Anda di halaman 1dari 9

UMS/Psikologi/Susatyo /2014

PengenalanAlatPsiEksperimenpg1of9pgs

PENGENALAN ALAT PSIKOLOGI EKSPERIMEN




A. Jenis Alat

1. STEADINESS TESTER-GROOVE TYPE
2. STEADNESS TESTER-HOLE TYPE
3. MIRROR TRACER
4. TWO ARM COORDINATION TEST
5. DEPTH PERCEPTION APPARATUS
6. ROEDER MANIPULATIVE APTITUDE TEST
7. REACTION TIMES APPARATUS
8. MULLER LYER APPARATUS

B. Prosedur operasional alat

1. STEADINESS TESTER-GROOVE TYPE
Steadiness Tester-Groove Type adalah suatu bentuk pengujian terhadap stabilitas tangan. Selain
digunakan untuk mengukur stabilitas tangan alat ini juga digunakan untuk mengukur kemampuan
motorik halus seseorang, antara lain kemampuan mengarahkan gerakan tangan /lengan serta
ketangkasan jari.
Steadiness Tester-Groove Type dapat digunakan dalam penelitian yang bertujuan untuk
mengetahui efek yang ditimbulkan dari stress, kegelisahan, kelelahan, konsumsi bahan kimia (kafein,
alkohol, narkotika), usia lanjut dan lain sebagainnya yang berpengaruh terhadap stabilitas tangan dan
motorik halus. Dalam kehidupan sehari-hari. alat ini dapat digunakan dalam pelaksanaan ujian masuk
teknisi mesin, tukang las, kedokteran, baik dokter umum, dokter gigi, dokter bedah dan lain
sebagainnya.
Spesifikasi
Terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut, antara lain :
KOTAK APPARATUS, berbentuk dimensi kotak 35 X 25 X 12 cm, Panjang lintasan : 30 cm,
Lebar lintasan : 1 cm, Berat total : 3 kg, Bahan campuran alumunium, acrylic, dan kayu
PANEL COUNTER DIGITAL, terdiri Counter waktu : 1 buah, Counter error : 1 buah, dengan
Ukuran : 3 digit atau 0,1 detik
STICK, berbahan alumunium, Panjang : 52 cm


UMS/Psikologi/Susatyo /2014
PengenalanAlatPsiEksperimenpg2of9pgs

Operasionalisasi
Dalam mengoperasikan steadiness tester- groove type ini, subjek diminta memegang stick dan
menggerakannya kesamping pada lintasan lurus yang makin menyempit. Alat akan mencatat secara
otomatis lamannya waktu dan jumlah error yang terjadi setiap kali lintasan tersentuh oleh stick.
Instruksi
a. Di depan anda ada sebuah alat (tidak diperkenankan menjelaskan nama alat, fungsi alat, dan
tujuan penelitian), pada alat ini terdapat beberapa komponen yaitu satu kotak dan satu stick
(dengan ditunjukkan).
b. Tugas anda nanti adalah memegang stick ini kemudian gerakkan ke samping kanan pada
lintasan atau channel yang terdapat pada kotak apparatus ini secepat mungkin dan usahakan
stick yang anda pegang tidak menyentuh lintasan atau chanel ini!
c. Apakah sudah jelas? Ada pertanyaan?

2. STEADINESS TESTER-HOLE TYPE
Steadiness tester-hole type ini juga merupakan suatu alat yang dapat digunakan untuk mengukur
tingkat stabilitas tangan. Selain itu, alat ini juga dapat digunakan untuk mengukur kemampuan
motorik halus, diantarannya mengarahkan arah gerakan, tingkat gemetaran (tremor), presisi,
kecepatan gerak tangan, lengan dan ketangkasan jari. Dengan demikian, alat ini dapat digunakan
untuk mengukur seberapa besar pengaruh dari variable stress, kegelisahan, konsumsi bahan kimia (
kafein, alcohol, narkoba ), usia, kelelahan, kebugaran dan lain-lain.
Spesifikasi
KOTAK APARATUS, berupa Dimensi kotak : 35 x 25 x 15 cm, Diameter standar hole : 1,5 cm, Berat
: 4 kg, Bahan campuran alumunium, acrylic dan kayu, J arak lintasan : 25 cm
PANEL COUNTER, berupa 2 satu counter waktu dan satu counter error, dengan akurasi : 3 digit
atau 0,1 detik
STICK, berbahan : alumunium, Panjang : 52 cm
Operasionalisasi
Subjek diminta memegang stick dan memasukkannya melalui lubang/ hole hingga mencapai
batas ujungnya yang berwarna merah. Posisi masuknya harus lewat diatas posisi sensor dan gerak
stick jangan ditumpukan pada sensor. Saat sampai diujung, tombol harus ditekan. Dalam
menggunakan alat ini waktu yang terpakai dan jumlah kesalahan akibat menyentuh dinding hole
akan tercatat secara otomatis.

UMS/Psikologi/Susatyo /2014
PengenalanAlatPsiEksperimenpg3of9pgs

Instruksi
a. Di depan anda ada sebuah alat (tidak diperkenankan menjelaskan nama alat, fungsi alat, dan
tujuan penelitian), pada alat ini terdapat beberapa komponen yaitu satu kotak dan satu stick
(dengan ditunjukkan)
b. Tugas anda saat menggunakan alat ini adalah memegang stick dengan menggunakan tangan
kanan/ tangan kiri (sesuai dengan perlakuan) kemudian masukkan kedalam lubang/ hole hingga
menyentuh tombol berwarna merah pada kotak. Usahakan melakukannya secepat mungkin dan
usahakan stick yang anda pegang tidak menyentuh lubang hole berikut ini!
c. Apakah sudah jelas? Ada pertanyaan?

3. MIRROR TRACER
Mirror tracer masuk dalam kategori motor memori, yaitu kemampuan untuk melakukan suatu
gerakan yang telah dimiliki seseorang dalam memorinya. Pengujian motor memori selalu melibatkan
aspek persepsi, enconding, dan pengaksesan kembali atau recall informasi kinetik yang telah
tersimpan.
Mirror tracer sebagai alat motor memori melibatkan kemampuan koordinasi tangan dengan
dengan mata dalam merespon bayangan terbalik sebuah objek yang terlihat melalui cermin. Aspek
yang diukur adalah ketepatan penelusuran dan kecepatan gerakanya. Contoh dalam kehidupan
sehari-hari, seperti pada pengendara mobil saat jalan mundur, merias diri, dan lain-lain
Spesifikasi
PAPAN POLA, berupa Dimensi : 30 x 20 x 8 cm, Berat keseluruhan : 3 Kg, Pola : bintang segi enam
dengan jalur sepanjang 60 cm, lebar 5 mm
CERMIN berdimensi : 28 x 18 cm
TABIR, dengan dimensi : 30 x 20 cm, bahan : alumunium
Operasionalisai
Subjek diminta untuk menelusuri suatu pola sambil melihat bayangan dicermin, sehingga secara
visual nampak dalam posisi terbalik. Alat ini memiliki sebuah tabir yang letaknya diatas pola bintang
yang berfungsi untuk mencegah subjek memandang secara langsung gerakan tangannya pada saat
menelusuri pola. Waktu yang dibutuhkan dan banyaknya kesalahan atau error yang dilakukansecara
otomatis akan tercatat dalam panel scoring. Kesalahan atau eror apabila penelusuran pola bintang
keluar dari pola yang tersedia.


UMS/Psikologi/Susatyo /2014
PengenalanAlatPsiEksperimenpg4of9pgs

Instruksi
a. Di depan anda ada sebuah alat (tidak diperkenankan menjelaskan nama alat, fungsi alat, tujuan
penelitian), pada alat ini terdapat beberapa komponen yaitu papan pola berbentuk bintang, tabir,
cermin, dan pena penelusur (sambil ditunjukkan).
b. Tugas anda adalah menelusuri lintasan pola berbentuk bintang dengan menggunakan pena
penelusur ini sambil melihat pola bintang dari cermin, dan tidak diperkenankan melihat secara
langsung. Dalam melaksanakan tugas ini, usahakan secepat mungkin melakukannya dan
usahakan juga agar pena penelusur tidak keluar dari lintasan pola berbentuk bintang ini!
c. Apakah sudah jelas? Ada pertanyaan?

4. TWO ARMS COORDINATION TEST
Alat ini juga masuk dalam motor memori test, hanya saja dalam two arm coordination test
sangat diperlukan koordinasi tangan dan mata untuk bergerak bersama secara efektif dari telapak
tangan, lengan dan siku-siku yang dipandu oleh pandangan mata ketika mengoperasikan alat ini.
Fungsi dari two arm coordination test ini adalah untuk menguji koordinasi kedua tangan dan
mata serta konsep kecapatan yang berlawanan akurasinya. Dalam kehidupan sehari-hari,
koordinasi kedua tangan sangatlah dibutuhkan misalnya pada seorang sopir, pilot, juru ketik dan
lain sebagainya.

Spesifikasi
Papan pola berbentuk bintang, Setangan, Pena penelusuran, Panel scoring

Operasionalisasi
Subjek diminta menelusuri pola berbentuk bintang dengan menggerakkan stangan ke kanan-
ke kiri atau melebar-menyempit sehingga pena penelusur dapat bergeser menelusuri pola bintang.
Pada saat menelusuri pola bintang, diusahakan untuk tidak keluar dari lintasan yang berbentuk
bintang, karena apabila keluar dari lintasan, maka secara otomatis akan tercatat dalam panel
scoring sebagai kesalahan atau error. Selain itu, subjek harus berusaha melakukannya secepat
mungkin, karena waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas ini secara otomatis juga tercatat
pada counter waktu panel scoring.
Intruksi
a. Di depan anda ada sebuah alat (tidak diperkenankan menjelaskan nama alat, fungsi alat,
tujuan penelitian). Pada alat ini terdapat beberapa komponen yaitu papan pola berbentuk
bintang, stangan, pena penelusur dan panel scoring (sambil ditunjukkan).
b. Tugas anda saat menggunakan alat ini adalah menelusuri lintasan pola berbentuk bintang
dengan menggerakkan stangan kekanan-kekiri atau melebar-menyempit sehingga pena
UMS/Psikologi/Susatyo /2014
PengenalanAlatPsiEksperimenpg5of9pgs

penelusur dapat bergeser. Dalam melaksanakan tugas ini usahakan untuk melakukannya
secepat mungkin dan usahakan juga agar pena penelusur tidak keluar dari lintasan pola
berbentuk bintang ini karena bila keluar dari lintasan akan tercatat sebagai suatu kesalahan!
c. Apakah sudah jelas? Ada pertanyaan?

5. DEPTH PERCEPTION APPARATUS

Dalam depth perception apparatus ini, aspek persepsi sangatlah utama. Persepsi adalah proses
untuk memilih, memilah, dan mengartikan informasi yang diperoleh melalui indra. Persepsi
seseorang tergantung pada panca indra yaitu penglihatan, pendengaran, penciuman, perasaan, dan
peraba. Mata merupakan organ pengindraan yang paling penting, sebab mata memainkan peran
yang sangat vital dalam kehidupan kita. Penglihatan memberikan sumbangan yang besar pada
emosi, kemampuan untuk belajar, dan lain-lain. Depth perseption adalah kemampuan visual untuk
menggambarkan dunia ini dalam tiga dimensi, sehingga seseorang dapat menafsirkan secara tepat
jarak dari suatu objek.
Dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan yang membutuhkan ketepatan perkiraan, kesejajaran
posisi, misalnya adalah saat mengemudikan mobil agar dapat sejajar dengan mobil lain.

Spesifikasi
KOTAK APPARATUS, dengan dimensi kotak : 40 x 30 x 15 cm, dimensi candela : 13 x 15 cm, berat
: 4 kg
PANEL POSISI, dengan akurasi : 1 mm
SAKLAR dengan dua tombol (maju dan mundur)
Operasionalisasi
Dengan menggunakan depth perception apparatus, subjek diuji untuk menentukan apakah dua
buah objek telah berada dlaam posisi sejajar (berkedalaman sama). Salah satu objek dibuat
memiliki posisi tetap, sedangkan yang satu dapat digeser melalui tombol maju mundur sehingga
dapat disejajarkan. Subjek mengatur posisi untuk melihat kedua buah objek melalui jendela hingga
tidak melihat bagian bawah atau atas dari benda, sehingga tidak ada tanda yang dapat
membantunya untuk menebak-nebak.
Instruksi
a. Di depan anda ada sebuah alat (tidak diperkenankan menjelaskan nama alat, fungsi alat, tujuan
penelitian), pada alat ini terdapat beberapa komponen yaitu kotak, panel posisi dan saklar
dengan dua tombol (sambil ditunjukkan).
b. Tugas anda adalah menekan tombol maju atau mundur pada saklar sehingga objek atau tiang
yang dapat bergerak atau dinamis bergeser sampai sejajar dengan objek atau tiang yang tidak
UMS/Psikologi/Susatyo /2014
PengenalanAlatPsiEksperimenpg6of9pgs

bergerak atau statis. Dalam melaksanakan tugas ini usahakan untuk melakukannya secepat
mungkin dan seteliti mungkin!
c. Apakah sudah jelas? Ada pertanyaan?

6. ROEDER MANIPULATIVE APTITUDE TEST

Spesifikasi
KOTAK INSTRUMEN, berupa dimensi Kotak : 45 x 35 x 10,5 cm, berat total : 3,5 kg, bahan : papan
kayu, kain linen
PAPAN UJ I, terdiri dari : 50 lubang, 4 bagian untuk satu urut benda, Kotak berupa contact electric
PANEL RESPON, berupa satu buah lampu indicator untuk start/stop, pilihan batas waktu tidak
terbatas, 10 menit, 20 menit, 30 menit; alarm tanda waktu selesai; counter watu akutasi 1 detik

Operasionalisasi
Pengoperasian roeder manipulative aptitude test ini diawali dengan memilih batas waktu pada
counter (misalnya pada batas tak terhingga waktu tergantung dari waktu start dan stop). Langkah
kedua yaitu melakukan pengujian dengan meletakkan satu unit benda ke lubang papan sesuai
dengan pasanganya, maka waktu mulai dihitung (start otomatis). J ika semua unit benda terpasang
pada papan, maka counter akan berhenti ( stop otomatis ). Selanjutnya counter akan mencatat lama
waktu pengerjaan yang tertera pada display. Apabila batas waktu dipilih nilai tertentu misalnya 10
menit, maka perhitungan waktu akan mulai saat pertama kali kita meletakkan unit benda gambar
papan (start otomatis) dan berhenti sendiri setelah 10 menit meskipun pengerjaan belum selesai.

Instruksi
a. Di depan anda ada sebuah alat (tidak diperkenakan menjelaskan nama alat, fungsi, tujuan
penelitian), pad alat itu terdapat beberapa komponen yaitu kotak instrument, panel respon, papan
uji yang berlubang-lubang yang dapat dimasuki dengan pin-pin seperti berikut ini (sambil
ditunjukkan)
b. Tugas anda adalah merangkai komponen-komponen berikut ini sehingga dapat membentuk
sebuah pin yang selanjutnya dimasukkan ke dalam lubang-lubang yang ada pada papan uji
berikut ini. Caranya sebagai berikut (instruktur memberikan contoh). Dalam melaksanakan tugas
ini, usahakan melakukannya secepat mungkin dan seteliti mungkin!
c. Apakah sudah jelas? Ada pertanyaan?




UMS/Psikologi/Susatyo /2014
PengenalanAlatPsiEksperimenpg7of9pgs

7. REACTION TIMES APPARATUS



Perhatian terhadap upaya mengukur human reaction time (selang waktu antara saat munculnya
stimulus hingga seseorang memberikan respon) telah dimulai sejak pertengahan abad 19.
Pengukuran waktu reaksi ada dua cara, yaitu dengan simple reaction time dan discriminate reaction
time. Simple reaction time yaitu selang waktu sejak inisiasi satu stimulus yang dimunculkan secara
mendadak hingga respon awal muncul (misalnya memencet tombol, menginjak pedal, atau cara lain).
Respon ini tidak sekedar reaksi reflek tetapi melibatkan proses mental tertentu (pengelolaan stimulus,
pengambilan keputusan, dan tindakan respon). Sedangkan discriminate reaction time yaitu sebuah
kondisi dimana sejumlah stimulus dimunculkan yang ditentukan. Aspek terpenting pada discriminate
reaction time ini adalah proses kognitif. Sering kali dalam lingungan nyata, seseorang dihadapkan
pada banyak stimulus bersama dan dia harus menentukan mana dan atau dengan cara bagaimana
ia harus meresponnya.
Alat ini didesain untuk mengukur kecepatan reaksi subjek terhadap stimulus berupa sinyal lampu
merah dan hijau. Masing-masing bisa dimunculkan di bagian kiri atau kanan secara acak. Di
sekeliling sinyal lampu merah atau hijau itu diberi stimulus pengganggu berupa lampu yang bisa
dinyalakan dengan efek berputar cepat atau lambat baik searahy atau berlawanan arah jarum jam.
Selain lampu yang dinyalakan dan berputar dengan kecepatan yang kita tentukan, dalam alat ini juga
terdapat stimulus pengganggu berupa nada bising.

Spesifikasi
KOTAK APARATUS, dengan dimensi kotak : 35 X 25 X 12 cm, berat total 3 Kg, bahan alumunium
dan acrillic
PANEL STIMULUS, berjenis : nyala lampu, jumlah : dua titik, masing-masing di isi lampu merah dan
hijau, jarak titik stimulus : 6 cm, dan diameter lintasan lampu pengganggu : 18 cm
PANEL RESPON, berjumlah : 2 buah, satu untuk eksprimenter ( star ) dan yang satu untuk untuk
subjek ( stop ), dengan panel respon berisi 2 tombol ( merah dan hijau )

Operasionalisasi
Subjek diminta memegang panel respon yang berisi tombol merah dan hijau. Subjek diminta
untuk memencet satu tombol merah atau hijau yang terlihat dalam kotak apparatus. Misalnya jika
melihat lampu merah, maka subjek diminta segera memencet tombol merah pada panel yang
dipegangnya. Dalam menggunakan alat ini, waktu yang digunakan subjek untuk bereaksi terhadap
stimulus akan tercatat secara otomatis, dan tugas eksperimenter adalah mengontrol selang waktu
(timing) yang digunakan antara memunculkan satu stimulus ke stimulus berikutnya dan memilih
faktor pengganggu mana yang dikenal.

UMS/Psikologi/Susatyo /2014
PengenalanAlatPsiEksperimenpg8of9pgs

Instruksi
a. Di depan anda ada sebuah alat (tidak diperkenankan menjelaskan nama alat, fungsi alat, tujuan
penelitian), pada alat ini terdapat beberapa komponen yaitu kotak apparatus, panel untuk subjek
dan panel untuk tester (sambil ditunjukkan).
b. Tugas anda adalah memencet tombol yang ada pada panel yang subjek pegang sesuai dengan
lampu yang menyala pada kotak apparatus berikut ini. Misalnya apabila lampu yang menyala
hijau, maka anda harus memencet tombol hijau pada panel yang anda pegang secepat mungkin
dan bila lampu yang menyala merah maka anda juga harus memencet tombol yang berwarna
merah secepat mungkin. Apabila saat memencet tombol anda benar melakukannya maka lampu
pada kotak apparatus akan mati dan apabila dalam memencet tombol salah, maka lampu akan
masih menyala dan anda harus segera memencet sesuai lampu yang menyala. Dalam
melaksanakan tugas ini, usahakan melakukannya secepat mungin dan seteliti mungkin!
c. Apakah sudah jelas? Ada pertanyaan?

8. MULLER LYER APPARATUS
Persepsi panjang suatu garis sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya seorang
yang bekerja sebagai tukang kayu, tukang bangunan, tukang ukur tanah dan lain sebagainya sangat
membutuhkan kemampuan persepsi panjang secara tepat. Muller Lyer Apparatus memperagakan ilusi
klasik yaitu garis dengan arah anak panah kedalam dan keluar. Dimana anak panah yang arahnya
kedalam seolah-olah akan membuat garis lebih panjang dari pada anak panah yang keluar walaupun
sebenarnya panjang garisnya sama.
Spesifikasi
PAPAN POLA, dengan dimensi : 61 x 33 x 1,7 cm, Ruas Garis : maksimal 42 cm
ELEKTRONIK, dengan catu daya : listrik AC 220v/50Hz, 15 W
Papan objek : berupa papan untuk menempatkan mekanik garis dan tanda pnah, dimana panah yang
tengah dapat digeser-geser. Di bagian belakang dilengkapi sebuah garis ukur.
Penggerak : suatu system yang terdiri dari motor listrik, transmisi, ulir dan rangkaian elektronik untuk
mengontrol gerak anak panah ke kanan dan ke kiri.
Control : berupa tombol untuk menggerakkan panah tengah ke kiri atau kanan.
Operasionalisasi
Subjek diminta untuk menggeser-geser salah satu ruas garis, sampai dia meyakini keduannya telah
nampak sama panjangnya. Meski secara fisik panjangnya sama dapat dibuktikan dengan mistar
pengukur) namun persepsi visual dari si subjek tetap menganggap bahwa salah satu garis tersebut
seolah lebih panjang.
Instruksi
a. Di depan anda ada sebuah alat (tidak diperkenankan menjelaskan nama alat, fungsi alat, tujuan
penelitian), pada alat ini terdapat beberapa komponen yaitu papan objek dan satu saklar dengan
UMS/Psikologi/Susatyo /2014
PengenalanAlatPsiEksperimenpg9of9pgs

dua tombol untuk menggerakkan anak panah yang ada di tengah untuk bergerak kekanan atau
kekiri (sambil ditunjukkan)
b. Tugas anda adalah menggeser anak panah yang berada ditengah ini, dengan memencet tombol
pada saklar sampai menurut anda garis di sebelah kanan atau kiri anak panah yang di tengah
sama panjang. Dalam melaksankan tugas ini usahakan seteliti mungkin!
c. Apakah sudah jelas? Ada pertanyaan?