Anda di halaman 1dari 10

PAULUS

PEMIMPIN YANG VISIONER


TUGAS MATA KULIAH :
KEPEMIMPINAN
Dosen : IR. YONATHAN MANGKUBUDI,M.A
Disusun oleh:
Nama : AGUS SUSANTO
No. Induk : 052010205
Fakultas : Pendidikan Agama Kristen
SEKOLAH TINGGI THEOLOGIA SALATIGA
(S T T S)
201!201"
1
Kata Pengantar
Segala Puji syukur penulis naikkan kepada Tuhan Yesus yang telah memberikan
kekuatan dan kemampuan kepada kami sehingga tugas-tugas mata kuliah Kepemimpinan
ini dapat terlesaikan.
Dengan segala kekurangan dan keterbatasan, kami menyusun tugas-tugas ini yang
merupakan hasil penelitian literatur dan pembahasan pribadi mengenai kehidupan Rasul
Paulus sebagai pemimpin yang visioner.
Penulis berharap, apa yang kami sampaikan ini dapat bermanaat bagi semua pihak..
khusus bagi penulis sendiri. Dengan membuat tugas ini se!ara tidak langsung mendorong
penulis untuk lebih memahami dan mendalami seputar perkembangan kehidupan Rasul
Paulus sebagai pemimpin yang visioner.
Penulis menyadari bah"a ada banyak kekurangan dan kelemahan dalam pembuatan
tugas-tugas ini. #ntuk itu penulis mohon maa yang sebesar-besarnya
Tuhan Yesus $emberkati %%%
Penulis
&gus Susanto
2
PAULUS
PEMIMPIN YANG VISIONER
'leh ( &gus Susanto
Siapakah Paulus?
Sebelum Penulis membahas lebih lanjut mengenai Paulus sebagai Pemimpin )isioner,
terlebih dahulu penulis sampaikan mengenai siapa Paulus. Semula ia bernama Saulus
dari Tarsus, kemudian dikenal sebagai Rasul Paulus, * + $asehi,-. $asehi/. Dia
diakui sebagai tokoh penting dalam penyebaran dan perumusan ajaran kekristenan
yang bersumberkan dari pengajaran Yesus Kristus. Paulus memperkenalkan diri
melalui kumpulan surat-suratnya dalam Perjanjian aru di Alkita! sebagai seorang
Yahu"i dari suku en#a$in,yang berkebudayaan Yunani *%elenis/ dan "arga negara
R&$a'i. 0a lahir di kota (arsus tanah Kilikia *sekarang di (urki/, dibesarkan di
Yerusale$ dan dididik dengan teliti di ba"ah pimpinan Ga$aliel.Pada masa
mudanya, ia hidup sebagai seorang )arisi menurut ma1hab yang paling keras dalam
aga$a Yahu"i.$ulanya ia seorang penganiaya orang Kristen *saat itu bernama
Saulus/, dan sesudah pengalamannya berjumpa Yesus di jalan menuju kota *a$askus,
ia berubah menjadi seorang pengikut Yesus Kristus.
Paulus menyebut dirinya sebagai 2rasul bagi bangsa-bangsa non-Yahudi2 *Roma
33(3+/. Dia membuat usaha yang luar biasa melalui surat-suratnya kepada komunitas non-
Yahudi untuk menunjukkan bah"a keselamatan yang dikerjakan oleh Yesus Kristus adalah
untuk semua orang, bukan hanya orang Yahudi. 4agasan Paulus ini menimbulkan
perselisihan pendapat antara murid-murid Yesus dari keturunan Yahudi asli dengan mereka
yang berlatar belakang bukan Yahudi. $ereka yang dari keturunan Yahudi berpendapat
bah"a untuk menjadi pengikut Yesus, orang-orang yang bukan Yahudi haruslah pertama-
tama menjadi Yahudi terlebih dulu. $urid-murid yang mula-mula, Petrus, sempat tidak
berpendirian menghadapi hal ini *lihat 4alatia 5(33-36/. #ntuk menyelesaikan konlik ini,
3
diadakanlah persidangan di Yerusalem yang dipimpin oleh Petrus dan Yakobus, adik Yesus
Kristus, yang disebut sebagai Sidang Sinode atau Konsili 4ereja yang pertama *Konsili
Yerusalem/.
Konsili ini menghasilkan beberapa keputusan penting, misalnya(
3. untuk menikmati karya penyelamatan Yesus, orang tidak harus menjadi Yahudi terlebih
dahulu
5. orang-orang Kristen yang bukan berasal dari latar belakang Yahudi tidak di"ajibkan
mengikuti tradisi dan pantangan Yahudi *misalnya perihal tentang sunat dan memakan
makanan yang diharamkan/.
+. Paulus mendapat mandat untuk memberitakan 0njil ke daerah-daerah berbahasa Yunani.
Paulus dijadikan seorang Santo *orang su!i/ oleh seluruh gereja yang menghargai santo,
termasuk Katolik Roma, 'rtodoks Timur, dan &nglikan, dan beberapa denominasi
7utheran. Dia berbuat banyak untuk kemajuan Kristen di antara para orang-orang bukan
Yahudi, dan dianggap sebagai salah satu sumber utama dari doktrin a"al 4ereja, dan
merupakan pendiri kekristenan ber!orak Paulin8ber!orak Paulus. Surat-suratnya menjadi
bagian penting Perjanjian 9aru. 9anyak yang berpendapat bah"a Paulus memainkan
peranan penting dalam menjadikan agama Kristen sebagai agama yang berdiri sendiri, dan
bukan sebagai sekte dari Yudaisme.
Kepe$i$pinan Rasul Paulus
:ama Paulus disebut sebanyak 3;< kali dalam 3= kitab di Perjanjian 9aru. Dua
puluh dua di antaranya adalah sebutan Saulus, namanya sebelum menjadi Kristen.
Teologinya sangat penting dan berpengaruh, sebab ia menulis 3+ kitab dari 5. kitab dalam
Perjanjian 9aru.
Paulus adalah seorang pemimpin atau bapa gereja yang sangat legendaris, terutama
karena perubahan hidup dan pekerjaannya yang berbalik 3;< derajat. Sebelum bertobat,
Saulus adalah seorang tokoh >arisi, anggota sinagoge atau De"an Sanhedrin yang
memunyai kekuasaan resmi untuk mengatur penganiayaan orang Kristen *Kisah Para Rasul
4
5-(3<? >ilipi +(-/. Dengan latar belakang pendidikan tingginya, Paulus merupakan tokoh
kaya dan terkemuka yang berkedudukan tinggi.
Sebagai tokoh anti-Kristen, Saulus menganiaya jemaat Tuhan tanpa batas untuk
membinasakan mereka sama sekali *4alatia 3(3+/. Paulus menyebut dirinya seorang
penganiaya yang kejam *3 Timotius 3(3+/. Saulus sering masuk dari rumah ke rumah untuk
menyeret orang-orang Kristen keluar, menjebloskan mereka ke penjara, sambil dianiaya
dan disesah supaya menyangkal iman mereka *Kisah Para Rasul ;(+? 55(6, 3@? 5-(3<-33/.
Tetapi setelah bertobat, Paulus menjadi tokoh pemimpin Kristen yang sangat
militan. 0a bersaksi( A&ku lebih banyak berjerih lelah? lebih sering di dalam penjara? didera
di luar batas? kerap kali dalam bahaya maut. 7ima kali aku disesah orang Yahudi, setiap
kali empat puluh kurang satu pukulan, tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari batu B.C
*5 Korintus 33(5+-5=/.
Paulus adalah seorang pemimpin dan pelopor misi. Tiga kali ia melakukan
perjalanan penginjilan untuk menanam jemaat *!hur!h planting/. Paulus juga
membangkitkan pemimpin-pemimpin baru guna meneruskan pekerjaan penggembalaan
jemaat-jemaat tersebut.
Paulus adalah seorang pemimpin Kristen dengan kapasitas yang sangat tinggi. Dari
segi rohani, Paulus sangat luar biasa, penuh kuasa, dan penuh urapan Roh Kudus.
Pelayanannya penuh mukji1at, bahkan saputangan atau kain yang pernah dipakainya
mengandung urapan yang dahsyat *Kisah Para Rasul 3@(33-35/. Dari segi intelektual, ia
setara dengan seorang doktor teologi masa kini. Setiap hari ia mengajar teologi di ruang
kuliah Tiranus *Kisah Para Rasul 3@(@!/.
Pe$i$pin Yang Visi&ner
)isioner Seth Kahan *5<<5/, sebagaimana dikutip dalam sebuah situs internet,
menjelaskan bah"a A kepemimpinan visioner melibatkan kesanggupan, kemampuan,
kepia"aianyang luar biasa untuk mena"arkan kesuksesan dan kejayaan di masa depan.
Seorang pemimpin yang visioner mampu mengantisipasi segala kejadian yang mungkin
timbul, mengelola masadepan dan mendorong orang lain utuk berbuat dengan!ara-!ara
yang tepatC . Dal itu berarti, pemimpin yang visioner mampu melihat tantangan dan
5
peluang sebelumkeduanya terjadi sambil kemudian memposisikan organisasimen!apai
tujuan-tujuan terbaiknya.
Dampir dapat dipastikan, banyak orang yang setuju kalau Paulus disebut sebagai
pemimpin yang visioner. Pemimpin Yang )isioner memiliki visi yang jelas, baik terhadap
dirinya sendiri sebagai seorang pemimpin, terhadap keluarganya, tim atau organisasi yang
dipimpinnya. )isi tersebut dituangkan dalam pernyataan misi merupakan keputusan utama
yang melandasi keputusan-keputusan lainnya. Pemimipin visioner adalah pemimpin yang
mempunyai suatu pandangan visi misi yang jelas dalam organisasi, pemimpin visioner
sangat lah !erdas dalam megamati suatu kejadian di masa depan dan dapat menggambarkan
visi misinya dengan jelas. Dia dapat membangkitkan semangat para anggotanya dengan
menggunakan motivasinya serta imajinanasinya, untuk membuat suatu organisasi lebih
hidup, menggerakan semua komponen yang ada dalam organisasi, agar organisasi dapat
berkembang.
Karakteristik Pe$i$pin Yang Visi&ner
Kepemimpinan visioner memiliki !iri-!iri yang menggambarkan segala sikap dan
perilakunya yang menunjukkan kepemimpinannya yang berorientasi kepada pen!apaian
visi, jauh memandang ke depan dan terbiasa menghadapi segala tantangan dan ressiko.
Diantara !iri-!iri utama kepemimpinan visioner adalah(
Pertama, 9er"a"asan ke masa depan. Pemimpin visoner mempunyai pandangan
yang jelas terhadap suatu visi yang ingin di !apai, agar organisasi yang dia masuki dapat
berkembang. Sesuai dengan visi yang ingin dia !apai. Dari bukti-bukti &lkitab, jelas ba"a
Paulus adalah seorang yang ber"a"asan ke depan. 'rientasi pelayanannya adalah hal-hal
yang merupakan pergumulan masa depan. Selain itu "a"asan masa depannya dibuktikan
dalam salah satu suratnya yang men!atat A2Satu-satunya yang saya inginkan ialah supaya
saya mengenal Kristus, dan mengalami kuasa yang menghidupkan Dia dari kematian. Saya
ingin turut menderita dengan Dia dan menjadi sama seperti Dia dalam hal kematian-:ya2 ,
* >ilipi +(3<. 90S /
Kedua, 9erani bertindak dalam meraih tujuan, penuh per!aya diri, tidak peragu dan
selalu siap menghadapi resiko. Pada saat yang bersamaan, pemimpin visioner juga
6
menunjukkan perhitungan yang !ermat, teliti dan akurat. Dalam memperhitungkan kejadian
yang di anggapnya pentig. Dal ini juga terbukti dalam banyak peristi"a dalam kehidupan
Rasul Paulus. Rasul Paulus tahu bah"a menjadi pengikut Kristus, tidak akan membebaskan
dia dari penderitaan. Penderitaan sudah menjadi bagian dari hidup dan pelayanannya.
Sebagai pemimpin, Paulus tidak berusaha untuk menghindar dari penderitaan. Eustru sikap
mentalnya terhadap penderitaan sudah terkonsep dan terbangun dengan benar. 0tu
sebabnya, Paulus tidak pernah setapak pun mundur dari pelayanan ketika menghadapi dan
mengalami penderitaan. Eadi, sebagai pemimpin rohani masa kini, kita juga tidak akan
luput dari penderitaan karena melayani Yesus Kristus. Sikap mental positi yang perlu kita
tumbuh-kembangkan ialah bersekutu dengan penderitaan Kristus. $emikul salib kita
sebagai pemimpin dan terus melayani Kristus. Ealan penderitaan inilah yang akan
memba"a kita untuk dimuliakan dan menjadi serupa dengan Kristus.
Ketiga, $ampu menggalang orang lain untuk kerja keras dan kerjasama dalam
menggapai tujuan. Pemimpin visioner adalah sosok pemimpin yang patut di !ontoh, dia
mau membuat !ontoh agar masyarakat sekitar men!ontoh dia. Kisah Rasul 5.(+=-+-
men!atat tentang Raul Paulus bah"a AASesudah berkata demikian, ia mengambil roti,
mengu!ap syukur di hadapan &llah di hadapan semua mereka, meme!ah-me!ahkannya,
lalu mulai makan. $aka kuatlah hati semua orang itu, dan merekapun makan jugaC. Disini
Paulus menyeimbangkan kebutuhan rohani dan jasmani. Kebernaian Paulus, keyakinan,
rasa optimis, ketenangan dan teladannya menguatkan orang-orang di kapal itu. Dingga
akhirnya semua mereka di dalam kapal tersebut selamat bahkan prajurit sanggup berpikir
men!egah pembunuhan para tahanan termasuk Paulus.
Keempat, $ampu merumuskan visi yang jelas, inspirasional dan menggugah,
mengelola FmimpiG menjadi kenyataan ( pemimpin visioner sangatlah orang yang
mempunyai komitmen yang kuat terhadap visi di embannya, dia ingin me"ujudkan visinya
kedalam suatu organisasi yang dia masuki. Suatu hal yang umum diterima bah"a seorang
pemimpin harus mempunyai visi. )isi adalah inti kepemimpinan. )isi adalah Gbahan bakarG
seorang pemimpin. )isi kepemimpinan Paulus ditemukannya dari perkataan Yesus
kepadanya dalam perjalanannya ke Damsyik. Dalam perjalanan Paulus ke Damsyik untuk
menangkap dan membunuh orang per!aya, ia berjumpa dengan Yesus *Kis. 5-(35-3=/.
Perjumpaan dengan Yesus ini bukan hanya menjadi momen pertobatan Paulus, tetapi juga
momen di mana ia menemukan visi kepemimpinannya. Paulus diberikan visi untuk menjadi
pelayan dan saksi Kristus *Kis. 5-(3--3;/. Paulus dikhususkan untuk menjadi pemberita
0njil bagi bangsa Yahudi dan non-Yahudi. #ntuk visi inilah Paulus mengabdikan hidupnya.
7
0a taat kepada visi tersebut. 0a memberitakan injil kepada orang Yahudi di Damsyik, di
Yerusalem, di seluruh Yehuda, dan juga kepada bangsa-bangsa lain *Kis. 5-(3@-5</.
Kelima,$ampu mengubah visi ke dalam aksi ( dia dapat merumuskan visi kedalam
misinya yang selanjutnya dapat diserap anggota organisasi. Yang dapat menjadikan bahan
a!uan dalam setiap melangkah kedepan. Paulus tidak hanya mampu merumuskan visi
dengan baik. Paulus juga dikenal sebagai orang yang rajin dan bekerja keras untuk
menyatakan visinya. . 0tu sebabnya tanpa ragu Paulus senantiasa menasehati para pemimpin
diba"ahnya untuk juga meneladani dirinya Paulus menasehatkan bah"a Pemimpin harus
bekerja keras, rajin berdoa dan berprestasi baik. Para penatua yang baik dan bekerja keras
patut dihormati *0 Timotius =(3./. $ereka harus orang-orang yang rajin, tidak malas *Roma
35(;/. Para pemimpin harus merupakan sosok yang rajin berdoa, rajin melayani, rajin
mengajar >irman dan bekerja sekerasnya untuk pertumbuhan gereja dan penyebaran 0njil.
9ekerja keras berarti juga disiplin dan tidak !engeng. Pemimpin gereja harus berprestasi
baik, barulah beroleh kedudukan yang baik *0 Timotius +(3+/.
Keenam, 9erpegang erat kepada nilai-niliai spiritual yang diyakininya ( pemimpin
visioner sangatlah proesionalitas terhadap apa yang diyakini. Dia haruslah sosok
pemimpin yang bisa dijadikan !ontoh seperti halnya Paulus ini. Kehidupan Spiritual Paulus
tidak bisa dipungkiri lagi. Sejak perjumpaan pribadinya dengan Tuhan Yesus, ia menjadi
pribadi yang menyala-nyala dalam Roh. Pemimpin yang penuh Roh Kudus akan melayani
dengan penuh semangat * Roma 35(33 /. 9agi Paulus, hal-hal rohani adalah yang paling
utama yang ia !ari dalam hidup. $engenal Tuhan Yesus se!ara pribadi itulah yang
senantiasa ia kejar. Sebagai pemimpin rohani, Paulus memiliki keinginan dan kemauan
yang kuat untuk lebih mengenal Yesus Kristus. Karena bagi Paulus, kun!i kesuksesannya
dalam melayani Tuhan, sangat ditentukan oleh pengenalannya akan Yesus Kristus.
Pengenalan akan Yesus Kristus merupakan landasan yang teguh bagi Paulus untuk
membangun dan mengembangkan pelayanannya. Eadi, bagi kita sebagai pemimpin rohani,
berlaku juga hukum di atas, yaitu mengenal Yesus Kristus sebagai PH$0$P0: kita. Eangan
sampai pengetahuan dan "a"asan kita luas, namun pengenalan kita akan Yesus Kristus
sangat minim. 'leh sebab itu, kita harus memiliki kerinduan terdalam untuk membangun
8
pengenalan yang benar akan Yesus Kristus. Karena, pengenalan kita akan Yesus Kristus
akan berpengaruh terhadap dinamika pelayanan kita.
Ketujuh, $embangun hubungan *relationship/ se!ara eekti ( pemimpin visoner
sangatlah pandai dalam membangun hubungan antar anggota, dalam hal memotivasi,
memberi, membuat anggotanya lebih maju dan mandiri. Se!ara tidak langsung hubungan
itu akan terjalin dengan sendirinya. Dia juga tidak malu , malu dalam member re"ard dan
punnisment terhadap anggotanta, tinkat integritasnya sangatlah tinggi
Kedelapan, 0nnovative dan proakti ( dalam berikir pemimpin vioner sangatlah
kreati dia mengubah beriir konvesiomal menjadiparadigma baru, dia sangatlah sosok
pemimpin yang kreati dan akti. Dia selalu mengamati lankah , langkah kedepan dan isu ,
isu terbaru tentang organisasi8instasi. Paulus adalah pribadi yang kreati dan inovati. 0a
senantiasa menemukan berbagi !ara untuk mengatasi problema. 0a bahkan dikenal sebagai
orang yang membiayai sendiri pelayanannya dengan jalan membuka usaha pembuatan
tenda.
Penutup
4ereja membutuhkan pemimpin-pemimpin yang visioner. 0ndonesia membutuhkan
pemimpin-pemimpin yang visioner. Dunia bahkan membutuhkan pemipin-pemimpin yang
visioner. Pemimpin seperti ini tidak lahir begitu saja. &da proses dan kesedian untuk
belajar agar menjadi pemimpin visioner seperti Paulus ini. $ari mulai dari diri sendiri,
kemudian mulai !iptakan pemimpin-pemimpin visioner lain. Kalau bukan sekarang kapan
lagi..Kalau bukan kita siapa lagi.

IIIIIIII&gsIIIIIIII
9
S#$9HR PH:#70S&:
3. Dttp(88ibnunsr."ordpress.!om85<358<-8<=8kepemimpinan-
visioner8http(88pepliteknologi.blogspot.!om85<338<58epi-lie-ponsel-plus-alat-
!ek-jantung.html
5. Dttp(88""".dunamis.!o.id8indeJ.php8produ!t8arti!le8+5
+. Dttp(88spiritto!.!om8kehidupan-doa-paulus8
4. Http://id.shvoon.!om/so!i"t#$and$n"%s/spi&itualit#/2178666$ka&akt"&$
k"p"mimpinan$&asul.html
1'