Anda di halaman 1dari 12

Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 10

4.1 Perencanaan Kolom
Pada Perencanaan Struktur gedung ini, kolom yang direncanakan berukuran 25 x 25
cm. Adapun mutu beton yang digunakan yaitu fc 22,5 MPa. Berikut perhitungan kolom
yang digunakan:

250 x 250 mm
12 D 16
f
y
= 360 Mpa
fc = 22,5 MPa
d = 200 mm
Analisa penampang kolom 4 muka.
Luas penampang kolom


Total luas penampang total tulangan



Langkah-langkah pembuatan diagram interaksi
Hitung kapasitas beban aksial Po

( )




! 08 , 0 01 , 0 OK

y st st g o
f A A A f P
c
. . . 85 , 0
'

d
1
d
2

d
3

d
4


Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 11


Kondisi balance
Hitung garis netral cb






Hitung tinggi a, tinggi luas ekivalen tegangan beton



Hitung regangan tulangan baja untuk setiap baris i = 1,2,3,....

)

d4

)
d3

)
d2

)
d1

untuk

untuk

= 0,0018

d4


d3


d2


d1



Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 12




Hitung gaya-gaya pada beton dan baja

Gaya tekan beton



Gaya pada tulangan baja
- Cs = F
4
+F
3

( ) ( )
- Ts = F
2
+F
1

( ) ( )

Hitung kapasitas aksial nominal Pnb




Hitung kapasitas momen Mnb

( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( )
a b f Cc
c
. . . 85 , 0
'


Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 13



ASUMSI C > Cb
C = 1,75*Cb = 1,75*125 mm = 187,5 mm
a = 0,85 C = 159,375 mm

Hitung tegangan tulangan baja setiap baris:
d4

)
d3

)
d2

)
d1

untuk

untuk

= 0,00195
d4


d3


d2


d1



Hitung gaya-gaya pada beton dan baja

Gaya tekan beton


Gaya pada tulangan baja


- Cs = F
4
+F
3

( ) ( ) ( )
- Ts = F
2
+F
1

a b f Cc
c
. . . 85 , 0
'


Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 14

( )


Hitung kapasitas aksial nominal Pnb


=

Hitung kapasitas momen Mn1

( ) ( ) ( ) ( ) (
) ( ) ( ) ( ) ( )



ASUMSI C < Cb
C = 0,5*Cb = 62,5 mm
a = 0,85*C = 53,125 mm
Hitung tegangan tulangan baja setiap baris

d4

)
d3

)
d2

)
d1

untuk

untuk



Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 15


d4

(tekan)
d3

(tarik)
d2

(tarik)
d1

(tarik)


Hitung gaya-gaya pada beton dan baja
Gaya tekan beton


Gaya pada tulangan baja
- Cs =

( )
- Ts = F
3
+F
2
+F
1

( ) ( ) ( )


Hitung kapasitas aksial nominal Pn2




Hitung kapasitas momen Mn2



( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( )
a b f Cc
c
. . . 85 , 0
'


Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 16


Klasifikasi Kolom
Untuk penentuan klasifikasi kolom pada bangunan ini, ditinjau kolom pada lantai
diatas pondasi. Dari SAP diperoleh data sebagai berikut:
Pu = 280608,41 kg
Vu = 13838,31 kg
Displacement Lt.1
- X = 0,004425 m
- Y = 0,004875 m
Displacement Lt.2
- X = 0,025872 m
- Y = 0,029832 m
Maka, Simpangan yang terjadi pada kolom tersebut sebesar:
- X = 0,025872 - 0,004425 = 0,021447 m
- Y = 0,029832 0,004875 = 0,024957 m
Cek Portal bergoyang atau tidak bergoyang arah x dan arah y:



. . . Portal Bergoyang



. . . Portal Bergoyang
-1500.0
-1000.0
-500.0
0.0
500.0
1000.0
1500.0
2000.0
2500.0
0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
P
n

Mn
DIAGRAM INTERAKSI Pn-Mn

Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 17



Hitung panjang atau tinggi efektif kolom

Tampak melintang


Tampak Atas Lt.2

Tampak Atas Lt.1



Tinggi Kolom
- Kolom atas = kolom ditinjau= 3m
- Kolom bawah = 1,5m
- (Sloof dan Balok) arah y = 4m
- (Sloof dan Balok) arah x = 5m
Dimensi Penampang
- Kolom = 250 x 250 = 62500mm
- Sloof (arah y) = 150 x 350
- Sloof (arah x) = 150 x 300
- Balok (arah x) = 250 x 450
- Balok (arah y) = 200 x 350





Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 18




Arah X

)

= 0,571559

)

= 4,822531

Arah Y

)

= 1,21477

)

= 1,82216

Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 19


faktor k arah x =1,45
faktor k arah y =1,10


Karena kolom langsing, maka terjadi pembesaran momen pada momen arah x dan
momen arah y.


o Hitung pembesaran Momen x dan Momen y
o Mc = Momen akibat (1,2DL+0,5LL) + s . Momen akibat (+1,0E+0,3E)
o Mc = Mns
x,y
+ s
x,y
.Ms
x,y

Dari SAP diperoleh data sebagai berikut:
o Msy = 11806969 Nmm
o Mnsy = 5246071 Nmm
o Msx = 43079651 Nmm
o Mnsx = 3497057 Nmm

Faktor Pembesaran Momen:
o





Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 20

o



o Momen arah x
Mcx = Mnsx + s
x
. Msx
Mcx = 3497057 + 1,17 . 43079651
Mcx = 53880547 Nmm

o Momen arah y
Mcy = Mnsy + s
y
. Msy
Mcy = 5246071 + 1,20 . 11806969
Mcy = 19448914 Nmm
o Pemeriksaan Kekuatan

o Diagram Interaksi Pn-e
Dari Perhitungan sebelumnya diperoleh data sebagai berikut:
Momen
Nominal
kN.m Axial
Nominal
kN Eksentrisitas Mn/Pn
(mm)
M
0
0 P
0
2018,1 0
Mn1 80,791 Pn1 890,743 90,701
Mn2 46,727 Pn2 228,739 204,281
Mt 0 Pt 868,94 0

Dari SAP diperoleh gaya aksial dari beberapa kombinasi:

Pu
(kN)
Comb1 Comb2 Comb3 Comb4 Comb5
518,618 645,595 503,238 511,487 517,602

Pu Diambil gaya aksial akibat kombinasi pembebanan 2 sebesar Pu = 645,595 kN
Cek eksentrisitas antara Pembesaran Momen/gaya aksial ultimit




Tugas Besar Perencanaan Struktur Gedung

4 - 21

Diagram Interaksi Pn-e


o Cek Kekuatan penampang kolom