Anda di halaman 1dari 28

1

[Official Translation]

PERJANJIAN SEWA MENYEWA
No. (*)/PSM/RPGO/(*)/2012
LEASE AGREEMENT
No. (*)/PSM/RPGO(*)/2012

Perjanjian Sewa Menyewa (Perjanjian) dibuat
di Jakarta pada hari ini tanggal (*) 2012 oleh dan
antara:
This Lease Agreement (Agreement) is made
in Jakarta on this day, dated (*), 2012 by and
between

I. PT. Arpeggio Resources, suatu
perseroan terbatas yang berkedudukan di
Jakarta Selatan, dengan alamat kantor di
Sudirman Plaza, Plaza Marein Lantai 17
Suite A, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 76-78,
Jakarta 12910 dalam hal ini diwakili oleh
Rianto Ahmadi, bertindak dalam
kedudukannya sebagai Direktur dari dan
dengan demikian untuk dan atas nama
PT. Arpeggio Resources (selanjutnya
dalam Perjanjian ini disebut Pihak
Pertama).
I. PT. Arpeggio Resources, a limited
liability company, domiciles in South
Jakarta, with the office address at
Sudirman Plaza, Plaza Marein 17
th
Floor,
Suite A, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 76-
78, Jakarta 12910 in this case is
reprenseted by Rianto Ahmadi, acting in
his capacity as Director of and thus for an
on behalf of PT. Arpeggio Resources
(hereinafer in t his Agreement shall be
referred to as The First Party).

II. XXXXXXXXXXXX, suatu badan hukum
yang berkedudukan di Jakarta, dengan
alamat kantor di XXXXXXXXXXXXXXX
dalam hal ini diwakili oleh
XXXXXXXXXXXXX, bertindak dalam
kedudukannya sebagai XXXXXXXXX dari
dan dengan demikian untuk dan atas
nama XXXXXXXXXXX (selanjutnya dalam
Perjanjian ini disebut Pihak Kedua).
II. XXXXXXXXXXXX, a limited liability
company, domiciles in
XXXXXXXXXXXXXXX in this case is
represented by XXXXXXXXXXXXX,
acting in his capacity as XXXXXXXXX of
and thus for and on behalf of
XXXXXXXXXXX (hereinafter in this
Agreement shall be referred to as The
Second Party).

Pihak Pertama dan Pihak Kedua secara
bersama-sama dalam Perjanjian ini disebut
sebagai Para Pihak dan sendiri-sendiri disebut
sebagai Pihak. Dan dengan ini Para Pihak
setuju dan sepakat untuk melaksanakan
Perjanjian dengan syarat-syarat dan ketentuan
sebagai berikut:
The First Party and the Second Party collectively
in this Agreement are referred to as the
Parties and individually as the Party, and the
Parties hereby agree and consent to perform this
Agreement under the following terms and
conditions:

Formatted: Indonesian
Formatted Table
Formatted: Font: Bold
Formatted: Font: Bold
Formatted: Font: Bold
Formatted: Font: Bold
2
Pasal 1
Objek Sewa
Article 1
Leased Object

1. Pihak Pertama adalah pemilik dari sebuah
bidang dan ruangan perkantoran dengan tata
letak/layout sebagaimana ternyata di dalam
Lampiran I yang berlokasi di Lantai XX Suite
XXXXXX Equity Tower, yang beralamat di
SCBD Lot 9, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-
53, Jakarta 12190 dengan luas XXXX sqm2
(semigross) (Ruang Sewa).
1. The First Party is the owner of a part and
office space with the layout shown in the
Appendix I, situated in XX Floor Suite IIIIII of
Equity Tower, with the address is at SCBD
Lot 9, Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53,
Jakarta 12190 for XXXX sqm2 (semigross)
(the Leased Space).

2. Bahwa Pihak Kedua berkehendak menyewa
dari Pihak Pertama Ruang Sewa dan Pihak
Pertama bersedia menyewakan sebagian
dari Ruang Sewa kepada Pihak Kedua
berikut dengan furniture, apparatus, dan
fitting/fixture kantor yang ada atau melekat
dalam Ruang Sewa sebagaimana dirinci
dalam Lampiran II yang juga menjadi bagian
dari objek sewa.
2. That tThe Second Party intends to lease
from the First Party the Leased Space and
the First Party is going to lease out part of
the Lease Space to the Second Party
together with the offices furniture,
apparatus, and fittings/fixtures existing or
adhering in the Lease Space, as detailed in
the Appendix II, forming as part of the
Leased Space.

Pasal 2
Jangka Waktu Sewa
Article 2
Term of Lease

1. Jangka waktu sewa ini berlangsung selama
xxxx (xxxxx) tahun terhitung sejak tanggal
xxxxxxxxxxxx (Tanggal Efektif) dan akan
berakhir pada tanggal xxxxxxxxx (Tanggal
Akhir). Tanggal dimulainya Perjanjian ini
adalah tanggal serah terima Ruang Sewa
dari Pihak Pertama ke Pihak Kedua yaitu
selambatnya pada tanggal xxxxxxxxx
(Tanggal Serah Terima) dimana Para
Pihak akan menandatangani dokumen Berita
Acara Serah Terima. Apabila terjadi
keterlambatan serah terima Ruang Sewa
akibat dari sebab apapun termasuk
dikarenakan oleh kelalaian Pihak Kedua
untuk hadir pada Tanggal Serah Terima,
1. Theis term of Lease shall be take effect for
xxxx (xxxxx) years as from xxxxxxxxxxxx
(Effective Date) and will expire on
xxxxxxxxx (Expiry Date). The starting
date of this Agreement is the date of transfer
of the Leased Space from the First Party to
the Second Party, namely, at the latest on
xxxxxxxxx (Transferring Date), at which
the Parties sign the Minutes of Transfer
document. In the event that any delay of
transfer of the Leased Space for whatever
reasons are, including but not limited to
negligence of the Second Party to be
present on the Transferring Date,
accordingly such delay shall not affect the
Formatted: Font: Bold
3
maka keterlambatan tersebut tidak
mempengaruhi Tanggal Efektif kelangsungan
jangka waktu sewa yang telah ditetapkan di
atas. Pihak Kedua menegaskan dan
menyatakan bahwa ketidakhadiran pada
Tanggal Serah Terima, merupakan
pernyataan Pihak Kedua menerima seluruh
kondisi dan resiko-resiko (untuk sekarang
dan nantinya) atas Ruang Sewa dengan
Furniture dan Fixture Kantor, selanjutnya
Pihak Kedua melepaskan haknya untuk
melakukan pemeriksaan, penolakan atau
keberatan atas hal-hal yang ada pada Ruang
Sewa.
Effective Date of the term of lease specified
aforesaid. The Second Party herewith
confirms and states that its nonattendance
on the Transferring Date is the Second
Partys declaration to accept all lease
conditions and risks (for now and in time to
come) of the Lease Space together with the
Offices Furniture and Fixture, and further
the Second Party waives its right to conduct
any inspection of, rejection or objection to
any things subsisting or situated in the
Lease Space.

2. Selambat-lambatnya dalam jangka waktu
xxxx (xxxxx) bulan sebelum Tanggal Akhir
Perjanjian, Pihak Kedua wajib memberikan
pemberitahuan tertulis kepada dan diterima
oleh Pihak Pertama secara sah mengenai
maksud Pihak Kedua untuk memperpanjang
atau mengakhiri Perjanjian ini. Bilamana
Perjanjian ini hendak diperpanjang maka
syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan
selanjutnya akan ditentukan kemudian oleh
Para Pihak dengan itikad baik. Apabila
syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan atas
perpanjangan Perjanjian ini tidak dapat
disepakati Para Pihak, maka Perjanjian ini
otomatis berakhir pada Tanggal Akhir
Perjanjian.
2. At the latest ion xxxx (xxxxx) months prior to
the Expiry date of this Agreement, the
Second Party shall notify in writing the First
Party and the First Party accepts the notice
of intention of the Second Party to extend or
terminate this Agreement. Whenever this
Agreement will be extended then, further
terms and conditions of the extension will be
specified in good faith in time to come by the
Parties. In case of the terms and conditions
for the extended period of this Agreement
are not agreed upon by the Parties, this
Agreement shall be automatically ended on
the Expiration Date of this Agreement
accordingly.

3. Apabila Pihak Pertama tidak menerima
pemberitahuan tertulis dalam waktu
sebagaimana dimaksud Ayat 2 di atas, maka
Pihak Kedua dianggap tidak berkehendak
memperpanjang jangka waktu Perjanjian ini,
selanjutnya Perjanjian ini akan berakhir pada
Tanggal Akhir Perjanjian sebagaimana
dimaksud pasal 2 ayat 1 Perjanjian ini.
3. If the First Party does not receive a written
notice within the time set out in Paragraph 2
above, the Second Party, then, is
considered to terminate the term of this
Agreement, and further this Agreement will
be ended on the Expiration Date of
Agreement contemplated in Article 2
paragraph 1 of this Agreement.
4

4. Dalam hal timbul kondisi Ayat 3 di atas,
maka selama sisa jangka waktu Perjanjian,
setiap saat ada pihak ketiga yang bermaksud
untuk menyewa Ruang Sewa dari Pihak
Pertama, maka Pihak Pertama wajib
memberitahukan kepada Pihak Kedua
apabila Pihak Pertama akan membawa
masuk Pihak Ketiga ke dalam Ruang Sewa
untuk memperlihatkan Ruang Sewa
seperlunya, dengan hadirnya Pihak Kedua
atau karyawannya atau kuasanya pada
setiap waktu yang dianggap perlu dengan
ketentuan Pihak Pertama memberitahukan
terlebih dahulu secara tertulis kepada Pihak
Kedua atas maksud tersebut.
4. In the event that of the condition of
Paragraph 3 above occurs, so that during
the remaining terms of this Agreement, at
any time, any third parties intending to lease
the Leased Space from the First Party, the
First Party shall notify the Second Party iof
the First Party will be taking the Third Parties
into the Leased Space to look
aroundobserve in the presence of the
Second Party or its employee or its
authorized representative at any time
deemed necessary, provided that the First
Party notifies it first in writing to the Second
Party.

5. Sehubungan dengan hak yang diberikan
Pihak Kedua kepada Pihak Pertama
sebagaimana dimaksud dalam Ayat 4 di atas,
maka Pihak Kedua dengan ini
membebaskan, melepaskan dan menjamin
Pihak Pertama dari setiap tuntutan, gugatan
(termasuk di dalamnya tuntutan kerugian,
ganti kerugian, kehilangan, kerusakan atas
harta benda Pihak Kedua karena sebab
apapun juga), gangguan yang mungkin
timbul atas kehadiran Pihak Pertama
dan/atau pihak ketiga dalam Ruang Sewa.
5. With respect to any rights vested in by the
Second Party to the First Party contemplated
in Paragraph 4 above, the Second Party
herewith releases and holds the First Party
harmless from any claims, demands
(including but not limited toin it any claims for
damage, compensation, loss, destruction of
properties of the Second Party for any
reasons whatsoever), potential interruption
on the presence of the First Party and/or
third Party in the Leased Space.

Pasal 3
Harga Sewa, Service Charge, Security
Deposit, Biaya-biaya tambahan
Article 3
Lease Fee, Service Charge, Security Deposit,
Surcharge

Selama berlangsungnya Perjanjian, Pihak Kedua
dibebankan biaya-biaya yang terkait dengan
Sewa Ruang dengan kewajiban membayar dan
melakukan pelunasan dengan baik dan tertib
atas biaya-biaya tersebut seperti dan tidak
terbatas kepada:
During the duration of this Agreement, the
Second Party shall be charged with costs or fees
in relation to the Leased Space for regular and
full payment obligations of such costs or fees,
including without limitation:
Formatted: Indonesian
Formatted: Indent: Left: 0", First line: 0"
Formatted: Indent: Left: 0.05"
5

1. Biaya sewa atas Ruang Sewa per bulan
kalender adalah: USD xxx/m2 (xxxxxxx
dollar Amerika Serikat) per bulan,
sehingga total biaya sewa selama jangka
waktu Perjanjian ini adalah sebesar USD
xxxxxxx (xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx dollar
Amerika Serikat) (Harga Sewa) belum
termasuk PPN 10% (sepuluh persen) yang
wajib ditanggung oleh Pihak Kedua.
Pembayaran atas Harga Sewa diterima
Pihak Pertama paling lambat pada saat
penandatanganan Perjanjian ini yaitu pada
tanggal (*) secara transfer melalui rekening
USD Pihak Pertama yaitu Bank CIMB Niaga
cabang Graha Niaga, Jakarta dengan nomor
rekening 146-02-00107-00-9 atas nama PT.
Arpeggio Resources.
1. Lease fee of the Leased Space per calendar
month shall be: USD xxx/m2 (xxxxxxx United
States of American Dollar) per month, so
that the total lease fee for the term of this
Agreement is USD xxxxxxx
(xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx United States of
American Dollar) (Lease Fee) excluding
10% (ten percent) VAT (Valued Added Tax)
that must be paid by the Second Party. The
Payment of the Lease Fee shall be received
by the First Party at the latest on the signing
date of this Agreement, namely on (*) by
transfer to the First Partys bank USD
account: Bank CIMB Niaga Cabang Graha
Niaga, Jakarta, the Account Number: 146-
02-00107-00-9 in the name of PT. Arpeggio
Resources.

2. Biaya Service Charge untuk setiap bulan
kalender (dalam Perjanjian ini definisi
Service Charge adalah sebagaimana
ditentukan dan dimaksud oleh Perhimpunan
Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun
Komersial Bukan Hunian, berkedudukan di
Jakarta (selanjutnya disebut Manajemen
Gedung)) yang wajib dibayarkan oleh Pihak
Kedua secara langsung kepada pihak
Manajemen Gedung selama Perjanjian ini
berlangsung dan penghitungan atas Service
Charge ini dimulai sejak Tanggal Efektif.
Besarnya Service Charge dan perubahannya
setiap waktu mengikuti peraturan dan
ketentuan yang ditetapkan oleh Manajemen
Gedung. Pihak Kedua bertanggung jawab
dan dengan ini membebaskan, melindungi
dan menjamin Pihak Pertama dari setiap
ganti rugi, kerugian yang timbul atau dapat
timbul termasuk di dalamnya tuntutan,
gugatan, denda-denda yang diajukan
2. Service Charge for every calendar month (in
this Agreement is defined as Service
Charge is as prescribed and contemplated
by the Owner and Occupant of Commercial
Non-residential Mansions Association
(Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan
Rumah Susun Komersial Bukan Hunian,
domiciles in Jakarta (hereinafter is called as
Building Management)), which must shall
be paid directly by the Second Party to the
Building Management during the term of this
Agreement and the imposition on Service
Charge shall be started as of the Effective
Date. The amount of Service Charge and
the amendment hereof at anytime will follow
the rules and provisions specified by the
Building Management. The Second Party
shall be liable for and herewith release, hold
harmless the First Party from any and all
indemnifications, losses arising out of or
attributable to, including in it any claims,
Formatted Table
Formatted: Indent: Left: 0.05"
6
Manajemen Gedung kepada Pihak Pertama
atas kelalaian, kegagalan atau keterlambatan
Pihak Kedua untuk melakukan pembayaran
dengan baik dan tertib setiap biaya Service
Charge yang diajukan dan dimintakan
Manajemen Gedung kepada Pihak Kedua
selama jangka waktu Perjanjian.
demands, penalties that the Building
Management files against the First Party for
any negligence, failure or delay of the
Second Party to make the regular and full
payments of any Service Charges imposed
by the Building Management to the Second
Party during the term of this Agreement.

3. Pihak Kedua wajib membayar Security
Deposit bersamaan dengan
penandatanganan Letter of Intent (LOI)
dimana telah ditandatangani per tanggal (*).
Komposisi Security Deposit terdiri dari:
3. The Second Party shall pay Security Deposit
at the time of signing the Letter of Intent
(LoI), of which is signed as per the date (*).
The Composition of Security Deposit
comprises:
a. Uang sebesar USD xxxxxx
(xxxxxxxxxxxxx dollar Amerika
Serikat) sama dengan jumlah 3 (tiga)
bulan Harga Sewa ke rekening Bank
CIMB Niaga cabang Graha Niaga,
Jakarta dengan nomor rekening 146-02-
00107-00-9 atas nama PT. Arpeggio
Resources.
a. Money in amount of USD xxxxxx
(xxxxxxxxxxxxx United States of
American dollar) equal to the amount
of 3 (three) months of Lease Fee to be
paid to the bank account at Bank CIMB
Niaga cabang Graha Niaga, Jakarta,
account number 146-02-00107-00-9 in
the name of PT. Arpeggio Resources
b. Uang sebesar Rp xxxxxxxxxxx
(xxxxxxxxxxxxxxxx Rupiah) sama
dengan jumlah 3 (tiga) bulan service
charge (yang pada tanggal Perjanjian ini
biaya Service Charge ditetapkan oleh
Manajemen Gedung sebesar Rp
50.000,-/m2 atau sebesar lima puluh ribu
rupiah per meter persegi) ke Rekening
IDR Pihak Pertama yaitu Bank CIMB
Niaga cabang Graha Niaga, Jakarta
dengan nomor rekening Bank CIMB
Niaga cabang Graha Niaga, Jakarta
dengan nomor rekening 146-01-00330-
00-3 atas nama PT. Arpeggio
Resources.
b. Money in amount of Rp xxxxxxxxxxx
(xxxxxxxxxxxxxxxx Rupiah) equal to
the amount of 3 (three) months of
service charge (which in the date of this
Agreement the Service Charge is
imposed by the Building Management is
Rp 50.000,-/m2 or fifty thousand rupiah
per meter per square) to the IDR
account of the First Party at Bank CIMB
Niaga cabang Graha Niaga, Jakarta,
that is the account number at Bank
CIMB Niaga cabang Graha Niaga,
Jakarta, under account number: 146-01-
00330-00-3 in the name of PT. Arpeggio
Resources
(Seluruh uang-uang yang dimaksud dalam
butir 3.a. dan butir 3.b. secara bersama-
sama selanjutnya disebut Security
Deposit).
(All moneys set out in item 3.a and 3.b shall
be collectively referred to as the Security
Deposit).
7
Security Deposit adalah jaminan yang
diberikan oleh Pihak Kedua kepada Pihak
Pertama untuk terlaksananya dan
terpenuhinya kewajiban-kewajiban Pihak
Kedua sebagaimana yang telah ditentukan
dalam Perjanjian ini. Atas pembayaran
Security Deposit akan diberikan tanda
terima/kwitansi tersendiri.
Security Deposit is a guarantee that shall be
given by the Second Party to the First Party
for the performance and fulfillment of the
Second Partys obligations specified in this
Agreement. Upon the payment for the
Security Deposit will be provided with the
receipt thereof.

4. Security Deposit tersebut akan dikembalikan
tanpa kewajiban melakukan pembayaran
bunga apapun oleh Pihak Pertama kepada
Pihak Kedua dengan ketentuan Pihak Kedua
membawa bukti kwitansi asli untuk
diserahkan kepada Pihak Pertama.
Pengembalian Security Deposit dilakukan
selambat-lambatnya 2 (dua) bulan terhitung
sejak selesainya pengosongan Ruang Sewa,
sebagaimana diatur dalam Ppasal 9
Perjanjian ini dengan ketentuan Pihak Kedua
telah membayar dan melunasi dengan tertib
dan baik seluruh tagihan-tagihan, Biaya-
Biaya Tambahan (sebagaimana didefinisikan
dalam Ayat 6 pasal ini), denda-denda, biaya-
biaya dan hutang-hutang kepada pihak
Manajemen Gedung maupun kepada Pihak
Pertama (jika ada) yang wajib dilakukan
Pihak Kedua berdasarkan Perjanjian ini,
antara lain tapi tidak terbatas pada biaya-
biaya, pajak-pajak dan denda-denda. Untuk
menghindari keragu-raguan, Pihak Kedua
wajib menyerahkan bukti-bukti menurut
ketentuan dalam Pasal 5 ayat 2.
4. The Security Deposit will be repaid or
returned without payment obligation of any
interest imposed to the First Party by the
Second Party, provided that, the Second
Party delivers the original receipt to the First
Party. The repayment or return of Security
Deposit shall be made at the latest 2 (two)
months as of the evacuation of Leased
Space is fully completed, as defined in
article 9 of this Agreement on condition that
the Second Party has paid and fully settled
any of its all outstanding amounts of bills,
surcharges (as defined in Paragraph 6 of
this Article), penalties, costs and liabilities to
the Building Management or the First Party
(if any) under this Agreement, among other
things, but not limited to any costs, taxes
and penalties. For avoidance of doubt, the
Second Party is obliged to deliver the
evidences thereof based on or under the
provision of Article 5 paragraph 2.

5. Apabila terjadi pengakhiran dan/atau
pembatalan terhadap Perjanjian sebelum
berakhirnya jangka waktu Perjanjian oleh
Pihak Kedua (dengan ataupun tanpa
persetujuan Pihak Pertama maupun
pengakhiran dilakukan oleh Pihak Pertama
5. In case of any termination and/or nullification
of this Agreement is made prior to the
expiration of term of this Agreement by the
Second Party (with or without approval of the
First Party, or the termination is made by the
First Party for the failure of the Second Party
8
dikarenakan Pihak Kedua tidak memenuhi
sebagian ataupun seluruh kewajibannya
sebagaimana yang telah ditentukan bersama
dalam Perjanjian ini, sepanjang Pihak
Pertama bisa membuktikan bahwa Pihak
Kedua tidak memenuhi), maka Harga Sewa
tidak dapat dikompensasikan dan/atau
dikembalikan oleh Pihak Pertama kepada
Pihak Kedua, selanjutnya seluruh Security
Deposit dan Harga Sewa yang telah
dibayarkan oleh Pihak Kedua menjadi hak
atau milik penuh dari Pihak Pertama.
to comply with part or all of its obligations
mutually defined herein, to the extent that
the First Party can verify such failure), then
the Lease Fee may not be compensated
and/or repaid or returned by the First Party
to the Second Party, further all amounts of
Security Deposit and the Lease Fee paid by
the Second Party shall be entitled and
possessed fully by the First Party.

6. Yang dimaksud dengan Biaya-Biaya
Tambahan adalah sebagai berikut:
6. The Surcharges in this agreement cover as
follows:
a. Biaya pemasangan meteran pencatat
pemakaian listrik di Ruang Sewa
bilamana Pihak Kedua menghendaki
penyediaan daya listrik melebihi dari
kapasitas maksimum yang telah
ditetapkan dalam Perjanjian ini.
Sedangkan biaya pemakaian tenaga
listrik tambahan ini, setiap bulannya
wajib dibayar oleh Pihak Kedua sesuai
dengan tarif yang ditetapkan oleh PT.
PLN (Persero).
a. Electricity meter installation fee in the
Leased Space whenever the Second
Party intends to have electric power
supply exceeds the maximum capacity
provided herein. And this additional
electric consumption cost, on monthly
basis, shall be paid by the Second Party
as per the tariff imposed by PT. PLN
(Persero).
b. Biaya perubahan, modifikasi atas
fixtures, interior pada Ruang Sewa,
b. Costs of modification of fixtures, interiors
and the Leased Space
c. Biaya penambahan atau pengurangan
Fasilitas-Fasilitas yang ada dalam Ruang
Sewa,
c. Costs of additional or reduction of
existing facilities in the Leased Space
d. Biaya pemasangan, pengaktifan kembali
atas Fasilitas-Fasilitas dalam Ruang
Sewa karena pemutusan yang dilakukan
oleh pihak yang berwenang, dan
d. Costs of reinstallation, reactivation of
Facilities in the Leased Space for
disconnection done by appropriate
authority, and
e. Biaya-biaya lainnya yang timbul selama
Perjanjian ini berlangsung.
e. Other costs arising out during the
duration of this Agreement.

7. Tanpa mengurangi ketentuan yang ada
dalam Pasal ini, Pihak Kedua dengan ini
7. Notwithstanding to the provision set out in
this Article, the Second Party herewith
9
memberikan kuasa yang tidak dapat ditarik
kembali kepada Pihak Pertama untuk
melakukan pemotongan terhadap Security
Deposit guna membayar dan melunasi setiap
tagihan-tagihan, Biaya-Biaya Tambahan
(sebagaimana didefinisikan dalam Ayat 6 di
atas), denda-denda, biaya-biaya dan hutang-
hutang yang tertunggak atau terhutang
kepada pihak Manajemen Gedung maupun
kepada Pihak Pertama (jika ada) yang wajib
dibayar dan dilunasi Pihak Kedua
berdasarkan Perjanjian ini termasuk pajak-
pajak, retribusi-retribusi.
irrevocably authorizes the First Party to
make a deduction to the Security Deposit for
payment of any bills, surcharges (defined in
paragraph 6 above), penalties, costs and
outstanding debts or owed to the Building
Management or the First Party (if any) that
the Second Party shall pay for under this
Agreement including taxes and retributions.

Pasal 4
Pajak-pajak
Article 4
Taxes

1. Semua pajak atas Harga Sewa, Service
Charge, biaya-biaya tambahan dan segala
bentuk pembayaran berdasarkan Perjanjian
ini, seperti Pajak Pertambahan Nilai
ditanggung dan karenanya wajib dibayar oleh
Pihak Kedua berdasarkan tarif yang sudah
ditetapkan oleh Pemerintah Republik
Indonesia.
1. All taxes of the Lease Fee, Service Charge,
surcharges and any kind of payments made
under this Agreement, such as Valued
Added Tax, shall be borne and thus, payable
by the Second Party based on the tariff
specified by the Government of the Republic
of Indonesia.

2. Pihak Kedua wajib memberikan bukti
pemotongan atas Pajak selambat-lambatnya
30 hari setelah pembayaran atas Harga
Sewa dilakukan.
2. The Second Party shall deliver the receipt of
withholding Tax at the latest 30 days upon
the payment made on the Leased Space.

3. Bilamana timbul pajak-pajak, pungutan-
pungutan lain sehubungan dengan
pemakaian Ruang Sewa (kecuali Pajak Bumi
dan Bangunan) serta pajak-pajak, iuran-
iuran, sumbangan-sumbangan sehubungan
dengan kegiatan usaha atau keberadaan
Pihak Kedua di Ruang Sewa, maka
seluruhnya ditanggung dan wajib dibayar
oleh Pihak Kedua.
3. Whenever any taxes, other retributions
arising out or in connection with the use of
Leased Space (except Property Tax) and
taxes, levies, retributions in relation to the
business activities or the presence of the
Second Party in the Leased Space, shall be
borne and paid by the Second Party.
10

4. Sedangkan pajak-pajak yang berhubungan
dengan pemilikan unit atas Ruang Sewa,
antara lain seperti Pajak Bumi dan
Bangunan, ditanggung dan wajib dibayar
oleh Pihak Pertama.
4. And other taxes in corresponding with the
possession of unit of the Leased Space,
among other things, Property Tax, shall be
borne and paid by the First Party.

Pasal 5
Fasilitas-Fasilitas
Article 5
Facilities

1. Fasilitas-fasilitas yang terdapat di dalam
Ruang Sewa yang disediakan oleh dan
menurut ketentuan Managemen Gedung
adalah sebagai berikut (selanjutnya secara
bersama-sama ataupun sendiri-sendiri
disebut Fasilitas-Fasilitas):
1. Facilities existing in the Leased Space
provided by and in accordance with the
provision of the Building Management shall
be as follows: (hereinafter collectively or
separately is referred to as the Facilities).
1.1. Listrik 1.1. Electricity
Tenaga Listrik untuk penerangan di Ruang
Sewa dengan standar Kwh yang tertera.
Electricity for lighting in the Leased Space
with the officially stamped Kwh standard
1.2. Air Conditioning 1.2. Air Conditioning
Melalui pipa-pipa penyalur dan dilengkapi
dengan alat-alat penghisap udaranya.
Through the supplying piping and equipped
with the air exhaust pipe
1.3. Telepon dan Faksimili 1.3. Telephone and Facsimile
a. Selama masa sewa Pihak Kedua dapat
menggunakan sambungan nomor
telepon/head hunting dan nomor fax
yang tersedia. Pihak Kedua dapat
menambah line/jaringan dengan syarat
meminta izin secara tertulis terlebih
dahulu kepada Pihak Pertama dan juga
pihak Manajemen Gedung. Seluruh
biaya-biaya yang timbul termasuk dan
tidak terbatas kepada biaya pendaftaran,
pemasangan, aktivasi dan bulanannya
wajib dibayarkan oleh Pihak Kedua
kepada instansi yang berwenang.
a. During the term of Agreement the
Second Party may use the existing
telephone line/head hunting and fax
number. The Second Party may ask for
additional line/connection installation
provided, that it shall submit written
request to the First Party and also to the
Building Management. All costs arising
out, including but not limited to costs of
registration, installation, activation and
monthly bill shall be paid by the Second
Party to the appropriate agency.
b. Untuk setiap penggunaan line telepon
yang tersedia yang merupakan milik dari
Pihak Pertama maka Pihak Kedua akan
dikenakan biaya deposit per line telepon
b. For any use of telephone line provided
and owned by the First Party, to the
Second Party is imposed on cost of
deposit per telephone line for
Formatted: Font: Bold
11
yaitu Rp 1.000.000 (satu juta Rupiah)
yang wajib dibayarkan oleh Pihak Kedua
bersamaan dengan pembayaran Security
Deposit.
Rp1,000,000 (one million rupiah) to be
paid by the Second Party together with
the payment of Security Deposit.
c. Telepon Deposit atas line yang tersedia
sesuai dengan point b di atas akan
dikembalikan tanpa kewajiban
melakukan pembayaran bunga apapun
oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua
dengan ketentuan Pihak Kedua
membawa bukti kwitansi asli untuk
diserahkan kepada Pihak Pertama.
Pengembalian Telepon Deposit
dilakukan selambat-lambatnya 2 (dua)
bulan terhitung sejak selesainya
pengosongan Ruang Sewa,
sebagaimana diatur dalam pasal 9
Perjanjian ini dengan ketentuan Pihak
Kedua telah membayar dan melunasi
dengan tertib dan baik seluruh tagihan-
tagihan, denda-denda, biaya-biaya dan
hutang-hutang kepada pihak Perusahaan
Penyedia Telekomunikasi maupun
kepada Pihak Pertama (jika ada) yang
wajib dilakukan Pihak Kedua
berdasarkan Perjanjian ini, antara lain
tapi tidak terbatas pada biaya-biaya,
pajak-pajak dan denda-denda. Untuk
menghindari keragu-raguan, Pihak
Kedua wajib menyerahkan bukti-bukti
menurut ketentuan dalam Pasal 5 ayat 2.
c. Telephone Deposit of the available line
as per item b above will be repaid or
returned without payment obligation of
any interests imposed by the Second
Party to the First Party, provided that,
the Second Party shall deliver the
original receipt thereof to the First Party.
The repayment or return of Telephone
Deposit shall be made at the latest 2
(two) months as of the evacuation of
Leased Space is fully completed, as
defined in article 9 of this Agreement on
condition that the Second Party has paid
and fully settled any of its all outstanding
amounts of bills, penalties, costs and
debts to the Telecommunication Service
Company or to the First Party (if any)
under this Agreement, among other
things, but not limited to any costs, taxes
and penalties. For avoidance of doubt,
the Second Party is obliged to deliver
the evidences thereof based on or under
the provision of Article 5 paragraph 2.
d. Untuk setiap penambahan
line/penginstalasian baru serta
penambahan line/jaringan atas nomor
telepon/head hunting dan nomor faksimili
maka Pihak Kedua akan dikenakan biaya
deposit telepon yang besarnya
ditentukan oleh pihak Perusahaan
Penyedia Telekomunikasi tersebut
sesuai dengan aturan dan ketentuan
d. For any new line addition/installation and
line addition/network of telephone
number/head hunting and facsimile
number, the Second Party shall be
imposed on cost of telephone deposit,
which the amount is specified by the
Telecommunication Service Company
pursuant to the applicable rules and
regulations.
12
yang berlaku.
e. Tata cara pengembalian Telepon Deposit
khusus untuk penambahan line akan
diatur sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkan oleh pihak Perusahaan
Penyedia Telekomunikasi.
e. The repayment or return procedures of
Telephone Deposit especially for line
addition shall be defined pursuant to the
provision specified by the
Telecommunication Service Company.
1.4. Air bersih 1.4. Water Supply
Air dapat dipergunakan secara umum oleh
Pihak Kedua.
Water may be consumed in general by the
Second Party.

2. Setelah berakhirnya Perjanjian, Pihak Kedua
wajib menyerahkan fotocopy bukti
pembayaran atau pelunasan tagihan-tagihan
terkait dengan pemakaian Fasilitas-Fasilitas
dalam Ruang Sewa (termasuk
penambahannya) di akhir Jangka Waktu
Sewa. Tanpa mengurangi ketentuan yang
ada dalam Perjanjian, Pihak Kedua wajib
membayar tagihan-tagihan bulanan atas
pemakaian Fasilitas-Fasilitas kepada pihak-
pihak yang berhak dan berwenang untuk itu
seperti dan tidak terbatas kepada
Manajemen Gedung, Perusahaan Penyedia
Telekomunikasi (termasuk dan tidak terbatas
untuk penggunaan Telepon, Internet dan TV
Kabel) dan Pihak lain yang terkait dengan
perjanjian sewa menyewa ini.
2. Upon the expiration of this Agreement, the
Second Party shall deliver the copy of
payment receipt or receipts of full payment
with respect to the use of Facilities in the
Leased Space (including the additions) at
the end of Term of Lease. Notwithstanding
the provisions contained in this Agreement,
the Second Party shall pay any monthly bills
of using the Facilities to the appropriate
parties and agencies thereto, such as, and
not limited to the Building Management, the
Telecommunication Service Company
(including and not limited to the use of
Telephone, Internet and Cabled TV) and
other parties in relation to this lease
agreement.

Pasal 6
Fungsi Ruang Sewa
Article 6
Function of Leased Space

1. Pihak Kedua hanya diperkenankan untuk
memakai/menggunakan Ruang Sewa sesuai
dengan kegiatan serta maksud dan tujuan
usaha Pihak Kedua sebagaimana dimaksud
di dalam Anggaran Dasar dan ijin-ijin yang
diberikan untuk itu kepada Manajemen
Gedung.
1. The Second Party is only allowed to use the
Leased Space for and in accordance with
the activity and the purpose and objective of
the Second Partys business contemplated
in its Articles of Association and business
permit given thereto to the Building
Management.

2. Pihak Kedua wajib menyerahkan salinan 2. The Second Party shall deliver the copy of
13
Anggaran Dasar berikut perubahan-
perubahannya dan kelengkapan dokumen
legal lainnya kepada Pihak Pertama dan
Manajemen Gedung.
its Articles of Association and the
amendments thereof as well as other
supporting legal documents to the First Party
and the Building Management.

3. Pihak Kedua tidak diperkenankan untuk
mempergunakan apa yang disewanya dari
Pihak Pertama untuk keperluan hal-hal yang
bertujuan illegal/immoral, menyimpan
barang-barang yang bisa membahayakan,
mengganggu atau merusak ruangan yang
disewa serta lingkungannya. Pihak Kedua
juga dilarang untuk melakukan kegiatan
usaha, memasukkan, menyimpan,
menggunakan atau mengizinkan
penggunaan barang-barang yang dilarang
oleh Manajemen Gedung dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku seperti
dan tidak terbatas pada senjata api, amunisi,
bahan peledak, bahan-bahan kimia beracun
atau zat-zat yang mudah terbakar (selain
untuk keperluan perkantoran pada
umumnya).
3. The Second Party is not allowed to use what
is leased from the First Party for
illegal/immoral business purposes, to store
materials that may jeopardize, interrupt or
damage the leased space and its
surrounding areas. The Second Party is also
not allowed to undertake business activity,
bring into, store, use or permit to use any
goods that are prohibited by the Building
Management, or by the applicable rules and
legislations including but not limited to
firearms, ammunitions, explosive materials,
toxic chemical substances or inflammable
substances (other than for office use in
general).

4. Pihak Kedua tidak berhak untuk
menjaminkan, mengoperkan hak sewa ini
atau menyewakan lagi Ruang Sewa kepada
Pihak Ketiga baik sebagian maupun
keseluruhan. Pelanggaran atas ketentuan ini
menyebabkan Perjanjian ini berakhir secara
dengan otomatis.
4. The Second Party is not entitled to
collateralize, subcontract the right of this
lease or re-lease the Leased Space to any
third parties either part or all spaces.
Infraction to this clause shall result in
termination of this Agreement automatically.

Pasal 7
Fitting Out / Dekorasi
Article 7
Fitting Out/Decoration

1. Periode Fit Out adalah sejak tanggal
xxxxxxxxxxxx sampai dengan tanggal
xxxxxxxxxxx.
1. The Fitting out period shall take effect be as
from xxxxxxxxxxxxx to xxxxxxxxxxxxx.

2. Pihak Kedua atau melalui kontraktor yang 2. The Second Party or through the Contractor
14
ditunjuk oleh Pihak Kedua diperbolehkan
melakukan Fitting Out atas Ruang Sewa
setelah dilakukannya penandatanganan
Perjanjian ini dan serah terima Ruang Sewa
dilakukan oleh Pihak Pertama kepada Pihak
Kedua. Seluruh biaya yang timbul terkait
dengan dekorasi/Fitting Out Ruang Sewa
harus dibayarkan ke pihak Building
Management Services misalnya pembayaran
Deposit Fit Out, Asuransi CAR-Contractor All
Risk), Iuran-Iuran, Biaya-biaya maupun
Denda-denda menjadi beban dan tanggung
jawab dari Pihak Kedua termasuk dan tidak
terbatas kepada ganti rugi atas gangguan,
kehilangan, kerusakan dalam bentuk apapun
bahkan kematian yang ditimbulkan akibat
dari pelaksanaan Fitting Out.
appointed by the Second Party is allowed to
do Fitting Out works of the Leased Space
after the signing of this Agreement and
transfer of the Leased Space has been
made by the First Party to the Second Party.
All costs in arising out or in connection with
the decoration/fitting out of the Leased
Space shall be paid to the Building
Management Service, such as, payment of
Deposit Fit Out, CAR Insurance-Contractor
All Risk, Retributions, Charges or Penalties
shall be charted to and under liability of the
Second Party including but not limited to
compensation for interruption, loss, damage
of any kind, and even death due to the
performance of Fitting Out Works.

3. Selama periode Fit Out, Pihak Kedua
dibebaskan dari pembayaran Harga Sewa
dan Service Charge oleh Pihak Pertama
tetapi bagaimanapun juga biaya pemakaian
atas konsumsi listrik, air, sampah/kebersihan,
toilet dan/atau pemakaian lainnya yang
dikenakan langsung dari Manajemen Gedung
sesuai dengan peraturan dalam Fit Out
Guidelines menjadi tanggung jawab Pihak
Kedua.
3. During the period of Fitting Out work, the
Second Party shall be released from
payment of Lease Fee and Service Charge
made to the First Party, however, the use of
electric, water, fee for garbage/cleaning
service, toilet and/or others are imposed
directly by the Building Management
pursuant to the rules in the Fit Out
Guidelines shall be borne by the Second
Party.

4. Fitting Out Ruang Sewa harus
memperhatikan standar menurut kontraktor
dan tata tertib, persayaratan, perizinan yang
ditetapkan oleh pihak Manajemen Gedung
seperti yang tertera dalam Fit Out Guidelines
dari Manajemen Gedung serta harus
mendapat persetujuan dari Pihak Pertama
dan Manajemen Gedung secara tertulis
sebelum dilakukannya Fitting Out.
4. Fitting out of Leased Space shall consider
the standard of the contractor and the order,
requirements, and permits specified by the
Building Management, as described in the
Fit Out Guidelines of the Building
Management, and the same must be
approved in writing by the First Party and the
Building Management before the Fitting Out
works are performed.

5. Dengan tetap memperhatikan Ruang Sewa, 5. In regard to the Leased Space, the Fitting
15
Fitting Out yang dimaksud dalam ayat 1
Pasal ini tidak menimbulkan gangguan,
kerusakan, kehilangan terhadap harta benda
milik pihak ketiga, fasilitas-fasilitas, bagian
fisik Ruang Sewa dalam gedung bahkan
membahayakan/mencederai pihak ketiga
termasuk penghuni unit lainnya sehingga
dapat menyebabkan kematian yang
disebabkan pelaksanaan Fitting Out.
Out set out in paragraph 1 of this Articles
shall not cause interruption, destruction, lost
to any properties of third parties, facilities,
part of the physical Leased Space in the
building and even jeopardize/injure any third
parties including other occupants that may
cause death due to the performance of
Fitting Out works.

6. Apabila timbul kerusakan baik itu besar
maupun kecil yang disebabkan oleh Pihak
Kedua maupun kontraktornya selama proses
Fitting Out sehingga menimbulkan kerugian
bagi Pihak Pertama, Manajemen Gedung
maupun terhadap pihak ketiga termasuk
penghuni unit lainnya maka Pihak Kedua
wajib bertanggung jawab sepenuhnya untuk
mengganti kerugian tersebut dan Pihak
Kedua membebaskan, melindungi, menjamin
serta melepaskan Pihak Pertama dari segala
bentuk tuntutan atau gugatan dari
Manajemen Gedung ataupun pihak ketiga
atas setiap kerusakan, kehilangan, ganti
rugi, kerugian yang timbul atau yang diderita
pihak ketiga dan/atau Managemen Gedung
termasuk di dalamnya cidera (termasuk
kematian) yang timbul akibat pelaksanaan
Fitting Out oleh Pihak Kedua maupun oleh
kontraktor yang ditunjuk untuk itu.
6. In case of damage either major or minor
caused by the Second Party or its contractor
during the Fitting Out work, which results in
damage to the First Party, the Building
Management or any third parties including
other occupants, then the Second Party
shall be held responsible fully for the
compensation and the Second Party shall
release, defend, and hold harmless the First
Party from any and all claims or demand
from the Building Management or third party
for any and all damages, loss, compensation
arising out or suffered by the third party
and/or Building Management including in it,
injuries (or death) caused by the
performance of Fitting Out work done by the
Second Party or its contractor appointed
thereto.

Pasal 8
Pernyataan dan Jaminan
Article 8
Representation and Warrant

1. Pihak Pertama menjamin Pihak Kedua
bahwa Ruang Sewa benar milik Pihak
Pertama dan tidak sedang dijaminkan
kepada pihak manapun, tidak tersangkut
dalam suatu perkara/sengketa serta bebas
dari sitaan.
1. The First Party warrants the Second Party
that the Leased Space is the possession of
the First Party and it will not pledge to any
third parties, not charged in a case/legal
dispute and free from confiscation.
16

2. Selama Sewa Menyewa ini berlangsung,
Penyewa tidak akan mendapat tuntutan
dan/atau gugatan dan/atau gugatan dari
Pihak ketiga siapapun manapun yang
menyatakan mempunyai sesuatu hak terlebih
dahulu atau turut mempunyai suatu hak
penghunian dan/atau hak apapun atas
Ruang Sewa dan Pihak Pertama dengan ini
membebaskan Pihak Kedua dari segala
tuntutan dan/atau gangguan gugatan
tersebut.
2. During the term of this Agreement the
Lessee will not file any claim and/or demand
and/or demand of any third party whosoever
that states to have preemptive right or has
the occupation right and/or any other rights
of the Leased Space and the First Party
herewith releases the Second Party from
any and all of such claims and/or
interruption.

3. Bilamana disebabkan karena hal-hal dalam
ayat 1 dan 2 pasal ini, maka Pihak Kedua
berhak mengakhiri perjanjian sewa menyewa
ini dan karenanya Pihak Pertama wajib
mengembalikan sisa Harga Sewa yang
belum lewat jangka waktunya berikut security
Security dDeposit kepada Pihak Kedua.
3. Whenever for any reasons set out in
paragraph 1 and paragraph 2 of this Article,
the Second Party is entitled to terminate this
lease agreement and, thus, the First Party
shall repay or return the remaining Lease
Fee, which the term of lease period for the
lease fee has not yet been used, together
with the security deposit to the Second
Party.

Pasal 9
Pengembalian & Pengosongan Ruang Sewa
Article 9
Return & Evacuation of the Lease Space

1. Pihak Kedua mengikatkan diri untuk
menyerahkan kembali Ruang Sewa dalam
keadaan baik (terpelihara) dan terawat
seperti semula kepada Pihak Pertama pada
Tanggal Akhir Perjanjian ini atau pada saat
Perjanjian ini diakhiri oleh salah satu Pihak.
1. The Second Party undertakes to return the
Leased Space in good condition and well
maintained as in the former condition when
the lease is started, to the First Party on the
Expiry Date of this Agreement or at the time
of this Agreement is ended by one of the
Parties.

2. Apabila pada saat berakhirnya sewa
menyewa ini, Pihak Kedua tidak atau lalai
menyerahkan kembali Ruang Sewa dalam
keadaan sebagaimana dimaksud diatas pada
ayat 1 kepada Pihak Pertama maka untuk
setiap hari keterlambatan pengosongan
2. Whenever at the expiration date of this
lease, the Second Party does not or fails to
return the Leased Space in the condition set
out above in paragraph 1 to the First Party,
then the Second Party, for every day of
delay of the space evacuation, is imposed
Formatted: Indent: Left: 0"
Formatted: Indent: Left: 0"
17
tersebut Pihak Kedua wajib membayar
kepada Pihak Pertama uang denda sebesar
Rp. 100.000,- (seratus ribu Rupiah) per
meter persegi untuk setiap hari
keterlambatan dan maksimum keterlambatan
adalah 7 (tujuh) hari kalender.
on penalty for Rp100,000 (One hundred
thousand rupiah) per meter per square for
every day of delay and the maximum delay
shall be 7 (seven) calendar days.

3. Jika lebih dari 7 (tujuh) hari kalender Pihak
Kedua belum juga mengembalikan Ruang
Sewa milik Pihak Kedua maka dengan tidak
mengurangi ketentuan dalam Pasal ini, Pihak
Kedua dengan ini sekarang dan untuk di
kemudian hari pada waktunya memberi
kuasa dan wewenang penuh kepada Pihak
Pertama untuk dan atas biaya-biaya serta
resiko dari Pihak Kedua, melakukan semua
tindakan/langkah-langkah yang dipandang
baik dan perlu oleh Pihak Pertama guna
mengambil dan mengosongkan sendiri atau
suruh untuk diambil atau dikosongkan Ruang
Sewa agar Ruang Sewa dapat secara penuh
dikuasai dan dimiliki kembali dengan bantuan
dari pihak yang berwenang (termasuk
kepolisian negara republik Indonesia (jika
perlu)) dan seluruh biaya-biaya,
pengeluaran-pengeluaran Pihak Pertama
yang timbul atas tindakan untuk menguasai
dan memiliki kembali Ruang Sewa
merupakan tanggung jawab dan beban yang
wajib dipikul serta dibayar dengan lunas oleh
Pihak Kedua.
3. If after the period of 7 (seven) calendar days
the Second Party has not yet returned the
Leased Space, then, without prejudice to the
provision set out in this Article, the Second
Party herewith now and for in time to come
and in turn authorizes fully the First Party to,
and upon costs and risks of the Second
Party, take any and all acts/measures
deemed good and necessary by the First
Party to take and evacuate by itself or ask to
be taken or evacuated the Lease Space in
order the Lease Space will be fully
recontrolled and repossessed upon the
support of appropriate authority (including
the support of the Indonesian Police (if
required) and all costs, expenses incurred by
the First Party to regain control and reposes
the Leased Space shall be on account of
and charged and paid fully by the Second
Party.

4. Pihak Kedua dengan ini melepaskan semua
dan setiap haknya (sepanjang hak-hak
tersebut dimilikinya) untuk mengajukan
tuntutan-tuntutan/gugatan-gugatan berupa
apapun juga terhadap Pihak Pertama, baik
mengenai pengambilan kembali dan
pengosongan atas Ruang Sewa yang
dilakukan atau disuruh untuk dilakukan oleh
4. The Second Party herewith waives all and
any of its right (as long as such rights are its
owned) to file claims/demands whatsoever
against the First Party, either on the
takeover and evacuation of the Leased
Space made or asks to be made by the First
Party by the manners described aforesaid or
on any consequences itemized in paragraph
18
Pihak Pertama dengan cara sebagaimana
diuraikan di atas maupun mengenai segala
akibat sebagaimana diuraikan dalam ayat 3
tersebut di atas.
3 above.

5. Pihak Pertama tidak berkewajiban untuk
membayar kembali segala biaya-biaya, iuran-
iuran, pengeluaran ongkos-ongkos, denda-
denda yang telah dikeluarkan oleh Pihak
Kedua untuk Fitting Out, partisi (interior
partitioning) dan dekorasi yang telah
dilakukan terhadap Ruang Sewa.
5. The First Party is not required to reimburse
any costs, retributions, expenses, penalties
spent and paid by the Second Party for
Fitting Out, partition (interior partitioning) and
decoration done to the Leased Space.

Pasal 10
Kewajiban dan Tanggung Jawab Pihak
Pertama
Article 10
Obligation and Responsibility of the First
Party

1. Pihak Pertama menyerahkan Ruang Sewa,
Furniture, Fixture Kantor dan Fasilitas-
Fasilitas kepada Pihak Kedua sebagaimana
adanya yang tercantum dalam Perjanjian ini.
1. The First Party shall hand over the Leased
Space, together with Offices Furniture and
Fixtures to the Second Party as they are, as
included in this Agreement.

2. Pihak Pertama menjamin bahwa selama
jangka waktu sewa, Pihak Kedua tidak akan
mendapatkan tuntutan dari pihak ketiga atas
kepemilikan dan hak atas Ruang Sewa, baik
untuk sebagian maupun seluruhnya ataupun
sebagian.
2. The First Party warrants that during the term
of Agreement, the Second Party will not be
claimed by any third parties for the
possession and right of the Leased Space,
either for any or all or part thereof.

3. Pihak Pertama bertanggung jawab untuk
membayar Pajak Bumi dan Bangunan
sehubungan dengan pemilikan Ruang Sewa
oleh Pihak Pertama.
3. The First Party shall be responsible for
payment of Property Tax with respect to the
possession of the Leased Space by the First
Party.

4. Pihak Pertama wajib mengasuransikan
Ruang Sewa dengan jenis asuransi Property
All Risks dan Earthquake.
4. The First Party shall cover or insure the
Leased Space with the type of Property All
Risk and Earthquake in kindInsurance.

Pasal 11
Kewajiban dan Tanggung Jawab Pihak Kedua
Article 11
Obligation and Responsibility of the Second
19
Party

1. Pihak Kedua wajib membayar secara tepat
waktu atas Harga Sewa, Service Charge,
Security Deposit, Failitas-Fasilitas, Biaya-
Biaya Tambahan, pajak-pajak, dan biaya-
biaya lainnya yang merupakan kewajiban
Pihak Kedua sebagaimana ditetapkan dalam
Perjanjian ini.
1. The Second Party shall pay on time the
Lease Fee, Service Charge, Security
Deposit, Facilities, Surcharges, Taxes, and
other expenses as the liability of the Second
Party specified in this Agreement.

2. Pihak Kedua wajib memperhatikan dan
mematuhi kebiasaan-kebiasaan, peraturan
perundang-undangan yang berlaku,
pengumuman-pengumuman dan permintaan-
permintaan yang sah dari pihak/instansi yang
berwenang termasuk Manajemen Gedung
sehubungan dengan kegiatan usaha Pihak
Kedua.
2. The Second Party shall regard and obey the
applicable customs, rules and legislations,
notices and lawful contribution made by
appropriate agency, including the Building
Management with respect to the business
activity of the Second Party.

3. Pihak Kedua tidak dapat melakukan
perubahan-perubahan besar pada Ruang
Sewa tanpa pemberitahuan kepada dan
persetujuan terlebih dahulu kepada dari
Pihak Pertama, antara laintermasuk tetapi
tidak terbatas pada merubah arsitektur, fisik
bangunan, tembok-tembok pembatas,
merubah, menambah, menghilangkan,
mengurangkan atau memindahkan Fasilitas-
Fasilitas dan/atau instalasi-instalasi, sistem-
sistem dari listrik, pendingin saluran pipa-
pipa, kabel-kabel atau merubah bentuk, letak
serta ukuran pintu atau kaca depan,
membuat lubang, mengebor, memasang
unit-unit AC, segala macam perlengkapan
alat instalasi, perkakas dan mesin-mesin di
bagian depan Ruang Sewa, merubah letak-
letak sprinkler dan lain-lain.
3. The Second Party shall not make any major
modification to the Leased Space without
prior notice to the First Party, among other
things, but not limited to the modification of
architectures, physical building, walls, alter,
add, remove, reduce or move the Facilities
and/or installations, electrical systems,
pipelines, cables or change the shape,
window or front glass layout and size, make
holes, drill, install AC units, any kind of
installation tools, devices and machineries in
the front part of the Lease Space, change
the layout of sprinkler, and so on.

4. Pihak Kedua wajib memelihara, menjaga dan
merawat semua bagian dalam Ruang Sewa,
4. The Second Party shall keep and maintain
all parts in the Leased Space, facilities,
Formatted: Indent: Left: 0"
Formatted: Indent: Left: 0"
Formatted: Indent: Left: 0.05"
20
Fasilitas-Fasilitas termasuk pintu, jendela,
barang-barang yang melekat dalam keadaan
baik dan bersih. Apabila terjadi kerusakan,
kehilangan, cacat karena kelalaian Pihak
Kedua, pemegang saham, direktur,
komisaris, pegawai, agen, tamu, kontraktor
ataupun sub kontraktor Pihak Kedua dan
afiliasinya (baik sendiri-sendiri maupun
bersama-sama disebut Group Pihak
Kedua), maka Pihak Kedua wajib segera
memberitahukan secara tertulis kepada
Pihak Pertama dan membayar semua
ongkos, biaya-biaya perbaikannya atau
dan/atau biaya penggantianmengganti atas
biayanya sendiri kepada Pihak Pertama.
including doors, windows, and any items
adhered in good and clean condition. In
case of damage, loss, defect due to the
negligence of the Second Party, its
shareholders, directors, commissioner,
employees, agents, visitors, contractors or
subcontractors of the Second Party and its
affiliate (either individually or collectively
hereinafter shall be referred to as The
Second Party Group), then the Second
Party shall immediately notify the First Party
in writing and pay all costs, expenses of
reparation or replacement them upon the
First Partys own costs to the First Party.

5. Pihak Kedua tidak dilarang untuk meletakkan
atau meninggalkan peti, kotak, perkakas,
inventarisasi, sampah, barang-barang berupa
apapun di lorong-lorong, jalan-jalan gedung
yang dipergunakan secara bersama dengan
para penyewa lainnya atau bagian manapun
dari gedung tersebut yang tidak disewakan
secara khusus kepada Pihak Kedua agar
supaya pemakaian fasilitas bersama tersebut
tidak terganggu atau mengalami
hambatan/terganggu.
5. The Second Party shall not put or leave any
containers, boxes, devices, inventories,
garbage, goods of any kind on the alleys,
pathways used commonly with other tenants
or any parts of the building that are not
leased especially to the Second Party in
order the use of common facilities are not
impeded/ interrupted.

6. Pihak Kedua membebaskan Pihak Pertama
dari tuntutan dan/atau ganti rugi atas
kerusakan, kehilangan, atau kerugian
barang-barang milik Group Pihak Kedua
yang terjadi karena kebakaran, pencurian
ataupun sebab lainnya. Oleh karena itu,
kepada Pihak Kedua wajib untuk
mengasuransikan barang-barangnya sendiri
milik Pihak Kedua dari bahaya apapun
termasuk dan tidak terbatas kebakaran,
kecelakaan, kehilangan, dan bencana alam.
Selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga)
6. The Second Party shall release the First
Party from any claims and/or compensations
for damage, loss of properties of the Second
Party Group occurred due to fire, theft or
other causes. Thus, the Second Party is
required to cover or insure any of its
properties against any risks including but not
limited to fire, accident, lost and other natural
calamity. At the latest 3 (three) months after
the Effective Date of this Agreement, then
the insurance shall be made by the Second
Party and the copy of the insurance/policy
Formatted: Indent: Left: 0"
Formatted: Indent: Left: 0"
21
bulan setelah Tanggal Efektif Perjanjian ini,
maka penutupan asuransi wajib dilakukan
oleh Pihak Kedua dan foto copy atas bukti
asuransi/polis asuransinya harus wajib
diserahkan kepada Pihak Pertama.
must be delivered to the First Party.

7. Pihak Kedua tidak diperbolehkan
menempatkan perabot kantor, mesin-mesin
kantor atau barang lainnya yang beratnya
melebihi 250kg/m2, di dalam Ruang Sewa.
Apabila untuk ruangan tertentu diperlukan
penempatan barang dengan beban
>250kg/m2 maka wajib menghubungi dan
mendapatkan persetujuan terlebih dahulu
dari Pihak Pertama dan Manajemen Gedung.
7. The Second Party is not allowed to put office
furniture, machineries or other items of
which weights are more than 250 kg/m2 in
the Leased Space. A writingAn approval
from the Building Management shall be
obtained for a certain space is needed to put
goods of weights are > 250 kg/m2,

8. Pihak Kedua wajib melaksanakan seluruh
kewajiban-kewajiban, pernyataan, jaminan
yang diberikan dalam Perjanjian ini.
8. The Second Party shall perform all of its
obligations, representations, and warrants
given in this Agreement.

Pasal 12
Pembatasan Tanggung Jawab
Article 12
Restriction of Responsibility

1. Pihak Pertama tidak bertanggung jawab
untuk memberikan kompensasi, ganti
kerugian dan/atau mempunyai kewajiban
apapun juga terhadap Group Pihak Kedua
sehubungan dengan kecelakaan, kerusakan,
kerugian, tidak berfungsinya atau gangguan
yang terjadi/dialami oleh siapapun dan/atau
dikarenakan oleh sebab apapun juga baik
dalam Ruang Sewa, Fasilitas-Fasilitas
dan/atau Gedung dan sekitarnya.
1. The First Party is not responsible for giving
compensation and/or having any obligations
whatsoever to the Second Party Group with
respect to any accident, damage, loss, out of
function or interruption occurred or suffered
by any body and/or due to any reasons
whatsoever either in the Leased Space,
Facilities or in the Building and the area
around.

2. Semua kerusakan, kehilangan, gangguan
terhadap Fasilitas-Fasilitas, Gedung dan/atau
Ruang Sewa yang diakibatkan oleh kelalaian,
kealpaan atau kesengajaan dari Group Pihak
Kedua menjadi beban dan tanggung jawab
Pihak Kedua dan dengan ini Pihak Kedua
2. All damages, losses, interruptions to the
Facilities, Buildings and/or Leased Spaces
due to the negligence or gross negligence of
the Second Party Group shall be borne and
under responsibility of the Second Party and
thus, the Second Party releases the First
Formatted: Indent: Left: 0"
22
membebaskan dan melepaskan Pihak
Pertama dari tuntutan, gugatan, ganti
kerugian apapun juga yang diajukan oleh
pihak ketiga dan/atau Manajemen Gedung
atas kerusakan, kehilangan, gangguan yang
terjadi, termasuk dan tetapi tidak dibatasi
terbatas kepada biaya perbaikan, ganti
kerugian dan biaya-biaya lainnya.
Party from any and all claims, demands,
compensations whatsoever to be filed by
third parties and/or the Building
Management for such damages, losses,
interruptions, including but not limited to the
costs of reparations, indemnifications and
other expenses.

Pasal 13
Pengakhiran Sewa Menyewa
Article 13
Termination of Lease Agreement

1. Tanpa mengesampingkan ketentuan tentang
berakhirnya Perjanjian ini pada tanggal yang
telah ditentukan dalam pasal 1 ayat 1
Perjanjian ini, maka pengakhiran Perjanjian
ini dapat terjadi pula karena salah satu hal
berikut ini :
1. Without prejudice to the provision on the
expiration of this Agreement on the date
specified in Article 1 paragraph 1 herein,
then, any termination of this Agreement may
also be made for one of the following events:
a. Jika Pihak Kedua tidak membayar
pembayaran, terlambat atau menunggak
pembayaran sampai dengan 7 (tujuh)
hari kalender lamanya terhitung sejak
tanggal Pihak Kedua diwajibkan untuk
melakukan pmembayaran dalam
Perjanjian ini.
a. If the Second Party fails to pay, delay to
pay or in arrears for up to 7 (seven)
calendar days as of the Second Party is
required to pay it under this Agreement.
b. Pihak Kedua tidak memenuhi kewajiban-
kewajiban dan/atau ketentuan-ketentuan
yang tercantum dalam Perjanjian ini (di
luar ketentuan ayat 1.a di atas) yang
menyebabkan Perjanjian secara otomatis
berakhir atau dapat diakhiri secara
sepihak oleh Pihak Pertama.
b. The Second Party fails to fulfill its
obligations and/or the provisions set out
in this Agreement (other than the
provision of paragraph 1.a above), which
causes this Agreement is automatically
terminated or ended unilaterally by the
First Party.
c. Pihak Kedua dinyatakan pailit, dilikuidasi
oleh pihak/instansi yang berwenang.
c. The Second Party is declared bankrupt,
liquidated by appropriate agency.

2. Bilamana terjadi hal-hal tersebut di atas
maka Pihak Pertama berhak untuk
mengakhiri Perjanjian ini sebelum
berakhirnya jangka waktu sewa, tanpa atau
dengan pemberitahuan secara tertulis
2. In case one of the events aforesaid occurs
then, the First Party is entitled to terminate
this Agreement before the expiration date
without prior written notice of the First Party
to the Second Party.
Comment [Grace1]:
Mohon konfirmasi apakah yang diinginkan hari
kerja atau hari kalender?
23
terlebih dahulu yang secara resmi
disampaikan oleh Pihak Pertama kepada
Pihak Kedua.
Dalam kejadian demikian maka: In that case, so that:
a. Para Pihak sepakat untuk
mengesampingkan dan menyatakan
tidak berlakunya ketentuan-ketentuan
yang terdapat dalam Pasal 1266 dan
1267 KUHPerdata.
a. The Parties agree to waive and state the
invalidity of the provision contained in
Article 1266 and 1267 of Indonesian
Civil Code.
b. Pihak Kedua dengan ini sekarang dan
nantinya, memberikan pembebasan
kepada Pihak Pertama dari segala
kewajiban Pihak Pertama berdasarkan
Perjanjian ini maupun dari segala
tuntutan dan/atau gugatan dengan cara
apapun.
b. The Second Party herewith now and for
in time to come releases the First Party
from any of its obligations under this
Agreement or from any claims and/or
demands of any manners whatsoever.
c. Seluruh jumlah pembayaran atas Harga
Sewa, Security Deposit termasuk
Telepon Deposit berdasarkan Perjanjian
ini yang telah dibayarkan dimuka oleh
Pihak Kedua menjadi hak milik Pihak
Pertama sebagai pembayaran ganti
kerugian.
c. All amount of payments of the Lease
Fee, Security Deposit including
Telephone Deposit under this
Agreement that have been paid in
advance by the Second Party shall be
possessed by the First Party as the
payment of indemnification.
d. Ruang Sewa dikuasai kembali secara
penuh oleh Pihak Pertama yang
memberikan hak dan kewenangan penuh
untuk menyewakan kembali Ruang Sewa
kepada siapapun juga dengan syarat
yang dipandang baik oleh Pihak Pertama
sendiri termasuk hak-hak untuk
melakukan pengosongan atas Ruang
Sewa sebagaimana diatur dalam Pasal 9
Perjanjian.
d. The Leased Space is recontrolled fully
by the First Party who has the right and
full authority to re-lease out the Leased
Space to any body with the conditions
deemed good by the First Party,
including rights for evacuation of the
Leased Space specified in Article 9 of
this Agreement.

3. Apabila terjadi pengakhiran dan/atau
pembatalan terhadap Perjanjian sebelum
berakhirnya jangka waktu Perjanjian yang
dilakukan oleh Pihak Kedua (dengan ataupun
tanpa persetujuan Pihak Pertama maupun
pengakhiran yang dilakukan oleh Pihak
3. If termination of agreement is made and/or
the Agreement is nullified prior to the
expiration date by the Second Party (with or
without approval of the First Party or the
termination is made by the First Party due to
the Second Party fails to meet its part or all
24
Pertama dikarenakan Pihak Kedua tidak
memenuhi sebagian ataupun seluruh
kewajibannya sebagaimana yang telah
ditentukan bersama dalam Perjanjian ini,
sepanjang Pihak Pertama bisa membuktikan
bahwa Pihak Kedua tidak memenuhi), maka
Security Deposit, Telepon Deposit dan Harga
Sewa yang telah dibayarkan tidak dapat
dikompensasikan dan/atau dikembalikan oleh
Pihak Pertama kepada Pihak Kedua serta
selanjutnya menjadi hak dan milik penuh dari
Pihak Pertama secara penuh.
of its obligations mutually specified herein, to
the extent that the First Party can verify that
the Second Party has failed to meet them),
then the Security Deposit, Telephone
Deposit and Lease Fee that have been paid
could not be compensated and/or repaid by
the First Party to the Second Party, and
further the same will be the possession and
right of the First Party.

Pasal 14
Force Majeure
Article 14
Force Majeure

1. Bilamana Ruang Sewa mengalami
kerusakan hancur atau rusak hancur
seluruhnya oleh karena angin ribut,
kebakaran, gempa bumi, huru-hara atau
bencana alam lainnya sehingga seluruhnya
tidak dapat dipergunakan oleh Pihak Kedua
maka Perjanjian ini gugur demi hukum dan
uang klaim asuransi akan dipergunakan oleh
Pihak Pertama untuk memperbaiki Ruang
Sewa.
1. Whenever the Leased Space is totally
destructed or damaged totally due to
hurricane, fire, earthquake, riots or other
natural calamity so that the leased space
can not be used by the Second Party, then
this Agreement shall be null and void and
any insurance benefit claim will be used by
the First Party to fix or repair the Leased
Space.

2. Bilamana Ruang Sewa tidak hancur atau
rusak seluruhnya, dan untuk perbaikannya
Pihak Pertama memerlukan waktu lebih dari
30 (tiga puluh) hari lamanya untuk
mengembalikan Ruang Sewa dalam keadaan
seperti semula sewaktu diserahkan oleh
Pihak Pertama kepada Pihak Kedua, maka
Pihak Kedua dapat meminta perpanjangan
jangka waktu sewa dengan jangka waktu
selama waktu Ruang Sewa mulai tidak dapat
dipergunakan sampai dengan selesainya
perbaikan oleh Pihak Pertama seperti kondisi
semula ketika pertama kali diserahkan oleh
2. Whenever the Leased Space is not totally
destructed or damaged, and for the
reparation the First Party requires more than
30 (thirty) days to reinstate the Leased
Space to be into the former condition when
the leased space is transferred by the First
Party to the Second Party, then the Second
Party may request for extended term of
lease for the unused term of leased space
until the completion of reparation done by
the First Party to be the former condition
when the leased space is transferred by the
First Party to the Second Party.
Formatted: Indent: Left: 0"
25
Pihak Pertama kepada Pihak Kedua.

3. Segala hal yang terjadi karena Force
Majeure tersebut di atas tidak dapat dijadikan
alasan oleh Pihak Kedua untuk menuntut
Pihak Pertama sebagai pihak yang tidak
memenuhi Perjanjian ini.
3. Any matters that occur due to Force Majeure
event aforesaid shall not be a reason of the
Second Party to claim the First Party as the
party that does not fulfill and perform this
Agreement.

Pasal 15
Penyelesaian Sengketa
Article 15
Dispute Resolution

1. Setiap sengketa yang timbul dalam
Perjanjian akan diberitahukan oleh pihak
yang bersengketa kepada pihak lainnya dan
akan diselesaikan terlebih dahulu dengan
cara musyawarah untuk kepentingan Para
Pihak. Setiap kesepakatan yang dicapai akan
dicatat secara tertulis dan ditandatangani
sehingga mengikat Para Pihak.
1. Any dispute arising out or in connection with
this Agreement shall be notified by the
disputing party to the other party and will be
firstly settled amicably for the interest of the
Parties. Any agreement reached will be
recorded in writing and signed by and
binding the Parties thereby.

2. Apabila Para Pihak tidak dapat
menyelesaikan sengketa secara
musyawarah dalam waktu 14 (empat belas)
hari kalender terhitung sejak pemberitahuan
terjadinya sengketa, maka dengan ini Para
Pihak menyerahkan sengketa itu untuk
seterusnya dan tanpa syarat menundukan
diri ke dalam jurisdiksi hukum Pengadilan
Negeri Jakarta Selatan.
2. If the Parties fails to reach amicable
agreement for dispute resolution within 14
(fourteen) days as from the notice of dispute,
then the Parties herewith refer the case and
unconditionally subject to the legal
jurisdiction of the District Court of South
Jakarta.

Pasal 16
Pemberitahuan
Article 16
Notice

Setiap bentuk pemberitahuan yang wajib
disampaikan salah satu Pihak sehubungan
dengan pelaksanaan atas Perjanjian ini maka
dapat disampaikan melalui alamat resmi Para
Pihak dengan data sebagai berikut:
Any notices to be necessarily delivered by one
the Parties with respect to the performance of
this Agreement shall be sent to the official
address of the Parties below:

Pihak Pertama: The First Party:
Formatted: Indonesian
Formatted: Indent: Left: 0"
26
PT. Arpeggio Resources
Equity Tower 41st Floor
Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 9
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Tel : 021-29035333
Fax : 021-29035335
Attn : Trisning Setiadi/Natalia Yoo
PT. Arpeggio Resources
Equity Tower 41st Floor
Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 9
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Tel : 021-29035333
Fax : 021-29035335
Attn : Trisning Setiadi/Natalia Yoo

Pihak Kedua:
Xxxxxxxxxxxxx
Xxxxxxxxxxxxxx
Xxxxxxxxxxxxxxx
Telp :
Fax :
Attn :
The Second Party:
Xxxxxxxxxxxxx
Xxxxxxxxxxxxxx
Xxxxxxxxxxxxxxx
Telp :
Fax :
Attn :

Pasal 17
Lain-Lain
Article 17
Miscellaneous

1. Biaya untuk legalisasi di hadapan Notaris
atas Perjanjian ini akan dibayar oleh Pihak
Kedua.
1. Legalization fee for Notary of this Agreement
shall be paid by the Second Party

2. Perjanjian ini dapat diperbaiki dari waktu ke
waktu dengan cara amandemen atau
addendum dengan ketentuan amandemen
atau addendum tersebut disetujui secara
tertulis oleh Para Pihak.
2. This Agreement is amendable from time to
time based on the amendment or addendum
to the agreement, provided that the
amendment and addendum shall be
approved in writing by the Parties.

3. Perjanjian ini, termasuk lampiran-
lampirannya dan amandemen maupun
addendum yang mungkin akan ada nantinya
mewakili seluruh kesepakatan yang telah
dilakukan Para Pihak dan setiap komunikasi,
korespondensi, catatan, kesepakatan yang
sebelumnya baik secara lisan maupun tulisan
dengan ini dinyatakan tidak berlaku dan tidak
mempunyai efek apapun juga.
3. This Agreement, the appendices,
amendment and addendum to be possibly
made in time to come shall represent all
agreements made by the Parties and any of
communications, correspondences, notes,
and agreements previously made either
verbally or in writing are stated null and void
and have no effect whatsoever to this
Agreement.

27
4. Perjanjian ini diatur dan tunduk pada hukum
Negara Republik Indonesia.
4. This Agreement shall be governed and
subject to the laws of the Republic of
Indonesia.

5. Kegagalan atau penundaan yang dilakukan
oleh suatu Pihak dalam melaksanakan hak
atau kuasa yang diberikan kepadanya
berdasarkan Perjanjian ini tidak dapat (i)
dianggap sebagai suatu pengesampingan
oleh Pihak tersebut atas hak atau kuasa
tersebut; atau (ii) menghalangi Pihak tersebut
untuk melaksanakan hak atau kuasa tersebut
dikemudian hari.
5. Failure or delay made by the a Party to
perform the right or authority vested in it
under this Agreement can not (i) be deemed
as a waiver by the Party of such right or the
authority; or (ii) hamper the Party to exercise
its right or authority in time to come.

6. Apabila ada suatu ketentuan dalam
Perjanjian ini yang dilarang atau tidak dapat
dilaksanakan menurut hukum Negara
Republik Indonesia, maka tidak akan
membatalkan ketentuan-ketentuan lain
dalam Perjanjian ini. Dalam hal seluruh
ketentuan Perjanjian ini menjadi tidak sah,
maka Para Pihak akan segera
menegosiasikan kembali dengan itikad baik
ketentuan-ketentuan baru untuk membuat
perjanjian baru yang sedekat mungkin
dengan maksud dan makna aslinya.
6. If any provision in this Agreement becomes
invalid or unenforceable based on the laws
of the Republic of Indonesia, then such
invalidity or unenforceability will not affect
and nullify the remaining provisions of this
Agreement. If all provisions in this Provision
become invalid, then the Parties shall
immediately renegotiate in good faith the
new provisions to make and enter into the
agreement, which such new provisions shall
have the closest in meaning to the original
provisions.

Demikian Perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2
(dua) asli, bermeterai cukup, ditandatangani oleh
Para Pihak atau kuasanya, dan masing-masing
mempunyai kekuatan hukum yang sama sejak
tanggal berlakunya Perjanjian ini sebagaimana
tersebut di atas.
In Witness Whereof, this Agreement is made in 2
(two) original copies, duly stamped, signed by
the Parties or their authorized representatives,
and each has equal legal forces as of the
effective date of this Agreement aforesaid.

Pihak Pertama, Pihak Kedua,
PT. Arpeggio Resources xxxxxxxxxxxxxxxx
The First Party, The Second Party,
PT. Arpeggio Resources xxxxxxxxxxxxxxxx





Formatted: Indonesian
28

Rianto Ahmadi xxxxxxxxxxxxxxxxx
Direktur xxxxxxxxxxxxxxxx
Rianto Ahmadi xxxxxxxxxxxxxxxxx
Director xxxxxxxxxxxxxxxx






LAMPIRAN I
TATA LETAK/LAYOUT RUANG SEWA
APPENDIX 1
LAYOUT OF THE LEASED SPACE





Formatted Table
Formatted: Indonesian