Anda di halaman 1dari 16

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Penelitian dapat dilakukan dengan baik terhadap ilmu manapun, termasuk
terhadap praktik pendidikan. Penelitian dalam bidang pendidikan banyak yang
lebih diarahkan pada aplikasi dari konsep dan teori. Penelitian yang demikian,
dikelompokkan sebagai penelitian terapan atau applied research. Sedangkan
penelitian yang diarahkan untuk menguji konsep, asumsi, dan proposisi, penelitian
tersebut dikategorikan sebagai penelitian dasar. Penelitian bidang pendidikan
tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif maupun
kuantitatif.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang didapat dibuat rumusan masalah sebagai berikut.
1. Apa pengertian penelitian pendidikan?
2. Apa tujuan diadakannya penelitian pendidikan?
. Apa fungsi penelitian pendidikan?
C. Tujuan
!ujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut.
1. "engetahui pengertian penelitian pendidikan.
2. "emahami tujuan diadakannya penelitian pendidikan.
. "engetahui fungsi penelitian pendidikan.
Page # 1
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Penelitian Peniikan
Pada hakikatnya penelitian merupakan suatu usaha untuk menemukan,
mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan dengan
menggunakan metode$ metode ilmiah. "enurut Suparmoko %1&&1', penelitian
adalah usaha yang secara sadar diarahkan untuk mengetahui atau mempelajari
fakta$fakta baru dan juga sebagai penyaluran hasrat ingin tahu manusia.
Secara umum, penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis
yang dilakukan secara sistematisdan logis untuk mencapai tujuan$tujuan tertentu.
Penelitian merupakan upaya untuk mengembangkan pengetahuan,
mengembangkan dan menguji teori. (alam kaitannya dalam upaya pengembangan
pengetahuan, )elberg %1&*+' mengemukakan lima langkah pengembangan
pengetahuan melalui penelitian, yaitu, %1' mengidentifikasi masalah penelitian, %2'
melakukan studi empiris, %' melakukan replikasi atau pengulangan, %-'
menyatukan %sintesis' dan mere.iu, dan %/' menggunakan dan menge.aluasi
%"c"illan dan Schumacher, 2001 , +'.
Penelitian adalah in.estigasi yang sistematis, terkontrol, empiris dan kritis dari
suatu proposisi hipotesis mengenai hubungan tertentu antarfenomena %1erlinger,
1&*+, 12$1*'. Penelitian merupakan refleksi dari keinginan untuk mengetahui
sesuatu berupa fakta$fakta atau fenomena alam. Perhatian atau pengamatan a3al
terhadap fakta atau fenomena merupakan a3al dari kegiatan penelitian yang
menimbulkan suatu pertanyaan atau masalah %4ndriantoro dan Supomo,1&&&, 1+'.
Sedangkan menurut 5ellin, !ripodi dan "eyer %1&+&' penelitian adalah suatu cara
sistematik untuk maksud meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan
Page # 2
pengetahuan yang dapat disampaikan %dikomunikasikan' dan diuji %di.erifikasi'
oleh peneliti lain.
(ari definisi para ahli di atas, dapat disimpulkan bah3a pengertian penelitian
yaitu suatu proses penyelidikan yang dilakukan secara sadar, bersifat sistematik,
terkontrol, empiris dan kritis, dalam mengungkap suatu fenomena atau hubungan
fenomena tertentu dengan maksud meningkatkan, memodifikasi dan
mengembangkan pengetahuan yang dapat di.erifikasi.
6ntuk lebih jelasnya pemahaman tentang penelitian itu sendiri dengan
memperhatikan beberapa ciri suatu kerja penelitian antara lain sebagai berikut.
a. Penelitian dirancang dan diarahkan guna memecahkan suatu masalah
tertentu sebagai ja3aban terhadap suatu masalah yang menjadi fokus
penelitian.
b. Penelitian memiliki nilai deskripsi dan prediksi serta hasil temuannya
terhadap sampel yang berfokus pada suatu kelompok atau situasi objek
tertentu yang spesifik pang penekanannya pada pengembangan generalisasi,
prinsip$ prinsip, serta teori$ teori.
c. Penelitian memerlukan instrumen dan prosedur pengumpulan data yang
.alid sehingga membuahkan hasil analisis7 penemuan yang akurat dan
terpercaya.
d. Penelitian berkepentingan bukan sekedar mensintesa atau mereorganisasi
hal$hal yang telah diketahui sebelumnya tetapi lebih diarahkan untuk
penemuan baru.
e. Penelitian dirancang dengan prosedur$ prosedurnya secara teliti dan
rasional.
f. Penelitian menuntut keahlian untuk mengetahui secara mamadai
permasalahan yang diselidikinya.
g. Penelitian yang menggunakan hipotesis, tekanannya pada pengajuan
hipotesis, bukan pada pembuktian hipotesis.
Page #
h. Penelitian menuntut kesabaran dan tak dilakukan secara tergesa$gesa.
i. Penelitian memerlukan pencatatan dan pelaporannya dilakukan secara teliti
dan cermat, baik terhadap prosedurnya maupun hasil$hasil dan
kesimpulannya disajikan atas dasar bukti$ bukti yang ada secara obyektif,
hati$ hati, dan cermat sehingga dapat dijadikan bahan yang berharga.
(alam dunia pendidikan, dengan penelitian bisa memba3a pengertian yang
semakin baik terhadap perilaku orang perseorangan, termasuk subyek didik atau
pendidik, proses belajar mengajar serta situasi atau kondisi yang bisa membuat
lebih berhasilnya proses pendidikan. Pada ilmu $ ilmu tingkah laku, penelitian
mengarah pada pengembangan dan pengujian teori$ teori tingkah laku.
Pemahaman terhadap tingkah laku peserta didik atau pun pendidik semakin di
perlakukan dari hasil$ hasil penelitian dalam bidang pendidikan, baik dari segi
ilmu maupun prakteknya.
Pada umumnya penelitian$penelitian pendidikan tergolong penelitian jenis terapan
guna mengembangkan generalisasi$ generalisasi yang berkenaan dengan proses
belajar mengajar dan bahan$ bahan mengajar. 1arena itu, penelitian pendidikan
memberikan perhatiannya pada pengembangan dan pengujian teori$ teori tentang
bagaimana peserta didik berperilaku dalam setting pendidikan.
Berdasarkan pengertian$pengertian diatas, dapat disimpulkan pengertian
penelitian pendidikan adalah cara yang digunakan untuk mendapatkan informasi
yang berguna dan dapat dipertanggungja3abkan dalam upaya memahami proses
kependidikan dalam lingkungan pendidikan melalui pendekatan ilmiah, baik di
lingkungan pendidikan formal, pendidikan informal, maupun pendidikan
nonformal. "enemukan prinsip$ prinsip umum atau penafsiran tingkah laku yang
dapat dipakai untuk menerangkan, meramalkan, dan mengendalikan kejadian$
kejadian dalam lingkungan pendidikan merupakan tujuan dari suatu kerja
penelitian pendidikan.
Page # -
Sekurang$kurangnya ada empat sebab yang melatarbelakangi mengapa penelitian
itu perlu dilakukan, yaitu8
Pertama, penelitian didasarkan atas kesadaran keterbatasan pengetahuan,
pemahaman, dan kemampuan. "anusia tinggal di lingkungan masyarakat yang
sangat luas. (alam kehidupan yang sangat luas tersebut banyak hal yang tidak kita
ketahui, tidak jelas, tidak paham sehingga menimbulkan kebingungan, karena
pengetahuan, pemahaman dan kemampuan manusia yang sangat terbatas,
dibandingkan dengan lingkungannya yang begitu luas.
1edua, penelitian dilakukan karena didorong oleh pemenuhan kebutuhan rasa
ingin tahu. "anusia memiliki dorongan atau naluri ingin mengetahui tentang
sesuatu di luar dirinya. Pengetahuan dan pemahaman tentang sesuatu,
menimbulkan rasa ingin tahu baru yang lebih luas, lbih tinggi, lebih
menyeluruh.dorongan ingin tahu disalurkan untuk menambah dan meningkatkan
pengetahuan dan pemahaman. 9ontohnya, manusia selalu bertanya, apa itu,
bagaimana itu, mengapa begitu, dan sebagainya. Bagi kebanyakan orang,
ja3aban$ja3aban sepintas dan sederhana mungkin sudah memberikan kepuasan,
tetapi bagi orang$orang tertentu, para ilmuan, peneliti, dan mungkin juga para
pemimpin, dibutuhkan ja3aban yang lebih mendalam, lebih rinci, dan lebih
komprehensif.
1etiga, penelitian dilakukan untuk pemecahan masalah. Banyak cara yang
dilakukan manusia untuk memecahkan masalah yang dihadapinya, antara lain,
a. Pemecahan masalah dilakukan secara tradisional atau mengikuti kebiasaan.
b. Pemecahan masalah secara dogmatis.
c. Pemecahan masalah secara intuitif yaitu berdasarkan bisikan hati.
d. Pemecahan masalah secara emosional.
e. Pemecahan masalah secara spekulatif atau trial and error.
f. Pemecahan masalah melalui penelitian. Pemecahan masalah dalam penelitian
dilakukan secara obyektif, sistematis, menggunakan metode dan mengikuti
Page # /
prosedur, serta berpegang pada prinsip$prinsip dan kaidah$kaidah
pengumpulan, pengolahan data, dan pembuktian secara ilmiah.
1eempat, pemenuhan pengembangan diri. "anusia merasa tidak puas dengan apa
yang telah dicapai, dikuasai, dan dimilikinya. Pencapaian yang diingikan manusia
melalui penelitian sangat tergantung ruang lingkup penelitian yang dirancang.
Sebagai pencarian ilmiah, penelitian adalah suatu kegiatan untuk menemukan
pengetahuan dengan menggunakan metode$metode yang diorganisasikan secara
sistematis, dalam mengumpulkan, menganalisis dan menginterpretasikan data.
:ang dimaksud ilmiah disini adalah mengembangkan ilmu pengetahuan. (alam
konteks ini, "c"illan dan Schumacher %2001' membagi atas empat langkah
metode ilmiah, yaitu, %1' (efine a problem, %2' State the hypothesis to be tested,
%' 9ollect and analy;e data, and %-' 4nterprete the results and dra3 conclusions
about the problem. <hon (e3ey membagi langkh$langkah pencarian ilmiah yang
disebutnya sebagai =reflecti.e thingking>, atas lima langkah, yaitu, %1'
mengidentifikasi masalah, %2' merumuskan dan membatasi masalah, %'
menyusun hipotesis, %-' mengumpulkan dan menganalisis data, dan %/' menguji
hipotesis dan menarik kesimpulan.
6ntuk memperoleh pemahaman yang jelas tentang langkah$langkah
penelitian tersebut, secara ringkas akan diuraikan sebagai berikut ,
1. "emilih masalah
"emilih masalah bukanlah pekerjaan yang terlalu mudah terutama bagi orang$
orang yang belum banyak berpengalaman meneliti. 1egiatan penelitian dimulai
dengan mengidentifikasi isu$isu dan masalah$masalah penting %esensial', hangat
%aktual', dan mendesak %krusial' yang dihadapi saat ini, dan yang paling banyak
arti atau kegunaannya bila isu atau masalah tersebut diteliti. (alam memilih
masalah yang hendak diteliti perlu mempertimbangkan beberapa hal, antara lain ,
a. 9akupan masalah tidak terlalu luas.
b. (ata yang diperlukan tidak sulit diperoleh.
Page # +
c. Biaya dan 3aktu yang dibutuhkan cukup tersedia untukn penyelesaian
penelitian.
d. (ukungan teori dari sumber$sumber yang tersedia %referensi, buku, dan
jurnal$jurnal hasil penelitian' yang rele.an dengan masalah yang akan
diteliti.
2. Studi pendahuluan
Sebelum penelitian dilakukan, peneliti perlu mengadakan studi pendahuluan.
Studi pendahuluan ini biasanya disebut studi eksploratoris, yaitu menjajagi
kemungkinan diteruskannya pekerjaan meneliti. Studi pendahuluan juga
dimaksudkan untuk mencari informasi yang diperlukan oleh peneliti agar
masalahnya menjadi lebih jelas.
. "erumuskan masalah
Perumusan masalah merupakan perumusan dan pemetaan faktor$faktor, atau
.ariabel$.ariabel yang terkait dengan fokus masalah.
-. "erumuskan anggapan dasar dan hipotesis
Anggapan dasar adalah sesuatu yang diyakini kebenarannya oleh peneliti yang
akan berfungsi sebagai hal$hal yang dipakai untuk tempat berpijak bagi peneliti
dalam pelaksanaan penelitiannya.
/. "emilih pendekatan
(alam menyusun rancangan penelitian biasanya berisi rumusan tentang langkah$
langkah penelitian, termasuk didalamnya adalah pendekatan dan metode
penelitian yang digunakan serta alasan$alasan mengapa menggunakan pendekatan
dan metode tersebut.
+. "enentukan .ariabel dan sumber data
Penentuan .ariabel penelitian berkaitan dengan penggunaan teknik pengumpulan
data dan sumber data yang diperlukan dalam suatu kegiatan penelitian.
Page # 2
2. "enentukan dan menyusun instrumen
(alam suatu kerja penelitian, kegiatan pengumpulan data didahului oleh
penentuan teknik, penyusunan dan pengujian instrumen pengumpulan data yang
akan digunakan.
*. "engumpulkan data
(alam kegiatan pengumpulan data ini yang perlu mendapatkan perhatian peneliti
adalah objektifitas dan keakuratan data yang diperoleh, segi$segi legal dan etis
dalam proses pelaksanaannya.
&. Analisis data
Analisis data menjelaskan teknik dan langkah$langkah yang ditempuh dalam
mengolah atau menganalisis data.
10. "enarik kesimpulan
1esimpulan merupakan penarikan generalisasi dari hasil interpretasi temuan
penelitian.
11. "enyusun laporan
"enyusun laporan penelitian sebenarnya lebih menitikberatkan pada kegiatan
administratif.
Beberapa sumber ilmu pengetahuan yang tersedia sebagai hasil penelitian ilmiah
terhadap masalah$masalah pendidikan. Sumber$sumber tersebut dapat
dikelompokkan menjadi / %lima', yaitu, %1' Pengalaman, %2' ?toritas, %' 9ara
berpikir deduktif, %-' 9ara berpikir induktif dan %/' Pendekatan ilmiah.
6ntuk lebih jelasnya berikut ini, secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut,
a. "elalui pengalaman. ?rang dapat belajar dari pengalamannya karena
mereka melakukan, mengalami dan menghadapi masalah hidup.
b. "elalui metode otoritas. (engan bertanya atau menggunakan pengalaman
Page # *
orang lain.
c. "elalui metode deduktif. (eduktif pada prinsipnya ialah cara berpikir
untuki mencari atau menguasai ilmu pengetahuan yang bera3al dari alasan
umum menuju kearah yang lebih spesifik.
d. "elalui metode induktif. 9ara ini merupakan proses berpikir yang dia3ali
dari fakta pendukung yang spesifik, menuju arah yang lebih umum guna
mencapai suatu kesimpulan.
e. "enggunakan pendekatan ilmiah. "erupakan metode untuk menguasai
dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang paling tinggi nilai .aliditas
dan ketepatannya. "etode ilmiah pada prinsipnya adalah metode
gabungan secara integral antara dua logika deduktif dan induktif yang
kemudian menghasilkan langkah penting sebagai strategi ilmiah.
B. Tujuan Penelitian Peniikan
Pada dasarnya tujuan penelitian pendidikan ialah menemukan prinsip$ prinsip
umum atau penafsiran tingkah laku yang dapat dipakai untuk menenrangkan,
meramalkan, dan mengendalikan kejadian @ kejadian dalam lingkungan
pendidikan, baik pendidikan formal, nonformal, maupun informal.
Secara umum beberapa tujuan penelitian yang hendak dicapai, termasuk
penelitian pendidikan antara lain,
%1' memperoleh informasi baru,
%2' mengembangkan dan menjelaskan, dan
%' menerangkan, memprediksi, dan mengontrol suatu ubahan.
!ujuan$ tujuan penelitian tersebut diuraikan sebagai berikut.
1. "emperoleh informasi baru
6ntuk menemukan sesuatu yang baru bidang pendidikan dilakukan
melalui penelitian pendidikan. Artinya, dalam perkembangan pengetahuan,
termasuk juga ilmu atau pengetahuan di bidang pendidikan, penemuan
Page # &
sesuatu yang baru mengenai berbagai persoalan pendidikan dapat
dilakukan dengan metode atau cara penelitian yang hasilnya berupa
temuan$temuan baru. 1arena itu, kegiatan penelitian harus dilakukan
dengan cara$ cara yang benar, dalam arti dilakukan secara sistematis
dengan menggunakan metode$ metode ilmiah.
2. "engembangkan dan menjelaskan
"engembangkan hasil kajian dari suatu kegiatan penelitian pendidikan
berarti mengembangkan perubahan$perubahan dan kemajuan$kemajuan
yang dicapai oleh indi.idu, kelompok ataupun organisasi dalam kurun
3aktu tertentu.
. "enerangkan, memprediksi, dan mengontrol suatu ubahan
6bahan yang didalam istilah penelitian disebut .ariabel. Aariabel adalah
gejala yang sedang diteliti. Aariabel atau ubahan adalah simbol yang
digunakan untuk mentransfer gejala ke dalam data penelitian. Biasanya
.ariabel muncul pada tingkat intensitas yang berbeda sehingga .ariabel itu
adalah .ariabel lebel. Ada beberapa .aribel yang biasa digunakan dalam
suatu penelitian, yaitu, .ariabel bebas dan .ariabel terikat. Aariabel bebas
%independent .ariable' adalah .ariabel yang memberi pengaruh atau diuji
pengaruhnya terhadap .ariabel lain, disebut juga .ariabel perlakuan,
.ariabel eksperimen atau .ariabel inter.ensi. Aariabel terikat %dependent
.ariabel' adalah .ariabel yang dipengaruhi oleh .ariabel bebas, disebut
juga .ariabel hasil, .ariabel pos tes, atau .ariabel kriteria.
C. !ungsi Penelitian Peniikan
Pemahaman tentang bagaimana penelitian berperan dalam mengembangkan
pengetahuan dan memperbaiki praktik pendidikan dikaitkan dengan perbedaan
macam$macam penelitian berkenaan dengan fungsinya. Secara umum penelitian
mempunyai dua fungsi utama, yaitu mengembangkan ilmu pengetahuan dan
memperbaiki praktek.
Page # 10
Penelitian dasar, misalnya mempunyai andil yang sangat besar dalam
mengembangkan batang ilmu pengetahuan %a scientific body of knowledge'.
!emuan$temuan penelitian dasar dapat memperkaya teori. Selain pengembangan
ilmu pengetahuan peranan penelitian lain yang berfungsi memperbaiki praktek
%pendidikan' adalah penelitian terapan dan e.aluatif yang ditujukan untuk
meneliti praktik pendidikan, meneliti penerapan teori atau menge.aluasi
pelaksanaan program dan kegiatan. 1arena itu, hasil$hasil penelitian terapan dan
e.aluasi tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki praktik pendidikan.
Secara umum penelitian mempunyai dua fungsi utama, yaitu mengembangkan
ilmu pengetahuan dan memperbaiki praktek.
1. 5ungsi penelitian berdasarkan jenis penelitian.
a. Penelitian (asar
!ujuan penelitian dasar adalah, pertama menambah pengetahuan kita
dengan prinsip$prinsip dasar dan hukum$hukum ilmiah, dan kedua
meningkatkan pencarian dan metologi ilmiah %Bana Syaodih, 200/'.
b. Penelitian !erapan
Peneltian terapan %applied research' berkenaan dengan kenyataan$
kenyataan praktis, penerapan dan pengembanganpengetahuan yang
dihasilkan oleh penelitian dasar dalam kehidupan nyata. Penelitian dasar
berfungsi menghasilkan pengetahuan untuk mencari solusi tentang
masalah$masalah dalam bidang tertentu.
c. Penelitian C.aluatif
Penelitian e.aluatif %e.aluation research' difokuskan pada suatu kegiatan
dalam suatu unit tertentu.
Ada dua macam penelitian e.aluatif yaitu penelitian tindakan %action research'
dan penelitian kebijakan %policy research'. Penelitian tindakan dilakukan oleh
Page # 11
para pelaksana untuk memecahkan masalah yang dihadapi atau memperbaiki
suatu pelaksanaan suatu kegiatan.
Penelitian kebijakan memfokuskan kajiannya pada kebijakan yang lalu atau yang
berlaku sekarang, dan diarahkan untuk, %1' meneliti formulasi kebijakan,
sasarannya siapa$siapa saja, %2' menguji pelaksanaan suatu program terkaitdengan
suatu kebijakan, %' menguji keefektifan dan keefisienan kebijakan %Syaodih,
200/, 12'.
2. 5ungsi penelitian berdasarkan tujuan.
a. Penelitian (eskriptif.
Penelitian deskriptif %descripti.e research' ditujukkan untuk
mendeskripsikan suatu keadaan atau fenomena$fenomena apa adanya pada
saat penelitian dilakukan.
b. Penelitian Prediktif.
Penelitian prediktif %predicti.e research', studi ini ditujukan untuk
memprediksi atau memperkirakan apa yang akan terjadi atau berlangsung
pada saat yang akan datang berdasarkan hasil analisis keadaan saat ini.
c. Penelitian 4mproftif.
Penelitian improftif %impro.eti.e research' ditujukan untuk memperbaiki,
meningkatkan atau menyempurnakan suatu keadaan, kegiatan atau
pelaksanaan suatu program.
d. Penelitian Cksplanatif.
Penelitian eksplanatif %eDplanati.e research' ditujukan untuk memberikan
penjelasan tentang hubungan antar fenomena atau .ariabel. Peneliti
berusaha menjelaskan melalui teori yang didukung fakta$fakta yang
menunjang yang ada, peneliti akan dapat sampai pada pemberian
pernyataan sementara yang sering disebut sebagai hipotesis penelitian.
Page # 12
Secara umum fungsi penelitian pendidikan dapat dibedakan menjadi,
a. Pengembangan ilmu pendidikan
Artinya, penelitian$penelitian pendidikan yang ditujukan untuk kepentingan
4lmu Pendidikan itu sendiri termasuk ilmu$ilmu tentunya. Penelitian untuk
pengembangan ilmu umumnya sering disebut penelitian murni. "asalah dan
.ariabel yang diteliti digali dan diangkat berdasarkan teori$teori yang ada
dalam ilmu pendidikan. Eipotesis dicoba dturunkan dari teori yang telah
ada, diuji secara empirik dengan harapan munculnya teori baru atau
penyempurnaan dari teori yang ada, minimal menguji suatu teori yang telah
ada, untuk menemukan kondisi$kondisi tertentu yang paling memungkinkan
penerapannya dalam proses pendidikan.
b. Pemecahan masalah pendidikan
Artinya, penelitian pendidikan yang ditujukan untuk memecahkan masalah$
masalah pendidikan terutama masalah yang berkenaan dengan kualitas
proses pendidikan dan pelajaran, kualitas, dan mutu hasil pendidikan,
efesiensi dan efekti.itas pendidikan, dan lain$lain. Penelitian ini tidak
dimaksudkan untuk pengembangan ilmu, tetapi untuk melakukan perbaikan
dan penyempurnaan praktek pendidikan. ?leh sebab itu termasuk dalam
penelitian terapan. Bidang kajian yang bisa diteliti berkenaan dengan
kurikulum dan sistem pendidikan, ketenagaan, anak didik, sistem
pengajaran, lingkungan pendidikan, sarana dan prasarana pendidikan,
bahan$bahan instruksional, media dan teknologi pendidikan, administrai
sekolah, pelaksanaan bimbingan penyuluhan, perpustakaan sekolah, dan
lain$lain.
c. Penelitian kebijaksanaan pendidikan
Penelitian ini hampir sama dengan penelitian masalah. Beberapa perbedaan
terletak dalam lingkup masalah dan pemanfaatannya. 1ebijaksanaan
pendidikan de3asa ini antara lain kurikulum muatan lokal, pendidikan dasar
& tahun, penga3asan melekat, monosistem pendidikan guru, orang tua asuh,
kenaikan pangkat otomatis, pendidikan guru di uni.ersitas, pendidikan
politeknik, pendidikan multisastra. Easil penelitian dapat digunakan sebagai
Page # 1
bahan masukan bagi para pengambil keputusan pendidikan baik pada
tingkat nasional, regional maupun lokal.
d. Penelitian pendidikan yang dapat menunjang pembangunan
(isamping tiga fungsi diatas, penelitian pendidikan dapat juga dilaksanakan
untuk kepentingan sektor pembangunan, khususnya yang berkenaan dengan
peranan, posisi, tugas dan tanggung ja3abpendidikan dalam pembangunan
nasional. "isalnya penelitian mengenai peranan pendidikan dalam
hubungannya dengan sektor ketenagaan, produkti.itas kerja, program
keluarga berencana kependudukan, liungkungan hidup, ideologi bangsa, dan
lain$lain. Sudah barang tentu .ariabel yang ditelliti berkenaan dengan
dimensi manusia seperti 3a3asan, sikap, dan prilaku manusia dalam
hubungannya dengan sektor$sektor pembangunan diatas.
Page # 1-
BAB III
PENUTUP
A. "esim#ulan
Penelitian adalah seni dan ilmu guna mencari ja3aban terhadap permasalahan.
Penelitian$penelitian pendidikan, umumnya tergolong penelitian jenis terapan
yang digunakan untuk mengembangkan generalisai$generalisasi yang berkenaan
dengan proses belajar mengajar dan pengujian teori$teori tentang bagaimana
pelajar %peserta didik' berperilaku dalam seting pendidikan, baik dilingkungan
pendidikan formal, pendidikan informal, maupun pendidikan nonformal.
Secara umum penelitian pendidikan mempunyai dua fungsi utama, yaitu
mengembangkan ilmu pengetahuan dan memperbaiki praktek pendidikan.
B. Saran
Sebagai calon pendidik perlu memahami hakikat penelitian dan jenis$jenisnya
agar nantinya dapat meneliti hal$hal yang berkaitan dengan pendidikan dan
mengembangkan dunia pendidikan dengan kajian$kajian teorinya maupun
penemuan baru dalam pendidikan alam penelitian$penelitian yang dibuat oleh
seorang pendidik sehingga dengan demikian akan memperbaiki dan me3ujudkan
tujuan pendidikan yang ideal, yaitu membangun manusia seutuhnya.
Page # 1/
DA!TAR PUSTA"A
4chan %2012, September' . Eakikat Penelitian Pendidikan. Blogspot Fon$lineG.
(iakses pada tanggal 2/ September 2012 dari
http,77ichanmonolog22.blogspot.com7201270&7hakikat$penelitian$
pendidikan.html?mH1. (iunduh pada tanggal 2 5ebruari 201-.
Sudjana, Bana dan 4brahim. 2012. Penelitian dan Penilaian Pendidikan.
Bandung, Sinar Baru Algensindo.
!hoifah %2012, April' . Eakikat Penelitian Pendidikan. Blogspot Fon$lineG.
(iakses pada tanggal 11 April 2012 dari
http,77senyumanthoifah.blogspot.com7201270-7hakikat$penelitian$
pendidikan.html?mH1 . (iunduh pada tanggal 2 5ebruari 201-.
)idya %201, <anuari' . !ujuan dan 5unfsi Penelitian Pendidikan. Blogspot Fon$
lineG. (iakses pada tanggal 2+ <anuari 201 dari
http,773idya3it3ijayanti.blogspot.com72017017tujuan$dan$fungsi$
penelitian$pendidikan.html?mH1. (iunduh pada tanggal 2 5ebruari.
Page # 1+