Anda di halaman 1dari 5

Viskositas

Konsep Viskositas
Fluida, baik zat cair maupun zat gas yang jenisnya berbeda memiliki tingkat kekentalan yang berbeda. Pernah lihat air khan ? air apa
dulu gurumuda air sumur, air leding, air minum, air tawar, air putih he2 ini mah jenisnya sama, cuma nama panggilannya
berbeda maksud gurumuda adalah zat cair yang jenisnya berbeda misalnya sirup dan air. Sirup biasanya lebih kental dari air.
Atau air susu, minyak greng, li, darah, dkk. !ambahin sendiri !ingkat kekentalan setiap zat cair tersebut berbeda"beda. #tw,
pada umumnya, zat cair tuh lebih kental dari zat gas.
$isksitas alias kekentalan sebenarnya merupakan gaya gesekan antara mlekul"mlekul yang menyusun suatu %luida &%luida tuh zat
yang dapat mengalir, dalam hal ini zat cair dan zat gas jangan pake lupa ya'. (stilah gaulnya, )isksitas tuh gaya gesekan internal
%luida &internal * dalam'. +adi mlekul"mlekul yang membentuk suatu %luida saling gesek"menggesek ketika %luida tersebut
mengalir. Pada zat cair, )isksitas disebabkan karena adanya gaya khesi &gaya tarik menarik antara mlekul sejenis'. Sedangkan
dalam zat gas, )isksitas disebabkan leh tumbukan antara mlekul.
Fluida yang lebih cair biasanya lebih mudah mengalir, cnthnya air. Sebaliknya, %luida yang lebih kental lebih sulit mengalir,
cnthnya minyak greng, li, madu dkk. ,irimu bisa membuktikan dengan menuangkan air dan minyak greng di atas lantai yang
permukaannya miring. Pasti air ngalir lebih cepat daripada minyak greng atau li. !ingkat kekentalan suatu %luida juga bergantung
pada suhu. Semakin tinggi suhu zat cair, semakin kurang kental zat cair tersebut. -isalnya ketika ibu menggreng paha ikan di dapur,
minyak greng yang awalnya kental menjadi lebih cair ketika dipanaskan. Sebaliknya, semakin tinggi suhu suatu zat gas, semakin
kental zat gas tersebut.
.ya, perlu diketahui bahwa )isksitas alias kekentalan cuma ada pada %luida riil &rill * nyata'. Fluida riil/nyata tuh %luida yang kita
temui dalam kehidupan sehari"hari, seperti air, sirup, li, asap knalpt, dkk. Fluida riil berbeda dengan %luida ideal. Fluida ideal
sebenarnya tidak ada dalam kehidupan sehari"hari. Fluida ideal hanya mdel yang digunakan untuk membantu kita dalam
menganalisis aliran %luida &%luida ideal ini yang kita pakai dalam pkk bahasan Fluida ,inamis'. -irip seperti kita menganggap
benda sebagai benda tegar, padahal dalam kehidupan sehari"hari sebenarnya tidak ada benda yang benar"benar tegar/kaku. !ujuannya
sama, biar analisis kita menjadi lebih sederhana alias tidak beribet. .k, kembali ke laptp.
Koofisien Viskositas
$isksitas %luida dilambangkan dengan simbl &baca 0 eta'. (ni huru%nya rang yunani. 1uru%nya rang yunani aneh2, kakinya sebelah
panjang, sebelahnya pendek * k%isien )isksitas. +adi tingkat kekentalan suatu %luida dinyatakan leh k%isien )isksitas %luida
tersebut. Secara matematis, k%isien )isksitas bisa dinyatakan dengan persamaan. Sekarang, siapkan amunisi secukupnya kita
akan menurunkan persamaan si k%isien )isksitas. 2ntuk membantu menurunkan persamaan, kita meninjau gerakan suatu lapisan
tipis %luida yang ditempatkan di antara dua pelat sejajar. .k, tancap gas !ataplah gambar di bawah dengan penuh kelembutan
3apisan %luida tipis ditempatkan di antara 2 pelat. 4urumuda sengaja memberi warna biru pada lapisan %luida yang berada di bagian
tengah, biar dirimu mudah paham dengan penjelasan gurumuda. -asih ingat si khesi dan adhesi tidak ? khesi tuh gaya tarik
menarik antara mlekul sejenis, sedangkan si adhesi tuh gaya tarik menarik antara mlekul yang tak sejenis. 4aya adhesi bekerja
antara pelat dan lapisan %luida yang nempel dengan pelat &mlekul %luida dan mlekul pelat saling tarik menarik'. Sedangkan gaya
khesi bekerja di antara selaput %luida &mlekul %luida saling tarik menarik'.
-ula"mula pelat dan lapisan %luida diam &gambar 5'. Setelah itu pelat yang ada di sebelah atas ditarik ke kanan &gambar 2'. Pelat yang
ada di sebelah bawah tidak ditarik &pelat sebelah bawah diam'. #esar gaya tarik diatur sedemikian rupa sehingga pelat yang ada di
sebelah atas bergeser ke kanan dengan laju tetap &) tetap'. 6arena ada gaya adhesi yang bekerja antara pinggir pelat dengan bagian
%luida yang nempel dengan pelat, maka %luida yang ada di sebelah bawah pelat juga ikut2an bergeser ke kanan. 6arena ada gaya
khesi antara mlekul %luida, maka si %luida yang bergeser ke kanan tadi narik temannya yang ada di sebelah bawah. !emannya yang
ada di sebelah bawah juga ikut2an bergeser ke kanan. !emannya tadi narik lagi temannya yang ada di sebelah bawah. begitu
seterusnya
(ngat ya, pelat yang ada di sebelah bawah diam. 6arena si pelat diam, maka bagian %luida yang nempel dengan pelat tersebut juga
ikut2an diam &ada gaya adhesi.. jangan pake lupa'. Si %luida yang nempel dengan pelat nahan temannya yang ada di sebelah atas.
!emannya yang ada di sebelah atas juga nahan temannya yang ada di sebelah atas demikian seterusnya.
6arena bagian %luida yang berada di sebelah atas menarik temannya yang berada di sebelah bawah untuk bergeser ke kanan,
sebaliknya bagian %luida yang ada di sebelah bawah menahan temannya yang ada di sebelah atas, maka laju %luida tersebut ber)ariasi.
#agian %luida yang berada di sebelah atas bergerak dengan laju &)' yang lebih besar, temannya yang berada di sebelah bawah bergerak
dengan ) yang lebih kecil, demikian seterusnya. +adi makin ke bawah ) makin kecil. ,engan kata lain, kecepatan lapisan %luida
mengalami perubahan secara teratur dari atas ke bawah sejauh l &lihat gambar 2'
Perubahan kecepatan lapisan %luida &)' dibagi jarak terjadinya perubahan &l' * ) / l. ) / l dikenal dengan julukan gradien kecepatan.
7ah, pelat yang berada di sebelah atas bisa bergerak karena ada gaya tarik &F'. 2ntuk %luida tertentu, besarnya 4aya tarik yang
dibutuhkan berbanding lurus dengan luas %luida yang nempel dengan pelat &A', laju %luida &)' dan berbanding terbalik dengan jarak l.
Secara matematis, bisa ditulis sebagai berikut 0
Sebelumnya, gurumuda sudah menjelaskan bahwa Fluida yang lebih cair biasanya lebih mudah mengalir, sebaliknya %luida yang lebih
kental lebih sulit mengalir. !ingkat kekentalan %luida dinyatakan dengan k%isien )isksitas. 7ah, jika %luida makin kental maka
gaya tarik yang dibutuhkan juga makin besar. ,alam hal ini, gaya tarik berbanding lurus dengan k%isien kekentalan. Secara
matematis bisa ditulis sebagai berikut 0
Keterangan :
Satuan Sistem (nternasinal &S(' untuk k%isien )isksitas adalah 7s/m
2
* Pa.s &pascal sekn'. Satuan 84S &centimeter gram sekn'
untuk si k%isien )isksitas adalah dyn.s/cm
2
* pise &P'. $isksitas juga sering dinyatakan dalam sentipise &cP'. 5 cP * 5/599 P.
Satuan pise digunakan untuk mengenang serang (lmuwan Perancis, almahrum +ean 3uis -arie Piseuille &baca 0 pwa"z"yuh'.
5 pise * 5 dyn . s/cm
2
* 59
"5
7.s/m
2
Fluida Temperatur (
o
C) Koofisien Viskositas
Air 9 5,: ; 59
"<
29 5,9 ; 59
"<
=9 9,=> ; 59
"<
599 9,< ; 59
"<
,arah &keseluruhan' <? @,9 ; 59
"<
Plasma ,arah <? 5,> ; 59
"<
Athyl alkhl 29 5,2 ; 59
"<
.li mesin &SAA 59' <9 299 ; 59
"<
4liserin 9 59.999 ; 59
"<
29 5>99 ; 59
"<
=9 :5 ; 59
"<
2dara 29 9,95: ; 59
"<
1idrgen 9 9,99B ; 59
"<
2ap air 599 9,95< ; 59
"<
Persamaan Poiseuille
Sebelumnya kita sudah mempelajari knsep2 )isksitas dan menurunkan persamaan k%isien )isksitas. Pada kesempatan ini akan
berkenalan dengan persamaan Piseuille. ,isebut persamaan Piseuille, karena persamaan ini ditemukan leh almahrum +ean 3uis
-arie Piseuille &5?BB"5:=B'.
Seperti yang sudah gurumuda jelaskan di awal tulisan ini, setiap %luida bisa kita anggap sebagai %luida ideal. Fluida ideal tidak
mempunyai )isksitas alias kekentalan. +ika kita mengandaikan suatu %luida ideal mengalir dalam sebuah pipa, setiap bagian %luida
tersebut bergerak dengan laju &)' yang sama. #erbeda dengan %luida ideal, %luida riil alias %luida yang kita jumpai dalam kehidupan
sehari"hari mempunyai )isksitas. 6arena mempunyai )isksitas, maka ketika mengalir dalam sebuah pipa, misalnya, laju setiap
bagian %luida berbeda"beda. 3apisan %luida yang berada tengah"tengah bergerak lebih cepat &) besar', sebaliknya lapisan %luida yang
nempel dengan pipa tidak bergerak alias diam &) * 9'. +adi dari tengah ke pinggir pipa, setiap bagian %luida tersebut bergerak dengan
laju yang berbeda"beda. 2ntuk memudahkan pemahamanmu, amati gambar di bawah.
Keterangan :
C * jari"jari pipa/tabung
)5 * laju aliran %luida yang berada di tengah/sumbu tabung
)2 * laju aliran %luida yang berjarak r2 dari pinggir tabung
)< * laju aliran %luida yang berjarak r< dari pinggir tabung
)@ * laju aliran %luida yang berjarak r@ dari pinggir tabung
r * jarak
4ambar ini cuma ilustrasi saja. .ya, lupa laju setiap bagian %luida berbeda"beda karena adanya khesi dan adhesi &mirip seperti
penjelasan sebelumnya, ketika kita menurunkan persamaan k%isien )isksitas'. Si )isksitas bikin %luida sebel Fluida tersek"
sek dalam pipa &tabung'. 1ehe.
Agar laju aliran setiap bagian %luida sama, maka perlu ada perbedaan tekanan pada kedua ujung pipa atau tabung apapun yang dilalui
%luida. Dang dimaksudkan dengan %luida di sini adalah %luida riil/nyata, jangan lupa ya. 8nthnya air atau minyak yang ngalir
melalui pipa, darah yang mengalir dalam pembuluh darah dkk Selain membantu suatu %luida riil mengalir dengan lancar, perbedaan
tekanan juga bisa membuat si sluida bisa mengalir pada pipa yang ketinggiannya berbeda.
Almahrum +ean 3uis -arie Piseuille, mantan ilmuwan perancis yang tertarik pada aspek"aspek %isika dari peredaraan darah
manusia, melakukan penelitian untuk menyelidiki bagiamana %aktr"%aktr, seperti perbedaan tekanan, luas penampang tabung dan
ukuran tabung mempengaruhi laju %luida riil. &sstt.. pembuluh darah kita juga bentuknya mirip pipa, cuma ukurannya kecil sekali'.
1asil yang diperleh Almahrum +ean 3uis -arie Piseuille, dikenal dengan julukan persamaan Poiseuille.
Sekarang mari kita prek persamaan almahrum Piseuille. Persamaan Piseuille ini bisa kita turunkan menggunakan bantuan
persamaan k%isien )isksitas yang telah kita turunkan sebelumnya. 6ita gunakan persamaan )isksitas karena kasusnya mirip
walau tak sama. 6etika menurunkan persamaan k%isien )isksitas, kita meninjau aliran lapisan %luida riil antara 2 pelat sejajar
dan %luida tersebut bisa bergerak karena adanya gaya tarik &F'. #edanya, persamaan Piseuille yang akan kita turunkan sebenarnya
menyatakan %aktr"%aktr yang mempengaruhi aliran %luida riil dalam pipa/tabung dan %luida mengalir akibat adanya perbedaan
tekanan. 6arenanya, persamaan k%isien )isksitas perlu diprek dan disesuaikan lagi. 6ita tulis persamaannya dulu ya
6arena %luida bisa mengalir akibat adanya perbedaan tekanan &%luida mengalir dari tempat yang tekanannya tinggi ke tempat yang
tekanannya rendah', maka F kita ganti dengan p5"p2 &p5 E p2'.
6etika menurunkan persamaan k%isien )isksitas, kita meninjau aliran lapisan %luida riil antara 2 pelat sejajar. Setiap bagian %luida
tersebut mengalami perubahan kecepatan teratur sejauh l. 2ntuk kasus ini, laju aliran %luida mengalami perubahan secara teratur dari
sumbu tabung sampai ke tepi tabung. Fluida yang berada di sumbu tabung mengalir dengan laju &)' yang lebih besar. Semakin ke
pinggir, laju %luida semakin kecil. +ari"jari tabung * jarak antara sumbu tabung dengan tepi tabung * C. +arak antara setiap bagian
%luida dengan tepi tabung * r. 6arena jumlah setiap bagian %luida itu sangat banyak dan jaraknya dari tepi tabung juga berbeda"beda,
maka kita cukup menulis seperti ini 0
)5 * laju %luida yang berada pada jarak r5 dari tepi tabung &r5 * C'
)2 * laju %luida yang berada pada jarak r2 dari tepi tabung &r2 F r5'
)< * laju %luida yang berada pada jarak r< dari tepi tabung &r< F r2 F r5'
)@ * laju %luida yang berada pada jarak r@ dari tepi tabung &r@ Fr< F r2 F r5'
..
)n * laju %luida yang berada pada jarak rn dari tepi tabung &rn F F r@ F r< F r2 F r5'
+umlah setiap bagian %luida sangat banyak dan kita juga tidak tahu secara pasti berapa jumlahnya yang sebenarnya, maka cukup
ditulis dengan simbl n. Setiap bagian %luida mengalami perubahan laju &)' secara teratur, dari sumbu tabung &r 5 * C' sampai tepi
tabung &rn'. ,ari sumbu tabung &r5 * C' ke tepi tabung &rn', laju setiap bagian %luida makin kecil &)5 E )2 E )< E )@ E . E )n'. 8ara
praktis untuk menentukan jarak terjadinya perubahan laju aliran %luida riil dalam tabung adalah menggunakan kalkulus. !api kalau
pakai kalkulus malah gak nyambung alias beribet.. ,ari penjelasan di atas, kita bisa punya gambaran bahwa dari C ke r n, laju %luida
semakin kecil. (ngat ya, panjang pipa * 3. +ika diprek dengan kalkulus, akan diperleh persamaan 0
Guh, bahasa apa ini. he2. (ni adalah persamaan laju aliran %luida pada jarak r dari pipa yang berjari"jari C. 6alau bingung sambil
lihat gambar di atas. Perlu diketahui bahwa %luida mengalir dalam pipa alias tabung, sehingga kita perlu meninjau laju aliran
)lume %luida tersebut. 8ara praktis untuk menghitung laju aliran )lume %luida juga menggunakan kalkulus. 4urumuda jelaskan
pengantarnya saja
,i dalam tabung ada %luida. -isalnya kita membagi %luida menjadi ptngan"ptngan yang sangat kecil, di mana setiap ptngan
tersebut mempunyai satuan luas dA, berjarak dr dari sumbu tabung dan mempunyai laju aliran v. Secara matematis bisa ditulis
sebagai berikut 0
dA5 * ptngan %luida 5, yang berjarak dr5 dari sumbu tabung
dA2 * ptngan %luida 2, yang berjarak dr2 dari sumbu tabung
dA< * ptngan %luida <, yang berjarak dr< dari sumbu tabung
.
dAn * ptngan %luida n, yang berjarak drn dari sumbu tabung
Ptngan2 %luida sangat banyak, sehingga cukup ditulis dengan simbl n saja, biar lebih praktis &n * terakhir'. 3aju aliran )lume
setiap ptngan %luida tersebut, secara matematis bisa ditulis sebagai berikut 0
Setiap ptngan %luida tersebut berada pada jarak r * 9 sampai r * C &C * jari"jari tabung'. ,engan kata lain, jarak setiap ptngan
%luida tersebut berbeda"beda jika diukur dari sumbu tabung. +ika kita prek dengan kalkulus &diintegralkan', maka akan diperleh
persamaan laju aliran )lume %luida dalam tabung 0
Keterangan :
#erdasarkan persamaan Piseuille di atas, tampak bahwa laju aliran )lume %luida alias debit &H' sebanding dengan pangkat empat
jari"jari tabung &C
@
', gradien tekanan &p2"p5/3' dan berbanding terbalik dengan )isksitas. +ika jari"jari tabung ditambahkan &k%isien
)isksitas dan gradien tekanan tetap', maka laju aliran %luida meningkat sebesar %aktr 5=. 6alau dirimu mau kuliah di bagian teknik
perledingan atau teknik pertubuhan, pahami persamaan almahrum Piseuille ini dengan baik. 6nsep dasar perancangan pipa, jarum
suntik dkk menggunakan persamaan ini. ,ebit %luida sebanding dengan C
@
&C * jari"jari tabung'. 6arenanya, jari"jari jarum suntik
atau jari"jari pipa perlu diperhitungkan secara saksama. -isalnya, jika kita menggandakan jari-jari dalam jarum &r ; 2', maka debit
cairan yang nyemprt * menaikan gaya tekan ibu jari sebesar 5= kali. Salah hitung bisa )erdsis he2..
Persamaan almahrum Piseuille juga menunjukkan bahwa pangkat empat jari"jari &r
@
', berbanding terbalik dengan perbedaan tekanan
antara kedua ujung pipa. -isalnya mula"mula darah mengalir dalam pembuluh darah yang mempunyai jari-jari dalam sebesar r.
6alau terdapat penyempitan pembuluh darah &misalnya r/2 * jari"jari dalam pembuluh darah berkurang 2 kali', maka diperlukan
perbedaan tekanan sebesar 5= kali untuk membuat darah mengalir seperti semula &biar debit alias laju aliran )lume darah tetap'.
Viskositas adalah sebuah ukuran penlakan sebuah %luid terhadap perubahan bentuk di bawah tekanan shear. #iasanya diterima
sebagai IkekentalanI, atau penlakan terhadap penuangan. $isksitas menggambarkan penlakan dalam %luid kepada aliran dan dapat
dipikir sebagai sebuah cara untuk mengukur gesekan %luid. Air memiliki )isksitas rendah, sedangkan minyak sayur memiliki
)isksitas tinggi.
Teori Newton
6etika sebuah tekanan shear diterapkan kepada sebuah benda padat, badan itu akan berubah bentuk sampai mengakibatkan gaya yang
berlawanan untuk mengimbangkan, sebuah ekuilibrium. 7amun, ketika sebuah tekanan shear diterapkan kepada sebuah %luid, seperti
angin bertiup di atas permukaan samudra, %luid mengalir, dan berlanjut mengalir ketika tekanan diterapkan. 6etika tekanan
dihilangkan, umumnya, aliran berkurang karena perubahan internal energi.
#elajar )isksitas
Setiap zat cair mempunyai karakteristik yang khas, berbeda satu zat cair dengan zat cair yang lain. .li mbil sebagai salah satu cnth
zat cair dapat kita lihat lebih kental daripada minyak kelapa. Apa sebenarnya yang membedakan cairan itu kental atau tidak.
6ekentalan atau )isksitas dapat dibayangkan sebagai peristiwa gesekan antara satu bagian dan bagian yang lain dalam %luida. ,alam
%luida yang kental kita perlu gaya untuk menggeser satu bagian %luida terhadap yang lain.
,i dalam aliran kental kita dapat memandang persalan tersebut seperti tegangan dan regangan pada benda padat. 6enyataannya
setiap %luida baik gas maupun zat cair mempunyai si%at kekentalan karena partikel di dalamnya saling menumbuk. #agaimana kita
menyatakan si%at kekentalan tersebut secara kuantitati% atau dengan angka, sebelum membahas hal itu kita perlu mengetahui
bagaimana cara membedakan zat yang kental dan kurang kental dengan cara kuantitati%. Salah satu alat yang digunakan untuk
mengukur kekentalan suatu zat cair adalah )isksimeter.
Apabila zat cair tidak kental maka ke%esiennya sama dengan nl sedangkan pada zat cair kental bagian yang menempel dinding
mempunyai kecepatan yang sama dengan dinding. #agian yang menempel pada dinding luar dalam keadaan diam dan yang
menempel pada dinding dalam akan bergerak bersama dinding tersebut. 3apisan zat cair antara kedua dinding bergerak dengan
kecepatan yang berubah secara linier sampai $. Aliran ini disebut aliran laminer.
Aliran zat cair akan bersi%at laminer apabila zat cairnya kental dan alirannya tidak terlalu cepat. 6ita anggap gambar di atas sebagai
aliran sebuah zat cair dalam pipa, sedangkan garis alirannya dianggap sejajar dengan dinding pipa. 6arena adanya kekentalan zat cair
yang ada dalam pipa, maka besarnya kecepatan gerak partikel yang terjadi pada penampang melintang tidak sama besar. 6eadaan
tersebut terjadi dikarenakan adanya gesekan antar mlekul pada cairan kental tersebut, dan pada titik pusat pipa kecepatan yang
terjadi maksimum.
Fluida yang riil memiliki gesekan internal yang besarnya tertentu yang disebut dengan )isksitas. $isksitas ada pada zat cair maupun
gas dan pada intinya merupakan gaya gesekan antara lapisan"lapisan yang bersisian pada %luida pada waktu lapisan"lapisan tersebut
bergerak satu melewati lainnya. ,engan adanya )isksitas, kecepatan lapisan"lapisan %luida tidak seluruhnya sama. 3apisan %luida
yang terdekat dengan dinding pipa bahkan sama sekali tidak bergerak &) * 9', sedangkan lapisan %luida pada pusat aliran memiliki
kecepatan terbesar. Pada zat cair, )isksitas disebabkan akibat adanya gaya"gaya khesi antar mlekul.
,alam %luida ternyata gaya yang dibutuhkan &F', sebanding dengan luas %luida yang bersentuhan dengan setiap lempeng &A', dan
dengan laju &)' dan berbanding terbalik dengan jarak antar lempeng &l'. #esar gaya F yang diperlukan untuk menggerakan suatu
lapisan %luid dengan kelajuan tetap ) untuk luas penampang keping A adalah
F * J A )
,engan )isksitas dide%inisikan sebagai perbandingan regangan geser &F/A' dengan laju perubahan regangan geser &)/l'.
,engan kata lain dapat dikatakan bahwa 0
-akin besar luas keping &penampang' yang bersentuhan dengan %luida, makin besar gaya F yang diperlukan sehingga gaya sebanding
dengan luas sentuh &F K A'. 2ntuk luas sentuh A tertentu, kelajuan ) lebih besar memerlukan gaya F yang lebih besar, sehingga gaya
sebanding dengan kelajuan &F K )'.
1ukum Stkes
$isksitas dalam aliran %luida kental sam saja dengan gesekan pada gerak benda padat. 2ntuk %luida ideal, )isksitas J * 9 sehingga
kita selalu menganggap bahwa benda yang bergerak dalam %luida ideal tidak mengalami gesekan yang disebabkan %luida. Akan tetapi,
bila benda tersebut bergerak dengan kelajuan tertentu dalam %luida kental, maka benda tersebut akan dihambat geraknya leh gaya
gesekan %luida benda tersebut. #esar gaya gesekan %luida telah dirumuskan
F * J A ) * A J ) * k J ) l l
6e%isien k tergantung pada bentuk gemetris benda. 2ntuk benda yang bentuk gemetrisnya berupa bla dengan jari"jari &r', maka
dari perhitungan labraturium ditunjukan bahwa
k * = L r
maka
F * = L J r )
Persamaan itulah yang hingga kini dikenal dengan 1ukum Stkes.
,engan menggunakan hukum stkes, maka kecepatan bla pun dapat diketahui melalui persamaan &rumus' 0
) * 2 r2 g &M N M9' B J

Anda mungkin juga menyukai