Anda di halaman 1dari 5

Halaman1

PANITIA SEMINAR NASIONAL


REVISI UNDANG-UNDANG ADVOKAT NO.18 THN 2003
FakultasHukumUNTAGJalanSemolowaruNomor45
KOTA SURABAYA

PROPOSAL SEMINAR NASIONAL
REVISI UNDANG UNDANG ADVOKAT NOMOR 18 TAHUN 2003
Pendahuluan :
Baik dalam Pemikiran dan pengalaman sejarah Advokat maupun cita-cita yang di
inginkan dan dengan keinginan besar adalah untuk mewujudkan Profesi Advokat
sebagai Profesi yang terhormat yang disebut Officium Nobile dengan mencapainya
melalui kemandirian Profesi Advokat yang dijabarkan dan dijamin dalam satu Undang-
undang Advokat dengan mandatory membentuk organisasi yang Self Governing
dan Self Regulating inilah yang dikehendaki dibuatnya Undang-undang Advokat
Nomor 18 tahun 2003
Perjuangan Para Advokat agar Profesi Advokat diatur tersendiri dalam undang
undang didasarkan pada keinginan dan tekad agar Profesi Advokat benar benar
mandiri dan untuk itu kemandirian harus diatur, dijabarkan dan dijamin dalam satu
undang undang tersendiri yang mengatur Profesi Advokat dengan maksud untuk
terselenggaranya Suatu Peradilan yang Jujur dan Adil dan Memiliki Kepastian Hukum
bagi semua pencari keadilan dalam menegakkan hukum, kebenaran, keadilan dan Hak
Asasi Manusia.
Dengan semangat itu dan kemauan semua pihak pada Era tahun 2000 Menteri
Kehakiman mengajukan RUU Advokat ke DPR. Dalam pembahasannya dari semua
ungkapan dan teori-teori pendapat tentang pembentukan undang undang advokat
aquo pada saat pembahasan di DPR R.I. terdapat perbedaan-perbedaan namun semua itu
pada akhirnya menyetujui menjadi Undang-undang Advokat Nomor 18 tahun 2003
diundangkan sejak April 2003
Sejak Undang-undang Advokat Nomor 18 tahun 2003 diberlakukan yang terjadi
adalah kekacauan pada Komunitas Hukum khususnya Profesi Advokat dan Organisasi
Advokat menjadi kacau-balau sehingga memperoleh kegagalan demi kegagalan seperti
halnya :
1. Pembentukan wadah tunggal organisasi advokat sampai sekarang belum terwujudkan
2. Standart rekruitmen advokat tidak jelas sehingga dijadikan ajang bisnis
3. Pelaksanaan penanganan perkara Prodeo dan Probono oleh Para Advokat tidak
terwujud sebagaimana mestinya
4. Advokat didaerah tingkat Kabupaten/Kota terpencil mayoritas tidak ada sehingga
pelayanan bantuan hukum tidak pernah terlaksana.
5. Undang-undang Advokat Nomor 18 tahun 2003 sampai saat ini telah dilakukan Uji
Materiil sebanyak 23 (dua puluh tiga) perkara di Mahkamah Konstitusi R.I.
Halaman2
Begitu juga tentang ketidak-jelasan makna dan status Advokat sebagai penegak hukum
dalam Pasal 5 ayat (1) tidak jelas KOMPETENSINYA sebagai penegak hukum,
positioning-nya tidak memberikan suatu kejelasan yang cukup regulasinya belum
jelas dan ironinya tidak memiliki mandatory seperti penegak hukum lainnya yang
terkonsep dalam catur wangsa, dan faktanya Undang-undang Advokat Nomor 18
tahun 2003 yang sudah berlaku selama 10 tahun saat ini belum memadai serta belum
pula mampu mengayomi seluruh aspirasi dan kepentingan organisasi advokat yang
selama ini secara de fakto ada.
Seluruh rangkaian kondisi tersebut mencerminkan gagalnya implementasi Undang-
undang Advokat No.18 Tahun 2003 sehingga Dewan Perwakilan Rakyat Republik
Indonesia dalam Prolegnas tahun 2013 telah menetapkan 70 Rancangan Undang-
undang dan revisi terhadap undang-undang yang antara lain adalah tentang Undang-
undang Advokat Nomor 18 tahun 2003 yang dianggap sudah tidak kredibel dan tidak
relevan.
Oleh karena itu dalam kegitan Seminar Nasional yang bertajuk Revisi Undang-undang
Advokat Nomor 18 tahun 2003 ini Panitia berharap out-putnya akan mampu memberikan
masukan sumbangsih pemikiran dan solusi yang konstruktif terhadap PANJA DPR
RI yang membahas Undang-undang Advokat Nomor 18 tahun 2003 aquo.
Dengan niatan yang mulia tersebut perlu partisipasi oleh para pemangku kepentingan
baik oleh Pengadilan, Kejaksaan, kepolisian, instansi pemerintah terkait, lembaga
bantuan hukum, perguruan tinggi maupun LSM, terutama Para Advokat
untuk satu tujuan dan tekad mengefektifan Undang-undang Advokat Nomor 18 tahun
2003 secara komrehensif dan Idealis.
Dalam kesempatan ini segenap Panitia Seminar Nasional Revisi Undang-undang
Advokat Nomor 18 tahun 2003 dari Persatuan Advokat Indonesia (PERADIN) dan
Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (POSBAKUMADIN) Surabaya berkerja
sama dengan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus Surabaya yang didukung oleh
Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) dan Kongres Advokat Indonesia (KAI) Ikatan
Penasehat Hukum Indonesia (IPHI) Himpunan Advokat dan Pengacara Indonesia
(HAPI) mengharapkan partisipasinya dalam acara seminar tersebut.
Tujuan :
A. Dengan revisi Undang-undang Advokat Nomor 18 tahun 2003, diharapkan para
insan Advokat dapat menyatukan visi misi dan persepsi guna menghindarkan per
seteruan organisasi advokat yang tak kunjung usai selama ini.
B. Menghimpun masukan, usulan, saran atau pendapat dari berbagai pihak sebagai
sumbang saran untuk efektifitas Revisi Undang-undang Advokat Nomor 18 tahun
2003 secara menyeluruh.
C. Memberikan hasil Seminar ini kepada PANJA DPR R.I. yang membahas tentang
Revisi Undang-undang Advokat Nomor 18 tahun 2003.
Pembicara :
1. Advokat Ropaun Rambe Ketua Umum DPP PERADIN
2. DR.Soetanto Supiady SH.MH (Ketua Program S3 Untag)
3. Dr.Yahman SH.MH (Praktisi hukum/staf ahli Kapolda Jawa Timur)
Halaman3
Moderator :
4. Advokat Yunita Anggraini
Keynote Speaker :
5. Prof.DR.drg.Hj. Ida Aju Brahmasari, Dipl.Dhe, MPA Rektor Universitas 17
Agustus 1945 Surabaya
Call For Paper :
Panitia juga mengundang call for paper, baik dari fakultas hukum, LBH-LBH, ikatan
Advokat Indonesia (IKADIN) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Asosiasi
pengacara Syariah indonesia (APSI) Persatuan Advokat Indonesia (PERADIN)
Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Ikatan Penasehat Advokat Indonesia
(IPHI) serta (Bagian Hukum/Biro Hukum) hakim, jaksa, polisi.
Peserta Seminar :
Seluruh Mahasiswa Fakultas Hukum S1/S2/S3.
Para Dekan Fakultas Hukum yang ada di wilayah Kopertis VII.
Seluruh OrganisasI Advokat yang secara de fakto selama ini eksis .
Para praktisi hukum (LBH,LSM,POSBAKUM).
Para Stake Holders.
Fasilitas peserta seminar :
Peserta seminar berhak mendapakan sertifikat seminar nasional
Peserta seminar berhak atas makalah dan konsumsi.
Kontribusi peserta seminar :
Peserta dari kalangan mahasiswa tidak di pungut biaya (gratis) dengan catatan tidak
mendapatkan sertifikat dan fasilitas lainnya, jika peserta dari kalangan mahasiswa
ingin mendapatkan fasilitas di maksud di kenakan biaya sebesar Rp.50.000,- (lima
puluh ribu rupiah sebagai kontribusi ongkos cetak)
Peserta dari kalangan umum dikenakan kontribusi Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah)
Waktu dan tempat pendaftaran :
a. Waktu seminar : Sabtu, 12 Januari 2013
b. Tempat : Gedung Graha Wiyata Lt.9 Kampus UNTAG Surabaya
c. Pelaksanaan : Di mulai pukul 08.30 s/d selesai
d. Kontrak Person : Rohman Hakim SH, Sos,MM
(031)77314474/082.131123468/087.853988868
Fakultas Hukum UNTAG Surabaya
Surabaya, 1 Januari 2013
SEMINAR NASIONAL
REVISI UU ADVOKAT NOMOR 18 TAHUN 2003

ROHMANHAKIM.SH,S.Sos,M.M
KETUA
Halaman4
PANITIA SEMINAR NASIONAL
REVISI UNDANG-UNDANG ADVOKAT NOMOR 18 TAHUN 2003
PENASEHAT :
1. Ketua merangkap Anggota : Advokat Ropaun Rambe
2. Anggota : Advokat DR.Soetanto S,SH,MH
3. Anggota Advokat Samuel Kikilayteti
4. Anggota Advokat Yunita Anggraini
PELAKSANA :
5. Ketua : Advokat Rohman Haim,SH,S.Sos,MM
6. Wakil Ketua : Advokat Drs.Imam Djasmani
7. Sekretaris : Advokat Mucheni,SH
8. Bendahara 1 : Advokat Ani Joko,SH
9. Bendahara 2 : Advokat Hendro Noegroho,SH
SEKSI Publikasi dan Dokumentasi :
10. Anggota : Advokat M.Fadlila, SH
11. Anggota : Advokat Guntur Aryo Prasetyo,SH
SEKSI Transportasi :
12. Anggota : Advokat Adi Nendra Saputra,SH
13. Anggota : Advokat Muriansyah, SH
SEKSI Umum dan Perlengkapan :
14. Anggota : Advokat Lukas Santoso,SH ,MH
15. Anggota : Advokat Imam Mujiaji,SH
SEKSI Konsumsi :
16. Anggota : Advokat Paino, SH
17. Anggota : Advokat Ajis, SH
SEKSI Kearsipan :
18. Anggota : Advokat Mulyo Riyanto,SH
19. Anggota : Advokat Hari Mulyono, SH
SEKSI Dekorasi :
20. Anggota : Advokat Dimas Prasetyo,SH
SEKSI Sound System :
21. Anggota : Advokat M.Chusnul,SH
SEKSI Perijinan :
22. Anggota : Advokat Soegito,SH
SEKSI Keamanan :
23. Anggota : Advokat Hadi Soeprapto,SH,MH
24. Anggota : Advokat Teguh Santoso,SH
SEKSI Humas dan Acara :
25. Anggota : Advokat Zaibi Susanto,SH.MH
SEKSI Terima Tamu :
26. Anggota : Advokat Maxi Iroth,SH
27. Anggota : Advokat Defvy Susanti,SH
28. Anggota : Advokat Sylvi Susanto,SH
Surabaya, 1 Januari 2013
SEMINAR NASIONAL REVISI UU ADVOKAT NOMOR 18 TAHUN 2003

ROHMANHAKIM.SH,S.Sos,M.M
KETUA
Halaman5
Jadwal Acara
REVISI UNDANG-UNDANG ADVOKAT
NOMOR 18 TAHUN 2003
Surabaya, 1 Januari 2013
SEMINAR NASIONAL
REVISI UU ADVOKAT NOMOR 18 TAHUN 2003

ROHMANHAKIM.SH,S.Sos,M.M
KETUA

No. Waktu Kegiatan Keterangan


1. 08.00 - 9.00 Registrasi Peserta Pendataan Ulang Peserta
2. 09.00 - 09.30

Ceremonial
Keynote Speaker
Rektor UNTAG Surabaya

09.30 10.00 COFFEE BREAK
3. 10.00 12.00 Diskusi dan tanya jawab
Pembicara/Narasumber :
1. Advokat ROPAUN RAMBE Ketua
Umum DPP PERADIN.
2. DR.YAHMAN, SH,MH (Praktisi
Hukum/Staff Ahli Kapolda Jatim)
3. DR.Soetanto Supiady,SH,MH
(Ketua Jurusan S3 UNTAG Surabaya)
Moderator :
4. Advokat Yunita Anggraini
Keynote Speaker :
5. Rektor UNTAG Surabaya
Topik Seminar :
Kupas Tuntas Undang-
undang Advokat Nomor 18
tahun 2003 dari Pasal-1
sampai dengan Pasal 35 ;

4. 13.00 Makan Siang

Demikian Proposal ini dibuat, kami yakin kegiatan ini akan mendapat ridho dari yang Maha
Kuasa dan kegiatan ini pula akan terlaksana dengan sukses dan baik