Anda di halaman 1dari 5

TUGAS TERSTRUKTUR

MATAKULIAH TANAH-TANAH UTAMA





Oleh :
Nama : Puteri Isai
NIM : 115040200111026
Kelas : D
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
FAKULTAS PERTANIAN
PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI
MALANG
2014
Inceptisol

Pengertian : Inceptisol adalah tanah yang belum matang (immature) yang perkembangan profil
yang lebih lemah dibanding dengan tanah matang dan masih banyak menyerupai sifat bahan
induknya (Hardjowigeno,1993). tanah yang dapat memiliki epipedon okhrik dan horison albik
seperti yang dimiliki tanah entisol juga yang menpunyai beberapa sifat penciri lain ( misalnya
horison kambik) tetapi belum memenuhi syarat bagi ordo tanah yang lain.



Pembentukan : Terbentuk dari tanah alluvial, banyak terdapat di lembah-lembah atau jalur
aliran sungai atau daerah pantai, dengan vegetasi daerah sungai dan pantai, banyak dijumpai di
kalimantan, papua, dan maluku, tanah ini usianya masih muda dan tarmasuk tanah mineral.
Tanah yang menyebar mulai di lingkungan iklim semiarid (agak kering) sampai iklim lembap.
Memiliki tingkat pelapukan dan perkembangan tanah yang tergolong sedang Umumnya tanah ini
bekembang dari formasi geologi tuff volkan, namun ada juga sebagian yang terbentuk dari
batuan sedimen seperti batu pasir (sandstone), batu lanau (siltstone), atau batu liat (claystone).

Sifat dan karakteristik : Inceptisol mempunyai karakteristik dari kombinasi sifat sifat
tersedianya air untuk tanaman lebih dari setengah tahun atau lebih dari 3 bulan berturut turut
dalam musim musim kemarau, satu atau lebih horison pedogenik dengan sedikit akumulasi
bahan selain karbonat atau silikat amorf, tekstur lebih halus dari pasir geluhan dengan beberapa
mineral lapuk dan kemampuan manahan kation fraksi lempung ke dalam tanah tidak dapat di
ukur. Kisaran kadar C organik dan Kpk dalam tanah inceptisol sangat lebar dan demikian juga
kejenuhan basa. Inceptisol dapat terbentuk hampir di semua tempat kecuali daerah kering mulai
dari kutup sampai tropika. (Darmawijaya, 1990). Tanah inceptisol memiliki kadar alumunium
dan kadar zat besinya tinggi. Keasaman yang terkandung pada tanah ini adalah 5-7 dengan
tingkat kejenuhan 72 %, oleh karena itu tanah ini memiliki tingkat keasaman sedang.
Karakteristik tanah inceptisol adalah sebagai berikut :
Memiliki solum tanah agak tebal yaitu 1-2 meter
Warnanya hitam atau kelabu sampai coklta tua
Teksturnya debu, lempung debu, bahkan lempung
Tekstur tanahnya gempur, memiliki ph 5-7
Memiliki bahan organik yang tinggi yaitu 10%-30%
Memiliki unsur hara yang sedang sampai tinggi
Produktivitas tanah sedang sampai tinggi.

Pengelolaan : Pemanfaatannya pun oleh manusia bervariasi sangat luas pula, mulai untuk
bercocok tanam hortikultura tanaman pangan, sampai dikembangkan sebagai lahan-lahan
perkebunan besar seperti sawit, kakao, kopi, dan lain sebagainya, bahkan pada daerah-daerah
yang eksotis, dikembangkan pula untuk agrowisata. Tanah inceptisol merupakan tanah yang
masih berupa bahan induk yang belum matang, terdapat di lereng yang curam dan hutan dengan
sedikit menggunakan sistem drainase agar tanah dapat diolah untuk pertanian.

Perbaikan : Dalam mengatasi erosi dilakukan dengan penanaman tanaman tahunan atau
tanaman hutan (agroforestri). Juga dapat dilakukan dengan pembuatan teras siring atau usaha
konservasi lain sehingga bahaya erosi dapat ditekan. Dengan penambahan sisa organik dapat
meningkatkan kelengasan tanah karena sisa organik yang terdekomposisi menjadi bahan organik
mempunyai kemampuan menyerap air yang tinggi dan dapat menahan laju erosi tanah karena air
terserap oleh bahan organik. Penambahan sisa organik juga dapat mempercepat pelapukan bahan
mineral dalam komplek atau komplek pertukaran karena penambahan bahan organik sepereti
pemberian pupuk kandang atau pupuk hijau dapat menambah keanekaragaman mikroorganisme
Sistem PPT mengklasifikasikan tanah ini dalam golongan tanah tanpa perkembangan profil, dan
masuk dalam kumpulan tanah horison C-organik. Karena mempunyai litik atau faktor pembatas
batuan, maka masuk dalam jenis tanah Lithosol. Lithosol ini merupakan Lithosol yang lain
sehingga masuk dalam macam tanah Lithosol eutrik.

Penyebaran Inceptisol di Indonesia :
Inceptisol dijumpai di Indonesia, di sekitar daerah gambut Martapura (Kalimantan
Selatan) yang disebut aquept.
Tropoaqueps di jumpai di sebelah selatan Gunung Muriia (Jawa Tengah), sedangkan
Oxic dystropepts dijumpai di Pantai Barat Sumatra, Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra
Selatan
Eutropepts dijumpai di pulau Jawa tepatnya di sekitar kota Semarang dan Bandung, di
Bali dijumoau dibagian barat dan Sumatra serta Sulawesi
Vitrandepts dijumpai di daerah Sumatra, Jawa, Bali, NTB dan NTT, serta Sulawesi dan
Halmahera
Eutrandepts dijumpao di pulau Jawa, NTB dan NTT
Humitropepts dijumpai di Jawa, Sumatra dan Irian Jaya


DAFTAR PUSTAKA

Anonymous. 2014. http://www.swac.umn.edu/classes/soil2125/doc/s5chp2.htm. Diakses pada
tanggal 23 Mei 2014.
Anonymous. 2014. http://semangatgeos.blogspot.com/2011/11/tanah-inceptisol.html. Diakses
pada tanggal 23 Mei 2014.
Anonymous. 2014. http://dselika.blogspot.com/2012/09/tanah-inceptisol_5558.html. Diakses
pada tanggal 23 Mei 2014.
Foth, Henry D. 1984. Dasar-Dasar Ilmu Tanah, Edisi Ketujuh, Diterjemahkan oleh: Endang Dwi
Purbayanti, dkk. Jogjakarta: Gadjah Mada University Press.