Anda di halaman 1dari 11

PENGUNGKAPAN

Secara konseptual, pengungkapan merupakan bagian integral dari pelaporan


keuangan. Secara teknis, pengungkapan merupakan langkah akhir dalam proses
akuntansi yaitu penyajian informasi dalam bentuk seperangkat penuh statement
keuangan.
FASB mengidentifikasi lingkup (scope) informasi yang dipandang bermanfaat
untuk pengambilan keputusan investasi dan kredit sebagai berikut
Statemen keuangan (financial statements)
!atatan atas statemen keuangan (notes to financial statemens)
"nformasi pelengkap (supplementary informtion)
Sarana pelaporan keuangan lain (other means of financial reporting)
"nformasi lain (other information)
Fungsi dan Tujuan Pengungkapan
Secara umum, tujuan pengungkapan adalah menyajikan informasi yang
dipandang perlu untuk mencapai tujuan pelaporan keuangan dan untuk melayani
berbagai pihak yang mempunyai kepentingan berbeda#beda.
$asar modal merupakan sarana utama pemenuhan dana dari masyarakat,
pengungkapan dapat di%ajibkan untuk
&ujuan melindungi
'ilandasi oleh gagasan bah%a tidak semua pemakai cukup canggih sehingga
pemakai yang na(f perlu dilindungi dengan mengungkapkan informasi yang
mereka tidak mungkin memperolehnya atau tidak mungkin mengolah informasi
untuk menangkap substansi ekonomik yang melandasi suatu pos statement
keuangan.
&ujuan informatif.
'ilandasi oleh gagasan bah%a pemakai yang dituju sudah jelas dengan
tingkat kecanggihan tertentu.
&ujuan kebutuhan khusus.
)erupakan gabungan dari tujuan perlindungan publik dan tujuan
informatif.
Keluasan dan Kerincian Pengungkapan
*al ini berkaitan dengan masalah seberapa banyak informasi harus diungkapkan
yang disebut dengan tingkat pengungkapan. &ingkat ini mempunyai implikasi
terhadap apa yang harus diungkapkan.
Kendala Pengungkapan
Berbagai hal menjadi pertimbangan penyusun standart atau badan penga%as untuk
menentukan seberapa banyak informasi harus diungkapkan. Berikut ini adalah
beberapa hal yang harus dipertimbangkan atau menjadi kendala dalam
pengungkapan. +endala pada umumnya timbul dari kaca mata perusahaan.
Pengungkapan Wajib dan Sukarela
$engertian
$engungkapan %ajib adalah pengungkapan yang di%ajibkan oleh standar
akuntansi atau peraturan badan penga%as
$engungkapan sukarela adalah pengungkapan yang dilakukan perusahaan
di luar apa yang d%ajibkan oleh standar akuntansi atau peraturan badan
penga%as
&eori $ersignalan (signaling theory) melandasi pengungkapan sukarela.
)anajemen selalu berusaha untuk mengungkapkan informasi privat yang menurut
pertimbangannya akan menarik dan diminati oleh investor dan pemegang saham
khususnya kalau informasi tersebut merupakan berita baik (good news)
$enelitian akademik mengungkapkan semakin besar perusahaan semakin banyak
pengungkapan sukarela yang disampaikan. $engungkapan sukarela ini merupakan
solusi atas kendala pengungkapan secara penuh
Regulasi Pengungkapan
Beberapa argumen mendukung perlunya regulasi dalam penyediaan informasi.
Alasan tersebut adalah
a $enyalahgunaan (abuse)
Semua regulasi diarahkan untuk mencegah adanya penyalahgunaan dan
kecurangan (fraud) oleh para pelaku pasar modal terutama dalam masalah
pengungkapan
b ,ksternalitas (externalities)
,ksternalitas merupakan salah satu alasan diperlukannya regulasi.
,kternalitas terjadi +etika tindakan satu pihak (dalam hal ini
pengungkapan informasi) memengaruhi pihak lain yang diuntungkan tanpa
menanggung kos atau dirugikan tanpa dikompensasi. +egagalan pasar
dapat diatasi dengan regulasi untuk mendorong pengungkapan informasi
sebagai tindakan kolektif (collective action) bukan tindakan individual
atau sukarela
c Asimetri informasi (information asymmetry)
+arena manajemen dan investor-kreditor merupakan pihak yang terpisah
dan hubungan kedua pihak tersebut dapat dipandang sebagai hubungan
keagenan, dikha%atirkan akan terjadi asimetri informasi antara kedua
pihak tersebut dengan manajemen sebagai pihak yang lebih menguasai
informasi.
.egulasi yang me%ajibkan informasi tertentu diungkap secara public akan
mengurangi asimetri informasi baik antara manajemen dan investor
maupun antara para investor sendiri
d +eengganan manajemen (management reluctance)
+arena kepentingan sendiri, manajemen cenderung enggan untuk
mengungkapkan informasi yang dapat meningkatkan kemampuannya
untuk memenuhi kepentingan pribadinya dengan mengorbankan
kepentingan umum. .egulasi dapat menyeimbangkan kepentingan tersebut
'alam kenyataannya, S,! bekerja sama dengan FASB dan A"!$A. +alau S,!
lebih berkepentingan dengan tingkat pengungkapan dan apa yang harus
diungkapkan terutama untuk kepentingan pendaftaran public dan pena%aran
public perdana
FASB lebih berfokus pada bagaimana mengungkapkan atau format pengungkapan
terutama dalam pelaporan keuangan
Adanya dua badan pengatur yang hubungan seperti itu disebut dengan struktur
pengaturan ganda (dual regulatory structure). Struktur ini mempunyai beberapa
keuntungan bagi S,!, yaitu
/ 'imungkinkan bagi S,! dengan staf yang terbatas untuk memanfaatkan
keahlian dari profesi tanpa harus membayarnya. S,! dapat menggunakan
dan mengacu standar profesi sebagai ketentuannya atau tidak
memberlakukan
0 Badan penyusun standar (FASB) menjadi perisai terhadap kritik yang akan
dilayangkan ke S,! seandainya S,! merupakan autoritas tunggal
1 +eberterimaan (acceptability dan acceptedness) suatu peratutan oleh
manajemen dan auditor menjadi lebih besar
Struktur pengaturan di "ndonesia kurang lebih sama dengan yang diterapkan di
Amerika yaitu struktur pengaturan ganda ("A" dan BA$,$A)). 'alam hal ini,
BA$,$A) lebih berkepentingan dengan tingkat pengungkapan dan apa yang
harus diungkapkan terutama untuk kepentingan pendaftaran public dan pena%aran
public perdana
"A" lebih berfokus pada bagaiman mengungkapkan atau format pengungkapan
terutama dalam pelaporan keuangan eksternal. +etentuan "A" dapat diberlakukan
pula untuk perusahaan s%asta (nonpublik)
2enis#jenis informasi yang memerlukan pengungkapan
a $enjelasan kualitatid atau deskriptif terhadap data kuantitatif yang tertuang
dalam statemen keuangan tradisional
b $rakiraan keuangan (financial forecast)
c +ebijakan akuntansi (accounting policies)
d $erubahan akuntansi (accounting changes)
e $eristi%a pascastatemen (poststatement events)
f Segmen usaha
Berbagai Proposal
Setelah model inti disarankan dalam symposium di $ennsylvania, berbagai upaya
dilakukan untuk meningkatkan kebermanfaatan pengungkapan akuntansi di
Amerika. *al ini ditandai dengan dibentuknya beberapa komite studi baik oleh
profesi (A"!$A) maupun oleh badan penga%as (S,!)
A"!$A membentuk +omite 2enkins (Jenkins Committee) pada tahun /33/ yang
ditugasi untuk mengembangkan model pelaporan yang lebih memenuhi kebutuhan
pemakai. +omite 2enkins juga ditugasi untuk mengajukan rekomendasi tentang
karakteristik informasi yang harus disediakan oleh manajemen dan batas#bbatas
auditor harus mengungkapkan berbagai aspek dari informasi tersebut
)odel pelaporan oleh +omite 2enkins
/ 'ata keuangan dan nonkeuangan
Statemen keuangan dan pengungkapan yang berkaitan
'ata operasi level#atas dan pengukur kinerja yang digunakan
secara internal oleh manajemen untuk mengelola perusahaan
0 Analisis manajemen terhadap data keuangan dan nonkeuangan
Alasan untuk perubahan dalam data keuangan maupun
nonkeuangan, dan jenis (identitas) dan efek masa lalu beberapa
trend kunci (key trends)
1 "nformasi ke#depan (forward-looking information)
+esempatan dan risiko, terutama yang berkaitan dengan trend
kunci
.encana manajemen, termasuk factor sukses kritis (critical success
factors)
$erbandingan kinerja perusahaan actual (realisasi) dengan
kesempatan, risiko, dan rencana yang telah diungkapkan
sebelumnya
4 "nformasi tentang manajemen dan pemegang saham
'irektur, manajemen, kompensasi, pemegang saham utama, dan
transaksi serta hubungan antarpihak berhubungan istime%a
5 6atar belakang tentang perusahaan
&ujuan dan strategi perusahaan
6ingkup dan deskripsi usaha dan kekayaan (properties)
'ampak struktur industry terhadap perusahaan
Meoda Pengungkapan
)etoda pengungkapan berkaitan dengan masalah bagaimana secara teknis
informasi disajikan kepada pemakai dalam satu perangkat pernyataan keuangan
beserta informasi lain yang berpaut.
Pos Sae!en Keuangan
"nformasi keuangan dapat diungkapkan melalui statement keuangan dalam bentuk
pos atau elemen statement keuangan sesuai dengan standar tentang definisi,
pengukuran, penilaian, dan penyajian.
Suatu ke%ajiban diklasifikasikan sebagai ke%ajiban jangka pendek, jika
'iperkirakan akan diselesaikan dalam jangka %aktu siklus normal operasi
perusahaan
2atuh tempo dalam jangka %aktu /0 bulan dari tanggal neraca
"aaan Kaki
!atatan kaki (footnotes) atau catatan atas statement keuangan merupakan metoda
pengungkapan untuk informasi yang tidak praktis atau tidak memenuhi kriteria
untuk disajikan dalam bentuk pos atau elemen statement keuangan.
!ontoh pengungkapan dengan catatan kaki yang ditunjukkan oleh $SA+ 7o./
pasal 85 dan 83 sebagai berikut
#$ $erusahaan mengungkapkan dalam laporan laba rugi atau dalam catatan atas
laporan keuangan 9 jumlah dividen per saham yang diumumkan.
#% !atatan atas laporan keuangan harus disajikan secara sistematis. !atatan
atas laporan keuangan mengungkapkan
"nformasi tentang dasar penyusunan laporan keuangan dan kebijakan
akuntansi yang dipilih dan diterapkan terhadap peristi%a dan transaksi
penting
"nformasi yang di%ajibkan dalam $SA+ tetapi tidak disajikan di neraca,
laporan laba rugi, laporan arus kas, dan laporan perubahan ekuitas
"nformasi tambahan yang tidak disajikan dalam laporan keuangan tetapi
diperlukan dalam rangka penyajian secara %ajar
!atatan kaki harus digunakan dengan penuh kearifan karena memang ada
keunggulan dan kelemahan. Beberapa keunggulan catatan kaki sebagai berikut
)engungkapkan informasi nonkuantitatif tanpa harus menganggu
penyajian utama dalam statement keuangan.
)engungkapkan kualifikasi (pengecualian) dan pembatasan pos#pos
tertentu dalam statement keuangan
)engungkapkan rincian pos#pos tertentu yang dianggap penting tanpa
mendistraksi jumlah total suatu pos atau tanpa menganggu susunan
penyajian pos#pos dalam statement
)engungkapkan hal#hal yang bersifat kuantitatif atau deskriptif yang tidak
memenuhi kriteria pengakuan tetapi untuk disampaikan atau yang
mempunyai arti penting sekunder.
)empertahankan statement keuangan sebagai ciri#ciri central pelaporan
keuangan dengan ringkas dan jelas meskipun catatan kaki merupaka
bagian integralnya.
Adapun beberapa kelemahan catatan kaki sebagai berikut
!atatan kaki sering dile%atkan oleh pembaca karena memuat banyak
kalimat daripada angka sehingga sulit dibaca.
!atatan kaki kurang menjelaskan sendiri disbanding penyajian pos dalam
statement keuangan
+ompleksitas perusahaan cenderung menempatkan catatan kaki menjadi
sasaran atau fokus pelaporan daripada statement keuangan itu sendiri
!atatan kaki sering dijadikan substitusi untuk menyajikan suatu informasi
sebagai pos statement keuangan
!atatan kaki dapat membingungkan pembaca jika isinya menegasi atau
berla%anan dengan apa yang disajikan dalam statement keuangan
Penjelasan dala! Kurung
$enjelasan singkat berbentuk tanda kurung mengikuti suatu pos dapat
dijadikan cara untuk mengungkapkan informasi.
$engungkapan dalam bentuk tanda kurung lebih konvensi daripada sebagai
ketentuan standar akuntansi.
&sila' Teknis
"stilah teknis dan strategis merupakan bagian dari pengungkapan.
Bila telah menggunakan standar akuntansi, penyusunan laporan atau
auditor tidak harus selalu mengikuti standar jika istilah merasa kurang
tepat.
Bila istilah dalam standar telah dirasa tepat, penyusunan laporan tidak
perlu memberi uraian deskriptif hanya karena kekha%atiran analis
bingung dalam mengenal standar penyusunan laporan.
(a!piran
)enambah tetapi tidak mengganti statemen keuangan pokok.
'apat berupa penyusunan kembali statemen keuangan pokok dengan
format yang berbeda untuk melayani kebutuhan tertentu.
'apat berisi rincian suatu pos yang tidak dapat disajikan dalam bentuk
catatan kaki atau catatan atas statemen keuangan.
Banyak dijumpai dalam laporan tahunan atau laporan ke badan penga%as
(BA$,$A)).
SARANA &NTERPRET&F
$engungkapan dapat dikatakan sebagai sarana interpretif dalam tataran praktis
untuk menambah kebermanfaatan dan keberpautan informasi akuntansi yang
disajikan melalui media statemen keuangan. Sarana interpretif dalam tataran
praktis mengandung pengertian bah%a butir#butir pengungkapan telah diakui
sesuai dengan standar akuntansi yang mengaturnya sehingga sesuai dengan tujuan
pelaporan keuangan itu sendiri.
Sarana interpretif adalah upaya#upaya untuk meningkatkan kebermanfaatan
rerangka akuntansi pokok dengan berbagai usulan untuk mengatasi kelemahan kos
historis sebagai basis penilaian. &erdapat beberapa permasalahan yang berkaitan
dengan teori ini, yaitu dengan berjalannya %aktu, nilai berubah sementara kos
tidak, dan apakah rerangka akuntansi pokok diganti atau sekadar ditambah sarana
interpretif.