Anda di halaman 1dari 79

Menampilkan entri terbaru dengan label Bangau Merah 4.

Tampilkan entri lawas


Rabu, 03 September 2008
bangau merah
Terpaksa Yo Han mengamuk, namun dia tidak membiarkan diri dikuasai den-
damdankemarahan.Dia tetap hanyamerobohkan para pengeroyok tanpa membunuh
mereka. Tidak seperti Nyonya Gakdan
puteranyayangmengamukdenganpedangmereka,menewaskan beberapa orang
pengeroyok. Akan tetapi, di pihaklawan terdapat banyak orang pandai, danumlah mereka
semakin bertambah banyak sehingga bagaimanapun uga,tigaorang itu mulai terdesak.
!Marikitapergi"! tiba-tiba NyonyaGak berserukepada puteranya dan
YoHan.YoHanmaklum bahwa melanutkanperkelahiantidakada
gunanya,bahkanamatberbahaya.#adahal,diaharusdalam keadaansehatdan
selamatuntukdapatmenolong$ian%ikemudian.&alausekarangdia nekatsekalipun,
belumtentudiaakandapatmenemukan $ian %i yang telah dilarikan $ian %un.#ula,dia
belumtahuapayangtelahteradi,danmengapa$ian%unbersikapsepertiitu.$iapatahu itu
merupakansiasatpemudaituuntukmenolongsumoinya.Yangpenting,diaharusmenyelamatka
ndiri.!'aik,'ibiGak"!katanyadandiapun membuka
alandenganberkelebatandiantaraparapengeroyokyangroboh
satudemisatu.NyonyaGakdanputeranyaugamemutarpedangsedemikianrupasehinggatidak
adapengeroyokberanimendekatimereka.Merekaberlarike
belakangpondok,dipimpinolehNyonyaGakdanbenarsepertiketerangannyatadi,merekatibad
i tepiurangyangamatdalamsehinggatidakdapatdilihatdasarnya.Nyonya
Gakdanputeranyatelahmengambiltangga-tanggatalidaribalik
semakbelukardan(epatmemasang tangga-tangga taliitu, mengikatkan padaakar pohon
dibelakang semak di tepiurang.
!Mari, kita lari melalui tangga ini"Yo Han, kauikutilahaku"! kata NyonyaGak, sedangkan
)iang Hun sudah menuruni tanggatali yang lain.Yo Han tidakmempunyai pilihan
lainke(uali mengikutiNyonya Gakmenurunitangga tali menuruni tebing urang
yangamatteral dandalam itu.
Tangga tali itu panangnya ada duapuluhmeter dan ternyatamereka mendarat di sebuah
guha besar. $etelah mereka bertigatiba diguha, ibu dan anakitu segera menarik tangga-
tangga taliitu dengan sentakan tiba-tiba yang membuat kaitan di uung tangga pada
akarpohon terlepas.
!Tidak ada seorang pun manusia yangdapatmenurunitebing ini tanpa tanggatali, ke(uali
kalau dia mampu terbangseperti burung,! kata Nyonya Gak. !Dariguha ini terdapat alan
setapak melaluitepi tebing menuu ke lereng bukit. *alanini kami temukan dan kami
buatkan lorongmenembus guhasehinggake(uali kami berdua, tidak ada yang mengetahui-
nya.!
Yo Han duduk di atas batu dalam guha,termenung.!Akantetapi,merekamenawanadik Tan
$ian%i,!suaranyamengandung kekhawatiran.
)iang Hun berkata dengan suara marah.!Tentu kita akan berusaha sekuattenaga untuk
menolongnya" Yang kuherankan, kenapa suheng dari adik $ian %i bersikap seperti itu+
*elas bahwa dia tadi berpura-pura ketika didorong dan tersungkur. &etika adik
$ian%ihendak menolongnya,diamalah menotoknya, danmenawannya. Apa artinya ini+!
Nyonya Gak uga berkata, !#emudaitu tidak dapat diper(aya" Yo Han, bagaimana
sihhubungan $ian %idengansuhengnya dan orang ma(am apa suheng nya itu+!
Yo Han menggeleng kepalanya. !$ayasendiri belummengenalnya dengan baik,'ibi.
&etika %i-moi dan suhengnya itu dikeroyokolehpersekutuan gerombolan itu, saya
menolong mereka, akan tetapihanya dapat melarikan %i-moi, sedangkansuhengnya yang
bernama %iem $ian %unitu tertawan. &alaumengingatbahwapemuda itu adalah suheng
%i-moi, muriddari %o(ianpwe $uma )eng %iong, rasanya tidakmungkin kalau dia
memiliki watak palsu dan ahat.!
NyonyaGakmengerutkan alisnya.!#asti ada sesuatu yang tidak beresde-
nganpemudaitu.#ara pendeta %amaitulihai dan di antara mereka
banyakyangmemilikiilmusihir.$iapatahupemuda itu berada di bawah pengaruh sihir.!
!'agaimanapun uga, saya harus (epatmelakukanpenyelidikandanmenolong mereka,
terutama adik Tan $ian %i, 'ibi.!
!Yo Han, aku per(aya bahwa engkauadalah seorang pendekar sakti yang memiliki
kepandaian tinggi. Hal itu sudah kubuktikan tadi ketika engkau berhasilmengalahkan
&etua Hek , %ama,! kata)iang Hun dengan kagum. !Akan tetapiperlukauingatbahwa
bagaimanapun uga,kepandaianmu ada batasnya. 'agaimanamungkin engkau akan
melawan merekayang memiliki anak buah sebanyak itu+,bu dan aku akan membantumu,
kalauperlu dengan taruhan nyawa, akan tetapikita harus berhati-hati dan
menggunakansiasat yang baik.!
!'enaru(apananakku,Yo Han.Menghadapigerombolan yangdemikianbanyak, kita harus
menggunakan siasat.&alau hanya nekat, kita akhirnya tidakakanberhasilmenolong $ian
%un dan$ian %i, sebaliknya malah tertawan atautewas konyol,! kata Nyonya Gak.
!$aya akan minta bantuan beberapatokoh kang-ouw di perbatasan yang telahsadar dan
kini menadi orang baik-baik.Mereka mempunyai banyak kawan dan saya yakin mereka
suka membantu saya,!kata Yo Han. ,bu dan anak itu memandang kagum. Mereka sudah
mendengarakansepakterang $in-(iang Tai-hiapyang tidak pernah membunuh para pena-
hat, melainkan menalukkan mereka danmenasehati, dengan kasar maupun halusberhasil
membuat banyak penahat mengambil (ara hidup yang sama sekaliberubah, dari alan
sesat ke alan yangbenar.
Merekalalumengatursiasat,membagitugassebelummeninggalkanguhaitu,melaluisebuahter
owongan bawah tanah pendek yang dibuat olehibu dan anak itu. Terowongan ini me-
nembus ke lereng bukit melalui pinturahasia yang dari luar nampak sepertibatu besar
biasa.
---
Apakah yang teradi dengan diri $ian%un+ &enapa dia yang akan ditolong $ian %i,
bersikap sepertiitu, berbalik menotokdan menawan $ian %i, dan menghilangdi antara para
anak buah gerombolan+
%iem $ian %un telah teratuh ke tangan #ek-lian $am-li" Tiga orang wanita#ek-lian-kauw
ini adalah tiga orang tokoh #ek-lian-kauw yang berwatak (abul. #ek-lian $am-li sudah
terkenal sebagaikakak beradik yang genit, mata keranang danmesum. $etiap kali
bertemudengan pria tampan mereka tidak pernahmelewatkan kesempatan untuk
merayunyabahkan kalau pria itu menolak, memaksanya.Mereka selain lihai sekali
ilmusilatnya, uga mereka pandai ilmu sihir,ahli ra(un sehingga dengan berbagai
(aratidak ada pria yang akhirnya tidak tunduk kepada mereka. &etika mereka berhasil
menawan %iem $ian %un, tentu saasudah terbakar gairah mereka untuk menguasai
pemuda tampan dan gagah itu,apalagimengingatbahwapemuda itu adalahmurid#ulau.s"
Mereka akanmendapat banyak keuntungan kalau berhasil
menguasaipemudaini.#ertama,pemuda ini masih muda, baru berusia duapuluh tahun,
seorang peraka tulen, tampan dan bertubuh kuat. &e dua, denganmenundukkan pemuda
itu, berarti merekadapat membalas semua dendam dan ke-
ben(ianmerekaterhadapmusuhbesar#ek-lian-kauw, yaitu para pendekar #ulau .s karena
pemuda itu merupakan murid#ulau .s. Dan ke tiga, mereka dapatmenyenangkan hati
sekutu mereka, yaituparapendeta %ama ubah hitam yanghendak mengumpulkan orang-
orang yangmemiliki kepandaian silat tinggi sepertipemudaitu,karenasetelahmenguasai
$ian %un, tentu pemuda itu akan sukamenadi sekutu mereka pula.
$ian %un pada dasarnya bukanlah seorang pemuda yang berhati teguh. $emenak dewasa,
sudah seringkali dia termenung,membayangkanhal-halyangmenimbulkan berahinya. Dia
pun sudahseringkali memandang kepada
sumoinya,$ian%i,denganpandangmatapenuhgairah berahi. Apalagi setelah dia men
dengarper(akapansuhu dan subonya, yang ingin menodohkan dia dengan $ian%i,
seringkali dia membayangkan betapasenangnya kalau dia bermesraan dengansumoinya
yang (antik itu sebagai suamiisteri" Dia atuh (inta kepada $ian %i,dan makin
dibayangkan, semakin dalamdia tenggelam dalam (inta. 'ahkan se-
ringkaliterbawadalammimpi.&etikamerekamelakukan peralanan bersama, kalau saa dia
tidak takut kepada sumoinyayangdalamhalilmukepandaian silat lebih tangguh darinya,
tentu sudahdinyatakanperasaan hatinyaitudenganperbuatan./asanyaamatmenyiksabagi-
nya,sepertiseorangkelaparanmelihat makanan le0at tanpa bolehmemakannya,atau seorang
kehausan melihat air ernihtanpaboleh meminumnya. 'erkobarnya na1su berahi yang
seringkali menggodanyaitu masih dapat dilawan dengan dua keyakinan, yaitu pertama
bahwa menurutina1sunya itu adalah tidak benar, dan kedua menuruti na1sunya itu tentu
dia akan(elaka karena sumoinya yang (antik ituamat galak dan lihai"
Na1su berahi, seperti segala ma(amna1su yang dimiliki manusia, adalah sesuatu yang
waar, bahkan yang terbawalahir, merupakan alat bagi manusia hidup di dunia. Na1su
berahi merupakan sesuatuyang teramat penting, bahkan mutlak se bagai pendorong agar
manusia tidak akanmusna, agardapatberkembangbiak.$egala ma(am (iptaan Tuhan yang
terdapat di dunia ini, disertai na1su sepertiini, yaitu na1su yang mendorong bersatunya
dua kelamin yang berlawanan untukbersatu dan dari persatuan ini ter(iptalahmanusia atau
mahluk seenis yang baru,yang dinamakan anak bagi manusia
danhewan,dinamakanbuahbagitumbuh-tumbuhan.Anak menadimanusia barudan buah-
buah menadi (alon bibit tumbuhan baru.
Tuhan Maha &asih" Di dalam na1su berahi, disertakan rasa nikmat sehinggasemua
mahluk termasuk manusia terdo rong untuk melakukan persatuan itu dengan suka rela.
Dan di dalamrasa nikmat inilah setan menyusup" /asa nikmat ini yang diadikan alat oleh
setan untukmenggodamanusiasehinggamanusiamenadi lupa diri. &arena mengear pera-
saan nikmat itu maka bukan lagi manusiamemperalatna1su,melainkanteradikebalikannya,
na1suyangmemperalatmanusia" 'ukan manusia menadi maikandaripada na1su berahi,
malah na1su berahiyangmenadi maikan dan manusiamenadi budak na1sunya sendiri.
Dan kalau sudahbegini,teradilahperbuatansesat atau perbuatan yang si1atnya merusak
dan merugikanoranglain ataubahkan yang akibat panangnyaakan me-
rusakdirinyasendiri.$emua agamadan1ilsa1atyangdi(etuskan orang-orang budiman,
pelaaran agama yang diwahyukan olehTuhan, semuabertuuan untuk mengingatkan
manusia agar sadar akan bahayanya pengaruh na1su sendiri dalamdiri.
Namun,arangadaorang yang mampu menguasai na1sunya sendiri, karena hati dan akal
pikiran kita pun sudahdi(engkeram na1su sehingga usaha apapun yang klta lakukan, di
situ terkandungkeinginan na1su. &enyataan ini dapat kitalihat buktinya dalam kehidupan
ini, kalaukita melihat dan meneliti keadaan dirikita sendiri.
'etapa banyaknya kebiasaan-kebiasaan ke(il atau besar yang kita lakukan, kita ketahui
dan mengerti benar bahwa perbuatan itu tidak benar atau tidak baik, namun kita tidak
berdaya untuk mengubahnya" &ita tahu benar bahwa amarah itu tidak benar dan tidak
baik, akan tetapi sekali kemarahan mun(ul, kita tidak berdaya untuk mengatasinya dan
kita terseret oleh kemarahan kita. Demikian pula dengan permainan na1su yang lain,
keterikatan kita kepada benda, kepada makanan, kepada orang lain. $emua itu
menimbulkan kesenangan yang selalu dikear-kear na1su, yang menadi pemikat bagi
kita sehingga sukarlah bagi kita untuk mengubahnya.
Na1su merupakan pembawaan yang diikutsertakan ketika kita lahir, dan na1su merupakan
alat yang teramat penting bagi kehidupan kita. Tanpa adanya na1su, kita tidak akan dapat
hidup seperti manusia yang waar. Namun, disamping kepentingannya yang mutlak,
na1su uga merupakan bahaya yang akan menyeret kita ke dalam kesesatan, yang akan
menauhkan kita dari kewaiban utama manusia, yaitu mendekati Tuhan yang
men(iptakan kita dan seluruh keadaan di alam maya pada ini. Na1su penting bagi kita,
akan tetapi uga berbahaya bagi kita. %alu bagaimana+ $udah seak aman pra searah,
manusia sadar akan bahayanya na1su, dan seak itu manusia sudah berusaha untuk
menalukkan na1su, mengekang dan mengendalikan na1su. Ada yang dengan (ara bertapa
menauhkan diri dari dunia ramai, ada yang dengan alan menyiksa diri, dan seribu satu
ma(am (ara lagi. Namun, semua (ara itu adalah usaha hati dan akal pikiran, maka
teradilah pertentangan sendiri di dalam batin, tarik menarik antara keinginan, bersenang-
senang menuruti geolak na1su, dan keinginan menolak geolak na1su karena sadar akan
akibatnya yang akhirnya tidak menyenangkan. *elaslah bahwa pada dasarnya, di antara
kedua keinginan itu sama, timbul dari hati akal pikiran yang sudah bergelimang na1su,
yaitu keinginan mengear kesenangan, dan keinginan menauhi kesusahan yang timbul
karena pengearan itu" Dan pertempuran ini tidak ada habisnya selama kita hidup.
&adang na1su yang menang dan berkobar membakar, kadang na1su dapat ditundukkan
untuk sementara, seperti api di dalam sekam yang setiap waktu akan berkobar lagi.
%alu apa yang dapat kita lakukan+ &ita tidak mungkin dapat menundukkan na1su, karena
!kita! inilah na1su itu sendiri. &ita adalah hati akal pikiran yang sudah bergelimang
na1su, maka apa pun yang kita usahakan, pada dasarnya hanya untuk mengabdi kepada
na1su, untuk pemuasan na1su dengan segala (ara, ada yang kasar, ada yang halus, bahkan
ada (ara yang dipulas seolah-olah (ara itu bukan buatan na1su. $etan memang teramat
li(ik dan pandai, penuh tipu muslihat dan memang sudah menadi tugasnya untuk
menggoda kita. &alau kita manusia hanya mengandalkan hati akal pikiran saa, takkan
mungkin kita dapat mengalahkan setan" *alan satu-satunya hanyalah berpaling kepada
$ang Maha #en(ipta" Hanya kekuasaan Tuhan saalah yang akan dapat menundukkan
segala yang ada yang nampak dan yang tidak nampak oleh mata kita, termasuk setan.
'etapa tidak+ $etan dan na1su pun di(iptakan oleh Tuhan"
*alan satu-satunya bagi kita hanyalah menyerah kepada Tuhan Maha &asih" Menyerah
tanpa syarat, menyerah dengan total, mutlak, menyerah dengan sabar, tawakal dan ikhlas.
Hanya kekuasaan Tuhan saalah yang akan mampu membersihkan seluruh batin kita,
hanya kekuasaan Tuhan saa yang akan mampu mengembalikan na1su dalam tugas yang
sebenarnya, yaitu menadi abdi iwa manusia, membantu kehidupan manusia di dunia dan
tidak lagi maikan yang keam, tidak lagi menadi pemikat dan pembuuk yang menyeret
kita ke dalam kesesatan. Menyerah tanpa syarat, bukan !menyerah demi memperoleh
sesuatu! karena kalau demikian halnya, maka yang dinamakan penyerahan ini pun hanya
tipu muslihat dari na1su belaka dan kita akan tetap berada dalam lingkaran setan
permainan na1su daya rendah" Menyerah tanpa pamrih, dengan ikhlas dan tawakal saa"
$ian %un yang masih, hiau itu, tidak kuat menghadapi rayuan tiga orang wanita (antik
seperti #ek-lian $am-li. Apalagi tiga orang wanita (abul itu bukan sekedar merayu biasa.
Mereka pun men(ampurkan ra(un pembius dan perangsang dalam minuman yang
disuguhkan kepada $ian %un, bahkan ditambah lagi dengan kekuatan sihir mereka" $ian
%un atuh dalam pelukan mereka. 'ahkan #angeran Gulam $ing yang kini menadi
sahabat baik dan rekan pengumbar na1su berahi dari tiga orang tokoh #ek-lian-kauw itu,
uga membantu dengan ilmu sihirnya, membuat $ian %un menadi kehilangan kesadaran
sama sekali. #emuda itu benar benar runtuh dan kalau tadinya dia seperti seekor harimau
antan yang ganas, kini di tangan tiga orang wanita itu dia berubah menadi seperti seekor
domba inak" Dia merasa seolah-olah dia telah mendapatkan kebahagiaan hidup yang
selama ini didambakan dan diimpikannya. Dia per(aya bahwa tiga orang wanita kakak
beradik itu amat men(intanya dan memanakannya sehingga dia dengan amat mudahnya
melupakan $ian %i, gadis yang biarpun pernah membuatnya tergila-gila namun yang tak
terangkau olehnya itu"
Dalam waktu satu malam saa, $ian %un telah berubah sama sekali. Dia kini telah
menyerah, dan di dalam pelukan tiga orang wanita itu, dia bersumpah untuk bekera sama
dengan mereka, mentaati semua keinginan tiga orang wanita yang dianggapnya amat
men(intanya dan yang dapat membuat dia seperti terbuai dalam kemesraan dan
kenikmatan yang tanpa batas. Dalam keadaan seperti ini, #angeran Gulam $ing
mendekatinya dan menanikan kedudukan tinggi, pangkat yang besar di Nepal kalau
peruangannya kelak berhasil" Dan $ian %un menganggap ini sebagai suatu (ita-(ita yang
teramat besar dan mulia.
Demikianlah, ketika dia dalam keadaan terpengaruh sihir, diperintah oleh #ek-lian $am-li
untuk berpura-pura menadi tawanan dan agar dia menawan sumoinya sendiri, dia
melakukannya dengan rela dan senang hati. Dia ingin membuat asa untuk
menyenangkan hati #ek-lian $am-li dan uga para pimpinan Hek , %ama dan #angeran
Gulam $ing.
$ian %i tentu saa merasa terkeut bukan main, uga merasa heran ketika tiba-tiba
suhengnya menotoknya. &arena sama sekali tidak menyangka bahwa suhengnya yang
hendak ditolongnya itu malah menotoknya, gadis itu dapat dirobohkan dengan mudah
dan $ian %i hanya dapat merasa heran dan penasaran sekali ketika tubuhnya yang sudah
lemas tak berdaya itu dipondong dan dilarikan $ian %un.
Makin besar keheranan $ian %i ketika ia dibawa oleh suhengnya ke sarang Hek , %ama"
Dalam peralanan tadi, ketika suhengnya melarikannya, ia masih diam saa karena
mengira bahwa suhengnya tentu bermaksud menyelamatkannya, mengira bahwa
suhengnya akan melarikannya ke tempat yang aman. Akan tetapi, alangkah heran dan
kagetnya ketika ia melihat $ian %un membawanya masuk ke pintu gerbang sarang
perkumpulan pendeta %ama *ubah hitam itu"
!$uheng, apa yang kaulakukan ini+! tanyanya dengan suara lemah karena totokan itu
selain melumpuhkan kaki tangannya, uga membuatnya lemah sehingga untuk
mengeluarkan suara pun tidak dapat keras.
!Diam saalah, $umoi. $emua ini kulakukan demi kebaikan kita,! awab $ian %un.
Anehnya, para pendeta %ama yang berada di situ, ketika melihat $ian %un masuk
memondong tubuh gadis yang lemas itu, hanya menonton saa, bahkan ada di antara
mereka yang tersenyum atau menyeringai. Dan agaknya $ian %un sudah ha1al akan
tempat di situ. Dia langsung saa membawa sumoinya ke sebuah kamar dan merebahkan
tubuh gadis itu ke atas sebuah pembaringan dalam kamar itu.
$ian %i membelalakkan matanya ketika melihat suhengnya mengambil sehelai tali sutera
dan mulai mengikat pergelangan kaki dan kedua tangannya.
!$uheng, apa yang kaulakukan ini+! kembali ia bertanya dan kini suaranya mulai
menguat, tanda bahwa pengaruh totokan itu mulai mengendur, uga ia mulai dapat
menggerakkan kaki tangan walaupun masih lemah. Namun, ikatan tali sutera itu kuat
bukan main dan ia pun tidak mampu melepaskan diri.
$ian %un tidak menawab, melainkan melanutkan pekeraannya. $etelah dia merasa
yakin bahwa ikatan kaki tangan sumoinya itu kuat, barulah dia berkata, suaranya datar
saa, seperti tanpa perasaan. !$umoi, terpaksa aku mengikat kaki tanganmu agar kalau
sudah pulih dari totokan, engkau tidak melakukan kebodohan dan memberontak.!
!$uheng, lepaskan aku" $udah gilakah engkau+ Apa artinya semua ini, $uheng+!
#emuda itu menundukkan muka, tidak berani menentang pandang mata sumoinya dengan
langsung" 'agaimanapun uga, masih tertinggal kesan lama, dan dia merasa (anggung
dan salah tingkah, walaupun di dalam hatinya dia membenarkan tindakannya ini.
!$umoi, tidak ada pilihan lagi bagi kita. &ita harus membantu peruangan mereka
menentang penaah Man(u. Tidak per(uma kita seak ke(il mempelaari ilmu silat kalau
kita pergunakan untuk membela negara dan bangsa.!
$ian %i membelalakkan matanya. &ini totokan itu sudah pulih, alan, darahnya telah
normal kembali. Akan tetapi tentu saa ia tidak mampu menggerakkan kaki tangannya
yang terbelenggu. Di(obanya mengerahkan tenaga untuk membikin putus belenggu
pergelangan kaki tangan itu, namun sia-sia. $ian %un maklum bagaimana harus membuat
sumoinya tidak berdaya. Tali sutera itu lentur, tidak mudah dibikin putus. Andaikata
belenggu itu dari rantai baa yang tidak terlalu kuat saa, mungkin $ian %i dapat mema-
tahkannya. Akan tetapi tali sutera yang lentur+ Tidak mungkin dibikin putus, ke(uali
dengan senata taam. Dan senatanya uga sudah dilu(uti suhengnya.
#ada saat itu, terdengar langkah kaki dan masuklah tiga orang wanita yang bukan lain
adalah #ek-lian $am-li, yaitu tiga kakak beradik tokoh #ek-lian-kauw. *i &ui yang hitam
manis, yang paling tua, tersenyum dan menepuk pundak $ian %un.
!'agus, engkau telah berhasil baik, $ian %un.!
!Tentu saa berhasil, kalau tidak, per(uma dia menadi kekasihku,! kata pula *i Hwa yang
putih mulus, orang ke dua, dan dengan mesra ia lalu merangkul $ian %un dan men(ium
pipi pemuda itu penuh gairah dan dengan sikap genit.
!Nih upah untuk kekasih yang gagah"! kata pula *i &im yang termuda, (antik elita dan ia
pun dengan sikap genit men(ium $ian %un pada bibirnya. $ian %i terbelalak, akan tetapi
gadis yang (erdik ini sekarang tahu atau dapat menduga apa yang kiranya telah teradi.
$uhengnya telah atuh ke tangan tiga orang wanita genit mesum ini. $uhengnya yang
selama ini sebagai murid paman kakeknya bagaikan seekor srigala berbulu domba, kini
meninggalkan kulit domba dan nampaklah keasliannya" ,a pun memandang kepada $ian
%un dengan mata melotot.
!*ahanam busuk" %iem $ian %un, kiranya engkau hanyalah seorang murid murtad,
seorang keparat berhati busuk yang selama ini berpura-pura menadi pendekar" #huh,
muak aku melihat mukamu"! Dan $ian %i membuang muka, tidak sudi lagi memandang
waah suhengnya yang merupakan pria pertama yang hampir menatuhkan hatinya.
!$ian %un, sudah angan pedulikan bo(ah ingusan ini"! kata *i &ui sambil menggandeng
tangan $ian %un, !'iarkan saa #angeran Gulam $ing yang meninakkannya.! Tiga orang
wanita itu terkekeh genit dan mereka bertiga menggandeng $ian %un, diaak
meninggalkan kamar. &etika $ian %i melirik ke arah pintu, ternyata kini nampak
beberapa orang bertubuh tinggi hitam, orang-orang Nepal, beraga di luar pintu kamar.
$ian %i berusaha sekuatnya untuk melepaskan ikatan pada pergelengan tangan dan
kakinya, namun hasilnya sia-sia belaka. Akhirnya, ia maklum bahwa usahanya itu hanya
akan menghabiskan tenaga, maka ia pun diam saa, bahkan mengatur pernapasan untuk
mengumpulkan tenaga dan ia termenung. Hal yang amat menyakitkan hatinya adalah
kalau ia teringat kepada $ian %un. $uhengnya telah menyeleweng" &alau paman
kakeknya mendengar, tentu dia dan isterinya akan marah sekali. Akan tetapi bagaimana
mereka akan dapat mendengar akan hal ini+ Hanya ia seorang yang tahu dan dapat
melaporkan, dan untuk itu ia harus dapat membebaskan diri. Akan tetapi bagaimana+
$ian %i tidak merasa gentar, tidak merasa putus asa. $ebagai seorang gadis yang (erdik,
ia pun tahu bahwa gerombolan itu tidak ingin membunuhnya. &alau demikian halnya,
tentu ia sudah seak tadi dibunuh. Tidak, mereka tidak akan membunuhnya, dan yang
elas, mereka akan membuuknya agar ia suka membantu mereka, bekera sama dan
menadi sekutu mereka. $eperti $ian %un" Akan tetapi ia tidak sudi" Hanya ada satu hal
yang membuat hatinya terasa (emas dan ngeri uga, yaitu u(apan tiga orang wanita #ek-
lian-kauw tadi bahwa ia akan diserahkan kepada #angeran Gulam $ing untuk diinakkan"
'ergidik uga ia kalau teringat kepada pangeran Nepal itu. Memang seorang pria yang
tinggi besar, brewok dan gagah, nampak antan. Akan tetapi matanya sungguh
menyeramkan, seperti mata seekor harimau kelaparan melihat domba"
$ian %i menghela napas panang. ,a tidak perlu membayangkan hal-hal yang tidak-tidak.
Membayangkan hal-hal mengerikan yang belum datang hanya akan menimbulkan rasa
(emas saa. ,a masih memiliki kemampuan untuk membela diri, dan di sana masih ada
Yo Han" Yo Han dibantu oleh Nyonya Gak dan uga Gak )iang Hun. Mereka bertiga
adalah orang-orang sakti, tidak mungkin kalau sampai tertawan musuh. 'ukankah 'ibi
Gak telah mengatur pelarian untuk mereka kalau bahaya mengan(am+ #ula, ia per(aya
sepenuhnya kepada Yo Han" Dobhin %ama sendiri yang demikian sakti masih tidak
mampu menandinginya" $ungguh mangherankan sekali kenyataan itu. Yo Han, yang
dahulu tidak pernah mau belaat silat, yang memben(i kekerasan, kini tiba-tiba saa
mun(ul sebagai $in-(iang Tai-hiap yang demikian saktinya.
Terdengar suara laki-laki di depan pintu bi(ara dalam bahasa asing yang tidak
dimengertinya dan beberapa orang Nepal itu meninggalkan pintu kamar. *antungnya
berdebar tegang. Apakah pangeran itu yang mun(ul+ &etika orang itu berdiri di ambang
pintu, ternyata bukan pangeran Nepal yang datang melainkan )u &i 'ok, pemuda
peranakan Han Tibet, murid %ulung %ama. #emuda yang tinggi tegap dan tampan itu
berdiri di situ memandang kepadanya. $ian %i yang menghadap ke arah pintu uga
memandang kepadanya dengan sinar mata penuh kemarahan dan keben(ian. #emuda itu
tersenyum, melirik ke kanan kiri lalu melangkah memasuki kemar dengan ringan dan
(epat. Dia duduk di tepi pembaringan lalu berbisik.
!Nona, dengarkan baik-baik dan angan membantah. Dengar, engkau telah tertawan dan
aku akan melepaskan ikatan tangan kakimu. Akan tetapi, engkau harus bersikap damai,
tidak memberontak karena per(uma saa kalau engkau hendak melarikan diri. Di sini
teraga kuat dan kami berumlah banyak. .ngkau tidak akan diganggu, dan aku bertugas
mengawasimu. Nah, kalau engkau berani tidak akan memberontak atau lari, aku akan
melepaskan ikatanmu. Maukah engkau berani+!
$ian %i mengerutkan alisnya. ,a tahu akan benarnya u(apan pemuda itu, walaupun ia
tidak dapat per(aya sepenuhnya karena menduga bahwa sikap dan u(apan ini tentu
sebuah tipumuslihat. ,a harus berhati-hati. Akan tetapi, tentu saa lebih baik kalau kaki
tangannya tidak terikat. $etidaknya ia dapat leluasa dan dapat membela diri lebih baik
kalau teran(am bahaya.
Melihat keraguan gadis itu, )u &i 'ok melanutkan bisikannya. !Nona tentu
men(urigaiku. Akan tetapi ingatlah, kalau Nona dalam keadaan terbelenggu, bagaimana
engkau akan dapat membela diri kalau #angeran Gulam $ing datang dan
mengganggumu+ #ula, dalam keadaan terbelenggu, bagaimana mungkin engkau akan
membebaskan diri+ 'eranilah bahwa engkau tidak akan memberontak atau lari, dan aku
akan melepaskan ikatan tangan kakimu dan kau akan diperlakukan sebagai seorang tamu
terhormat.!
$ian %i mengangguk. !Aku berani, akan tetapi aniku ini bukan berarti bahwa aku tidak
akan membebaskan diri dan lari dari sini kalau ada kesempatan.!
)u &i 'ok memandang kagum. Gadis ini terlalu gagah untuk berbohong, maka berani
pun dengan terus terang karena tidak ingin melanggar aninya sendiri. 'ukan main"
!Tentu saa, Nona. Dan aku sendiri akan membantumu kalau kesempatan itu tiba. 2ntuk
itu engkau harus memperlihatkan sikap lunak agar para pimpinan per(aya bahwa kau
tidak akan memberontak dan lari.! #emuda itu lalu melepaskan ikatan tali sutera dari kaki
dan tangan gadis itu.
$ian %i bangkit duduk, mengurut-urut pergelangan tangan dan kakinya untuk
memperlan(ar alan darah sambil mengamati waah )u &i 'ok dengan taam dan penuh
selidik. &arena merasa tidak enak bi(ara dengan pemuda itu selagi ia duduk di atas
pembaringan, gadis itu lalu berpindah duduk di atas kursi yang terdapat di kamar itu.
!)u &i 'ok, apa artinya ini+, &atakan terus terang, mengapa engkau menolongku+
Dengan pamrih apakah+ &alau ini merupakan siasat busukmu, lebih baik aku mengamuk
sekarang dan tewas di tangan kalian"!
!$abar dan tenanglah, Nona. #er(ayalah, sekali ini aku tidak bersiasat. Apa perlunya
bersiasat dan membebaskanmu dari belenggu kalau tadi engkau sudah tidak berdaya+!
!%alu, kenapa engkau membebaskan aku dari ikatan kaki tanganku+!
Tentu saa )u &i 'ok tidak berani menyatakan se(ara terang bahwa seak pertama kali
berumpa, dia sudah atuh hati kepada gadis muda perkasa ini. Tak mungkin dia mengaku
(inta begitu saa, karena selain hal itu mentertawakan, uga sudah pasti gadis itu tidak
akan per(aya dan menganggap dia merayu atau bersiasat.
!Ada dua hal yang memaksa aku tidak dapat membiarkan engkau tertawan dalam
keadaan tersiksa dalam belenggu, Nona. #ertama, engkau seorang pendekar gagah
perkasa, bukan penahat, bahkan tenagamu dibutuhkan oleh rakyat untuk
membebaskannya dari belenggu penaahan. &alau pun menadi tawanan, engkau patut
diperlakukan dengan hormat dan tidak dibelenggu seperti itu. Dan ke dua, terus terang
saa aku merasa muak dan tidak suka melihat (ara engkau ditawan oleh %iem $ian %un.!
'agaimanapun uga, hati $ian %i masih merasa (uriga dan ia tetap waspada terhadap
pemuda tampan murid %ulung Ma itu. !Apa yang teradi dengan %iem $ian %un+ &enapa
dia bersikap seperti itu, berpihak kepada kalian dan mengkhianatiku+!
)u &i 'ok menghela napas panang. !,a bukan seorang antan. Dia lemah dan bertekuk
lutut terhadap rayuan #ek-lian $am-li yang bekera sama dengan #angeran Gulam $ing.
'eruang menentang penaah Man(u memang tugas seorang gagah dan boleh saa dia
bergabung dengan kami untuk bersama-sama menentang penaah Man(u. Akan tetapi
dia bukan orang gagah, dia menaluk karena terbuuk rayuan tiga orang wanita itu.!
!Hemmm, kau sendiri, orang baik-baikkah+ &enapa engkau menadi antek para %ama
dan uga bekera sama dengan #ek-lian-kauw dan orang Nepal+!
!Aku murid $uhu %ulung %ama, tentu saa aku membantu $uhu. &ami memang peuang,
akan tetapi bukan penahat. &era sama dengan #ek-lian-kauw dan orang Nepal hanya
kera sama di bidang menghadapi musuh, bukan untuk urusan lain. Aku tidak suka (ara-
(ara penge(ut dan (urang.!
$ian %i mengamati waah pemuda itu dengan taam penuh selidik, Ada benarnya pula
u(apan pemuda itu. *uurkah dia dalam usahanya menolongnya+ Memang benar uga
bahwa tidak ada gunanya mempergunakan muslihat. ,a tadi sudah tidak berdaya.
Andaikata terdapat muslihat di balik pertolongan pemuda ini tentu hanya untuk
menyenagkan hatinya agar ia mau bekera sama, membantu mereka dalam peruangan
melawan penaah Man(u. Dan seperti uga Yo Han, ia tidak melihat sesuatu yang buruk
dalam urusan membantu menentag pemerintah Man(u.
!Hemm, kalau begitu, sekarang aku menadi tawanan, dan tidak boleh keluar dari tempat
ini+ Apakah aku boleh keluar dari kamar ini dan dengan bebas melihat-lihat keadaan di
dalam sarang kalian ini+!
!Nona, akulah yang bertugas menaga dan mengamatimu, dan aku sudah memberitahu
kepada semua anggauta Hek , %ama agar engkau dibiarkan tinggal di sini dengan bebas,
asal engkau tidak membikin ribut, tidak pula berusaha melarikan diri. Akulah yang
bertanggung awab atas dirimu, maka kalau Nona melarikan diri, berarti membikin susah
padaku. Aku sudah berusaha menghindarkan dirimu dari keadaan yang tidak enak, maka
kuharap engkau uga suka menaga agar aku tidak sampai mendapat kesusahan karena
engkau lari.!
$ian %i mengangguk-angguk. !'aiklah, )u &i 'ok. Akan tetapi aku ingin bertemu
dengan %iem $ian %un, ahanam itu. Aku harus membuat perhitungan dengan dia"! $ian
%i mengepal tinu, marah sekali kalau teringat kepada suhengnya itu.
)u &i 'ok mengerutkan alisnya. !Nona $ian %i, tentu saa kalau kebetulan engkau
bertemu dengan suhengmu itu....!
!Dia bukan suhengku lagi" Mungkin aku akan membunuh ahanam itu kalau bertemu
dengan dia"!
!Nah, itulah yang kurisaukan. &alau Nona bertemu dan bi(ara dengan dia, hal itu masih
tidak mengapa. Akan tetapi kalau sampai Nona menyerangnya, padahal kini $ian %un
telah menadi sekutu kami, tentu semua orang akan membantunya dan Nona akan
dipersalahkan. 3leh karena itu, mengingat bahwa urusan antara Nona dengan $ian %un
merupakan urusan pribadi, sebaiknya Nona bersabar hati dan menunggu sampai kelak
setelah kalau kalian berada di luar lingkungan kami, barulah Nona dapat membuat
perhitungan. *angan di sini, Nona.4
$ian %i mengangguk-angguk. 'enar uga, #ikirnya. $ian %un telah menadi sekutu
mereka. &alau ia menyerang $ian %un, tentu mereka akan membantunya, bahkan pemuda
di depannya ini tentu saa terpaksa harus berpihak kepada $ian %un pula.
!'aiklah, aku tidak akan menyerangnya. Akan tetapi setidaknya aaklah dia ke sini agar
aku dapat bertanya sendiri kepadanya. 'aru akan puas hatiku dan yakin bahwa dia benar-
benar telah menyeleweng.!
!Akan kuusahakan, Nona.!
#emuda itu lalu mengaak $ian %i keluar dari kamarnya. Dan kini, dalam keadaan sadar
dan tidak terbelenggu, gadis itu mendapat kesempatan mengamati keadaan di sarang Hek
, %ama itu. Tempat itu merupakan perkampungan besar dan di tengah-tengah terdapat
bangunan induk yang bentuknya seperti kuil. 'angunan induk itu besar sekali, sedangkan
tempat dimana ia dikurung merupakan bangunan disebelah kiri bangunan induk. Di
dalam perkampungan itu terdapat banyak rumah-rumah yang bentuknya sama, dan itulah
tempat tinggal para anggauta Hek , %ama. Terdapat pula bangunan baru berupa pondok-
pondok yang menadi tempat tinggal para anggauta pasukan Nepal, uga tempat para
tamu dari pengemis tongkat hitam.
$etelah keluar dari rumah tempat ia di tahan, nampaklah oleh $ian %i betapa melarikan
diri dari situ merupakan hal yang tidak mungkin. 'anyak sekali anggauta gerombolan itu
berkeliaran, dan penagaan uga diadakan dengan amat ketatnya. 'aru rumah di mana ia
dikurung itu saa diaga oleh sedikitnya dua puluh orang" Tak mungkin ia dapat pergi
tanpa diketahui dan sekali ketahuan, tentu ia akan dikeroyok puluhan, bahkan ratusan
orang. )u &i 'ok berkata benar. 'odoh sekali kalau ia berusaha melarikan diri.
$ebaiknya bersabar menanti kesempatan yang lebih baik. $elama ia tidak diganggu, ia
akan tinggal di situ, menanti kesempatan melarikan diri, atau menanti sampai mun(ulnya
Yo Han karena ia merasa yakin bahwa Yo Han pasti tidak akan membiarkan saa ia
menadi tawanan gerombolan. Teringat akan Yo Han, $ian %i tersenyum. 'ekas
suhengnya itu hebat bukan main"
!&enapa Nona tersenyum+! tanya )u &i 'ok dan ketika gadis itu memandang
kepadanya, pemuda itu pun tersenyum. !$enang melihat Nona gembira,! sambungnya.
!Tempat ini indah sekali, dan penagaannya amat kuat. .ngkau benar sekali, &i 'ok. Aku
harus menanti dengan sabar dan tidak akan men(oba kebodohan melarikan diri. Dan
kalau engkau beritikad baik, angan sebut Nona kepadaku. Namaku $ian %i.!
5aah pemuda itu berseri. !Aku tahu bahwa engkau adalah gadis yang selain gagah
perkasa dan (erdik, uga berhati mulia, Nona.... eh, $ian %i. $ungguh aku akan merasa
bahagia sekali kalau akhirnya akan dapat menauhkanmu dari ben(ana dan an(aman
bahaya. Nah, sekarang engkau akan kutinggalkan. Akan tetapi sekali lagi kuperingatkan,
angan men(oba untuk membuat keributan. Nona.... eh, kau akan selalu diawasi, $ian %i.
Dan seperti kukatakan tadi, aku yang diserahi tugas menagamu dan bertanggung awab.!
$ian %i mengangguk tegas. !'aik &i 'ok. Dan aku sudah berani, bukan+ Aku tidak
akan suka melanggar aniku sendiri.!
&i 'ok tersenyum dan pergi meninggalkannya. Hemm, pemuda itu semakin tampan
kalau tersenyum, pikir $ian %i. $ayang pemuda sebaik itu berada di tengah orang-orang
Hek , %ama, tempat yang sungguh tidak sesuai dengan dirinya. Dan ia teringat betapa &i
'ok uga telah menguasai ilmu kepandaian silat yang tangguh.
$ian %i beralan-alan, dan kemana pun ia pergi di dalam kampung para pendeta %ama
itu, ia tahu bahwa semua matamengamatinya. ,a selalu dibayangi se(ara diam-diam.
&etika ia tiba di pintu gerbang, satu-satunya pintu gerbang di perkampungan itu, ia
melihat betapa di situ terdapat puluhan orang penaga" Dan perkampungan itu dikelilingi
pagar tembok yang tinggi, bahkan di sudut-sudutnya terdapat menara di mana terdapat
penaga pula. $eperti benteng saa. 'elum lagi perondaan yang ia lihat dilakukan pasukan
ke(il Hek , %ama. $ukarlah untuk dapat melarikan diri dari perkampungan itu, dan
agaknya lebih sukar lagi untuk menyusup masuk" 'iarpun demikian, ia yakin bahwa Yo
Han akan dapat menyerbu masuk dan menemukan dirinya.
'enar seperti dikatakan &i 'ok, kemana pun ia pergi, sampai ke pintu gerbang pun, tidak
ada orang yang melarangnya, namun makin dekat dengan pintu gerbang, semakin banyak
orang membayangi dan mengamatinya. Agaknya semua anggauta Hek , %ama sudah
mendapat perintah untuk mengamatinya akan tetapi tanpa mengganggunya. Diam-diam ia
bersukur dan berterima kasih kepada )u &i 'ok. Akan tetapi karena teringat betapa ia
ditipu $ian %un, bahkan lalu dibelenggu oleh bekas suhengnya itu, ia amat memben(i
$ian %un. ,a berusaha untuk menemui bekas suheng itu, sekarang ia tidak sudi lagi
mengaku suheng kepadanya, namun usahanya sia-sia saa. ,a sampai pula di pemondokan
para orang Nepal, dan (epat-(epat meninggalkan tempat itu lagi ketika melihat betapa
mata orang-orang Nepal itu memandang kepadanya seperti sekumpulan srigala
memandang seekor domba muda yang gemuk. *uga ia merasa iik ketika melihat
sekelompok anggauta pengemis tongkat hitam yang berpakaian butut dan dekil, kotor
sekali dan orok.
Dengan berindap-indap ia kini menghampiri bangunan yang berbentuk kuil. 'aru tiba di
pekarangan saa sudah mendengar suara orang berdoa, diiringi ketukan kayu berirama.
Dan ketika ia tiba di ambang pintu gerbang masuk, nampak asap tebal mengepul tebal
dari ruangan depan yang menadi ruangan sembahyang seperti pada kuil-kuil biasa.
&iranya bangunan induk ini di bagian depannya memang merupakan kuil yang luas
dengan ruangan sembahyang yang mewah. Dan di tempat ini, penagaan lebih ketat lagi
walaupun penaganya tidak tampak beraga, melainkan para pendeta yang bertugas di
situ.
,a dibiarkan masuk ke ruangan ke dua di belakang ruangan sembahyang dan ternyata
ruangan ini lebih luas lagi. Yang membuat ia terkeut adalah ketika ia melihat sebuah peti
mati berada di tengah ruangan ini, engap dengan mea sembahyang dan dikelilingi
pendeta-pendeta %ama yang berdoa. Ada orang mati di sini" Dan setelah ia menenguk ke
dalam, baru ia tahu mengapa tadi dalam peralanan berkeliaran di perkampungan itu, ia
tidak bertemu dengan tokoh-tokoh persekutuan itu. &iranya mereka samua berkumpul di
ruangan ini, agaknya melayat yang mati" Dan semua orang itu agaknya tidak
mempedulikan $ian %i yang berada di luar pintu. Dengan terang-terangan $ian %i
memandang ke arah kelompok yang duduk di ruangan itu. ,a melihat mereka lengkap
semua" %ulung %ama, )u &i 'ok, Hek-pang $in-kai ketua perkumpulan #engemis
Tongkat Hitam, #angeran Gulam $ing dengan dua orang agoannya yaitu 'adhu dan
$agha, ada pula #ek-lian $am-li bersama %iem $ian %un yang duduk di tengah-tengah
antara mareka. Akan tetapi tidak nampak di antara mereka. $iapa lagi kalau bukan ketua
para %ama *ubah Hitam itu yang berada di dalam peti mati+ Tentu kakek tua renta itu
tewas setelah bertanding melawan Yo Han"
,a melihat lagi ke arah peti mati besar itu. Aih" $emua orang melayat dan Dobhin %ama
tidak nampak di antara mereka. $iapa lagi kalau bukan ketua para %ama *ubah Hitam itu
yang berada di dalam peti mati+ Tentu kakek tua renta itu tewas satelah bertanding
melawan Yo Han"
,a melihat $ian %un mengangkat muka memandang kepadanya, akan tetapi suhengnya itu
menunduk kembali. $ian %i ingin menghampiri bekas suheng itu, memaki-makinya, atau
menyeretnya dan menyerangnya. Akan tatapi ia teringat akan aninya kepada &i 'ok dan
pada saat itu, ia melihat &i 'ok uga memandang kepadanya. 'ahkan pemuda itu lalu
bangkit, dan dengan tenang menghampirinya, keluar dari pintu dan berkata dengan suara
lirih
!Harap angan memasuki ruangan berkabung ini, $ian %i. &e(uali kalau angkau ingin
melayat.4
6Dobhin %ama+! tanya $ian %i, uga berbisik sambil memandang ke arah peti mati.
&i 'ok mengangguk. !$upek sudah terlalu tua. #ertandingan dengan $in-(ing Tai-hiap
menghabiskan tenaganya.
Dia meninggal karena kehabisan tenaga dan napas, tidak terluka. #endekar aneh itu
terlalu lihai baginya....!
Diam-diam $ian %i merasa bangga dan girang bukan main. Akan tetapi diam saa, lalu
melirik ke arah $ian %un yang masih menunduk, dan berkata, !Aku masih ingin bi(ara
dengan ahanam itu.!
&i 'ok mengangguk. !Akan kuusahakan, akan tetapi tidak sekarang. $etelah selesai
pengurusan enasah $upek. .ngkau tidak hendak melayat dan duduk di dalam+!
$ian %i menggeleng kepala. 2ntuk apa masuk ka ruangan itu dia melihat $ian %un di
antara tiga wanita (abul itu+ ,a khawatir tidak akan dapat menahan hatinya untuk tidak
menyerang bekas suheng itu. #ula, tidak perlu berkabung terhadap kematian &etua Hek ,
%ama yang menyebabkan $ian %un tersesat dan ia sendiri tertawan. ,a lalu meninggalkan
ruangan itu, keluar lagi.
$ena telah mendatang, dan lampu-lampu penerangan mulai dipasang di perkampungan
itu. $ian %i kembali ke kamarnya dan seorang pelayan wanita setengah tua menyerahkan
pakaian pengganti kepadanya, uga mempersiapkan air untuk mandi. $ian %i merasa
senang. Ternyata &i 'ok memegang aninya. ,a diperlakukan seperti seorang tamu ter-
hormat, dilayani semua keperluannya walaupun diam-diam ia tidak pernah dilepaskan
dari pengamatan taam. &epada pelayan itu ia pun dapat memesan semua keperluannya,
minta disediakan makan malam.
'agaimanapun uga, $ian %i tetap berhati-hati, memeriksa semua makanan dan minuman
lebih dahulu sebelum memakan dan meminumnya. #enerangan dalam kamarnya uga
(ukup terang dan suasana (ukup menyenangkan.
Malam itu sore-sore bulan sudah mun(ul. 2dara (erah dan langit bersih, bulan tiga
perempat menyinarkan (ahaya lembut. $ian %i tidak betah berada di kamarnya. ,a keluar
dan beralan-alan di taman bunga dalam perkampungan itu. $ebuah taman yang (ukup
luas dan terpelihara baik-baik. Agaknya, para pendeta %ama ini bukanlah orang-orang
kasar, melainkan suka pula akan kedamaian dan keindahan.
Agaknya para tokoh masih berada di ruangan berkabung, dari mana terdengar doa-doa
untuk si mati. $ian %i melihat banyak pula penaga di taman itu, bahkan ia dapat
menduga bahwa begitu ia memasuki taman, maka tempat itu telah dikepung para
anggauta Hek , %ama yang bertugas mengamatinya. ,a menduga-duga apakah &i 'ok
uga ikut mengamatinya, ataukah pemuda itu sudah begitu per(aya kepadanya sehingga
ikut berkabung di ruangan itu.
Di dekat empang ikan emas terdapat bangku-bangku yang dilindungi atap. $ian %i duduk
di satu, termenung. 'ulan menari-nari di air yang digerakkan perlahan oleh ikan-ikan
yang berkearan. ,a teringat akan Yo Han dan kembali bibirnya tersenyum, senang sekali
mengingat pemuda itu, orang yang ketika ia masih ke(il paling disayangnya. Dan
sekarang setelah mereka kembali saling berumpa dalam keadaan sudah sama dewasa, ia
tidak tahu" Yang elas, penyelewengan $ian %un hanya membuat ia marah, tidak
membuat ia bersedih. Diam-diam ia malah merasa gembira bahwa hal ini membuktikan
bahwa biarpun tadinya ia sayang kepada $ian %un, kesayangan itu adalah keakraban
antara kakak beradik seperguruan yang selalu ingin akrab dalam pergaulan, dalam latihan
bersama. ,a tidak pernah men(inta $ian %un" Dan Yo Han+ ,a tidak tahu, yang elas, ia
merasa bangga, kagum dan uga senang sekali dapat bertemu kembali dengan Yo Han"
Yo Han takkan membiarkan ia teran(am bahaya" ,a yakin bahwa pemuda itu pasti akan
datangmenyelamatkannya. ,a teringat betapa seak ke(il, ketika ia baru berusia empat
tahun, dan Yo Han uga hanya seorang anak remaa yang lemah, Yo Han sudah berani
membelanya mati-matian, bahkan mempertaruhkan keselamatan dirinya sendiri dengan
menukar dirinya menadi tawanan iblis betina Ang , Moli. Yo Han pasti akan meno-
longnya" &ini ia men(oba mengenang kembali apa yang dapat diingatnya ketika ia masih
ke(il, ketika Yo Han masih menadi murid ayah ibunya. $amar-samar masih teringat
olehnya betapa dahulu ia sering digendong Yo Han, diaak bermain-main, dihibur dan
selalu disenangkan hatinya.
!Nona, alangkah (antiknya engkau...."!
Tentu saa $ian %i terkeut dan serentak sadar dari lamunan ketika tiba-tiba mendengar
kata-kata puian yang lembut itu. ,a melon(at berdiri dan membalik karena suara itu tadi
datang dari belakang dan ia berhadapan dengan pria tinggi besar gagah perkasa itu. #a-
ngeran Gulam $ing" &alau saa ia tidak ingat akan aninya kepada )u &i 'ok, tentu $ian
%i sudah menerang dan menyerang pangeran Nepal yang diben(inya ini.
!Mau apa engkau+ #ergi, aku tidak ingin bi(ara denganmu"! bentanya, lalu ia duduk
kembali, membelakangi pangeran itu.
!Aduh, alangkah (antiknya" Marah-Marah semakin (antik elita. 'ukan main"! &ata-kata
itu diu(apkan dalam bahasa Han yang patah-patah sehingga terdengar lu(u, namun (ukup
membuat kedua pipi $ian %i menadi merah oleh perasaan malu dan marah.
!Manusia biadab" *angan men(ari perkara, atau aku akan kehilangan kesabaran dan akan
membunuhmu" $ian %i membentak lagi, kini memutar duduknya menghadapi pangeran
itu dangan air mata barapi. 5aahnya tertimpa sinar bulan dan nampak (antik bukan
main, #angeran itu mengerutkan alisnya. $ebelum bangsa Han diaah Man(u, memang
&eraaan 'eng menganggap orang asing adalat bangsa biadab. Maka tentu saa #angeran
Gulam $ing merasa dihina sekali. Akan tetapi dia malah tertawa, suara tawanya bening
dan aneh.
!Nona Tan $ian %i, aku seorang pangeran" #andanglah waahku baik-baik, aku seorang
pangeran Nepal, bukan bangsa biadab. $eluruh bangsa Nepal kalau melihatku,
menghormati dan memuliakan aku, bahkan tidak mampu bergerak. .ngkau uga, Nona"
#andang aku baik-baik, aku seorang pangeran dan engkau harus tunduk kepadaku"!
#angeran tinggi besar itu kini melangkah mau menghampiri $ian %i, Gadis itu hendak
melon(at bangun, akan tetapi aneh, ia tidak mampu menggerakkan tubuhnya" Terngiang
di dalam telinganya perintah pangeran itu bahwa ia harus tunduk dan tidak mampu
bergerak. ,a men(oba untuk mengerahkan tenaga sin-kangnya pada saat pangeran itu
sudah memegang kedua tangannya dan menariknya bangkit berdiri. Di lain saat, ia sudah
didekap dalam pelukan kedua lengan yang panang dan besar itu, dan iamen(ium bau
keharuman yang aneh keluar dari dada pangeran itu, di mana waahnye didekap rapat.
!#angeran, lepaskan nona itu"! tiba-tiba terdengar bentakan halus dan #angeran Gulam
$ing terkeut, lalu menoleh. &iranya )u &i 'ok yang membentak itu. !Nona Tan $ian %i,
mundurlah engkau"! $ungguh eneh, baru sakarang $ian %i dapat bergerak, seolah tenaga
tak nampak yang tadi mampengaruhinya telah lenyap. Tahulah ia bahwa ia tadi dipe-
ngaruhi sihir pangeran Nepal itu, dan agaknya )u &i 'ok yang membebaskannya dari
pengaruh sihir.
!#angeran ,blis" &eparat busuk engkau"! ,a pun membentak dan ia sudah menerang dan
menyerang #angeran Gulam $ing. #engeran itu mengelak dengan lon(atan ke belakang
dan ketika $ian %i hendak menyerang lagi, &i 'ok telah menghadang di depannya.
!$ian %i, ingat akan animu. *angan membuat keributan di sini"!
$ian %i teringat dan ia pun menahan diri, mukanya merah dan matanya masih berkilat.
$ementara itu, #angeran Gulam $ing tertawa, !Ha-ha-ha, saudara )u &i 'ok, engkau
malah membela $i 'angau Merah ini+ $ungguh aneh sekali"!
!#angeran.! kata )u &i 'ok dan suaranya mengandung kemarahan. !&alau &etua Hek ,
%ama mendengar akan apa yang kau lakukan ini, tentu beliau akan menadi tidak
senang.!
!Hem, &etua Hek , %ama sudah mati, petinya uga belum diangkat dan ruangan
berkabung"4 kata pangeran itu membantah.
!#angeran" .ngkau tentu tahu bahwa wakil ketua adalah guruku, %ulung %ama dan
setelah kini $upek Dobhin %ama meninggal dunia, gurukulah yang menadi ketua" Nona
Tan $ian %i ini menadi tamu yang dihormati, dan &etua Hek , %ama yang menugaskan
aku untuk menaganya. &uharap #angeran tidak membuat keributan di sini dan bersikap
sebagai tamu dan sahabat yang baik.!
!Aku protes"! #angeran itu marah-marah. !$audara %iem $ian %un dan ketiga #ek-lian
$am-li telah berani akan menghadiahkan gadis ini kepadaku, dan sekarang engkau
hendak menghalangiku" 'eginikah sikap seorang sahabat+!
!#angeran, lupakah #angeran siapa %iem $ian %un dan #ek-lian $am-li+ Mereka pun
hanya tamu-tamu dari Hek , %ama seperti uga engkau. Nona ini adalah seorang tawanan
kami, dan yang berhak memutuskan mengenai dirinya adalah ketua kami. &etua kami
menganggap Nona ini seorang pendekar wanita gagah perkasa yang patut diaak bekera
sama beruang menentang orang Man(u. 'agaimana mungkin para tamu seperti %iem
$ian %un dan #ek-lian $am-li dapat menghadiahkan Nona ini kepadamu+ Mereka tidak
berhak"!
!3rang muda, berani engkau bersikap seperti ini terhadap aku+ 'agaimana kalau aku
memaksa untuk memiliki gadis ini+!
$epasang mata pemuda itu berkilat. Dia meraba pinggangnya di mana terdapat sabuk
baanya yang kedua uungnya dipasangi pisau, senatanya yang ampuh dan dia berkata
dengan tegas.
!#angeran, aku adalah utusan &etua Hek , %ama dan aku melaksanakan tugas yang
diperintahkan untuk menaga Nona ini. &alau ada yang berani mengganggunya, berarti
dia melanggar peraturan di sini dan aku akan menghadapinya sebagai wakil ketua Hek ,
%ama"!
!'o(ah sombong...."! Akan tetapi pada saat itu, entah dari mana datangnya, nampak
beberapa orang pendeta %ama *ubah hitam bermun(ulan. Mereka hanya berdiri
memandang, akan tetapi sikap mereka elas siap untuk membantu )u &i 'ok. Melihat ini,
#angeran Gulam $ing sadar bahwa dia berada di tempat orang sebagai tamu. Dia
memandang kepada $ian %i dan mengepal tinu. Daging lunak yang sudah berada di
depan bibir, terpaksa harus dia lepaskan" Dengan bersungut-sungut, memaki-maki dalam
bahasanya sendiri, dia pun meninggalkan taman itu. 'eberapa orang pendeta %ama itu
pun, seperti bayangan-bayangan saa, lenyap dari dalam taman. Tahulah $ian %i bahwa
andaikata )u &i 'ok tidak berada di situ pun, para pendeta %ama itu tentu akan melihat
ulah #angeran Gulam $ing dan mereka akan turun tangan membantunya dan melapor
kepada )u &i 'ok. 'etapapun uga, ia berterima kasih kepada pemuda ini dan ia bergidik
kalau teringat betapa tadi ia didekap oleh pangeran Nepal yang tinggi besar itu tanpa
mampu berkutik" $ian %i mulai per(aya kepada )u &i 'ok bahwa pemuda murid %ulung
%ama ini memang benar-benar hendak melindunginya.
!&i 'ok, terima kasih atas pertolonganmu tadi. Apa yang telah teradi denganku tadi+
&enapa aku tidak mampu bergerak" Apakah ahanam itu mempergunakan sihir+!
!'enar, $ian %i. Maa1kan, aku agak terlambat. Akan tetapi, seperti kaulihat tadi, selalu
ada beberapa orang anggauta Hek , %ama yang membayangimu sehingga engkau selalu
aman. #ara anggauta tadi tidak mengira bahwa pangeran itu akan menggunakan sihir.!
!&alau begitu, engkau pun ahli sihir. &i 'ok+! tanya $ian %i dan pemuda itu tersenyum,
merasa girang bukan main melihat sikap gadis itu terhadapnya kini berubah, tidak lagi
angkuh dan ketus seperti sebelumnya, kini nampak ramah bersahabat"
!$ian %i, engkau tahu bahwa aku murid $uhu %ulung %ama, murid seorang tokoh pendeta
%ama. 3leh karena itu, selain ilmu silat, aku pun mempelaari ilmu-ilmu keagamaan dan
uga ilmu kebatinan sehingga tidak aneh kalau aku pun mempelaari ilmu sihir.!
!Hemm, kata orang tuaku dan uga paman kakek yang menadi guruku, ilmu sihir dapat
membuat orang menadi sesat. &enapa engkau mempelaarl ilmu seperti itu, &i 'ok+!
#emuda itu tertawa. !Aihh, engkau ini yang aneh sekali, $ian %i. .ngkau sendiri masih
keturunan keluarga para #endekar #ulau .s, bahkan uga pendekar Gurun #asir" #adahal,
menurut yang kudengar, dahulu #endekar $uper $akti #ulau .s adalah seorang sakti yang
selain hebat ilmu silatnya, uga ahli dalam ilmu sihir"!
$ian %i tersenyum. !Memang engkau benar, akan tetapi menurut orang tuaku,
mempelaari ilmu sihir amatlah berbahaya karena ilmu seperti itu (ondong untuk
menyeret orangnya kepada kesesatan.!
#emuda itu kini duduk di bangku, berhadapan dengan $ian %i yang uga sudah duduk.
!$egala ma(am ilmu mengandung daya tarik yang dapat menyesatkan orang, $ian %i.
,lmu apapun uga membuat orang merasa lebih pandai daripada orang lain, dan ada
ke(ondongan mempergunakan ilmu yang dikuasainya itu untuk berkuasa atau men(ari
pengaruh atas orang-orang lain. ,lmunya sendiri tidak baik atau pun buruk. 'aik
buruknya tergantung dari dia yang mempergunakannya. 'etapa baik pun sebuah ilmu,
kalau dipergunaken untuk men(elakai orang lain ilmu itu menadi ahat. $ebaliknya, ilmu
yang dianggap ahat, kalau dipergunakan untuk menolong orang lain, akan menadi ilmu
yang baik. 'ukankah begitu+!
$ian %i pernah mendengar ini, maka ia pun mengangguk dan kini pandangannya terhadap
pemuda itu sama sekali berubah. ,a tidak tahu benar bahwa semua agama di dunia ini
mengaarkan orang agar hidup biaksana dan baik. #elaaran agama yang dipelaari &i
'ok dari pendeta %ama, tentu saa uga mengatakan yang baik-baik. &alau teradi
keahatan dilakukan orang beragama, maka hal itu berarti bahwa orang itu telah
menyeleweng daripada pelaaran agamanya sendiri.
Tidak ada agama di dunia ini yang mengaarkan orang untuk menadi ahat. *usteru yang
dinamakan agama adalah pelaaran tentang budi pekerti, mengaarkan orang untuk
menadi manusia yang baik dan berguna bagi manusia lain. )u &i 'ok yang seak ke(il
menadi murid pendeta %ama, tentu saa uga memba(a kitab-kitab agama yang pada
hakekatnya tiada bedanya dengan kitab-kitab agama lain, yaitu menuntun manusia ke
arah alan hidup yang benar.
!$ebenarnya, oleh orang tuaku dan paman kakekku, aku pun telah menerima latihan
kekuatan batin yang dimaksudkan menolak pengaruh sihir. Akan tetapi, tadi aku sama
sekali tidak mengira bahwa pangeran Nepal itu akan mempergunakan sehingga aku
menadi lengah. &i 'ok, apakah kau kira $ian %un uga terpengaruh sihir+! Tiba-tiba
timbul dugaan ini dalam pikiran $ian %i.
&i 'ok menarik napas panang. !Mungkin saa, akan tetapi yang elas suhengmu itu
seorang pria yang lemah dan mudah dirayu. $ungguh sayang sekali karena sesungguhnya
dia memiliki ilmu kepandaian yang tinggi. &alau dia bekera sama dengan kami untuk
menentang penaah Man(u, hal itu baik-baik saa. Aken tetapi aku khawatir kalau dia
sampai terseret oleh #ek-lian-kauw, melakukan hal-hal yang tidak patut.!
Hening seenak. &emudian $ian %i mengangkat muka memandang pemuda itu. !&i 'ok,
engkau kini kuanggap sebagai seorang sahabat. Aku per(aya kepadamu. &atakanlah, apa
maksud gurumu dengan menahanku di sini+ 'erterus terang saalah agar hatiku tidak
menadi ragu kepadamu.!
!Mudah sekali diduga, $ian %i. .ngkau tahu bahwa Hek , %ama sedang menyusun
kekuatan....!
!Hemm, untuk memberontak kepada pemerintah Dalai %ama di Tibet+!
!'enar, akan tetapi selain hal itu merupakan urusan dalam para pendeta %ama, uga satu
di antara sebabnya kerena pemerintah Tibet mengakui kekuasaan pemerintah Man(u.
Nah, Hek , %ama dianggap memberontak karena tidak menyetuui hal itu. &arenanya,
Hek , %ama yang kini dipimpin oleh $uhu %ulung %ama menyusun kekuatan dan
mengharapkan bantuan orang-orang kuat, untuk bersama-sama menentang penaah
Man(u, uga untuk menentang pemerintah Tibet yang mau menadi taklukan orang
Man(u.!
!*adi aku ditahan untuk dibuuk agar mau bekera sama dengan Hek , %ama+!
!'egitulah. $uhu mengharapkan engkau akan membantu pula. 'ukankah penaah Man(u
merupakan penaah yang menindas bangsa kita+ Aku sendiri pun mempunyai darah Han,
$ian %i. Aku akan merasa gembira sekali kalau engkau suka bekera sama dengan kami.!
!Dan bagaimana kalau aku menolak kera sama+ Apakah aku akan dibunuhnya+4
)u &i bok mengerutkan alisnya dan menggeleng kepala keras-keras.
!$uhu tidak akan memaksa orang untuk bekera sama. #aksaan itu akhirnya hanya akan
merugikan kami sendiri, karena orang yang dipaksa bekera sama akhirnya mudah saa
menadi pengkhianat. Tidak, engkau tidak akan dipaksa. Andaikata ada yang akan
memaksa atau mengganggumu, demi Tuhan, aku akan membelamu dengan taruhan
nyawaku, $ian %i"! #emuda itu bi(ara penuh semangat, membuat $ian %i terheran dan ia
menatap waah pemuda itu penuh selidik. Namun, sinar bulan tidak (ukup terang
sehingga tidak melihat betapa waah pemuda itu berubah kemerahan.
!Akan tetapi.... kenapakah, &i 'ok+ &enapa engkau hendak membelaku seperti itu+
&enapa engkau begini baik kepadaku+ #adahal, bukankah seak pertama kali saling
bertemu, kita berhadapan sebagai musuh+!
#emuda itu menggeleng kepala. !Hanya salah paham, $ian %i, hanya karena saling
memperebutkan kebenaran masing-masing. $udahlah, sebaiknya engkau kembali ke
dalam kamarmu untuk beristirahat. 'esok, setelah ena0ah $upek diperabukan, mungkin
$uhu akan bi(ara denganmu tentang aakan bekera sama itu.!
!Apa yang harus kuawab+!
!$udah kukatakan, kalau engkau suka bekera sama, aku akan merasa berbahagia sekali,
$ian %i.!
!&alau aku menolak+!
#emuda itu menghela napas panang. !Aku akan merasa ke(ewa sekali. Akan tetapi tentu
saa terserah. kepadamu, dan aku yang akan membantumu agar dapat pergi dari sini
dalam keadaan bebas dan aman.!
Tentu saa hati $ian %i menadi girang bukan main. !$ungguh mati, amat sukar menilai
keadaan hati atau watak aseli seseorang,! katanya. !Tadinya kukira engkau seorang yang
amat ahat, &i 'ok, tidak tahunya engkau adalah seorang yang berhati mulia. $ebaliknya,
suhengku yang kunilai sebaik-baiknya orang, ternyata malah seorang manusia yang
budinya rendah"!
#emuda itu tersenyum. !&arena itu, angan tergesa-gesa menilai seseorang, $ian %i. Yang
hari ini kaunilai baik, mungkin besok akan kau(ela, sebaliknya yang kemarin kau(ela,
hari ini akan kaupui. Mungkin kalau hari ini aku kaunilai baik, besok lusa akan kaunilai
ahat lagi, siapa tahu+!
$ian %i tertawa. !Aku mengerti, &i 'ok. #enilaian seseorang tergantung daripada
kepentingan si penilai, kalau diuntungkan, tentu menilai baik, kalau dirugikan, akan
menilai buruk. Akan tetapi, uga tergantung kepada orang yang dinilai. $etiap perbuatan
baik tentu mendatangkan kekaguman, dan perbuatan buruk mendatangkan (elaan.
'ukankah demikan+!
!.ngkau memang (erdik, $ian %i. Nah kau bersabar dan tenanglah saa, dan harap
menaga diri agar angan sampai terpan(ing keributan sebelum $uhu %ulung %ama bi(ara
denganmu. $elamat malam dan selamat tidur.!
$ian %i yang sudah bangkit, tersenyum. !$elamat bermimpi, &i 'ok.!
Mereka berpisah dan $ian %i sama sekali tidak mengira bahwa u(apannya tadi sungguh
teradi. ,a mengatakan selamat bermimpi hanya untuk berkelakar, tidak tahunya malam
itu &i 'ok benar-benar bermimpi semalam suntuk, mimpi bertemu dengannya dan
berkasih sayang dengannya"
---
Gak )iang Hun, ibunya, dan Yo Han bekera dengan (epat. Yo Han segera menghubungi
para tokoh di perbatasan yang pernah disadarkannya, sedangkan Nyonya Gak dan
puteranya pergi menghadap para pendeta %ama dan pasukan pemerintah yang berada di
benteng daerah perbatasan tak auh dari tempat itu.
#anglima yang menadi komandan pasukan Tibet itu menerima laporan Gak )iang Hun
dan ibunya. Dia segera berunding dengan para pendeta %ama. Tentu saa mereka sudah
mendengar akan adanya gerakan Hek , %ama, akan tetapi karena gerombolan itu tidak
melakukan keka(auan, pasukan pemerintah pun tadinya mendiamkan saa.
'agaimanapun uga para pimpinan Hek , %ama dahulunya adalah tokoh-tokoh pendeta
%ama yang terkenal. Akan tetapi, ketika mendengar laporan Gak )iang Hun dan ibunya
bahwa gerombolan pendeta %ama ubah hitam itu kini bersekutu dengan orang-orang
Nepal yang menadi pelarian dari negara mereka, uga bersekutu dengan kaum pengemis
sesat dan orang-orang #ek-lian-kauw, komandan itu merasa khawatir dan dia pun (epat
mengerahkan pasukan, siap untuk melakukan penyerbuan terhadap gerombolan yang kini
merupakan persekutuan besar dan hendak melakukan pemberontakan terhadap peme-
rintah Tibet itu.
$ementara itu, para tokoh sesat yang kini telah sadar akibat kebiaksanaan $in-(iang Tai-
hiap, ketika pandekar aneh itu minta bantuan mereka tentu saa mereka menadi gembira
dan mereka seakan berlumba untuk membuktikan bahwa kini mereka bukanlah penahat-
penahat lagi, melainkan orang-orang gagah yang siap mengganyang pemberontak dan
penahat yang mengganggu ketenteraman.
$etelah menerima kesanggupan para tokoh kang-ouw itu, Yo Han yang ketika menemui
mereka mengenakan (apingnya yang menyembunyikan mukanya dan mengurai rambut,
(epat kembali ke bukit yang diadikan sarang Hek , %ama. Dia pun menanggalkan
penyamarannya dan ketika dia mun(ul di depan pintu gerbang yang seperti benteng itu,
dia sudah menadi seorang pemuda biasa, bukan lagi pendekar yang selalu
menyembunyikan mukanya itu. Yo Han maklum bahwa dia tidak perlu menyamar kalau
ingin memasuki perkampungan yang menadi sarang gerombolan itu dengan aman.
#emuda murid %ulung %ama itu pernah melihat dia bersama $ian %i, pernah pula bi(ara
dengan dia. 3leh karena itu, ketika para penaga pintu gerbang menghadang dan
membentaknya, dia pun berkata dengan suara tenang.
!Aku bernama Yo Han, dan aku ingin bertemu dengan saudara )u &i 'ok. Aku sudah
mengenalnya.!
Yo Han dipersilakan menunggu dan dua orang penaga lalu berlari masuk untuk memberi
kabar kepada )u &i 'ok. $elama dua hari ini, seak ena0ah Dobhin %ama diperabukan,
ketua baru mereka, %ulung %ama, memerintahkan agar penagaan diperketat dan semua
anggauta Hek , %ama diharuskan bersiap siaga. %ulung %ama maklum bahwa $in-(iang
Tai-hiap tentu tidak akan tinggal diam dan akan datang menyerbu untuk membebaskan
Tah $ian %i. 3leh karena ingin meman(ing mun(ulnya $in-(iang Tai-hiap inilah maka
dia memerintahkan agar gadis itu tetap menadi tawanan, walaupun diperlakukan dengan
baik. Dia sudah membuuk agar gadis itu suka membantu peruangannya, dengan harapan
kalau gadis itu mau bekera sama seperti halnya $ian %un, mungkin $in-(iang Tai-hiap
akan mau pula membantunya. Dan mengingat bahwa gadis itu dan suhengnya adalah
murid keluarga #ulau .s, maka kalau mereka bekera sama dengan perkumpulannya,
tentu lebih mudah menarik tokoh-tokoh kang-ouw untuk bekera sama pula.
&etika dua orang penaga itu melapor bahwa ada orang bernama Yo Han men(arinya, )u
&i 'ok yang sudah lupa lagi akan nama itu, menduga-duga siapa orang yang men(arinya
di tempat itu. Apalagi nama orang itu menunukkan bahwa dia tentu orang Han. Dia
sedang bingung memikirkan $ian %i. Gurunya tidak berhasil membuuk gadis itu untuk
bekera sama. $ian %i selalu menolak, dengan halus maupun kasar. Akan tetapi gurunya
tetap belum mau membebaskan $ian %i. Menurut gurunya, gadis itu sengaa di tahan
untuk meman(ing datangnya $in-(iang Tai-hiap. Agaknya %ulung %ama masih penasaran
dan belum puas kalau belum mendapatkan bantuan pendekar aneh itu.
$ian %i uga bertahan, tidak mau bekera sama. ,a selalu men(ari kesempatan untuk dapat
meloloskan diri, dan harapan satu-satunya hanya pada )u &i 'ok yang selama ini
bersikap baik dan tidak men(urigakan. &emarin, ketika ia kebetulan bertemu dengan $ian
%un di taman bunga, ia tidak mampu mengendalikan kemarahannya.
!&eparat busuk, penghianat ahanam"4 'entaknya, 63rang ma(am engkau layak
mampus"! Dan $ian %i langsung saa menyerang bekas suhengnya itu dengan penuh
keben(ian. $aking dahsyatnya serangan gadis itu, biarpun $ian %un sudah menangkis,
tetap saa dia terhuyung ke belakang.
!$umoi, nanti dulu...."! teriaknya.
!$iapa sumoimu+ Aku tidak sudi menadi sumoi seorang pengkhianat ahanam"! Dan
$ian %i sudah menyerang lagi, mengerahkan tenaganya dan kembali $ian %un terhuyung
ke belakang.
!$umoi...."!
$ian %i tidak memberi kesempatan kepada bekas suhengnya untuk banyak (akap lagi
karena ia sudah menerang lagi, dengan serangan-serangan yang dimaksudkan untuk
membunuh" ,a bukan hanya memben(i $ian %un karena telah mengkhianatinya,
membantu pihak musuh untuk men(urangi dan menangkapnya, akan tetapi uga karena ia
mendengar dan melihat sendiri betapa bekas suheng itu telah bermain gila dengan tiga
orang wanita (abul dari #ek-lian-kauw"
#ada saat $ian %un terhuyung dan $ian %i terus mendesaknya, dan berhasil menendang
paha $ian %un sehingga pemuda itu terpelanting, tiba-tiba mun(ul #ek-lian $am-li yang
segera turun tangan membantu $ian %un dan mengeroyok $ian %i"
Melihat mun(ulnya tiga orang wanita yang memang diben(inya ini, $ian %i menadi
semakin marah dan ia pun mengamuk. Akan tetapi, tiga orang wanita itu uga memiliki
ilmu kepandaian yang hebat, apalagi mereka mau bertiga sehingga begitu mereka
membalas dan mendesak, $ian %i mulai terdesak mundur.
!Tahan" *angan berkelahi"! Tiba-tiba mun(ul )u &i 'ok melerai. !$am-li, aak $ian %un
manyingkir,! katanya. Tiga orang tokoh #ek-lian-kauw itu tidak berani membantah.
Mereka tahu bahwa &i 'ok adalah seorang pemuda yang berdisiplin dan setelah kini
%ulung %ama menadi &etua Hek , %ama, maka pemuda itu berarti menadi wakilnya.
Mereka bertiga lalu menggandeng tangan $ian %un dan diaak pergi dari situ. $ementara
itu, &i 'ok menghampiri $ian %i dan menghiburnya.
!$ian %i, apa gunanya membuat ribut dengan bekas suhengmu itu+ &alau engkau sudah
tidak menyukainya dan tidak mau berhubungan dengannya, lebih baik kaudiamkan saa
dia. Membikin ribut di sini sungguh tidak menguntungkan dirimu, dan pula, angan-
angan orang akan menganggap engkau....!
!Menganggap aku kenapa+! $ian %i mendesak, mukanya masih kemerahan karena
marah.
!Maa1, mungkin saa orang akan menganggap engkau (emburu melihat keakrabannya
dengan #ek-lian $am-li....!
!Gila" Akan kuhan(urkan mulut orang yang menganggap aku (emburu" $iapa yang
(emburu+ 'iar dia menggandeng seratus orang perempuan, apa peduliku+ 'iar dia
mampus" Yang membuat aku marah adalah karena dia adalah murid paman kakekku.
&alau guru-gurunya mengetahui akan kelakuannya, tentu dia pun akan mereka hukum
berat"4
6$udahlah, kelak dapat saa engkau membuat laporan kepada guru-gurumu, atau boleh
saa engkau menghukum dia, akan tetapi kalau kalian sudah tidak berada di sini1. &alau
engkau membuat ribut di sini, tentu aku akan ikut repot menanggung akibatnya.!
Demikianlah, sampai hari itu, %ulung %ama belum memberi keputusan mengenai diri
$ian %i. Dan &i 'ok sedang menimbang-nimbang dan men(ari alan terbaik untuk
membebaskan gadis itu. Dia atuh (inta kepada $ian %i, akan tetapi kalau gadis itu tidak
mau bekera sama dengan Hek , %ama, terpaksa mereka harus berpisah dan dia harus
men(arikan alan terbaik agar gadis itu dapat keluar dari perkampungan yang menadi
pusat Hek , %ama itu se(ara aman. &etika dua orang penaga melapor tentang mun(ulnya
seorang bernama Yo Han men(arinya, &i 'ok segera menuu ke pintu gerbang.
'egitu melihat Yo Han, teringatlah dia akan pemuda yang dia temui bersama $ian %i
tempo hari. #emuda yang menadi perantara menyampaikan tantangan mendiang Dobhin
%ama kepada $in-(iang Tai-hiap. Alisnya berkerut kare
na pertemuan ini sungguh mengeutkan hatinya, akan tetapi dia pun diam-diam merasa
girang dan menaruh harapan untuk dapat mengadakan hubungan dengan $in-(iang Tai-
hiap melalui !perantara! ini.
!&iranya saudara Yo Han yang datang berkunung" $elamat datang, dan benarkah bahwa
engkau hendak bi(ara dengan aku+! tanya &i 'ok.
Yo Han memberi hormat. !'enar sekali, dan saya datang untuk bi(ara tentang nona Tan
$ian %i.!
!$ilakan masuk, saudara Yo Han, kita bi(ara di dalam,! aak &i 'ok, mempersilakan
tamunya untuk memasuki pondok penagaan di dekat pintu gerbang. Dengan lagak
seorang yang uur dan tidak (uriga, Yo Han melangkah masuk mengikuti pemuda tinggi
tegap yang tampan gagah itu, dan mereka lalu duduk berhadapan di atas bangku, di dalam
pondok atau gardu penagaan. &i 'ok sudah memberi isyarat kepada para petugas aga
untuk menauhi gardu agar mereka berdua dapat bi(ara dengan leluasa tanpa terdengar
orang lain. &arena pemuda itu merupakan seorang tokoh penting dalam perkumpulan
%ama *ubah Hitam, maka para petugas menghormatinya dan mentaati perintahnya.
!$audara Yo Han, selamat datang dan aku girang sekali menerima kununganmu ini.
Angin baik apakah yang membawamu ke sini+ Diam-diam Yo Han mendongkol akan
tetapi uga waspada sekali. #emuda di depannya ini sudah dia kenal ilmunya, dan
ternyata selain lihai, uga (erdik dan li(in bagaikan ular, pendai bersikap manis budi
seperti ini.
Yo Han mengerutkan alisnya. !Aku datang karena diutus oleh $in-(iang Tai-hiap,!
katanya sengaa berhenti, untuk melihat tanggapan orang itu.
5aah &i 'ok nampak berseri mendengar disebutnya pendekar itu. Agaknya harapannya
akan semakin besar dan kesempatan semakin etrbuka untuk dapat mengaak pendekar
sakti itu bekera sama. 6Aih, sungguh merupakan kehormatan sekali dan terima kasih atas
perhatian $in-(iang Tai-hiap yang kami kagumi.4
$udahlah tidak perlu bersandiwara,4 kata Yo Han. 6Tai-hiap marah sekali karena
ke(urangan kalian. Tidak kami sangka bahwa Hek , %ama,
perkumpulan besar yang terhormat itu dapat melanggar ani dan melakukan keli(ikan
dan ke(urangan. 'ukankah aninya sebelum bertanding, kalau ketua kalian kalah oleh
Tai-hiap, maka $ian %un
akan dibebaskan dan mutiara hitam akan dikembalikan. Mutiara itu memang telah
dikembalikan kepada Tai-hiap, akan tetapi kenapa $ian %un tidak dibebaskan, sebaliknya
adikku $ian %i malah ditangkap pula+ #antaskah hal se(urang itu dilakukan oleh orang-
orang Hek , %ama yang gagah+ $epatutnya hanya dilakukan orang-orang penge(ut,
bukan anggauta perkumpulan peuang yang menganggap dirinya pahlawan.4
&i 'ok tidak marah mendengar umpat (a(i ini dan hal ini saa sudah membuktikan bahwa
dia memang (erdik dan mampu mengendalikan perasaan hatinya. Dia malah tersenyum
ramah.
6Harap tenang dan bersabarlah, saudara Yo Han, atau lebih baik kusebut Yo-toako
7&akak Yo8 saa karena tadi engkau mengatakan bahwa engkau adalah kakak Nona $ian
%i. 'enarkah itu+4
Yo Han mengangguk. 6Aku adalah kakak misan Tan $ian %i,4 awabnya. Dia tidak
berterus terang, akan tetapi uga tidak terlalu membohong, karena bukankah dia termasuk
kakak dari gadis itu, walaupun bukan kakak misan melainkan kakak seperguruan+ Dia
uga merasa seperti anak sendiri dari orang tua gadis itu, maka sepatutnya saa kalau dia
mengaku gadis itu sebagai adiknya.
6'agus, kalau begitu aku dapat bi(ara terus terang. $esungguhnya, $ian %un telah setuu
untuk membantu peruangan kami menawan orang-orang Man(u. 3leh karena itu, dia
sengaa menawan sumoinya agar suka pula bekera sama dengan kami. $ekarang, Nona
$ian %i menadi tamu kami, bukan tawanan dan diperlakukan dengan baik dan terhormat.
&ami menunggu sampai Nona $ian %i uga menyetuui sikap suhengnya, dan mau pula
bekera sama dengan kami. 'ahkan kami mengharapkan agar engkau suka me-
nyampaikan himbauan kami kepada $in-(iang Tai-hiap untuk bergabung dengan kami,
bersama-sama menentang penaah, Man(u.4
6Hemm, aku tidak tahu apakah Taihiap suka menerima aakan itu atau tidak. Yang elas,
dia marah sekali karena ani yang merupakan taruhan pertandingan itu dilanggar. #ula,
bagaimana aku dapat per(aya bahwa adikku $ian %i diperlakukan dengan baik di sini
sebelum aku bertemu dengannya dan melihat sendiri+4
6.ngkau ingin bertemu dengan adikmu itu, Yo-toako+ 'aik, baik, tentu saa engkau
boleh dan dapat bertemu dengannya. Akan tetapi tentu saa kita harus lebih dahulu
menghadap $uhu dan minta persetuuannya.4
6Menghadap ketua kalian Dobhin %ama+4
6Tidak, menghadap $uhu %ulung %ama,4 awab &i 'ok singkat. Yo Han merasa heran
akan tetapi diam saa tidak bertanya lagi dan dia mengikuti )u &i 'ok yang mengaaknya
memasuki perkampungan itu. Di rumah induk, dia dibawa %ulung %ama di ruangan
depan rumah besar itu dan di situ Yo Han tidak saa melihat %ulung %ama akan tetapi
uga para tokoh lain di tengah ruangan depan itu terletak sebuah peti mati. Diam-diam Yo
Han terkeut. &ini mengertilah dia mengapa dia diaak menghadap %ulung %ama, bukan
Dobhin %ama. &iranya ketua perkumpulan Hek , %ama itu telah meninggal dunia"
#adahal, kemarin masih bertanding dengan dia. &alau begitu, agaknya kakek yang sudah
tua renta itu terlalu memaksa diri mengerahkan tenaga ketika bertanding sehingga tubuh
yang sudah tua itu kehabisan tenaga dan tewas. Mungkin ketika dia duduk bersila ketika
selesai bertanding kemarin, dan diam saa melihat ke(urangan anak buahnya yang
mengeroyok, kakek itu sudah tewas. &alau benar demikian, bukan Dobhin %ama yang
(urang, melainkan %ulung %ama dan anak buahnya. *uga penangkapan atas diri $ian %i
tentu diatur oleh %ulung %ama, karena buktinya ketika Dobhin %ama merasa kalah, kakek
tua itu mengembalikan mutiara hitam dan menyuruh %ulung %ama membebaskan $ian
%un.
6$iapa ,yang meninggal dunia itu+4 tanya Yo Han, pura-pura terkeut dan tidak tahu.
6Dia adalah ketua kami....6
6Dobhin %ama yang bertanding melawan $in-(iang Tai-hiap+4 Yo Han bertanya. )u &i
'ok mengangguk dan kesempatan ini dipergunakan oleh Yo Han untuk (epat
menghampiri peti mati dan berlutut di depan peti mati sambil mengeluarkan kata-kata
yang bernada sedih penuh penyesalan.
6%osuhu, maa1kan saya. $ungguh saya menyesal sekali bahwa %osuhu tewas karena
pertandingan melawan $in-(iang Tai-hiap. 'agaimanapun, saya merasa menyesal karena
saya yang menadi perantara. Akan tetapi, Tai-hiap tidak sengaa melukai %osuhu, Tai-
hiap tidak pernah mau membunuh lawan. $ayangnya, setelah %osuhu tidak ada, anak
buah %osuhu berbuat (urang, tidak menepati ani. 'ukan saa $ian %un tidak dibebaskan,
bahkan adikku $ian %i ditawan. %osuhu, saya menyesal sekali. Andaikata %osuhu tidak
meninggal, tentu adik saya tidak ditawan....6
$ementara itu, &i 'ok telah mendekati gurunya dan menerangkan siapa adanya pemuda
yang berlutut di depan peti mati itu. $etelah mendengar keterangan muridnya, %ulung
%ama bangkit dan menghampiri Yo Han.
6$audara Yo, bangkitlah. Mati hidup berada di tangan Tuhan dan tidak ada yang perlu
disesalkan. *uga kami tidak melanggar ani. &etahuilah bahwa %iem $ian %un dengan
sukarela berada di sini, bukan kami tawan. Dia memang sudah sadar dan ingin beruang
bersama kami menentang penaah Man(u. Dialah yang menghendaki agar sumoinya ikut
pula membantu peruangan kami yang su(i. Maka, tidak salah kiranya kalau engkau suka
membuuk $in-(iang Tai-hiap agar suka bekera sama pula dengan kami.4
Yo Han bangkit dan memberi hormat kepada %ulung %ama, lalu berkata dengan suara
mengandung penasaran. 6$aya datang sebagai utusan Tai-hiap yang menuntut agar %iem
$ian %un dan adikku Tan $ian %i dibebaskan dari sini, sesuai peranian.4
63mitohud, sudah pin(eng katakan bahwa kami tidak menawan %iem $ian %un dan....4
6'agaimana saya dapat per(aya kalau tidak bertemu sendiri dengan adik saya+4
%ulung %ama yang sudah mendengar penelasan muridnya, tersenyum dan mengangguk.
6'aiklah, saudara Yo Han. .ngkau boleh bertemu dengan adikmu itu. &i 'ok, antarkan
dia bertemu dengan Nona Tan $ian %i.4
)u &i 'ok, mengaak Yo Han meninggalkan ruangan itu. Yo Han girang bahwa mereka
itu agaknya sama sekali tidak pernah mengira bahwa dialah sebenarnya $in-(iang Tai-
hiap. &ini &i 'ok mengaaknya ke bagian belakang perkampungan yang luas itu dan
akhirnya dia melihat $ian %i yang duduk seorang diri di ruangan depan sebuah pondok.
&etika tadi diaak pergi ke tempat itu, diam-diam Yo Han memperhatikan dan dia tahu
bahwa di tempat itu terdapat banyak sekali orang yang diam-diam melakukan penagaan
sehingga untuk mengaak $ian %i dan $ian %un melarikan diri dari tempat itu bukan
merupakan pekeraan yang mudah. Dia uga tadi melihat bahwa di ruangan perkabungan
terdapat banyak sekali orang yang tentu memiliki ilmu kepandaian tinggi. Dia melihat
pula orang-orang Nepal yang bertubuh tinggi besar, orang-orang Han yang melihat
pakaian mereka mudah diduga bahwa mereka adalah orang-orang #ek-lian-kauw.
&etika $ian %i yang sedang termenung memikirkan sikap $ian %un yang aneh, berubah
sama sekali dan menadi seperti boneka yang memuakkan di bawah pengaruh #ek-lian
$am-li, melihat ada orang datang menghampirinya, ia mengangkatmuka. ,a girang
melihat )u &i 'ok yang amat baik kepadanya itu, akan tetapi ketika ia melihat orang ke
dua, ia terbelalak saking kagetnya. $ama sekali tidak disangkanya bahwa Yo Han akan
mun(ul begitu saa, se(ara terang-terangan, di tempat itu. &arena ia tidak tahu bagaimana
maksud Yo Han dengan kemun(ulannya, maka ia pun tidak berani lan(ang membuka
suara dan hanya memandang dengan mata terbelalak.
6%i-moi, sukur engkau dalam keadaan selamat dan sehat"4 teriak Yo Han sambil
menghampiri dan memegang kedua tangan gadis itu.
Melihat sikap Yo Han yang waar saa $ian %i merasa lega, apalagi ia pun per(aya bahwa
)u &i 'ok adalah seorang pemuda yang baik dan yang ingin menolongnya. 6Han-ko,
bagaimana engkau bisa datang ke sini+4
6Aku menadi utusan $in-(iang Tai-hiap untuk menyampaikan tuntutan kepada Hek ,
%ama agar engkau dan suhengmu itu dibebaskan, %i-moi. Mereka mengatakan bahwa
$ian %un dan engkau mau bekera sama dengan mereka dan tidak ditahan, maka aku
minta agar dapat melihat dengan mata sendiri dan dapat bi(ara denganmu.4
6Aku memang diperlakukan dengan baik di sini, &oko, sebagai tamu. Adapun $uheng....4
ia ragu-ragu untuk melanutkan kata-katanya.
Yo Han memotong dan berkata kepada )u &i 'ok, suaranya mengandung penasaran.
6Aku menuntut agar adikku dibebaskan sekarang uga. &alau tidak, aku tidak akan pergi
dari sini, aku harus menemani adik misanku ini"4
&i 'ok tersenyum. 6Yo-toako, engkau melihat sendiri bahwa Nona Tan $ian %i dalam
keadaan sehat dan selamat. $ebaiknya kalian bi(ara berdua di sini, untuk membuktikan
bahwa kalian di sini diberi kebebasan dan bukan menadi tahanan.4 $etelah berkata
demikian, &i 'ok meninggalkan mereka berdua di ruangan depan pondok itu.
$etelah &i 'ok pergi, $ian %i berkata 6Han-ko, duduklah. &autahu, )u &i 'ok itu
ternyata baik sekali. Dia bersungguh-sungguh hendak menolongku,4 ia lalu men(eritakan
tentang pertolongan &i 'ok ketika ia hendak dinodai pangeran Nepal. $etelah
men(eritakan pengalamannya seak ia ditangkap oleh suhengnya sendiri ia bertanya,
6Akan tetapi kenapa engkau malah mun(ul di sini se(ara berterang, Han-ko+ 'agaimana
kalau mereka tahu siapa sebenarnya engkau+4
6Aku sengaa masuk ke sini agar dapat membantu nanti kalau orang-orang kang-ouw
yang sudah kuhubungi datang menyerbu. &ita sendiri tidak mungkin dapat melawan
mereka yang banyak umlahnya. Aku sudah minta bantuan orang-orang kang-ouw,
sedangkan saudara Gak )iang Hun dan ibunya melapor kepada para pendeta %ama dan
pasukan pemerintah di Tibet tentang usaha pemberontakan %ulung %ama. Dan bagaimana
kabarnya dengan suhengmu+ Di mana dia sekarang+4
Mendengar pertanyaan ini, waah $ian %i berubah muram dan ia mengepal tinu
tangannya. 6Dia telah tersesat, menyeleweng dan kalau ada kesempatan akan kuhaar
dia"4
Yo Han terkeut. 6%i-moi, apa yang teradi+4
6Hah, ahanam keparat itu, pengkhianat busuk itu, dia telah merendahkan diri menadl
antek mereka, dia terbuuk oleh perempuan-perempuan hina #ek-lian-kauw, dan dia
malah menipuku, menangkapku ketika aku hendak menolongnya.4
Melihat gadis itu seperti akan menangis, Yo Han dapat menduga betapa sakit rasa hati
gadis itu. Tentu $ian %i men(inta suhengnya dan kini amat ke(ewa melihat ulah
suhengnya.
6%i-moi, bagaimana watak dan sikap suhengmu selama ini, sebelum dia tertawan
gerombolan ini+4
$ian %i mengerutkan alisnya. 6$elama ini dia baik, setia dan membelaku. Akan tetapi
agaknya dia telah tergila-gila kepada #ek-lian $am-li, dan agaknya demi perempuan-
perempuan itu, dia tidak segan untuk mengkhianatiku.4 Muka $ian %i merah sekali dan
elas bahwa dia menahan diri agar tidak menangis karena ia memang merasa penasaran
dan ke(ewa bukan main kalau mengenang sikap $ian %un kepadanya.
Yo Han merasa kasihan kepada gadis itu. 6%i-moi, angan khawatir, aku pasti akan
berusaha sekuat tenaga untuk membebaskan dia.4
$epasang mata itu terbelalak. 6Apa maksudmu+ 2ntuk apa bersusah payah memikirkan
dia+ Dia tidak minta dibebaskan.... hemmm, aku hanya ingin menghaarnya,
membunuhnya"4
6%i-moi, tenang dan bersabarlah. Ada sesuatu yang aneh dengan sikap suhengmu itu.
&alau biasanya dia berwatak baik, maka sikapnya sekarang ini tidak waar. Aku menduga
bahwa dia tentu berada di bawah pengaruh sihir. ,ngat, para pendeta %ama, orang-orang
#ek-lian-kauw dan orang-orang Nepal adalah ahli-ahli sihir yang pandai.4
$ian %i termenung dan menundukkankepalanya. ,a pun sudah menduga akan hal itu, akan
tetapi bagaimanapun hatinya tetap merasa panas dan tidak senang melihat sikap $ian %un
yang demikian akrab dan mesra terhadap tiga orang wanita #ek-lian-kauw itu. 5aahnya
menadi semakin merah karena sekarang ia teringat akan u(apan )u &i 'ok bahwa
sikapnya itu dapat disangka orang sebagai tanda bahwa ia (emburu. )emburukah ia
terhadap #ek-lian $am-li yang demikian mesra dengan $ian %un+ 'agaimanapun uga,
tentu saa ia merasa tidak enak, $ian %un telah dianggapnya sebagai suhengnya yang baik
dan setia, bahkan ia tahu bahwa suhengnya itu atuh (inta kepadanya. 'aik ia membalas
(inta itu ataukah tidak, tetap saa hatinya tidak enak sekali melihat betapa suhengnya
menadi kekasih tiga orang #ek-lian-kauw dan telah mengkhianatinya.
6,ngatlah, %i-moi, engkau tadi men(eritakan bahwa engkau uga terkena pengaruh sihir
pangeran Nepal itu dan untung ada )u &i 'ok yang menolongmu. Nah, kuat dugaanku
bahwa demikian pula hannya suhengmu itu. &arena pengaruh sihir, dia mau melakukan
apa saa. &ita lihat saa nanti kalau dia sudah sadar dan tidak lagi terpengaruh sihir
mereka.4
6&apankah penyerbuan itu akan teradi+4 tanya $ian %i yang mulai ragu-ragu tentang
keadaan suhengnya walaupun ia yakin bahwa setelah melihat sikap $iam %un, kiranya
tidak akan mungkin lagi baginya untuk membalas (inta pemuda itu.
6Menurut perhitungan, malam ini mereka akan datang mengepung tempat ini dan
menyerbu. &ita harus membantu dari dalam untuk membebaskan suhengmu dari
(engkeraman mereka, baru melarikan diri keluar ketika penyerbuan teradi.4
Mereka menghentikan per(akapan ketika nampak )u &i 'ok datang menghampiri ke
arah mereka. 6Dia orang baik Han-ko. &urasa hanya dialah yang mempunyai landasan
bersih dalam peruangan melawan orang-orang Man(u.4
6Akan tetapi bukankah dia murid %ulung %ama+4
6'enar, akan tetapi dia mengatakan bahwa andaikata aku tidak mau bekera sama dengan
mereka, dia tetap akan men(arikan alan agar aku dapat lolos dari tempat ini.4
6Hemm, agaknya dia (inta padamu, %i-moi.4
$ian %i mengerutkan alisnya. 6.ntahlah, akan tetapi aku yakin dia orang baik.4
#er(akapan terpaksa dihentikan karena &i 'ok yang beralan santai menghampiri mereka
telah tiba di situ. Dia tersenyum ramah.
6'agaimana, Yo-toako. $udah yakinkah engkau sekarang bahwa kami tidak menganggap
adikmu sebagai tawanan melainkan sebagai tamu+4
Yo Han bangkit berdiri dan memandang marah. 6'iarpun diperlakukan dengan baik dan
dianggap sebagai tamu, tetap saa adikku ini adalah tamu yang dipaksa dan ditahan di
sini. Aku menuntut agar adikku dibebaskan sekarang uga dan ikut dengan aku pergi.
&alau tidak, terpaksa aku akan tinggal di sini menemaninya"4
Melihat sikap ini, &i 'ok lalu mendekati Yo Han dan berkata dengan suara perlahan.
6Yo-toako, apakah adikmu belum men(eritakan semua+ $ebaiknya engkau tidak
membuat keributan karena kalau teradi hal itu, aku sendiri tidak akan dapat
melindungimu. &etahuilah bahwa perkumpulan kami adalah peuang-peuang yang gigih
dan kalau ada yang menentang akan dibunuh. $uhu sedang mengharapkan agar $ian %i
suka bekera sama membantu peruangan, demikian pula $in-(iang Tai-hiap. Andaikata
$ian %i tidak maupun, tidak perlu menggunakan kekerasan dan per(ayalah, aku yang
akan menamin bahwa $ian %i akan dapat lolos dari sini dengan selamat.4
Yo Han memandang penuh selidik. 6Hemm, engkau adalah seorang tokoh di sini,
bagaimana engkau hendak melindungi %i-moi+ Apa maksudmu melindunginya mati-
matian+ Tanpa sebab yang elas bagaimana kami berdua dapat memper(ayaimu+4
6Han-ko, aku per(aya padanya. Dia sudah membuktikannya"4 kata $ian %i yang merasa
tidak enak terhadap &i 'ok.
6*usteru perlindungannya itu patut di(urigai, %i-moi. 'ukankah dia seorang di antara
mereka yang memusuhi engkau dan suhengmu+ Tanpa alasan yang kuat, bagaimana
mungkin dia melindungimu tanpa pamrih yang buruk+4
Mendengar u(apan Yo Han itu, &i 'ok segera berkata dengan terus terang, 6'aiklah, Yo-
toako, aku membuat pengakuan. Aku bersedia melakukan apa pun untuk $ian %i dengan
taruhan nyawaku karena aku atuh (inta padanya.4
6&i 'ok...."4 $ian %i berseru kaget dan memandang waah pemuda peranakan Tibet itu.
Tadinya ia hanya menganggap &i 'ok seorang yang baik sekali kepadanya, sama sekali
tidak pernah menyangka bahwa pemuda itu atuh (inta padanya. Dan kini pemuda itu
membuat pengakuan sedemikian uurnya di depan Yo Han"
)u &i 'ok menghela napas panang sambil memandang kepada gadis itu. 6Maa1kan aku,
$ian %i. Terpaksa aku harus berterus terang. Aku merasa kagum dan atuh (inta padamu,
dan tidak peduli apakah engkau akan membalas (intaku, tidak peduli apakah akan mene-
rima atau menolak aakan kera sama, tetap saa aku harus membebaskanmu. &arena itu,
kuharap kalian berdua bersabar dan tidak membuat keributan. Aku akan men(arikan
kesempatan sebaik dan seamannya untuk kalian.4
Yo Han mengangguk-angguk. 6&alau begitu, aku akan tinggal di sini menemani %i-moi,
harap saudara )u &i 'ok menyampaikan kepada pimpinan di sini.4
6'aik, Yo-toako, aku akan melaporkan kepada $uhu,4 kata &i 'ok yang segera
meninggalkan mereka. &etika melihat para penaga mendekat, dia berbisik kepada
mereka agar melakukan penagaan yang ketat, dan uga memberitahu bahwa Yo Han
adalah kakak misan $ian %i yang tinggal di situ pula untuk menemani adiknya.
Di pondok itu memang terdapat dua buah kamar, maka Yo Han dapat menempati kamar
yang ke dua. Akan tetapi setelah &i 'ok pergi, Yo Han dan $ian %i yang seak tadi diam
termenung, masih ber(akap-(akap di ruangan depan.
6&iranya dia atuh (inta padamu, %i-moi,4 kata Yo Han melihat gadis itu termenung saa.
$ian %i menarik napas panang. 6$ungguh sama sekali tidak pernah aku memikirkan hal
itu, tak pernah menduganya. 'egitu beraninya mengaku (inta"4 5aah gadis itu berubah
kemerahan.
6*angan marah kepadanya, %i-moi. Aku bahkan kagum, karena dia seorang laki-laki yang
antan, gagah dan uur. $ekarang yang penting kita harus men(ari di mana adanya
suhengmu. Aku ingin bertemu dengannya dan kalau mungkin akan kusadarkan dia dari
pengaruh sihir.4
6'agaimana kalau dia tidak terpengaruh sihir, melainkan kalau dia memang
menyeleweng dan tersesat, Han-ko+ Menurut keterangan &i 'ok, $uheng memang telah
terpikat oleh #ek-lian $am-li.4 Di dalam suara gadis itu masih terkandung kemarahan
terhadap $ian %un.
6&alau memang demikian, aku akan berusaha untuk menyadarkan dan mengingatkannya
agar kembali ke alan benar. 'agaimanapun uga dia adalah suhengmu dan perlu
diingatkan kalau dia tergoda, %i-moi.4
6Terserah kepadamu, Han-ko. Akan tetapi, kita harus berhati-hati sekali karena biarpun
aku kelihatan bebas namun setiap gerak-gerikku diamati dan sedikit saa mereka itu
(uriga, tentu mereka akan mengepung dan mengeroyok kita. Aku mengkhawatirkan
keselamatanmu, Han-ko, karena kalau mereka tahu bahwa engkau adalah $in-(iang Tai-
hiap, tentu mereka tidak akan memberi ampun. .ngkau telah membunuh Dobhin %ama.4
Yo Han menggeleng kepala. 6Aku tidak membunuhnya. &etika kami bertanding, biarpun
aku dapat mematahkan tongkatnya, akan tetapi aku tidak melukainya. Dia tewas karena
usianya yang sudah tua, dan agaknya dia telah terlalu memaksa diri sehingga kehabisan
tenaga. Tentu saa aku akan berlaku hati-hati sekali untuk menyelidiki suhengmu. $eba-
baiknya engkau gambarkan keadaan perkampungan ini dan di mana aku dapat men(ari
$ian %un.4
Mereka berbisik-bisik dan $ian %i memberi gambaran tentang perkampungan di situ.
$etelah mendapat keterangan elas, mereka lalu memasuki pondok.
---
#erkampungan di dalam rimba itu terdiri dari beberapa buah bangunan yang (ukup besar
dan perkampungan itu dikelilingi pagar bambu run(ing dan diaga ketat. Yo Han
termenung di dalam kamarnya, memikirkan alan baik untuk dapat menyelamatkan $ian
%i dan $ian %un.
#emuda ini merasa prihatin sekali. Dia maklum bahwa serbuan orang-orang kang-ouw
dan terutama sekali para pendeta %ama dan pasukan Tibet akan menimbulkan perang atau
pertempuran mati-matian di tempat itu. Dia membayangkan dengan hati sedih bahwa per-
tempuran itu tentu akan mengakibatkan tewasnya banyak orang. Dia sendiri tidak pernah
mau menggunakan ilmu kepandaiannya untuk membunuh orang lain. Dia tidak pernah
menilai ahat kepada orang lain karena dia maklum bahwa seorang yang dianggap ahat
dan melakukan perbuatan yang ahat, sebetulnya hanya orang yang sedang menderita
penyakit saa. 3rang yang menyeleweng daripada kebenaran adalah orang sakit. 'ukan
badannya yang sakit, melainkan batinnya. Akan tetapi, seperti uga penyakit badan,
penyakit batin ini suatu waktu akan dapat sembuh. $edangkan orang yang sehat batinnya,
sekali waktu mungkin saa atuh sakit.
$etiap orang mengakui bahwa tidak ada seorang pun manusia yang sempurna. Yang
sempurna hanyalah Tuhan. $etiap orang manusia sudah pasti mempunyai kesalahan,
setiap orang manusia berdosa. Dan kita sendiri, setiap orang dari kita, uga seorang
manusia, karenanya kita masing-masing ini adalah orang berdosa dan bersalah. 3leh
karena itu, pantaskah kita men(ela orang lain yang bersalah+ 3rang itu sama saa dengan
kita, hanya ma(am kesalahan atau mea(am dosanya saa yang berbeda, ada yang
kadarnya besar ada yang ke(il. Akan tetapi, kita ini senasib sependeritaan, takkan dapat
lepas daripada kesalahan, daripada dosa. $eyogianya kalau melihat orang lain berdosa,
kita membantunya dengan petunuk dan peringatan, seperti melihat orang lain sakit,
sepatutnya kita memberi obat dan hiburan. *angan melihat orang lain terperosok ke dalam
lumpur, malah kita inak kepalanya" 2luran tangan untuk menariknya keluar dari lumpur
merupakan kewaiban luhur.
Yo Han teringat kembali akan an(aman pertempuran. Dia menghela napas panang. Apa
yang dapat dia lakukan+ Di dunia ini penuh dengan perang. #erang merupakan korban api
besar yang timbul dari per(ikan api ke(il. Dimulai dari kon1lik atau pertentangan dalam
batin setiap orang manusia sendiri. &on1lik yang timbul karena adanya keinginan-
keinginan yang tak ada habisnya. &on1lik dalam batin sendiri ini men(uat keluar
menimbulkan kon1lik antar pribadi, karena bentrokan kepentingan, bentrokan keinginan,
saling berebut kebenaran, berebut keenakan sendiri. &on1lik-kon1lik antar pribadi ini
dapat membengkak menadi kon1lik antar keluarga, antar golongan, kemudian berkobar
menadi kon1lik antar bangsa dan antar negara yang menimbulkan perang.
Yo Han sudah memesan kepada para orang kang-ouw untuk membantunya membebaskan
$ian %un dan $ian %i, dan dia sudah minta kepada mereka agar angan membunuh dan
setelah kedua orang muda itu dapat diselamatkan, agar para orang kang-ouw tidak
men(ampuri perang yang teradi antara pasukan Tibet dan para pemberontak. Dia sendiri
pun tidak akan ikut (ampur dengan pertempuran itu. Dia hanya ingin melindungi $ian %i
dan $ian %un agar dapat lolos dari tempat itu dengan selamat.
$etelah &i 'ok melaporkan tentang Yo Han yang berkunung sebagai utusan $in-(iang
Tai-hiap dan sekarang pemuda itu tidak mau pergi karena menuntut di bebaskannya $ian
%i, %ulung %ama segera memanggil semua pimpinan dan pembantunya untuk
mengadakan perundingan. Mereka semua berkumpul di bangunan induk, di ruangan yang
luas di mana selalu dipergunakan untuk mengadakan pertemuan. Mereka semua
berkumpul dan karena waktu itu sedang teradi perkebungan kematian Dobhin %ama,
maka seluruh pimpinan dan pembantu yang tadinya bertugas di luar, sudah berkumpul
pula untuk berkabung. %engkaplah mereka yang kini berada di ruangan itu. %ulung %ama
yang ditemani muridnya, )u &i 'ok, duduk di kursi pimpinan. 'elasan orang pendeta
%ama ubah hitam yang menadi pembantu-pembantunya hadir pula, Gulam $ing.
#angeran dari Nepal itu pun hadir bersama para pembantunya, termasuk 'adhu dan
$agha. Dari pihak #ek-lian-kauw, hadir selain #ek-lian $am-li, uga tiga orang tosu #ek-
lian-kauw yang datang melayat. Hek-pang $in-kai uga hadir bersama empat orang
rekannya. *umlah mereka yang berada di ruangan itu tidak kurang dari empat puluh
orang. Di dekat #ek-lian $am-li duduk pula %iem $ian %un.
5aah tampan $ian %un yang biasanya (erah itu kini nampak agak muram. &erut merut
di antara kedua alisnya, pandang matanya yang sayu, mulutnya yang agak (emberut itu
menggambarkan betapa dia tidak tenang dan tidak senang.
#ek-lian $am-li agaknya salah perhitungan terhadap pemuda ini. Memang dalam
kesempatan pertama, $ian %un yang masih hiau dalam hal pengalaman itu mudah
mereka rayu dan mereka atuhkan. $ian %un dibakar na1sunya sendiri. Apalagi tiga orang
wanita #ek-lian-auw itu menggunakan kekuatan sihir. #emuda itu bertekuk lutut dan
melakukan apa saa yang mereka kehendaki. 'ahkan dia mentaati ketika mereka me-
nyuruh dia menawan sumoinya sendiri, wanita pertama yang pernah menatuhkan
hatinya" Dan dia bahkan menganggap perbuatan itu sebagai bagian dari peruangan
mereka, karena para pimpinan itu menghendaki agar dia menawan dan membuuk $ian %i
sehingga gadis itu mau pula membantu peruangan mereka.
&esalahan perhitungan #ek-lian $am-li adalah bahwa mereka mengira $ian %un sudah
benar-benar setia kepada mereka, mengira bahwa mereka telah dapat menundukkan
pemuda itu dengan ke(antikan mereka sehingga mereka menadi lengah dan tidak lagi
menggunakan kekuatan sihir untuk menguasai $ian %un. Dan dalam keadaan sadar
sepenuhnya inilah dia mulai merasa menyesal. Na1su bagaikan gelembung sabun.
&esenangan yang didatangkannya hanya selewat saa, disusul kebosanan karena na1su
mendorong kita mengear yang baru, yang belum kita miliki. &ita dipermainkan na1su
seperti anak ke(il dipermainkan mainan-mainan. Mainan lama yang dahulunya amat
disenangi, mendatangkan bosan dan diganti mainan baru yang mengasyikkan.
Daya tarik tiga orang wanita #ek-lian-kauw itu berkurang kekuatannya sehingga $ian
%un mulai dapat melihat betapa perbuatanaya selama ini amat memalukan. Dia telah
membiarkan dirinya menadi boneka, menadi permainan tiga orang wanita itu. 'ahkan
dia begitu buta sehingga tidak melihat bahwa dia diperalat. Dia mau saa melakukan peni-
puan untuk menawan $ian %i se(ara amat (urang. #adahal dia amat men(inta sumoinya
itu. Dia merasa malu, malu kepada $ian %i, malu kepada diri sendiri dan kalau dia
membayangkan betapa guru-gurunya akan mendengar tentang dirinya, betapa kedua
orang gurunya yang sudah melepas budi besar kepadanya, yang menganggap dia seperti
anak sendiri, akan merasa berduka, ke(ewa dan menyesal, ingin $ian %un menerit-erit
dan menangis. Namun, semua telah terlambat. Dia telah mengkhianati sumoinya.
#eruangan menentang penaah Man(u memang baik, dan setiap orang pendekar
sepatutnya bangga kalau membantu peruangan membebaskan rakyat dan tanah air dari
(engkeraman penaah Man(u. Akan tetapi, bagaimana mungkin peruangan itu dapat
melalui alan yang benar kalau dipimpin orang-orang sesat seperti #ek-lian $am-li dari
#ek-lian-kauw, para pemberontak Nepal dan pemberontak Tibet+
Malam tadi, biarpun ada #ek-lian $am-li yang menemaninya, dia tidak dapat tidur
memikirkan $ian %i. Dia merasa bersalah kepada sumoinya itu dan merasa menyesal
sekali. Dia harus dapat membebaskan sumoinya, dan sudah mengambil keputusan untuk
minta kepada %ulung %ama agar $ian %i dibiarkan bebas. &alau permintaannya ditolak,
dia pun akan menyatakan tidak mau lagi membantu mereka" Dan sore hari ini, %ulung
%ama memanggil semua sekutunya untuk mengadakan pertemuan di ruangan luas itu.
$etelah memberi salam kepada semua orang, %ulung %ama berkata dengan suara lantang,
6&ita sudah mengadakan persiapan dan penagaan untuk menyambut datangnya $in-
(iang Tai-hiap yang pasti akan datang ke sini untuk membebaskan Nona Tan $ian %i.
Akan tetapi sampai hari ini, dia tidak mun(ul dan mengirim utusan untuk menuntut agar
nona itu kita bebaskan. #adahal, seperti kalian ketahui, kita menghendaki agar Nona Tan
$ian %i dan uga kalau mungkin $in-(iang Tai-hiap sendiri, suka bekera sama dengan
kita menentang penaah Man(u. &alau dia tidak mau kita tidak dapat membebaskan
Nona Tan $ian %i karena ia sudah mengetahui semua rahasia pergerakan kita. 'agaimana
pendapat anda sekalian+4
#angeran Gulam $ing, melalui penteremahnya, berkata, 6$iapakah utusan $in-(iang Tai-
hiap itu+ Di mana dia sekarang+ $eharusnya dia itu ditangkap ketika datang ke sini.4
6$uhu, biar tee(u 7saya8 yang menelaskan, karena tee(u mengetahui dengan elas,4 kata
)u &i 'ok kepada %ulung %ama yang mengangguk setuu. $etelah mendapatkan
persetuuan gurunya. &i 'ok memberi keterangan. 62tusan itu bernama Yo Han dan dia
adalah kakak misan Nona Tan $ian %i. Dia pula yang menadi perantara ketika aku
mengaukan tantangan kepada $in-(iang Tai-hiap untuk bertanding melawan ketua kita
mendiang Dobhin %ama. &etika dia mendengar bahwa kita tidak akan membebaskan No-
na Tan $ian %i, Yo Han berkeras tidak mau pergi dan hendak menemani Nona Tan $ian
%i di sini. $ekarang, dia masih berada di sini, di pondok yang menadi tempat tinggal
nona itu. Aku sudah memesan kepada para penaga agar melakukan pengawasan yang
ketat.4
Gulam $ing yang masih merasa penasaran karena dia gagal memperkosa $ian %i, berkata,
6&alau begitu, Yo Han itu dan uga gadis itu harus dihadapkan ke sini sekarang uga"
&ita paksa nona itu bekera sama, dan kita paksa utusan itu untuk membuuk $in-(iang
Tai-hiap agar mau datang ke sini dan bekera sama pula. &alau mereka tidak mau, kita
bunuh saa mereka"4
&arena pendapat ini dianggap benar, demi keselamatan dan kepentingan mereka agar
rahasia persekutuan mereka tidak sampai terbongkar, semua orang mengangguk setuu.
*uga %ulung %ama mengangguk-angguk. Tentu saa )u &i 'ok menadi khawatir sekali.
Dia tahu bahwa akan sukar bahkan hampir tidak mungkin membuuk $ian %i agar mau
bekera sama. Nasib gadis itu teran(am bahaya maut. Dan mungkin saa untuk
menyenangkan hati #angeran Gulam $ing, sekutu yang dianggap kuat dan dapat di-
andalkan itu, gurunya akan menyerahkan Tan $ian %i kepadanya. Dapat dia mem-
bayangkan betapa ngerinya nasib gadis yang di(intanya itu kalau teratuh ke tangan
Gulam $ing. Akan tetapi sebelum dia sempat menemukan kata-kata untuk membantah
dan membela $ian %i, tiba-tiba $ian %un sudah bangkit berdiri.
6%osuhu, biar aku yang memanggil mereka ke sini"4 tanpa menanti awaban, $ian %un
sudah melangkah (epat, keluar dari ruangan itu.
)u &i 'ok sudah tahu bahwa $ian %un telah mengkhianati $ian %i dia amat diben(i gadis
itu. &alau $ian %un yang memanggil $ian %i dan Yo Han, tentu akan teradi keributan,
apalagi dia tidak suka dan tidak per(aya kepada pemuda yang mudah begitu saa teratuh
ke dalam buuk rayu tiga orang wanita seperti #ek-lian $am-li.
6Dia tidak semestinya pergi. Dia belum dapat diper(aya benar"4 serunya.
6Ha-ha-ha, biarlah aku yang memanggil mereka"4 kata #angeran Gulam $ing yang segera
berlari keluar, diikuti oleh 'adhu, $agha dan beberapa orang pembantunya.
#ek-lian $am-li yang uga mengkhawatirkan $ian %un yang kini tidak lagi mereka
pengaruhi dengan sihir, bangkit dan berdiri keluar pula. $etelah mereka semua tiba di
luar, ternyata $ian %un telah tidak nampak. Agaknya pemuda itu berlari (epat
meninggalkan tempat itu. $egera mereka semua melakukan pengearan ke tempat
pemondokan $ian %i. Melihat para pimpinan yang tadi mengadakan pertemuan rapat itu
kini berlarian ke arah pondok tawanan, para petugas yang melakukan penagaan menadi
terkeut dan mereka pun mengikuti dari belakang.
$ian %un memang berlari se(epatnya ke pondok di mana $ian %i berada. Dia sudah
mengambil keputusan nekat. Dia harus membebaskan $ian %i. &alau dia berterus terang
kepada %ulung %ama, tak mungkin permintaannya akan dikabulkan. Tadi dia sudah
mendengar sendiri ren(ana mereka. &alau $ian %i tidak mau menyerah dan bekera sama,
mereka akan membunuhnya agar gadis itu tidak membo(orkan rahasia persekutuan
mereka. Tidak ada alan lain. Dia harus segera membebaskan $ian %i atau memberi ke-
sempatan kepada $ian %i untuk melarikan diri selagi ada kesempatan, selagi para
pimpinan yang lihai mengadakan pertemuan di ruangan itu. Dia akan melindunginya,
menadi perisai, kalau perlu mempertaruhkan nyawa menghadapi para penaga yang
mengear agar $ian %i dapat lari. Dia sudah melakukan dosa besar dan dia harus
menebusnya sekarang uga selagi masih ada kesempatan.
$ian %i dan Yo Han terkeut ketika mereka mendengar orang mendorong pintu pondok
terbuka dan ketika mereka berdua keluar dari dalam kamar masingmasing, mereka
melihat $ian %un dengan waah pu(at telah berada di situ.
6Hemm, ahanam busuk, mau apa engkau ke sini"4 bentak $ian %i, seketika
kemarahannya berkobar begitu ia melihat $ian %un. 'ahkan ia sudah bergerak mau
hendak menyerang pemuda itu.
6%i-moi, angan terburu na1su, dengarkan dulu apa kehendaknya,4 Yo Han men(egah dan
menghampiri mereka. $ian %un memandang Yo Han, tidak mengenal pemuda itu akan
tetapi dia dapat menduga bahwa tentu pemuda ini yang tadi dibi(arakan sebagai utusan
$in-(iang Tai-hiap. Dia tidak peduli dan memandang kembali kepada $ian %i.
6$umoi, (epat. .ngkau larilah sekarang uga, biar aku yang akan menghadapi para
pengear. )epat, selagi para pimpinan sedang mengadakan rapat pertemuan di bangunan
induk. )epat, mereka akan membunuhmu kalau engkau tidak mau membantu mereka.
Aku telah bersalah, $umoi, akan tetapi biarlah kesempatan terakhir ini kupergunakan
untuk menebus dosa. )epat larilah engkau dari tempat ini, $umoi.4
Melihat sikap dan mendengar u(apan suhengnya itu, $ian %itertegun. ,a masih sangsi.
'enarkah suhengnya itu telah sadar dan hendak menolongnya+ Ataukah ini pun hanya
siasat busuk belaka+ Agaknya $ian %un maklum pula akan kesangsian sumoinya.
6%ihat, $umoi. Aku telah membunuh empat orang penaga di depan. .ngkau larilah
melalui pintu belakang, langsung ke pagar bambu sebelah selatan dan lolos dari sana.
&alau ada yang mengear, biar aku yang akan menghadapi mereka.4
$ian %i berlari ke depan dan ia melihat betapa empat orang penaga di situ telah
menggeletak mandi darah. Diam-diam ia terkeut. &iranya $ian %un benar-benar tidak
membual. ,a menoleh kepada Yo Han untuk minta pendapatnya. Yo Han uga seenak
tertegun melihat perubahan tiba-tiba pada diri $ian %un itu. Akan tetapi, Yo Han segera
dapat menduga bahwa tentu kini $ian %un telah sadar, menyesal dan ingin menebus
dosanya" Maka dia pun diam-diam merasa girang sekali.
6&alau memang hendak meloloskan diri, marilah kita bertiga lari bersama selagi ada
kesempatan"4 kata Yo Han. Akan tetapi pada saat itu, rombongan para pimpinan yang
tadi melakukan pengearan telah tiba pula di depan pondok, dipimpin oleh #angeran
Gulam $ing dan tiga orang #ek-lian $am-li. Melihat ini, $ian %un terkeut dan dia pun
(epat berkata, 6$umoi, pergilah ke belakang. )epat"4 Dan dia sendiri sudah melompat
keluar untuk menyambut para pengear. Dia tahu bahwa bi(ara dengan mereka tidak ada
gunanya lagi. Dia telah membunuh empat orang penaga. Tentu mereka tidak akan
mengampuninya, apalagi melihat dia berusaha membantu $ian %i melarikan diri. Dengan
pedang di tangan dia pun menyerbu ke arah #angeran Gulam $ing yang berada paling
depan.
6&alian hendak memberontak+4 #ek-lian $am-li membiarkan pemuda bekas kekasihnya
itu dihadapi Gulam $ing yang mereka yakin akan mampu menundukkan pemuda itu.
Mereka sudah melon(at ke depan $ian %i dan Yo Han, diikuti oleh para pimpinan lain.
$ian %i sudah siap untuk melawan walaupun ia tidak memegang senata. Akan tetapi Yo
Han maklum behwa keadaan mereka tidak menguntungkan. &ini agaknya terpaksa dia
harus membuka rahasianya. Dia harus melindungi $ian %i walaupun agaknya sudah
terlambat untuk melindungi $ian %un. *arak di antara mereka terlalu auh dan kalau dia
melon(at untuk melindungi pemuda itu, berarti dia harus meninggalkan $ian %i dan hal
ini berbahaya sekali. &arena mereka berpisah, maka dia tidak mungkin dapat melindungi
keduanya dan tentu saa dia lebih memberatkan $ian %i daripada pemuda itu. Dia pun
sudah siap membela $ian %i dan dia sudah melangkah mau untuk menghadapi
pengeroyokan orang-orang lihai dari persekutuan pemberontak itu.
$ementara itu, tanpa mengeluarkan kata apa pun. $ian %un sudah menyerang Gulam $ing
dengan pedangnya. &alau tadinya dia memandang Gulam $ing sebagai rekan, keduanya
menadi kekasih #ek-lian $am-li, kini dia memandangnya sebagai musuh dan serangan-
serangan yang dilan(arkan $ian %un adalah serangan maut yang dimaksudkan untuk
membunuh. Namun, Gulam $ing ternyata lihai sekali. Tingkat kepandaian pangeran Ne-
pal ini memang lebih tinggi dibandingkan $ian %un. Dia menggunakan golok me-
lengkung untuk membendung gelombang serangan pedang $ian %un dan setiap kali
golok bertemu pedang, $ian %un merasakan tangannya tergetar dan pedangnya terpental.
Dia kalah tenaga dan sebentar saa dia mulai terdesak hebat.
6&alian hendak melarikan diri+ *angan harap dapat keluar dari sini dalam keadaan
bernyawa"4 kata *i &ui sambil tersenyum mengeek, kemudian, setelah memberi isarat
kepada dua orang adiknya *i &ui yang sudah mengerahkan kekuatan sihir dibantu dua
orang adiknya, membentak nyaring. 6Tan $ian %i dan Yo Han pandanglah kami dan
kalian berdua harus mentaati perintah kami" 'erlututlah kalian" Hayo, berlutut"4
$ian %i merasa ada kekuatan aneh yang seperti hendak menariknya untuk menatuhkan
diri berlutut. Akan tetapi karena ia sudah siap siaga sebelumnya, ia dapat mengerahkan
sin-kang dan melawan. Tiba-tiba saa kekuatan aneh yang menariknya itu lenyap seperti
disapu angin dan tiga orang wanita #ek-lian-kauw itu mengeluarkan suara terkeut dan
heran. Mereka agak terhuyung ke belakang dan terengah-engah. #engerahan tenaga sihir
mereka. membalik dan menghantam isi dada mereka sendiri" &ini mereka siap untuk
menyerang, dan ketiganya sudah men(abut pedang. Gerakan itu diikuti oleh kawan-
kawannya yang sudah mengepung Yo Han dan $ian %i, akan tetapi sebelum para
pengepung itu bergerak menyerang, tiba-tiba terdengar bentakan, 6Tahan semua senata"4
#ek-lian $am-li menengok dan mereka melihat bahwa yang membentak itu adalah )u &i
'ok. Tiga orang wanita ini diam-diam merasa tidak suka kepada pemuda ini. #ertama
mereka tidak mampu mempermainkan &i 'ok, dan ke dua mereka tidak berani
menentangnya mengingat bahwa &i 'ok adalah murid dan keper(ayaan %ulung %ama.
6)u-enghiong 73rang Gagah )u8, dua orang ini elas hendak melarikan diri, kenapa
engkau melarang kami membunuhnya+ Mereka hendak memberontak"4 kata *i &im.
6,tu 1itnah belaka,4 kata &i 'ok. 6$uhu membutuhkan bantuan mereka, uga bantuan $in-
(iang Tai-hiap. 'agaimana kalian dapat lan(ang membunuh mereka+ #ula, mereka sama
sekali tidak melarikan diri. %iem $ian %un itu yang hendak berkhianat.4
6.mpat orang penaga telah mereka bunuh"4 kata *i &ui.
6Tidak mungkin. %ihat, Nona Tan $ian %i dan saudara Yo Han ini sama sekali tidak
memegang senata, dan empat orang penaga itu elas tewas karena ba(okan dan tusukan
pedang. Yang memegang pedang hanyalah $ian %un, adi dialah yang membunuh para
penaga, bukan dua orang tamu ini. Atas nama $uhu, aku melarang kalian mengganggu-
nya. $uhu perlu bi(ara dengan mereka.4 $ikap )u &i 'ok keras dan tegas sehingga para
anak buah Hek , %ama tidak berani melanggar, uga para tamu tentu saa tidak berani
menentang tuan rumah. Apalagi karena apa yang dikemukakan pemuda itu memang
benar. .mpat orang penaga itu tewas karena terluka pedang, sedangkan dua orang itu
sama sekali tidak memegang senata.
6$uheng...."4 tiba-tiba $ian %i berseru, terbelalak dan ia pun melon(at dari situ. Ternyata
$ian %un telah terkena tendangan Gulam $ing yang disusul ba(okan golok melengkung.
'a(okan itu merobek perutnya dan pemuda itu roboh sambil kedua tangan menekan
perutnya yang terluka parah untuk menahan agar isi perutnya tidak terburai keluar"
#angeran Gulam $ing tertawa bergelak dengan bangga sambilmembersihkan goloknya,
dan $ian %i sudah berlutut di dekat tubuh suhengnya.
$ian %un mendekap perut dan darah membasahi seluruh tubuhnya. Akan tetapi dia masih
sempat memandang $ian %i dan berkata lemah, 6$umoi, kau maa1kanlah.... aku.... dan
mintakan ampun untukku.... dari $uhu dan $ubo.... aku.... aku berdosa....4 kepala itu
terkulai, kedua tangan terlepas dari perut dan ususnya terburai.
6$uheng...."4 $ian %i menerit ngeri melihat keadaan suhengnya, dan ia pun melompat
berdiri, membalik dan menghadapi #angeran Gulam $ing dengan mata melotot dan muka
merah.
6&au.... kau.... ahanam busuk.... kau telah membunuhnya"4 %ian ia pun menerang
dengan nekat, menggunakan tangan kosong sambil mengerahkan sin-kang dingin dari
#ulau .s. $ambil tertawa dan memandang ringan, pangeran Nepal itu menangkis dan
hendak menangkap kedua tangan gadis itu. Dia terlalu memandang rendah, tidak tahu
bahwa dalam serangan itu, $ian %i mengerahkan seluruh tenaga $wat-im $in-kang dari
#ulau .s. Maka, begitu dua pasang tangan bertemu, #angeran Gulam $ing terdorong ke
belakang dan dia pun menggigil kedinginan" Dia terkeut setengah mati dan terpaksa dia
melempar tubuh ke belakang dan bergulingan agar tidak menerima serangan susulan
lawan. Akan tetapi hal itu tidak perlu karena Yo Han sudah berada di dekat $ian %i,
menyabarkan gadis itu.
6Hentikan seranganmu, %i-moi. $erahkan saa urusan ini kepada $in-(iang Tai-hiap.4
2(apan itu selain dapat menyabarkan $ian %i, uga membuat para pengepung menadi
gentar karena Yo Han menyebut-nyebut nama $in-(iang Tai-hiap yang tentu akan marah
sekali karena $ian %un telah dibunuh. $ian %i kembali menghampiri mayat suhengnya
dan menangis.
&i 'ok (epat mendekatinya. 6$udahlah $ian %i, tidak ada gunanya lagi ditangisi. Aku
akan menyuruh orang-orangku untuk mengurus ena0ah suhengmu baik-baik dan
memperabukan ena0ah itu agar abunya dapat kaubawa kalau kau menghendakinya.
$ebaiknya engkau dan Yo-toako berdiam saa di pondokmu malam ini dan angan
keluar.4
$ian %i mengangguk dan merasa berterima kasih sekali. &alau tidak ada &i 'ok,
mungkin ia dan Yo Han uga sudah dikeroyok banyak orang dan entah bagaimana
akibatnya. Agaknya, murid %ulung %ama ini memang benar-benar uur dan hendak
menolongnya, tentu saa tidak berani berterang karena kalau hal itu diketahui %ulung
%ama, tentu dia sendiri aken (elaka dan dianggap sebagai seoretng pengkhianat. Yo Han
agaknya mengerti akan keadaan &i 'ok, maka dia pun mengaak $ian %i memasuki
kembali pondok mereka.
#eristiwa kematian $ian %un itu tentu saa. menimbulkan perubahan pada ren(ana yang
tadi telah diputuskan, yaitu untuk menghadapkan $ian %i dan Yo Han dan minta mereka
menentukan sikap. 'agaimanapun uga, $in-(iang Tai-hiap yang pernah mengadu ilmu
melawan Dobhin %ama menuntut dibebaskannya $ian %un dan kini pemuda itu telah
tewas. Tentu akan teradi hal yang lebih gawat, maka atas permintaan &i 'ok, %ulung
%ama menunda keputusan itu. #enagaan diperkuat karena mereka khawatir kalau $in-
(iang Tai-hiap telah mendengar akan kematian $ian %un itu dan akan datang menyerbu
malam itu.
$ementara itu, di dalam pondok $ian %i masih duduk termenung, waahnya agak pu(at
dan kedua matanya berlinang air mata. 'iar pun tadinya ia marah dan memben(i $ian
%un yang mengkhianatinya dan melihat suhengnya itu bermain gila dengan tiga orang
wanita #ek-lian-kauw, namun pada akhir hidupnya suhengnya itu telah bersikap gagah,
bahkan telah mengorbankan nyawa sendiri demi membelanya. $ian %un telah bertekad
untuk membebaskannya dengan pengorbanan nyawanya. 5alaupun usaha mem-
bebaskannya itu gagal karena keburu ketahuan para tokoh persekutuan itu, namun tidak
urung nyawanya menadi korban. #ada akhir hidupnya, $ian %un telah menebus
kesalahannya dengan perbuatan gagah dan membuktikan (intanya kepadanya.
Terkenanglah ia akan masa lalunya, ketika ia dan $ian %un masih sama-sama belaar ilmu
di bawah pimpinan &akek $uma )eng %iong dan isterinya, selama lima tahun lebih.
Teringatlah ia betapa $ian %un selalu bersikap manis dan baik kepadanya, betapa $ian
%un selalu menyayangnya dan teringat akan semua ini, air matanya runtuh kembali.
6$uheng...."4 ,a mengeluh.
Yo Han menghampirinya dan duduk di depannya, terhalang mea. 6%i-moi, tidak ada
gunanya menangisi kematian $ian %un. 'agaimanapun uga, dia tewas sebagai seorang
pendekar yang gagah dan tidak menge(ewakan"4
$ian %i mengusap air matanya dan menghela napas. 6Dia patut dikasihani, Han-ko.4
Yo Han mengangguk. 6$udah kuduga. &esesatannya tentu tidak waar. Dia masih terlalu
muda dan kurang pengalaman sehingga mudah saa dikuasai musuh dengan ilmu sihir.
Akan tetapi dia telah menebus kesalahannya, telah menghapus dosanya dengan darah dan
dia.... dia ternyata amat men(intamu, %i-moi.4
$ian %i mengangguk. Teringat akan pengalamannya di perahu dengan $ian %un, ketika
pemuda itu menyatakan (inta kepadanya dan ia mendorong suhengnya sehingga ter(ebur
di air"
6Memang $uheng pernah menyatakan (inta kepadaku, akan tetapi aku menolaknya
karena aku menyayanginya sebagai kakak seperguruan, tidak lebih daripada itu.4
Yo Han menarik napas panang, melihat kenyataan yang membuat nuraninya men(ela
diri sendiri. &enapa hatinya merasa senang mendengar bahwa $ian %i tidak membalas
(inta kasih $ian %un+
6&ita harus waspada malam ini. &alau tidak meleset perhitunganku, malam inilah
penyerbuan itu akan teradi. &arena $ian %un sudah tidak ada, kini kita hanya men(ari
kesempatan untuk melarikan diri saa dari tempat ini. Aku tidak ingin terlibat dalam
pertempuran antara persekutuan ini melawan pasukan Tibet. Mengertikah engkau, %i-
moi+4
Gadis itu mengerutkan alisnya 6Akan tetapi, aku harus membunuh pangeran Nepal
ahanam itu, Han-ko"4
Yo Han menatap taam waah $ian %i. 6&enapa harus, %i-moi+4
6#ertama, dia pernah hampir memperkosaku, dan untung ada )u &i 'ok yang
menolongku. &e dua, dia telah membunuh $uheng. Tidak pantaskah kalau aku membalas
dendam dan membunuhnya+4
6%i-moi, siapakah kita ini maka boleh membunuh sesama manusia begitu saa+ %i-moi,
kita mempelaari ilmu bukan untuk menadi pembunuh. &urasa ayah ibumu sendiri, uga
guru-gurumu tentu telah memberitahu akan kebenaran itu. &ita sebagai manusia tidak
berhak untuk membunuh manusia lain, dengan alasan apapun uga.4
6Tapi, Han-ko. 'ukankah dia uga telah membunuh $uheng+ 'ukankah dia hampir
memperkosaku dan hal-hal itu saa membuktikan betapa ahatnya dia+ Dia layak
dihukum, dibunuh agar angan menambah keahatannya lagi dan mengganggu orang
lain.4
Yo Han menggeleng kepalanya. 6&atakanlah dia ahat dan dia telah membunuh
suhengmu. &alau kita membalas dan membunuhnya, lalu apa bedanya antara dia dengan
kita+4
6*elas bedanya, Han-ko" &ita membunuhnya untuk memberantas keahatan sedangkan
dia membunuh $uheng untuk melakukan keahatan....4
6Tidak begitu, %i-moi. &alau kita tanya kepadanya, tentu dia memiliki alasan yang (ukup
kuat mengapa dia membunuh suhengmu. $etiap orang yang melakukan sesuatu tentu
akan mempunyai alasan untuk membela diri. #adahal yang mendorong pembunuhan
adalah sama, yaitu balas dendam, keben(ian dan permusuhan. &alau engkau hendak
membunuhnya, maka elas dasarnya adalah dendam keben(ian.4
6Aih, sekarang aku mengerti mengapa Ayah dan ,bu mengatakan engkau seorang yang
baik hati akan tetapi aneh, Hanko.4
6Apa yang dikatakan ayah ibumu tentang diriku+4 Yo Han ingin sekali mendengarnya.
6Ayah dan ,bu pernah ber(erita kepadaku bahwa engkau memiliki bakat ilmu silat yang
luar biasa, akan tetapi anehnya, engkau sama sekali tidak mau mempelaari ilmu silat
karena engkau selalu berpendapat bahwa ilmu silat adalah ilmu memukul dan membunuh
orang. $ekarang, setelah engkau memiliki ilmu kepandaian yang tinggi, engkau pantang
membunuh orang, betapapun ahatnya orang itu. Aku sudah mendengar sepak terangmu
sebagai $in-(iang Tai-hiap. Han-ko, kalau begitu, untuk apa engkau mempelaari ilmu
silat sampai begitu tinggi+4
62ntuk apa+ $elain untuk membela diri dari an(aman bahaya, untuk menyehatkan dan
menguatkan tubuh, untuk menguasai gerakan yang mengandung seni tari yang indah,
uga kepandaian itu dapat kupergunakan untuk menolong orang lain yang teran(am
bahaya. 'ahkan dengan kepandaian ini dapat kita pakai untuk menekan orang tersesat
agar mereka kembali ke alan yang benar. 'agaikan obat bagi orang sakit, obat yang
keras namun manur, ilmu silat dapat kita pergunakan menyembuhkan orang sakit batin
sehingga dia era menadi penahat dan kembali ke alan benar.4
$ampai beberapa lamanya, $ian %i berdiam diri, memikirkan apa yang dikatakan Yo
Han, lalu ia menghela napas panang. 6&alau begitu, dalam pertemuan nanti, aku tidak
boleh men(ari Gulam $ing dan tidak boleh menyerangnya+4
6Dia lihai sekali, %i-moi.4
6Aku tidak takut, dan aku tidak gentar biar teran(am maut melawannya"4 kata gadis itu
dengan sikap gagah.
Yo Han tersenyum. 6Aku per(aya, %imoi. Dan aku pun tidak akan membiarkan engkau
menghadapi dia seorang diri.
Akan tetapi, ingatlah bahwa dia akan memimpin orang-orangnya untuk melawan pasukan
Tibet. &alau kita ikut bertempur berarti kita telah terlibat dalam perang antara mereka.
#adahal, aku minta bantuan orang-orang kang-ouw hanya agar kita mendapat kesempatan
untuk melarikan diri saa, bukan untuk bertempur dan saling bunuh.4
6*adi berarti.... aku harus membiarkan saa Gulam $ing itu melakukan keahatan tanpa
dihukum+4
6%i-moi, tidak ada perbuatan tanpa akibat yang menimpa $i #embuat sendiri. Tidak ada
orang yang tidak menuai dan memakan hasil tanamannya sendiri. Tuhan Maha Adil, %i-
moi. ,ngatlah, seorang yang beriwa pendekar pantang untuk mendendam, katena
perbuatan apa pun yang didasari dendam dan keben(ian, maka perbuatan itu sudah pasti
sesat dan ahat. &ita menentang perbuatan ahat, tanpa dendam keben(ian kepada orang
yang melakukan keahatan itu. $ekali engkau menurutkan perasaan hati dalam
tindakanmu, maka engkau akan melakukan hal yang bagi orang lain akan dianggap ahat
pula. Musuh yang paling berbahaya bukan terdapat di luar diri kita, melainkan di dalam
diri sendiri. Musuh itu adalah kalau na1su sudah meraalela di dalam hati akal pikiran.
6Aihh, aku menadi pening, Han-ko. Terserah kepadamu saalah. Aku ingat bahwa Ayah
dan ,bu menganggap engkau seorang yang berbudi mulia, karena itu, apa pun yang
kaukatakan tentu benar.4
Dua orang ini sama sekali tidak mengira bahwa pada saat itu, para pimpinan gerombolan
itu pun sedang bersiap siaga, dan mereka pun mengadakan pertemuan dan membi(arakan
kematian $ian %un dan akibatnya.
6'iarlah $in-(iang Tai-hiap datang kalau dia marah karena aku membunuh pemuda itu,4
kata #angeran Gulam $ing. 6Aku tidak takut kepadanya. Dan kita begini banyak. &alau
kita mau bersama menghadapinya, apakah seorang saa dia akan mampu mengalahkan
kita+4
6Ada satu hal yang aneh sekali dan membuat kami berpikir-pikir,4 kata *i &ui, orang
tertua dari #ek-lian $am-li.
6Apakah yang kaumaksudkan+4 %ulung %ama bertanya karena suara wanita itu terdengar
penuh rahasia dan penuh kesungguhan. $emua orang memandang kepadanya.
6Tentu kalian telah melihat sendiri betapa kami bertiga mempergunakan kekuatan sihir
untuk memaksa $ian %i dan Yo Han berlutut kepada kami. Akan tetapi, mereka berdua
sama sekali tidak atuh berlutut, bahkan kami terhuyung oleh pukulan tenaga kami yang
membalik 'ukanlah ini aneh sekali+4
6Apanya yang aneh+4 kata %ulung %ama mendongkol. 6Gadis itu adalah keturunan
keluarga #endekar #ulau .s dan Naga Gurun #asir. &alau ia dapat menolak kekuatan
sihir kalian, tidak dapat dibilang aneh.4 Melihat &etua Hek , %ama yang baru itu marah-
marah. #ek-lian $am-li berdiam diri. *uga semua orang diam. $uasana menadi sunyi
sampai tiba-tiba #angeran Gulam $ing menggebrak mea.
6Memang aneh"4 katanya melalui penteremahnya. 6Aku mengenal kekuatan sihir #ek-
lian $am-li, (ukup kuat bahkan lebih kuat daripada kekuatan sihirku. Tidak mungkin
nona itu akan dapat bertahan menghadapi serangan sihir mereka, apalagi menolak dan
membuat tenaga mereka membalik. Menghadapi sihirku saa, ia tidak tahan dan
tunduk....4 Dia menoleh kepada )u &i 'ok, teringat betapa dia sudah hampir berhasil
menguasai $ian %i akan tetapi mun(ul pemuda itu yang menggagalkannya.
6,tulah yang membuat kami berpikir-pikir,4 kata *i &ui yang mendapat angin oleh
pertanyaan Gulam $ing itu. 6&ami pun tahu akan kemampuan gadis itu. *elas bukan ia
yang menolak kekuatan sihir kami, akan tetapi Yo Han, kakak misannya itu.4
6Hemmm, rasanya tidak mungkin,4 kata )u &i 'ok, Yo Han itu hanya utusan $in-(iang
Tai-hiap, dan sepanang pengetahuanku, dia seorang pemuda yang lemah dan....4
6&ami sudah mempertimbangkan semua itu dan kami hampir merasa yakin bahwa Yo
Han itu adalah $in-(iang Tai-hiap sendiri"4 kata pula *i &ui dan sekali ini semua orang
terlonak saking kaget hati mereka.
63mitohud...." Apa maksudmu+ Dia.... dia $in-(iang Tai-hiap+4 teriak %ulung %ama.
6&ami hampir yakin akan hal itu,4 kata *i &ui pula sambil menoleh ke arah #angeran
Gulam $ing. 6#angeran, ingatkah engkau betapa mudahnya engkau menundukkan $ian
%i dengan sihirmu+ /asanya tidak mungkin kalau sekarang ia bukan saa mampu
bertahan terhadap pengaruh sihir kami, bahkan membuat tenaga kami membalik. *elaslah
bahwa yang memiliki kekuatan dahsyat itu tentu pemuda bernama Yo Han itu. $iapa di
antara kita yang sudah membuktikan sendiri bahwa pemuda itu lemah+ Dan biarpun
selama ini $in-(iang Tai-hiap menutupi mukanya, dan biarpun mungkin suaranya yang
diubah, akan tetapi bentuk tubuhnya serupa benar dengan Yo Han itu. &alau dia pemuda
biasa yang lemah, bagaimana dia dapat bersikap sedemikian beraninya, bukan saa
mengunungi adik misannya di sini, bahkan minta ditahan pula di sini dengan alasan
menemani gadis itu" Hemm, siapa lagi dia kalau bukan $in-(iang Tai-hiap+4
63mitohud...." &alau begitu, (elaka, kita telah kebobolan" &i 'ok, bagaimana hal ini
sampai dapat teradi+4 %ulung %ama menegur muridnya.
5aah )u &i 'ok berubah, matanya terbelalak. #endapat #ek-lian $am-li itu masuk
diakal dan dia sendiri pun baru sekarang menyadari kemungkinan itu. Yo Han adalah
$in-(iang Tai-hiap" &enapa dia tidak memikirkan kemungkinan itu+ 'iasanya dia amat
(erdik dan tidak mudah ditipu. ,nilah akibatnya kalau dia tergila-gila" &arena dia
men(inta $ian %i, dia tidak ingat apa-apa lagi ke(uali untuk melindungi gadis itu. Dia
bangkit berdiri. 6$uhu, kalau benar demikian, tee(u yang akan menangkap Yo Han itu"4
Dan dia pun berlari keluar. Akan tetapi di luar dia masih mendengar teriakan-teriakan
mereka yang berada di dalam.
6&alau dia $in-(iang Tai-hiap, kita harus menyerbu beramai-ramai, sekarang uga"4
terdengar teriakan suhunya. &i 'ok maklum bahwa inilah saatnya dia harus bertindak
(epet. Dia harus menyelamatkan $ian %i terlebih dahulu. Mengenai Yo Han, kalau benar
dia $in-(iang Tai-hiap dan tidak mau bekera sama, dia sendiri akan membantu untuk
mengeroyok dan membunuh pendekar yang berbahaya itu. Akan tetapi, yang terpenting
baginya, sekarang uga sebelum terlambat dia harus menyingkirkan $ian %i dari situ,
harus dapat membiarkan gadis itu lolos. Dia tidak tahu betapa ketika semua orang
menyerbu keluar, *i &ui, orang pertama dari #ek-lian $am-li, mendekati %ulung %ama
dan membisikkan sesuatu yang membuat %ulung %ama mengerutkan alisnya dan nampak
terkeut dan marah.
&i 'ok mengerahkan seluruh kepandaiannya, berlon(atan dengan (epat sekali dan dia
mengetuk daun pintu pondok di mana $ian %i dan Yo Han tinggal. .nam orang petugas
aga segera menghampirinya dari tempat penagaan, uga ada belasan orang mun(ul dari
tempat persembunyian. Ternyata pondok itu diaga ketat sehingga kalau penghuninya
hendak melarikan diri, maka tentu usaha itu akan ketahuan. Akan tetapi ketika para
petugas itu mengenal &i 'ok, mereka memberi hormat dan segera mundur kembali
setelah &i 'ok memberi isarat.
$ian %i dan Yo Han tidak tidur. Mereka di kamar masing-masing duduk bersila dan
menghimpun tenaga, menanti datangnya saat penyerbuan seperti yang diharapkan Yo
Han. &etika mereka mendengar ketukan pada daun pintu depan, keduanya yang memang
selalu siap siaga, segera keluar dari dalam kamar. Yo Han memberi isarat kepada $ian %i
untuk membuka daun pintu sedangkan dia menyelinap kembali ke dalam kamarnya. $ian
%i maklum bahwa Yo Han ingin mengintai apa yang akan teradi.
6$iapa di luar+4 $ian %i bertanya dari balik daun pintu.
6$ian %i, ini aku, &i 'ok. )epat buka ada urusan penting sekali,4 terdengar suara &i 'ok
berbisik dari luar pintu.
Mendenger ini, $ian %i (epat membuka daun pintu. &i 'ok masuk dan memandang ke
sekeliling, waahnya (emas.
6&i 'ok, ada apakah+ Apa yang teradi+! tanya $ian %i, memandang taam.
6Di mana Yo-toako+4 tanyanya lirih.
$ian %i menoleh ke arah kamar Yo Han. 6Dia masih tidur, ada apakah+4
6$ian %i, keadaan gawat. Mereka hendak datang memaksamu bekera sama dan kalau
engkau menolak, mereka akan membunuhmu. Aku.... aku tidak mungkin dapat
menolongmu, tidak mungkin men(egah mereka. $ekarang, kau ambillah keputusan, $ian
%i. Maukah engkau membantu kami dan bekera sama dengan kami+4
$ian %i mengerutkan alisnya. 6.ngkau sudah tahu akan watakku, &i 'ok. Aku tidak mau
bekera sama dengan siapapun uga.4
&alau begitu, $ian %i, engkau harus (epat lari, sekarang uga. Mari kubantu engkau lolos
dari sini. )epat, mereka akan mengear kita"4 &i 'ok menyambar tangan $ian %i. 6&ita
melalui alan belakang"4
Akan tetapi $ian %i merenggutkan tangannya hingga terlepas. 6Aku akan bertanya
kepada Han-ko lebih dulu,6 katanya.
#ada saat itu, terdengar suara gaduh di luar pondok, suara banyak orang datang ke tempat
itu. 5aah &i 'ok berubah. 6)elaka, mereka sudah datang. $ian %i mari (epat kita lari"4
#ada saat $ian %i meragu, Yo Han mun(ul dari dalam kamarnya. 6#ergilah
menyelamatkan diri, %i-moi, biar aku yang akan menghadapi mereka dan menghadang
mereka yang akan mengearmu.4
Tadinya Yo Han sudah siap untuk mengaak $ian %i melarikan diri begitu penyerbuan
tiba dan mempergunakan kesempatan selagi teradi pertempuran sehingga mereka dapat
meloloskan diri tanpa harus menghadapi pengeroyokan banyak orang pandai. Akan tetapi
agaknya kini keadaan berubah. $ebelum serbuan itu tiba, keselamatan $ian %i teran(am.
6Tidak Han-ko. Aku akan tinggal di sini membantumu menghadapi mereka,4 kata $ian
%i.
6%i-moi, angan bodoh" Musuh terlampau banyak %arilah dulu, aku akan menghalang
mereka dan nanti akan menyusulmu. $audara &i 'ok, kalau benar engkau men(intainya,
(epat selamatkan adikku itu"4 etelah berkata demikian, Yo Han berlari keluar sambil
(epat mengenakan (aping lebarnya yang tadi dia lipat dan sembunyikan di balik bau
ketika dia memasuki perkampungan itu. )aping lebar yang bertirai itu menyembunyikan
mukanya.
&i 'ok men(abut sabuk baa yang kedua uungnya berpisau, lalu menodongkan sebatang
pisaunya ke punggung $ian %i sambil berkata, 6.ngkau pura-pura menadi tawananku
agar lebih mudah mengelabuhi mereka"4 bisiknya. Tangan kanan menodongkan pisau,
tangan kiri memegang pergelangan tangan $ian %i. Gadis itu maklum. ,a tidak dapat
membantah lagi karena Yo Han telah berlari keluar dan ia mengerti akan maksud &i 'ok.
'iarpun hatinya amat mengkhawatirkan keselamatan Yo Han, namun ia harus mentaati
keinginan Yo Han. &alau ia membangkang dan nekat melawan, tentu hal itu bahkan
membuat Yo Han harus repot melindunginya. Maka, ia pun menurut saa ketika &i 'ok
menariknya melarikan diri keluar dari pondok itu melalui endela kamar Yo Han yang
berada di sudut belakang.
&etika mereka melon(at keluar dari rumah itu, mereka melihat betapa dibelakang rumah
itu pun sudah penuh dengan anak buah Hek , %ama yang memegang senata. Melihat )u
&i 'ok, mereka tertegun, akan tetapi pemuda itu dengan tenang segera berkata,
6&alian kepung dan aga rumah ini, angan biarkan siapapun keluar. Aku harus (epat
mengamankan tawanan ini agar angan sampai lolos"4 $etelah berkata demikian, dengan
sikap kasar dia menarik lengan $ian %i sambil menodongkan pisaunya ke tengkuk gadis
itu. #ara anak buah perkumpulan pendeta %ama yang memberontak terhadap Tibet itu
saling pandang, akan tetapi mereka tidak berani men(egah )u &i 'ok, apalagi mereka
masih belum tahu apa artinya semua keributan itu. Mereka hanya melihat para pimpinan
berlari menyerbu ke rumah pondok itu dari depan dan mereka mendapat perintah untuk
mengepung pondok itu. Mereka hanya mendengar bahwa $in-(iang Tai-hiap sudah
menyelundup ke sarang mereka. Hal ini saa sudah (ukup membuat mereka tegang. $iapa
yang tidak akan merasa gentar mendengar bahwa $in-(iang Tai-hiap, pendekar yang
sudah mengalahkan dan mengakibatkan tewasnya Dobhin %ama itu berada diantara
mereka+
$in-(iang Tai-hiap atau Yo Han telah membuka daun pintu depan pondok itu, tepat pada
saat semua orang yang tadi lari dari bangunan induk itu ke situ telah tiba di depan
pondok. 'anyak anak buah Hek , %ama memegang obor sehingga tempat itu menadi
terang. $uara berisik mereka itu seketika lenyap dan mereka orang diam, bahkan ada
yang menahan napas saking tegang dan uga erih. Mereka melihat pria ber(aping lebar
yang mukanya tersembunyi di balik tirai (aping itu berdiri tegak di depan pintu,
menentang mereka. $osok tubuh yang mendatangkan ketegangan dan kegentaran itu
sebetulnya biasa saa. Tubuh yang sedang dan tegap, dengan pakaian sederhana pula,
tidak memegang senata apa pun. /ambut hitam panang terurai lepas. Mukanya sama
sekali tidak nampak, akan tetapi sepasang mata di balik tirai tipis itu seperti men(orong
menembus tirai tertimpa sinar obor yang bergerak-gerak. $osok tubuh yang tidak
mengesankan, akan tetapi karena semua orang tahu bahwa pendekar ini baru saa
menyebabkan Dobhin %ama tewas, maka mereka menadi gentar. Dari balik tirainya, Yo
Han melihat bahwa pondok itu telah di datangi sedikitnya tiga puluh orang dan masih ada
puluhan orang anak buah Hek , %ama berada di belakang rombongan itu. Dia melihat
#angeran Nepal Gulam $ing bersama 'adhu dan $agha, uga beberapa orang tosu #ek-
lian-kauw, Hek-pang $in-kai dan anak buahnya, beberapa #endeta %ama yang agaknya
menadi pimpinan. Akan tetapi dia tidak melihat adanya %ulung %ama, uga tidak melihat
#ek-lian $am-li. Dia tahu bahwa dia berhadapan dengan lawan yang amat berbahaya
karena selain mereka itu rata-rata memiliki kepandaian tinggi, memiliki pula ilmu sihir
dan ahli menggunakan ra(un, uga mereka berumlah banyak. &iranya tidak mungkin dia
seorang diri saa akan mampu mengalahkan mereka. Akan tetapi, kalau $ian %i sudah
lolos, agaknya bukan tidak mungkin baginya untuk melarikan dan meloloskan diri dari
kepungan mereka.
63mitohud.... kiranya $in-(iang Tai-hiap yang terkenal itu tidak datang melalui pintu
gerbang depan seperti seorang gagah, melainkan se(ara (urang menyelundup masuk
seperti maling"4 kata seorang pendeta %ama, seorang diantara para pembantu %ulung
%ama sambil memegang sebatang tongkat pendeta berkepala naga yang lebih panang
dari pada tubuhnya yang tinggi.
6%osuhu, siapa yang (urang agaknya perlu diteliti lebih auh, aku ataukah perkumpulan
Hek , %ama yang terdiri dari pendeta-pendeta yang sudah selayaknya bersikap uur, adil
dan mengharamkan perbuaan sesat. &etua kalian, Dobhin %ama, telah menantangku
untuk mengadu ilmu dengan taruhan bahwa kalau dia kalah, dia akan mengembalikan
mutiara hitam dan membebaskan %iem $ian %un. &ami bertanding dan Tuhan
membimbingku sehingga ketua kalian kalah. Dobhin %ama telah dengan gagah mengakui
kekalahan dan mengembalikan mutiara hitam, akan tetapi kalian tidak membebaskan
%iem $ian %un, bahkan se(ara (urang sekali menawan Tan $ian %i. Nah, siapa yang
(urang+4
Tiba-tiba Gulam $ing men(abut goloknya yang melengkung, mengangkat goloknya itu
tinggi di atas kepalanya dan dia pun setelah mendengar u(apan Yo Han melalui
penteremahnya, berteriak dalam bahasanya sendiri. 6$in-(iang Ti-hiap, engkau ini
manusia sombong" .ngkau telah mengalahkan Dobhin %ama, akan tetapi hal itu teradi
karena dia sudah tua dan kehabisan tenaga. &ini engkau berani lan(ang menyusup ke sini
seperti pen(uri, angan harap akan dapat keluar lagi hidup-hidup"4
&etika u(apan itu hendak diteremahkan, Yo Han mendahului. 6A
ku mengerti apa yang kaukatakan, #angeran Gulam $ing. Dan aku mengerti pula
mengapa engkau dan gerombolanmu keluar dari Nepal sebagai orang-orang pemberontak
pelarian. &ini engkau bergabung dengan %ama *ubah Hitam yang uga memberontak
terhadap pemerintah Tibet, tentu hanya untuk men(ari kawan saa agar kelak dapat
membalas budi dan membantumu memberontak terhadap pemerintah Nepal"4
6$in-(iang Tai-hiap, mati hidupmu di tangan kami dan engkau masih membuka mulut
besar+ &epung dan keroyok"4 teriak seorang pemimpin Hek , %ama dan #angeran Nepal
itu sudah mendahului dengan serangan golok melengkung yang amat taam itu, disusul
rekan-rekannya sehingga dalam beberapa detik saa huan senata telah menyerang ke
arah tubuh Yo Han.
Yo Han maklum bahwa dia diserang oleh banyak orang pandai, maka dia mengerahkan
gin-kangnya dan tubuhnya berkelebat begaikan seekor burung walet (epatnya,
berlon(atan dan mengelak dari huan senata yang menyambar dari segenap penuru itu.
Dia harus memberi waktu kepada $ian %i untuk dapat lolos terlebih dahulu sebelum dia
sendiri melarikan diri. $ebaliknya dia meman(ing datangnya semua tokoh di tempat itu
agar pelarian $ian %i dapat beralan lan(ar. $ian %un telah tewas dan tidak perlu
dipikirkan lagi. $ambil berlon(atan mengelak, kaki tangannya bergerak dengan tamparan
dan tendangan. 'eberapa orang pengeroyok terpelanting. 2sahanya memang berhasil.
$emua tokoh yang dirinya memiliki kepandaian yang tinggi saa yang hanya mengepung
dengan senata di tangan, tanpa berani lan(ang ikut mengeroyok.
Akan tetapi Yo Han tetap merasa khawatir karena belum uga nampak %ulung %ama dan
#ek-$ian $am-%i ikut mengeroyok. Dia khawatir kalau-kalau empat orang yang paling
lihai itu menadi penghalang bagi lolosnya $ian %i yang tadi dibantu oleh )u &i 'ok.
&ekhawatiran Yo Han itu memang terbukti benar, )u &i 'ok, berhasil membawa $ian %i
lari sampai ke dekat pagar bambu run(ing dan tidak pernah ada penaga yang berani
menghalanginya. Mereka berhenti di bawah pagar bambu run(ing.
6Nah, engkau lon(atlah ke atas dan (epat tinggalkan tempat ini, $ian %i,4 kata )u &i
'ok, suaranya agak gemetar.
$ian %i memegang tangan pemuda itu. ,a dapat mendengar getaran suara itu dan ia pun
terharu. 6Akan tetapi bagaimana dengan engkau sendiri, &i 'ok+ Mereka akan tahu
bahwa engkau telah membebaskan aku, dan tentu engkau akan (elaka....4
&i 'ok tersenyum dan menggeleng kepala. 4Aku (ukup penting bagi peruangan $uhu
dan kawan-kawan. &esalahanku itu ke(il saa karena engkau bukanlah orang Man(u,
bukan musuh penting. $udahlah, aku dapat menaga diriku sendiri, $ian %i kau
pergilah...."4
$ian %i melepaskan pegangan tangannya, melangkah ke arah pagar bambu, akan tetapi
terhenti lagi dan menengok. 6&i 'ok....4 ia meragu.
6Ada apa lagi, $ian %i. )epat-(epatlah, angan sampai mereka datang mengear.4
6Aku hanya ingin minta maa1 padamu....4
6Minta maa1+ 2ntuk apa+4 &i 'ok memandang heran.
6.ngkau begitu men(intaiku dan sudah kaubuktikan dengan pertolongan ini, akan tetapi
aku....aku tidak dapat membalas (intamu. Maa1kan aku, &i 'ok.4
)u &i 'ok tertawa, namun suara ketawanya sumbang, 6$udah nasibku $ian %i, (inta tak
dapat bertepuk sebelah tangan. .ngkau tidak bersalah. )inta tidak dapat dipaksakan,
hanya aku yang tidak tahu diri. Nah, pergilah dan angan pikirkan aku lagi....4
Tiba-tiba mereka melihat beberapa bayangan berkelebat dan &i 'ok terbelalak ketika
melihat bahwa gurunya, %ulung %ama, ketiga #ek-%ian $am-li dan belasan orang
pembantu mereka telah mengepung tempat itu"
63mitohud, tidak kusangka bahwa muridku yang paling kuper(aya, sekarang bahkan
mengkhianatiku" $ungguh seperti memelihara anak harimau, ketika ke(il dan lemah
dirawat dan dipelihara, setelah besar dan kuat hendak menubruk pemeliharanya sendiri.
.ngkau murid murtad"4
6$uhu, tee(u hendak membebaskan Nona Tan $ian %i karena ia tidak bersalah, dan
karena tee(u tidak tega melihat ia (elaka. $uhu, ia bukan musuh kita, dan
membebaskannya tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan peruangan kita.
'agaimana $uhu dapat mengatakan bahwa tee(u murtad dan pengkhianat+ $uhu, kalau
$uhu menghendaki agar peruangan kita mendapat dukungan para pendekar di dunia
kang-ouw, sebaiknya $uhu membebaskan Nona ini.4
Terdengar suara tawa merdu, disambung suara *i &im, orang ke tiga #ek-lian $am-liyang
(antik manis dan lin(ah. 6Hi-hik, apakah %osuhu masih belum mengerti+ Muridmu itu
telah tergila-gila kepada gadis ini, dan orang yang tergila-gila seperti dia itu mau berbuat
apa saa untuk orang yang di(intainya. &alau perlu melawan guru sendiri demi membela
wanita yang di(intainya, heh-heh"4
6'enar sekali, %osuhu. Muridmu ini tidak ada harganya sama sekali, bahkan berbahaya
karena sewaktu-waktu dia dapat mengkhianati kita,4 kata *i &ui.
)u &i 'ok marah sekali dan menudingkan telunuk kirinya ke arah muka tiga orang
wanita itu. 6#ek-%ian $am-li, kalian ini hanya tamu akan tetapi tidak tahu diri" Aku tahu
mengapa kalian memben(iku, karena aku tidak sudi melayani rayuan kalian, bukan+
&alian sungguh menemukan, kalian perempuan-perempuan hina yang berkedok
peuang"4
6&i 'ok tutup mulutmu"4 %ulung %ama membentak.
$ian %i yang seak tadi mendengarkan saa, kini melangkah mau dan ia pun berseru
nyaring. 62(apan &i 'ok benar" Tiga orang wanita alang ini tak tahu malu" &i bok
seribu kali lebih berharga daripada mereka ini, %osuhu.4
6Hi-hik, engkau sudah mau mampus masih banyak lagak"4 bentak *i kui, dan bersama
adiknya ia sudah menyerang ke arah $ian %i. Gadis berpakaian merah ini, bergerak (epat,
mengelak dan biarpun ia bertangan kosong, ia membalas dengan serangan yang dahsyat.
6&i 'ok, pin(eng tidak mungkin dapat membiarkan engkau kelak mengkhianatiku. Nah,
terimalah hukumanku ini"9 #endeta %ama itu menerang kedepan dan menghantam
dengan tangan kanan ke arah kepala murid sendiri.
6$uhu...."4 &i 'ok berseru dan (epat melempar tubuhnya ke belakang. 'iarpun dia sudah
mengelak (epat, namun angin pukulan itu masih menyambar dahsyat dan tubuhnya
terengkang dan terguling-guling sampai lima meter lebih.
6&i 'ok...." %osuhu engkau tidak boleh membunuhnya"4 $ian %i berteriak, akan tetapi
tiga orang wanita #ek-lian-kauw itu sudah menyerangnya dari tiga penuru dan biarpun ia
dapat menangkis dan mengelak, tetap saa ia terhuyung ke belakang. $eorang penaga
yang memegang pedang menyambutnya dengann tusukan pedangnya, $ian %i adalah
seorang gadis gemblengan. 'iarpun ia kurang pengalaman dan ilmu-ilmunya belum
masak benar, namun ia telah mewarisi ilmu-ilmu hebat. &etika ada angin tusukan pedang
menyambar tubuh bagian iga dari samping, ia masih dapat menekuk tubuhnya sehingga
pedang lewat dekat iganya, dan kakinya menendang, pergelangan tangan yang memegang
pedang itu terkena sambaran uung kakinya. Tangannya uga (epat merenggut dan
pedang itu sudah berpindah ke tangannya" 'egitu memegang pedang, senata menyambar
dan penyerangnya tadi pun roboh oleh pedangnya sendiri.
Dengan pedang di tangan, $ian %i mengamuk, memainkan %iong-siauw &iam-sut dengan
pedang rampasan itu. Namun #ek-lian $am-li yang uga sudah menggunakan pedang,
mengepung dan megeroyoknya, membuat $ian %i tak mungkin lagi dapat mendekati &i
'ok lagi.
#emuda itu bangkit berdiri setelah tadi terguling-guling, hanya untuk melihat suhunya
sudah berdiri di depannya, kini dengan sepasang senata gelang roda besar di kedua
tangan, matanya men(orong marah, penuh na1su membunuh.
6$uhu, ampunkan tee(u....4 )u &i 'ok meratap. Dia tidak takut mati konyol di tangan
gurunya sendiri, hanya untuk kesalahan seke(il itu. &alau diingat betapa seak ke(il dia
diperlakukan dengan baik oleh %ulung Ma, sungguh penasaran kalau sekarang teran(am
maut di tangan orang yang selama ini dianggap sebagai pengganti orang tuanya, yang
menyayang dan disayangnya.
Agaknya %ulung %ama uga tidak tega untuk membunuh pemuda yang selama ini
menadi tumpuan harapan dan yang disayangnya, selama ini setia kepadanya itu, maka
dia nampak ragu-ragu.
6%osuhu, ingat, dia agaknya pun berbaik dengan $in-(iang Tai-hiap. Dia berbahaya,
seperti musuh dalam selimut"4 teriak *i &im yang merasa ke(ewa dan sakit hati karena
selamanya baru sekali ia dan en(inya ditolak pria, yaitu ketika mereka gagal merayu &i
'ok.
Mendengar teriakan ini bangkit kembali kemarahan %ulung %ama. Memang muridnya ini
yang menerima Yo Han.
6Mampuslah...."4 bentaknya dan dia pun menyerang dengan sepasang rodanya. &i 'ok
terkeut bukan main, berusaha untuk mengelak. Dia tetap tidak mau melawan gurunya
dan hanya mengandalkan kegesitan tubuhnya untuk menghindarkan diri dari
(engkeraman maut. Namun, tingkat kepandaiannya masih kalah auh dibandingkan
gurunya, maka sebuah tendangan kaki %ulung %ama men(ium lutut kanannya dan dia
pun terpelanting.
6$ian %i, larilah.... (epat...."4 Dia masih sempat berteriak sebelum sebuah roda di tangan
kiri %ulung %ama menghantam kepalanya dan pemuda itu tewas seketika. %ulung %ama
berdiri seperti patung, memandang ke arah pemuda yang kepalanya retak dan tewas itu,
dan baru dia merasa menyesal bukan main.
6&i 'ok.... omitohud.... apa yang kulakukan ini+ &i 'ok....4 dia mengeluh.
$eolah menawab kata-katanya, terdengar sorak-sorai riuh sekali dan nampak obor-obor
dinyalakan di luar pagar bambu kemudian terdengar suara hiruk pikuk ketika pagar
bambu yang mengelilingi perkampungan itu diebol orang dari luar. #erkampungan itu
diserbu orang dari luar.
Dapat dibayangkan betapa kaget rasa hati %ulung %ama ketika pagar itu ebol, dia melihat
banyak pendeta %ama diantara para penyerbu yang terdiri dari pasukan Tibet"
6)elaka...."4 $erunya, maklum bahwa sarangnya diserbu oleh pasukan pemerintah Tibet
bersama anak buah Dalai %ama. Dia pun (epat lari ke bangunan induk untuk memimpin
anak buahnya mengadakan perlawanan.
Akan tetapi, dengan kaget %ulung %ama melihat bahwa para penyerbu bukan hanya
pasukan Tibet dan para pendeta %ama saa yang menyerbu, melainkan uga puluhan
orang &ang-ouw. 3rang-orang kang-ouw itu kini membantu Yo Han yang dikeroyok dan
yang tadi mengamuk. Maklumlah %ulung %ama bahwa dia harus melawan mati-matian,
maka sambil mengeluarkan teriakan menantang, dia sudah menyerbu ke arah Yo Han
yang kini dia ketahui adalah $in-(iang Tai-hiap sendiri. Yo Han menyambut senata roda
di tangan %ulung %ama dan teradilah perkelahian hebat diantara mereka.
$ementara itu, ketika melihat serbuan pasukan Tibet dan para pendeta %ama, uga orang-
orang kang-ouw, $ian %i menadi girang sekali dan ia tidak adi melarikan diri. 'ahkan ia
lalu menggunakan suling emasnya yang tadi ia terima kembali dari )u &i 'ok untuk
membantu para penyerbu, mengamuk dan men(ari-(ari #angeran Gulam $ing yang amat
diben(inya untuk membalas kematian suhengnya. Gadis ini menerima sebuah suling
berselaput emas dari &am 'i .ng, nenek yang menggemblengnya dan biarpun ia uga
pandai memainkan pedang namun ia lebih suka kalau memegang suling ini sebagai
senatanya.
Akhirnya $ian %i menemukan orang yang di(ari-(arinya. Ternyata #angeran Gulam $ing
yang tinggi besar brewok dan gagah perkasa itu, dengan senata yang mengerikan, yaitu
golok melengkung yang amat taam, sedang bertanding malawan Gak )iang Hun dan
ibunya. #angeran Nepal itu memang tangguh, dan terutama sekali dia memiliki tenaga
raksasa yang membuat )iang Hun dan ibunya kewalahan. $etiap kali senata ibu dan
anak itu bertemu dengan golok melengkung, tentu pedang mereka terpental. Hanya
setelah )iang Hun mengerahkan tenaga $in-kangnya, barulah dia berani beradu senata,
akan tetapi ibunya tidak berani mengadu senata se(ara langsung, hanya mempergunakan
ke(epatan gerakannya untuk mengeroyok.
6#angeran ahanam"4 $ian %i berseru dan sekali lompat, tubuhnya menadi bayangan
merah dan suling emasnya mengeluarkan bunyi melengking ketika ia menotok ke arah
leher pangeran yang tinggi besar itu.
6Ha-ha-ha, $i 'angau Merah datang. 'agus, mari kita main-main sebentar, nona manis"4
kata pangeran itu dalam bahasa yang patah-patah. Goloknya digerakkan dengan
pengerahan tenaga, dihantamkan ke arah suling emas yang menusuk lehernya, dengan
maksud agar senata di tangan nona pakaian merah itu terpental dan lepas. Akan tetapi
$ian %i bukan seorang gadis bodohh. ,a sudah tahu bahwa lawannya ini memiliki tenaga
yang amat besar, maka ia menarik kembali sulingnya dan se(epat kilat, sulingnya yang
lepas dari tangkisan lawan itu sudah menotok ke arah ulu hati lawan"
#ada saat yang bersamaan, Gak )iang Hun dan ibunya, $ouw Hui %ian atau Nyonya
Gak, telah menyerang pula dengana pedang mereka dari kanan kiri. Melihat dirinya
diserang ole tiga orang lawan yang tidak boleh dipandang ringan, #angeran Gulam $ing
mengeluarkan bentakan nyaring, bentakan yang mengandung kekuatan sihir dan tiga
orang lawan itu tergetar seperti kehilangan tenaga dan di lain saat, kaki #angeran Nepal
itu sudah merobohkan Nyonya Gak dengan tedangannya yang mengenai paha. Goloknya
menyambar ke arah Gak )iang Hun yang masih sempat melempar diri ke belakang
sehingga serangan itu luput, dan tangan kiri pangeran Nepal itu men(engkeram ke arah
kepala $ian %i" Gadis ini terkeut. Tadi ketika #angeran Nepal itu mengeluarkan
bentakan, ia pun tergetar dan seperti kehilangan tenaga sehingga tusukan sulingnya gagal,
dan kini tiba-tiba lengan yang panang itu telah terulur (epat dan tangan yang besar itu
sudah men(engkeram ke arah kepalanya"
$ian %i (epat miringkan kepala mengelak, dan tangan itu terus menyambar dan
men(engkeram ke arah pundak kirinya dan terdengar pangeran itu tertawa bergelak.
6Ha-ha-ha,Nona merah, akhirnya engkau atuh uga ke tanganku....eh...."4 Dia terkeut
karena tiba-tiba saa (engkeraman tangannya itu tertolak ke belakang oleh tenaga dahsyat
dari sinar emas yang menyambar ke arah tangannya itu.
Dia (epat melon(at ke belakang dan ketika dia mengangkat muka,dia melihat bahwa di
situ telah berdiri seorang laki-laki yang usianya sudah lima puluh tahun lebih, berpakaian
sederhana. Melihat pria ini sama sekali tidak mengesankan, akan tetapi sepasang matanya
men(orong penuh wibawa. #ria itu memandang kepada $ian %i yang tadi terkeut dan
uga lega bahwa ada orang yang menyelamatkannya dan terdengar dia berkata, 6Nona,
biarlah aku yang menghadapi orang Nepal ini.4
#angeran Gulam $ing yang menadi marah tidak memberi kesempatan kepada lawan
yang tangguh itu untuk banyak bi(ara. Dengan geram dia sudah mengeluarkan bentakan
nyaring disertai kekuatan sihirnya sambil menggerakkan golok melengkung untuk
menyerang. Akan tetapi pria itu bersikap tenang saa, agaknya sama sekali tidak
terpengaruh oleh bentakan itu dan dia sudah men(abut kembali sebatang suling dari ikat
pinggangnya. $uling itu terbuat dari kayu, akan tetapi mengkilap sepeti emas, dan ketika
dia gerakkan, maka terdengar suara melengking seolah suling itu ditiup orang. Dan golok
melengkung itu tertolak keras ketika bertemu suling, membuat #angeran Gulam $ing
menadi terkeut. Dia pun mengamuk dan menyerang membabi buta, dilayani oleh pria
yang sederhana itu.
$ian %i, Nyonya Gak,dan )iang Hun memandang kagum. Terutama sekali $ian %i yang
kini melongo dan terheran-heran. ,a dapat melihat dengan elas bahwa suling itu
dimainkan oleh $i #ria tiada bedanya sama sekali dengan permainannya sendiri, itulah
%iong-siauw-kiam-sut 7ilmu #edang $uling Naga8" Dimainkan dengan perlahan saa,
akan tetapi anehnya, golok melengkung itu sama sekali tidak mampu banyak berlagak
lagi setelah berhadapan dengan permainan suling pria itu" $ian %i teringat akan
neneknya, yaitu &am 'i .ng, istri kakek $uma )eng %iong. $eperti itulah kalau Nenek
&am 'i .ng memainkan sulingnya" Dan biarpun ia sendiri telah digembleng nenek itu
dan telah menguasai %iong-siauw-kiam-sut, namun tentu saa tingkatnya masih auh.
Mungkin ia telah menguasai gerakannya, namun 6isinya4 belum matang sehingga
sehingga tenaga yang dikandung dalam gerakannya masih belum begitu kuat.
Akan tetapi, $ian %i tak sempat banyak melamun kaarena seperti uga )iang Hun dan
ibunya, ia sudah harus berkelahi lagi dengan anak buah #angeran Gulam $ing, yatu
orang-orang Nepal yang uga terpaksa harus menggerakkan senata menyambut para
penyerbu. Teradilah pertempuran hebat di malam itu.
#ria yang baru tiba itu memang hebat. #angeran Gulam $ing yang gagah perkasa itu pun
tidak mampu menandinginya. 'elum uga lima puluh urus, setelah #angeran Nepal itu
mengerahkan seluruh tenaga dan kepandaiannya, dia sudah terdesak dan terhimpit oleh
gulungan sinar suling di tangan orang itu. Maklum bahwa dia tidak akan mampu
mengalahkan lawan ini, tiba-tiba #angeran Gulam $ing mengeluarkan teriakan nyaring
dan kakinya yang panang dan besar itu melakukan tendangan-tendangannya yang ampuh
sekali. &edua kaki itu bertubi-tubi melakukan tendangan, menyambar dari bawah ke atas,
dari kanan kiri dan mendatangkan angin yang menyambar-nyambar.
Namun, lawannya agaknya tidak menadi terkeut melihat ilmu tendangan yang amat
dahsyat itu. Tubuhnya men(elat ke atas dan setelah berungkir balik, dia pun melun(ur
turun dan didahului oleh sinar sulingnya, menyambut tendangan kaki Gulam $ing"
6Tukk" Tukk"4 Gulam $ing terengkang, kedua kakinya roboh. $aat itu dipergunakan
oleh $ian %i yang seak tadi mengamati alannya perkelahian itu sambil menaga diri dari
serangan anak buah Gulam $ing, untuk melon(at ke dekat Gulam $ing. $ulingnya
menyambar dan sebelum #angeran Nepal itu sempat mengelak, suling di tangan $ian %i
telah menotok tengkuknya dari samping dan pangeran Nepal itu pun terkulai.
6Awaaas...."4 #ria itu (epat menyambar lengan $ian %i dan ditariknya. 2ntung dia
bertindak (epat karena saat itu, dalam keadaan sekarat Gulam $ing masih mampu
melontarkan goloknya ke arah $ian %i. Demikian kuat dan (epatnya lemparan golok itu
sehingga andaikata $ian %i tidak ditarik orang tadi, tentu dara ini akan menadi korban
sambaran golok. Melihat robohnya Gulam $ing. Anak buahnya menadi panik dan
mereka lari (erai berai, disambut oleh pasukan Tibet.
6Gak-twako dan 'ibi, mari kita bantu Han-ko"4 kata $ian %i dan ia pun menghadapi pria
itu sambil memberi hormat.4#aman yang gagah perkasa, terima kasih atas
pertolonganmu. &alau #aman suka, kami harap #aman suka membantu kami sampai
selesai"4
6#ria itu tersenyum. 6Aku hanya kebetulan lewat dan mendengar keributan disini, aku
datang dan melihat engkau tadi teran(am, Nona. Mari, aku ikut di belakang kalian.4
$ian %i, )iang Hun, Nyonya Gak dan diikuti pria itu lalu men(ari Yo Han. $ementara itu,
Yo Han yang tadi bertanding melawan %ulung %ama, tidak menggunakan waktu terlalu
lama. 'iarpun %ulung %ama dibantu oleh #ek-lian $am-li namun Yo HaN dapat
mendesak mereka dengan gerakan yang aneh. Dia menggunakan ilmu 'u-kek-hoat-keng
dan begitu empat orang lawannya menyerangnya, mereka itu bahkan terengkang sendiri.
Makin hebat mereka menyerang, semakin kuat pula mereka tertolak dan terbanting"
Memang ilmu yang diwarisi oleh Yo Han dari mendiang &ekek )iu %am Hok ini
merupakan ilmu yang luar biasa. ,lmu ini dapat menghimpun tenaga sakti yang
mengandung daya tolak luar biasa sehingga setiap orang penyerang apalagi kalau hatinya
dibakar keben(ian dan kemarahan, tentu akan terpukul sendiri oleh serangannya yang
membalik.
#ada saat itu, para pendeta %ama telah berdatangan dan melihat %ulung %ama
terengkang berkali-kali setiap menyerang Yo Han, para pendeta %ama itu lalu menubruk
dan meringkus pemberontak itu. Akan tetapi terhadap #ek-lian $am-li, baru pendeta
%ama dan pasukan tidak memberi ampun. Tiga orang wanita ini dikeroyok dan di bawah
huan senata, mereka pun tewas. Demikian pula dua orang pembantu Gulam $ing, yaitu
'adhu dan $agha, uga para tosu #ek-lian-lauw yang menadi kawan-kawan #ek-lian
$am-li semua tewas.
&etika Yo Han melihat $ian %i, )iang Hun dan Nyonya Gak, uga seorang pria sederhana
datang hendak membantunya, dia yang sedang meneriaki para orang kang-ouw untuk
menghentikan pertempuran, segera berkata kepada mereka. 6Mari kita tinggalkan tempat
ini. &ita tidak perlu men(ampuri pertempuran antara pasukan Tibet yang menangkapi
para pemberontak.4
3rang-orang kang-ouw itu lalu meninggalkan tempat itu, lari (erai berai setelah
mendengar perintah dari $in-(iang Tai-hiap yang mereka taati. Adapun $ian %i, )iang
Hun dan ibunya, uga pria itu, segera mengikuti Yo Han melarikan diri keluar dari kan(ah
ertempuran itu dan mereka menuruni bukit itu. $etelah mereka tiba di kaki bukit, malam
mulai berganti pagi dan mereka berhenti di tempat sunyi untuk istirahat.
&esempatan ini dipergunakan oleh $ian %i untuk sekali lagi menghaturkan terima kasih
kepada pria yang telah menolongnya. 6#aman, terima kasih atas bantuan #aman. &alau
tidak ada #aman, mungkin aku telah menadi korban golok #angeran Gulam $ing yang
lihai.4 ,a mengamati waah pria itu dengan kagum dan heran sekali, permainan senata
suling dari #aman itu sedemikian hebatnya, padahal gerakannya serupa benar dengan
permainanku. &alau boleh aku mengetahui, siapa nama #aman yang terhormat+4
Tiba-tiba Nyonya Gak berkata, 6$ian %i, apakah engkau tidak pernah mendengar tentang
pendekar sakti yang beruluk $uling Naga+ Aku berani bertaruh bahwa kita semua kini
berhadapan dengan pendekar $uling Naga yang bernama $im Houw. 'enarkah dugaanku
itu, saudara yang gagah perkasa+4
Mendengar itu, pria yang sederhana itu lalu mengangkat ke dua tangan depan dada
memberi hormat kepada $ouw Hui %ian atau Nyonya Gak. 6Toanio mempunyai
penglihatan taam dan pandangan luas. $aya yang rendah memang bernama $im Houw.
&alau boleh saya mengenal, siapakah Toanio dan siapa pula orang-orang muda yang
gagah perkasa ini+4
Mendengar bahwa pria itu bernama $im Houw yang beruluk #endekar $uling Naga,
$ian %i mengeluarkan seruan girang dan (epat ia lalu memberi hormat. 6Aihhh, kiranya
%o(ianpwe yang nama besarnya sudah sering kudengar dari 'ibi Nenek &am 'i .ng"4
&ini $im Houw tersenyum lebar. 6Aha, kiranya engkau menguasai %iong-siauw-kiam-sut
dari $umoi &am 'i .ng" Nona bau merah, siapakah engkau dan siapa pula orang
tuamu+4 $im Houw memandang dengan waah berseri karena hatinya girang bukan main.
6%o(ianpwe, kita semua berada diantara orang sendiri. Mungkin %o(ianpwe tidak
mengenal Ayahku. Ayahku bernama Tan $in Hong...."4
6Ayahnya beruluk #ek-ho-eng 7#endekar 'angau #utih8, murid ,stana Gurun #asir"4
kata nyonya Gak gembira.
6Hebat"4 $im Houw berseru girang, 6&iranya ayahmu pendekar yang namanya terkenal
itu. $ungguh girang sekali aku dapat bertemu denganmu, Nona bau merah"4
6%o(ianpwe, namaku $ian %i. Tan $ian %i. Adapun ibuku bernama &ao Hong %i....4
6$he &ao....+ Apa hubungannya dengan bekas #anglima &ao )in %iong di #ao-teng+4
6Dia adalah &akekku"4 $ian %i berseru gembira.
$im Houw tertawa bergelak, bukan main girang rasa hatinya. Tiba-tiba dia mengambil
sulingnya dan meniup suling kayu berbentuk naga itu dan terdengarlah suara suling yang
melengking-lengking, merdu dan halus, akan tetapi mengandung getaran yang amat kuat
sehingga menimbulkan gelombang suara yang men(apai tempat auh. Dan tiba-tiba
terdengar suara suling yang lebih lembut dan melengking tinggi, walaupun tidak sekuat
suara suling yang ditiup oleh $im Houw, namun (ukup elas terdengar dari tempat itu.
$uara suling yang menawab itu dengan (epat terdengar semakin dekat dan tak lama
kemudian, mun(ullah seorang wanita (antik. 5anita itu berusia empat puluh tahun,
namun nampak manis dan auh lebih muda, matanya membayangkan kelin(ahan dan
keenakaan, uga ke(erdikan.
6Aih, aku sudah mulai tidak sabar menunggumu dan disini ternyata terdapat banyak
orang. $iapakah mereka ini+4 tanya wanita itu sambil memandang kepada semua orang
satu demi satu.
6%ihatlah, Nona bau merah ini adalah puteri dari #endekar 'angau #utih, dan ibunya
adalah puteri bekas panglima )in %iong. *uga, ia telah menguasai %iong-siauw-kiam-sut
yang dipelaarinya dari $umoi &am 'i .ng. Hebat tidak+4 kata $im Houw kepada wanita
itu yang bukan lain adalah isterinya yang bernama )an 'i %an.
)an 'i %an yang berwatak enaka dan gembira itu segera mau dan memegang lengan
$ian %i. 6Aih, betapa gagahnya kau" $iapa namamu, Nona merah+4
Gembira sekali hati $ian %i bertemu dengan suami isteri yang namanya pernah ia dengar
dari $uma )eng %iong dan &am 'i .ng itu. 6'ibi yang gagah dan (antik. Namaku Tan
$ian %i dan orang memberi ulukan kepadaku $i 'angau Merah"4
6$i 'angau Merah+ #uteri #endekar 'anagu #utih+ Heh-heh, sungguh tepat sekali, $ian
%i, siapakah orang-orang yang lain ini+ #erkenalkan mereka kepadaku.4
6Aku sendiri pun belum sempat berkenalan dengan yang lain,4 kata $im Houw kepada
isterinya. #ertama-tama saya harap Toanio suka memperkenalkan diri. Agaknya Toanio
mengenal keadaan keluarga kami, akan tetapi kami tidak tahu siapa Toanio.4
6&ukira #aman dan 'ibi tentu mengenal 'ibi Gak. $uaminya adalah mendiang 'eng-san
$ian-eng. Dan ini adalah puteranya Gak )iang Hun.4
6Aih, kiranya isterinya sepasang %o(ianpwe kembar, $epasang Garuda dari 'eng-san+4
seru $im Houw, 6Maa1kan kalau kami bersikap kurang hormat.4 *uga )an 'i %an
memberi hormat kepada Nyonya Gak yang (epat membalas penghormatan itu, diturut
oleh puteranya.
6Dan siapakah pemuda ini+ $epintas lalu tadi aku melihat betapa hebatnya dia ketika
melawan pengeroyokan lawan yang lihai. Aku yakin dia ini pun bukan orang
sembarangan"4 kata $im Houw sambil memandang kepada Yo Han yag seak tadi diam
saa. Akan tetapi diam-diam Yo Han mengamati waah )an 'i %an. #ernah dia
mendengar (erita mendiang ibunya ketika dia masih ke(il tentang seorang $umoi dari
ibunya yang beruluk $iauw &wi 7$etan )ilik8. Mendiang ibunya sendiri pernah manadi
seorang tokoh sesat beruluk 'i &wi 7$etan )antik8, dan $umoi dari ibunya itu kalau
tidak salah ingat bernama )an 'i %an. 5anita ini adalah $umoi dari mendiang ibunya"
$ian %i yang merasa bangga dan suka pamer segera memperkenalkan Yo Han
6#ernahkah #aman dan 'ibi dalam perantauan kalian mendengar nama besar $in-(iang
Tai-hiap di daerah ini+ Nah, inilah orangnya. Namanya Yo Han"4
6Tentu saa kami pernah mendengarnya"4 kata )an 'i %an kagum. 6$eorang pendekar
yang tidak pernah membunuh, seorang pendekar budiman yang menalukkan orang-orang
ahat dan menyadarkan mereka. Masih begini muda+ $ungguh tak kusangka"4
6$in-(iang Tai-hiap, engkau masih begini muda sudah membuat nama besar. Tentu
gurumu seorang yang sakti dan terkenal sekali"4 kata $im Houw.
6Dan ayah ibumu tentu uga tokoh-tokoh dunia persilatan"4 sambung )an 'i %an.
Yo Han memberi hormat kepada suami isteri itu dan kemudian berkata kepada )an 'i
%an, 6'ibi Guru, tee(u Yo Han menghaturkan hormat. Mendiang ,bu adalah )iong $iu
&wi....4
6Aihhh...."4 'i %an berseru dan matanya terbelalak memandang kepada pemuda su(i itu.
6$u(i....+ Aku mendengar bahwa $u(i menikah dengan seorang pemuda sederhana she
Yo.... dan mereka tewas sebagai orang-orang gagah di tangan para pemberontak. &iranya
engkau .... ah, engkau keponakanku...."4 'i %an mau dan memegang kedua tangan
pemuda itu, penuh rasa kagum dan uga bangga. 6$ukurlah, akhirnya $u(i meninggalkan
seorang keturunan yang begini gagah perkasa dan beriwa pendekar" Aku ikut merasa
bangga, Yo Han"4
/ombongan itu lalu duduk di atas akar dan batu, ber(akap-(akap dengan gembira, saling
men(eritakan pengalaman masing-masing. &arena mereka adalah orang-orang
segolongan, bahkan diantara mereka masih ada hubungan, baik kekeluargaan maupun
perguruan, maka tentu saa suasana menadi akrab sekali. Nyonya Gak atau $ouw Hui
%in men(eritakan betapa kedua orang suaminya, $i kembar Gak it &ong dan Gak Goat
&ong yang dikenal dengan ulukan 'eng-san $ian-eng, telah meninggal dunia dan ia
hidup berdua dengan putera tunggalnya yaitu Gak )iang Hun yang ini sudah berusia dua
puluh delapan tahun.
6#ertemuan dengan kalian semua membuat aku terkenang kembali ke kampung
halaman,4 kata Nyonya Gak sambil menghela mapas panang. 6$emenak kematian
suamiku, aku mengaak )iang Hun merantau, karena aku merasa hidupku kosong.
Ternyata aku hanya mengear bayangan belaka. &elahiran dan kematian merupakan
kodrat Tuhan yang tidak dapat dimengerti oleh kita. &ita hanya menerima dan menalani
saa, tidak kuasa mengatur, maka kematian merupakan hal waar yang tidak perlu
disedihkan terus menerus. Aku sudah mengambil keputusan untuk pulang ke 'eng-san.4
Gak )iang Hun memandang kepada ibunya dengan mata bersinar dan waah berseri.
$elama ini dia menghibur hati ibunya yang menadi berduka sekali karena kematian
kedua orang ayahnya, namun betapa pun dia membuuk, ibunya tidak mau kembali ke
'eng-san yang katanya hanya akan membuat ia berduka dan teringat kepada ayah-
ayahnya. Akan tetapi sekarang, ibunya sudah menyadari dan bahkan ingin kembali. Tentu
saa )iang Hun menadi girang bukan main. &alau ibunya sudah mau kembali ke 'eng-
san, tentu dia dapat memikirkan untuk berumah tangga, tidak seperti sekarang ini, selama
hampir dua tahun hanya merantau ke sana sini tanpa tempat tinggal yang tetap.
6'agaimana dengan engkau, $ian %i+4 tanya )an 'i %an kepada gadis itu.
$ian %i ber(erita tentang pengalamannya, betapa ia bersama mendiang $ian %un yang
menadi suhengnya meninggalkan rumah $uma )eng %iong untuk pergi berkunung ke
'hutan bersama $uma )iang 'un dan Gangga Dewi. 'etapa kemudian ia dan suhengnya
bertemu dengan %ulung %ama sehingga mengalami banyak hal yang hebat.
6Dan di mana sekarang suhengmu itu+4 tanya $im Houw.
$ian %i mengerutkan alisnya dan memandang kepada Yo Han. 'erat rasa hatinya untuk
men(eritakan penyelewengan yang dilakukan suhengnya itu, apalagi mengingat bahwa
dalam saat terakhir hidupnya, $ian %un telah menyadari kesesatannya dan bahkan
mengorbankan nyawa untuknya. Melihat gadis itu memandang kepadanya seperti orang
minta bantuan, Yo Han lalu menawab untuknya.
6$ayang sekali, dalam pertentangan menghadapi persekutuan pemberontak itu, %iem $ian
%un telah tewas di tangan para pimpinan penahat yang lihai.4
Gak )iang Hun dan ibunya menunduk. Mereka dapat menduga bahwa suheng dari $i
'angau Merah itu telah menyeleweng, namun mereka tidak ingin men(ampuri urusan itu
dan diam saa.
$im Houw menghela napas panang. 6Memang demikianlah resiko menadi seorang
pendekar yang membela kebenaran dan keadilan. &alau pihak penahat lebih kuat,
mungkin saa seorang pendekar akan mengorbankan nyawanya, mati muda. Akan tetapi
kematian seperti itu tidaklah sia-sia, karena dia mati dalam membela kebenaran, dia
seorang pahlawan kemanusiaan.4
6%alu sekarang engkau hendak pergi ke mana $ian %i+4 tanya )an 'i %an yang kelihatan
amat sayang kepada gadis berpakaian merah itu.
6Aku ingin segera pulang ke rumah #aman $uma )eng %iong, 'ibi, karena sudah lama
meninggalkan dusun Hong-(un. Ayah dan ,bu tentu akan merasa khawatir kalau mereka
datang menemputku dan aku belum pulang. Dan Han-ko akan ikut denganku karena dia
pun sudah merasa rindu kepada Ayah ,buku.4
Mereka semua memandang kepada Yo Han dan pemuda ini mengangguk membenarkan.
4&asihan kalau adik $ian %i harus pulang seorang diri, padahal ketika pergi ia bersama
mendiang suhengnya. $elain itu, saya ingin bertemu dengan ayah ibunya, yaitu guru-guru
saya yang pertama.4
6#aman dan 'ibi sendiri hendak pergi ke manakah+4 $ian %i bertanya kepada suami
isteri itu. Dan mereka semua merasa heran karena pertanyaan itu agaknya membuat
suami isteri itu seperti termenung, bahkan ada bayangan kesedihan meliputi waah
mereka.
Akan tetapi )an 'i %an memiliki dasar watak yang lin(ah dan gembira, maka ia tidak
membiarkan waahnya muram terlalu lama. $egera ia tersenyum lagi dan setelah
menghela napas panang, ia lalu berkata, 6'iarlah kami (eritakan keadaan kami karena
kalian bukan orang luar, melainkan masih terhitung anggauta keluarga sendiri. Mungkin
kalian sudah mendengar tentang nama kami, akan tetapi tentu merasa heran mengapa
selama ini kami berdua tidak pernah memperlihatkan diri, bahkan seperti mengasingkan
diri dari dunia persilatan. $esunguhnya ada musibah besar menimpa keluarga kami.
Teradinya kurang lebih dua puluh tahun lalu. &etika itu, anak tunggal kami, seorang
anak perempuan yang baru berusia tiga tahun, telah lenyap dari rumah kami.4
6Ahhh...."4 Mereka yang mendengarkan (erita itu berseru kaget. 6Apakah sampai
sekarang belum uga dapat ditemukan, 'ibi+4 tanya $ian %i.
)an 'i %an menggeleng kepala sambil menghela napas.
6Adik 'i %an, bagaimana mungkin peristiwa seperti itu dapat menimpa suami isteri yang
sakti seperti kalian+ Apa yang telah teradi dengan puterimu+4 tanya Nyonya Gak dengan
terkeut, penasaran dan heran. $ukar membayangkan ada orang berani men(ulik puteri
dari suami isteri #endekar $uling Naga"
'i %an kembal menghela napas. 6&etika itu, anak kami $im Hui .ng yang baru berusia
tiga tahun diasuh oleh seorang pelayan di taman belakang rumah dan tiba-tiba kami
mendengar eritan pelayan kami di taman belakang. &ami (epat lari ke sana dan
mendapatkan pelayan kami telah tewas tanpa luka. $etelah kami memeriksa dengan teliti,
ternyata ia telah tewas oleh tepukan pada ubun-ubun kepalanya yang merusak isi kepala
tanpa menimbulkan luka, dan anak kami lenyap tanpa bekas. Di atas tanah terdapat
tulisan yang mungkin sudah ditulis lebih dahulu, yang menyatakan bahwa kalau kami
melakukan pengearan, anak kami akan dibunuhnya seperti orang itu membunuh pelayan
kami.4 'i %an menghentikan (eritanya dan memeamkan mata, agaknya masih ngeri
membayangkan apa yang teradi pada diri anaknya.
6Terkutuk" 'ibi, siapakah pelaku yang ahat itu+4 Gak )iang Hun berseru marah.
&ini $im Houw yang menawab, suaranya tetap tenang walaupun terdengar elas bahwa
pendekar ini pun menahan kesedihan hatinya. 6&ami sampai sekarang belum dapat
menduga siapa pelakunya. &ami berdua dengan sangat hati-hati melakukan pen(arian,
takut kalau an(amannya itu dilaksanakan pen(ulik itu. Namun, ternyata orang itu
memang lihai bukan main karena sampai sekarang, dua puluh tahun telah lewat dan kami
berdua belum uga berhasil menemukan Hui .ng. &ami tidak tahu pria atau wanita yang
men(ulik anak kami itu, apa lagi namanya. $emua masih gelap bagi kami. Namun kami
menduga bahwa perbuatan ini tentu merupakan balas dendam. Di waktu muda kami
banyak menentang para tokoh sesat dan tentu mereka itu ada diantaranya yang
mendendam kepada kami. Akan tetapi karena banyak sekali tokoh sesat yang pernah
kami tentang, kami tidak tahu benar siapa pen(ulik itu. &ami sudah menyelidiki di
seluruh penuru, sampai ke tempat ini, namun tidak pernah berhasil.4 $uami isteri itu
menunduk dan elas bahwa mereka menderita tekanan batin yang amat hebat.
6%uar biasa"4 $ian %i berseru. 4&enapa sama benar dengan yang telah teradi padaku+4
#aman dan 'ibi, ketika aku masih ke(il, berusia empat tahun, aku pun di(ulik orang dari
taman" Akan tetapi untung ada Han-ko ini, kalau tidak, mungkin nasibku sama dengan
puteri #aman dan 'ibi, sampai sekarang tidak dapat bertemu lagi dengan orang tuaku"4
$im Houw dan 'i %an memandang kaget dan heran. 6$iapa yang men(ulikmu ketika
itu+4 tanya mereka hampir berbareng karena tentu saa mereka merasa tertarik mendengar
teradinya peristiwa yang serupa dengan apa yang teradi pada diri anak mereka.
6Yang men(ulik aku adalah Ang , Moli Tee &ui )u, puteri dari mendiang Tee &ok dari
Yunan, ketua Ang , Mo-pang. Akan tetapi Ang , Moli uga menadi tokoh #ek-lian-kauw
dan sekarang ia telah mati dihukum pemerintah karena bersekutu dengan pemberontak.
Nah, ketika aku di(ulik, Han-koko masih tinggal bersama orang tuaku dan dia inilah yang
membebaskan aku dari tangan Ang , Moli dengan menggantikan aku aku dengan dirinya
sendiri.4
6Aih, %i-moi. &erika engkau di(ulik, engkau sedang bermain-main denganku, maka aku
merasa bertanggungawab,4 kata Yo Han ketika semua mata memandang kepadanya
dengan kagum.
)erita $ian %i itu membuat suami isteri itu saling pandang dan berpikir. 6Hemmm, kami
kira memang ada persamaannya. Tentu pen(ulik itu uga mendendam kepada orang
tuamu,4 kata $im Houw. 6Akan tetapi, kami tidak berhasil menemukan kembali anak
kami, padahal kini ia tentu telah berusia dua puluh tiga tahun dan kami tidak tahu apa
yang telah teradi dengannya.4
6Yang membuat hatiku terasa han(ur kalau membayangkan adalah keadaannya yang
tidak menentu itu. &ami akan merasa lebih bersedih kalau ia sampai dibawa sesat oleh
pen(uliknya, lebih sedih daripada kalau andaikata ia sudah terbunuh,4 kata 'i %an dan
nyonya ini nampak berduka sekali.
Yo Han yang seak tadi mendengarkan merasa iba sekali. 6Maa1, #aman dan 'ibi,
peristiwa itu telah berlalu selama dua puluh tahun. &ini puteri *iwi 7&alian8 tentu sudah
merupakan seorang gadis dewasa berusia dua puluh tiga tahun. Namanya pun mungkin
sudah diganti nama baru oleh pen(uliknya. 'agaimana #aman dan 'ibi akan dapat
mengenalnya andaikata bertemu dengannya, apalagi kalau ia menggunakan nama baru+4
'i %an memandang kepada pemuda itu. 6&ami pun sudah berpikir demikian. Nama
memang bisa saa diganti, akan tetapi ada dua buah tanda pada tubuh anak kami itu yang
tidak mungkin dipunya oleh anak lain. Di pundak kirinya terdapat sebuah tahi lalat hitam
yang elas dan di telapak kaki kanannya terdapat tanda noda merah sebesar ibu ari kaki.
Dengan adanya dua tanda itu, kami tentu akan dapat mengenal anak kami.4
Tanpa mengelurkan sepatah pun kata Yo Han men(atat semua itu di dalam hatinya. Dia
akan merasa berbahagia sekali kalau dapat menemukan $im Hui .ng untuk suami isteri
yang sudah menderita duka selama dua puluh tahun itu.
Tak lama kemudian, mereka terpe(ah menadi tiga rombongan. $im Houw dan )an 'i
%an meninggalkan tempat itu, untuk kembali ke %ok-yang, tempat tinggal mereka, karena
sudah terlalu lama mereka meningalkan rumah dalam perantauan mereka men(ari anak
mereka dan uga untuk menghibur diri. Nyonya Gak dan puteranya, Gak )iang Hun, uga
pergi kembali ke 'eng-san di mana mereka masih mempunyai sebuah rumah peninggalan
'eng-san $iang-eng yang makamnya uga berada di pun(ak gunung itu. Adapun $ian %i
diantar Yo Han melakukan peralanan pulang ke dusun Hong-(un di luar kota )in-an.
---
$ore itu, seperti yang mereka lakukan selama beberapa hari ini, $uma )eng %iong dan
isterinya, &am 'i .ng, duduk di serambi luar dan ber(akap-(akap, sambil kadang-kadang
mereka melayangkan pandang mata ke alan di depan rumah mereka. Mereka setiap hari
menanti dengan hati mengharap-harap kembalinya murid-murid mereka, yaitu %iem $ian
%un dan Tan $ian %i.
6&enapa mereka belum uga pulang+4 gumam $uma )eng %iong. 6Dalam waktu sebulan
lagi, tahun baru tiba dan tentu $in Hong dan Hong %i akan datang berkunung untuk
menemput puteri mereka. $ungguh tidak enak kalau mereka datang, $ian %i belum uga
pulang.4
6&enapa mesti merasa tidak enak+4 bantah isterinya. 6$ian %i bukan pergi sendiri,
melainkan diaak oleh &akak $uma )iang 'un dan Gangga Dewi. #ula, ada $ian %un
yng menemaninya agar ia tidak pulang seorang diri. Andaikata mereka terlambat dan
ayah ibu $ian %i yang datang lebih dahulu, mereka tentu akan dapat mengerti.4
6.ngkau benar. $in Hong dan Hong %i adalah orang-orang biaksana. 'uktinya biarpun
mereka berdua sendiri memiliki kepandaian tinggi, mereka tidak menolak permintaan
kita untuk mendidik anak mereka selama lima tahun. 'ahkan sebelum anak dan mantu
kita datang, aku akan minta bantuan mereka untuk menyusun da1tar nama dari mereka
yang hendak kuundang dalam perayaan ulang tahun ke enam puluh yang akan
kupergunakan untuk suatu pertemuan besar berikut keluarga mereka semua.4
,sterinya memandang dengan waah berseri. 6*adikah ren(anamu untuk mengumpulkan
demikian banyaknya keluarga dari tiga perguruan besar itu+4
6&enapa tidak+ &alau tidak dikumpulkan agar mereka saling berkenalan, tentu anak (u(u
mereka tidak akan saling mengenal dan hubungan baik antara ketiga keluarga besar itu
akan terputus. $ayang sekali, bukan+ $eak dahulu, nama besar dari keluarga ,stana #ulau
.s, keluarga ,stana Gurun #asir, dan keluarga %embah Gunung Naga telah dikenal
diseluruh dunia persilatan. &ini keturunan mereka (erai berai, padahal diantara ketiga
perguruan besar itu telah teralin hubungan kekeluargaan yang amat erat.4
,sterinya mengangguk setuu. Mereka sendiri adalah gabungan dari dua keluarga besar.
$uma )eng %iong adalah (u(u dalam dari #endekar #ulau .s, putera dari #endekar
$iluman &e(il. $edangan &am 'i .ng adalah puteri dari &am Hong $i #endekar $uling
.mas dan 'u )i $ian yang terhitung murid ayah mertuanya pula.
6#asti akan menggembirakan sekali dan merupakan peristiwa besar kalau (ita-(itamu itu
sampai terlaksana, 6 katanya.
6&enapa tidak+4 Tentu $uma %ian dan suaminya, Gu Hong 'eng, sudah menerima
suratku dan tak lama lagi mereka tentu akan tiba di sini. Hubungan kekeluargaan harus
diperbaiki, tidak seperti sekarang ini. 'ertahun-tahun di antara keluarga tidak sempat
bertemu karena terpisah auh. ,ngat saa kematian ayahmu. $ampai-sampai kita sendiri
tidak mengetahui" 3rang tentu akan menganggap aku seorang mantu yang sama sekali
tidak berbakti, ayah mertua meninggal sampai dikebumikan tidak tahu sama sekali.
,sterinya menyentuh lengan suaminya. 6$udahlah, tidak perlu lagi disesalkan hal itu. ,bu
sendiri mengatakan bahwa memang sengaa ,bu tidak mengabarkan tentang kematian
Ayah, sesuai dengan pesan terakhir dari Ayah. Dan aku mengenal watak Ayah. Dahulu
Ayah seringkali bi(ara tentang kematian sebagai peralanan pulang kampung" Ayah tidak
setuu kalau orang meninggal ditangisi dan dikabungi, yang dikatakan semua itu hanya
upa(ara pura-pura dan palsu belaka. $epatutnya keluarga bersukur kalau ada orang yang
dikasihinya 6pulang kampung4 karena terbebas dari siksa dunia. 6Yah, Ayah memang
aneh dan kukira setiap orang berilmu tinggi di dalam ini mempunyai keanehan masing-
masing yang tidak mereka sadari bahwa mereka berbeda dengan orang-orang awam.4
6.ngkau benar, isteriku. Aku tidak menyesali peristiwa itu, hanya alangkah baiknya
kalau sebelum mati, kita selalu memiliki hubungan yang akrab dengan keluarga besar
kita.4
#er(akapan mereka terhenti seketika karena karena pada saat itu terdengar derap kaki dua
ekor kuda menuu ke rumah itu. &etika nampak dua ekor yang ditunggangi Tan $in Hong
dan &ao Hong %i, suami itu (epat bangkit berdiri dengan waah berseri. Mereka memang
sedang menanti-nanti kedatangan mereka. $etiap tahun sekali, seak $ian %i berada di
situ, $in Hong dan Hong %i pasti datang berkunung, yaitu menelang hari raya sin-(ia
7tahun baru8, dan kunungan mereka sekali ini adalah untuk menemput kembali puteri
mereka yag sudah tiba waktunya untuk pulang setelah berada di bawah bimbingan kakek
dan nenek itu selama lima tahun.
Tan $in Hong yang kini sudah berusia empat puluh tahun itu masih nampak gagah
dengan pakaian yang sederhana berwarna serba putih, yang membuat dia diuluki
#endekar 'angau #utih di dunia persilatan. $edangkan isterinya, &ao Hong %i yang
berusia tiga puluh sembilan tahun itu masih nampak muda, (antik, lin(ah dan gagah.
Dengan sigapnya mereka berdua melon(at turun dari atas punggung kuda, dan dua orang
pelayan yang mengenal kewaiban dan mengenal pula dua orang tamu itu sudah berlari-
lari menyambut dan mereka segera mengurus dua ekor kuda itu.
$in Hong dan Hong %i (epat mau memberi hormat kepada tuan dan nyonya rumah, yang
disambut dengan ramah dan gembira. 6Aha, kami memang sudah menanti-nanti kalian"4
kata $uma )eng %iong sambil membalas penghormatan mereka. 6Mari silakan duduk di
dalam.4
6Harap kalian angan ke(ewa, $ian %i tidak turut menyambut karena ia masih belum
pulang,4 kata &am 'i .ng sambil tersenyum melihat suami isteri itu melihat-lihat ke
sekeliling, men(ari-(ari.
6'ibi, ia pergi kemanakah+4 tanya Hong %i heran.
6Duduklah dan nanti kita bi(ara,4 kata $uma )eng %iong yang mengaak dua orang
tamunya duduk di ruangan sebelah dalam. $etelah mereka semua duduk, ber(eritalah
kakek dan nenek itu tentang kunungan $uma )ian 'un dan Gangga Dewi dan betapa
$ian %un ikut kedua orang itu berpesiar ke 'hutan.6&e 'hutan+4 &ao Hong %i berseru
kaget. 6Akan tetapi tempat itu auh dan peralanannya amat berbahaya"4 uga suaminya
terkeut mendengar bahwa puteri mereka pergi ke 'hutan melalui pegunungan dan gurun
yang berbahaya.
6$ian %i mendesak dan kami tidak dapat men(egahnya. Apalagi ia pergi bersama &akak
$uma )iang 'un dan Gangga Dewi, dan ia pun ditemani suhengnya, %iem $ian %un.
&ami pikir, mereka berdua sudah memiliki ilmu kepandaian yang (ukup dapat menaga
diri. #ula, bukankah amat penting bagi mereka untuk meluaskan pengalaman mereka"4
kata $uma )eng %iong.
Mendengar penelasan itu, $in Hong dan Hong %i dapat menerimanya dan mereka pun
menadi tenang kembali. 'agaimanapun uga, mereka berdua dahulu pun merupakan
petualang-petualang yang malang-melintang di dunia kang-ouw. Hanya pengalaman di
dunia kang-ouw saa yang membuat seseorang menadi matang, pikir mereka dan mereka
pun menghilangkan kekhawatiran mereka.
6Akan tetapi, meurut perhitungan kami, dalam hari-hari mendatang ini ia dan $ian %un
tentu akan segera datang, kata &am 'i .ng.
6&alau begitu, biarlah kami menunggu kedatangan di sini, 'ibi"4 kata Hong %i.
$uma )eng %iong tersenyum. 6,tulah yang kuharapkan karena aku ingin minta bantuan
kalian berdua untuk melengkapi (atatan da1tar keluarga yang akan kami kumpulkan pada
hari ulang tahunku yang keenam puluh. Aku ingin agar tidak ada anggauta keluarga yang
terlewat. Yang kumaksudkan dengan keluarga adalah keluarga tiga perguruan besar, yaitu
keluarga ,stana #ulau .s, keluarga ,stana Gurun #asir, keluarga %embah Gunung Naga,
dan sekalian murid-murid mereka.4
$in Hong dan Hong %i ikut gembira mendengar niat ini. $ebuah niat yang baik sekali dan
pasti pesta pertemuan yang amat menggembirakan. Membayangkan saa akan bertemu
muka dengan seluruh keluarga tiga perguruan itu sudah membuat mereka merasa tegang
dan gembira.
$elama beberapa hari menanti datangnya $ian %i, dan $ian %un, suami isteri itu
membantu $uma )eng %iong dan &am 'i .ng menyusun da1tar para anggauta keluarga.
Tentu saa hanya yang mereka ingat dan kenal. &eluarga dari tiga perguruan itu telah
menadi amat luas dan banyak sehingga untuk dapat mengetahui seluruh anggauta
keluarga dengan lengkap memakan waktu lama dan harus bertanya-tanya kepada
anggauta keluarga lain.
6&ita mulai dari keluarga ,stana #ulau .s,4 kata $uma )eng %iong dengan sikap
gembira. Di depan empat orang itu, di atas mea, telah dipersiapkan sebuah buku da1tar
untuk men(atat nama dan alamat keluarga yang akan diundang.
6$ebaiknya kita susun dari anggauta keluarga paling tua berikut keluarga masing-
masing,4 usul isterinya.
6'enar sekali,4 kata $uma )eng %iong sambil mengingat-ingat. 6$ekarang ini anggauta
keluarga ,stana #ulau .s yang paling tua tentulah .n(i $uma Hui.4
Hong %i mengangguk senang. 6Memang agaknya ,buku yang paling tua diantara
keluarga $uma.4
6Nah, kita mulai dengan nama .n(i $uma Hui, dan suaminya uga kebetulan merupakan
anggauta tertua dari keluarga ,stana Gurun #asir,4 kata $uma )eng %iong. 6&ita mulai
dengan keluarga mereka di tempat teratas, dan tentu saa anak (u(u dan para murid
mereka.4 Dengan bantuan isterinya dan dua orang tamunya, $uma )eng %iong mulai
menyusun da1tar keluarga yang dikirim undangan untuk pertemuan besar itu.
$etelah bekera beberapa hari lamanya, tersusunlah da1tar sementara seperti berikut.
&eluarga ,stana #ulau .s terdiri dari.
$uma Hui dan suaminya, &ao )in %iong, yang tinggal di kota #ao-teng dan anak mereka
&ao Hong %i yang bersama suaminya, Tan $in Hong tinggal di kota Ta-tung bersama
puteri mereka, Tan $ian %i.
$uma )iang 'un bersama isterinya, Gangga Dewi kini tinggal di istana &eraaan 'hutan,
yaitu kota raa Thim-phu. Tidak diketahui apakah keduanya mempunyai murid ataukah
tidak.
&emudian$uma )eng %iong danisterinya, &am 'i .ng yang tinggaldi dusun Hong-(un
luar kota )in-an, bersamaseorangmuridmereka bernama%iem $ian %un. #uteri mereka,
$uma %ianbersama suaminya, Gu Hong 'eng, tinggal di kota #ing-san, di selatan #ao-
tengtidak mempunyai anak dan tidak mempunyai murid pula.
Nyonya Gak dapat dibilang masih keluarga ,stana #ulau .s, karena ia adalahisteri dari
dua saudara kembar Gak *it&ong dan Gak Goat &ong, yaitu puteradari mendiang Gak
'un 'eng dan #uteriMilana, yaitu masih puteri #endekar $uper $akti. Maka Nyonya Gak
dan puteranya, Gak )iang Hun, uga masuk dalam da1tar undangan. &ini ibu dan anak
itutinggal di pun(ak 'eng-san.
Adapun keluarga ,stana Gurun #asiryang tertua adalah &ao )in %iong, suami $uma Hui
yang sudah masuk urutan pertama dari da1tar itu. Ayah &ao )in%iong, mendiang &ao
&ok )u mempunyaimurid, yaitu )an 'i %an yang kini bersama suaminya, $im Houw,
tinggal di%ok-yang, dan ada puteri mereka, $imHui .ng, yang kabarnya lenyap ketika
berusia tiga tahun, demikian yang diketahui $uma )eng %iong. $epanang yang
diketahuinya, $im Houw dan )an 'i %anmempunyai seorang putera pertama $imHok
'u, namun anak itu meninggal dalam usia delapan tahun karena penyakit. &alau pun
masih ada murid-murid dari keluarga ,stana Gurun #asir, hal itu tidak diketahui sama
sekali oleh mereka berempat dan harus mereka selidiki duludengan menanyakan kepada
anggauta keluarga lain.
&eluarga lain yang mereka (atat adalah keluarga dari %embah Gurun Naga,atauketurunan
dari perguruan $uling.mas. $etelah &am Hong meninggal dunia, maka yang tertua tentu
saa adalah'u )i $ian ibu &am 'i .ng, nenek yang kini tinggal seorang diri di pun(ak
'ukitNelayanmenungguimakamsuaminya.Tidak diketahui elas siapa murid
merekabahkan &am 'i .ng sendiri uga tidak tahu karena ibunya tdak pernah membe-
ritahu. &emudian ada )u &un Tek yangbersama isterinya, #ouw %i $ian murid Gak 'un
'eng, tinggal di %embah Gunung Naga sebagai pewaris keluarga )u.Tidakdiketahui
dengan pasti keadaanmereka dan siapa saa yang masih terhitung muridataukeluarga
perguruan$uling .mas dan Naga $iluman ini.
!*angan dilupakan nama Yo Han,! $inHong mengingatkan. !'iarpun dia puteraYo *in
dan )iong $iu &wi yang tidakada sangkut pautnya dengan ketiga perguruan, namun Yo
Han pernah menadimurid kami berdua, dan dia bahkan pernah kami anggap seperti anak
sendiri.!
$uma )eng %iong mengangguk dandia pun men(atat nama Yo Han. Masihauh daripada
lengkap da1tar itu, hanyamereka(atatnama-namayangmereka kenal saa.
#adaharikelima,mun(ullah Tan$ian %i bersama Yo Han. #agi hari itu,$uma )eng %iong,
&am 'i .ng, Tan $inHong dan &ao Hong %i sedang duduk diserambi depan. Mereka
berempat menengok dan begitu melihat $ian %i, merekamelompat bangun dan
memandang denganwaah berseri.
!,bu...." Ayah...."!$ian%iberteriakbegitu melihat ayah ibunya, lalu berlarimenghampiri
mereka dan di lain saat iasudah berpelukan dengan ibunya. Merekagembira bukan main
sampai melupakanYo Han yang berdiri termangu, hatinya diliputikeharuan ketika dia
melihat Tan$in Hong dan &ao Hong %i. &arena mereka semua sedang asyik dan sibuk,
diapun tidak berani mengganggu dan hanyaberdiri di bawah, di luar serambi sambil
memandang.
$etelah $ian %i memberi hormat kepada ayah ibunya dan kepada $uma )eng%iong dan
&am 'i .ng, barulah duaorang tua ini berseru heran, dan memandang kepada Yo
Han.!$ian%i,mana $ian%un+
Dandiaitu....siapadiayangdatangbersamamu+!tanya$uma)eng%iong dengan suara heran.
&ao Hong %i yang masih merangkulputerinya ugamemandangkepadaYoHan dan
bertanya, !$ian %i,engkau da tang bersama siapakah+!
Dalamperalananmereka,Yo Han pernah menasihatkan$ian %i untuk melapor kepada
$uma )eng %iong dan isterinya bahwa suhengnya itu tewas sebagai seorangpendekar
dantidak ber(eritatentang penyelewengannya. &ini $ian %i,yang tidak biasa berbohong,
dengan mukaditundukkan lalu berkata, suaranya lirih.
!Ayah ,bu, &akek dan Nenek, denganmenyesal sekali aku harus mengabarkanbahwa
$uheng %iem $ian %un telah.... tewas....!
Tentu saa empat orang itu terkeutmendengarini.terutamasekali$uma)eng %iong dan
&am 'i .ng. Mendengar betapa murid mereka tewas, keduanya saling pandang, lalu
mengamatiwaah $ian %i dan &am 'i .ng bertanya.
!Tewas+ $ian %un.... tewas+ Apa yangteradi+ $iapa yang telah berani membunuhnya+!
!#anang (eritanya.! $ian%imengeluhkemudian ia men(eritakan betapa dalamperalanan
ke 'hutan itu mereka bertemu dengan %ulung %ama dan kemudian, ketika mereka pulang
dari 'hutan,
merekabahkanterlibatdanbentrokdenganpersekutuanpemberontakyangterdiridari para
%ama *ubah Hitam, #angeranGulam $ing dari Nepal, para
pengemisTongkatHitam,danorang-orang #ek-lian-kauw.
!&ami terlibat dengan mereka, teradi bentrokan, bahkan aku sendiri pernahtertawan oleh
mereka. Dan dalam pertempuran itu, $uheng tewas di tangan#angeran Gulam $ing dari
Nepal. &amidibantuolehpasukanTibetdanpara orang kang-ouw, dan bahkan kami men-
dapat bantuan dari 'ibi Gak dan puteranya, Gak )iang Hun. 'ahkan di sana kami
bertemu dan dibantuoleh#aman $imHouw,#endekar $uling Naga.! Dengan panang lebar
$ian %i men(eritatkan tentangpertempuranyangakhirnyadapatmembasmi para
pemberontak itu.
!'eberapa kali aku teran(am behayamaut dan tentu aku sudah tewas pulaseperti $uheng
kalau saa tidak dibantu olehnya,! katanya sebagai penutup sambilmenuding ke arah Yo
Han yang masihberdiri di luar sambil mendengarkan dan menundukkan mukanya.
!$ian%i, siapakah dia+! &ao Hong%ibertanyakepadapnterinyasambilmengamati waah
yang menunduk itu.
!Ayah dan ,bu, benarkah kalian tidak mengenalnya+! tanya $ian %i sambil tertawa.
&arena $in Hong dan Hong %i kinimengamatiwaahnya,YoHansegeramenatuhkan diri
berlutut dan memberihormat kepada mereka, berkata dengansuaraterharu.!$uhudan
$ubo,harapmaa1kan tee(u....!
!Yo Han...."! suami isteri itu berteriak. *adi mereka sama sekali tidak mengira bahwa
pemuda itu adalah Yo Hanwalaupunmerekamerasa bahwa
waahpemudaitutidakasingbagimereka.
&ini,merekasegeramengenalnyadankeduanya(epat keluar dari serambi dan$in Hong
dengan girang menarik tanganYo Han dan disuruhnya bangkit berdiri.
!Yo Han, terima kasih kepada Tuhanbahwa engkau dalam keadaan sehat danbaik"! seru
$in Hong, waahnya berserikarena gembira melihat pemuda itu yangpernah membuat dia
merasa prihatin sekalikarenakepergiannya.Diakadang merasa berdosa kepada Yo *in dan
'i&wi,ayahibu pemuda itu yang telahmemper(ayakan Yo Han kepadanya.
!Yo Han,engkau telah menadi seorangpemudadewasa"!
seruHong%iyangsebenarnyaugamerasasayangkepada murid yang pandai membawa
diriini.
!Ayah, ibu, kalian tidak tahu bahwaHan-ko sekarang telah menadi $in-(iangTai-hiap
yang memiliki kesaktian hebat"&alautidak ada dia,tentu aku tidakakandapatpulang hari
ini"! $ian %i me mui, waahnya berseri dan matanya bersinar-sinar.
!'enarkah+ %uar biasa sekali" 'ukankahseakke(ilengkautidaksukamem-
pelaariilmusilat,YoHan+!tegur$inHong.
$uma)eng%iongdan &am'i.ngyang masih tertegun mendengar kematianmurid mereka,
segera mengaak merekasemua untuk masuk dan bi(ara di dalam.$etelah semua duduk di
ruangan dalam, barulah Yo Han men(eritakan pengalamannya seak dia dibawa pergi
Ang, Moli sebagai penukaran atau tebusanatas diri $ian %i yang dibebaakan
olehiblisbetinaitu.'etapa diakemudianmenyadari akan perlunya membekali diridengan
ilmu kepandaian agar dapat menegakkan kebenaran dan keadilan, membela yang lemah
tertindas dan menyadarkan mereka yang mengambil alan sesat.
!Thian-li-pang+!kata $uma)eng%iongmengingat-ingat.!$eingatku,Thian-li-pang di 'ukit
Naga adalah perkumpulan parapatriot yang menentangpemerintah. Mereka terkenal
gagah perkasadan diantara para pemimpinnyaterdapatorang-orangyang sakti. Akan
tetapi,akupernahmendengarbahwaThian-li-pang kemudian menadi perkumpulan yang
tidak bersih namanya. #aramuridnya sukamelakukan hal-hal yang ahat, bahkan kabarnya
pernah mengadudomba perguruan-perguruansilatyangbesar seperti $iauw-lim-pai, &un-
lun-pai,-'u-tong-pai dan Go-bi-pai. &abarnya perkumpulanitu
diselewengkanolehduaorang tokohnyayang beruluk 'an-tokMo-ko dan Thian-te Tok-
ong. .ntah sampai di mana kebenaran berita itu.!
$in Hong dan isterinya terkeut. !YoHan, benarkah itu+ Dan engkau menadimurid
Thian-li-pang yang tersesat itu+!tanya $inHong sambil menatap waahpemuda itu penuh
selidik.
!Apa yang diu(apkan $uma %o(ianpwememang benar, Thian-li-pang adalah per-
kumpulan yangantipemerintah,antipenaah, akantetapisetelah'an-tokMo-ko dan Thian-te
Tok-ong yang memegang pimpinan, perkumpulan itu
dibawamenyelewengkealansesat.Memangmula-mula tee(u dipaksa menadi muriddua
orang datuk itu. Akan tetapi kemu dian tee(u bertemu dengan orang ke
tigadariparadatukThian-li-pangyangke-
mudianmenadigurutee(uyangsebenarnya.'eliaubernama )iu%amHokdandisanabeliau
menadi oranghukuman yang disiksa olehdua orangsuhengnya'an-tokMo-kodanThian-
teTok-ongitu.&akitangannyadibuntungidanbeliaudi-
hukumdidalamsumuryarigamatdalam.Tee(uberhasilbertemudanmenadimu-
ridnya.$etelehbeliau meninggalkarenausiatua, tee(uberhasil keluar. 'an-tekMo-
kodanThian-teTok-ong saling menyalahkanketikamendengarakankema-
tian$uhu)iu%amHokdan merekasalingserangsendiri
sampaikeduanyatewas.Tee(uyangmenerimatugasdarimendiang$uhuuntuk
meluruskankembaliThian-li-pang, berhasilmenundukkan danmembuukpara
pimpinandansekarangtee(uyakinbahwaThian-li-pang telahkembali kealan benar.!
!)iu%amHok....+Hem,tidakpernahakumendengarnamaitu.Yangterkenalhanyalah'an-
tokMo-kodanThian-teTok-ong,!kata$uma)eng%iong.
!Ayah,namaHan-kosebagi$in-(iangTai-hiapdidaerahbarat sudahsangat
terkenal.Dibandingkandengandia,kemampuankutidakadaartinya....!
!Aih,%i-moi,harapanganterlalu memui..ngkaumembuatakumenadimalu saa.!
#uian yang tiadahentinya dari $ian%i membuat Tan $in Hong dan &aoHong%i kagum,
akantetapi uga penasaran./asanya tidak sungkin Yo Hanmemilikikepandaian yang
melebihi$ian %i. Akantetapi mereka tidak memperlihatkan pe-
rasaanpenasaranini,hanyatersenyumgembira.
!$ian %i, (eritakanyang lebih elastentangkematiansuhengmu.!&am'i.ng yang masih
belum dapat menghilangkan perasaan dukanya atas kematian$ian%un, tiba-tiba berkata.
$uma )eng %iongmengangguk-anggukmembenarkanpermintaan isterinya.
$ian%imengerutkanalisnya.'erat tugas ini terasa olehnya. ,a seorangyangtidak suka
berbohong,tidak biasa membohong akan tetapi sekaliini, terpaksaia harus berbohong Yo
Han yangmengaarkankepadanyabahwauntukurusan ini,amatbiaksanalahkalau iaberbo-
hong.'agaimanapunuga,$ian%untelahtewas,danharusiaakuibahwadalam
saatterakhir,$ian%untelahmenebuspenyelewengannyadenganperbuatan
gagah,yaitumembelanya sampaimengorbankannyawa.&alau ia men-
(eritakanpenyelewengan$ian%un,halitusamasekali tidakadaman1aatnyabahkan
tentuakanmembuatkakekdan nenekitumerasa
menyesalbukanmain.'agaimanapunuga,amatsukar
baginyauntukberbohongseluruhnya,makaiapun mengambil!alantengah!.
$ian%imen(eritakanlebihelassemuapengalamannyabersama$ian
%unketikamerekaterlibatdalampertentangandenganpersekutuan
pemberontakitu.!Akudan$uhengtertawanmusuhyangselainlihaiugaamatbanyak
umlahnya, katanya.!&emudian merekaitu,dengan kekuatansihirmereka,
menyihir$uhengdanmempengaruhi$uhengsehingganam-
paknya$uhengsukamembantumereka.Apalagimerekaitumenggunakandalihperuangan
melawanpemerintahpenaahMan(u.Akantetapi,padasaat
terakhir,$uhengdapatmembebaskandiridaripe-
ngaruhsihir,kemudian$uhengmengamukdengangagah perkasa. Akantetapi,la-
wannya,#angeranGulam $ing dari
Nepalmemangtangguhbukanmainsehinggaakhirnya$uhengrobohdantewas.Aku
sendiriterbebasdarimautkarenaadaHan-
koyangmengamukdidekatkudanyangmelindungiaku.!
$uma)eng%iongmenghelanapaspanang.!$udahlah,memangsudahnasib-
nyamatimuda.'agaimanapunuga,kitatidakperlumenyesali kematiannya karena
diagugursebagaiseorangpendekaryanggagahperkasa.Akubahkan ke(ewatidakdapat
melawangerombolanitudisamping $ian%un.!
!Hemm,inginakumen(obakepandaianpangeranNepalitu"!kata&am'i.ngdengangemasdan
dengankeduamataagakmarahkarenaiamenahan tan gisnya.
6&itatidakperlu mengingat lagipangeranitu karena diasudahtertangkapoleh
pasukanTibetdan sudahpastiakan dihukummati,!kata$ian%i.
$etelahtinggaldisitu selamaduahariduamalam,$inHongdanHong%ilalumengaak puteri
mereka dan ugaYo Han untuk pulang ke Ta-tung.
Merekaberaniuntukmembantu$uma)eng %iongmenyebar undangan kepada
parasanakkeluargayangakandiundangmenghadiri perayaan ulangtahun sekalian
mengadakanpertemuanbesar keluargaitu. Di sepanangperalanan, $in Hongdan Hong %i
kembali minta kepada $ian %idan Yo Hanuntuk men(eritakanlagidengan terperin(isemua
pengalamannya.'ahkan Yo Hanuga harus men(eritakansemua pengalamannya, yang
didengarkan pula oleh $ian %ikarena kepada gadisitu, sebelumnya Yo Han hanya
men(eritakan gadis besarnya saa.
---
Ada rasa khawatir dalam hati Tan$in Hong dan &ao Hong %i ketika mereka melihat
sikap yang diperlihatkan $ian%i terhadap Yo Han di sepanang peralanan menuu pulang
itu.Mereka melihatbetapamesra dan manisnya sikap $ian%i kepada Yo Han. Memang
mereka mengetahui bahwa seak ke(il, $ian%iamat sayang kepada Yo Han yang uga
menyayangnya. Akan tetapi, dahulu kesayanganmereka adalah seperti kesayangan
antarakakak dan adik, dan hal itu pun tidakaneh karena seak $ian %i masih bayi,Yo Han
yang mengasuhnya dan menaditeman bermain. Akan tetapi ketika itumereka masih ke(il
dan sekarang merekabukan kanak-kanaklagi. Yo Han telahmenadiseorang laki-laki yang
dewasa,sedangkan $ian%itelah berusia tuuhbelastahun,bagaikan setangkai
bungamulaiberkembangdanmekarmenadidewasa.&emesraanyang diperlihatkan$ian %i
terhadap Yo Han membuat suami isteri itu khawatir, apalagi melihatbetapa sinar mata
$ian %i kalau memandang Yo Han demikian penuh rasa kagum.Dan Yo Han
telahmerupakan seoranglaki-laki yang tampan, gagah dan halusbudi, si1at yang mudah
sekali menatuhkanhatisetiaporanggadis.Merekaber-
duadilandakekhawatiranyangsamasepertiduluketika$ian%imasihke(il.&hawatirkalau$ian
%iterpengaruh"5alaupunyangmereka khawatirkanitu berbeda. Dahulu mereka khawatir
kalau $ian%i ketularan watak Yo Han yang tidaksuka belaar ilmu sllat sehingga $ian %i
uga akan malas belaar silat dan menadi seorang gadis yang lemah.
$ekarangmerekakhawatirkalauputerimerekaituakanatuh (inta kepada Yo
Han,(intaseorangwanita terhadap seorangpria"
$etiap kali mendapat kesempatan bi(ara berdua, yaitu di waktu malam dalam sebuah
kamar rumah penginapan dimanamerekaberduaberada, merekaberbisik-bisik
membi(arakan puteri mereka dan Yo Han dan keduanya memangsudah sepakat dan satu
hati.
!Tidak dapat disangkal bahwa Yo Hanmemang telah menadi seorang
pemudayangganteng, tampan dan halus budi.&alau dilihat dari keadaan
lahiriahnya,memang tidak akan menge(ewakan andaikata diamenadi suami anak
kita,!kata Hong %i.
!.ngkau benar. Dan biarpun aku sendiribelummembuktikan, akantetapidari (erita $ian
%i, aku per(aya bahwaYoHanmemangtelah memiliki ilmukepandaianyangtinggi.
Memang kalaudilihat keadaan waahnya, tubuhnya, kepandaiannya, kita tidak akan malu
mempunyaiseorang mantu seperti dia.!
,sterinya mengangguk. !Memang sungguh sayang sekali. $ayang bahwa ibunyaadalah 'i
&wi. Masih ngeri hatiku kalaumengenang kembali keahatan yang pernah dilakukan
ibunya. $eorang iblis betina yang keam dan amat ahat, walaupunpadawaktu-
wektuterakhirdiatelahmenyadarikesalahannyadanbertaubat.$iapa tahu, si1atnya yang ahat
itu akandiwarisi puteranya.!
$inHongmenghelanapaspanang.!Aku pun merasa berat sekali untuk berpikir seperti itu,
akan tetapi apa bolehbuat, demi kebahagiaan anak tunggal kita.Tidak mungkin kita
membiarkan anak kia kelakhidup menderita kalau
suaminyaberubahwataknyamenadiahat.&itatidakdapat yakinbahwaYoHan
tidakmewarisi watakahat
ibunya.MemangnampaknyaselamainidiamiripdenganwatakmendiangYo*in, ayahnyayang
walaupunpetani sederhanadantidakpandaisilatnamunberiwagagah.Tidakmungkin
mempertahankannasib$ian%ise(ara untung-untungan.
Hong %i termenung dan nampak khawatir sekali. !Akan tetapi aku melihatsinar mata $ian
%i kalau memandang kepadanya.Ah,aku khawatir kalau anakkita telah atuh (inta kepada
YoHan....!
!Aaahh, kalau pun demikian,(intanyaitu hanyalah (inta monyet. $ian %i belumdewasa
benar, usianya baru tuuh belastahun, (intanya, akan mudah goyah dan berubah. *usteru
karena itu maka mereka harus (epat dipisahkan,kalau dibiarkan mereka bergaullebih
dekat dan akrab,bukan tidak mungkin mereka akan salingatuh (inta.!
Hong%imenghelanapaspanang.!$ebetulnya aku merasa malu dan tidakenak sekali. Yo
Han demikian baik,akantetapi klta.... ah, dahulu kita uga inginmemisahkan
mereka,sekarang pun kitamasih tidak menghendaki mereka bergauldekat. &alau
dipandang sepintas saa, kita yang keterlaluan. Akan tetapi, demi kebahagiaan anak
kita....!
6Ya,demi kebahagiaananakkita.Akantetapikita harusmen(ari(araagar tidak kentara, dan
terutama sekaliagar Yo Han tidak sampai tersinggung.!
!,tulah yang merisaukan hatiku. Alasan apa pula yang dapat kita pergunakansekarang+
Dahulu, kebetulan mun(ulAng, Moli yang mengaak Yo Han pergi sebagaipengganti$ian
%i.Akantetapisekarang+ 'agaimana mungkin kita mengusir dia begitu saa+!
!Memang tidak boleh kita mengusirnya begitu saa. Dahulu aku sudah berani kepada
ayah ibunya untuk merawatdanmendidikYoHan,danandaikatatidak ada permasalahan
dengan $ian %i,ani itu sudah pasti akan kupegang teguh"!
!%alu bagaimana kita harus bertindakagar pengusiran itu tidak menyinggunghatinya,
akan tetapi berhasil baik+!
!Aku ada akal. ,ngatkah engkau akan (erita $ian %i tentang puteri dari #endekar $uling
Naga $im Houw+ Nah, hilangnyaanakitudapatkitapergunakanuntuk membuuk Yo Han"
,bu anak itu,siapa namanya.... o ya,$imHui .ng, ibunya )an 'i %an adalah sumoi dari
'i&wi, ibu Yo Han. Aku tahu benar betapa erat dan baiknya hubungan antara su(idan
sumoi itu, seperti dua saudara kan dung saa. Nah, kita ingatkan kepada YoHan bahwa
sudah menadi kewaibannyauntukmembelakeluarga)an 'i%anyang dulu beruluk $iauw
&wi itu, sebagai pengganti ibunya. Melihat hubunganyang amat baik antara ibunya dan
)an'i %an, maka dia seperti keluarga sendiri saa dan sudah sepatutnya kalau
diamemperguna
kan kepandaiannyauntukberusaha men(ari sampai dapat $im Hui.ng yanghilangitu,
atausetidaknya,memperoleh keterangan bagaimana adi nya dengan anak yang hilang
itu.!
&aoHong%imengangguk-angguk, akan tetapi alisnya berkerut. !Memangitubolehkita
adikan pendorong agardia pergi. Akan tetapi rasanya masih kurang kuat. 'agaimana
kalau aku memberitahu kepadanya, tentu saa denganlembutdanhati-
hati,baahwasekarangdia sudah dewasa, sudah sepantasnya kalau berdiri sendiri dan
bahwakini $ian%i sudah mulai besar dan dewasa sehinggatidakpantaslah
kalaudiaserumah dengan $ian %i+ *uga dapat kusindirkandengan halus kepadanya bahwa
kita sudahmenerima usul dan sedang menaaki danmempertimbangkan ikatan odoh
antaraanak kita dengan seorang pangeran....!
Tan $in Hong menatap taam waahisterinya. !#angeran....+!
&aoHong%itersenyum.!%upakahengkauakan#angeran)ia$un+&ita pernah
berumpadengandiadanaku tidakdapatmelupakan betapa engkaukagum kepadanya, dan
pernah melontarkan harapan agar anak kita dapat menadi odohnya+!
!,hh, engkau melamun dari mengkhayal, terlalu auh dan tinggi" 'agaimanamungkin
kitamendapatmantuseorangpangeran seperti dia+! Tan $in Hong tersenyum, akan tetapi
matanya bersinar-sinar penuh harapan. #angeran )ia $unmemang bukan putera mahkota,
bukanseorang pangeran yang kelak ada harapanuntuk menadi &aisar. 'iarpun demikian,
dia adalah seorang pangeran yang tentusaa hidup mulia dan berke(ukupan,
ugalowongan abatan dan kedudukan tinggiterbuka lebar untuk seorang
pangeran.Apalagi #angeran )ia $un masih muda, terpelaar tinggi, dan pandai ilmu
silat,bahkan pernahmintapetunuk kepadamereka tentang ilmu silat. 'iarpun belumdapat
dinamakan murid mereka karena hanya menerima petunuk dan dilatih selama beberapa
bulan saa ketika suami isteriitu pergi ke kota raa, namun mereka mengenal pangeran itu
sebagai seorang pemuda yang baik, berbakat
danpantasmenadimantumereka.Yangmembuat mereka mengharapkan teradinya hal ini
adalah pernah ayah dari pa ngeranmudaitu,yaitu #angeran )ia Yan, se(ara berkelakar
mengatakan bahwa dia akan senang kalau dapat berbesan dengan #endekar 'angau #utih,
ketikamendengar bahwa pendekar itu mempunyaiseorangputeriyangkini
sedangmemperdalam ilmu silatnya di rumah paman kakeknya.
#angeran )ia $un memang hanyaseorang (u(u dari &aisar &ian %iong, namunkarena dia
pangeran, tentu saadalampandangan suami isteri itu, dialebihsegala-
galanyadaripadapemudalain.
Akhirnya mereka tiba di kota Ta-tungdan $ian %i merasa gembira sekali tibakembali di
rumah orang tuanya yang telah ia tinggalkan selama lebih dari limatahun.
---
$in Hong dan Hong %i mempergunakankesempatan selagi puteri mereka,$ian %i pergi
belana untuk keperluanmenyambut hari sin-(ia yang akan tibasepekanlagi,untuk
mengaak Yo Hanberbi(ara. Merekamemanggil Yo Hanuntuk bi(ara di ruangan depan.
Hal inimereka maksudkanagarkalau$ian
%ipulang,merekadapatmelihatnyadanputerimereka
itutidaksempatikutmendengarkanper(akapanmereka.$inHongmemulaiper(akapan
itudengansuara yang serius namun uga ramah.
!Yo Han, sudah beberapa hari engkauberada di sini, dan setelah engkau beristirahat,
barulah hari ini aku ingin membi(arakan suatu hal yang seak kami bertemu kembali
denganmu dan mendengar(erita $ian%iselalu menadi ganalandi hati kami.
Yo Han memandang $in Hong dengansepasang mata yang taam seperti
hendakmenembus danmenengukhatiorangyangdianggapsebagaigurupertama,bahkan
sebagaipenggantiayahnyaitu. !$uhu, katakanlah apa yang menadi ganalan hati $uhu dan
$ubo, mudah-mudahantee(udapatmembantumelegakanhati $uhu dan $ubo.!
!Memanghanya engkau yang dapatmelegakan hati kami, Yo Han. Ganalandihatikami
ituadalah ketika kamimendengartentang hilangnya$im Hui.ng, puteri bibi gurumu )an
'i %an. &ami merasa kasihan sekali kepada #endekar $uling Naga dan isterinya. #utera
mereka meninggal duniaketikamasihke(il, kemudianputeri merekayangmenadi satu-
satunya anak yang ada, seak berusia tiga tahun di(ulik orang. &ami dapat
membayangkan betapa sengsarahidup mereka dan pantaslah mereka ituseperti
mengasingkan diri, tidak pernahmenghubungi keluarga dan handaitaulan.Apakah engkau
tidak merasa kasihan, Yo Han+!
!YoHan,tahukahengkaubetapaakrab dahulu hubungan antara mendiangibumudengan
sumoinya, yaitu )an 'i%an+! Hong %i ikut bi(ara.
Yo Han mengangguk. !Tentu saa tee(u uga merasa kasihan sekali mendengarakan nasib
mereka yang kehilangan anaktunggal. Dan tee(u masih ingat bahwamendiang ,bu amat
sayang kepada 'ibi)an 'i %an.!
!$ukurlah kalau engkau masih ingat,! kata $in Hong. !Nah, sekarang tentangganalan di
hatikamiitu, Yo Han.Ayah dan ibumu dahulu menitipkan engkau kepadaku,dan aku akan
merasa berdosasekalikalautidakmenganurkan agarengkau
sekarangpergimen(ari$imHui.ng sampai dapat" $iapalagikalau bukanengkau yang
membantubibimu )an 'i%an itu menemukan kembaliputerinya+Dan aku yakin bahwa
arwah ibumu akan bersyukur dan berterima kasih sekali kalau engkau dapat melakukan
hal itu kepada bibimu 'i %an. Mereka akan merasaberbahagia sekali, dan kami berdua
ugaakan merasa bangga. $etidaknya, bukan hal yang sia-sia saa ,bumu dahulu meni-
tipkan engkau kepadaku.!
Yo Han mengangguk-angguk mengerti,biarpun diam-diam dia mengeluh karena ke mana
dan bagaimana dia akan mungkin dapat menemukan anak yang
sudahduapuluhtahunmenghilang itu+ Diaingat bahwa anak perempuan itu mempunyai
(iri-(iri yang khas di pundak dantelapak kakinya,akantetapialangkahakan sukarnya
men(ari seoranggadisyang mempunyai (iri-(iri di tempat yangtertutup dan tersembunyi
itu"
!Ada sebuah hal lagi yang ingin kusampaikankepadamu, Yo Han. 'agaimanapun uga,
kami berdua telah menganggap engkau seperti keluarga sendiri, karenadahulu oleh orang
tuamu engkau diserahkan dan dititipkan kepada suamiku.Nah,sekarangusiamusudah lebih
dewasa,kalau tidak salah, usiamu sudah dua puluhlima tahun. 3leh karena itu,
kamiinginmelihatengkau berumahtangga.&alau kami berhasil merayakan pernikahanmu,
barulah suamiku akan merasa puasdanlega,mengangggp bahwa tugasnyamerawat dan
mendidikmu baru sempurna.$elainitu,karena engkau sudah kamianggap seperti anak
sendiri, tidak baiklah kalau
sampaiadikmu$ian%imenikahlebihdahulu....!kataHong%isepertisambil lalu saa.
Yo Han memandang kepada suami isteri itu dengan waah yang agak berubahkemerahan.
Anuran kepadanya untuk segeramenikahdianggapnyawaarsaa,
akantetapiyangmengeutkan hatinyaadalah berita tentang $ian %i dan pernikahan"
!Tapi....%i-moi....kalautidaksalahbaruberusia
tuuhbelastahun....!katanyahanyauntukmengu(apkansesuatuagartidakdiam dan bengong
saa.
!$udahmulaidewasa,bukankanak-kanak lagi, bahkan kami pernah menerimausul
perodohannyadengan seorangpangeran.... ah, hal itu belum resmi,ti-
dakperlukamiberitahukansekarang,!kata Hong %i.
Yo Han merasa betapadadanya sepertiditekansesuatu yangberat.$ian%i telah dipilihkan
(alon suami+ $eorangpangeran+5ahh....".ntahkenapadiasendiri tidak tahu, akan tetapi
beritainisama sekali tidak mendatangkankegembiraan di dalam hatinya, bahkanmembuat
dia merasa tidak tenang.
!Nah, kami harap engkau segera bersiap-siapuntukmulaidengantugasmuitu,Yo Han,dan
tidak menge(ewakankami. &alau ditunda lebih lama lagi, kami khawatir akan
terlambat.Dan ketahuilahbahwaandaikataengkaudapatmenemukanputeribibimu)an 'i
%anitu,selainhalitu akanamatmembanggakan hatikami, ugakalau gadis itumemang baik
danpantas,kamiakan merasa berbahagia sekali untuk berbesan dengan #endekar $uling
Naga.!
!Maksud$uhu....+!
!Akan baik sekali kalau engkaudapatmenemukankembaliputerimereka kemudian engkau
menikah dengannya.!!Ah,$uhu...."! Yo Han
tersipu.'etapamuluknyaalanpemikirangurunya ini.Men(arisaa belumtentubisa
dapat,sudah hendak menodohkannya. Ayah bunda gadis itu sendiri yang merupakan sua-
mi isteri yang sakti,selama dua puluh tahun men(ari anak mereka tanpa hasil.Apalagi
diayang sekarang baru hendakmulai.
!$udahlah,hal itukita bi(arakan kelaksaa.Akantetapi, sanggupkah
engkaumemenuhipermintaansuhumuuntukmen(ari $im Hui .ng sampai dapat+! tanya
Hong %i.
!Tee(u akan berusaha sekuat tenaga.!
!*adiengkausanggup+!$inHongmendesak.
!Tee(u sanggup, $uhu.!
!'agus".ngkaumembuatlegahatikami,YoHan.Andaikata kelak tidakberhasil sekalipun,
namun engkau sudahberusaha sekuat tenaga dan itu saa sudah melegakan hati kami
terhadap arwahorang tuamu.!
!Nah,lebihbaikengkau membuatpersiapan dan makin (epat dimulai pen(arian itu semakin
baik, Yo Han,!kateHong %i.
Yo Han mengangguk lalu mengundurkan diri, masuk ke kamarnya membuatpersiapan.
Dia tidak boleh bersikap lemah. 'iarpun hari sin-(ia kurang sepekanlagi, akan tetapi
rasanya (engeng kalaudia harus menunda tugasnya itu sampai lewat hari sin-(ia. $eperti
anak ke(il saa,padahaltugasitupentingsekali.Akan tetapi dia harus meninggalkan $ian%i,
dan hal inilah yang membuat dia termenung sedih. /asanya amat berat untukberpisah lagi
dari gadis itu setelahberpisah selama tiga belas tahun dan kinisaling umpa dan
berkumpul kembali. Dandia tahu bahwa gadis itu pun tentu
akanmerasabersedihkalaudiatinggalkan lagi.
$elagi dia mengumpulkan pakaian untuk di adikan buntalan, daun pintu ka-
marnyadiketukorang.Diamembukadaunpintuitu,mengharapkan $ian
%iyangdatangwalaupungadisitutidakpernahmengetukpintunyamelainkanlangsung masuk
saa kalau hendak bi(ara. Akan tetapi ternyata yang datang berkunung adalah &ao Hong
%i"
!$ubo....!kata Yo Han dengan sikaphormat.
!Yo Han, ada satu hal penting yang tadi kami lupa untuk memesan kepadamu.!
!Hal apakah itu, $ubo+!
!.ngkau tahu, $ian %i kadang-kadangsuka kekanak-kanakan, ia lupa bahwa iabukan
kanak-kanak lagi, melainkan sudahmenadi seorang gadis dewasa. 3leh ka-
renaitu,mungkin sekali kalau engkaumemberitahukepadanyabahwaengkauakan pergi
men(ari $im Hui .ng, ia akanrewel dan ingin ikut. &alau ia rewel seperti itu, kuharap
engkau suka dan dapat membuuknyaagariatidakikutpergi..ngkau tentu (ukup maklum
bahwa tidakmungkin kami membolehkaniapergi lagimeninggalkan kami, apalagi
sekarang iasudah dewasa. 'agaimana kalau sampai(alon suaminya mendengar bahwa ia
pergi merantau berdua saa dengan s eorangpemuda,walaupunpemudaituadalahengkau,
yang dapat dibilang sebagai kakak angkatnya+ .ngkaumaklum,bukan+!
Yo Han merasa betapa hatinya pedihmendengarini,akantetapitentu saadia dapat
memaklumi apa yang dimaksudkan subonya itu. !'aik, $ubo. &alausampai %i-moi
hendak ikut, tentu akantee(u buuk ia agar tidak melakukan halitu.!
Akan tetapi, pelaksanaanselalulebihsulit daripada ren(ana. $ore hari itu, ketika mereka
berdua bi(ara dalamtaman bunga di belakang rumah, YoHenberpamitdari $ian %i bahwa
sorehariituuga dia akan pergi meninggalkan rumahitu.
$ian %i terbelalak menatap waah Yo Han. !#ergi+ .ngkau hendak pergi, Han-ko+ #ergi
ke mana dan mengapa+! $ian %i menghampiri Yo Han dan
memegangkeduatanganpemudaitu.,a memangselalu bersikap akrab, bahkan mana kepada
pemuda itu.
!%i-moi,ingatkahengkauakan$imHui .ng+!
$ian%imembelalakkanmata.!$imHui.ng+$iapayangkaumaksudkan+ Ahhh, she $im"
,ngat aku sekarang, bukankah ia puteri #aman $im Houw yanghilang dua puluh tahun
yang lalu itu+!&ini matanya memandang taam menyelidik. !Mengapa engkau tiba-tiba
menyebut namanya, Han-ko+!
!Nah,aku haruspergikarenaakuberkewaiban untuk membantu 'ibi )an'i%anmenemukan
kembali puterinya. Mendiang ,buku amat akrab dan sayangkepada 'ibi 'i %an, maka
arwah ,bukuakan senang sekali kalau aku membantu'ibi 'i %an untuk menemukan
kembaliputerinya yang hilang itu.!
$ian %imenatap waah pemuda itudan mukanya agak berubah. !Han-ko, baru saa kita
berkumpul kembali dan engkauakanmeninggalkanakulagi+$ampaiberapalama Han-ko+!
!.ntahlah,%i-moi..ngkaupuntahu bahwa akuugainginselalu beradadisampingmu,akan
tetapi tugas ini penting sekali. #ula, tidak ada perumpaan tanpadiakhiri dengan
perpisahan, %i-moi. .ng kau tentu tidak ingin melihat aku menadi seorang yang tidak
mengenal budi dantidak mau mewakili mendiang ,bu untukmenolong 'ibi'i %an.!
$ian %i merasa kepalanya nanar. 'erita kepergian YoHandemikian tiba-tibadatangnya.
'aru saaiabergembira, berbelana untuk keperluansin-(ia dan sin-(iakali ini terasa amat
istimewa baginya karena di situ ada YoHanyangakan merayakan sin-(ia bersamanya.
Dankini, tiba-tiba YoHanmenyatakan hendak pergi meninggalkannya, entah untukberapa
lama"
!Han-ko, kapan engkau akan berangkat+! tanyanya, suaranya mulai terdengarsumbang.
!$ekarang uga,%i-moi.Aku sudahberkemas dan siap berangkat, tadi hanyamenanti
engkau untuk berpamit saa.!
$ian %i terbelalak dan tiba-tiba iamerangkulkan kedua lengannya pada leher pemuda itu.
!Han-ko, aku ikut engkau pergi"! katanya mantap dan bersungguh-sungguh.
YoHan terkeut, akan tetapi ugamerasa betapa hatinya berdebar penuhperasaan bahagia,
girang dan terharu.Dia memeamkankedua matanya ketikamerasa betapa lingkaran kedua
tengangadis ituamatketat, dan dia menguatkan hatinya agar angan menuruti kehendak
batinnya yang ingin membalas, inginmendekap kepala yang disayangnya ituke dadanya.
!%i-moi,angan begitu. Tidak mungkinengkau ikut bersamaku. #eralanan initidak
menentu kapan berakhirnya. .ngkautidak boleh meninggalkan ayah ibumu.'iarkan aku
pergi, %i-moi.!
!Tidak.... tidak.... aku tidak mau kautinggalkan, aku tidak mau berpisah lagidarimu, Han-
ko"! $ian %i berkata, kinigadis itu menangis di atas dada Yo Handan rangkulannya
semakin kuat. YoHanmenadibingung, apalagipadasaatitumun(ul$inHongdanHong%i"
!YoHan,apa yang kaulakukanini+! terdengarTan$inHongmembentakmarah.
!$uhu,$ubo....maa1kantee(u....!kataYoHantakberdayakarena $ian %imasihmerangkulnya.
!YoHan,sungguhtakpantaskelakuanmuini.$ian%i,lepaskandia"!Hong%iuga berseru
marah.
$ian %itidak melepaskanrangkulannya, akan tetapi ia mengangkatmukanyadari dada Yo
Han dan menolehkepadaorang tuanya.!Ayah, ,bu,Han-ko tidakbersalah apa-apa....aku....
aku ingin ikut dengannya,aku tidak mau ditinggalkannyalagi....!
Yo Han menguatkanhatinya,melepaskan rangkulan $ian %i denganlembut. Dia harus
mengambil keputusan yang tepat. Tidak boleh dia menyenangkan hatinya sendiri dengan
mengorbankan perasaan $inHong danHong %i, dua orangyang dihormatinya itu.
!%i-moi, lepaskanlah.Aku tidak maumengaakengkaupergi..ngkau hanyaakan menadi
beban saa, dan aku mempunyai tugas penting.4
!Han-ko...."!$ian %i berseru dan dengan mata basah memandang kepada YoHan seperti
orang yangtidakper(aya.!.ngkau.... engkau....+!
Yo Han menunduk dan menghela napaspandang.!$udahliah,%i-moi, engkautidak boleh
membikin marah ayahibumu.$uhu dan $ubo, tee(u berangkatsekarang%i-moiaga baik-
baikdirimu"#emudaitu lalumelangkah lebar memasuki rumah,mengambilbuntalannya dan
akansegera pergi.
!Han-koko..."4 $ian %i hendakmengear, akan tetapi ibunya sudah memeganglengannya.
!$ian%i,sungguhmemalukansekalisikapmu ini"!
Akan tetapi $ian %imeronta, melepaskan pegangan ibunya dan lari kedalam rumah
mengear Yo Han. Ayah ibunyasalingpandang,menggeleng kepala lalu berlari mengikuti.
Akan tetapi setelah tiba di kamar Yo Han, $ian %itidakmelihat lagi pemuda itu. Yo Han
telahpergi dengan (epat sekali. $ian %i men(ari ke sana sini dan memanggil-
manggil,namun per(uma, yang dipanggilnya sudahpergi tanpa meninggalkan bekas.
!Han-ko...." Han-koko...."! ,a berteriak-teriakdanhampir bertubrukandenganayah ibunya
di ruangan tengah.
!$ian%i"!bentak $in Hong marah.
!$ian %i, kelakuanmu ini sungguh tidak patut,! ibunya uga mengomeli anaknya.
!YoHansudahpergi,dia pergimelaksanakan tugas. .ngkau bukan anakke(il lagi yang
begitusaa hendak ikutpergi..ngkausudahdewasa,seorang
gadisdewasa.'agaimanamungkinseorang gadispergibegitusaa,berduadengan seorang
pemuda+ Memalukan"!
$ian %i memandang ayah dan ibunya,waahnyapu(atdanbasahair mata.!Ayahdan ,bu
yangmelakukan semuaini"Ayahdan ,bu yang mengusahakanagar dia pergi meninggalkan
aku. Dahulu,Ayah,bupula yang memisahkan kami,sekarang ayah dan ,bupula yang
mengulangihal itu. Aku ingin dekat Han-ko"ApakahAyahdan,butidaktahu+
Aku(intakepadaHan-ko.Aku(intapadanya...."!$ian %imenatuhkan diri di atasbangku dan
menangis.
$in Hong dan Hong %i saling pandang,kemudianmenggeleng-
gelengkepala.Hong%imendekatianaknya,merangkulnya.$ian %imenoleh,
lalumerangkulibunya.
!,bu...."!Dan ia menangis tersedu-sedudi dada ibunya.
!$ian %i, kami uga men(inta Yo Han.Akan tetapi engkau dan Yo Han sudahseperti
saudara sendiri. Dia (inta padamusebagai seorang kakak, dan engkau masihterlalu ke(il
untukmen(inta sebagaiseorangwanita.,ngatlah, kitasemua akan ternoda aib kalau engkau
sebagaiseorang gadis baik-baik pergi merantaubersama seorang pemuda. Tugasnya
beratdia harus membantu bibinya men(ari puteri mereka yang hilang. Dan kita sendi
ripunharus membantu pamanmu $imHouw. &ita bertiga uga akan pergi men(ari
keterangan. &ita akan pergi ke kotaraa, siapa tahu kita akan dapat menemukan $im Hui
.ng.!
Dihiburayahibunyadandianikanakandiaakpergimembantu pen(arian$im Hui .ng, $ian
%i menghentikan tangisnya.
!$ian %i, ingatlah bahwa sesungguhnyatidaktepatsama sekali kalau
engkaumemperlihatkan ke(engengan seperti ini.!$in Hong berkata, !.ngkau bukan
seoranganakke(illagi..ngkau seorang gadishampir dewasa dan usiamu sudah tuuh
belastahun.%ebihdaripadaitu,engkautelahmemilikiilmu kepandaianyanglumayan,
bahkanengkausudahpantasdiuluki $i 'angau Merah sebagai imbangan ayahmu yang di
uluki orang #endekar 'angau #utih. .ngkau harus memperdalam ilmu silat keluarga
kita, yaitu#ek-ho $in-kun dan untuk menyesuaikankesukaanmu akan warna merah dan
ulukanmu $i 'angau Merah, aku akan mengubah sedikitdalam#ek-ho$in-kunagar lebih
tepat dinamakan Ang-ho $in-kun 7$ilat $akti 'angau Merah8, khususuntukmu.!
Akhirnya$ian%idapat melupakankesedihannya, apalagikarena ia mengharapkan bahwa
kelak ia akan dapat bertemukembalidengan Yo Han.Mungkindalam pesta
perayaandanpertemuan besar yangdiadakan oleh &akek $uma )eng %iong,atau kalau Yo
Han tidakmun(ul di sana, tentu pemuda itu akan mun(ul setelahberhasil menemukan $im
Hui .ng.*uga ani ayah ibunya untukmengaakiamembantu pen(arian$imHui .ng,
dimulai dikotaraa, mendatangkan kegembiraan di hatinyayangpada dasarnya memang
lin(ah gembira,tidak dapat menyimpan kesedihan terlalu lama.
$ampai di sini, pengarang sudahidulukisah $i 'angau Merah ini untuk bertemukembali
dalamkisah lain yang merupakan lanutandari kisah ini dengan udul $,TANGAN
$A&T,, di mana kita akan bersuakembali denganparatokoh dalamkisah ini. $emoga kisah
ini ada man1aat nyabagi para pemba(anya.
TAMAT