Anda di halaman 1dari 35

DOKUMENTASI PRODUKSI

MEDAN
PABRIK FARMASI & FAKTOR PENUNJANG
Sumber Daya Manusia
( SDM )
> Semua tenaga kerja,
dari tenaga ahli (apote-
teker) s/d operator harus
Perangkat Keras
( Hardware)
> Bangunan, peralatan
produksi & fasilitas
penunjang (utilitas) harus teker) s/d operator harus
terlatih.
penunjang (utilitas) harus
memenuhi ketentuan
CPOB - kualifikasi
Perangkat Lunak
(Software)
Semua aturan tertulis yang
berhubungan dengan kegiatan
operasional pabrik.
PABRIK
FARMASI
SDM
HARDWARE
( Perangkat
Keras )
SOFTWARE
( Perangkat
Lunak )
ADALAH CATATAN TERTULIS SEBAGAI :
- DOKUMENTASI / SEJARAH
- PERINTAH
- CARA PELAKSANAAN
- PETUNJUK
YANG HARUS DILAKUKAN PADA SETIAP AKTIVITAS DI PABRIK
Dokumentasi
Seluruh prosedur, instruksi dan catatan tertulis
yang berhubungan dengan pembuatan obat.
(lampiran 10).
Sangat esensial dalam mengoperasikan suatu
perusahaan farmasi agar dapat memenuhi
persyaratan CPOB persyaratan CPOB
Sistem dokumentasi yang dirancang atau
digunakan hendaklah mengutamakan
tujuannya, yaitu: menentukan, memantau dan
mencatat mutu dari seluruh aspek produksi
dan pengendalian mutu
04/10/2010 4
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
Dokumentasi
Dokumentasi pembuatan obat merupakan bagian
dari sistem informasi manajemen yang meliputi
spesifikasi, prosedur, metode dan instruksi,
perencanaan, pelaksanaan, pengendalian serta
evaluasi seluruh rangkaian kegiatan pembuatan
obat. obat.
Dokumentasi sangat penting untuk memastikan
bahwa setiap petugas mendapat instruksi secara
rinci dan jelas mengenai bidang tugas yang harus
dilaksanakannya sehingga memperkecil resiko
terjadinya salah tafsir dan kekeliruan yang biasanya
timbul karena hanya mengandalkan komunikasi
lisan.
04/10/2010 5
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
Dokumentasi
Sistem dokumentasi hendaklah
menggambarkan riwayat lengkap dari setiap
bets atau lot suatu produk sehingga
memungkinkan penyelidikan serta
penelusuran terhadap bets atau lot produk penelusuran terhadap bets atau lot produk
yang bersangkutan.
Sistem dokumentasi digunakan pula dalam
penentuan dan pengendalian, misal kondisi
lingkungan, perlengkapan dan personalia.
04/10/2010 6
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
Dokumentasi
Terkait dengan Kegiatan
1. Ketentuan Umum 6. Dokumen Pemeliharaan,
Pembersihan dan
PemantauanRuangan dan
Peralatan Produksi
2. Spesifikasi 7. Dokumen Penanganan Keluhan
terhadap Obat, Penarikan kembali
7
terhadap Obat, Penarikan kembali
Obat, Obat Kembalian dan
Pemusnahan Obat
3. Dokumen Produksi
8. Dokumen untuk Peralatan Khusus
4. Dokumen Pengawasan Mutu 9. Prosedur dan Catatan Inspeksi Diri
5. Dokumen Penyimpanan dan
Distribusi
10. Pedoman dan Catatan Pelatihan
CPOB bagi Karyawan
deskriptif Formulir Kode Penandaan
JENIS DOKUMEN
04/10/2010
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
8
deskriptif Formulir Kode Penandaan
Dokumen deskriptif:
berisi instruksi yang menunjukkan cara
melakukan suatu prosedur atau suatu
deskriptif Formulir Kode Penandaan
melakukan suatu prosedur atau suatu
penyelidikan, atau berisi suatu deskripsi dari
spesifikasi.
Contoh:
Prosedur Tetap (10.1.1a-b), Spesifikasi (10.2.1.1., 10.2.2.1.,
10.2.3.1.), Dokumen Produksi Induk (10.3.1.), Prosedur
Pengolahan Induk (10.3.2.) , Prosedur Pengemasan Induk
(10.3.3.).
04/10/2010
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
9
Dokumen berupa Formulir:
Dokumen berupa formulir yang digunakan untuk
deskriptif Formulir Kode Penandaan
Dokumen berupa formulir yang digunakan untuk
mencatat data pada saat pelaksanaan tugas,
pengujian atau kejadian.
Contoh:
Formulir Laporan, Catatan Pengolahan Bets (10.3.4.),
Catatan Pengemasan Bets (10.3.5.), Buku Harian Mesin.
04/10/2010
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
10
Dokumen berupa Sistem Identifikasi/Kode:
Dokumen berupa SistemIdentifikasi atau Kode
terdiri dari Angka atau Abjad ataupun Gabungan
deskriptif Formulir Kode Penandaan
terdiri dari Angka atau Abjad ataupun Gabungan
keduanya yang digunakan untuk menelusuri
informasi dan dokumen.
Contoh:
No. Protap, No. Peralatan, No. Formulir, No.
Penerimaan, No. Bets/Lot
04/10/2010
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
11
Dokumen berupa Sistem Penandaan:
Dokumen berupa SistemPenandaan digunakan
deskriptif Formulir Kode Penandaan
Dokumen berupa SistemPenandaan digunakan
untuk mengidentifikasi status suatu peralatan atau
fasilitas, daerah terbatas atau peringatan.
Contoh:
Label Bahan Baku, Karantina, Penolakan, Label
BERSIH, Label MENUNGGU PEMBERSIHAN,
dsb.
04/10/2010
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
12
SPESIFIKASI OBAT JADI
Gudang
B. AWAL
Timbang
SPESIFIKASI
R & D
DOSSIER
REGISTRASI
KHASIAT, KEA-
MANAN & MUTU
Validasi proses
Isi
Sachet
Staging
COD/COL
Super
mixing
Mixing
Cair
Drying
Pengisian
Mixing
Akhir
Cetak
Tablet
OBAT
JADI
Granul
basah
Granul
Kering
Mixing
Akhir
Strip
ping
Filtering
Isi
Kapsul
Salut
Tablet
Bottling
Validasi proses
SPESIFIKASI OBAT JADI
Gudang
B. AWAL
Timbang
SPESIFIKASI
R & D
DOSSIER
REGISTRASI
DOK. PRODUK
SI INDUK
PROS. PENGO-
LAHAN INDUK
CAT.PENGO-
LAHAN BETS
PROS. PENGE-
MASAN INDUK
KHASIAT, KEA-
MANAN & MUTU
Validasi proses
validasi proses
Isi
Sachet
Staging
COD/COL
Super
mixing
Mixing
Cair
Drying
Pengisian
Mixing
Akhir
Cetak
Tablet
OBAT
JADI
Granul
basah
Granul
Kering
Mixing
Akhir
Strip
ping
Filtering
Isi
Kapsul
Salut
Tablet
Bottling
Validasi proses
SPESIFIKASI OBAT JADI
Gudang
B. AWAL
Timbang
SPESIFIKASI
R & D
DOSSIER
REGISTRASI
DOK. PRODUK
SI INDUK
PROS. PENGO-
LAHAN INDUK
CAT.PENGO-
LAHAN BETS
PROS. PENGE-
MASAN INDUK
KHASIAT, KEA-
MANAN & MUTU
PROSEDUR SESUAI SPESIFIKASI PROSEDUR DILUAR SPESIFIKASI
Validasi proses
Validasi proses
Isi
Sachet
Staging
COD/COL
Super
mixing
Mixing
Cair
Drying
Pengisian
Mixing
Akhir
Cetak
Tablet
OBAT
JADI
Granul
basah
Granul
Kering
Mixing
Akhir
Strip
ping
Filtering
Isi
Kapsul
Salut
Tablet
Bottling
Validasi proses
PENGOLAHAN









BAHAN
AWAL
BAHAN BAKU
Bahan berkhasiat
Bahan pembawa
Bahan tambahan
PRODUK
ANTARA
PRODUK
RUAHAN
DIAGRAM PRODUKSI OBAT JADI STERIL





PENGEMASAN

DIAGRAM ALIR PROSES PRODUKSI OBAT
(dari definisi-definisi pada PEDOMANCPOB)

BAHAN
PENGEMAS
Primer
Sekunder
OBAT JADI
BERMUTU
Kemanjuran
Keamanan
stabilitas
04/10/2010 16
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
Lampiran 1 : Dokumentasi Produksi



















DOKUMEN PRODUKSI INDUK
merupakan pedoman dasar produksi untuk tiap jenis obat jadi
dengan bentuk sediaan dan kekuatan tertentu tanpa
memperhatikan besarnya bets
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK
merupakan pedoman pengolahan yang
lebih rinci untuk masing-masing obat
PROSEDUR PRODUKSI INDUK
merupakan pedoman produksi yang
lebih rinci untuk tiap jenis obat jadi
dengan bentuk sediaan, kekuatan serta
besarnya bets
PROSEDUR PENGEMASAN INDUK
merupakan pedoman pengemasan yang
lebih rinci untuk masing-masing obat
17
























lebih rinci untuk masing-masing obat
jadi dengan bentuk sediaan, kekuatan
serta besarnya bets
lebih rinci untuk masing-masing obat
jadi dengan bentuk sediaan, kekuatan
serta besarnya bets
CATATAN PENGOLAHAN BETS
merupakan turunan dari Prosedur
Pengolahan Induk yang sudah berisi
data dan informasi mengenai
pelaksanaan pengolahan
CATATAN PENGEMASAN BETS
merupakan turunan dari Prosedur
Pengemasan Induk yang sudah berisi
data dan informasi mengenai
pelaksanaan pengemasan
CATATAN PRODUKSI BETS
merupakan turunan dari Prosedur
Produksi Induk yang sudah berisi data
dan informasi mengenai pelaksanaan
produksi, pengolahan dan pengemasan
Masih Umum:
Besar Bets belum ada
No.Bets tidak ada
Tanggal Produksi tdk ada
18
19
20
21
22
23
24
Batch/Bets dan Nomor Batch/Bets
Batch/Bets adalah sejumlah produk obat yang
mempunyai sifat dan mutu yang seragamyang
dihasilkan dalamsatu siklus pembuatan atas suatu
perintah pembuatan tertentu. Esensi suatu batch
adalah homogenitasnya adalah homogenitasnya
Nomor Batch/Bets adalah penandaan yang terdiri
dari angka atau huruf atau gabungan keduanya, yang
merupakan tanda pengenal suatu batch, yang
memungkinkan penelusuran kembali riwayat lengkap
pembuatan batch tersebut, termasuk tahap-tahap
produksi, pengawasan dan distribusi. (lampiran 6.4.1)
04/10/2010
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
25
Lot
Lot adalah bagian tertentu dari suatu batch/bets yang
memiliki sifat dan mutu yang seragamdalambatas yang
ditetapkan.
Apabila suatu produk obat diproduksi dengan proses terus-
menerus, lot berarti suatu bagian tertentu yang dihasilkan
dalamsuatu satuan waktu atau satuan jumlah sedemikian
rupa sehingga menjamin bagian ini memiliki sifat dan mutu rupa sehingga menjamin bagian ini memiliki sifat dan mutu
yang seragamdalambatas yang telah ditetapkan.
Contoh: dalammembuat larutan untuk 100.000 ampul
bernomor bets 9D15042 dilakukan pencampuran dalam
satu wadah, tetapi sterilisasi keseluruhan ampul yang diisi
dilakukan dalamempat kelompok masing-masing 25.000
ampul. Dalamhal ini satu bets terdiri atas 4 lot yaitu lot
9D150421, 9D150422, 9D150423, 9D150424.
04/10/2010
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
26
NOMOR BETS/LOT
(Lampiran 6.4.1.)

Tahun pembuatan produk ruahan

dentitas produk
Urutan nomor produksi
pada tahun yang sama pada tahun yang sama

A 0 15 042 1 Urutan No lot dari suatu
bets obat jadi

Nomor bets produk ruahan

Tahun pengemasan

04/10/2010 27
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
Contoh :
100.000 ampul bernomor bets 9 D 150 42
pencampuran dilakukan dalam satu wadah, tetapi
sterilisasi keseluruhan ampul yang diisi dilakukan
dalam empat kelompok masing-masing 25.000 dalam empat kelompok masing-masing 25.000
ampul.
Maka satu bets terdiri atas 4 lot yaitu lot :
9 D 15 042 1, 9 D 15 042 2,
9 D 15 042 3, 9 D 15 042 4.
04/10/2010 28
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
N o . B a t c h : 6 4 3 1 0 2 0 8 A m o x i c i l i n 5 0 0 k a p l e t P h a p r o s
N o . B a t c h : 6 4 0 5 2 0 3 0 - 2 P e h a c a i n i n j e k s i P h a p r o s
N o . B a t c h : 0 5 F 0 4 9 S i m v a s t a t i n 1 0 t a b l e t N o v e l l
N o . B a t c h : D 9 1 4 2 3 B M i c o n a z o l e s e r b u k 2 % K i m i a F a r m a
N o . B a t c h : B N 5 2 6 0 9 4 K e m i c e t i n e i n j e k s i C a r l o E r b a
N o . L o t : 5 0 2 6 0 0 S y n t o c i n o n i n j e k s i N o v a r t i s
N o . B a t c h : A H 1 2 4 T r a n s a m i n i n j e k s i O t t o / D a i c h i
N o . B a t c h : 4 0 6 8 3 1 2 D e x a t o n T M C e n d o
N o . L o t : 3 0 5 9 3 0 1 D e c o l g e n t a b l e t P r o b u s
N o . L o t : 3 0 5 1 7 0 1 D e c o l g e n s i r u p P r o b u s
N o . B a t c h : 3 2 9 - 3 0 1 0 0 P o n s t a n F C T 5 0 0 P f i z e r
N o . B a t c h : 3 4 0 3 1 6 0 C l o b a z a m t a b l e t D e x a M e d i c a
N o . B a t c h : E 2 1 4 1 4 B A n t a s i d a D O E N K i m i a F a r m a
N o . B a t c h : D B 1 2 6 5 J C o d e i n 1 0 t a b l e t K i m i a F a r m a N o . B a t c h : D B 1 2 6 5 J C o d e i n 1 0 t a b l e t K i m i a F a r m a
N o . B a t c h : M C 2 9 4 4 J C o d i p r o n t s i r u p K i m i a F a r m a
N o . B a t c h : 0 5 1 0 2 M y l a n t a t a b l e t P a r k e D a v i s
N o . B a t c h : 8 5 0 0 2 V M y l a n t a F o r t e t a b l e t P a r k e D a v i s

C l o b a z a m 1 0 t a b l e t :
P a b r i k : D e x a M e d i c a
N o . R e g . : G P L 9 8 0 5 0 2 4 3 1 0 A 1

P r a - P e n a n d a a n :
N o . B a t c h : 3 4 0 3 1 6 0
M f g D a t e : M a r 0 3
E x p . D a t e : M a r 0 7
04/10/2010 29
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
CARA PEMBERIAN NOMOR BATCH
1 2 3 4 5 6 7

Kotak No.2 dan 3 : menunjukkan tanggal pembuatan obat jadi
Kotak No.4 dan 5 : menunjukkan bulan pembuatan obat jadi
Kotak No.6 dan 1 : menunjukkan tahun pembuatan obat jadi
Kotak No.7 : menunjukkan nomor urut pembuatan obat jadi
pada tanggal tercantum
Contoh :
Injeksi Antalgin No. Batch : 5151081
dibuat :
Tanggal : 15
Bulan : Oktober
Tahun : 1985, dengan nomor urut ke 1 pada tanggal tersebut
04/10/2010 31
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
Obat jadi yang diedarkan/dijual di wilayah Indonesia,
sebelumnya harus didaftarkan terlebih dahulu sebagai
tanda persetujuan Menteri Kesehatan. Pendaftaran
terhadap obat jadi produksi dalam negeri, hanya
diberikan kepada Industri Farmasi yang telah
memenuhi persyaratan Cara Pembuatan Obat yang
Pendaftaran Obat/Pemberian No. Registrasi Obat.
04/10/2010
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
32
memenuhi persyaratan Cara Pembuatan Obat yang
Baik (CPOB). Pendaftaran terhadap obat jadi import
diberikan kepada Industri Farmasi, Pedagang Besar
Farmasi (PBF), atau Apotik yang telah mendapatkan
persetujuan tertulis dari produsennya di luar negeri.
Produsen yang dimaksud juga harus memenuhi
persyaratan CPOB yang berlaku di Indonesia.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5

1 . K o t a k N o . 1 : M e n u n ju k k a n je n i s o ba t ja d i
D : N a ma D a g a n g
G : N a ma G e n e r i k

2 . K o t a k N o . 2 : M e n u n ju k k a n g ol o ng a n o ba t ja d i
N : G o l o n g a n o b a t na r k o ti k a
P : G o l on g a n ob a t p si k o tr o pi k a
K : G o l on g a n ob a t k er a s
T : G ol o ng a n o ba t b e ba s t e rb a t a s
B : G o l on g a n ob a t b eb a s
H : G o l o n g a n o b a t un t u k h e wa n

3 . K o t a k N o . 3 : M e ni n ju k k a n k l a si fi ka s i o b a t ja d i
I : O b a t ja d i i mp o r t
E : O b a t ja d i u n tu k e k s p or t
L : O b a t ja d i p r o du k si d al a m n e g e ri /l o k al
X : O b a t ja d i u n tu k k e p erl u a n k hu s u s , mi s a l p ro g r a m p e me r i n t a h

4 . K o t a k N o . 4 d a n 5 : M e n u n ju k k a n p e ri od e p end a f t a r an o b a t

5 . K o t a k N o . 6 , 7 da n 8 : Me n u n ju k k a n N o . u r u t pa b ri k ( ju ml a h p a b ri k y a n g a d a >1 00 < 1 0 0 0
04/10/2010
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
33
5 . K o t a k N o . 6 , 7 da n 8 : Me n u n ju k k a n N o . u r u t pa b ri k ( ju ml a h p a b ri k y a n g a d a >1 00 < 1 0 0 0

6 . K o t a k N o . 9 , 1 0 d a n 1 1 : M e n u n ju k k a n n o mo r u r u t o ba t ja d i y a ng di s e t u ju i u n t u k ma s i n g - ma s i n g p a b ri k ( ju ml a h
o b a t ja d i u nt u k ma s i n g - ma s i n g p ab ri k di p er ki ra k a n < 1 0 0 0)

7 . K o t a k N o . 1 2 d an 1 3 : Me n u n ju k k a n b en t u k s ed i a an o b a t ja d i

8 . K o t a k N o . 1 4 : M e n u n ju k k a n k e k u at a n s e di aa n o b a t ja d i
A : M e n u n ju k k a n k e k u a t a n o b at ja d i y a n g I di se t u ju i
B : M e n u n ju k k a n k e k u a t a n o b at ja d i y a n g k e I I d i s e tu ju i
C : M e n u n ju k k a n k e k u a t a n o ba t ja d i y an g k e II I d i se t u ju i
D : d s t n y a

9 . K o t a k N o . 1 5 : M e n u n ju k k a n k e ma s a n y a n g b er b e d a un t u k ti a p n a ma , k e k u a t a n d a n b e n t u k s e d i aa n o ba t ja d i
( u n t u k s a tu n a ma , k e k u a t a n d an b e n tu k s e di aa n o b a t ja d i di p e r ki r a k a n ti d a k l e bi h da ri 1 0 kema s a n )
1 : me n u n ju k k a n k e ma s a n u t a ma
2 : me n u n ju k k a n b e d a k e ma s a n y a n g p e r t a m a
3 : me n u n ju k k a n b e d a k e ma s a n y a n g k e d u a
4 : me n u n ju k k a n b e d a k e ma s a n y a n g k e t i ga
5 : d s t n y a
C l o b a z a m t a b l e t D e x a M e d i c a G P L 9 8 0 5 0 2 4 3 1 0 A 1
C o d e i n 1 0 t a b l e t K i m i a F a r m a G N L 9 7 1 2 4 1 1 8 1 0 A 1
C o d e i n 1 0 t a b l e t K i m i a F a r m a s G N L 9 7 1 2 4 1 1 8 1 0 C 1
C o d e i n 1 5 t a b l e t K i m i a F a r m a G N L 9 7 1 2 4 1 1 8 1 0 B 1
C o d i p r o n t S i r u p K i m i a F a r m a D N L 7 4 1 2 4 1 5 6 3 7 A 1
D e c o l g e n s i r u p P r o b u s D T L 9 0 1 4 7 0 4 3 3 7 A 1
D e c o l g e n t a b l e t P r o b u s D T L 7 2 1 4 7 0 6 8 1 0 A 1
D e x a t o n T M C e n d o D K L 7 6 0 3 8 1 0 1 4 6 A 1
K e m i c e t i n e i n j e k s i C a r l o E r b a D K L 0 2 1 1 6 3 5 0 4 4 A 1
M y l a n t a F o r t e t a b l e t P a r k e D a v i s D B L 8 5 7 9 8 0 7 7 6 3 B 1
M y l a n t a t a b l e t P a r k e D a v i s D B L 8 5 2 7 1 0 0 6 1 0 B 1
P e h a c a i n i n j e k s i P h a p r o s D 2 0 1 5 4 4 5
P o n s t a n F C T 5 0 0 P f i z e r D K L 8 5 1 9 8 0 7 1 1 7 A 1
S y n t o c i n o n i n j e k s i N o v a r t i s D K I 9 6 6 7 5 0 1 4 4 3 A 1
04/10/2010
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
34
T r a n s a m i n i n j e k s i O t t o / D a i c h i D K L 7 8 1 8 8 1 1 0 4 3 A 1
X a n a x 0 , 2 5 t a b l e t U p J o h n D P L 9 0 2 6 5 0 2 2 0 4 A 1
X a n a x 0 , 5 t a b l e t U p J o h n D P L 9 0 2 6 5 0 2 2 0 4 B 1
X a n a x 1 t a b l e t U p J o h n D P L 9 0 2 6 5 0 2 2 0 4 C 1
A m o x i c i l i n 2 5 0 k a p s u l I n d o f a r m a G K L 8 9 2 0 9 0 5 9 0 1 A 1
A m o x i c i l i n 5 0 0 k a p l e t I n d o f a r m a G K L 9 0 2 0 9 1 0 8 0 4 A 1
A n t a s i d a D O E N t a b l e t K i m i a F a r m a G B L 8 3 1 2 5 0 1 4 1 0 A 1
C o d i p r o n t C E x p k a p s u l K i m i a F a r m a D N L 7 8 1 2 4 1 5 7 0 1 A 1
C o d i p r o n t C E x p S i r u p K i m i a F a r m a D N L 7 8 1 2 4 1 5 8 3 7 A 1
M i c o n a z o l e s e r b u k 2 % K i m i a F a r m a G T L 8 9 1 2 5 1 0 9 2 4 A 1
S i m v a s t a t i n 1 0 t a b l e t N o v e l l G K L 0 2 3 3 5 0 7 4 1 7 A 1
A m o x i c i l i n 5 0 0 k a p l e t P h a p r o s G K L 9 1 1 9 9 1 2 0 0 4 A 1
CONTOH NOMOR REGISTER

Obat Bebas :
Vicee 500
Reg. No. DBL 8520705712 A2

Obat Bebas Terbatas :
Combionta
Reg. No. DTL 9015801516 A1
MICONAZOLE Serbuk 2%
Reg. No. GTL 8912510924 A1

Obat Keras :
Clavamox 500
Reg. No. DKL 9111615217 B1
04/10/2010
wiryanto, bahan diskusi matakuliah
tekn.Form.Steril
35
Reg. No. DKL 9111615217 B1
Ventolin Inhaler
Reg. No. DKI 9975700139 A1

Obat Psikotropika :
Xanax tablet
Reg. No. DPL 9026502204 C1

Obat Narkotika :
Codipront Sirop
Reg. No. DNL 7412415637 A1
CODEIN 15 mg
Reg. No. GNL 9712411810 B1

Anda mungkin juga menyukai