Anda di halaman 1dari 2

Psikologi Perkembangan Bahasa Anak Sd

Penilaian Data Non-numerik Hasil ObservasiWawancaraAngket


Observasi, wawancara, dan angket adalah tiga kegiatan pengumpulan data yang berbeda dalam hal bagaimana
data diperoleh dan oleh siapa data ditulis. Data atau jawaban dalam observasi diperoleh melalui pengamatan
dan dituliskan oleh pengamat atau peneliti di dalam lembar perekam data. Jawaban dari wawancara diperoleh
melalui pengajuan sejumlah pertanyaan oleh peneliti dan dituliskan oleh peneliti di dalam lembar perekam. Bila
diperlukan, alat perekam suara dapat digunakan sebagai alat tambahan. Sedangkan dalam angket, sejumlah
pertanyaan diberikan atau dikirimkan kepada responden untuk diisi dengan jawaban-jawaban yang sesuai
dengan pertanyaan yang ada.Meskipun berbeda dalam hal-hal seperti yang diuraikan di atas, observasi,
wawancara, dan angket dapat dilakukan dengan lembar perekam data yang sama dan yang memuat
pertanyaan-pertanyaan yang juga sama. Sebagai contoh, lembar pengamatan tak-terstruktur Kegiatan belajar
dan mengajar yang disajikan di awal modul ini (Tabel 3.2) dapat digunakan untuk kepentingan wawancara atau
angket dengan memodifikasi petunjuk dan rumusan pertanyaannya.Data yang diperoleh dengan lembar
pengamatanperekam data tak-terstruktur berupa esai yang sangat panjang (non-numerik). Meskipun
masing-masing butir pertanyaan telah dibatasi, uraian jawaban (Desktipsi Kejadian dan PenilaianKomentar)
yang diberikan sering kali meluas dan memuat hal-hal yang tidak relevan. Untuk mengolah data non-numerik
seperti ini, tahapan-tahapan yang harus dilakukan adalah pengklasifikasian data, penguranganpembuangan
data, dan penganalisisan data. Pengklasifikasian ...
Read Article
Perkembangan Siswa Usia Sekolah Dasar
Perkembangan siswa akan dinamis sepanjang hayat mulai dari kelahiran sampai akhir hayat. Setiap siswa
memiliki irama dan kecepatan perkembangan yang berbeda-beda dan bersifat individual.Perkembangan siswa
merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam proses belajar.Perkembangan siswa sekolah dasar
usia 6-12 tahun yang termasuk pada perkembangan masa pertengahan memiliki fase-fase yang unik dalam
perkembangan yang menggambarkan peristiwa penting bagi Siswa yang bersangkutan. Tahap per ... Bahasa
Pada masa ini perkembangan bahasa siswa terus berlangsung secara dinamis. Dilihat dari cara siswa
berkomunikasi menunjukan bahwa mereka sudah mampu menggunakan bahasa yang halus. Dalam usia ini
siswa sudah mulai berfikir dalam menggunakan kata-kata. Pada kelas tinggi gaya bicara sudah mulai bergeser
dari gaya bicara egosentris ke gaya bicara social. Pada kelas rendah sudah mampu membaca kata-kata, di usia
6 sampai 10 tahun penggunaan kalimat tidak lengkap. Perkembangan Kognitif ...
Siswa sekolah dasar merupakan individu unik yang memiliki karakteristik tertentu, bersifat khas, dan spesifik.
Pada dasarnya setiap siswa adalah individu yang berkembang. Perkembangan siswa akan dinamis sepanjang
hayat mulai dari kelahiran sampai akhir hayat. Setiap siswa memiliki irama dan kecepatan perkembangan yang
berbeda-beda dan bersifat individual.Perkembangan siswa merupakan salah satu aspek yang harus
diperhatikan dalam proses belajar.Perkembangan siswa sekolah dasar usia 6-12 tahun yang termasuk pada
perkembangan masa pertengahan memiliki fase-fase yang unik dalam perkembangan yang menggambarkan
peristiwa penting bagi Siswa yang bersangkutan. Tahap perkembangan siswa dapat dilihat dari aspek
perkembangan berikutPerkembangan FisikPerkembangan ini berkaitan dengan perkembangan tinggi, berat
badan, dan perkembangan motorik. Siswa pada tingkat Sekolah Dasar, kemampuan motoriknya mulai lebih
halus dan terarah (refined motor skills), tetapi berat badan siswa laki-laki lebih ramping dari pada siswa
perempuan karena massa adolesen perempuan lebih cepat dari pada laki-laki. Gerakan-gerakan yang dilakukan
siswa sudah mulai mengarah pada gerakan yang kompleks, rumit, dan cepat serta sudah mampu menjaga
keseimbangan dengan tepat. Demikian pula, dalam usia ini aktivitas permainan fisik seperti main bola,
umpet-umpetan sambil berlari-lari, main loncat tinggi cenderung bertambah, baik yang dilakukan di sekolah
maupun di luar sekolah. Permainan-permainan yang dilakukan tersebut umumnya sangat diminati oleh para
1/2
siswa pada usia itu. ...
Read Article
2/2

Anda mungkin juga menyukai