Anda di halaman 1dari 53

TATA KELOLA PERUSAHAAN ETIS DAN AKUNTABILITAS

Bisnis, direksi, eksekutif, dan akuntan profesional menghadapi harapan yang semakin
menuntut para pemegang saham atas apa yang dilakukan organisasi dan bagaimana mereka
melakukannya. Pada saat yang sama, lingkungan yang beroperasi dalam organisasi semakin
kompleks, seperti tantangan etika. Mekanisme tata kelola dan akuntabilitas organisasi di
bawah tekanan yang cukup besar, dan di butuhkan suatu perbaikan. Hal tersebut merupakan
kepentingan terbaik jangka panjang dari semua pihak bahwa mereka berfokus pada
pengembangan budaya integritas. Direktur, eksekutif dan akuntan profesional memiliki peran
penting dalam kerangka kerja tata kelola etis dan akuntabilitas. Bab ini berkaitan dengan
kedua aspek umum dan perbedaan yang terkait dengan peran masing-masing. Pertama,
mengembangkan kerangka kerja yang muncul, dan kemudian membahas ancaman umum
untuk pemerintahan yang baik, diikuti oleh hal-hal yang berkaitan dengan korporasi dan
dengan akuntan profesional.
KERANGKA TATA KELOLA DAN AKUNTABILITAS YANG MODERN
asus mengenai !nron, "orld#om, $P $rthur-$ndersen merupakan pemicu tentang
harapan baru dalam tata kelola dan akuntabilitas di $merika. Para politisi $merika
menciptakan kerangka tata kelola dan akuntabilitas baru yang dikenal dengan %arbanes-
&'ley $ct untuk memulihkan kembali kepercayaan masyarakat dan memfokuskan kembali
tata kelola perusahaan pada tanggung jawab direksi terhadap kewajiban fidusia mereka
terhadap kepentingan shareholders dan masyarakat.
Mengidentifikasi Nilai Organisasi
erangka kerja baru untuk akuntabilitas didasarkan pada menanggapi tujuan pemegang
saham dan pemangku kepentingan lainnya, dan kerangka kerja pemerintahan yang modern
harus mengarahkan personil perusahaan untuk mengintegrasikan tujuan tersebut ke dalam
strategi, perencanaan, dan pengambilan keputusan mereka.
Mekanisme Budaya !tika dan ode !tik
(ilai-nilai yang ingin direksi perusahaan tanamkan dalam rangka memoti)asi
keyakinan dan tindakan personil perlu disampaikan dalam bentuk kode etik yang menyatakan
nilai-nilai yang dipilih, prinsip-prinsip yang mengalir dari nilai tersebut, dan setiap aturan
yang harus diikuti untuk memastikan bahwa nilai-nilai yang tepat dihormati. ode etik
adalah aturan-aturan etika yang harus melihat budaya di tempat kerja. Dalam mekanisme
petunjuknya harus memahami ancaman-ancaman yang menghambat dalam pekerjaan seperti
tidak memahami tugas-tugas yang terkait dengan kepercayaan dan gagal mengidentifikasi
risiko kelola.
ANCAMAN BAGI TATA KELOLA PERUSAAAN DAN AKUNTABILITAS YANG
BAIK
T!"!an kesala#$a#a%an dan ke&a"i'an fid!sia
Pada kasus !nron, banyak direksi dan karyawan !nron percaya bahwa tujuan
perusahaan yang terbaik dilayani oleh tindakan yang membawa keuntungan jangka pendek
dan ternyata berakibat fatal bagi perusahaan itu sendiri.
Kegagalan !nt!k %engidentifikasi dan %engel(la resik( etika)
*esiko etika terjadi ketika terdapat kemungkinan ekspektasi stakeholder tidak
terpenuhi. Menemukan resiko etika penting untuk menghindari kehilangan dukungan dari
stakeholder.
K(nflik Ke$entingan
onflik kepentingan terjadi ketika penilaian independen atau pengambil keputusan
seseorang goyah atau ada kemungkinan goyah karena adnya kepentingan lain yang
bergantung pada penilaian tersebut. %umber utama konflik kepentingan adalah hubungan
keluarga dan kepentingan ekonomi. +ntuk mengatasi masalah konflik kepentingan, ada tiga
pendekatan umum yang harus dipertimbangkan, yaitu, -./ menghindari, -0/ memperlihatkan
kepada mereka stakeholder bergantung pada keputusan, dan -1/ Pengelolaan konflik
kepentingan agar manfaat penghakiman yang dibuat lebih penting dari biaya.
Te(ri Agensi* Etika dan Sears
Direktur, eksekutif dan akuntan profesional menghargai bahwa sistem insentif yang mereka
gunakan untuk memoti)asi karyawan dapat memberikan penguatan cocok atau tidak,
tergantung pada cara di mana mereka didesain. Dalam banyak hal, rencana opsi saham yang
tersedia bagi eksekutif di !nron, "orld#om, "asteManagement, dan kasus %unbeam
bertanggung jawab untuk memoti)asi mereka untuk merugikan semua pemangku
kepentingan yang terlibat.
Te(ri +ang GONE, Mengidentifikasi sit!asi +ang 'er$(tensi %e%'a#a+akan dan
ke%!ngkinan $elak!
$hli forensik menyebutkan bahwa di sebagian besar dari kasus penipuan atau perilaku
oportunistik, mereka dapat mulai mengidentifikasi calon pelaku palung menggunakan 2eori
3&(!. 2he akronim, 3&(!, berarti keadaan itu moti)asi untuk perilaku yang gelap, di
mana,
3 4 3reed
& 4 &pportunity -sebagai direksi harus bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk
perusahaan/
( 4 (eed -kebutuhan dalam mengidentifikasi/
! 4 !kspectation
T!gas tergant!ng $ada $eran sese(rang
%ementara ini analisis konflik kepentingan telah difokuskan pada indi)idu, perlu dicatat
bahwa analisis yang serupa untuk kelompok indi)idu dalam suatu perusahaan, organisasi,
atau profesi tetapi baik sebagai indi)idu atau kelompok indi)idu, sering peran yang diambil,
dan karena itu tugas dan e'patiated dianggap oleh mereka bergantung pada tindakan yang
akan diambil, yang menentukan sifat konflik kepentingan.
A) Ele%en Penting dari Tata Kel(la dan Ak!nta'ilitas
Mengembangkan, menerapkan, dan ode !tik Mengelola Budaya Direktur, pemilik,
dan manajemen senior dalam proses mewujudkan bahwa mereka dan karyawan mereka perlu
memahami bahwa, 5&rganisasi organisasi akan lebih baik jika memperhatikan kepentingan
stakeholder, dan bukan hanya shareholder dan dalam membuat keputusan
mempertimbangkan nilai etis yang penting.5
Ke$e%i%$inan Etis
%alah satu elemen kunci dari corporate go)ernance dan akuntabilitas adalah 6nada di atas6
dan peran pemimpin dalam membangun, nurturing, pelaksanaan, pemantauan dan budaya
perusahaan yang dikehendaki.
unci utama dalam membangun tatakelola dan akuntabilitas ,
a. Dikembangkannya dan diterapkan budaya etika dalam perusahaan
b. %usunlah kode etik perusahaan
c. epemimpinan yang beretika
d. Perasaan kesadaran mempunyai kewajiban
SKANDAL SUAP SIEMENS
%iemens $3 adalah teknik dan elektronik raksasa tua 7erman .89 tahun. %iemens
adalah salah satu konglomerat terbesar !ropa, dengan laba pada tahun 099: dari 1,; miliar
euro pada pendapatan :0,< miliar euro, naik 8 miliar euro dari pendapatan tahun 0998. =a
memiliki lebih dari <:>.999 karyawan dan operasinya di seluruh dunia. =a juga telah
mengembangkan sebuah budaya organisasi yang korup di mana ratusan juta euro dimasukkan
ke dalam dana lumpur salju yang selanjutnya digunakan untuk membayar suap dalam rangka
untuk mendapatkan kontrak yang menguntungkan. Berikut rincian telah terungkap,
Pada bulan (o)ember 0998 auditor siemens, PM3, menyelesaikan sebuah laporan
rahasia yang merinci sejumlah pembayaran yang mustahil untuk mem)erifikasi.
Mereka tidak bisa mengidentifikasi yang telah menerima uang atau jasa apa yang
diberikan. %eluruh pembayaran yang mencurigakan, dari 0999 hingga 0998, mencapai
? .,1 miliar -+% @ .,AA miliar/. Pada saat itu, perusahaan mengatakan bahwa
eksekutif senior tidak mengetahui pembayaran ini.
Pada bulan 7anuari 099: perusahaan membayar ? <.A juta denda untuk omisi !ropa
karena perusahaan itu dituduh memimpin suatu kartel yang membagi pasar untuk
peralatan pembangkit listrik. %iemans ini menantang denda.
Pada &ktober 099: perusahaan membayar ? 09. juta denda yang terkait dengan
penyuapan dalam bisnis peralatan komunikasinya.
%ejumlah eksekutif senior juga dituduh dan kemudian dihukum karena melakukan
pembayaran suap, termasuk,
$ndreas ley, #B& dari unit pembangkit listrik, dihukum -Mei 099:/ untuk
menyalurkan ? 8 juta, dari .;;; hingga 0991, sebuah perusahaan energi =talia
memenangkan kontrak turbin gas. Hakim juga memberikan denda siemens ? 1A juta
dan perusahaan wajib untuk mengorbankan keuntungan membuat kontrak.
7ohannes Beldmayer, seorang anggota dewan eksekutif, dihukum -bulan 7uli 099A/
karena memberikan ijin suap kepada serikat pekerja, himpunan aryawan
=ndependen, yang dianggap ramah kepada manajemen %iemens. %eluruh pembayaran,
yang dibuat antara tahun 099. dan 099>, dimaksudkan untuk mengimbangi kekuatan
logam =3, serikat 7erman yang mengontrol hampir setengah dari kursi di dewan
direksi %iemens.
*einhard %eikacCek, seorang manajer penjualan di di)isi telekomunikasi, dihukum
-bulan 7uli 099A/ karena membangun sistem dana tertentu yang dirancang untuk
melakukan pembayaran suap. Hakim mengatakan bahwa %eikacCek bertindak atas
perintah atasannya, dan bahwa ia 6adalah bagian dari sistem terorganisir yang tidak
bertanggung jawab secara implisit dimaafkan6.
Meskipun mereka tidak pernah dituduh melakukan kesalahan, pada bulan april 099:,
kedua laus leinfeld, #!&, dan Heinrich )on Piere, ketua dewan pengawas, mengundurkan
diri. Mereka diganti, pada bulan 7uli 099:, oleh orang luar, Peter Doscher, yang berasal dari
pembuat obat Merck dan perusahaan. %ebagai #!& baru, Doscher mulai mengubah struktur
dan budaya organisasi. %ebelumnya, masing-masing lini bisnis memiliki direktur dan dewan
pengelolaan yang terpisah. %truktur ini menghambat akuntabilitas dan membiarkan korupsi
berkembang. Doscher melakukan reorganisasi perusahaan menjadi tiga sektor - industri ,
energi, dan pemeliharaan kesehatan dengan masing-masing dari tiga manajer tersebut duduk
di pengurus pusat di Munich. Dia juga mengadopsi toleransi sama, menyampaikan pesan
bahwa korupsi harus diakhiri.
Pertan+aan,
.. Para eksekutif senior %iemens menghabiskan sebagian besar kehidupan kerja mereka dalam
lingkungan yang memaafkan suap di luar 7erman, tapi tidak di dalam. (amun, mereka gagal
untuk memperhatikan perubahan =nternational yang transparan --- diperjuangkan oleh
seorang asal 7erman yang telah dipermalukan oleh standar ganda dari negara orang ini ----
mengusulkan, dan yang pada akhirnya mengakibatkan seluruh dunia anti-korupsi baru
pemerintahan. Mengapa mereka mengabaikan perubahanE
-a&a',
Pihak %iemens mengabaikan perubahan, karena mereka ingin mempertahankan eksitensi
perusahaannya agar tetap bisa menjalankan usahanya dengan cara mengembangkan budaya
organisasi yang korup. Budaya oerganisasi mirip dengan kepribadian seseorang. Budaya
organisasi merupakan norma atau nilai yang dianut bersama (shared value) yang menjadi
dasar bertindak seorang ind)idu dalam organisasi.
Pada kasus ini, anggaran-anggaran perusahaan banyak menghilang dalam kas-kas gelap
perusahaan dan dipakai untuk membayar uang suap guna melancarkan bisnis di luar negeri.
Para petinggi perusahaan itu lalai dalam menjalankan dan mengawasi kinerja perusahaan,
sehingga akhirnya %iemens masuk ke dalam kasus korupsi.
Para pimpinan perusahaan mengatakan bahwa tidak perlu terlalu teliti dalam bekerja dan para
petinggi perusahaan juga saling lempar tanggung jawab, sehingga pada akhirnya tidak ada
yang merasa bersalah.
Di sini dapat kita lihat bahwa pimpinan saja tidak berniat untuk melalukan suatu perubahan
dalam oraganisasi, sehingga karyawan-karyawan dalam perusahaan menjadi tidak serius
dalam bekerja. %ebenarya, Mengelola perubahan merupakan hal yang harus dilakukan oleh
pemimpin agar perubahan yang telah direncanakan dapat berhasil sehingga mampu
meningkatkan produkti)itas perusahaan. %alah satu permasalahan yang sering muncul pada
proses perubahan adalah adanya penolakan terhadap perubahan. Disinilah peran pemimpin
diperlukan untuk meyakinkan dan memoti)asi para karyawan untuk melakukan perubahan.
2etapi, jika pemimpin saja tidak berniat melalukan perubahan, tentu saja karyawan juga tidak
termoti)asi untuk melakukan suatu perubahan.
0. 7ika $nda Doscher, #!& baru, bagaimana $nda akan menunjukkanFmemperlihatkan
karyawan dan stakeholder eksternal bahwa $nda benar-benar memiliki kebijakan tanpa
toleransi tentang korupsiE
7awab,
Gang akan diperlihatkan kepada karyawan dan stakeholder yaitu keteladanan seorang
pemimpin. %eorang pemimpin akan menjadi teladan bagi anak buahnya, apa yang dilakukan
seorang pemimpin akan dilakukan juga oleh anak buahnya. &leh karenanya seorang
pemimpin harus mempunyai komitmen yang tinggi untuk tidak berkompromi dengan apa
yang disebut korupsi dan menunjukkan sikap yang anti korupsi baik secara lisan maupun
dalam tindakan sehari-hari, tidak akan melalukan kelalaian dalam menjalankan dan
mengawasi kinerja perusahaan, serta bekerja dengan penuh kehati-hatian. 7ika seorang
pemimpin sudah menampilkan keteladanan yang demikian maka korupsi akan berkurang dan
dapat dikurangi sedikit demi sedikit. %etiap adanya kasus korupsi, maka harus segera
ditindaklanjuti dan diberikan hukuman yang setimpal agar tidak merugikan pihak internal
maupun eksternal perusahaan.
Dalam hal ini harus diingat bahwa pengalaman pahit yang terjadi pada masa #!& lama,
menjadi pelajaran untuk melakukan perbaikan dan perubahan secara signifikan dalam rangka
perbaikan kinerja yang akan datang. Dan dalam perjalanannya, imageFprasangka buruk secara
eksternal dapat dipulihkan dan mendapat kepercayaan kembali.
PANDUAN TATA KELOLA PERUSAAAN
DA.TAR ISI
BAGIAN I
2!(2$(3 P$(D+$( 2$2$ !D&D$ P!*+%$H$$(
.. Datar Belakang HHHHHHHHHHHHHH
0. Pengertian HHHHHHHHHHHHHHH..
1. 2ujuan HHHHHHHHHHHHHHHHH.
<. $cuan Panduan HHHHHHHHHHHHH
>. *uang Dingkup PanduanHHHHHHHHH.
P!(33+($$( =%2=D$H D$( P!(3!*2=$(
I=%= D$( M=%= P!*+%$H$$(
B+D$G$ P!*+%$H$$(
BAGIAN II
P*=(%=PJP*=(%=P P$(D+$( 2$2$ !D&D$ P!*+%$H$$(
.. 2ransparansi
0. emandirian
1. $kuntabilitas
<. Pertanggung 7awaban
>. ewajaran
BAGIAN III
&*3$( P!*%!*&$(
.. Hubungan antar &rgan Perseroan HHHHHH.
0. *apat +mum Pemegang %aham HHHHHHH
1. Dewan omisaris HHHHHHHHHHHHH..
1... Hak dan "ewenang Dewan omisaris HH.
1.0. omite-komite Dewan omisaris HHHH
1.1. 2ugas dan ewajiban Dewan omisaris HH
1.<. omposisi dan etentuan 7abatan HHH
1.>. *apat Dewan omisaris HHHHH
1.8. Program Pengenalan bagi $nggota omisaris
Baru dan Peningkatan apabilitas Dewan omisaris
1.:. inerja Dewan omisaris HHHHHHHH
<. Direksi
<... Hak dan "ewenang Direksi HHH
<.0. 2ugas dan ewajiban Direksi HHH.
<.1. omposisi dan etentuan 7abatan HH.
<.<. *apat Direksi HHHHHH..
<.>. Program Pengenalan bagi Direktur Baru H.
dan Peningkatan apabilitas Direksi HH
<.8. inerja Direksi HHH.
>. %ekretaris Perusahaan HH.
>... Bungsi HHHHH.
>.0. 2ugas dan 2anggung 7awab HHH..
BAGIAN I/
P&&-P&& !B=7$$( P!*+%$H$$(
.. Hubungan dengan Pemegang %aham HHH..
0. %tandar $kuntansi HHH..
1. %istem Pengendalian =nternal HHHH.
<. $uditor !ksternal HH.
>. Manajemen *esiko H..
8. Manajemen Mutu H..
:. Hubungan dengan Pelanggan dan Mitra +saha H
A. %istem Pemasaran HH
;. Hubungan dengan Pemasok 3as H..
.9. %istem Pengadaan Barang dan 7asa HHH
... Hubungan dengan Pekerja H
.0. !tika Pekerja H.
.1. esehatan dan eselamatan erja H.
.<. Dingkungan H
.>. Hubungan dengan Masyarakat H.
.8. eterlibatan dalam Politik H..
.:. Benturan epentingan HH..
.A. Pernyataan Palsu dan laim Palsu H
.;. Pemberian dan Penerimaan Hadiah H
09. Hubungan dengan Pejabat (egara ..
0.. =nformasi &rang Dalam ..
00. eterbukaan dan erahasiaan =nformasi H
01. %osialisasi, =mplementasi dan !)aluasi H
0<. Pelaporan Pelanggaran terhadap Panduan 3ood #orporate 3o)ernance .....
4444444444444444444444444444444444444444
SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA
Dalam meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan, maka manajemen
perusahaan harus memiliki komitmen dalam menerapkan prinsip-prinsip 3ood #orporatee
3o)ernance, yaitu, transparency, accountability, reponsiblity, independence dan fairness.
%esuai dengan eputusan Menteri Badan +saha Milik (egara (o. ep-..:FM-MB+F0990
tentang Penerapan Praktek 3ood #orporate 3o)ernance pada B+M(, bahwa B+M( wajib
menerapkan 3#3 secara konsisten dan atau menjadikan 3#3 sebagai landasan
operasionalnya.
$dapun tujuan dalam menerapkan 3ood #orporate 3o)ernance, adalah,
a. Memaksimalkan nilai B+M( dengan cara meningkatkan prinsip keterbukaan,
akuntabilitas, dapat dipercaya, bertanggung jawab, dan adil agar perusahaan memiliki daya
saing yang kuat, baik secara nasional maupun internasionalK
b. Mendorong pengelolaan B+M( secara profesional, transparan dan efisien, serta
memberdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian &rgan PerusahaanK
c. Mendorong agar &rgan Perusahaan dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan
dilandasi nilai moral yang tingi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang
berlaku, serta kesadaran akan adanya tanggungjawab sosial B+M( terhadap %takeholders
maupun kelestarian lingkungan disekitar B+M(K
d. Meningkatkan kontribusi B+M( dalam perekonomian nasionalK
e. Meningkatkan iklim in)estasi nasionalK
f. Mensukseskan program pri)atisasi.
Pelaksanaan 3ood #orporate 3o)ernance dilingkungan P2 Perusahaan 3as (egara -Persero/
2bk diharapkan akan mampu memperkuat posisi perusahaaan dalam menghadapi tantangan
dan persaingan serta meningkatkan kepercayaan dari para pemegang saham dan %takeholders
lainnya, yang dapat meningkatkan nilai saham P2 Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk.
$khirnya dengan adanya komitmen bersama antara omisaris, Direksi serta seluruh Pekerja
maka akan menjadikan P2 Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk sebagai suatu perusahaan
yang kuat dan berkembang menjadi perusahaan terkemuka dalam penyediaan gas bumi.
7akarta , .1 Mei 099>
P2 Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk
Direksi,
".M.P %imandjuntak
Direktur +tama,
------------------------------
BAGIAN I
PANDUAN TATA KELOLA PERUSAAAN
0) LATAR BELAKANG
%alah satu penyebab terjadinya krisis perekonomian saat ini adalah karena banyak perusahaan
di =ndonesia tidak menjalankan prinsip-prinsip Pengelolaan Perusahaan yang Baik -3ood
#orporate 3o)ernance/. Hal ini tampak dari maraknya praktek-praktek pengelolaan keuangan
perusahaan secara tidak sehat. B+M( sebagai salah satu pilar perekonomian =ndonesia harus
menjadi pelopor implementasi 3ood #orporate 3o)ernance -3#3/. B+M( berkewajiban
untuk ikut serta memulihkan kondisi tersebut ke arah yang lebih baik. P2 Perusahaan 3as
(egara -Persero/ 2bk, disingkat P3( sebagai salah satu B+M( terkemuka menganggap
perlu untuk berpartisipasi dalam proses pemulihan kondisi perekonomian nasional tersebut
dengan berupaya merumuskan dan menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang
baik.
Disadari bahwa untuk meningkatkan kinerja, Perusahaan perlu menyusun pedoman
pengelolaan yang diterapkan secara taat aCas -consistent/ sehingga semua nilai yang dimiliki
pihak-pihak yang berkepentingan atas Perusahaan dapat didayagunakan secara optimal dan
menghasilkan pola hubungan ekonomis yang menguntungkan. Hubungan yang harmonis itu
akan memudahkan penentuan arah pengembangan dan kinerja Perusahaan serta berjalannya
fungsi-fungsi pengambilan keputusan, pengendalian operasi dan pengawasan terhadap
pengelolaan Perusahaan secara baik. Dengan perbaikan hubungan kerja tersebut akan dapat
diupayakan peningkatan Manajemen Perusahaan.
Pengelolaan Perusahaan berdasarkan prinsip 3#3 pada dasarnya merupakan upaya untuk
menjadikan 3#3 sebagai kaidah dan pedoman bagi pengelolaan Perusahaan dalam
mengelola Manajemen Perusahaan.
Penerapan prinsip-prinsip 3#3 saat ini sangat diperlukan agar Perusahaan dapat bertahan
dan tangguh dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. 3ood #orporate 3o)ernance
diharapkan merupakan sarana untuk menjadikan Perusahaan secara lebih baik antara lain
dengan menghambat praktek-praktek korupsi, kolusi dan nepotisme, meningkatkan disiplin
anggaran, mendayagunakan pengawasan dan mendorong efesiensi pengelolaan Perusahaan.
Penerapan 3#3 di P3( sangat penting artinya karena secara langsung akan memberikan
arahan yang jelas untuk memungkinkan pengambilan keputusan secara bertanggung jawab
dan memungkinkan pengelolaan P3( secara lebih amanah sehingga dapat meningkatkan
kepercayaan dari mitra usaha.
$gar penerapan 3#3 di P3( berjalan baik, perlu disusun suatu Panduan 3#3 yang menjadi
acuan bagi P3( dalam melaksanakan tugas dan kewajiban masing-masing.
1) PENGERTIAN
Dalam eputusan Menteri Badan +saha Milik (egara (o. epJ..:FM-MB+F0990 tentang
3#3 di B+M( bahwa 3#3 diartikan sebagai suatu proses dan struktur yang digunakan oleh
&rgan Perseroan untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas Perusahaan guna
mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan
kepentingan %takeholders lainnya, berlandaskan peraturan perundang-undangan dan nilai
etika.
3#3 merupakan seperangkat peraturan yang mengatur hubungan antara Dewan omisaris
dengan Direksi serta pelaksanaan *+P% yang dilakukan sebagai alat pertanggungjawaban
mereka terhadap %takeholders lainnya.
Pelaksanaan 3#3 membutuhkan pengelolaan manajemen Perusahaan yang mengatur
hubungan antara Direksi dengan organ-organ yang ada dibawahnya termasuk Pekerja sebagai
pelaksana dalam Perusahaan sebagaimana diatur dalam $nggaran Dasar Perusahaan.
2) TU-UAN
=mplementasi 3#3 di P3( bertujuan untuk,
a. Mengendalikan dan mengarahkan hubungan antara %hareholders - *+P% /, Dewan
omisaris, Direksi, Pekerja, Pemasok, *ekanan, reditor, Pemerintah, serta Masyarakat dan
DingkunganK
b. Mendorong dan mendukung pengembangan P3(, Pengelolan %umberdaya dan
Pengelolaan *esiko secara lebih terencanaK
c. Meningkatkan pertanggungjawaban pengelolaan P3( kepada Pemegang %aham dan
%takeholders lainnyaK
d. %ebagai titik tolak perbaikan budaya kerja P3( ke arah yang lebih baikK
e. Meningkatkan kontribusi P3( dalam perekonomian nasionalK
f. Mencapai Iisi dan Misi di P3(K
g. Menciptakan keamanan dan kesehatan lingkungan kerjaK
h. Profesionalisme sumberdaya manusia dan budaya perusahaan melalui penerapan
manajemen mutu.
3) ACUAN PANDUAN
Dalam menyusun Panduan 3#3 ini mengacu pada,
a. +ndang-undang, diantaranya adalah,
L ++ (omor . 2ahun .;;> tentang perusahaan terbatas,
L ++ (omor .; 2ahun 0991 tentang B+M(,
L ++ (omor A 2ahun .;;> tentang Pasar Modal,
L ++ (omor 00 2ahun 099. tentang Minyak 3as BumiK
b. eputusan Menteri B+M(, diantaranya adalah,
L epmen (o. ep-..:FM-MB+F0990 tentang penerapan praktek 3#3 pada B+M(,
L epmen (o. ep-.99FMB+F0990 tentang penilaian tingkat kesehatan B+M(,
L epmen (o. ep-.9.FMB+F0990 tentang penyusunan *$P,
L epmen (o. ep-.90FMB+F0990 tentang penyusunan *7P,
L epmen (o. ep-.91FMB+F0990 tentang pembentukan omite $udit bagi B+M(K
c. etentuan-ketentuan Bapepam dan B!7 seperti,
L eputusan etua Bapepam (omor ep-<.FPMF0991 tentang pembentukan dan pedoman
pelaksanaan kerja omite $udit,
L eputusan Direksi P2. Bursa !fek 7akarta (omor ep-19>FB!7F9:-099< tentang peraturan
(omor =-$ tentang pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas selain saham yang diterbitkan
oleh perusahaan tercatatK
d. $nggaran Dasar PerusahaanK
e. eputusan *apat +mum Pemegang %aham yang tercantum dalam risalah *+P%.
4) RUANG LINGKUP PANDUAN
*uang lingkup Panduan ini adalah untuk memberikan arahan kepada ,
a. Pemegang %aham P3(K
b. Dewan omisaris P3(K
c. Direksi P3(K
d. Direktur +tama Perusahaan selaku uasa Pemegang %aham $nak PerusahaanK
e. Direksi atau pekerja atau orang yang ditunjuk Direksi P3( yang ditugaskan untuk
melaksanakan kegiatan pembinaan, pengawasan dan pengelolaan P3(.
PENGGUNAAN ISTILA DAN PENGERTIAN
a. P3(, adalah keseluruhan &rgan Perseroan meliputi *apat +mum Pemegang %aham
-*+P%/, Dewan omisaris serta Direksi.
b. Perusahaan, adalah P2 Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk.
c. *apat +mum Pemegang %aham -*+P%/, adalah &rgan Perseroan yang memegang
kekuasaan tertinggi di P3( dan memegang kekuasaan segala wewenang yang tidak di
serahkan kepada Direksi atau Dewan omisaris sesuai dengan undang-undang (o. . 2ahun
.;;> tentang Perseroan 2erbatas.
d. Dewan omisaris, adalah keseluruhan $nggota Dewan omisaris yang berlaku sebagai
suatu esatuan Dewan -Board/.
e. $nggota Dewan omisaris, adalah anggota dari Dewan omisaris yang merujuk kepada
indi)idu -bukan sebagai Board/.
f. Direksi, adalah keseluruhan Direktur yang berlaku sebagai suatu esatuan Dewan -Board/.
g. Direktur, adalah $nggota dari Direksi yang merujuk pada indi)idu -bukan sebagai Board/.
h. %takeholders, adalah sebagai pihak-pihak yang terkait secara langsung terhadap
operasional P3(
i. omisaris =ndependen, adalah $nggota Dewan omisaris yang memenuhi persyaratan
umum dan khusus yang ditetapkan P3( dan memenuhi kriteria independensi sesuai
peraturan perundang-undangan dan atau praktek terbaik 3ood #orporate 3o)ernance.
j. omite $udit, adalah komite yang dibentuk oleh Dewan omisaris dalam rangka
membantu pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan omisaris dalam mengkaji efekti)itas sistem
pengendalian internal, efekti)itas pelaksanaan tugas auditor internal dan eksternal, serta
mengkaji dan menyetujui semua informasi yang disiapkan untuk pihak lain.
k. $uditor !ksternal, adalah antor $kuntan Publik yang di tunjuk untuk melakukan audit
atas laporan keuangan.
/ISI DAN MISI PERUSAAAN
Iisi
Menjadi perusahaan publik terkemuka di bidang penyedia energi gas bumi.
Misi
Meningkatkan pemanfaatan gas bumi bagi kepentingan industri, komersial dan rumah tangga
melalui jaringan pipa transmisi, moda transportasi lain, jaringan pipa distribusi dan kegiatan
niaga serta usaha lain yang mendukung pemanfaatan gas bumi.
BUDAYA PERUSAAAN
P2. Perusahaan 3as (egara - Persero / 2bk telah merumuskan budaya perusahaan yang
diringkas dengan istilah %M=D!. Budaya %M=D! membentuk komitmen yang kuat dan
mendorong keberhasilan implementasi budaya perusahaan sesuai dengan tujuan perusahan.
Budaya %M=D! berarti mendorong setiap nurani indi)idu untuk senantiasa senyum dan
ramah dalam menjalankan setiap tugas perusahaan.
eramahan dalam konsep %M=D! bermakna luas, bukan saja kerelaan berkorban untuk
kemajuan perusahaan melalui pelayanan yang sebaik-baiknya terhadap %takeholders, tetapi
juga menunjukkan keramahan kepada lingkungan dalam pengelolaan gas bumi yang
didistribusikan P3( kepada masyarakat luas.
% M = D ! sebagai budaya perusahaan P3( dapat diuraikan sebagai berikut ,
S 4 %atisfaction -Memuaskan/
%eluruh jajaran P3( berupaya memuaskan %takeholders yang terdiri dari, Pelanggan,
Pemasok, Mitra +saha, Media Massa, Pekerja, Pemerintah, Masyarakat dan Pemegang
%aham.
M 4 Morale -%emangat 7uang/
(ilai-nilai yang harus dimiliki setiap pekerja yang dilakukan atas kesadaran sendiri terdiri
dari, disiplin, loyalitas korporat, kerjasama, serta saling percaya dan saling menghargai.
I 4 =ntegrity -=ntegritas/
%ikap kerja yang harus diterapkan di Perusahaan, yakni, memiliki komitmen yang tinggi
untuk bekerja dengan dasar integritas, kejujuran dan etikaK mampu mengendalikan diri,
menolak komisi, suap, menghindari manipulasi, korupsi dan menolak pemberian apapun
yang dapat merusak moral, mengganggu pekerjaan serta merugikan perusahaanK dan
memelihara dan mengembangkan penerapan sistem manajemen mutu secara efektif.
L 4 Deadership -epemimpinan/
Menetapkan kepemimpinan yang berkualitas dengan mengutamakan keteladanan dan
keadilanK senantiasa memberikan kesempatan kepada setiap pekerja yang berkualitas secara
efektif untuk mengembangkan diri secara optimal dalam mempersiapkan pemimpin masa
depan yang mampu melaksanakan kepemimpinan sehari-hariK mengantisipasi perubahanK dan
menjadi kunci keberhasilan bagi tumbuh kembangnya Budaya Perusahaan dan sikap kerja
karena pimpinan adalah panutan dalam cara berfikir dan bertindak bagi seluruh bawahannya.
E 4 !nterpreneurship -ewirausahaan/
ewirausahaan merupakan jiwa wirausaha yang sudah melekat dalam setiap pribadi pekerja
yang memiliki moti)asi yang tinggi, yakni mampu bekerja secara mandiri, bekerja keras,
tekun dan ulet, disiplin, berdaya guna, menepati janji dan mempunyai jiwa untuk selalu
bersemangat untuk maju dan terus mengembangkan potensinyaK dan percaya diri, peka, teliti,
dan taktis memanfaatkan peluang di tengah-tengah makin ketatnya persaingan usaha.
BAGIAN II
PRINSIP5PRINSIP PANDUAN GCG
P3( akan senantiasa menerapkan seluruh prinsip-prinsip 3#3 yang meliputi ,
0) TRANSPARANSI
Prinsip transparansi adalah keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan
dan mengemukakan informasi materiil dan rele)an mengenai perusahaan.
=mplementasi keterbukaan meliputi pengungkapan kinerja Perusahaan tepat waktu, akurat
dan dapat diperbandingkanK pengungkapan proses pengambilan keputusan, dan pengawasan
kualitas, efisiensi waktu dan biaya serta standardisasi.
Dengan transparansi tersebut, pihak-pihak yang berkepentingan akan dapat melihat keputusan
tertentu bagaimana suatu perusahaan dikelola, bagaimana proses pengambilan keputusan, dan
bagaimana pelaksanaan pertanggungjawaban atas keputusan dibuat oleh Perusahaan.
1) KEMANDIRIAN
Prinsip kemandirian berarti bahwa Perusahaan dikelola secara profesional tanpa benturan
kepentingan dan pengaruh F tekanan dari pihak mana pun yang tidak sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
Dalam hal ini sangat ditekankan bahwa dalam menjalankan fungsi, tugas dan tanggung
jawab, Dewan omisaris, Direksi atau pihak-pihak yang diberi tugas untuk mengelola
kegiatan Perusahaan terbebas dari tekanan atau pengaruh baik dari dalam maupun dari luar
Perusahaan yang tidak selaras dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
prinsip-prinsip pengelolaan korporasi yang sehat.
2) AKUNTABILITAS
Prinsip akuntabilitas berarti adanya kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban
organ perseroan sehingga terdapat keseimbangan kekuasaan dan pengelolaan perusahaan
secara efektif.
3) PERTANGGUNG-A6ABAN
Prinsip pertanggungjawaban merupakan kesesuaian antara pengelolaan perusahaan terhadap
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
4) KE6A-ARAN
Prinsip kewajaran diimplementasikan sebagai keadilan dan kesetaraan di dalam memenuhi
hak-hak %takeholders yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
BAGIAN III
ORGAN PERSEROAN
0) UBUNGAN ANTAR ORGAN PERSEROAN
P3( meyakini bahwa hubungan antar &rgan Perseroan yang terdiri atas *apat +mum
Pemegang %aham -*+P%/, Dewan omisaris, dan Direksi sangat berpengaruh pada
penerapan 3#3. &leh karena itu P3( dengan tegas memisahkan fungsi, peranan serta
tanggung jawab masing-masing sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
P3( senantiasa mengusahakan hubungan kerja yang harmonis antara &rgan-organ
Perseroan.
P3( akan mendorong &rgan Perseroan agar dalam membuat keputusan dan menjalankan
tindakan dilandasi nilai etika bisnis dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan
yang berlaku serta kesadaran akan adanya tanggung jawab sosial Perusahaan terhadap pihak-
pihak yang berkepentingan.
1) RAPAT UMUM PEMEGANG SAAM
*apat +mum Pemegang %aham -*+P%/ merupakan &rgan Perseroan yang tertinggi yang
memiliki segala wewenang yang tidak diberikan kepada Dewan omisaris atau Direksi
dalam batas yang ditentukan dalam $nggaran Dasar dan peraturan perundangan yang terkait.
*+P% berhak untuk memperoleh seluruh keterangan dan meminta pertanggungjawaban dari
Dewan omisaris dan Direksi yang berkaitan dengan pengelolaan Perusahaan.
P3( menyelenggarakan dua jenis *+P% yaitu *+P% 2ahunan dan *+P% Duar Biasa. *+P%
2ahunan diselenggarakan satu kali setahun masing-masing untuk membahas Daporan
2ahunan yang diajukan oleh Direksi mengenai keadaan dan jalannya Perusahaan, hasil yang
telah dicapai, perkiraan mengenai perkembangan Perseroan di masa yang akan datang,
kegiatan utama Perusahaan dan perubahannya selama tahun buku serta rincian masalah yang
timbul selama tahun buku yang mempengaruhi kegiatan Perusahaan. *+P% Duar Biasa
diadakan bilamana diperlukan untuk membahas berbagai agenda seperti perubahan $nggaran
Dasar, pengangkatan dan pemberhentian angota Dewan omisaris dan F atau Direksi serta
agenda-agenda lain yang dianggap perlu.
*+P% dapat dilangsungkan apabila kehadiran Pemegang %aham memenuhi kuorum
sebagaimana ketentuan $nggaran Dasar dan Peraturan Perundangan yang berlaku.
P3( membuat notulen atau risalah rapat dari segala sesuatu yang dibicarakan dan diputuskan
dalam *+P% yang ditandatangani oleh etua *apat dan salah seorang peserta rapat yang
ditunjuk oleh *+P%. Penandatanganan ini tidak perlu apabila notulen atau risalah rapat
tersebut dibuat dengan Berita $cara (otaris.
2) DE6AN KOMISARIS
Dewan omisaris adalah &rgan Perseroan yang diangkat melalui *+P% yang bertugas untuk
melakukan pengawasan serta memberikan masukan atas kebijakan Direksi dalam
menjalankan kepengurusan Perusahaan.
Dewan omisaris akan selalu mematuhi $nggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
1... Hak dan "ewenang Dewan omisaris
1..... Hak-hak Dewan omisaris
a. Dewan omisaris berhak memperoleh akses atas informasi Perusahaan secara tepat waktu
dan lengkapK
b. Para $nggota Dewan omisaris baik bersama-sama maupun sendiri-sendiri setiap waktu
berhak memasuki bangunan-bangunan dan halaman-halaman atau tempat-tempat lain yang
dipergunakan atau yang dikuasai oleh Perusahaan dan berhak memeriksa buku-buku, surat-
surat bukti, persediaan barang-barang, memeriksa dan mencocokkan keadaan uang kas untuk
keperluan )erifikasi dan lain-lain surat berharga serta mengetahui segala tindakan yang telah
dijalankan oleh DireksiK
c. Para $nggota Dewan omisaris berhak menanyakan dan meminta penjelasan tentang
segala hal kepada Direksi dan Direksi wajib memberikan penjelasanK
d. Dewan omisaris dengan suara terbanyak berhak memberhentikan untuk sementara waktu
seorang atau lebih $nggota Direksi, jika mereka bertindak bertentangan dengan $nggaran
Dasar Perusahaan atau melalaikan kewajibannya, atau terdapat alasan mendesak bagi
PerusahaanK
e. Dewan omisaris dapat meminta bantuan tenaga ahli dalam melaksanakan tugasnya untuk
jangka waktu terbatas atas beban Perusahaan, atau bila di perlukan dapat membentuk komite-
komite sesuai dengan kebutuhanK
f. %etiap $nggota Dewan omisaris berhak untuk menerima honorarium dan tunjangan lain
termasuk santunan purna jabatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang jumlahnya
ditetapkan oleh *+P%K
g. Dewan omisaris berhak mendapatkan sarana dan fasilitas Perusahaan sesuai dengan hasil
penetapan *+P% yang penyediaannya disesuaikan dengan kondisi keuangan Perusahaan, aCas
kepatutan dan kewajaran serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
1...0. "ewenang Dewan omisaris
a. Dewan omisaris memiliki wewenang untuk menyetujui atau menolak rencana dari
Direksi untuk,
L Menerima pinjaman jangka panjang dari Bank atau Dembaga euangan lain,
L Memberikan pinjaman jangka panjang atas nama Perusahaan,
L Melepaskan atau menjual barang tidak bergerak milik Perseroan yang melebihi jumlah
tertentu yang ditentukan oleh *apat omisaris,
L Mengadakan kontrak manajemen yang berlaku untuk jangka waktu lebih dari 1 -tiga/ tahun,
L Menetapkan struktur organisasi . -satu/ tingkat di bawah Direksi,
L Mengambil bagian baik sebagian atau seluruhnya atau ikut serta dalam perseroan atau
badan-badan lain atau mendirikan perusahaan baru,
L 2idak menagih lagi piutang macet yang telah dihapusbukukan yang jumlahnya dari waktu
ke waktu ditetapkan oleh *apat +mum Pemegang %ahamK
b. Dewan omisaris memiliki wewenang untuk memasuki bangunan dan halaman atau
tempat lain yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh P2 Perusahaan 3as (egara -Persero/
2bkK
c. Dewan omisaris memiliki wewenang untuk memeriksa semua pembukuan, surat dan alat
bukti lainnya, persediaan barang, memeriksa dan mencocokkan keadaan uang kas -untuk
keperluan )erifikasi/ dan lain-lain surat berhargaK
d. Dewan omisaris memiliki wewenang untuk mengetahui segala tindakan yang telah
dijalankan oleh Direksi dan meminta penjelasan, dalam hal demikian Direksi wajib untuk
memberikan penjelasan tentang segala hal yang ditanyakanK
e. Dewan omisaris memiliki wewenang untuk memberhentikan untuk sementara waktu
seorang atau lebih Direktur dari jabatannya, apabila Direktur tersebut bertindak bertentangan
dengan $nggaran Dasar P2 Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku atau melalaikan kewajibannya atau terdapat alasan yang mendesak
bagi Perseroan. Pemberhentian sementara itu diberitahukan kepada yang bersangkutan
disertai dengan alasan dari tindakan tersebut.
1.0. omite Dewan omisaris
Dewan omisaris dapat membentuk komite-komite sesuai dengan kebutuhan Perusahaan dan
dengan tetap mempertimbangkan efekti)itas komite tersebut dalam mendukung kinerja
Perusahaan. omite-komite yang dapat dibentuk Dewan omisaris adalah, omite $udit,
omite (ominasi, omite *emunerasi, omite 3#3, omite $suransi dan *esiko+saha
dan komite lainnya.
Komite Audit
omite $udit bertugas membantu Dewan omisaris dalam memastikan efekti)itas sistem
pengendalian internal dan efekti)itas pelaksanaan tugas auditor eksternal.
Komite Nominasi
omite (ominasi bertugas menyusun kriteria seleksi dan prosedur nominasi bagi anggota
Dewan omisaris, Direksi dan pejabat satu le)el di bawah Direksi, menge)aluasi %istem
Penilaian Pekerja dan memberikan rekomendasi tentang jumlah $nggota Dewan omisaris
dan Direksi.
Komite Remunerasi
omite *emunerasi bertugas menyusun sistem penggajian dan pemberian tunjangan bagi
Dewan omisaris, Direksi, dan Pejabat satu le)el di bawah Direksi serta rekomendasi tentang
,
a. Penilaian terhadap sistem remunerasi bagi Dewan omisaris, Direksi dan Pekerja tersebutK
b. %istem pensiunK
c. %istem kompensasi serta manfaat lainnya dalam hal perampingan atau rasionalisasi
pekerja.
Komite Good Corporate Governance
omite 3ood #orporate 3o)ernance bertugas membantu Dewan omisaris dalam memantau
dan memberikan rekomendasi implementasi 3#3 di Perusahaan.
Komite Asuransi dan Resiko Usaha
omite ini bertugas melakukan penilaian secara berkala tentang resiko Perusahaan dan
memberikan Perusahaan dan memberikan rekomendasi tentang manajemen resiko serta jenis
dan jumlah asuransi yang ditutup oleh perusahaan dalam hubungannya dengan resiko usaha.
1.1. 2ugas dan ewajiban Dewan omisaris
Dewan omisaris mempunyai tugas dan kewajiban untuk ,
a. %elalu tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, $nggaran
Dasar Perusahaan dan keputusan *+P%K
b. BeriMtikad baik dan dengan penuh tanggung jawab menjalankan tugas untuk kepentingan
dan usaha perusahaanK
c. Melakukan tugas pengawasan terhadap kebijakan Direksi dalam melaksanakan pengurusan
Perusahaan termasuk pelaksanaan *encana 7angka Panjang Perusahaan, *encana erja dan
$nggaran Perusahaan serta ketentuan - ketentuan $nggaran Dasar dan keputusan *apat
+mum Pemegang %aham dan peraturan perundang - undanganK
d. Memberi nasihat kepada Direksi dalam melaksanakan pengurusan PerusahaanK
e. Memberikan pendapat dan saran kepada Direksi dan segenap jajarannya berkaitan dengan
pengelolaan operasional perusahaanK
f. Memberikan pendapat dan saran kepada Direksi dan segenap jajarannya berkaitan dengan
penyusunan Iisi, Misi serta rencana-rencana strategis perusahaan lainnya baik untuk jangka
pendek maupun jangka panjangK
g. Memberikan pendapat dan saran kepada *apat +mum Pemegang %aham mengenai
*encana 7angka Panjang dan *encana erja dan $nggaran Perusahaan yang di usulkan
DireksiK
h. Melakukan penelitian dan penelaahan atas laporan-laporan dari Direksi dan segenap
jajarannya, terutama yang berkaitan dengan tugasJtugas spesifik yang telah diputuskan
bersamaK
i. Meneliti dan menelaah laporanJlaporan dari komite-komite yang ada di bawah Dewan
omisarisK
j. Mengikuti perkembangan kegiatan P3( baik dari informasi internal yang disediakan oleh
Perseroan maupun dari informasi eksternal yang berasal dari media maupun dari sumber
lainnyaK
k. Menghadiri rapat kerja F koordinasi dengan Direksi dan segenap jajarannyaK
l. Melakukan usaha untuk memastikan bahwa Direksi dan jajarannya telah mematuhi
ketentuan perundang-undangan serta peraturan lainnya dalam mengelola perusahaanK
m. Menyusun rencana kerja Dewan omisaris untuk periode tahun berjalanK
n. Melakukan self assesment atas kinerja Dewan omisaris secara periodikK
o. Memantau efekti)itas praktik 3ood #orporate 3o)ernance.
1.<. omposisi dan etentuan 7abatan
1.<... omposisi Dewan omisaris
a. Dewan omisaris terdiri dari sekurang-sekurangnya 0 -dua/ orang $nggota Dewan
omisaris, dimana salah satunya menjabat sebagai omisaris +tamaK
b. Dewan omisaris P3( selain dituntut dalam pengambilan putusan secara efektif, tepat dan
cepat, juga harus dapat bertindak secara independen terhadap Direksi. $gar tujuan tersebut
tercapai, maka diperlukan omisaris =ndependen dengan jumlah paling sedikit 19 N -tiga
puluh persen/ dari $nggota Dewan omisarisK
c. $pabila Perusahaan tidak mempunyai seorangpun $nggota Dewan omisaris, maka dalam
waktu paling lambat 89 -enam puluh/ hari setelah terjadi lowongan, harus diselenggarakan
*+P% untuk mengangkat $nggota Dewan omisaris baruK
d. %elama jabatan tersebut lowong dan penggantinya belum ada atau belum memangku
jabatannya maka salah seorang $nggota Dewan omisaris lainnya yang ditunjuk oleh *apat
Dewan omisaris menjalankan pekerjaan $nggota Dewan omisaris tersebut dengan
kekuasaan dan wewenang yang samaK
e. 7ika pada suatu waktu oleh sebab apapun Perseroan tidak mempunyai seorang pun anggota
Dewan omisaris, maka untuk sementara waktu Pemegang %aham yang memiliki saham
paling banyak menjalankan pekerjaan Dewan omisaris sesuai dengan $nggaran Dasar dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan kewajiban selambat-lambatnya 89
-enam puluh/ hari kalender sejak terjadinya lowongan, harus diselenggarakan *+P% untuk
mengangkat Dewan omisaris yang baruK
f. 2erhadap indi)idu yang dicalonkan sebagai calon $nggota Dewan omisaris, maka kepada
yang bersangkutan dilakukan proses penilaian kemampuan dan kepatutan -fit and proper test/
oleh omite (ominasi danFatau oleh Pemegang %ahamK
g. Para calon $nggota Dewan omisaris yang telah lulus penilaian kemampuan dan
kepatutan akan diajukan dalam *+P% berikut untuk diangkatK
h. Masa jabatan $nggota Dewan omisaris berlaku sejak tanggal yang ditentukan dalam
*apat +mum Pemegang %aham dimana $nggota Dewan omisaris tersebut diangkat dan
berakhir pada saat penutupan *apat +mum Pemegang %aham tahunan yang ke-> -lima/
setelah $nggota Dewan omisaris tersebut memangku jabatan sebagai $nggota Dewan
omisaris.
1.<.0. Masa 7abatan Dewan omisaris,
a. $nggota Dewan omisaris dapat diangkat oleh *apat +mum Pemegang %aham sejak
tanggal yang ditentukan dalam *apat +mum Pemegang %aham dan berakhir pada saat
penutupan *apat +mum Pemegang %aham tahunan yang ke-> -kelima/ setelah tanggal
pengangkatannya.
b. Masa jabatan Dewan omisaris berakhir jika,
L Masa jabatan yang bersangkutan berakhir,
L Gang bersangkutan berhenti sebelum masa jabatan berakhir karena pengunduran diri,
L Dinyatakan pailit atau berada dibawah pengampuan oleh pengadilan,
L 2idak lagi memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
L Meninggal dunia,
L Diberhentikan oleh *+P%.
1.>. *apat dewan omisaris
a. *apat Dewan omisaris adalah rapat yang diselenggarakan oleh Dewan omisarisK
b. *apat Dewan omisaris terdiri dari *apat =nternal Dewan omisaris dan *apat Dewan
omisaris bersama DireksiK
c. *apat Dewan omisaris dapat diadakan di tempat kedudukan perusahaan atau tempat
kegiatan usaha perusahaan atau di tempat lain di wilayah *epublik =ndonesia yang ditetapkan
oleh Dewan omisaris.
1.8. Program Pengenalan bagi $nggota Dewan omisaris Baru dan Peningkatan kapabilitas
Dewan komisaris.
Perusahaan menyelenggarakan program pengenalan bagi $nggota Dewan omisaris yang
baru diangkat agar $nggota Dewan omisaris tersebut dapat bekerja dengan baik untuk
kepentingan Perusahaan. Program pengenalan tersebut dapat berupa presentasi, pertemuan,
kunjungan ke fasilitas Perusahaan atau program lainnya. omisaris +tama bertanggung
jawab terhadap penyelenggaraan program ini.
Program Pengenalan yang diberikan kepada $nggota Dewan omisaris antara lain ,
a. Pelaksanaan prinsip-prinsip 3#3 oleh PerusahaanK
b. 3ambaran mengenai Perusahaan berkaitan dengan tujuan, sifat, lingkup kegiatan, kinerja
keuangan dan operasi, strategi, rencana usaha jangka pendek dan jangka panjang, posisi
kompetitif, resiko dan masalah-masalah strategis lainnyaK
c. eterangan berkaitan dengan kewenangan yang didelegasikan kepada &rgan Perseroan,
audit internal dan eksternal, sistem dan kebijakan pengendalian internal serta omite $uditK
d. eterangan mengenai tugas dan tanggung jawab Dewan omisaris dan DireksiK
e. 2eam building dengan menyertakan seluruh $nggota Dewan omisaris, baik yang baru
menjabat maupun yang pernah menjabat sebelumnya.
Perusahaan akan memfasilitasi program pengenalan tersebut. Perusahaan juga akan
memfasilitasi program peningkatan kapabilitas dewan komisaris sesuai dengan kemampuan
dan kebutuhan perusahaan.
1.:. inerja Dewan omisaris
inerja Dewan omisaris dan $nggota Dewan omisaris akan die)aluasi oleh Pemegang
%aham dalam *apat +mum Pemegang %aham.
%ecara umum kinerja Dewan omisaris ditentukan berdasarkan tugas dan kewajiban yang
tercantum dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dan $nggaran Dasar Perseroan
maupun amanat Pemegang %aham. riteria e)aluasi formal disampaikan secara terbuka
kepada $nggota Dewan omisaris sejak tanggal pengangkatannya.
Hasil e)aluasi kinerja indi)idu anggota Dewan omisaris dapat digunakan sebagai ,
a. Dasar pemberian remunerasi dan insentif lainnya bagi masing-masing indi)idu $nggota
Dewan omisaris.
b. Bahan pertimbangan bagi pemegang saham untuk memberhentikan di tengah masa jabatan
indi)idu $nggota Dewan omisaris tersebut.
c. %arana penilaian efektifitas Dewan omisaris dan dasar pembebasan dari tanggung jawab
-acOuit et de charge/.
3) DIREKSI
Direksi merupakan &rgan Perseroan yang bertanggung jawab penuh atas pengurusan
Perusahaan untuk kepentingan dan tujuan Perusahaan dengan itikad baik dan penuh tanggung
jawab yang ditujukan semata-mata untuk kepentingan Perusahaan. Direksi P3( akan
memperhatikan kepentingan Pemegang %aham dan %takeholders lainnya dengan mematuhi
peraturan perundangan yang berlaku dan praktek terbaik 3ood #orporate 3o)ernance.
<... Hak Dan "ewenang Direksi
<..... Direksi berhak untuk,
a. Mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilanK
b. Melakukan segala tindakan dan perbuatan, baik mengenai pengurusan maupun pemilikan,
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlakuK
c. Mengikat Perseroan dengan pihak lain dan pihak lain dengan Perseroan dengan sejumlah
pembatasan-pembatasanK
d. Menetapkan kebijakan dalam memimpin dan mengurus PerusahaanK
e. Mengatur ketentuan-ketentuan tentang kepegawaian termasuk penetapan gaji, pensiun atau
jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi para pekerja perseroan berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan keputusan *apat +mum Pemegang %ahamK
f. Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi untuk mewakili Perseroan di dalam dan di luar
pengadilan kepada seseorang atau beberapa orang Direktur yang khusus ditunjuk untuk itu
atau kepada seorang atau beberapa orang pekerja Perseroan baik sendiri maupun bersamaJ
sama atau kepada orang lainK
g. Menjalankan tindakan-tindakan lainnya, baik mengenai pengurusan maupun mengenai
pemilikan kekayaan Perseroan, sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam
$nggaran Dasar dan yang ditetapkan oleh *apat +mum Pemegang %aham berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlakuK
h. Menerima gaji berikut tunjangan lain dan atau fasilitas, termasuk santunan purna jabatan
yang jumlahnya ditetapkan oleh *+P%K
i. Menggunakan sarana dan fasilitas Perseroan untuk kegiatan yang berhubungan dengan
kepentingan Perseroan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kebijakan
PerseroanK
j. Mempergunakan saran profesional.
<...0. Direksi berwenang untuk,
a. Menolak mendaftarkan pemindahan hak atas saham dalam daftar pemegang saham apabila
pemindahan tersebut tidak memenuhi ketentuan dalam $nggaran Dasar P2 Perusahaan 3as
(egara -Persero/ 2bkK
b. Melakukan perbuatan-perbuatan dibawah ini setelah mendapatkan persetujuan dari Dewan
omisaris, yaitu,
L Menerima pinjaman jangka panjang dari bank atau lembaga keuangan lain,
L Memberikan pinjaman jangka panjang atas nama Perseroan,
L Melepaskan atau menjual barang tidak bergerak milik Perseroan yang melebihi jumlah
tertentu yang ditentukan oleh *apat omisaris,
L Mengadakan kontrak manajemen yang berlaku untuk jangka waktu lebih dari 1 -tiga/ tahun,
L Menetapkan struktur organisasi . -satu/ tingkat dibawah Direksi,
L Mengambil bagian baik sebagian atau seluruhnya atau ikut serta dalam perseroan atau
badan-badan lain atau mendirikan perusahaan baru,
L Perbuatan untuk tidak menagih lagi piutang macet yang telah dihapusbukukan yang
jumlahnya dari waktu ke waktu ditetapkan oleh *apat +mum Pemegang %ahamK
c. Direksi berwenang melakukan perbuatan hukum untuk mengalihkan, melepaskan hak atau
menjadikan jaminan utang seluruh atau >9N -lima puluh persen/ harta kekayaan Perseroan
dalam satu tahun buku, baik dalam satu transaksi atau beberapa transaksi yang berdiri sendiri
ataupun yang berkaitan satu sama lain setelah mendapatkan persetujuan dari *+P%.
<.0. 2ugas dan ewajiban Direksi
<.0.. 2ugas direksi adalah ,
a. Memimpin dan mengurus Perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan dan
senantiasa berusaha meningkatkan efisiensi dan efektifitas PerusahaanK
b. Memelihara dan mengurus kekayaan PerusahaanK
<.0.0. ewajiban Direksi adalah,
a. Mengusahakan dan menjamin terlaksananya usaha dan kegiatan Perusahaan sesuai dengan
tujuan dan kegiatan usahanyaK
b. Menyiapkan rencana kerja dan anggaran tahunan PerusahaanK
c. Menyiapkan rencana jangka panjang Perusahaan, untuk mendapatkan pengesahan Dewan
omisarisK
d. Mengadakan dan memelihara pembukuan, administrasi Perusahaan sesuai dengan
kelaCiman yang berlaku bagi suatu PerusahaanK
e. Menyusun sistem akuntansi berdasarkan prinsip pengendalian intern, terutama pemisahan
fungsi pengurusan, pencatatan, penyimpanan dan pengawasanK
f. Memberikan pertanggungjawaban dan segala keterangan tentang keadaan dan jalannya
Perusahaan berupa laporan kegiatan Perusahaan termasuk laporan keuangan, laporan
tahunan, serta laporan berkala lainnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlakuK
g. Menyiapkan susunan organisasi Perusahaan lengkap dengan perincian tugasnya.
<.1. omposisi dan ketentuan jabatan
a. Perusahaan diurus dan dipimpin oleh suatu Direksi yang terdiri dari sekurangnya 0 -dua/
Direktur dan seorang diantaranya menjabat sebagai Direktur +tamaK
b. Pembagian tugas dan wewenang setiap Direktur ditetapkan oleh *+P% dan oleh *+P%
dapat dilimpahkan kepada Dewan omisaris untuk menetapkannyaK
c. $pabila oleh suatu sebab jabatan Direktur lowong, maka dalam waktu paling lambat 89
-enam puluh/ hari setelah terjadi lowongan, harus diselenggarakan *+P% untuk mengisi
lowongan tersebut. %elama jabatan tersebut lowong dan penggantinya belum ada atau belum
memangku jabatannya, maka salah seorang Direktur lainnya yang ditunjuk Dewan
omisaris, menjalankan pekerjaan Direktur yang lowong tersebut dengan kekuasaan dan
wewenang yang samaK
d. $pabila Perusahaan tidak mempunyai seorangpun Direktur, maka untuk sementara Dewan
omisaris berkewajiban menjalankan pekerjaan Direksi, dengan kewajiban dalam waktu
paling lambat 89 -enam puluh/ hari setelah terjadi lowongan, untuk memanggil *+P% guna
mengisi lowongan tersebutK
e. 2erhadap indi)idu yang dicalonkan sebagai calon Direktur, maka kepada yang
bersangkutan dilakukan proses penilaian kemampuan dan kepatutan -fit and proper test/ yang
dilaksanakan oleh omite (ominasi danFatau Pemegang %ahamK
f. Para calon Direktur yang telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan akan diajukan
kepada *+P% untuk diangkat. %ebelum diangkat oleh *+P% sebagai Direktur, para calon
yang telah lulus wajib menandatangani kontrak manajemenK
g. Masa jabatan Direktur adalah sejak tanggal yang ditentukan dalam *apat +mum
Pemegang %aham dimana Direktur tersebut diangkat dan berakhir pada penutupan *apat
+mum Pemegang %aham 2ahunan yang ke-> -lima/ setelah Direktur tersebut memangku
jabatan sebagai anggota Direksi dengan mengikuti seluruh ketentuan lain mengenai
periodisasi jabatan sebagaimana ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
<.<. *apat Direksi
*apat Direksi adalah rapat yang diselenggarakan oleh Direksi dan setiap Direktur yang hadir
dan atau diwakili berhak memberikan suaranya dalam rapat tersebut.
*apat Direksi dibedakan atas ,
a. *apat yang diagendakan, yaitu rapat yang memerlukan keputusan baik bersifat strategis
maupun operasionalK atau rapat yang bersifat wacana.
b. *apat yang tidak diagendakan adalah rapat yang berupa on paper. Hal ini dilakukan
apabila ada kebutuhan notaris atau pihak lain, yang secara prinsip mensyaratkan adanya
persetujuan seluruh $nggota Direksi.
*apat Direksi dapat diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau ditempat lain dalam
wilayah *epublik =ndonesia.
<.>. Program Pengenalan bagi Direktur Baru dan Peningkatan apabilitas Direksi
Perusahaan memberikan program pengenalan bagi Direktur yang baru diangkat. Program
pengenalan dimaksudkan agar Direksi dapat bekerja dengan baik dan tercipta kerja sama tim
untuk kepentingan memajukan perusahaan. Program pengenalan yang diberikan dapat berupa
presentasi, pertemuan, kunjungan ke fasilitas Perusahaan atau program lainnya. Direktur
utama bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan program ini.
Program pengenalan yang diberikan kepada Direksi antara lain ,
a. Pelaksanaan prinsip-prinsip 3#3 oleh PerusahaanK
b. 3ambaran mengenai Perusahaan berkaitan dengan tujuan, sifat, lingkup kegiatan, kinerja
keuangan dan operasi, strategi, rencana usaha jangka pendek dan jangka panjang, posisi
kompetitif, resiko dan masalah-masalah strategis lainnyaK
c. eterangan berkaitan dengan kewenangan yang didelegasikan, audit internal dan eksternal,
sistem dan kebijakan pengendalian internal serta omite $uditK
d. eterangan mengenai tugas dan tanggung jawab Dewan omisaris dan DireksiK
e. 2eam building dengan menyertakan seluruh Direktur, baik yang baru menjabat maupun
yang pernah menjabat sebelumnyaK
Perusahaan akan memfasilitasi program pengenalan yang dimaksudkan. Perusahaan juga
akan memfasilitasi peningkatan kapabilitas Direksi melalui pendidikan dan training sesuai
dengan kemampuan dan kebutuhan Perusahaan.
<.8. inerja Direksi
inerja Direksi akan die)aluasi tiap tahun oleh Pemegang %aham dalam *+P%. Penilaian
kinerja Direksi ditentukan berdasarkan tugas, wewenang, kewajiban serta tanggung jawab
yang dituangkan dalam $nggaran Dasar Perusahaan dan keputusan *+P% dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Dewan omisaris, dengan atau tanpa dibantu sebuah omite, akan mengusulkan kriteria
e)aluasi kinerja Direksi untuk ditetapkan oleh *+P% sejak saat pengangkatannya, dan hal
tersebut dituangkan dalam kontrak pengangkatan -$ppoinment $greement F Performance
#ontract/.
Perusahaan menggunakan hasil e)aluasi kinerja dan kontrak pengangkatan masing-masing
Direktur untuk ,
a. Dasar pemberian remunerasi dan insentif bagi masing-masing DirekturK
b. Bahan pertimbangan bagi pemegang saham untuk memberhentikan di tengah masa jabatan
Direktur tersebutK
c. %arana penilaian efektifitas direksi dan dasar pemberian pembebasan dari tanggung jawab -
acOuit de charge/.
>. %!*!2$*=% P!*+%$H$$(
P3( menyadari sepenuhnya pentingnya peranan %ekretaris Perusahaan untuk memperlancar
hubungan antar &rgan Perseroan dan hubungan antara Perusahaan dengan %takeholders.
Perusahaan akan menjamin bahwa %ekretaris Perusahaan memiliki kewenangan yang cukup
untuk melaksanakan tugas-tugasnya.
P3( menyadari sepenuhnya pentingnya peranan %ekretaris Perusahaan untuk memperlancar
hubungan antar &rgan Perseroan dan hubungan antara Perusahaan dengan %takeholders.
Perusahaan akan menjamin bahwa %ekretaris Perusahaan memiliki kewenangan yang cukup
untuk melaksanakan tugas-tugasnya. P3( menyadari sepenuhnya pentingnya peranan
%ekretaris Perusahaan untuk memperlancar hubungan antar &rgan Perseroan dan hubungan
antara Perusahaan dengan %takeholders. Perusahaan akan menjamin bahwa %ekretaris
Perusahaan memiliki kewenangan yang cukup untuk melaksanakan tugas-tugasnya.
>... Bungsi
Bungsi pokok %ekretaris Perusahaan untuk Perseroan terbuka adalah sebagai berikut ,
a. Mengikuti perkembangan Pasar Modal, khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di
Pasar ModalK
b. Memberikan pelayanan kepada masyarakat atas setiap informasi yang dibutuhkan
berkaitan dengan kondisi !miten atau Perusahaan PublikK
c. Memberikan masukan kepada Direksi !miten atau Perusahaan Publik untuk mematuhi
ketentuan +ndang-undang (omor A 2ahun .;;> 2entang Pasar Modal dan peraturan
pelaksanaannyaK
d. %ebagai penghubung atau contact person antara !miten atau Perusahaan Publik dengan
Bapepam dan masyarakatK
e. Bungsi %ekretaris Perusahaan dapat dirangkap oleh Direktur !miten atau Perusahaan
Publik.
>.0. 2ugas dan 2anggung 7awab
%elain melaksanakan fungsi pokok tersebut diatas, %ekretaris Perusahaan menjalankan tugas-
tugas sebagai berikut ,
a. Menghadiri rapat Direksi dan membuat notulen rapatK
b. Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan *+P%K
c. Mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan berkaitan dengan laporan-laporan F kegiatan
rutin Direksi yang akan disampaikan kepada pihak luarK
d. Mempersiapkan bahan-bahan F materi yang diperlukan berkaitan dengan hal-hal yang harus
mendapatkan keputusan Direksi berkenaan dengan pengelolaan PerusahaanK
e. Menyelenggarakan rapat-rapat dalam lingkungan Direksi, baik yang bersifat rutin maupun
non rutinK
f. Menindaklanjuti setiap keputusan Direksi dengan jalan mencatat setiap keputusan yang
dihasilkan dalam forum-forum pengambilan keputusan beserta penanggung jawabnya dan
memantau serta mengecek tahap kemajuan pelaksanaan hasil rapatK
g. Menyelenggararakan kegiatan di bidang kesekretariatan dalam lingkungan Direksi dan
Perseroan.
BAGIAN I/
POKOK5POKOK KEBI-AKAN PERUSAAAN
0) UBUNGAN DENGAN PEMEGANG SAAM
P3( dalam hubungannya dengan Pemegang %aham wajib menjamin hak-hak Pemegang
%aham untuk,
a. Mengadakan *+P% dengan ketentuan sebagai berikut,
L Menghadiri dan memberikan suara dalam *apat +mum Pemegang %aham -*+P%/ yang
diadakan oleh Perusahaan tanpa terkecuali baik hadir secara langsung ataupun dengan surat
kuasa untuk menghadiri rapat,
L Mengeluarkan suara dengan ketentuan satu saham satu suara atas setiap informasi ataupun
keputusan yang dihasilkan dalam rapat *+P%,
L Mengadakan *apat +mum Pemegang %aham Duar Biasa -*+P%DB/ melalui permintaan
tertulis yang mewakili paling sedikit .F.9 -satu persepuluh/ bagian dari jumlah seluruh saham
yang dikeluarkan,
L Mengadakan *+P% setelah mendapatkan ijin dari ketua pengadilan negeri bilamana Direksi
dan atau Dewan omisaris Perusahaan lalai mengadakan *+P% dimaksudK
b. Memperoleh data Perusahaan secara tepat waktu dan akurat tentang informasi yang
bersifat insidentil maupun berkala, sehingga Pemegang %aham dapat ikut serta memberikan
pendapat dan menentukan tindakan-tindakan, serta keputusan-keputusan mengenai
perubahan-perubahan yang mendasar yang terjadi pada PerusahaanK
c. Mendapatkan perlakuan yang sama -eOual treatment/ terhadap semua Pemegang %aham
baik Pemegang %aham minoritas, asing maupun Pemegang %aham MayoritasK
d. Menerima pembagian dari keuntungan dalam bentuk di)iden ataupun bentuk keuntungan
lainnya sebanding dengan jumlah saham yang dimiliki.
1) STANDAR AKUNTANSI
P3( memiliki kebijakan untuk menyelenggarakan sistem akuntansi yang secara akurat
merefleksikan setiap transaksi keuangan dan perubahan aset yang terjadi. P3( menjamin
bahwa hanya transaksi keuangan yang riil saja yang dicatat. P3( selalu memastikan semua
kebijakan dan peraturan yang terkait dengan akuntansi merujuk pada Pernyataan %tandar
$kuntansi euangan.
Daporan euangan Perusahaan selalu memuat (eraca euangan, Daporan Daba *ugi,
Daporan Penggunaan Dana dari Penerbitan %aham, Daporan Perubahan !kuitas dan Daporan
$rus as serta catatan atas Daporan euangan. P3( akan mengungkapkan dalam Daporan
euangan Perusahaan berbagai informasi yang rele)an bagi pengguna laporan keuangan
sesuai ketentuan yang berlaku.
2) SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Dalam rangka membantu Direktur +tama, %atuan Pengawas =ntern melaksanakan
pemeriksaan intern dan pemeriksaan operasional.
2ugas dan tanggung jawab %atuan Pengawas =ntern adalah sebagai berikut ,
a. Mengamankan harta F asset Perusahaan dari indikasi penyimpangan dalam arti fungsi audit
intern yang efektif dapat menghalangi perbuatan yang tidak semestinya oleh manajemenK
b. Merencanakan dan melaksanakan tugas pemeriksaan sesuai dengan maksud dan tujuan
serta waktu yang telah ditetapkanK
c. Menjaga kerahasiaan dan mengamankan semua berkas setiap materi pemeriksaan yang
telah dilakukanK
d. Menge)aluasi, menganalisa dan membuktikan kebenaran informasi guna mendukung hasil
pemeriksaaanK
e. Melakukan kajian terhadap in)estasi Perusahaan khususnya sejauh mana aspek
pengelolaan resiko telah dilakukan oleh unit kerja yang bersangkutanK
f. Menilai sistem pengendalian manajemen, apakah Prosedur &perasional %tandar masih
efektif di semua bidang yaitu , euangan, Pengusahaan, Pengembangan, +mum dan
%ekretaris PerusahaanK
g. Melakukan penilaian tentang sistem pengendalian informasi untuk membuktikan apakah
informasi perusahaan yang penting terjamin keamanannya.
%atuan Pengawas =ntern tidak mempunyai kewenangan dan tanggung jawab atas akti)itas
yang diaudit, namun memberikan kontribusi dalam memantau akti)itas Perusahaan.
Pemantauan adalah proses penentuan kualitas kinerja pengendalian intern sepanjang waktu
yang dilaksanakan melalui kegiatan yang berlangsung secara terus menerus.
3) AUDITOR EKSTERNAL
$uditor !ksternal bertanggung jawab untuk memberikan pendapat secara independen dan
objektif mengenai kewajaran, ketaat-aCasan, kesesuaian laporan keuangan perusahaan dengan
%tandar $kuntansi euangan =ndonesia dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
$uditor !ksternal bertanggung jawab kepada *+P% dan harus bebas dari pengaruh Dewan
omisaris, Direksi dan pihak-pihak yang berkepentingan di Perusahaan.
$uditor !ksternal melakukan audit atas Daporan euangan Perseroan dan semua catatan
akuntansi serta data penunjang lainnya untuk memastikan ketaat-aCasan, kewajaran dan
kesesuaian dengan %tandar $kuntansi dan euangan =ndonesia.
$uditor !ksternal menginformasikan kepada Perusahaan melalui omite $udit bila
menemukan kejadian yang tidak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
omite $udit mengajukan usul calon $uditor !ksternal melalui Dewan omisaris kepada
Pemegang %aham. +sulan tersebut harus dilengkapi dengan alasan pencalonan dan besarnya
honorarium yang diusulkan untuk $uditor !ksternal tersebut.
$uditor !ksternal yang diusulkan haruslah bebas dari pengaruh Dewan omisaris, Direksi
dan pihak-pihak yang berkepentingan di perusahaan.
Pemegang %aham dalam *+P% menetapkan penunjukan $uditor !ksternal untuk proses audit
laporan keuangan untuk tahun berikutnya.
4) MANA-EMEN RESIKO
P3( menyadari bahwa penanganan Manajemen *esiko penting dilakukan. +ntuk
meminimumkan resiko, baik yang bersifat internal maupun eksternal yang mungkin timbul
dilingkungan P3(, dilakukan tujuh tahap antara lain ,
a. Menetapkan konteksK
b. =dentifikasi resikoK
c. $nalisa resikoK
d. !)aluasi resikoK
e. Perlakuan resikoK
f. omunikasi dan konsultasiK
g. Pemantauan dan peninjauan.
+paya penanganan Manajemen *esiko sebagaimana yang diuraikan disini dapat berhasil
bilamana seluruh jajaran di lingkungan P3( menerapkan secara benar uraian yang terdapat
dalam Manual Manajemen *esiko.
7) MANA-EMEN MUTU
P3( menyadari bahwa Pengembangan Manajemen Mutu sangat diperlukan guna
memastikan efekti)itas standar mutu yang dijalankan Perusahaan sesuai dengan standar mutu
yang ditetapkan oleh Perusahaan. %tandar mutu akan senantiasa dijaga melalui audit mutu
serta adanya e)aluasi pencapaian sasaran mutu pada setiap unit Perusahaan.
8) UBUNGAN DENGAN PELANGGAN DAN MITRA USAA
P3( dalam hal pelayanan kepada pelanggan akan tetap memenuhi komitmen dari segi
perhatian, harga yang dapat dipertanggungjawabkan, kualitas, waktu dan keamanan yang
setara sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku. Perusahaan akan memberikan informasi
dan melakukan berbagai akti)itas sosialisasi kepada pelanggan mengenai berbagai hak
pelayanan yang diperoleh pelanggan secara konsisten dan merata dengan media yang dapat
diakses oleh pelanggan.
Dalam hal bekerja sama dengan mitra usaha, Perusahaan menuangkan semua kesepakatan
dalam suatu dokumen tertulis yang disusun berdasarkan prinsip saling menguntungkan dan
iMtikad baik.
9) SISTEM PEMASARAN
P3( menyadari bahwa dengan dibukanya pasar akan menimbulkan persaingan yang semakin
ketat di dalam bisnis transmisi dan distribusi gas. &leh sebab itu berbagai penyesuaian
diperlukan Perusahaan. Penyesuaian dilakukan terhadap struktur organisasi Perusahaan yang
menjadi semakin mandiri dengan dibentuknya %B+ dan Distrik, serta didukung pekerja yang
memiliki kompetensi tinggi.
:) UBUNGAN DENGAN PEMASOK GAS
%ebagai perusahaan distribusi dan transmisi gas, P3( menyadari bisnis perusahaan sangat
terkait dengan ketersediaan pasokan gas dari para pemasok gas. &leh karena itu, Perusahaan
senantiasa melakukan upaya untuk menjalin kerja sama dengan pemasok gas bumi demi
ketersediaan gas baik untuk sektor industri, komersial maupun masyarakat pada umumnya.
Perusahaan mempunyai komitmen yang kuat untuk bekerja sama dengan pemasok gas serta
bertanggung jawab dan menjunjung tinggi etika bisnis dengan cara,
a. Menggunakan cara-cara yang legal dan etis dalam berhubungan dengan calon pemasok
baik dalam proses negosiasi maupun setelah disepakatinya kerja samaK
b. %enantiasa menghormati dan mematuhi semua ketentuan yang ada dalam kontrak
perjanjian kerja sama yang telah disepakati.
0;) SISTEM PENGADAAN BARANG DAN -ASA
P3( menyadari bahwa dalam melaksanakan kegiatan usahanya perusahaan harus menjaga
terciptanya persaingan yang sehat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku. +ntuk kegiatan operasional, perusahaan perlu mengadakan kerjasama dengan pihak
luar seperti dalam hal pengadaan barang dan jasa yang dalam prakteknya harus memenuhi
beberapa hal, yakni,
a. Dalam pengadaan barang dan jasa melalui tender harus diadakan secara terbuka, transparan
dan dapat dipertanggung jawabkan dengan melibatkan calon pemasok yang memiliki reputasi
baikK
b. 2idak diperbolehkan mengadakan kerjasama dengan pemasok yang masih mempunyai
hubungan keluarga dengan pengambil keputusan untuk menghindari benturan kepentinganK
c. %etiap kesepakatan yang diadakan antara pemasok dengan perusahaan harus dibuat secara
tertulis sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
00) UBUNGAN DENGAN PEKER-A
P3( dalam melaksanakan hubungan kerja dengan pekerja akan selalu menghormati hak
aCasi manusia secara uni)ersal serta hak dan kewajiban pekerja berdasarkan kesepakatan
kerja bersama dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
P3( menyadari dalam hal mempekerjakan, menetapkan besarnya gaji, memberikan
pelatihan, menetapkan jenjang karir serta menentukan persyaratan kerja lainnya, tidak boleh
bersikap diskriminatif terhadap latar belakang etnik seseorang, agama, jenis kelamin, usia,
cacat tubuh yang dipunyai seseorang dalam pekerjaan yang tidak memerlukan perlakuan
khusus, atau keadaan khusus lainnya yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.
Pembedaan berlaku jika untuk bidang pekerjaan tertentu membahayakan keselamatan kerja
dan perusahaan.
P3( akan menyediakan lingkungan kerja yang bebas dari segala bentuk tekanan -pelecehan/
yang mungkin timbul sebagai akibat perbedaan watak, kepribadian, dan latar belakang
kebudayaan seseorang.
01) ETIKA PEKER-A
P3( menyadari bahwa pekerja merupakan salah satu unsur penting dalam mencapai tujuan
perusahaan. %etiap pekerja wajib untuk selalu melaksanakan pekerjaan dengan penuh
kejujuran, konsepsional, kreatif, tangguh serta bertanggung jawab sesuai kebijakan dan
peraturan perusahaan. %etiap pekerja akan selalu melaksanakan akti)itas bisnis perusahaan
yang menjadi tanggung jawabnya dengan strandar etika yang telah ditetapkan. Penerapan
budaya kerja sebagai sistem nilai yang dianut oleh seluruh jajaran dilingkungan P3(
dilandasi oleh > -lima/ aCas P%M=D!5, yaitu, %atisfaction, Morale, =ntegrity, Deadership dan
!nterpreneurship.
02) KESEATAN DAN KESELAMATAN KER-A
P3( wajib memastikan bahwa seluruh asset yang dikelola berupa fasilitas utama maupun
penunjang memenuhi persyaratan kesehatan dan keselamatan kerja sebagaimana diatur di
dalam perundang-undangan yang berlaku.
Perusahaan akan memastikan bahwa perusahaan akan,
a. %enantiasa menyediakan lingkungan yang sehatK
b. %enantiasa meningkatkan prosedur %tandard eselamatan dan esehatan erja dan
Dingkungan -%1D/K
c. Mendorong semua unit melakukan %1D dengan konsistenK
d. Menjamin tersedianya peralatan eselamatan dan esehatan erja dan Dingkungan yang
memadai.
03) LINGKUNGAN
%eluruh jajaran P3( memiliki kepedulian dan komitmen yang tinggi terhadap upaya
pelestarian lingkungan di sekitar wilayah usahanya dan bertekad membangun kemitraan dan
lingkungan masyarakat sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan.
04) UBUNGAN DENGAN MASYARAKAT
%eluruh jajaran P3( dalam berinteraksi dengan masyarakat akan turut serta memelihara
lingkungan hidup yang bersih dan sehat. %ebagai wujud dari tanggung jawab sosial,
perusahaan akan senantiasa membangun dan membina hubungan yang harmonis dengan
masyarakat di sekitar tempat kegiatan perusahaan.
07) KETERLIBATAN DALAM POLIT=
P3( mengakui hak setiap Pekerja untuk menyalurkan aspirasi politik. &leh karena itu
Perusahaan tidak akan memaksakan atau membatasi hak indi)idu untuk menyalurkan aspirasi
politik. eputusan yang diambil oleh seorang pekerja P3( untuk mengkontribusikan waktu,
uang atau sumber daya pribadinya bagi akti)itas politik merupakan pilihan dan resiko pekerja
P3( secara pribadi.
P3( melarang pemberian sumbangan dalam bentuk apapun kepada partai politik diluar
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
08) BENTURAN KEPENTINGAN
%eluruh jajaran P3( harus menghindari segala situasi yang dapat menimbulkan benturan
kepentingan pribadi dan kepentingan Perusahaan.
%eluruh jajaran P3( dalam melakukan transaksi dengan pelanggan, pemasok, kontraktor,
atau pesaing yang sudah ada atau yang potensial, akan senantiasa melakukan yang terbaik
bagi perusahaan tanpa memperhatikan keuntungan pribadi.
P3( wajib memberitahukan dengan segera dan sejelas-jelasnya kepada seluruh jajaran
mengenai situasi apapun yang dapat menimbulkan benturan kepentingan.
09) PERNYATAAN PALSU DAN KLAIM PALSU
%eluruh jajaran P3( akan senantiasa membuat pernyataan yang akurat dan klaim yang benar
kepada pihak internal atau eksternal. Hal ini mencakup setiap pernyataan lisan dan tertulis
yang disampaikan kepada pihak eksternal, atau yang digunakan oleh perusahaan.
0:) PEMBERIAN DAN PENERIMAAN ADIA
P3( akan menetapkan kebijakan bagi seluruh jajarannya untuk tidak menerima hadiah dalam
bentuk apapun dari pihak manapun apabila nilai hadiah tersebut melampaui batas yang akan
ditetapkan perusahaan.
Pemberian hadiah kepada pihak lain dalam hubungannya dengan upaya bisnis harus
senantiasa berlandaskan tata cara yang etis dan dalam jumlah yang wajar.
P3( dalam memberikan bantuan -donasi/ untuk kepentingan amal dapat dibenarkan
sepanjang sesuai peraturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
1;) UBUNGAN DENGAN PE-ABAT NEGARA
P3( dalam berinteraksi dengan regulator dan lembaga-lembaga lain yang berkaitan dengan
usaha Perusahaan akan senantiasa menjalin hubungan yang harmonis dan konstruktif atas
dasar kejujuran dan saling menghormati dengan mengutamakan kepentingan umum.
10) IN.ORMASI ORANG DALAM
P3( menyadari bahwa segala bentuk informasi yang sensitif bagi pasar modal yang belum
diperbolehkan seperti rencana pengambilalihan F penggabungan usaha dan pembelian saham
atau informasi lainnya, tidak boleh digunakan F diungkapkan secara terselubung untuk
melakukan transaksi atas akti)itas tersebut.
11) KETERBUKAAN DAN KERAASIAAN IN.ORMASI
P3( dalam melakukan penentuan klasifikasi informasi akan senantiasa berdasarkan kepada
peraturan dan ketentuan yang berlaku bagi B+M(. =nformasi yang bersifat non rahasia
dimungkinkan untuk dipublikasikan dan dapat diakses oleh masyarakat melalui sarana dan
fasilitas yang cukup dan memadai yang memungkinkan masyarakat sebagai %takeholder
dapat mengakses informasi tersebut dengan mudah tanpa dikenakan biaya apapun.
=nformasi yang bersifat non rahasia harus segera diberitahukan kepada %takeholders jika
berkenaan dengan proses pengambilan keputusan yang cepat yang dilakukan oleh
perusahaan.
P3( tidak akan mempublikasikan informasi yang bersifat rahasia dan informasi yang belum
dapat diakses oleh masyarakat.
%eluruh jajaran P3( tidak akan melakukan tindakan maupun perbuatan yang dapat
menimbulkan kerugian bagi Perusahaan sebagai akibat kebocoran informasi sebagian atau
seluruhnya kepada pihak luar termasuk K mitra kerja, rekanan jasa kontraktor termasuk sub
jasa kontraktor, rekanan jasa konsultan, termasuk sub jasa konsultan.
Pekerja dilarang untuk mengungkapkan, menyebarluaskan sebagian atau seluruh informasi
rahasia yang berhubungan dengan proyek jasa konsultasi, intellectual right, patent right dan
business plan Perusahaan secara tidak sah tanpa adanya persetujuan tertulis dari pihak
Perusahaan.
Pelanggaran dan penyimpangan atas ketersediaan, kerahasiaan dan keterbukaan informasi
akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi Perusahaan.
12) SOSIALISASI* IMPLEMENTASI DAN E/ALUASI
P3( akan melakukan sosialisasi, implementasi dan e)aluasi panduan 3#3 yang akan
dilakukan oleh tim khusus yang dibentuk untuk maksud tersebut. 2im tersebut diketuai oleh
pejabat yang ditunjuk oleh Direksi.
13) PELAPORAN PELANGGARAN TERADAP PANDUAN GOOD CORPORATE
GO/ERNANCE
P3( memberikan kesempatan kepada setiap pekerja untuk dapat menyampaikan laporan
mengenai dugaan mengenai pelanggaran terhadap Panduan 3#3 ini kepada Perusahaan
secara pribadi, melalui surat, telepon, e-mail serta media lain.
P3( mengharuskan setiap pelapor mengungkapkan identitas dengan jelas. P3( akan
memberikan penghargaan yang sesuai kepada pelapor, apabila pelanggaran yang dilaporkan
memang benar terjadi.
P3( akan menjaga kerahasiaan pelapor kecuali apabila ,
a. Diperlukan dalam kaitan dengan laporan atau penyidikan yang dilakukan oleh PemerintahK
b. %ejalan dengan kepentingan Perusahaan dan sejalan dengan tujuan 3#3 #ode iniK
c. Diperlukan oleh Bidang Hukum untuk mempertahankan posisi Perusahaan didepan hukum.
Penyediaan media ini dimaksudkan P3( untuk penyampaian dugaan pelanggaran terhadap
panduan ini dan bukan untuk menyampaikan keluhan pribadi pelapor.
PENUTUP
Panduan 2ata elola Perusahaan P3( merupakan suatu pedoman baku yang jelas dalam
menjalankan usahanya berdasarkan prinsip-prinsip 3#3. Dalam penerapan ini diharapkan
akan dapat mewujudkan pengelolaan usaha yang dijalankan secara lebih baik dalam hal
transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban dan kewajaran.
Dalam bisnis modern menjadi yang terbaik dan memenangi persaingan adalah sesutau yang
mutlak harus dilakukan, namun demikian tetap harus dilakukan secara fair dan bertanggung
jawab.
+saha yang dijalankan secara tidak sehat, tanpa mengindahkan nilai-nilai etika dan tanggung
jawab dari para pengelolanya dengan cepat akan menimbulkan masalah yang serius.
Diantaranya adalah Philangnya kepercayaan5 dari masyarakat. Dalam bisnis pelayanan yang
sarat dengan persaingan kepercayaan dari masyarakat akan kita peroleh apabila P3( mampu
memberikan pelayanan prima dan memuaskan pelanggan. Dengan demikian kepercayaan
yang diberikan oleh seluruh %takeholders wajib dijaga dengan sebaik-baiknya apabila P3(
berkeinginan untuk berjaya di bidang usaha penyedia energi gas bumi.
Penerapan 3#3 secara konsisten dan tegas telah menjadi suatu keharusan hampir seluruh
perusahaan kelas dunia. 2erbukti pula bahwa perusahaan kelas dunia yang mengabaikan
prinsip tersebut mengalami nasib yang memprihatinkan. Bagi P3( Panduan 2atakelola
Perusahaan bukanlah satu-satunya Ptools5, selanjutnya, bersama-sama dengan Pedoman
Budaya Perusahaan, yaitu kristalisasi dari semua elemen budaya asli Perusahaan, diharapkan
dapat saling mengisi dan melengkapi satu sama lain. Dengan dua perangkat tersebut apabila
dijalankan dengan kesadaran tinggi dari pengelola P3(, mulai dari le)el tertinggi sampai
dengan le)el terendah, kiranya mampu menjadikan P3( lebih baik, yaitu sebagai B+M(
yang berhasil meningkatkan )alue creation stakeholders, meningkatkan kontribusi dalam
konteks perekonomian nasional, meningkatkan iklim in)estasi serta bersih dari orupsi,
olusi dan (epotisme -(/.
3una menjamin keberhasilan penerapan 3#3 dalam arti yang sebenarnya, tentunya
dibutuhkan waktu, kesungguhan dan komitmen kuat semua pihak di lingkungan P3( untuk
menjalankannya. Hal-hal berikut ini perlu mendapatkan perhatian semua pihak agar tujuan
penerapan 3#3 dapat tercapai, yaitu ,
a. Menerapkan 3#3 secara konsisten dan atau menjadikan 3#3 sebagai landasan
operasionalK
b. Menjadikan setiap indi)idu sebagai motor penggerak penerapan 3#3K
c. Mensosialisasikan 3#3 secara berkesinambungan di seluruh tingkatan satuan kerjaK
d. Memaksimalkan nilai perusahaan dengan cara menjunjung tinggi prinsip-prinsip 3#3K
e. Mendorong pengelolaan perusahaan secara profesional, transparan dan efisien dengan
memberdayakan fungsi dan kemandirian &rgan Perseroan.
Dengan demikian penerapan pelaksanaan prinsip 3#3 secara optimal akan mampu
mendorong peningkatan kinerja Perusahaan yang ada, dan pada gilirannya memberikan )alue
creation semua pihak yang terkait dengan bisnis P3(.
44444444444444444444444444444444444
CONTENTS
CAPTER I
3&&D #&*P&*$2! 3&I!*($(#! #&D!
.. Background
0. Definition
1. &bjecti)e
<. #ode *eference
>. %cope of 3#3 #ode
2!*M% +%!D $(D 2H!=* D!B=(=2=&(
#&MP$(GM% I=%=&( $(D M=%%=&(
#&*P&*$2! #+D2+*!
CAPTER II
3&&D #&*P&*$2! 3&I!*($(#! P*=(#=PD!%
.. 2ransparency
0. =ndependence
1. $ccountability
<. *esponsibility
>. Bairness
CAPTER III
COMPANY<S ORGANS
.. *elation Between #ompanyMs &rgans HH.
0. 3eneral Meeting of %hareholders HH
1. Board of #ommissioners HHHHH.
1... Board of #ommissionersM *ights Q $uthorities
1.0. #ommittees of Board of #ommissioners H.
1.1. Board of #ommissionersM Duties Q &bligation
1.<. #omposition Q Position *eOuirements
1.>. Meeting of the Board of #ommissionersH.
1.8. =ntroductory Program for the (ew Board of
#ommissioners Members Q Board of #ommissionersM #apability +pgrading Program
1.:. Board of #ommissionersM Performance H..
3) B(ard (f Dire=t(rs
<... Board of DirectorsM *ights Q $uthorities.
<.0. Board of DirectorsM Duties Q &bligations H
<.1. #omposition Q Position *eOuirements..
<.<. Meeting of Board of Directors H
<.>. =ntroductory Program for the (ew Directors Q Board of DirectorsM #apability +pgrading
Program
<.8. Board of DirectorMs Performance
4) C(r$(rate Se=retar+
>... Bunctions HH
>.0. Duties Q *esponsibilities HH.
CAPTER I/
OUTLINES O. COMPANY POLICIES
.. *elation with %hareholders HH
0. $ccounting %tandards HH
1. =nternal #ontrol %ystem H.
<. !'ternal $uditor H.
>. *isk Management HH..
8. Ruality Management H..
:. *elation with #ustomers and #ounterparts H..
A. Marketing %ystem HH
;. *elation with 3as %uppliers H
.9. 3oods and %er)ices Procurement %ystem H
... *elation with !mployees H..
.0. !mployees !thics HH
.1. "ork Hygiene and %afety H.
.<. !n)ironment HHH
.>. *elation with #ommunity HH.
.8. Political =n)ol)ement HH
.:. #onflict of =nterest HH
.A. Balse %tatements and #laims H.
.;. 3ift 3i)ing and *ecei)ing H.
09. *elation with 3o)ernment &fficials H.
0.. =nsiderMs =nformation H.
00. =nformation Disclosures and #onfidentiality H
01. 2he %ocialiCation, =mplementation Q !)aluation
0<. *eport of Iiolations $gainst the 3ood #orporate
3o)ernance #ode HH
PRESIDENT DIRECTOR<S MESSAGE
=n order to impro)e the success and accountability of the company, the management must be
committed to implementing the principles of 3ood #orporate 3o)ernance that is through
transparency, accountability, responsibility, independence and fairness.
=n accordance with the Decree of the Minister of %tate-&wned !nterprise (umber ep-
..:FM-MB+F0990 on the $pplication of the Principles of 3ood #orporate 3o)ernance in
%tate-&wned !nterprises -B+M(/, it is stated that the %tate-&wned !nterprises must
implement 3#3 consistently and or adopt 3#3 as their operational basis.
2he application of 3ood #orporate 3o)ernance aims at,
a. Ma'imiCing the )alue of the %tate-&wned !nterprises -B+M(/ by encouraging the
application of the transparency, accountability, trustworthiness, responsibility and fairness
principles to gi)e the company strong competiti)e power both nationally and internationallyK
b. !ncouraging professional, transparent and efficient management of the %tate-&wned
!nterprises -B+M(/ as well as empowering their functions and impro)ing the independence
of their organsK
c. !ncouraging the #ompanyMs &rgans in charge of the decision-making and implementing
process to base the same on high moral )alues and obser)ance to regulations applicable and
to be aware of the social responsibilities of the %tate-&wned !nterprises -B+M(/ towards
either the %takeholders or the sur)i)al of the en)ironment surrounding themK
d. =mpro)ing the contribution from the %tate-&wned !nterprises to the national economicsK
e. =mpro)ing the national in)estment climateK
f. %ucceeding the pri)atiCation program.
=t is highly hoped that the implementation of 3ood #orporate 3o)ernance within the confine
of P2. Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk will strengthen the companyMs position against
the challenges and competition as well as impro)ing %takeholders and %hareholdersM
confidence that in the end will boost the )alue of the shares of P2. Perusahaan 3as (egara
-Persero/ 2bk.
2he collecti)e commitment between the Board of #ommissioners, the Board of Directors and
all !mployees will make P2. Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk as a strong company on
the way to be a major company in natural gas supply sector.
7akarta, May .1, 099>
P2 Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk
Board of Directors,
".M.P %imandjuntak
President Director
----------------------------------------
CAPTER I
GOOD CORPORATE GO/ERNANCE CODE
0) BACKGROUND
2he economic crisis took place in =ndonesia due to )arious causesK one of them is that there
ha)e been many companies operating in =ndonesia do not apply the principles of 3ood
#orporate 3o)ernance. 2his can be seen from the pre)alent unhealthy practices of corporate
financial management. %tate-&wned !nterprise -B+M(/ as one of =ndonesiaMs economic
pillars must pioneer the implementation of the 3ood #orporate 3o)ernance -3#3/. B+M(
has the obligation to contribute to the reco)ering of such condition towards a better one. P2.
Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk, called P3(, as one of the major %tate-&wned
!nterprises -B+M(s/ considers it necessary for it to participate in the process of reco)ering
the national economic condition by endea)oring to formulate and implement the 3ood
#orporate 3o)ernance principles.
=t is widely understood that in order to perform better, the company needs to arrange the
benchmarks of management to be implemented consistently to optimiCe all the )alues of its
%takeholders as well as to produce a mutually benefiting economic relationship pattern. 2he
harmonious relationship will help determine the orientation of the companyMs de)elopment
and performance. =t will also help the decision-making, operation controlling and monitoring
as well towards the 3ood #orporate 3o)ernance. 2he impro)ed professional relationship will
enable the company to boost the managementMs performance.
2he 3#3-based company management is basically an attempt to make 3#3 the principles
and benchmarks for the company to manage itself.
2he 3#3 implementation is urgently needed to help the company sur)i)e and be tough in
facing a tighter competition. 3ood #orporate 3o)ernance is e'pected to be the )ehicle for the
company towards better achie)ement among others by inhibiting corrupti)e, collusi)e and
nepotistic practices, impro)ing the budgetary disciplines as well as encouraging monitoring
and efficiency in company management.
3#3 implementation in P3( is urgently reOuired and immediate in nature since it will
directly pro)ide a clear direction thus enabling reliable decision-making process. =t will also
enable wiser management of P3( thus impro)ing business partnersM confidence.
2o enable good implementation of 3#3 in P3(, there is a need to arrange 3#3 #ode as the
reference for P3( in e'ecuting each of their duties and obligations.
1) DE.INITION
=n the Decree of the %tate Minister for %tate - &wned !nterprise (o. ep J ..:FM-
MB+F0990 regarding 3#3 in B+M( defines 3#3 as a process and structure used by
company organs to impro)e companyMs business success and accountability to realiCe
%hareholdersM )alue in the long term by still regarding the interests of the other %takeholders
subject to applicable laws and ethics.
3#3 is a set of rules regulating the relationship between the Board of #ommissioners and the
Board of Directors as well as 3eneral Meeting of %hareholders -*+P%/ con)ened as the
accountability measure to the other %takeholders.
2he implementation of 3#3 reOuires a companyMs management go)erning the relationship
between the Board of Directors and their subordinate organs including the employees as
e'ecutors in the company as pro)isioned in the #ompanyMs $rticles of $ssociation.
2) OB-ECTI/E
2he objecti)es of 3#3 implementation in P3( are to,
a. #ontrol and direct the relationship among %hareholders -*+P%/, Board of #ommissioners,
Board of Directors, !mployees, %uppliers, Partners, #reditors, the 3o)ernment, %ociety and
!n)ironmentK
b. !ncourage and support P3(Ms de)elopment, resources management and better planned
risk managementK
c. =mpro)e P3(Ms management accountability to the %hareholders and other %takeholdersK
d. $s the stepping stone towards better P3(Ms professional cultureK
e. =mpro)e P3(M% contribution to the national economyK
f. $chie)e P3(Ms Iision and MissionK
g. #reate work en)ironmentMs safety and healthK
h. Human resources and companyMs culture professionalism through the Ouality management
application.
3) BENCMARK RE.ERENCE
2he 3#3 benchmark refers to,
a. Daws, such as,
L Daw (umber .F.;;> on limited liability company,
L Daw number .;F0991 on %tate &wned !nterprise -B+M(/,
L Daw (umber AF.;;> on #apital Market,
L Daw (umber 00F099. on &il and (atural 3asK
b. Decrees of the %tate Minister for %tate-&wned !nterprise, as follows,
L epmen (o. ep-..:FM-MB+F0990 on implementation of 3#3 practices to B+M(,
L epmen (o. ep-.99FMB+F0990 on B+M( health le)el rating,
L epmen (o. ep-.9.FMB+F0990 on *$P arrangement,
L epmen (o. ep-.90FMB+F0990 on *7P arrangement,
L epmen (o. ep-.91FMB+F0990 on the formation of the $udit #ommittee for B+M(K
c. Bapepam -#apital Market %uper)isory Board/ and B!7Ms -7akarta %tock !'change/
regulations, such as,
L Decision of the Head of Bapepam (umber ep <.FPMF0991 on the formation and the work
e'ecuti)e procedures for the $udit #ommittee,
L Decision of the Board of Directors of P2. Bursa !fek 7akarta (umber ep-1>FB!7F9:-099<
on regulation (umber .-$ on eOuity stocks and securities listing other than stocks issued by
listed companiesK
d. #ompanyMs $rticles of $ssociationK
e. *esolution of the 3eneral Meeting of %hareholders as contained in the Minutes of the
3eneral Meeting of %hareholders.
4) SCOPE O. GCG CODE
2his 3#3 #ode is mainly to pro)ide guidance to,
a. %hareholdersK
b. Board of #ommissionersK
c. Board of DirectorsK
d. President Director acts on behalf of the %hareholders of the %ubsidiaryK
e. Directors or employees or people assigned by the Directors to gi)e guidance, monitoring
and as well as running the company.
TERMS USED AND TEIR DE.INITIONS
a. P3( is the whole #ompanyMs &rgan including the 3eneral Meeting of %hareholders
-*+P%/, Board of #ommissioners and Directors.
b. 2he #ompany is P2 Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk.
c. 3eneral Meeting of %hareholders -*+P%/ is the companyMs organ conferring the highest
power in P3( and retaining all the authorities not assigned to the Board of Directors or
Board of #ommissioners subject to law (o..F.;;> on Dimited Diability #ompany.
d. Board of #ommissioners is all the members of the Board of #ommissioners acting as a
Board.
e. Member of the Board of #ommissioners is the member of the Board of #ommissioners as
indi)iduals -not as a Board/.
f. Board of Directors is all the Directors acting as a Board.
g. Director is the member of the Board of Directors as indi)iduals -not as a Board/.
h. %takeholders are the parties directly associated with companyMs operation.
i. =ndependent #ommissioner is a member of the Board of #ommissioners Oualifying the
general and specific reOuirements established by the company and fulfilling the independence
criteria as per applicable laws and or the best 3ood #orporate 3o)ernance practices.
j. $udit #ommittee is a committee formed by the Board of #ommissioners to help the Board
of #ommissioners perform its duties and functions in e'amining the effecti)eness of the
internal control system, internal and e'ternal auditorsM duties as well as study and appro)e of
all the information prepared for other parties.
k. !'ternal $uditor is the Public $ccountant &ffice appointed to perform the audit o)er
financial report.
COMPANY<S /ISION AND MISSION
Iision
2o be reputable and reliable public company in pro)iding natural gas.
Mission
!nhances the utiliCation of natural gas for industrial, commercial and residential end users
through e'tensi)e transmissions and distributions pipeline networks and other prospecti)e
trading and business in natural gas utiliCation.
CORPORATE CULTURE
P2. Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk has formulated its corporate culture abbre)iated as
%M=D!. 2he %M=D! forges a strong commitment and encourages successful implementation
of the corporate culture in accordance with the companyMs objecti)es. %M=D! means to
encourage e)ery conscious indi)idual to keep smiling and friendly while performing each
corporate duty.
2he friendliness in %M=D! has a broad sense. =t is not merely the willingness to sacrifice for
the sake of companyMs progress through the best ser)ices to the %takeholders. =t also means
eco-friendliness in the management of the natural gas to be distributed by P3( to public.
S M I L E as P3(M% corporate culture can be elaborated as follows,
S 4 %atisfaction
$ll P3( le)els endea)or to satisfy the %takeholders that consist of, #ustomers, %uppliers,
Business Partners, Mass Media, !mployees, the 3o)ernment, 3eneral Public and
%hareholders.
M 4 Morale
2he )alues that each employee must acOuire on their own conscience that consist of,
discipline, corporate loyalty, cooperation, mutual confidence and respect.
I 4 =ntegrity
2he work attitude applicable to the company, that is, high commitment to working with
integrity, honesty and ethicsK ability to self-control, refuse commission, bribe, a)oid
manipulation, corruption and to refuse anything with moral haCard potentials, professional
haCard potentials as well as incurred loss to the companyK maintaining and de)eloping
effecti)e implementation of the Ouality management system.
L 4 Deadership
%et Ouality leadership by prioritiCing e'amples and justiceK always pro)ide the opportunity to
Oualified employees to de)elop themsel)es optimally in preparing the future leaders capable
of performing day-to-day leaderships functionK anticipate changesK and be the success key for
the growth of the corporate culture and work attitude considering that the leader is the
e'ample for all of its subordinates in terms of way of thinking and acting.
E 4 !ntrepreneurship
!ntrepreneurship is the entrepreneur soul embedded to each employeeMs personality of high
moti)ation. =t means that he can work independently, hard, thoroughly and meticulously,
disciplined, efficiently, and faithful to promises. He has the spirit of always trying to mo)e
forwards to de)elop his potentialK self confident, sensible, thorough and tactical in
scrutiniCing the opportunity in the midst of hea)y business competition.
CAPTER II
GCG BENCMARKS PRINCIPLES
P3( will always implement all 3#3 principles, co)ering,
0) TRANSPARENCY
2he transparency principles consist of the openness in the performance of the decision-
making process and disclosure of both material and rele)ant information on the company.
2he implementation of transparency co)ers the disclosure of companyMs performance on
timely, accurate and comparable basis. =t also co)ers the decision-making process and the
monitoring of the Ouality, time and cost efficiency as well as standardiCation.
"ith such transparency, the %takeholders can ha)e a look into a specific decision by which
the company has been managedK how a decision is made and how the accountability process
of the decision made by the company proceeds.
1) INDEPENDENCE
2he independence principles mean that the #ompany is managed professionally, free of any
conflict of interests and influences F pressures of any party contra)ening applicable laws and
the healthy corporate principles.
Here, there is an emphasis that when performing their functions, duties and responsibilities,
Board of #ommissioners, Directors or any parties assigned the duty to manage companyMs
acti)ities are free of any pressures or influences both internal or e'ternal of the company that
are not inline with applicable regulations and the good corporate go)ernance principles.
2) ACCOUNTABILITY
2he accountability principles mean that there are clear functions, performance and
accountability of the companyMs organs to create balanced power and effecti)e management
of the company.
3) RESPONSIBIL=2G
2he responsibility principles mean the fitness in the management of the company to the
applicable regulations and the healthy corporate principles.
4) .AIRNESS
2he fairness principles are to be implemented as the fairness and eOuality in fulfilling
%takeholdersM rights arising from agreements and applicable laws.
CAPTER III
COMPANY<S ORGANS
0) RELATION BET6EEN COMPANY<S ORGANS
P3( is highly aware that the relations among companyMs organs that consist of 3eneral
Meeting of %hareholders -*+P%/, Board of #ommissioners and Directors are strongly
influential to 3#3 implementation. 2herefore, P3( firmly separates the function, role and
responsibility of each organ as per applicable laws.
P3( always endea)ors to create a harmonious professional relation among companyMs
organs.
P3( encourages companyMs organs that in any decisions and the performance of any actions
must always be based upon the business ethics )alues and obser)ance to the applicable
regulations as well as the awareness that the company bears a social responsibility to the
%takeholders.
1) GENERAL MEETING O. SAREOLDERS
2he 3eneral Meeting of %hareholders -*+P%/ is the highest companyMs organ with all the
authorities not assigned to either Board of #ommissioners or Directors as stipulated in the
$rticles of $ssociation and rele)ant regulations. *+P% reser)es the right to obtain any
information and demand responsibility from the Board of #ommissioners and Directors
pertinent to the management of the #ompany.
P3( holds two types of *+P% namely $nnual *+P% and !'traordinary *+P%. 2he annual
*+P% is con)ened once a year to discuss the $nnual *eport presented by the Board of
Directors regarding the condition and operation of the company, results gained, projected
de)elopment of the company in the future, companyMs major acti)ities and its changes during
the fiscal year as well as detailed problems arising during said fiscal year that affects
companyMs acti)ities. 2he e'traordinary *+P% is con)ened in case there is a need to discuss
se)eral agenda such as amendment to the $rticles of $ssociation, appointment and
termination of the member of the Board of #ommissioners and F or Directors as well as other
reOuired agenda.
*+P% can proceed if the present %hareholders meet the Ouorum as stipulated in the $rticles
of $ssociation and applicable laws.
P3( makes the minutes of the meeting discussed and resol)ed in *+P% signed by the
#hairman and one of the meeting attendants designated by *+P%. 2his signing is not
reOuired if the minutes of the meeting is made in (otarial Minutes.
2) BOARD O. COMMISSIONERS
2he Board of #ommissioners is the #ompanyMs &rgan elected through *+P% whose duty is
to monitor and gi)e inputs on the policy of the Board of Directors in performing the
management of the #ompany.
2he Board of #ommissioners will always obser)e to the $rticles of $ssociation and
applicable laws.
1... Board of #ommissionersM *ights and $uthorities
1..... Board of #ommissionersM *ights
a. 2he Board of #ommissioners reser)es the right to gain access to companyMs information on
timely and complete basisK
b. 2he Members of the Board of #ommissioners either jointly or se)erally at anytime reser)e
the right to enter any buildings and yards or other premises used by or in the possession of the
company and reser)e the right to check books, e)idence documents, in)entories, check and
)erify cash flow condition for )erification purpose and other securities as well as know any
action that the Board of Directors has takenK
c. 2he Members of the Board of #ommissioners reser)e the right to ask and demand
e'planation regarding any issues to the Board of Directors and the Board of Directors must
pro)ide the sameK
d. 2he Board of #ommissioners with majority )otes reser)es the right to temporarily
terminate one or more members of the Board of Directors, if they act to the contrary against
#ompanyMs $rticles of $ssociation or abandon their obligations or if there is an contingent
reason by the companyK
e. 2he Board of #ommissioners may reOuest e'pert helps in performing its duties on limited
term basis at companyMs charges or if needed may form committees as necessities allowK
f. !ach Member of the Board of #ommissioners is entitled to a honorarium and other benefits
including pension benefit as per applicable rules whose amount is to be determined by *+P%K
g. 2he Board of #ommissioners reser)es to enjoy companyMs con)eniences and facilities as
per *+P% decision whose pro)ision shall be adjusted to the companyMs financial condition,
worthiness and sensibility principles so as not to contra)ene applicable laws.
1...0. Board of #ommissionersM $uthorities
a. 2he Board of #ommissioners reser)es the authority to appro)e or reject Board of
DirectorsM plan to,
L recei)e long-term credit from the Bank or other Binancial =nstitutions,
L grant long-term loan on behalf of the #ompany,
L release or sell #ompanyMs immo)able e'ceeding the specific amount determined by the
Meeting of the Board of #ommissioners,
L enter into a chartered management contract whose )alidity e'ceeds 1 -three/ years,
L set an organiCational structure . -one/ le)el below the Board of Directors,
L participate wholly or partially or participate in other companies or organiCations or
incorporate new companies,
L act of not again collecting written off bad debts whose amount from time to time is
determined by the 3eneral Meeting of %hareholdersK
b. 2he Board of #ommissioners reser)es the authority to enter any buildings or yards or other
premises used or under the possession of P2 Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bkK
c. 2he Board of #ommissioners reser)es the authority to check all ledgering, letters and other
bodies of e)idence, in)entories, check and match the cash flow condition for )erification
purpose and other securitiesK
d. 2he Board of #ommissioners reser)es the authority to know all the actions taken by the
Board of Directors and demand e'planation, in which case the Board of Directors must
supply the e'planations regarding all Ouestioned issuesK
e. 2he Board of #ommissioners reser)es the authority to terminate temporarily one or more
members of the Board of Directors from hisFherFtheir station if said director -s/ acts against
the $rticles of $ssociation of P2 Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bk and other applicable
regulations or abandon hisFherFtheir obligations or if there is a contingent need for the
company. 2he temporarily termination will be informed to the concerned party along with the
reason underlining the same.
1.0. #ommittees of Board of #ommissioners
2he Board of #ommissioners can form committees as per companyMs need and by still
regarding the effecti)eness of such committees in supporting the performance of the
company. 2he committees that the Board of #ommissioners can form are, $udit #ommittee,
(omination #ommittee, *emuneration #ommittee, 3#3 #ommittee, =nsurance and Business
*isk #ommittee and other committees.
Audit Committee
2he $udit #ommittee is assigned to help the Board of #ommissioners ensure effecti)e
internal control system and effecti)e performance of e'ternal auditorMs duties.
Nomination Committee
2he (omination #ommittee is assigned to arrange the selection and nomination criteria for
the members of the Board of #ommissioners, Directors and &fficials one le)el below the
Board of Directors, e)aluate the employeesM performance e)aluation system and recommend
the number of Board of #ommissioners and Directors members.
Remuneration Committee
2he *emuneration #ommittee is assigned to arrange the waging and benefits systems for the
Board of #ommissioners, Directors and &fficials one le)el below the Board of Directors as
well as to gi)e recommendation regarding,
a. 2he e)aluation towards the remuneration system for the Board of #ommissioners,
Directors and !mployees in OuestionK
b. Pension systemK
c. 2he compensation system as well as other benefits in case of employeesM rationaliCation.
Good Corporate Governance Committee
2he 3ood #orporate 3o)ernance #ommittee is assigned to help the Board of #ommissioners
monitor and recommend 3#3 implementation in the company.
Insurance and Business Risk Committee
2he *isk #ommittee is assigned to conduct periodic assessment of the companyMs risks and
recommend the risk management strategy to the company as well as the type and amount of
the insurance co)ered by the company for business risk.
1.1. Board of #ommissionersM Duties and &bligations
2he Board of #ommissioners is assigned and obligated to,
a. $lways comply with applicable laws, #ompanyMs $rticles of $ssociation and *+P%M
resolutionK
b. Be in good faith and responsible in performing its duties for the companyMs interest and
businessK
c. Perform monitoring duty o)er the policy of the Board of Directors in the management of
the company including the implementation of #ompanyMs Dong 2erm Plan, "ork Plan and
#ompanyMs Budget as well as the pro)isions of the $rticles of $ssociation, resolutions of the
3eneral Meeting of %hareholders and lawsK
d. $d)ise the Board of Directors in performing company managementK
e. $d)ise and recommend the Board of Directors and all of its fleets regarding the
management of operation of the companyK
f. $d)ise and recommend the Board of Directors and all of its fleets regarding the
arrangement of companyMs Mission, Iision and other strategic plans both short and long
termsK
g. $d)ise and recommend the 3eneral Meeting of %hareholders regarding #ompanyMs Dong
2erm Plan, "ork Plan and Budget Plan as proposed by the Board of DirectorsK
h. *esearch and study the reports from the Board of Directors and all of its fleets, particularly
regarding the specific duties resol)ed collecti)elyK
i. *esearch and study the reports from the committees under the Board of #ommissionersK
j. #atch up with P3(M% acti)ities progress either through the internal information supplied by
the company or through e'ternal information from the media or other sourcesK
k. $ttend the meeting with the Board of Directors and all of its fleetsK
l. !ndea)or to ensure that the Board of Directors and all of its fleets ha)e complied with the
pro)isions of law as well as other regulations in managing the companyK
m. $rrange the work plan for the Board of #ommissioners for the effecti)e year periodK
n. %elf assess the performance of the Board of #ommissioners on periodic basisK
o. %uper)ise the effecti)eness of the 3ood #orporate 3o)ernance practicesK
1.<. #omposition and Position *eOuirements
1.<... #omposition of Board of #ommissioners
a. 2he Board of #ommissioners consists of at least 0 -two/ Board of #ommissioners
Members, one of whom sits as President #ommissionerK
b. P3(M% Board of #ommissioners in spite of its obligation to make decision is also reOuired
to be effecti)e, precise and accurate when taking independent action to the Board of
Directors. 2o enable the achie)ement of that objecti)e, an =ndependent Board of
#ommissioners is necessary whose member is at least 19N -thirty percent/ of the Board of
#ommissioners MembersK
c. =f the company has no single Board of #ommissioners Member, at the latest within 89
-si'ty/ days following the )acancy, *+P% must con)ene to elect the (ew Board of
#ommissioners MemberK
d. "hile the position is still )acant and there is not yet any replacement or nobody has
officially seated for the position, one of the other Board of #ommissioners Members elected
by the Meeting of the Board of #ommissioners performs the job of said Board of
#ommissioners Member with eOual power and authorityK
e. =f at any time for any cause whate)er the company has no single Board of #ommissioners
Member, on temporary basis the %hareholders with )oting stocks perform the job of the
Board of #ommissioners as per $rticles of $ssociation and applicable regulations, with the
obligation that at the latest 89 -si'ty/ calendar days from the )acancy, *+P% must con)ene to
elect the (ew Board of #ommissioners.
f. =ndi)idual nominated as prospecti)e Board of #ommissioners Member will be subject to
the fit and proper test by the (omination #ommittee andFor %hareholdersK
g. Prospecti)e Board of #ommissioners Members passing the fit and proper test will be
nominated in the following *+P% prior to electionK
h. 2he commission of the Board of #ommissioners Members is effecti)e as from the date
determined in the 3eneral Meeting of %hareholders where said Board of #ommissioners
Members are elected and shall e'pire at the closing of the >th -fifth/ 3eneral Meeting of
%hareholders when said Board of #ommissioners Members ha)e held the position as Board
of #ommissioners Members.
1.<.0 2he Board of #ommissionersM #ommission,
a. Board of #ommissioners Members can be elected by the 3eneral Meeting of %hareholders
as from the date determined by the 3eneral Meeting of %hareholders and terminated at the
>th 3eneral Meeting of %hareholders since their election.
b. Board of #ommissionersM MembersM commission terminate when,
L 2he commission of the party concerned e'pires,
L 2he concerned stops prior to the e'piry of his commission for resignation,
L Declared bankrupted or under courtMs absolution,
L (o longer Oualified as per applicable regulations,
L Die,
L 2erminated by *+P%.
1.>. Meeting of the Board of #ommissioners
a. 2he Meeting of the Board of #ommissioners is the meeting con)ened by the Board of
#ommissionersK
b. 2he Meeting of the Board of #ommissioners consists of Board of #ommissioners =nternal
Meeting and Board of #ommissioners Meeting with the Board of DirectorsK
c. 2he Meeting of the Board of #ommissioners can be con)ened at companyMs domicile or
companyMs business acti)ities premise or other premises within the territory of the *epublic
of =ndonesia to be determined by the Board of #ommissioners.
1.8. =ntroductory Program for the (ew Board of #ommissioners Members and Board of
#ommissionersM #apability +pgrading Program
2he company holds the introductory program for (ew Board of #ommissionersM Members in
the hope that those (ew Members of the Board of #ommissioners will be able to work
e'cellently for the companyMs interests. 2he introductory program can be in the form of
presentation, meeting or )isits to companyMs facilities or other programs. President
#ommissioner is in charge of this program implementation.
=ntroductory Program for the (ew Board of #ommissionersM Members co)ering,
a. 2he implementation of 3#3 principles by the managementK
b. 2he description of the company, its objecti)es, characteristics, scope of acti)ities, financial
and operational performance, strategies, short-term and long-term business plan, competiti)e
position as well as other strategic issuesK
c. =nformation regarding the authorities assigned to companyMs organs, internal and e'ternal
audit, internal control policies and systems and $udit #ommitteeK
d. =nformation regarding the duties and responsibilities of the Board of #ommissioners and
DirectorsK
e. 2eam building by in)ol)ing all the members of the Board of #ommissioners, either the
new members of the Board of #ommissioners as well as the old ones.
2he company will facilitate said introductory program. 2he company will also facilitate the
Board of #ommissionersM capability program as per companyMs ability and need.
1.:. Board of #ommissionersM Performance
Board of #ommissioners and Members of the Board of #ommissionersM performance will be
e)aluated by the %hareholders at the 3eneral Meeting of %hareholders.
=n general, the performance of the Board of #ommissioners is defined based on the duties and
obligations pro)isioned in the applicable laws and #ompanyMs $rticles of $ssociation as well
as %hareholdersM message. 2he criteria for formal e)aluation are presented openly to the
Members of the Board of #ommissioners at the day of their appointment.
2he e)aluation results of the performance of indi)idual Member of the Board of
#ommissioners can be used as,
a. 2he basis for the remunerations and other incenti)es for each indi)idual Member of the
Board of #ommissionersK
b. 2he materials for considerations by %hareholders to terminate any indi)idual Members of
the Board of #ommissioners in the middle of their commission termK
c. 2he tool to e)aluate the effecti)eness of the Board of #ommissioners and the basis to
relie)e it from its liabilities -acOuit et de charge/.
3) BOARD O. DIRECTORS
2he Board of Directors is the companyMs organ fully in charge of the management of the
company for the #ompanyMs interest and objecti)e with good faith and full responsibility for
the mere interest of the company. P3(M% Board of Directors will always account for
%hareholders and %takeholdersM interest by complying with the pro)isions of applicable laws
and the best practices of the 3ood #orporate 3o)ernance principles.
<... Board of DirectorsM *ights and $uthorities
<.... 2he Board of Directors reser)es the right to,
a. *epresent the company in and outside the courtK
b. 2ake any actions and deeds either regarding the management or ownership, as per
pro)isions of applicable lawsK
c. Bind the company to third parties and third parties to the company on some limitationsK
d. Determine the policy in leading and managing the companyK
e. $rrange the regulations regarding companyMs staffing including setting up the salaries,
pensions or old day benefit and other incomes for companyMs staffs as per applicable
regulations and resolutions of the 3eneral Meeting of %hareholdersK
f. $rrange the assignment of the Board of DirectorsM power to represent the company in and
outside the court to an indi)idual or some Directors specifically assigned for said purpose or
to an indi)idual or some companyMs staffs either jointly or se)erally or to other indi)idualsK
g. 2ake other actions, regarding the company or ownership of companyMs assets, as per
pro)isions regulated in the $rticles of $ssociation and those resol)ed in the 3eneral Meeting
of %hareholders subject to regulations applicableK
h. !njoy salaries and companyMs facilities, including pension allowance whose amount is
fi'ed by the 3eneral Meeting of %hareholdersK
i. +se companyMs con)eniences and facilities for acti)ities related to companyMs interest, as
per companyMs regulations and policiesK
j. +se e'pert ad)ice.
<...0 2he Board of Directors is authoriCed to,
a. *efuse to register the transfer of right o)er shares in the %hareholders register if said
transfer does not meet the pro)isions of P2. Perusahaan 3as (egara -Persero/ 2bkMs $rticles
of $ssociationK
b. 2ake actions hereunder after obtaining appro)als from the Board of #ommissioners, as
follows,
L *ecei)e long-term credit from the Bank or other Binancial =nstitutions,
L 3rant long-term loan on behalf of the company,
L *elease or sell companyMs immo)able e'ceeding the amount fi'ed by the meeting of the
Board of #ommissioners,
L !nter into a management contract whose )alidity e'ceeds 1 -three/ years,
L %et an organiCational structure . -one/ le)el below the Board of Directors,
L Participate wholly or partially or participate in other companies or organiCations or
incorporate new companies,
L $ct of not again collecting written off bad recei)ables whose amount from time to time is
determined by the 3eneral Meeting of %hareholdersK
c. 2he Board of Directors are authoriCed to take any legal actions to assign, release rights or
make collateral of a debt the whole or >9N -fifty percent/ of the companyMs assets in one
fiscal year, either in a single or a number of transactions separately or integrated one another
subject to the appro)als from the 3eneral Meeting of %hareholders.
<.0. Board of DirectorsM Duties and &bligations
<.0.. 2he duties of the Board of Directors are to,
a. Dead and manage the #ompany in accordance with #ompanyMs goals and objecti)es and to
always endea)or to impro)e the #ompanyMs efficiency and effecti)enessK
b. Maintain and manage companyMs assetsK
<.0.0. &bligations of the Board of Directors are to,
a. !ndea)or and ensure successful performance of the companyMs business and acti)ities in
accordance with its business objecti)es and acti)itiesK
b. Prepare companyMs work plan and annual budgetK
c. Prepare companyMs long-term plan to obtain the appro)als from the Board of
#ommissionersK
d. Make a)ailable and maintain companyMs bookkeeping and administration as per common
practice applicable for a companyK
e. $rrange the accounting system based on the internal control principles, especially the
separation of management, recording, storing and monitoring functionsK
f. Be accountable for and pro)ide any information on companyMs condition and performance
in the form of companyMs acti)ities report including financial report, annual report, as well as
any other periodic reports as per applicable regulationsK
g. Prepare complete companyMs organiCational chart including detailed jobs thereof.
<.1. #omposition and Position *eOuirements
a. 2he company is managed and led by the Board of Directors consisting of at least 0 -two/
Directors one of whom sits as President DirectorK
b. 2he di)ision of the duties and authorities of each Director is determined by *+P% and by
*+P% such can be assigned to the Board of #ommissioners to determine the sameK
c. =f at anytime for any cause whate)er the position of Director becomes )acant, at the latest
89 -si'ty/ calendar days from the )acancy, *+P% must con)ene to fill the )acancy. "hile the
position is still )acant and there is not yet any replacement or nobody has officially seated for
the position, one of the other Directors elected by the Board of #ommissioners performs said
)acant DirectorMs jobs with eOual power and authorityK
d. =f the #ompany has no single Director, on temporary basis the Board of #ommissioners
must perform Board of DirectorsM jobs, with the obligations that at the latest within 89 -si'ty/
days following the )acancy, *+P% must con)ene to fill the )acant positionK
e. =ndi)idual nominated as prospecti)e Director will be subject to the fit and proper test by
the (omination #ommittee andFor %hareholdersK
f. Prospecti)e directors passing the fit and proper test will be nominated to *+P% for
election. Before appointed by *+P% as Director, the Oualified candidates must sign the
management contractK
g. 2he commission of the Directors is effecti)e as from the date determined in the 3eneral
Meeting of %hareholders where said Directors are appointed and shall e'pire at the closing of
the >th -fifth/ $nnual 3eneral Meeting of %hareholders when said Board of Directors
Members ha)e held the position as Directors as per the other pro)isions regarding
commission periodicities as pro)ided by applicable laws.
<.<. Meeting of Board of Directors
2he meeting of the Board of Directors is one con)ened by the Board of Directors and each
attending Director andFor represented Director can )ote in such meeting.
Board of Directors meeting consists of,
a. $genda meeting, a meeting reOuiring decision-making either those strategic or operationalK
this is also called discourse meeting.
b. (on-agenda meeting, an on paper meetingK this meeting con)enes in case of (otarial or
other partiesM need, principally reOuiring the appro)al of all the Members of the Board of
Directors.
Board of Directors meeting can con)ene at companyMs domicile or other premises within the
territory of the *epublic of =ndonesia.
<.>. =ntroductory Program for the (ew Directors and Board of DirectorsM #apability
+pgrading Program
2he company holds the introductory program for new Directors in the hope that Board of
Directors will be able to work e'cellently and there will be teamwork for the progress of the
company. 2he introductory program can be presentation, meeting or )isits to companyMs
facilities or other programs. President Director is in charge for this program implementation.
2he introductory program for the new Members of the Board of Directors consists of,
a. =mplementation of 3#3 principles by the companyK
b. 2he description of the company, its objecti)es, characteristics, scope of acti)ities, financial
and operational performance, strategies, short-term and long-term business plan, competiti)e
position as well as other strategic issuesK
c. =nformation regarding the authorities assigned to companyMs organs, internal and e'ternal
audit, internal control policies, systems and committeeK
d. =nformation regarding the duties and responsibilities of the Board of #ommissioners and
DirectorsK
e. 2eam building by in)ol)ing all Directors.
2he company will facilitate said introductory program. 2he company will also facilitate the
Board of Directors through education and training program as per companyMs ability and
need.
<.8. Board of DirectorsM Performance
Board of DirectorsM performance will be e)aluated e)ery year by the %hareholders at the
3eneral Meeting of %hareholders. Board of DirectorsM performance e)aluation will be based
on the duties, authorities and responsibilities e'pressed in the companyMs $rticles of
$ssociation and *+P%M resolutions as well as applicable laws.
2he Board of #ommissioners with or without helps from a committee, will propose the
e)aluation criteria for Board of DirectorsM performance to be determined by *+P% from their
appointment, which criteria will be formulated in the $ppointment $greementF Performance
contract.
2he company uses the results of performance e)aluation and appointment contract of each
Director as,
a. 2he basis for the remunerations and other incenti)es for each Director.
b. 2he materials for considerations by %hareholders to terminate said Directors in the middle
of their commission term.
c. 2he tool to e)aluate the effecti)eness of the Board of Directors and the basis to relie)e it
from its liabilities -acOuit et de charge/.
4) CORPORATE SECRETARY
P3( is fully aware of the importance of #orporate %ecretaryMs role in help smoothen the
relationship among companyMs organs and the relationship between the company and its
%takeholders. 2he company will ensure that #orporate %ecretary will acOuire sufficient
authorities to perform hisFher duties.
>.. Bunctions
2he principal functions of #orporate %ecretary for a limited liability company are as follows,
a. 2o catch up with the latest de)elopment of the #apital Market, particularly regarding rules
pre)ailing thereatK
b. 2o ser)e the public with any information reOuired regarding the Publicly Disted #ompanyK
c. 2o gi)e suggestions to the Board of Directors of said Public #ompany to obser)e to the
pro)isions of Daw (umber AF.;;> on #apital Market and its implementing regulationsK
d. $s contact person between the Publicly Disted #ompany and #apital %uper)isory Board
and the communityK
e. 2he function of #orporate %ecretary can be tackled by the Director of the Publicly Disted
#ompany.
>.0 Duties and *esponsibilities
=n addition to performing the principal functions abo)e, companyMs secretary performs the
following jobs,
a. 2o attend to Board of DirectorsM meeting and make minutes of meetingK
b. Be responsible in the con)ention of *+P%K
c. 2o prepare the reOuired materials regarding Board of DirectorsM routine acti)ities to be
informed to e'ternal partiesK
d. 2o prepare the reOuired materials regarding issues those are subject to Board of DirectorsM
decision pertinent to the management of the companyK
e. 2o con)ene meeting within the Board of Directors, either routine or non-routineK
f. 2o follow up any resolution passed by the board of directors by recording each resolution
so resol)ed in any decision-making forums and those in charge of as well as monitor the
progress of the implementation of the meeting resolutionsK
g. 2o carry out acti)ities in secretariat affairs within the enclosure of the board of directors
and the company.
CAPTER I/
OUTLINES O. COMPANY POLICIES
0) RELATION 6IT SAREOLDERS
P3( in its relation with the %hareholders must secure %hareholdersM rights to,
a. #on)ene *+P% on following conditions,
L $ttend to and )ote in the 3eneral Meeting of %hareholders -*+P%/ held by the company
unconditionally by direct presence or by power of attorney to attend the meeting,
L Iote on one share one )ote basis for each information or resolution produced in *+P%,
L Hold the !'traordinary 3eneral Meeting of %hareholders -*+P%DB/ upon written reOuest
from those representing at least .F.9 -one-tenths/ part of all outstanding shares,
L Hold *+P% -3eneral Meeting of %hareholders/ with the consent from the chairman of the
district court and or if the Board of Directors and the Board of #ommissioners of the
company fail the con)ention of said *+P%K
b. &btain companyMs data on timely and accurate basis regarding both incidental and periodic
information to enable %hareholders to participate in suggesting and determining the actions
and decisions regarding the incremental changes pre)ailing to the companyK
c. *ecei)e eOual treatment as that gi)en to all the %hareholders whether they are minority,
foreign or majority %hareholdersK
d. *ecei)e the share of the profits in di)idends or other profits eOual to the amount of stock
capital it holds.
1) ACCOUNTING STANDARDS
P3( enacts the policy to perform the accurate accounting system that reflects each monetary
transaction and asset change pre)ailing. P3( ensures that only real monetary transactions
will be recorded. P3( always warrants that all accounting-related policies and regulations
refer to the Binancial $ccounting %tandards.
#ompanyMs Binancial *eport always shows Binancial Balance, =ncome %tatement, %tatement
of the $llocation of the Bund procured from stock issues, %tatement of !Ouity #hange and
#ash Blow %tatement as well as (otes on the Binancial *eport. P3( will disclose in its
Binancial *eport any rele)ant information to its users as per applicable pro)isions.
2) INTERNAL CONTROL SYSTEM
=n order to help the President Director, the =nternal #ontrol +nit performs internal and
operational audits.
2he duties and responsibilities of the =nternal #ontrol +nit are as follows,
a. %ecure companyMs assets from any indicated deflections in the sense that an effecti)e
internal audit function will be able to pre)ent fraudulent acts by the managementK
b. Plan and perform the audit function subject to the objecti)e and goal as well as set
scheduleK
c. eep confidential and secure all the files of each material of the audit performedK
d. !)aluate F analyCe and )erify the )alidity of information to support audit resultsK
e. %tudy companyMs in)estment especially regarding the e'tent of the risk management
performed by the work unit in OuestionK
f. !)aluate the management control system, whether %tandard &perational Procedures are
still effecti)e for all sectors, Binancial, &peration, De)elopment, 3eneral $ffairs and
#orporate %ecretaryK
g. !)aluate the =nformation #ontrol %ystem to pro)e if companyMs important information is
truly secured.
2he =nternal #ontrol +nit has no authority and responsibility o)er audited acti)ities, howe)er
it contributes to companyMs acti)ities monitoring. 2he monitoring is the process to determine
the Ouality of internal controlMs performance from time to time done through continual
acti)ities.
3) E>TERNAL AUDITOR
!'ternal $uditor is liable to pro)iding independent and objecti)e opinion regarding the
Oualification, compliance and consistency of the companyMs financial report with the
=ndonesian Binancial $ccounting %tandards and applicable regulations.
!'ternal $uditor reports to *+P% and must be free from the influences of the Board of
#ommissioners, Board of Directors and other companyMs %takeholders.
!'ternal $uditor performs the audit for companyMs financial report and all accounting reports
as well as other supporting data to secure the Oualification, compliance and consistency with
the =ndonesian $ccounting and Binancial %tandards.
!'ternal $uditor informs the company through 2he $udit #ommittee for any e)ent
inconsistent with the pre)ailing laws.
2he $udit #ommittee proposes prospecti)e !'ternal $uditor through the Board of
#ommissioners to the %hareholders. 2he proposal should be enclosed with the promotional
background and the amount of the honorarium proposed for said !'ternal $uditor.
Proposed !'ternal $uditor must be free from the influences of the Board of #ommissioners,
Board of Directors and other companyMs %takeholders.
2he %hareholders through *+P% determine the appointment of !'ternal $uditor to audit ne't
yearMs financial report.
4) RISK MANAGEMENT
P3( is aware that risk management is )ital. 2o minimiCe risks, either internal or e'ternal
risks potentially arising within P3(, the risk management comprises se)en steps as follows,
a. #onte't settingK
b. *isk identificationK
c. *isk analysisK
d. *isk e)aluationK
e. *isk treatmentK
f. #ommunication and consultancyK
g. Monitoring and super)ision.
2he effort to manage the risk as elaborated in this section will be successful if all the
components within P3( precisely apply the direction in 2he Manual of *isk Management.
7) ?UALITY MANAGEMENT
P3( is aware that Ruality Management De)elopment is important to ensure that the effecti)e
Ouality standards applied by the company comply with the Ouality standards set by the
company. 2he Ouality standards will always be maintained through Ouality audit and
e)aluation of the Ouality objecti)e achie)ement by each unit of the company.
8) RELATION 6IT CUSTOMERS AND COUNTERPARTS
=n its ser)ices to customers P3( will always be faithful to its commitment in terms of
attention and sensible price, time and safety le)el that complies with pre)ailing ser)ice
standards. 2he company will supply information and perform )arious socialiCing acti)ities to
its customers regarding customersM right for consistent and eOual ser)ices through media
accessible by them.
*egarding the cooperation with counterparts, the company e'ecutes all the deals on written
instruments arranged on mutual benefit and good faith principles.
9) MARKETING SYSTEM
P3( is aware that open market will create tighter competition in gas transmission and
distribution business. 2herefore, the company considers it is necessary to make some
adjustments. %uch adjustments are taken to the companyMs organiCational chart that is now
becoming more and more independent with the formation of %B+ and Districts, backed up
with highly competent employees.
:) RELATION 6IT GAS SUPPLIERS
$s a gas transmitting and distributing company, P3( is aware that companyMs business is
strongly related with the a)ailability of gas supply from gas suppliers. 2herefore, the
company always endea)ors to knit relationship with natural gas suppliers for gas a)ailability
either for industrial, commercial demand or public consumption.
2he company retains a strong commitment to cooperating with gas suppliers responsibly and
upholding the business ethics by,
a. Deploying legal and ethical manners in the relation with prospecti)e suppliers either during
negotiation process or after the deal has been madeK
b. $lways respecting and obser)ing to all the pro)isions in any cooperation agreement
contract made.
0;) GOODS AND SER/ICES PROCUREMENT SYSTEM
P3( is aware that in performing its business acti)ities, the company must maintain the fair
competition as per applicable laws and regulations. Bor its operational acti)ities, the company
considers it necessary to cooperate with e'ternal parties such as for the procurement of goods
and ser)ices. Practically, the goods and ser)ices procurement must meet the following
criteria,
a. 2he tendering process for goods and ser)ices procurement must be openly, transparently
and accountably proceeded with the in)ol)ement of reputable prospecti)e suppliersK
b. (o cooperation is allowed with any suppliers that ha)e family relationship with companyMs
decision maker in order to a)oid conflict of interestK
c. !ach deal made between suppliers and the company must be made in writing as per
applicable regulations.
00) RELATION 6IT EMPLOYEES
=n relation with its employees P3( will always pay due respect to the human rights as well as
employeesM rights and obligations based on the cooperation agreement and applicable laws.
P3( is aware that in hiring, fi'ing the amount of the salary, pro)iding training, career setting
as well as setting other work reOuirements, it cannot act discriminati)ely regarding
prospecti)e employees ethnical, faith, se'ual, age, physical disability background for any
works that do not reOuire special treatment or any other specific conditions protected by the
laws. Discrimination applies to specific jobs with potential haCard to both work safety and the
company.
P3( will pro)ide a work en)ironment that is free of any kinds of harassment potentially
arising from different characters, personalities and cultural backgrounds of the employees.
01) EMPLOYEES< ETICS
P3( is aware that employees are one of the important factors in achie)ing companyMs
objecti)e. =t is a must that each employee does their job honestly, conceptually, creati)ely,
toughly and responsibly as per companyMs policies and regulations. !ach employee will
always perform companyMs business acti)ities assigned to them based on the set ethical
standards. 2he professional culture as the ethical standards adopted within P3( has been
based on the > -fi)e/ P%M=D!5 principles, %atisfaction, Morale, =ntegrity, Deadership and
!ntrepreneurship.
02) 6ORK YGIENE AND SA.ETY
P3( must ensure that all the assets it manages in the form of both main and au'iliary
facilities meet the work hygiene and safety standards as regulated in applicable laws.
2he company ensures that it will,
a. $lways pro)ide healthy work en)ironmentK
b. $lways heighten the work and en)ironmental safety and hygiene procedures -%1D/K
c. !ncourage all the units to e'ecute %1D consistentlyK
d. %ecure a)ailable proper work and en)ironmental safety and hygiene eOuipments.
03) EN/IRONMENT
$ll P3(M% components are highly aware and committed to en)ironmental preser)ation in the
)icinity of its business area and confirmed to knit partnership with the surrounding
community as the manifestation of corporate social responsibility.
04) RELATION 6IT TE COMMUNITY
=n their interaction with the community, all P3(M% components are committed to maintaining
the healthy and clean li)ing en)ironment. $s the manifestation of corporate social
responsibility, the company will always nurture and build harmonious relationship with the
community around companyMs business acti)ities location.
07) POLITICAL IN/OL/EMENT
P3( acknowledges e)ery employeeMs right to e'press his F her political aspiration. 2herefore,
the company will not make or restrict e)ery indi)idualMs right to e'press his F her political
aspiration. $ny decision made by a P3(M% employee to contribute his F her time, money or
personal resources to any political acti)ities is said P3(M% employeeMs personal choice and
risk.
P3( prohibits donations of any kind to any political party beyond the pro)isions of any
applicable laws.
08) CON.LICT O. INTEREST
$ll P3(M% components must a)oid all situations with potential personal conflicts of interest
between and indi)idual and the company.
$ll P3(M% components are to transact with either e'isting or potential customers, suppliers,
contractors, and competitors, will always do the best for the company regardless personal
benefit.
P3( must immediately and as clearly as possible inform its employees on any situation with
potential conflicts of interests.
09) .ALSE STATEMENTS AND CLAIMS
$ll P3(M% components will always make accurate statements and genuine claims to either
internal or e'ternal party. 2his shall include e)ery oral and written statement submitted to
e'ternal parties or that used by the company.
0:) GI.T GI/ING AND RECEI/ING
P3( will adopt the policy that all of its components are not allowed to recei)e gift of any
kind from any party if the )alue of such gift e'ceeds the limit set by the company.
3ift gi)eaway to other party pertinent to any business effort must always be based on the
ethical procedures and in sensible amount.
P3( can grant charity donation so long as it is in accordance with the pro)isions of
applicable regulations.
1;) RELATION 6IT GO/ERNMENT O..ICIALS
=n the interaction with regulators and other institutions regarding companyMs business, P3(
will always maintain the harmonious and constructi)e relation based on honesty and mutual
respect prioritiCing public interest.
10) INSIDER<S IN.ORMATION
P3( is aware that any capital market sensiti)e information that is still classified such as
business acOuisition F merging plan and shares purchase or other information cannot be used F
disclosed disguisedly to transact such acti)ities.
11) IN.ORMATION DISCLOSURES AND CON.IDENTIALITY
=n determining information classification P3( will always refer to the regulations applicable
to %tate-&wned !nterprise -B+M(/. +nclassified information can be publiciCed and
accessible by the public through the sufficient and representati)e facilities that enable them as
%takeholders to access to such information easily and free of charge.
2he unclassified information to be immediately informed to the %takeholders if it consists of
the one regarding the Ouick decision making process by the company.
P3( will not publiciCe any classified information and any information currently not
accessible by the public.
$ll P3(M% components will not do any action potentially incurring loss to the company due
to information leak partially or totally to the outsiders including, counterparts, contractor
ser)ice partners, including contractorMs sub ser)ice, consultant ser)ice partners, and
consultant sub ser)ice partners.
!mployees are prohibited from disclosing, distributing partially or totally any classified
information regarding any consultancy ser)ice projects, intellectual rights, patent rights and
business plan of the company unlawfully without the written consent from the company.
Iiolation against and deflection from information a)ailability, confidentiality and disclosures
will be subject to penalty as per regulations pre)ailing to the company.
12) TE SOCIALI@ATION* IMPLEMENTATION A E/ALUATION
P3( will socialiCe, implement and e)aluate the 3#3 code that will be performed by a
special team formed for such purpose. 2he team will be led by the official elected by the
Board of Directors.
13) REPORT O. /IOLATIONS AGAINST TE GOOD CORPORATE
GO/ERNANCE CODE
P3( supplies the opportunity for any employees to report any potential )iolations against
this 3#3 code to the company personally, )ia letters, telephone, e-mail and so on.
P3( obliges that e)ery informer re)eals his F her identity clearly. P3( will award said
informer if the reported )iolation has indeed happened.
P3( will maintain informerMs confidentiality unless,
a. 2here is a need regarding the report or in)estigation done by the 3o)ernmentK
b. =n accordance with companyMs interest and the 3#3 #odesM mission as well.
c. *eOuired by the legal department to defend companyMs position before the laws.
P3( pro)ides these media for the purpose of reporting suspected )iolation against these
guides and not to store informerMs personal complaints.
CLOSING
P3( uses these #orporate 3o)ernance #odes as the ultimate standards in performing its
business acti)ities based on the 3ood #orporate 3o)ernance principles. "ith the application
of these principles it is hoped that better business management can be realiCed in terms of
transparency, independency, accountability, responsibility and fairness.
=n the modern business world to become the best and the champion of a competition is the
ultimate goal. Howe)er, in the process to be so, all the efforts must be taken fairly and
responsibly.
+nfair efforts, regardless of ethical )alue and responsibility by the management will result in
serious problems. Bor e'ample, company may lose peopleMs confidence. =n tightly
competiti)e ser)ice business, we will get peopleMs confidence if P3( can deli)er the best and
premium ser)ices to its customers. 2his is why P3( needs to keep the confidence put by all
the %takeholders if they want to be a champion in natural gas energy pro)ision business.
#onsistent and firm application of 3#3 has become incremental to all world-class
companies. Many ha)e witnessed that any companies ignoring such principles faced tragic
destinies. Howe)er, P3( ne)er considers those #orporate 3o)ernance #odes as the only
Ptools5. 2he 3#3 #odes and #orporate #ulture 3uidance, the crystalliCing of all corporateMs
genuine cultural elements are e'pected to complement one another. 2hose two tools if
implemented consistently and conscientiously by P3( management, from the lowest to the
highest le)el in the company, will make better P3( as B+M( managing to impro)e )alue
creation for its %takeholders, contributing to the national economy, creating clean and
corruption, collusion and nepotism-free in)estment climate.
2o secure the successful implementation of 3#3 in its genuine sense reOuires time,
seriousness and strong commitment from all the parties within P3(. 2his calls for
e)erybodyMs attention towards achie)ing the goals of 3#3, by,
a. $pplying 3#3 consistently and or make 3#3 the operational baseK
b. Making each indi)idual the motor for 3#3 implementationK
c. #onsistently socialiCing 3#3 to all work unit le)elsK
d. Ma'imiCing companyMs )alue by upholding 3#3 principlesK
e. !ncouraging professional, transparent, and efficient management of the company by
ad)ocating companyMs organsM functions and independence.
&ptimum implementation of 3#3 principles will result in impro)ed companyMs performance
that in its turn creates the )alues for the %takeholders of P3(Ms business.