi alatnya adalah disusun secara
seri untuk throughflow dengan kantong paralel untuk pengecil ukuran tonasi fraksi yang
tinggi. Setiap kompartemen disajikan dengan tekanan rendah
Klasifikasi hidrolik memiliki pemisahan dengan efisiensi yang tinggi dari pada wet
classification.Sejumlah ari dari hidolik sistem diatur sedemikian rupa .Dua kompartment akan
menangkap 90 % dari dua buah macam ayakan. Klep penutup berguna untuk mengontrol udara.
Solid dapat diampbil dari singel atau kombinasi dari compartments tadi.