Anda di halaman 1dari 22

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.

40 Pengujian dan Pengumpulan Bukti Audit


Ikhtisar Kebijakan
Audit dilaksanakan sesuai dengan Rencana Audit yang telah disetujui oleh Pemimpin
Bukti yang cukup dan memadai telah diperoleh untuk menguji keefektifan
pengendalian intern dan transaksi. Apabila terdapat temuan yang mengharuskan
untuk mengubah Rencana Audit, maka Rencana Audit harus direvisi dan
mendapatkan persetujuan Pemimpin
Temuan yang diperoleh selama pengujian pengendalian intern mungkin dilaporkan
kepada manajemen
Bukti yang cukup dan memadai harus diperoleh selama pengujian atas saldo akun,
baik melalui prosedur analitis maupun pengujian akun-akun. ika diperlukan,
Rencana Audit dapat direvisi

Pendahuluan
!". # Bagian ini memberikan pedoman tentang$
Apa yang dimaksud dengan pengujian dan pengumpulan bukti audit
Tujuan pengujian dan pengumpulan bukti audit
Teknik dan prosedur yang harus diterapkan
!". % Pengujian dan pengumpulan bukti audit merupakan kegiatan-kegiatan pokok dari
sebuah proses audit yang ditujukan untuk memperoleh bukti audit yang cukup dan
memadai dalam rangka pemberian opini terhadap laporan keuangan klien.
!". & Tujuan pengujian dan pengumpulan bukti audit adalah untuk mendapatkan bukti
audit yang cukup, kompeten dan dapat diandalkan dalam rangka$
Pemberian opini terhadap laporan keuangan klien
Pemberian saran-saran yang dimuat dalam Management Letter sehingga
memberikan kepuasan kepada klien
!". ! 'angkah-langkah dalam tahap ini meliputi$
(elaksanakan prosedur audit tahun pertama, jika melakukan audit tahun pertama
(elaksanakan pengujian pengendalian dan transaksi
(elaksanakan pengujian atas saldo akun
(engevaluasi hasil pengujian
(elaksanakan pengujian tahap akhir
(eminta surat representasi manajemen
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - # ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
Langkah 1: Melaksanakan Prosedur Audit ahun Pertama
!". * +A +eksi &%& memberikan panduan bagi auditor berkenaan dengan saldo a,al
bila laporan keuangan diaudit untuk pertama kalinya atau bila laporan keuangan tahun
sebelumnya diaudit oleh auditor independen lainnya.
!". - ika .AP mendapat perikatan audit yang memenuhi ketentuan ini, maka tim
harus memperoleh bukti audit kompeten yang cukup untuk meyakini bah,a$
+aldo a,al tidak mengandung salah saji yang mempunyai dampak material terhadap
laporan keuangan tahun berjalan
+aldo penutup tahun sebelumnya telah diba,a dengan benar ke tahun berjalan atau
telah dinyatakan kembali, jika semestinya dilakukan
.ebijakan akuntansi yang semestinya telah diterapkan secara konsisten
!". / +ifat dan luas bukti audit yang harus diperoleh tim berkenaan dengan saldo a,al
tergantung pada$
.ebijakan akuntansi yang dipakai oleh entitas yang bersangkutan
Apakah laporan keuangan entitas tahun sebelumnya telah diaudit, dan jika demikian,
apakah pendapat auditor atas laporan keuangan tersebut berupa pendapat selain
pendapat ,ajar tanpa pengecualian
+ifat akun dan risiko salah saji dalam laporan keuangan tahun berjalan
!". 0 Tim harus menentukan bah,a saldo a,al mencerminkan penerapan kebijakan
akuntansi yang semestinya dan bah,a kebijakan tersebut diterapkan secara konsisten
dalam laporan keuangan tahun berjalan. Bila terdapat perubahan, tim harus memperoleh
kepastian bah,a perubahan tersebut memang semestinya dilakukan dan
dipertanggungja,abkan serta diungkapkan.
!". 1 Bila laporan keuangan tahun sebelumnya telah diaudit oleh auditor independen
lain, tim harus melakukan komunikasi dengan auditor pendahulu 2lihat 'angkah % Tahap
Penerimaan Perikatan$ .omunikasi 3engan Auditor Pendahulu4.
!". #" ika laporan keuangan tahun sebelumnya tidak diaudit atau jika tim tidak dapat
memperoleh keyakinan dengan me-revie, kertas kerja auditor pendahulu, tim harus
memperoleh bukti audit kompeten yang cukup untuk mendukung asersi yang terkandung
dalam saldo a,al, sepanjang saldo-saldo tersebut berdampak 2material4 terhadap
laporan keuangan tahun berjalan. 3alam hal ini, tim harus melaksanakan prosedur lain
sebagai berikut$
Aktiva dan ke,ajiban lancar$
bukti audit diperoleh sebagai bagian prosedur audit tahun berjalan
+ediaan$
pengamatan atas penghitungan fisik sediaan yang dilakukan kini dan
rekonsiliasi atas hasilnya kembali ke kuantitas sediaan pada a,al tahun
pengujian penilaian pos sediaan a,al
penerapan pengujian laba bruto
pengujian pisah batas
Aktiva dan ke,ajiban tidak lancar$
pemeriksaan terhadap catatan yang mendukung saldo a,al
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - % ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
konfirmasi saldo a,al dari pihak ketiga
!". ## Apabila hasil audit atas saldo a,al ini menunjukkan perlunya pernyataan kembali
2restatement4 atas laporan keuangan yang telah diterbitkan, maka tim harus
mengkomunikasikan hal ini kepada klien untuk diteruskan kepada auditor pendahulu.
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - & ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
Langkah !: Melaksanakan Pengujian Pengendalian danransaksi
!". #% Pengujian pengendalian dan pengujian atas transaksi dilakukan secara
bersamaan sesuai dengan siklus operasi klien.
Pengujian Pengendalian
!". #& Pengujian pengendalian adalah prosedur audit yang dilaksanakan untuk
menentukan efektivitas desain dan)atau operasi, kebijakan, dan prosedur struktur
pengendalian intern.
!". #! Tujuan pengujian ini adalah$
3alam kaitannya dengan desain kebijakan dan struktur pengendalian intern,
pengujian ini dilakukan oleh tim untuk menentukan apakah kebijakan dan prosedur
telah didesain secara memadai untuk mencegah atau mendeteksi salah saji material
dalam asersi tertentu laporan keuangan
3alam hubungannya dengan operasi suatu kebijakan dan prosedur struktur
pengendalian intern, pengujian pengendalian intern dimaksudkan untuk menentukan
apakah kebijakan dan prosedur sesungguhnya berjalan dengan baik
!". #* Pengujian pengendalian dilakukan apabila struktur pengendalian efektif dan
berdasarkan pertimbangan tim akan efektif untuk mendapatkan bukti audit melalui
pengujian pengendalian intern.
!". #- Alternatif ,aktu yang dapat diambil tim dalam melaksanakan pengujian
pengendalian ini adalah$
+elama tahap perencanaan audit, dimana pengujian pengendalian intern
dilaksanakan bersamaan ,aktunya dengan usaha pemerolehan pemahaman atas
struktur pengendalian intern 2pengujian pengendalian bersamaan4
3alam tahap interim, apabila audit dilakukan sebelum klien melakukan penutupan
buku
+elama tahap pekerjaan lapangan, yaitu apabila berdasarkan hasil pengujian
pengendalian dan pemahaman atas struktur pengendalian intern memperlihatkan
pengendalian intern yang efektif, tim kemudian mengubah strategi audit dari
mengutamakan pendekatan substantif ke pendekatan pengendalian
!". #/ Apabila pengujian pengendalian dilakukan sebelum tanggal neraca, maka tim
harus memutakhirkan apabila terdapat perubahan yang signifikan dalam prosedur
pengendalian intern. Pengujian tambahan diperlukan apabila perubahan tersebut
mempengaruhi keandalan laporan keuangan pada tanggal neraca.
!". #0 Apabila tim memutuskan untuk melakukan pengujian pengendalian, maka
langkah-langkah yang harus dilakukan tim adalah$
(engidentifikasi risiko
(engidentifikasi unsur pengendalian intern yang dapat mengkompensasi risiko yang
telah diidentifikasi sebelumnya
(enentukan pengendalian intern yang akan diuji
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - ! ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
(elakukan pengujian
!". #1 Tim harus mengidentifikasi risiko salah saji untuk masing-masing asersi yang
relevan pada golongan transaksi yang penting)signifikan.
!". %" Berdasarkan risiko yang sudah diidentifikasi tersebut di atas, tim mengidentifikasi
pengendalian intern yang diterapkan klien dan menentukan pejabat yang melakukan
pengendalian. Proses ini juga memberikan nilai tambah kepada klien berupa
Management Letter yang berisi kelemahan-kelemahan pengendalian intern yang
teridentifikasi. 5leh karena itu sangat disarankan agar pengujian terhadap pengendalian
intern tetap dilakukan meskipun tidak direncanakan untuk melakukan pendekatan
pendekatan pengendalian.
!". %# 6ntuk memperoleh bukti audit yang efektif dan efisien, tidak semua pengendalian
intern yang diidentifikasi akan diuji. Pertimbangan untuk menentukan pengendalian
intern yang akan diuji, antara lain adalah$
Pengendalian intern yang bisa memenuhi lebih dari satu asersi
Pengendalian intern yang lingkupnya lebih luas. Pada umumnya pengendalian intern
yang sifatnya deteksi mempunyai lingkup yang lebih luas daripada yang sifatnya
preventif. Pengendalian deteksi biasanya dilakukan secara periodik, menyangkut
transaksi yang terjadi pada suatu periode, sifatnya pengujian dan dilakukan oleh
pejabat yang levelnya lebih tinggi. +edangkan pengendalian preventif biasanya
sering dilakukan 2harian4, terus menerus dan dilakukan oleh pejabat yang levelnya
lebih rendah.
Pengendalian intern yang sifatnya pengujian, misalnya pembandingan, rekonsiliasi,
penghitungan kembali yang diikuti oleh tindak lanjut koreksi.
!". %% 6ntuk pengendalian yang dilakukan oleh program komputer yang kompleks atau
rumit, tim perlu mempertimbangkan penggunaan tenaga spesialis, misalnya 7nformation
+ystem Auditor, untuk melakukan pengujian.
!". %& Prosedur pengujian pengendalian yang dapat dipilih dalam pelaksanaan
pengujian pengendalian adalah$
Permintaan keterangan 2enquiry4
Pengujian dokumen, catatan, dan laporan
Pengamatan 2observasi4
Pelaksanaan kembali (reperforming4
!". %! Penentuan banyaknya pengujian pengendalian intern tergantung pada sifat dan
lingkup pengendalian, yaitu deteksi atau preventif. umlah pengujian untuk pengendalian
intern yang sifatnya deteksi akan lebih sedikit tetapi mempunyai lingkup pengendalian
yang lebih luas dibandingkan dengan pengujian pengendalian intern yang sifatnya
preventif.
!". %* 6ntuk menentukan jumlah pengujian pengendalian lihat .ebijakan +ampling.
!". %- .etentuan jumlah dan pemilihan sampel yang harus diuji harus mendapat
persetujuan Partner.
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - * ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
!". %/ Apabila tim menemukan penyimpangan dalam pengujian pengendalian intern,
maka tim melakukan hal-hal berikut ini$
(engevaluasi apakah ada pengendalian kompensasi 2compensation control4 yang
diterapkan oleh klien. ika ada pengendalian kompensasi tersebut dan setelah
dilakukan pengujian berjalan efektif, maka tim dapat menerima hasil pengujian.
(engevaluasi apakah penyimpangan disebabkan oleh kelemahan struktur
pengendalian intern. ika demikian dan klien tidak bersedia memperbaikinya dalam
periode audit, tim harus mempertimbangkan kembali penilaian risiko pengendalian
untuk asersi dan golongan transaksi yang bersangkutan menjadi maksimum.
(emperluas pengujian apabila ditemukan adanya penyimpangan yang disebabkan
oleh kesalahan yang tidak disengaja untuk menentukan apakah kesalahan tersebut
merupakan kesalahan yang terjadi sekali saja atau sifatnya berulang.
(empertimbangkan penilaian risiko kecurangan 2risk of fraud4 apabila penyimpangan
terjadi karena kesalahan yang disengaja. 3alam kasus ini, Partner akan menentukan
keberlanjutan perikatan atau tidak.
!". %0 Besarnya perluasan pengujian apabila ditemukan adanya penyimpangan, lihat
.ebijakan +ampling.

!". %1 Berdasarkan hasil pengujian pengendalian, tim mencocokkan risiko
pengendalian yang telah ditetapkan pada tahap sebelum ini dengan hasil pengujian.
Apabila hasil pengujian tidak menunjukkan kesesuaian dengan penetapan a,al, maka
tim harus mengubah rencana audit yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pengujian Transaksi Rinci
!". &" Pengujian transaksi rinci pada umumnya digunakan dalam pengujian
pengendalian, dimana yang akan diuji adalah aliran dokumen suatu siklus transaksi dan
akun-akun yang terkait.
!". &# Teknik pengujian transaksi rinci, antara lain$
Pengusutan (tracing)
Pemeriksaan bukti pendukung (voucing4
Penghitungan kembali
Penjumlahan ke ba,ah dan ke samping
Perbandingan
Penelaahan
!". &% 3alam perencanaan sampel untuk pengujian transaksi rinci, tim harus
mempertimbangkan$
8ubungan antara sampel dan tujuan audit yang relevan
Pertimbangan pendahuluan atas tingkat materialitas
Tingkat risiko terjadinya kesalahan yang dapat diterima 2tolera!le misstatement4
.arakteristik populasi, yaitu unsur yang membentuk kelompok transaksi yang
menjadi perhatian
!". && Penentuan sampel yang akan diuji dalam suatu pengujian transaksi rinci
mengikuti sampel yang digunakan dalam pengujian pengendalian.
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - - ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
!". &! Pemilihan unsur sampel harus dilakukan sedemikian rupa sehingga sampel yang
terpilih diharapkan dapat me,akili populasi.
!". &* .etentuan jumlah yang harus diuji sebagaimana ditentukan dalam paragraf !".&&
di atas harus mendapat persetujuan Partner.
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - / ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
Langkah ": Melaksanakan Pengujian #aldo Akun
!". &- Pengujian saldo akun merupakan prosedur audit yang dirancang untuk
menemukan kemungkinan kesalahan moneter yang secara langsung mempengaruhi
ke,ajaran penyajian laporan keuangan.
!". &/ .emungkinan terjadinya kesalahan moneter dalam laporan keuangan dapat
disebabkan oleh$
Tidak diterapkannya prinsip akuntansi yang diterima umum
.etidakkonsistenan dalam penerapan prinsip akuntansi yang diterima umum
.etidaktepatan pisah batas 2cut-off4 pencatatan transaksi
.esalahan dalam perhitungan matematis 2penambahan, pengurangan, pengalian,
dan pembagian4
.esalahan dalam pekerjaan pengakuan, penilaian, pencatatan, penggolongan, dan
peringkasan informasi
.esalahan dalam penyajian dan pengungkapan 2disclosure) unsur tertentu dalam
laporan keuangan
!". &0 Perancangan pengujian saldo akun mencakup penentuan sifat, saat, dan lingkup
pengujian yang diperlukan untuk memenuhi tingkat risiko deteksi setiap asersi.
!". &1 Pengujian saldo akun pada umumnya dilaksanakan pada akhir periode. Apabila
keadaan mengharuskan pengujian dilakukan sebelum tanggal neraca 2Pendekatan
Pengujian +ubstantif +ebelum Tanggal 9eraca4, maka tim harus melakukan pengujian
tambahan dari periode interim ke tanggal neraca. +aldo akun yang diuji pada tahap
interim tidak boleh melebihi ,aktu & 2tiga4 bulan dari tanggal neraca.
!". !" 3i samping pengujian saldo akun neraca, pengujian juga diperlukan terhadap
unsur tindakan pelanggaran hukum dan pihak-pihak yang mempunyai hubungan
istime,a.
!". !# Tim dapat menggunakan jenis pengujian saldo akun berikut ini$
Prosedur analitik
Pengujian saldo rinci
Prosedur Analitik
!". !% Prosedur analitik pada tahap ini digunakan sebagai pengujian substantif untuk
memperoleh bukti tentang asersi tertentu yang berhubungan dengan saldo akun atau
jenis transaksi.
!". !& :fektivitas dan efisiensi yang diharapkan dari suatu prosedur analitik dalam
mengidentifikasi kemungkinan salah saji tergantung dari$
+ifat asersi
.elayakan dan kemampuan untuk memprediksikan suatu hubungan
.etersediaan dan keandalan data yang digunakan untuk mengembangkan harapan
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - 0 ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
.etepatan harapan
!". !! 3alam penggunaan prosedur analitik sebagai pengujian substantif, tim harus
mempertimbangkan nilai perbedaan yang diharapkan yang dapat diterima tanpa
penyelidikan lebih lanjut. Pertimbangan ini dipengaruhi terutama oleh tingkat materialitas
dan harus konsisten dengan tingkat keyakinan yang diinginkan dari prosedur ini.
!". !* Tim harus mengevaluasi perbedaan material yang tidak diharapkan dan meminta
keterangan dari manajemen. ika penjelasan tentang perbedaan tidak dapat diperoleh
dari manajemen, tim harus mendapatkan bukti yang cukup mengenai asersi yang
bersangkutan.
!". !- Prosedur analitik yang dapat diterapkan, antara lain adalah$
Analisis trend, yaitu yang berkaitan dengan reviu perubahan-perubahan saldo akun
sepanjang ,aktu
Analisis rasio, yaitu yang berkaitan dengan perbandingan atas hubungan dua atau
lebih akun-akun laporan keuangan, atau perbandingan dari saldo-saldo akun dengan
data non-keuangan
Analisis regresi, yaitu yang berkaitan dengan penggunaan model-model statistik
untuk mengukur harapan auditor tentang jumlah laporan keuangan atau rasio
Pengujian ke,ajaran yaitu semacam analisis regresi dimana harapan yang eksplisit
dihitung untuk suatu jumlah dalam laporan keuangan dengan menggunakan data
keuangan maupun non-keuangan
Pengujian Saldo Rinci
!". !/ Pengujian saldo rinci difokuskan untuk memperoleh bukti tentang saldo suatu
akun.
!". !0 Penentuan jumlah dan luas pengujian saldo rinci dipengaruhi oleh$
Penilaian risiko audit berdasarkan hasil pengujian pengendalian intern
8asil prosedur analitis
.arakteristik populasi akun
Pengalaman auditor atas salah saji akun pada audit tahun-tahun sebelumnya
!". !1 'angkah-langkah dalam penentuan jumlah pengujian saldo rinci meliputi$
(enentukan risiko gabungan untuk asersi yang relevan
(engidentifikasi asersi yang belum didukung oleh bukti audit yang memadai
(enentukan item yang signifikan. 7tem yang signifikan harus diuji #"";
(engidentifikasi item yang tidak biasa (unusual4, misalnya item aktiva yang bersaldo
kredit atau item hutang yang bersaldo debit dan item yang tidak ada mutasi. 7tem
yang tidak biasa harus diuji tersendiri tergantung risiko salah sajinya.
(engidentifikasi item yang mengandung risiko salah saji yang bisa diisolasi.
(enentukan populasi yang akan diuji secara sampling.
(enentukan metode sampling.
(enghitung jumlah yang akan diuji secara sampling.
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - 1 ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
!". *" Penentuan sebuah item termasuk signifikan atau tidak, lihat .ebijakan
(aterialitas.
!". *# Penentuan jumlah dan luas pengujian saldo rinci, lihat .ebijakan +ampling.
!". *% Prosedur yang termasuk dalam pengujian ini adalah$
.onfirmasi, baik terhadap saldo bank, piutang, ataupun utang
Pengamatan terhadap perhitungan fisik sediaan
Pengujian harga terhadap saldo akhir sediaan
7nspeksi terhadap aktiva 2antara lain aktiva tetap, investasi, dan jaminan4
Pencocokan saldo menurut buku tambahan dengan buku besarnya 2detail tie-in4
Pengujian pisah batas 2cut-off4
Permintaan keterangan kepada manajemen
:valuasi terhadap estimasi akuntansi
Proses Konfirmasi
!". *& +A +eksi &&" memberikan panduan tentang proses konfirmasi dalam audit yang
dilaksanakan berdasarkan standar auditing yang ditetapkan 7katan Akuntan 7ndonesia.
!". *! .onfirmasi adalah proses pemerolehan dan penilaian suatu komunikasi langsung
dari pihak ketiga sebagai ja,aban atas suatu permintaan informasi tentang unsur
tertentu yang berdampak terhadap asersi laporan keuangan. Proses konfirmasi
mencakup$
Pemilihan unsur yang dimintakan konfirmasi
Perancangan permintaan konfirmasi
Pengkomunikasian permintaan konfirmasi kepada pihak ketiga yang bersangkutan
Pemerolehan ja,aban dari pihak ketiga
Penilaian terhadap informasi, atau tidak adanya informasi, yang disampaikan oleh
pihak ketiga, termasuk keandalan informasi tersebut
!". ** <aktor-faktor yang mempengaruhi keandalan konfirmasi antara lain adalah$
Bentuk permintaan konfirmasi
Pengalaman sebelumnya tentang audit atau perikatan serupa
+ifat informasi yang dikonfirmasi
Responden yang dituju
!". *- Terdapat dua bentuk permintaan konfirmasi$
Bentuk positif, yaitu konfirmasi yang meminta responden untuk menunjukkan apakah
ia setuju dengan informasi yang dicantumkan dalam permintaan konfirmasi
Bentuk negatif, yaitu konfirmasi yang meminta penerima konfirmasi untuk
memberikan ja,aban hanya jika ia tidak setuju dengan informasi yang disebutkan
dalam permintaan konfirmasi
!". */ ika menggunakan konfirmasi, tim harus mempertimbangkan informasi dari audit
tahun sebelumnya atau audit terhadap entitas yang serupa. 7nformasi yang harus digali
meliputi$
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - #" ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
Tingkat respon yang diterima
Pengetahuan mengenai salah saji yang diidentifikasi dalam audit tahun sebelumnya
Pengetahuan tentang ketidakakuratan informasi dalam konfirmasi yang diterima
kembali
!". *0 3alam pemilihan responden yang akan dikonfirmasi, tim harus
mempertimbangkan hal-hal berikut ini$
Tim harus mengarahkan permintaan konfirmasi kepada pihak ketiga yang diyakini
oleh tim memiliki pengetahuan mengenai informasi yang dikonfirmasi
Tim harus mempertimbangkan hubungan antara klien dengan pihak yang
dikonfirmasi yaitu apakah responden memiliki kecenderungan untuk memihak klien
!". *1 3alam pelaksanaan prosedur konfirmasi, tim harus memperhatikan hal-hal
berikut ini$
+edapat mungkin dilakukan konfirmasi bentuk positif
.onfirmasi disiapkan oleh klien dan diketik di atas kertas kop klien
.onfirmasi dikirimkan oleh tim melalui surat atau fa= langsung kepada pihak yang
dikonfirmasi dan tim harus memastikan bah,a surat konfirmasi tersebut diterima
oleh pihak yang dituju
a,aban konfirmasi hendaknya langsung dialamatkan ke .AP 2attention kepada tim
yang melaksanakan audit4
!". -" ika tidak semua pihak yang dituju memberikan ja,aban konfirmasi, maka tim
harus mengirimkan permintaan konfirmasi kedua, atau seringkali ketiga kepada pihak
yang belum memberikan ja,aban konfirmasi. angka ,aktu antar konfirmasi tersebut
lihat .ebijakan .onfirmasi.
!". -# a,aban konfirmasi yang masuk harus segera diolah dengan melihat tingkat
pengembalian konfirmasi, baik dari jumlah maupun rupiah.
!". -% ika dari ja,aban yang masuk banyak yang menyangkal jumlah yang
dikonfirmasi atau jika jumlah yang mengembalikan konfirmasi sangat sedikit 2meskipun
sudah dikonfirmasi hingga tiga kali4, maka tim harus melaksanakan prosedur alternatif,
misalnya dengan memeriksa mutasi rekening yang bersangkutan dan memeriksa
pembayaran tagihan setelah tanggal neraca.
Pengamatan Terhadap Penghitungan Fisik Sediaan
!". -& +A +eksi &&# memberikan panduan bagi auditor independen dalam pengamatan
penghitungan fisik sediaan. Auditor independen yang mengeluarkan suatu pendapat
apabila ia tidak melaksanakan pengamatan penghitungan fisik sediaan harus menyadari
bah,a ia bertanggung ja,ab untuk menjelaskan dasar yang digunakan untuk
menyatakan pendapatnya.
!". -! Berdasarkan standar tersebut, ketentuan untuk pengamatan terhadap
penghitungan fisik sediaan adalah sebagai berikut$
ika kuantitas hanya ditentukan melalui penghitungan fisik, maka tim perlu hadir
pada saat penghitungan
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - ## ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
ika perusahaan menyelenggarakan metode perpetual yang dilaksanakan dengan
baik dan dicek secara memadai, maka tim dapat melaksanakan pengamatan
penghitungan fisik sediaan selama maupun setelah periode yang diaudit
ika perusahaan menggunakan metode pengendalian sediaan atau metode
penentuan sediaan dengan cara sampling statistik yang sangat efektif dan cukup
dapat diandalkan, maka tim harus$
memperoleh keyakinan bah,a prosedur atau metode yang digunakan
oleh klien cukup dapat diandalkan untuk menghasilkan kuantitas yang sama
dengan jika dilakukan melalui penghitungan fisik
hadir untuk melakukan pengamatan terhadap penghitungan yang
dipandang perlu
memperoleh keyakinan bah,a rancangan pengambilan sampel telah
mencukupi dan sah secara statistik, dan telah diterapkan secara benar, serta
hasilnya masuk akal sesuai dengan kondisinya

!". -* ika dengan prosedur-prosedur pada paragraf !".-! di atas tim tetap tidak
memperoleh keyakinan bah,a sediaan ada di tangan klien, maka tim perlu melakukan
atau mengamati beberapa penghitungan fisik sediaan dan menerapkan pengujian
memadai atas transaksi yang terkait digabungkan dengan inspeksi atas catatan
penghitungan fisik yang diselenggarakan oleh klien dan prosedur yang berkaitan dengan
fisik sediaan yang mendasari saldo sediaan yang dicantumkan dalam neraca.
!". -- ika sediaan berada di tempat lain 2dalam penguasaan pihak ketiga4, tim dapat
melakukan konfirmasi langsung secara tertulis dari pengelola tempat penyimpanan
tersebut. ika sediaan yang ada pada pihak ketiga jumlahnya cukup signifikan, tim harus
menerapkan satu atau lebih prosedur berikut$
(enguji prosedur yang digunakan oleh pemilik barang untuk meneliti kemampuan
dan kinerja operator gudang
(emperoleh laporan auditor independen atas prosedur penga,asan yang digunakan
oleh operator gudang yang berhubungan dengan penyimpanan barang dan)atau
menerapkan prosedur alternatif di gudang untuk memperoleh keyakinan memadai
bah,a informasi yang diterima dari operator gudang dapat diandalkan
(elakukan pengamatan terhadap penghitungan fisik barang, jika dapat dilaksanakan
dan beralasan
ika tanda terima barang gudang telah digadaikan oleh klien sebagai jaminan utang,
maka tim perlu mendapatkan konfirmasi dari kreditur yang bersangkutan mengenai
tanda terima gudang yang digadaikan tersebut 2dalam bentuk pengujian, jika
dimungkinkan4.
Pengujian Harga Terhadap Saldo Akhir Sediaan
!". -/ Pengujian harga ini dimaksudkan untuk menetapkan apakah sediaan telah dinilai
secara benar.
!". -0 Tim harus menguji perhitungan kuantitas kali harga dari beberapa item sediaan,
termasuk menguji penjumlahan 2footing4, kemudian menelusuri hasil perhitungan
tersebut ke buku besar.
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - #% ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
Inspeksi Terhadap Aktiva
!". -1 7nspeksi terhadap aktiva dimaksudkan untuk meyakinkan keberadaan,
kepemilikan, dan kelengkapan aktiva yang bersangkutan.
!". /" Prosedur yang dilakukan untuk memperoleh bukti tentang keberadaan,
kepemilikan, dan kelengkapan aktiva antara lain$
7nspeksi fisik, termasuk bukti)sertifikat kepemilikan
.onfirmasi dengan penerbit 2issuer), kustodian, maupun pialang
(empelajari perjanjian pelaksanaan kemitraan atau perjanjian sejenis
Pencocokan Saldo
!". /# Pencocokan saldo menurut buku tambahan dengan buku besarnya dimaksudkan
untuk meyakinkan ketelitian dan kecermatan.
!". /% Pencocokan dilakukan dengan cara mencocokkan antara jumlah saldo-saldo
akun individual dengan saldo buku besarnya.
Pengujian Pisah Batas cut!off"
!". /& Pengujian pisah batas 2cut-off4 dimaksudkan untuk meyakinkan ketepatan
pengakuan transaksi pada periode yang seharusnya.
!". /! Pengujian pisah batas dilakukan dengan cara menguji ketepatan pengakuan
transaksi-transaksi yang terjadi satu atau dua minggu sebelum dan setelah tanggal
neraca.
Permintaan Keterangan Kepada #anajemen
!". /* Permintaan keterangan kepada manajemen dimaksudkan untuk memperoleh
keyakinan berkaitan dengan unsur tindakan pelanggaran hukum dan pihak yang
mempunyai hubungan istime,a apakah pengungkapannya telah memadai.
!". /- Permintaan keterangan kepada manajemen dapat dilakukan baik secara lisan
dan bilamana dianggap perlu harus dilakukan secara tertulis.
$valuasi Terhadap $stimasi Akuntansi
!". // +A +eksi &!% memberikan panduan bagi auditor dalam memperoleh dan
mengevaluasi bukti audit kompeten yang cukup untuk mendukung estimasi akuntansi
signifikan dalam audit atas laporan keuangan berdasarkan standar auditing yang
ditetapkan 7katan Akuntan 7ndonesia.
!". /0 :stimasi akuntansi didefinisikan sebagai pemerkiraan suatu unsur, pos, atau
akun laporan keuangan. 3alam laporan keuangan, estimasi akuntansi mengukur
dampak transaksi atau peristi,a bisnis masa lalu, atau mengukur status sekarang suatu
aktiva atau ke,ajiban. >ontoh transaksi-transaksi yang merupakan estimasi adalah
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - #& ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
pajak penghasilan tangguhan, biaya garansi, biaya penyusutan dan cadangan piutang
ragu-ragu.
!". /1 (anajemen bertanggung ja,ab terhadap estimasi akuntansi ini.
!". 0" Tim bertanggung ja,ab untuk mengevaluasi kepantasan estimasi akuntansi yang
dibuat oleh manajemen dalam konteks laporan keuangan secara keseluruhan.
!". 0# Tujuan tim pada ,aktu mengevaluasi estimasi akuntansi adalah untuk
memperoleh bukti audit kompeten yang cukup untuk memberikan keyakinan memadai
bah,a$
+emua estimasi akuntansi yang dapat berdampak material bagi laporan keuangan
telah ditetapkan
:stimasi akuntansi tersebut masuk akal dalam kondisi yang bersangkutan
:stimasi akuntansi disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku dan
diungkapkan secara memadai
!". 0% 3alam mengevaluasi apakah manajemen telah mengidentifikasi semua estimasi
akuntansi yang dapat berdampak material bagi laporan keuangan, tim harus
mempertimbangkan untuk melaksanakan prosedur berikut ini$
(empertimbangkan asersi yang terkandung dalam laporan keuangan untuk
menentukan kebutuhan akan estimasi
(elakukan evaluasi terhadap informasi yang diperoleh dalam melaksanakan
prosedur lain, seperti$
7nformasi tentang perubahan yang telah dilakukan atau direncanakan
terhadap bisnis entitas, termasuk perubahan strategi operasi, dan industri tempat
klien berusaha yang mungkin menunjukkan kebutuhan untuk membuat estimasi
akuntansi
Perubahan dalam metode pengumpulan informasi
7nformasi tentang adanya tuntutan pengadilan, klaim, dan hal-hal
bersyarat lainnya
7nformasi yang berasal dari notulen rapat direksi, pemegang saham, dan
komite lainnya yang ada
7nformasi yang terdapat dalam laporan pemeriksaan atau laporan badan
pengatur, korespondensi dengan penga,as, dan badan lain yang serupa dari
badan pengatur
(eminta keterangan dari manajemen tentang adanya keadaan yang mungkin
memberikan petunjuk mengenai perlunya membuat estimasi akuntansi

!". 0& 3alam mengevaluasi kepantasan 2reasona!leness4 suatu estimasi, tim harus
memahami bagaimana manajemen membuat estimasi dan kemudian melakukan satu
atau kombinasi dari pendekatan berikut ini$
(e-reviu dan menguji proses yang digunakan oleh manajemen dalam
mengembangkan estimasinya
(engembangkan harapan secara independen tentang estimasi untuk menguatkan
kepantasan estimasi
(ereviu peristi,a atau transaksi kemudian yang terjadi sebelum selesainya
pekerjaan lapangan
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - #! ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
Langkah 4: Menge$aluasi %asil Pengujian #aldo &in'i
!". 0! :valuasi hasil pengujian saldo rinci dimaksudkan untuk memastikan bah,a
tujuan pengujian telah tercapai.
!". 0* ika ditemukan penyimpangan selama pengujian, maka$
Apabila penyimpangan timbul dari kelemahan pengendalian intern, maka tim harus
melakukan evaluasi kembali atas penilaian risiko pengendalian intern serta akibatnya
terhadap akun yang dipengaruhi.
Apabila penyimpangan berasal dari pengujian item yang signifikan 2yang diuji #"";4,
maka penyimpangan dimasukkan ke dalam daftar penyimpangan audit 2audit
difference summary4.
Apabila penyimpangan berasal dari item yang disampel, maka dilakukan perluasan
pengujian sampai maksimum %*; dari jumlah yang disampel. .alau sampel
dilakukan secara statistik, maka penyimpangan diekstrapolasi.
Apabila penyimpangan berasal dari pengujian estimasi akuntansi 2sifatnya
judgement4, maka penyimpangannya dimasukkan ke dalam daftar penyimpangan
audit.
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - #* ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
Langkah (: Melaksanakan Pengujian ahap Akhir
!". 0- Pengujian tahap akhir meliputi$
.ontinjensi
Peristi,a kemudian
.elangsungan hidup usaha
Kontinjensi
!". 0/ Pengertian$
Aktiva kontinjensi adalah aktiva potensial yang timbul dari peristi,a masa lalu dan
keberadaannya menjadi pasti dengan terjadi atau tidak terjadinya satu peristi,a atau
lebih pada masa datang yang tidak sepenuhnya berada dalam kendali perusahaan
.e,ajiban kontinjensi adalah$
a. ke,ajiban potensial yang timbul dari peristi,a masa lalu dan keberadaannya
menjadi pasti dengan terjadi atau tidak terjadinya satu peristi,a atau lebih pada
masa datang yang tidak sepenuhnya berada dalam kendali perusahaan? atau
b. ke,ajiban kini yang timbul sebagai akibat peristi,a masa lalu, tetapi tidak diakui
karena$
i. tidak terdapat kemungkinan besar 2not probable4 perusahaan mengeluarkan
sumber daya yang mengandung manfaat ekonomis 2selanjutnya disebut
sebagai @sumber dayaA4 untuk menyelesaikan ke,ajibannya? atau
ii. jumlah ke,ajiban tersebut tidak dapat diukur secara andal
.e,ajiban diestimasi adalah ke,ajiban yang ,aktu dan jumlahnya belum pasti
!". 00 +esuai dengan P+A. 9o. */, perusahaan tidak diperkenankan mengakui adanya
aktiva kontinjensi dan ke,ajiban kontinjensi dalam laporan keuangannya, kecuali
sebagai bagian dari >atatan Atas 'aporan .euangan. 5leh karena itu, pemeriksaan
lebih diarahkan kepada ke,ajiban diestimasi yang harus diakui oleh perusahaan.
!". 01 .e,ajiban diestimasi sebenarnya juga merupakan bagian dari ke,ajiban
kontinjen, tetapi kemungkinan terjadinya besar dan jumlahnya sudah bisa diperkirakan.
>ontoh dari ke,ajiban ini adalah$
Tunjangan kenikmatan yang akan diterima 2employee !enefit4 dalah hal terjadi
pemutusan hubungan kerja
3enda atau biaya pemulihan pencemaran lingkungan
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - #- ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
Biaya kegiatan purna-operasi 2decommissioning) instalasi minyak atau instalasi
nuklir sebatas jumlah yang harus ditanggung perusahaan untuk memperbaiki
kerusakan yang telah ditimbulkan
!". 1" (anajemen bertanggung ja,ab untuk$
(enentukan besarnya kemungkinan penyelesaian ke,ajiban yang mengakibatkan
arus kas keluar di masa mendatang
(enentukan estimasi yang handal mengenai jumlah ke,ajiban tersebut
(enyesuaikan dengan perlakukan akuntansi, termasuk pengungkapannya
!". 1# ika perusahaan mengakui adanya ke,ajiban diestimasi, tim harus memperoleh
bukti yang cukup dan memadai untuk dapat mengambil kesimpulan berkaitan dengan
perlakuan akuntansi maupun pengungkapan ke,ajiban diestimasi pada laporan
keuangan.
!". 1% Prosedur audit yang harus dilakukan tim adalah$
(emahami prosedur-prosedur untuk mengidentifikasi, mengevaluasi dan
mempertanggung-ja,abkan kontinjensi
(eminta penjelasan atas hal-hal berikut ini
.emungkinan adanya tuntutan, baik yang sedang berjalan maupun
sedang ditunda
.laim-klaim dan kontinjensi lainnya yang berpotensi dapat mempengaruhi
laporan keuangan
Penilaian manajemen, bersama pihak ketiga lainnya, mengenai hasil dari
tuntutan)klaim
(empelajari dokumen-dokumen dan laporan-laporan, seperti$ notulen rapat direksi
dan komisaris, korespondensi dengan kantor pajak atau kantor-kantor pemerintah
lainnya dan korespondensi dengan penasihat hukum
!". 1& ika kemungkinan tuntutan atau klaim benar-benar terjadi, atau tim meyakini
bah,a memang terjadi, tim sebaiknya melakukan komunikasi secara langsung dengan
penasihat hukum klien. .omunikasi sebaiknya dilakukan secara tertulis dan ja,aban dari
penasihat hukum hendaknya langsung ditujukan kepada tim.
!". 1! .omunikasi dengan penasihat hukum klien hendaknya dilakukan sesuai dengan
peraturan yang berlaku serta dengan persetujuan klien.
!". 1* Audit program untuk pengujian kontinjensi terlampir.
Peristiwa kemudian
!". 1- +A +eksi *-" memberikan pedoman bagi auditor dalam audit atas laporan
keuangan berdasarkan standar auditing yang ditetapkan 7katan Akuntan 7ndonesia,
dalam hal auditor mengevaluasi kejadian atau transaksi yang terjadi setelah tanggal
neraca tetapi mempunyai pengaruh terhadap laporan keuangan pada periode yang
diperiksa.
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - #/ ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
!". 1/ Peristi,a kemudian adalah peristi,a atau kejadian yang terjadi setelah tanggal
penutupan buku tetapi sebelum diterbitkannya laporan keuangan dan laporan audit,
yang mempunyai akibat material terhadap laporan keuangan, sehingga memerlukan
penyesuaian atau pengungkapan dalam laporan-laporan tersebut.
!". 10 3ua peristi,a kemudian yang memerlukan perhatian manajemen dan
memerlukan evaluasi tim adalah$
Peristi,a yang memberikan tambahan bukti yang berhubungan dengan kondisi yang
ada pada tanggal neraca dan berdampak terhadap taksiran yang dilakukan dalam
proses penyusunan laporan keuangan. >ontoh, kerugian sebagai akibat piutang
tidak tertagih yang disebabkan oleh adanya pelanggan yang mengalami kesulitan
keuangan dan menuju kebangkrutan sesudah tanggal neraca
Peristi,a-peristi,a yang menyediakan tambahan bukti yang berhubungan dengan
kondisi yang tidak ada pada tanggal neraca yang dilaporkan, namun kondisi tersebut
ada sesudah tanggal neraca. Peristi,a-peristi,a ini tidak memerlukan penyesuaian
terhadap laporan keuangan, namun beberapa peristi,a memerlukan pengungkapan
agar tidak menyesatkan pembaca laporan keuangan. >ontoh-contoh peristi,a dalam
kelompok ini antara lain$
Penjualan obligasi atau penerbitan saham baru
Pembelian bisnis
Terjadinya tuntutan hukum yang disebabkan oleh peristi,a yang terjadi
sesudah tanggal neraca
.erugian aktiva tetap atau sediaan yang diakibatkan oleh kebakaran
.erugian piutang yang diakibatkan oleh kondisi 2seperti kebangkrutan
pelanggan4 yang terjadi sesudah tanggal neraca

!". 11 Beberapa prosedur khusus diterapkan untuk kejadian sesudah tanggal neraca
adalah$
Pengujian data untuk meyakinkan bah,a penentuan pisah batas telah dilakukan
dengan semestinya
Pengujian data yang memberikan informasi yang dapat membantu auditor dalam
mengevaluasi aktiva dan utang pada tanggal neraca
!". #"" 3i samping itu, tim harus melaksanakan prosedur berikut ini yang dilaksanakan
pada saat atau mendekati saat penyelesaian pekerjaan lapangan$
(embaca laporan keuangan interim yang terakhir? membandingkan laporan
keuangan interim dengan laporan keuangan yang akan dilaporkan? dan membuat
berbagai perbandingan lainnya yang dipertimbangkan cukup memadai sesuai
dengan kondisi yang ada
(eminta keterangan dan membicarakan dengan pejabat atau eksekutif yang
bertanggung ja,ab atas masalah keuangan dan akuntansi 2terbatas pada lokasi
utama, jika semestinya demikian4 tentang$
Apakah ada utang bersyarat yang cukup besar atau komitmen yang
terjadi pada tanggal neraca yang dilaporkan atau pada tanggal pertanyaan
diajukan
Apakah ada perubahan yang cukup signifikan dalam modal saham, utang
jangka panjang, atau modal kerja sampai pada tanggal pertanyaan diajukan
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - #0 ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
+tatus sekarang mengenai unsur, dalam laporan keuangan yang
dilaporkan, yang dipertanggungja,abkan berdasarkan data sementara, a,al,
atau data yang tidak konklusif
Apakah penyesuaian 2adjustment) yang tidak biasanya terjadi telah dibuat
selama periode dari tanggal neraca sampai dengan tanggal pertanyaan diajukan
(embaca notulen rapat para pemegang saham, direktur, komite resmi lainnya dan
apabila notulen rapat tidak tersedia, auditor meminta keterangan mengenai masalah
yang dibicarakan dalam rapat tersebut
(eminta keterangan kepada konsultan hukum klien tentang adanya tuntutan hukum,
klaim dan keputusan pengadilan
(endapatkan surat representasi dari pejabat yang ber,enang, umumnya adalah
presiden direktur dan direktur keuangan, yang bertanggal sama dengan tanggal
laporan audit, tentang apakah setiap peristi,a yang terjadi setelah tanggal laporan
keuangan yang dilaporkan oleh auditor independen, menurut pandangan para
eksekutif tersebut akan memerlukan penyesuaian atau pengungkapan dalam
laporan-laporan tersebut
(eminta keterangan tambahan atau melaksanakan beberapa prosedur yang
dipertimbangkan perlu dan semestinya untuk menja,ab pertanyaan yang timbul
sehubungan dengan pelaksanaan prosedur, permintaan keterangan, dan
pembicaraan yang telah dilaksanakan
!". #"# .uesioner untuk pengujian peristi,a kemudian terdapat pada <ormulir !"."*$
.ejadian +etelah Tanggal 9eraca.
Kelangsungan Hidup Usaha
!". #"% +A +eksi &!# memberikan panduan bagi auditor dalam mengaudit laporan
keuangan berdasarkan standar auditing yang ditetapkan 7katan Akuntan 7ndonesia,
dalam hal auditor mengevaluasi apakah ada kesangsian tentang kemampuan entitas
untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.
!". #"& Tim harus mengevaluasi apakah terdapat kesangsian besar mengenai
kemampuan entitas dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka
,aktu satu tahun dengan cara sebagai berikut$
Tim mempertimbangkan apakah hasil prosedur yang dilaksanakan dalam
perencanaan, pengumpulan bukti audit untuk berbagai tujuan audit, dan
penyelesaian auditnya, dapat mengidentifikasi keadaan atau peristi,a yang, secara
keseluruhan, menunjukkan adanya kesangsian besar mengenai kemampuan entitas
dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka ,aktu satu tahun.
(ungkin diperlukan untuk memperoleh informasi tambahan mengenai kondisi dan
peristi,a beserta bukti-bukti yang mendukung informasi yang mengurangi
kesangsian tim
ika tim yakin bah,a terdapat kesangsian besar mengenai kemampuan entitas
dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka ,aktu satu tahun, tim
harus$
(emperoleh informasi mengenai rencana manajemen yang ditujukan
untuk mengurangi dampak kondisi dan peristi,a tersebut
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - #1 ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
(enentukan apakah kemungkinan bah,a rencana tersebut dapat secara
efektif dilaksanakan
+etelah tim mengevaluasi rencana manajemen, tim mengambil kesimpulan apakah
tim masih memiliki kesangsian besar mengenai kemampuan entitas dalam
mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka ,aktu satu tahun
!". #"! Prosedur yang mungkin diambil tim adalah$
Prosedur analitik
Reviu terhadap peristi,a kemudian
Reviu terhadap kepatuhan terhadap syarat-syarat utang dan perjanjian penarikan
utang
Pembacaan notulen rapat pemegang saham, de,an komisaris, dan komite atau
panitia penting yang dibentuk
Permintaan keterangan kepada penasihat hukum entitas tentang perkara
pengadilan, tuntutan, dan pendapatnya mengenai hasil suatu perkara pengadilan
yang melibatkan entitas tersebut
.onfirmasi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istime,a dan pihak
ketiga mengenai rincian perjanjian penyediaan atau pemberian bantuan keuangan
!". #"* .ondisi dan peristi,a yang mengidentifikasi tentang kesangsian perusahaan
dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya?
Trend negatif
Petunjuk lain tentang kemungkinan kesulitan keuangan
(asalah intern, seperti pemogokan kerja, ketergantungan akan satu proyek tertentu
(asalah luar yang telah terjadi, misalnya pengaduan gugatan pengadilan
!". #"- .uesioner untuk pengujian kelangsungan hidup usaha terdapat pada <ormulir
!"."-$ .elangsungan 8idup 6saha.
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - %" ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
Langkah ): Meminta #urat &epresentasi Manajemen
!". #"/ +A +eksi &&& mensyaratkan auditor untuk memperoleh representasi tertulis dari
manajemen sebagai bagian dari audit yang dilaksanakan sesuai dengan standar
auditing yang ditetapkan 7nstitut Akuntan Publik 7ndonesia dan sekaligus memberikan
panduan mengenai surat representasi yang harus diperoleh.
!". #"0 Representasi tertulis dari manajemen biasanya menegaskan representasi lisan
yang disampaikan oleh manajemen kepada tim selama proses audit dan menunjukkan
serta mendokumentasikan lebih lanjut ketepatan representasi tersebut, dan mengurangi
kemungkinan salah paham mengenai masalah yang direpresentasikan. Representasi
manajemen merupakan bagian dari bukti audit tetapi bukan merupakan pengganti bagi
penerapan prosedur audit yang diperlukan untuk memperoleh dasar memadai bagi
pendapat auditor atas laporan keuangan.

!". #"1 ika suatu representasi yang dibuat oleh manajemen bertentangan dengan bukti
audit lain, tim harus menyelidiki keadaan tersebut dan mempertimbangkan keandalan
representasi tersebut. Berdasarkan keadaan tersebut, tim harus mempertimbangkan
apakah keandalan representasi manajemen yang berkaitan dengan aspek lain laporan
keuangan memadai dan beralasan.
!". ##" Representasi tertulis dari manajemen ,ajib diperoleh untuk semua laporan
keuangan dan periode yang dicakup oleh laporan audit. +ebagai contoh, jika laporan
keuangan komparatif dilaporkan, representasi tertulis yang diperoleh pada penyelesaian
audit yang terkini harus mencakup semua periode yang dilaporkan.
!". ### Representasi tertulis harus ditujukan kepada tim audit. .arena tim
berkepentingan dengan peristi,a yang terjadi sampai dengan tanggal laporannya yang
mungkin memerlukan penyesuaian terhadap atau pengungkapan dalam laporan
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - %# ) %#

KANTOR AKUNTAN PUBLIK Drs. KRISNAWAN ,Ak.
keuangan, representasi harus dibuat per tanggal tidak lebih a,al dari tanggal laporan
audit. +urat harus ditandatangani oleh anggota manajemen yang bertanggung ja,ab
menyeluruh atas masalah-masalah keuangan dan operasional, yang diyakini oleh tim
bertanggung ja,ab menyeluruh atas dan berpengetahuan tentang, secara langsung
atau melalui orang lain dalam organisasi, masalah-masalah yang dicakup dalam
representasi.
!". ##% Penolakan manajemen untuk melengkapi representasi tertulis merupakan
pembatasan terhadap lingkup audit yang menghalangi tim untuk memberikan pendapat
,ajar tanpa pengecualian dan biasanya cukup menyebabkan tim tidak memberikan
pendapat atau menarik diri dari perikatan.
!". ##& +urat representasi manajemen harus telah diperoleh sebelum laporan final
didistribusikan kepada pihak-pihak penerima.
!". ##! >ontoh surat representasi lihat formulir !"."/$ +urat Representasi.
Pengujian dan Pengumpulan
Bukti
40 - %% ) %#