Anda di halaman 1dari 5

Penentuan Titik Isobestik Dari Indikator Secara Spektrofotometri

I. Teori
Absorpsi spektrofotometri UV-Vis adalah istilah yang digunakan ketika radiasi ultraviolet dan cahaya
tampak diabsorpsi oleh molekul yang diukur. Alatnya disebut UV-Vis spektrofotometer. Metode ini dapat
digunakan untuk analisis kuantitatif senyawa organik tertentu. Pada percobaan ini akan dilakukan
pengukuran kadar parasetamol dalam tablet, akan ditentukan apakah kadar yang tertera pada label/etiket
memang benar. Selain kadar parasetamol, pada percobaan ini juga akan ditentukan absorptivitas molar
parasetamol. Absorptivitas molar adalah absorptivitas atau kemampuan mengabsorpsi satu mol suatu zat
terhadap radiasi yang diberikan. Dalam hal ini persamaan yang digunakan adalah persamaan lambert-
Beer, yaitu
A = a.b.c
Karena absorptivitas yang dicari adalah absorptivitas molar, maka persamaan menjadi
A = .b.c
Dengan:
A = absorbansi
= absorptivitas molar (mol-1cm-1)
b = tebal kuvet (cm)
c = konsentrasi larutan (mol L-1)
Titik isobestik adalah titik dimana absorbansi molar yang terukur dari suatu senyawa adalah sama
pada satu panjang gelombang, tidak terpengaruh oleh konsentrasi dan pH larutan. Titik isobestik ini
digunakan untuk mengukur absorbansi suatu senyawa yang absorbansinya berubah-ubah tergantung pH
pada titik selain titik isobestik.
HIn H
+
+ In
-

Dari percobaan ini juga dapat diperoleh nilai pK In. Nilai absortivitas indikator asam-basa ini
sangat tergantung pada pH. Dalam suasana asam (pH rendah) indikator akan dalam bentuk HIn.
Sedangkan dalam kondisi basa (pH tinggi) indikator akan dalam bentuk In -. Bila log [In-]/[HIn] dan pH
dibuat kurva dan diregresikan, maka akan didapat persamaan kurva regresi
y = Bx + A
Dengan :
y = log [In-]/[HIn]
x = pH
Maka pK In dapat ditentukan ketika log [In-]/[HIn] = 0, dimana pK In = pH
Metode Spektroskopi cahaya tampak adalah penyerapan sinar tampak oleh suatu larutan yang
berwarna. Oleh karena itu metode ini sering dikenal sebagai metode kalorimetri. Metode Spektroskopi
UV adalah penyerapan sinar Ultra Violet. Energi cahaya UV > energi cahaya tampak sehingga energi UV
menyebabkan transisi elektron s dan p. Spektrum UV Vis merupakan hasil interaksi antara Radiasi
Elektro Magnetik ( REM) dengan suatu molekul. REM = bentuk energi radiasi yang mempunyai
gelombang dan partikel (foton). Sehingga parameter yang perlu diketahui adalah panjang gelombang (l),
frekuensi (v), bilangan gelombang ( ) dan serapan (A).
REM mempunyuai vektor listrik dan vektro magnit yang bergetar dalam bidang yang tegak lurus
satu sama lain dan masing-masing tegak pada arah perambatan radiasi.
Serapan cahaya oleh molekul dalam spektro UV dan Cahaya Tampak tergantung pada struktur elektronik
dari suatu molekul. Penyerapan energi radiasi elektromagnetik sinar tampak dan UV oleh suatu molekul
menyebabkan terjadinya eksitasi molekul dari keadaan dasar ke tingkat energi yang lebih tinggi (excited
stated).