Anda di halaman 1dari 3

12 Juni 2014

Difraksi Celah Tunggal


Amri Yogi Priambodo
12/331109/PA/14451
Tugas Gelombang Difraksi Celah Tunggal

Pola difraksi yang disebabkan oleh celah tunggal dijelaskan oleh Christian Huygens.
Menurut Huygens, tiap bagian celah berfungsi sebagai sumber gelombang sehingga
cahaya dari satu bagian celah dapat berinterferensi dengan cahaya dari bagian celah
lainnya.



Ketika cahaya melewati celah yang sangat sempit dan jatuh pada layar, gejala difraksi /
interferensi yang terdiri dari pola pita terang dan gelap teramati. Kecerahan (intensitas)
cahaya yang terdeteksi pada layar sebanding dengan kuadrat amplitudo gelombang.
Untuk sebuah plane wave yang datang menuju celah, kita amati difraksi Fraunhoffer
terjadi ketika jarak layar jauh lebih besar daripada lebar celah.


Keterangan
= sudut yang terbentuk oleh gelombang
a= lebar celah
= panjang gelombang
Tugas Gelombang Difraksi Celah Tunggal

Script Program ::


x1 = (-2*pi):0.1:(2*pi);

y1=(sin(x1)./x1).^2;
plot(x1,y1)
set(gca,'XTick',(-2*pi):pi/2:(2*pi));
set(gca,'XTickLabel',{'-2pi','-1.5pi','-pi','-
pi/2','0','pi/2','pi','1.5pi','2pi'});

Penjelasan program ::
x1 adalah variabel untuk nilai pada sumbu x dan y1 adalah variabel untuk nilai pada
sumbu y. Batas pada sumbu x adalah dari -2pi (-360
o
) hingga 2pi (360
o
) dan batas sumbu
y adalah dari 0 hingga 1. Di dalam variabel x1 terdapat iterasi atau perulangan dari -2pi
(-360
o
) hingga 2pi (360
o
) dengan increment atau kenaikan 0.1 pada setiap langkahnya,
sehingga akan diperoleh graik yang tampak smooth atau halus. Sedangkan didalam
variabel y1 dilakukan operasi trigonometri dengan menggunakan nilai pada variabel x1
untuk dieksekusi pada setiap langkah program. Plot (x1,y1) akan memberikan hasil
output dari program yang berupa grafik dengan sumbu x yang diwakili oleh nilai pada
variabel x1 dan sumbu y yang diwakili oleh nilai pada variabel y1.
set(gca,'XTick',(-2*pi):pi/2:(2*pi));
set(gca,'XTickLabel',{'-2pi','-1.5pi','-pi','-
pi/2','0','pi/2','pi','1.5pi','2pi'});

pernyataan diatas berfungsi untuk merubah isi nilai variabel x1 dari -2pi (-360
o
) hingga
2pi (360
o
) dengan kenaikan pi/2 untuk setiap langkahnya. Sehingga variabel x1 akan
berubah menjadi :
{'-2pi','-1.5pi','-pi','-pi/2','0','pi/2','pi','1.5pi','2pi'}.