Anda di halaman 1dari 3

Batu Empedu

Defenisi
Batu empedu merupakan bahan kristalin yang dibentuk oleh tubuh yang mengalami penimbunan. Batu
empedu dapat terjadi disepanjang sistem empedu, meliputi kantung empedu dan juga saluran empedu.
Karakteristik
Batu empedu dapat bervariasi ukurannya, dari sebesar pasir hingga sebesar bola golf. Jumlah yang
terbentuk juga bisa mencapai beberapa ribu. Bentuknya juga berbeda-beda tergantung dari jenis
kandungannya. Secara garis besar, batu empedu dapat dibedakan menjadi 2 jenis
* Batu kolesterol
Jenis kolesterol ini merupakan !"# dari keseluruhan batu empedu. $enampakannya biasanya ber%arna
hijau, namun dapat juga putih atau kuning. Batu kolesterol dapat terbentuk jika empedu mengandung
terlalu banyak kolesterol dibadingkan dengan garam empedu. Selain itu 2 faktor yang berperan dalam
pembentukan batu kolesterol adalah seberapa baik kantung empedu kita berkontraksi untuk
mengeluarkan empedu dan adanya protein dalam hati yang berperan untuk menghambat masuknya
kolesterol kedalam batu empedu.
&enaikan hormon estrogen 'kehamilan, mendapat terapi hormon, dan &B( dapat meningkatkan
kandungan kolesterol dalam empedu dan mengurangi kontraksinya, sehingga mempermudah
pembentukan batu empedu.
* Batu pigmen
Batu jenis ini berukuran kecil, ber%arna gelap dan terbuat dari bilirubin atau kalsium. Berjumlah
sekitar 2"# dari keseluruhan batu empedu. Biasanya batu jenis ini dijumpai pada pasien-pasien dengan
keadaan)penyakit sirosis, infeksi saluran empedu, kelainan darah yang bersifat menurun, dan anemis
sickle cell.
Jika saluran empedu tersumbat, maka bakteri akan tumbuh dan segera menimbulkan infeksi di dalam
saluran. Bakteri bisa menyebar melalui aliran darah dan menyebabkan infeksi di bagian tubuh lainnya.
Penyebab
Biasanya batu empedu banyak dijumpai pada %anita yang
Berusia lebih dari *" tahun
&egemukan
+idak mempunyai anak 'fertil(
,empunyai faktor keturunan
+idak terbukti bah%a ada hubungan antar pola makan dengan pembentukan batu empedu. -amun
masih dipercaya bah%a makanan rendah serat, tinggi kolesterol, dan tinggi karbohidrat dapat berperan
dalam pembentukan batu empedu. .aktor lain yang mungkin mempunyai peranan dalam pembentukan
batu empedu adalah kehilangan berat badan yang drastis, kesulitan buang air besar, sedikit makan ikan,
dan konsumsi rendah folat, kalsium, dan vitamin. -amun, anggur dan roti gandum dapat menurunkan
risiko terjadinya batu empedu.
/ejala
Biasanya batu empedu pada a%alnya tidak memberikan keluhan apa-apa. -amun, jika sudah berukuran
lebih dari !mm 'kemungkinan terjadi penyumbatan saluran empedu lebih besar( barulah akan
menimbulkan gejala. &arena pada dasarnya kantung empedu itu berkontraksi, maka batu yang ada di
kantung empedu akan berusaha didorong keluar, hingga pada suatu keadaan 'batu yang berukuran
besar(, batu yang terdorong keluar akan menyangkut di saluran empedu. &eluhan utamanya berupa
nyeri 'biasanya hilang timbul( yang sangat hebat di perut kanan atas yang menjadi semakin hebat
seiring dengan %aktu 'dalam beberapa jam(. Dapat juga dirasakan nyeri pada punggung 'diantara
kedua tulang belikat( atau pada pundak kanan.
Serangan nyeri ini biasanya timbul setelah makan makanan berlemak dan sering terjadi pada malam
hari. /ejala nyeri ini mirip dengan nyeri yang dirasakan jika seseorang menderita batu ginjal. Salah
satu cara untuk mengurangi nyeri ini adalah dengan minum banyak air pada a%al serangan. 0ara lain
adalah dengan mengonsumsi magnesium diikuti dengan minum cairan yang pahit seperti kopi satu jam
kemudian. 0airan yang pahit menstimulasi laju aliran empedu. $enelitian menunjukkan rendahnya
angka kejadian batu empedu pada peminum kopi.
Selain nyeri, terdapat beberapa gejala lainnya. Seperti mual dan muntah, kentut, dan diare. Jika gejala
yang telah disebutkan terdahulu disertai dengan demam 'tidak terlalu tinggi(, mata atau kulit menjadi
kuning, dan tinja ber%arna seperti dempul, maka sebaiknya kita langsung berkonsultasi ke dokter.
$emeriksaan +ambahan
$emeriksaan terbaik untuk dapat melihat adanya betu empedu adalah dengan pemeriksaan 1S/ dan
kolesistografi 'foto roentgen dimana kita sebelumnya diminta untuk menelan suatu cairan 2at kontras
yang dapat terlihat pada foto(. $ada pemeriksaan laboratorium darah, akan terlihat pola fungsi hati
'S/3+, S/$+, bilirubin direk, bilirubin indirek, dll( yang abnormal.
Penatalaksanaan
* Pengobatan
Batu empedu kolesterol terkadang dapat dilarutkan dengan obat ursodeo4ycholic acid. Batu di saluran
empedu dapat diatasi dengan suatu tehnik yang dinamakan 5doscopic 6etrograde Sphinceterotomy
'56S( diikuti dengan 5ndoscopic 6etrograde 0holangiopancreatography '560$(. $ada 560$, suatu
endoskop dimasukkan melalui mulut, kerongkongan, lambung dan ke dalam usus halus. 7alu otot
sfingter dibuka agak lebar sehingga batu empedu yang menyumbat saluran akan berpindah ke usus
halus. 8al yang sering menjadi salah persepsi adalah penggunaan gelombang ultrasound
'54tracorporeal Shock 9ave 7ithotripsy( untuk memecah batu empedu. ,emang 560$ berguna untuk
memecah batu ginjal, namun tidak untuk batu empedu.
* Operasi
$engangkatan kantung empedu merupakan tindakan yang sangat baik dalam mengatasi batu empedu.
-amun hanya pasien yang mengalami gejala yang boleh dilakukan tindakan ini. Jika pasien tidak
merasakan apa-apa, maka tidak dilakukan tindakan apa-apa. $ada beberapa orang ':-*"#(, setelah
diangkat kantung empedunya, maka akan timbul gejala berupa perasaan tidak nyaman pada perut dan
nyeri yang menetap pada perut kanan atas. ;da 2 pilihan operasi, operasi terbuka dan operasi
laparoskopi 'semi tertutup(
*Alternatif
;da suatu terapi alternatif yang dinamakan <gallbladder flush= atau <liver flush=. Jadi dalam terapi ini,
kita minum * gelas <apple cider= dan makan : buah apel per hari selama : hari, lalu segera setelah itu
mengonsumsi magnesium dan kemudian minum jus lemon atau anggur yang dicampur minyak olive
sebelum tidur. $aginya, kita akan mengeluarkan kotoran ber%arna hijau dan sesuatu yang ber%arna
coklat 'yang diyakini merupakan batunya( tanpa rasa sakit.
Pencegahan
Batu empedu sebagian besar berasal dari kolesterol, maka dari itu sebaiknya kita mengurangi makanan
yang mengandung kolesterol tinggi seperti makanan berlemak, terutama yang mengandung lemak
he%ani.